9
UJIAN TENGAH SEMESTER ا رت ك ا ج ة ي م لا س لا ا سات لدرا ل مة ك ح ل ا ة ي ل كPROGRAM STUDI : TAFSIR HADITS Jl. Bangka IIIA No. 25 Pela Mampang Jakarta Selatan 12720 Telp. (021) 7198051 Fax. (021) 7198051 email. [email protected] ة ج ي" ت$ ن ل ا: ………………………………………………..……… : وم/ ي ل ا$ خ ي ار ن ل ا………………………………………………..……… : ة ي للطا م ا س ا ة ق ي ق د…………………..…… : 6 مان$ ر ل ا………………………………………………..……… : الدرسCatur Sriherwanto : / $ اد ن س= لا ا ة$ اد ن س= لا ا م ي ح ر ل ا6 ن م ح ر ل لة ا ل م اس بDiperbolehkan membuka al Qur’an , literatur cetak maupun elektronik yang diperlukan untuk menjawab soal-soal di bawah ini Tatkala Semut Menyusu Si Imut... Allah menciptakan banyak kesamaan antara dunia kehidupan manusia dan hewan, misalnya kesamaan dalam kebutuhan akan oksigen, air, suhu badan tertentu, dan lain sebagainya. Namun ada perbedaan perilaku, di mana sesuatu yang dianggap tidak wajar di dunia manusia, namun ternyata alamiah dan dilakukan di dunia satwa. Diantara perilaku yang Allah ciptakan berbeda antarsatwa itu Page 1 of 9 Aphid sedang mengisap cairan phloem menggunakan belalai panjangnya yang menjulur hingga ke jaringan phloem (sebagaimana terlihat di kotak yang ukurannya dibesarkan)

Makanan Terbaik dari Pakan Terbaik€¦  · Web viewAllah menciptakan banyak kesamaan antara dunia kehidupan manusia dan hewan, misalnya kesamaan dalam kebutuhan akan oksigen, air,

  • Upload
    others

  • View
    8

  • Download
    0

Embed Size (px)

Citation preview

Makanan Terbaik dari Pakan Terbaik

UJIAN TENGAH SEMESTER

كلية الحكمة للدراسات الإسلامية جاكرتا

PROGRAM STUDI : TAFSIR HADITS

Jl. Bangka IIIA No. 25 Pela Mampang Jakarta Selatan 12720

Telp. (021) 7198051 Fax. (021) 7198051 email. [email protected]

النتيجة :

………………………………………………..………

:

اليوم/التاريخ

………………………………………………..………

:

اسم الطالبة

دقيقة …………………..……

:

الزمان

………………………………………………..………

:

الدرس

Catur Sriherwanto

:

الأستاذ/الأستاذة

بسم الله الرحمن الرحيم

Diperbolehkan membuka al Qur’an, literatur cetak maupun elektronik yang diperlukan untuk menjawab soal-soal di bawah ini

Tatkala Semut Menyusu Si Imut...

Aphid sedang mengisap cairan phloem menggunakan belalai panjangnya yang menjulur hingga ke jaringan phloem (sebagaimana terlihat di kotak yang ukurannya dibesarkan)

Allah menciptakan banyak kesamaan antara dunia kehidupan manusia dan hewan, misalnya kesamaan dalam kebutuhan akan oksigen, air, suhu badan tertentu, dan lain sebagainya. Namun ada perbedaan perilaku, di mana sesuatu yang dianggap tidak wajar di dunia manusia, namun ternyata alamiah dan dilakukan di dunia satwa.

Diantara perilaku yang Allah ciptakan berbeda antarsatwa itu adalah dalam hal memakan kotoran binatang lain, tinja hewan sejenis, ataupun tinja sendiri. Perilaku semacam ini terasa menjijikkan di dunia manusia, tapi di dunia hewan itu terkadang menjadi keharusan. Contoh satwa yang memakan benda keluaran anus hewan lain adalah semut. Semut meminum ‘tinja’ serangga lain bernama aphid.

Aphid adalah serangga mungil bertubuh lunak yang disebut pula sebagai kutu daun atau kutu tumbuhan. Jika nyamuk mengisap darah manusia dengan melubangi pembuluh darah, maka aphid mengisap cairan phloem (pembuluh tapis), yakni getah atau nira tumbuhan, dengan melubangi kulit permukaan tumbuhan. Cairan ini, yang merupakan rizki terbaik pemberian Allah bagi aphid, dapat diisap olehnya pada akar, batang, ataupun daun. Cairan phloem ini sangat kaya akan zat-zat gula atau karbohidrat.

Serangga kecil imut dengan panjang hanya beberapa milimeter ini hidup berkelompok. Mereka seringkali ditemukan pada permukaan bagian bawah dari ujung tumbuhan yang masih lunak. Dedaunan yang terserang aphid dalam jumlah besar dapat layu atau menguning karena kehilangan banyak cairan akibat diisap oleh aphid.

Kotoran Bergizi Tinggi

Berbeda dengan satwa besar seperti mamalia, reptil, burung atau ikan yang tinjanya berbau tidak sedap, kotoran aphid Allah jadikan kaya akan zat gizi. Zat keluaran anus serangga amat mungil ini biasa diistilahkan dengan “embun madu” atau cairan gula. Disebut demikian karena ‘tinja’ ini sebagian besarnya mengandung zat-zat gula seperti trisakarida (misalnya: melezitosa, raffinosa, erlosa), disakarida (maltosa, sukrosa), monosakarida (glukosa dan fruktosa). Selain itu, cairan ini juga mengandung asam amino, protein dan lipid dalam jumlah kecil.

Allah berikan aphid tempat tinggal pada berbagai bagian tumbuhan. Si mungil yang seringkali memiliki warna hijau ini mengeluarkan cairan anusnya pada permukaan dedaunan. Akibatnya, permukaan dedaunan tersebut nampak bertabur butiran-butiran embun. Kandungan zat gula dan zat bergizi lainnya pada embun madu ini dapat menjadi tempat tumbuhnya jamur. Jika ini terjadi, maka permukaan dedaunan tersebut akan terlapisi jamur tertentu yang berwarna hitam sehingga warna daun-daun tersebut menjadi kehitaman.

Peternak Aphid

Karena cairan tinjanya yang jernih kaya akan zat gizi, terutama gula, para ilmuwan menemukan bahwa sebagian serangga seperti semut benar-benar melakukan peternakan atau penggembalaan aphid untuk memerah embun madunya. Embun madu ini dikeluarkan dari anus ketika semut memijit-mijit perut aphid menggunakan antenanya, layaknya orang memerah susu sapi. Saat dipijit itulah aphid mengeluarkan cairan gula melalui anusnya yang kemudian diminum oleh si semut. Subhanallah, Pencipta Mahahebat-lah yang mampu melakukan hal demikian ini: sesuatu yang dibuang oleh aphid lewat anusnya, ternyata masuk ke mulut semut dan menjadi makanan bermanfaat baginya.

Allah Yang Mahaagung menjadikan hubungan antara aphid dan semut ini saling menguntungkan. Di satu sisi, semut mendapatkan manfaat makanan kaya gizi dari cairan gula keluaran anus aphid. Di sisi lain, para aphid ini dipelihara dan dilindungi keamanan serta keselamatannya oleh semut. Semut menjaga para aphid dari para pemangsa mereka seperti kumbang tutul dan serangga pemangsa lain. Semut juga memelihara kesehatan dan kebersihan tempat tinggal aphid sehingga mereka tidak terserang oleh infeksi jamur.

Agar Tidak Kabur

Seorang penggembala terlatih pasti akan memiliki cara-cara jitu untuk memastikan hewan ternaknya tetap dalam pengawasannya, tidak kabur, dan senantiasa memberikan daging dan/atau susu. Ternyata, Allah pun jadikan semut demikian. Semut tak kalah terampil dalam urusan menggembala aphid. Untuk memastikan ternaknya tidak kabur, penggembala atau peternak memasang pagar yang membatasi gerak hewan ternak. Ada juga yang mengikat dengan tali, atau mengerahkan anjing-anjing penjaga. Lalu bagaimana dengan semut, apa strategi mereka?

Dalam keadaan tertentu, Allah jadikan tubuh aphid mampu menumbuhkan sayap yang memungkinkannya terbang ke tumbuhan lain dan kabur dari gembalaan semut. Untuk mencegah hal ini, semut diketahui mampu menggigit sayap aphid hingga putus untuk mencegahnya terbang kabur. Ada juga semut yang kelenjar tubuhnya mampu mengeluarkan cairan kimiawi tertentu yang berkhasiat menghentikan pertumbuhan sayap aphid. Alhasil, aphid tidak dapat memiliki sayap untuk terbang dan meloloskan diri dari semut.

Selain dua strategi jitu di atas, ada pula semut yang menggunakan jejak kaki kimia. Bagaimana Allah menjadikan semut melakukan hal itu? Sebagaimana telah diketahui, para semut biasa menandai wilayah mereka dengan menggunakan jejak kaki kimia, yakni zat kimia pada kaki semut. Ketika aphid menginjak jejak kaki semut yang mengandung zat kimia tertentu itu, gerak aphid menjadi lebih lambat. Para ilmuwan menafsirkan perilaku ini sebagai dua kemungkinan: (1). sebagai sebuah strategi semut, atau (2). strategi aphid itu sendiri.

Kemungkinan pertama: ini adalah strategi semut agar hewan gembalaannya itu, yakni aphid, tidak kabur alias lepas menjauhi koloni semut. Singkatnya, jejak kaki kimia semut ini digunakan untuk menenangkan koloni aphid agar tetap tunduk dalam penguasaan semut dan tidak ‘memberontak’ alias melarikan diri. Dengan demikian koloni aphid akan tetap berada di tempatnya sebagai penyedia makanan cepat saji, yakni cairan gula, bagi semut. Para semut itu diketahui terkadang memakan tubuh para aphid itu sendiri.

Kemungkinan kedua adalah aphid sendirilah yang sengaja memanfaatkan jejak kaki kimia semut ini agar tetap berada dalam pengawasan dan perlindungan semut. Sebab dengan tetap berada dekat koloni semut maka sang penggembalanya, yakni semut, akan menyediakan perlindungan dari serangan pemangsa aphid seperti kumbang tutul, misalnya.

Sungguh sulit menjelaskan, dari mana semut belajar teknik menggembalakan ternak aphid ini? Otak semut tidaklah sebesar dan sehebat manusia, namun bagaimana ia tahu sejumlah strategi untuk memastikan koloni aphid tetap hidup sehat dan tidak kabur? Tak mungkin semut-semut generasi senior memberi pelatihan khusus pada yunior mereka cara beternak atau menggembalakan aphid. Lalu dari mana asal semua kecerdasan dan keahlian menggembala ini? Sudah pasti ada yang memrogram atau menempatkan keterampilan ini pada diri semut sejak mereka lahir. Dan yang melakukan hal tersebut pastilah Zat yang Mahacerdas, Mahahebat, dan Maha Mengetahui.

Pemilik semua sifat itu tidak lain dan tidak bukan hanya dimiliki oleh Pencipta aphid, yakni Allah. Dialah yang menciptakan segala makhluk hidup, dan memberi kepada masing-masing mereka petunjuk untuk menjalani kehidupan mereka sebaik-baiknya. Kata Allah:

“Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Mahatinggi, yang menciptakan, dan menyempurnakan (penciptaan-Nya) dan yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk.” (QS. Al A’laa, 87:1-3) (Mr. UC/2013)

Referensi:

Detrain C, Verheggen FJ, Diez L, Wathelet B, Haubruge E (2010) Aphid–ant mutualism: how honeydew sugars influence the behaviour of ant scouts. Physiological Entomology 35:168-174

Gannon M (2012) Light-Trapping Bug Acts Like Plant. Live Science. http://www.livescience.com/22558-aphid-light-energy-plant.html, accessed on 16 Feb. 2012, 4:29 WIB.

Hammond G (2002-2013) Aphids (Aphididae) Kids’ Inquiry of Diverse Species. http://www.biokids.umich.edu/critters/Aphididae/. Accessed on 14 Feb. 2013. 18:58

Imperial College London (2007, October 11). Herding Aphids: How 'Farmer' Ants Keep Control Of Their Food. ScienceDaily. Retrieved February 11, 2013, from http://www.sciencedaily.com/releases/2007/10/071009212548.htm

University of Queensland, Australia (No Year) 5.4.3 Chemical nature of translocated material: (a) Techniques to collect phloem sap. Plant in Action. Adaptation in Nature, Performance in Cultivation. Edition 1. http://plantsinaction.science.uq.edu.au/edition1//?q=node/148#313. Accessed on 14 Feb. 2013, 18:14.

ANSWER THE FOLLOWING 20 MULTIPLE-CHOICE AND 10 SHORT-ESSAY QUESTIONS ON A SEPARATE ANSWER SHEET PROVIDED

PART A: MULTIPLE CHOICE QUESTION: CHOOSE ONE CORRECT ANSWER ONLY!

1). Allah menciptakan kotoran aphid yang bergizi tinggi dengan sempurna. Tidak hanya aphid, Allah ciptakan seluruh seluk beluk kehidupan ini untuk tujuan yang benar (haq), dengan hikmah dan tidak sia-sia. Ini sebagaimana dinyatakan ayat Al Qur’an yang berarti: “Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dengan bermain-main. Kami tidak menciptakan keduanya melainkan dengan haq, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.” Ayat tersebut berbunyi ..............

a.

c.

b.

d.

2). It is Allah who created aphid, which is biologically classified as ……

a. insect

b. fish

c. bird

d. mammal

3). Allah created aphid, which feeds on plant ………..

a. stem

b. sap

c. flower

d. root

4). The sugary liquid excreted by aphid is commonly called in english ………

a. sweety drop

b. honeydew

c. sugar juice

d. honey sap

5). As mentioned in the text, Allah created an insect which tends aphid. This insect is ……

a. butterfly

b. ladybug

c. ant

d. aphid

6). Allah created every living things for human beings to study so as to understand the Mighty of Allah’s creation. Amongst Allah’s creation is aphid, which is naturally found on ………………

a. plant

b. human body

c. soil

d. atmosphere

7). Aphid termasuk salah satu ciptaan Allah yang sungguh mungil dengan bobot mungkin hanya beberapa miligram. Satuan massa sesuai acuan International Unit adalah ………………

a. kelvin

b. meter

c. kilogram

d. megaton

8). Agar supaya si aphid tidak kabur meninggalkan koloni semut, Allah karuniai semut kemampuan membatasi ruang gerak para aphid tersebut. Jika seekor aphid memiliki kecepatan bergerak 2 milimeter per 5 detik, maka semut dengan kecepatan di bawah ini masih bisa mengejarnya, kecuali ...........

a. 0,00015 km/jam

b. 0,06 m/jam

c. 15 mm/jam

d. 0,75 mm/menit

9). Allah menjadikan aphid mampu mengeluarkan cairan manis dari dalam tubuh melalui anusnya. Cairan ini, yang memiliki komposisi sebagaimana dipaparkan dalam teks bacaan, merupakan contoh dari ............

a. unsur

b. senyawa

c. atom

d. campuran

10). Cairan sebagaimana dimaksud dalam no. 9 di atas mengandung suatu gula tertentu, dimana gula ini biasa kita gunakan sehari-hari untuk membuat teh manis. Gula ciptaan Allah ini disebut oleh ahli kimia sebagai ..........

a. lactosa

b. sukrosa

c. glukosa

d. gula putih

11). Allah ciptakan beragam satwa di dunia ini. Aphid hanyalah sekelompok kecil saja dan digolongkan sebagai serangga. Aphid memiliki berlimpah spesies, beberapa di antaranya adalah di bawah ini. Manakah spesies di bawah ini yang penulisannya mengikuti anturan baku?

a. Acyrthosiphon pisum

b. Aphis fabae

c. Chaitophorus populialbae

d. Lachnus tropicalis

12). Embun madu merupakan cairan manis yang Allah keluarkan dari perut aphid sebagai salah satu rizki terbaik bagi semut ciptaan-Nya. Embun madu mengandung beragam gula. Gula termasuk senyawa yang mengandung unsur karbon, hidrogen, dan oksigen yang memiliki lambang kimia masing-masing..……

a. K, H, O

b. Ca, H, O

c. Cr, H, O

d. C, H, O

13). Dengan meminum cairan gula yang dikeluarkan anus aphid, semut mendapatkan energi untuk melakukan aktifitasnya bergerak ke sana kemari. Peristiwa ini termasuk contoh pengubahan energi ....

a. gerak ke

energi kimia

b. listrik ke

energi gerak

c. cahaya ke

energi kimia

d. kimia ke

energi gerak

14). Allah menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara aphid dan semut. Dalam biologi, hubungan seperti ini disebut sebagai simbiosis.......

a. kapitalisme

b. mutualisme

c. komensalisme

d. parasitisme

15). Seorang siswi Darul Qur’an Mulia, Hindun, sedang melaksanakan perintah Allah mempelajari ciptaan-Nya, yakni aphid. Ia mengambil 99 ekor aphid dan mengukur panjang tubuhnya satu per satu. Setelah itu ia hitung panjang rata-rata tubuh ke-99 ekor aphid tersebut dengan kalkulator dan mendapatkan angka: 0,707070707070707070.... (70.... artinya angka 70 di belakang koma berulang tak berhingga). Dalam pecahan, angka desimal tersebut sama dengan......

a.

170

99

b.

70

100

c.

71

100

d.

140

198

16). Berdasarkan bacaan di atas, berdasarkan jenis makanannya aphid tergolong..........

a. aquavora

b. karnivora

c. herbivora

d. omnivora

17). Salah satu aphid ciptaan Allah dari jenis Acyrthosiphon pisum dibuktikan di laboratorium mampu melakukan fotosintesis layaknya tumbuhan. Aphid jenis ini berarti berciri khas di bawah ini, kecuali.....

a. memiliki pigmen penangkap sinar matahari

b. mampu mengubah sinar matahari menjadi energi

c. memiliki klorofil karena mengunyah dedaunan

d. mampu mengubah energi cahaya menjadi energi kimia

18). Allah mendesain tubuh aphid mampu mengeluarkan ‘tinja melalui anusnya’ berupa cairan bening yang mengandung kadar gula tinggi. Ini bisa terjadi karena aphid.............

a. mengonsumsi

cairan tumbuhan dalam jumlah besar

b. tidak memiliki

sistem pencernaan sama sekali

c. memiliki sistem pencernaan 100% mirip sapi perah

d. mengalami diare terus-menerus

selama hidupnya

19). Allah ciptakan cairan manis yang dikeluarkan aphid mengandung zat gizi di bawah ini, kecuali: .......

a. fruktosa

b. sukrosa

c. laktosa

d. glukosa

20). Embun madu dibuang oleh aphid dari dalam tubuhnya. Tapi zat buangan aphid ini menjadi sesuatu yang amat bermanfaat bagi semut. Singkat kata, embun madu aphid adalah rizki terbaik yang Allah anugerahkan bagi semut. Karena Allah-lah penjamin rizki setiap makhluk ciptaan-Nya. Hal ini sebagaimna Allah berfirman:...

a.

c.

b.

d.

PART B: ESSAY QUESTION: ANSWER WITH ONE WORD ONLY!

1. Allah created both ants and aphids. These two animals are classified in biology as ........................, wheres animals like cats and cows are classified as mammals.

2. One has never heard of any highly genius expert capable of making an ant or an aphid. Only Allah can do that, because He is Al Khaliq which means the..............................

3. Allah created aphid in a very small size. Its body has a length of only ..................... millimetres.

4. Allah designed aphid beautifully. The colour of its skin is mostly................................

5. According to the text above, Allah provide the sugary liquid secreted by aphids to be consumed by ...........................

6. Cairan kaya gula yang Allah keluarkan dari tubuh aphid dimanfaatkan oleh semut. Selain itu ada makhluk lain yang bukan hewan dan tak berfotosintetis yang memanfaatkannya untuk tumbuh, yakni............................

7. Aphid tidak dikelompokkan sebagai satwa yang terancam punah karena kemampuan bereproduksinya yang luar biasa cepat. Aphid berkembang biak dengan seksual maupun aseksual, dengan bertelur (ovipar), serta dengan melahirkan yang juga diistilahkan sebagai ...............................

8. Hanya Allah-lah yang mampu menciptakan ‘tinja aphid’ sebagai cairan lezat kaya gizi bagi semut. Ini dapat terjadi karena Allah ciptakan air, mineral tanah, cahaya mentari, dan udara yang bereaksi menjadi cairan tumbuhan. Cairan tumbuhan ini lalu disedot oleh aphid ke dalam perutnya yang kemudian menghasilkan embun madu bergizi tinggi. Proses ciptaan Allah di alam ini, yang mampu mengubah satu zat menjadi zat lain yang sama sekali berbeda wujud, warna, bentuk, dan sifat-sifat lainnya, disebut proses ...........................

9. Allah the Most High created all living things, designed them perfectly, determined their proportions, and gave them guidance. This fact is stated in the Qur’an Chapter (Surah)................................. verse 1-3.

10. Hubungan saling menguntungkan terjadi antara semut dan aphid karena masing-masing hewan mendukung kelangsungan hidup hewan yang lain. Inilah salah satu cara Allah menjamin rizki bagi seluruh makhluk-Nya, oleh karena itu Allah memiliki salah satu asmaulhusna yaitu ..........................................

Page 1 of 6