LAJU REAKSI LAJU REAKSI I. Pendahuluan Reaksi kimia ada yang berlangsung cepat, ada pula yang berlangsung lambat. Kembang api akan menyala dengan cepat dan segera habis setelah kita sulut. Jika kita menyalakan korek api, pentul korek api juga akan cepat habis terbakar lebih cepat dibandingkan dengan batang kayu korek api. Kecepatan dalam suatu reaksi kimia sering disebut “ Laju Reaksi “. II. Rumusan Masalah 1. Pengertian Laju Reaksi 2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi 3. Katalis 4. Orde Reaksi III. Pembahasan 1. Pengertian Laju Reaksi Laju Reaksi adalah perubahan konsentrasi pereaksi atau hasil reaksi dalams atuan waktu. Laju suatu reaksi dapat dinyatakan sebagai laju pengurangan konsentrasi suatu pereaksi, atau laju pertumbuhan konsentrasi suatu produk. Laju Reaksi dirumuskan sebagai berikut : Reaksi : R + P ( Q (Reaksi) ( hasil reaksi) Contoh soal : 1. Berdasarkan percobaan reaksi : H2O2 + 2Iˉ + 2H* → 2H2O + I2 Bila diketahui Iۗ bertambah dari 0 menjadi 10ˉ5 mol/Lt dalam 10 sekon. Berapa laju reaksi untuk reaksi tersebut? Jawab : Dari reaksi diatas diketahui I2 bertambah 10ˉ5 mol / Lt dalam 10 sekon, berarti laju reaksinya V = ∆I2 / ∆t = 10ˉ5 / 10 = 10ˉ6 molar/s Grafik Laju Reaksi konsentrasi [Q] [R] waktu 2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi a. Konsentrasi Konsentrasi berbanding lurus dengan laju reaksi sehingga semakin besar konsentrasi larutan maka zat terlarut akan semakin banyak. Contoh : H 0 + 2HI ( 2H O + I Dari rekasi diatas dapat dilihat bahwa : · Jika H 0 berkurang sebanyak 1 mol / L maka dalam waktu yang sama HI berkurang sebanyak 2 mol/L · Dapat pula dilihat jika I bertambah sebayak 1 mol/L maka dalam waktu yang sama H 0 bertambah sebanyak 2 mol/L b. Luas Permukaan Sentuhan Laju reaksi berbanding lurus dengan luas permukaan sentuhan . maka semakin besar luas permukaan, semakin besar kecepatan reaksinya. c. Suhu Pengaruh suhu menyebabkan peningkatan energi kinetik, sehingga laju reaksi akan bertambah jika suhunya naik. Setiap kenaikan suhu 10 C laju reaksi menjadi dua kali lipatnya. Contoh : 1. suatu rereaksi berlangsung dua kali lebih cepat setiap kali suhu dinaikan 10ᵒ C. jika laju suatu reaksi pada suhu 25ᵒ adalah ᵡ M/s, berapakah laju reaksi pada 55ᵒC ? jawab : kenaikan suhu dari 25ᵒC menjadi 55ᵒC adalah 30ᵒC = 3 x 10ᵒC. maka laju reaksi menjadi : V = 2 x 2 x 2 x ᵡ M/s = 2³ ᵡ M/s = 8ᵡ M/s Untuk lebih jelasnya dapat diuraikan sebagai berikut : Suhu : 25˚C 35˚C 45˚C 55˚C Laju reaksi : ᵡ M/s 2ᵡ M/s 4ᵡ M/s 8ᵡ M/s d. tekanan banyak reaksi yang melibatkan pereaksi dalam wujud gas. Kelajuan dari reaksi seperti itu juga dipengaruhi tekanan. Penambahan tekanan dengan memperkecil volum akan memperbesar konsentrasi, dengan demikian dapat mempervesar laju reaksi. e. Katalis Katalis didefinisikan sebagai zat yang dapat mempercepat jalannya reaksi, tetapi tidak mengalami perubahan kimia yang kekal dalam reaksi itu. Fungsinya adalah untuk menurunkan energi ektivasi. 3. KATALIS Katalis adalah zat yang dapat meningkatkan atau memperlambat laju reaksi tanpa dirinya mengalami perubahan kimia secara permanen. Katalis ada dua yaitu : 1. Katalis Positif : Mempercepat laju reaksi dengan cara menurunkan energi pengaktifan, katalis positif disebut KATALISATOR 2. Katalis Negatif : Memperlambat laju rekasi dan disebut INHIBATOR Jenis katalis 1. Katalis Homogen Wujud katalis sama dengan wujud dari pereaksi. Jenis katalis ini umumnya ikut bereaksi, tetapi pada akhir reaksi akan kembali lagi ke bentuk semula. 2. Katalis Heterogen Wujud katalis berbeda dari wujud pereaksi. Jenis katalis ini tidak ikut bereaksi, tetapi melalui proses aksi permulaan yaitu permukaan logam menyerap molekul-molekul udara sehingga apabila dua molekul gas yang dapat bereaksi terserap akan gas-gas itu maka mudah bereaksi. Beberapa kegiatan dalam industri yang melibatkan katalis heterogen No Industri Reaksi Kimia Katalis 1 Pembuatan asam etanoat CH OH + CO ( CH COOH Radium/iridium 2 Pembuatan mentega = + H ( - - - Nikel 3 Pembuatan asam sulfat (contact process) 2SO + O ( 2SO SO + H SO V O 3. Katalis Biokimia Katalis yang mempercepat reksi-reaksi yang terjadi pada makhluk hidup. Katalis ini berupa enzim-enzim Beberapa contoh enzim dan kegunaannya : No Enzim Kegunaan Aplikasi dalam industri 1 2 3 4 Amilase Katalase Lipase Profease Menghidrolisis kanji (amilum) menjadi maltosa Menguraikan hidrogen peroksida menjadi oksigen dan air Menggunakan lipid menjadi gliserol dan asam lemak Menguraikan protein menjadi pepsida dan asam amino Pembentukan kertas(menurunkan kekentalan produk dengan cara menguraikan kanji) Industri karet (mengubah lateks menjadi karet busa) Industri keju Industri roti 4. Autokatalis Autokatalis adalah zat hasil reaksi yang berfungsi sebagai katalis. Artinya zat hasil reaksi yang terbentuk akan mempercepat reaksi kimia. Contohnya adalah reaksi antara kalium permanganat dengan asam oksalat dan perusakan lapisan ozon. Salah satu zat yang pada reaksi antara kalium permanganat dan asam oksalat adalah mangan sulfat. 2KM O (aq) + 5H C O (aq) + 3H SO (aq) ( 2 M SO (aq)+10CO +8H H O Semakin lama laju reaksi semakin cepat karena M SO yang terbentuk berfungsi sebagai katalis. 4. ORDE REAKSI Orde suatu reaksi adalah jumlah pangkat faktor konsentrasi dalam hukum laju diferensial. Pada umumnya orde reaksi merupakan bilangan bulat dan kecil, namun dalam beberapa hal pecah atau nol. Contoh : 1. Reaksi 2NO (g) + Br2 (g) 2NOBr (g) Sehingga dioeroleh data : No. [NO] [Br2] Laju reaksi 1. 0,1 0,1 12 2. 0,1 0,2 24 3. 0,1 0,3 36 4. 0,2 0,1 48 5. 0,3 0,1 108 Tentukan orde reaksi dan tetapan laju reaksi (k) nya ! Jawab : misalkan V = k [NO]ᵃ [Br2] Data no.1 12 = k [0,1]² [0,1] k = 12 x 10ˉ³ Orde reaksi menyatakan besarnya pengaruh konsentrasi pereaksi pada laju reaksi : R = 0 ( orde nol ( V= k v v : Laju Reaksi A : Konsentrasi A R = 1 ( orde satu ( V = K (A) v A R = 2 ( orde dua ( v=k(A) v A Orde nol : Reaksi tidak dipengaruhi oleh perubahan konsentrasi pereaksi (laju reaksi berbanding lurus dengan perubahan konsentrasi pereaksi pangkat nol) Orde Satu : Laju reaksi berbanding lurus dengan perubahan konsentrasi pereaksi pangkat satu Orde Dua : Laju reaksi berbanding lurus dengan perubahan konsentrasi pereaksi pangkat dua. Contoh : 1. Reaksi antara gas hidrogen dan gas Nitrogen monoksida berlangsung menurut persamaan: 2H2 (g) + 2NO (g) → 2H2o(g) +N2 (g) Sedangkan kecepatan reaksinya diberikan oleh v = K (H2) (NO2)² Reaksi tersebut termasuk orde ke..?? Jawab : v = K (H2) (NO2)² Jadi m = 1 dan n = 2 Orde reaksinya = m + n = 1 + 2 = 3 2. Nitrogen oksida (NO) bereaksi dengan hydrogen (H2) membentuk dinitrogen oksida (N2O) dan uap air (H2O). 2NO (g) + H2 (g) → N2O (g) + H2O (g) Pengaruh konsentrasi NO dan H2 terhadap laju reaksi ditemukan sebagai berikut : Percobaan Konsentrasi awal (M) Laju reaksi awal (M/s) NO H2 1. 6,4 x 10 ˉ³ 2,2 x 10ˉ³ 2,6 x 10 2. 12,8 x 10ˉ³ 2,2 x 10ˉ³ 1,0 x 10 3. 6,4 x 10ˉ³ 4,4 x 10ˉ³ 5,1 x 10 a. Tentukan orde reaksi terhadap NO. b. Tentukan orde reaksi terhadap H2. c. tuliskan persamaan laju reaksinya. d. Tentukan harga orde reaksi. e. Tentukan harga dan satuan tetapan jenis reaksi (k). f. Tentukan laju reaksi jika konsentrasi NO dan H2. masing – masing 0,5 M Jawab : Misal persamaan laju reaksi adalah v = k [NO] ͯ [H2] ᵞ a. Ditentukan oleh percobaan 1 dan 2, = = = 4 X = 2 jadi orde reaksi terhadap NO = 2 b. Ditentukan oleh percobaan 1 dan 3. = = = 2 γ = 1 jadi orde reaksi terhadap H2 = 1 c. Persamaan laju reaksi : v = k [NO] ͯ [H2] ᵞ d. Orde reaksi = 2 + 1 = 3 e. Dari persamaan laju reaksi : v = k [NO] ² [H2] maka f. persamaan laju reaksi lengkap : v = 288,5 [NO]² [H2] jika [NO] = 0,5 M ; [H2] = 0,5 M, IV. Kesimpulan Dari keterangan diatas dapat disimpulkan, laju reaksi adalah perubahan konsentrasi pereaksi atau hasil reaksi dalam satuan waktu. Dalam laju reaksi terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi, yaitu : Konsentrasi, luas permukaan sentuhan, suhu dan katalis. Katalis adalah suatu zat yang dapat mempercepat atau memperlambat katalis yang mempercepat laju reaksi disebut katalisator dan katalis yang memperlambat disebut inhibitor. Jenis katalis ada empat, yaitu : Katalis Homegen, Katalis Heterogen, Katalis Biokimia, dan Autokatalis. Orde suatu reaksi adalah jumlah pangkat faktor konsentrasi dalam hukum laju bentuk diferensial. Grafik orde reaksi 1. Orde Nol v A 2. Orde Satu v A 3. Orde Dua v A Ket : V:laju reaksi A:Konsentrasi V. Penutup Demikian makalah yang dapat kami sampaikan, apabila masih ada kekurangan dan kesalahan kami mohon maaf. Untuk itu, kami mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak demi kesempurnaan makalah ini. V = -� EMBED Equation.3 ��� , V = -� EMBED Equation.3 ��� dan V = +� EMBED Equation.3 ��� V = 2 � EMBED Equation.3 ��� X V� EMBED Equation.3 ��� � EMBED Equation.3 ��� = Kenaikan suhu Reaksi � EMBED Equation.3 ���( � EMBED Equation.3 ���+ � EMBED Equation.3 ��� Maka persamaannya : V = K [A]� EMBED Equation.3 ��� [B]� EMBED Equation.3 ��� Ket : v : Laju Reaksi k : Konstanta laju reaksi m : orde reaksi zat A n : orde reaksi zat B m+n: orde reaksi keseluruhan � Muchtaridi, S, Justina. Kimia 2. Jakarta : Yudistira. 2007 hlm. 87 � Drs. Anwar Santoso. Kimia SMA. Wahyumedia hlm. 65 � Luci Lisnawati dkk. Bimbingan Pemantapan Kimia. Bandung : Yramawidya. 2008 hlm. 53 � Op. Cit. Kimia SMA hlm. 67 � Op. Cit. Bimbingan Pemantapan SMA. Hlm. 53 � Ibid. hlm. 67 � Op. Cit. Bimbingan Pemantapan Kimia. hlm. 54-55 � Drs. Achmad Harskia. Elektro Kimia dan Kinetika kimia � Op. Cit. Kimia SMA. Hlm. 68-69 7 _1353590245.unknown _1353590842.unknown _1353591082.unknown _1353592480.unknown _1353592605.unknown _1353592882.unknown _1353593781.unknown _1353593791.unknown _1353593272.unknown _1353593287.unknown _1353592812.unknown _1353592861.unknown _1353592675.unknown _1353592490.unknown _1353592533.unknown _1353592500.unknown _1353592525.unknown _1353592443.unknown _1353592458.unknown _1353591111.unknown _1353591094.unknown _1353591053.unknown _1353591070.unknown _1353591040.unknown _1353590554.unknown _1353590652.unknown _1353590826.unknown _1353590611.unknown _1353590487.unknown _1353590529.unknown _1353590276.unknown _1353589154.unknown _1353589190.unknown _1353589492.unknown _1353589526.unknown _1353589565.unknown _1353589438.unknown _1353589178.unknown _1353588463.unknown _1353589140.unknown _1353588491.unknown _1353588370.unknown
Please download to view
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
...

LAJU REAKSI.doc

by abah-yateman

on

Report

Category:

Documents

Download: 3

Comment: 0

14

views

Comments

Description

Download LAJU REAKSI.doc

Transcript

LAJU REAKSI LAJU REAKSI I. Pendahuluan Reaksi kimia ada yang berlangsung cepat, ada pula yang berlangsung lambat. Kembang api akan menyala dengan cepat dan segera habis setelah kita sulut. Jika kita menyalakan korek api, pentul korek api juga akan cepat habis terbakar lebih cepat dibandingkan dengan batang kayu korek api. Kecepatan dalam suatu reaksi kimia sering disebut “ Laju Reaksi “. II. Rumusan Masalah 1. Pengertian Laju Reaksi 2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi 3. Katalis 4. Orde Reaksi III. Pembahasan 1. Pengertian Laju Reaksi Laju Reaksi adalah perubahan konsentrasi pereaksi atau hasil reaksi dalams atuan waktu. Laju suatu reaksi dapat dinyatakan sebagai laju pengurangan konsentrasi suatu pereaksi, atau laju pertumbuhan konsentrasi suatu produk. Laju Reaksi dirumuskan sebagai berikut : Reaksi : R + P ( Q (Reaksi) ( hasil reaksi) Contoh soal : 1. Berdasarkan percobaan reaksi : H2O2 + 2Iˉ + 2H* → 2H2O + I2 Bila diketahui Iۗ bertambah dari 0 menjadi 10ˉ5 mol/Lt dalam 10 sekon. Berapa laju reaksi untuk reaksi tersebut? Jawab : Dari reaksi diatas diketahui I2 bertambah 10ˉ5 mol / Lt dalam 10 sekon, berarti laju reaksinya V = ∆I2 / ∆t = 10ˉ5 / 10 = 10ˉ6 molar/s Grafik Laju Reaksi konsentrasi [Q] [R] waktu 2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi a. Konsentrasi Konsentrasi berbanding lurus dengan laju reaksi sehingga semakin besar konsentrasi larutan maka zat terlarut akan semakin banyak. Contoh : H 0 + 2HI ( 2H O + I Dari rekasi diatas dapat dilihat bahwa : · Jika H 0 berkurang sebanyak 1 mol / L maka dalam waktu yang sama HI berkurang sebanyak 2 mol/L · Dapat pula dilihat jika I bertambah sebayak 1 mol/L maka dalam waktu yang sama H 0 bertambah sebanyak 2 mol/L b. Luas Permukaan Sentuhan Laju reaksi berbanding lurus dengan luas permukaan sentuhan . maka semakin besar luas permukaan, semakin besar kecepatan reaksinya. c. Suhu Pengaruh suhu menyebabkan peningkatan energi kinetik, sehingga laju reaksi akan bertambah jika suhunya naik. Setiap kenaikan suhu 10 C laju reaksi menjadi dua kali lipatnya. Contoh : 1. suatu rereaksi berlangsung dua kali lebih cepat setiap kali suhu dinaikan 10ᵒ C. jika laju suatu reaksi pada suhu 25ᵒ adalah ᵡ M/s, berapakah laju reaksi pada 55ᵒC ? jawab : kenaikan suhu dari 25ᵒC menjadi 55ᵒC adalah 30ᵒC = 3 x 10ᵒC. maka laju reaksi menjadi : V = 2 x 2 x 2 x ᵡ M/s = 2³ ᵡ M/s = 8ᵡ M/s Untuk lebih jelasnya dapat diuraikan sebagai berikut : Suhu : 25˚C 35˚C 45˚C 55˚C Laju reaksi : ᵡ M/s 2ᵡ M/s 4ᵡ M/s 8ᵡ M/s d. tekanan banyak reaksi yang melibatkan pereaksi dalam wujud gas. Kelajuan dari reaksi seperti itu juga dipengaruhi tekanan. Penambahan tekanan dengan memperkecil volum akan memperbesar konsentrasi, dengan demikian dapat mempervesar laju reaksi. e. Katalis Katalis didefinisikan sebagai zat yang dapat mempercepat jalannya reaksi, tetapi tidak mengalami perubahan kimia yang kekal dalam reaksi itu. Fungsinya adalah untuk menurunkan energi ektivasi. 3. KATALIS Katalis adalah zat yang dapat meningkatkan atau memperlambat laju reaksi tanpa dirinya mengalami perubahan kimia secara permanen. Katalis ada dua yaitu : 1. Katalis Positif : Mempercepat laju reaksi dengan cara menurunkan energi pengaktifan, katalis positif disebut KATALISATOR 2. Katalis Negatif : Memperlambat laju rekasi dan disebut INHIBATOR Jenis katalis 1. Katalis Homogen Wujud katalis sama dengan wujud dari pereaksi. Jenis katalis ini umumnya ikut bereaksi, tetapi pada akhir reaksi akan kembali lagi ke bentuk semula. 2. Katalis Heterogen Wujud katalis berbeda dari wujud pereaksi. Jenis katalis ini tidak ikut bereaksi, tetapi melalui proses aksi permulaan yaitu permukaan logam menyerap molekul-molekul udara sehingga apabila dua molekul gas yang dapat bereaksi terserap akan gas-gas itu maka mudah bereaksi. Beberapa kegiatan dalam industri yang melibatkan katalis heterogen No Industri Reaksi Kimia Katalis 1 Pembuatan asam etanoat CH OH + CO ( CH COOH Radium/iridium 2 Pembuatan mentega = + H ( - - - Nikel 3 Pembuatan asam sulfat (contact process) 2SO + O ( 2SO SO + H SO V O 3. Katalis Biokimia Katalis yang mempercepat reksi-reaksi yang terjadi pada makhluk hidup. Katalis ini berupa enzim-enzim Beberapa contoh enzim dan kegunaannya : No Enzim Kegunaan Aplikasi dalam industri 1 2 3 4 Amilase Katalase Lipase Profease Menghidrolisis kanji (amilum) menjadi maltosa Menguraikan hidrogen peroksida menjadi oksigen dan air Menggunakan lipid menjadi gliserol dan asam lemak Menguraikan protein menjadi pepsida dan asam amino Pembentukan kertas(menurunkan kekentalan produk dengan cara menguraikan kanji) Industri karet (mengubah lateks menjadi karet busa) Industri keju Industri roti 4. Autokatalis Autokatalis adalah zat hasil reaksi yang berfungsi sebagai katalis. Artinya zat hasil reaksi yang terbentuk akan mempercepat reaksi kimia. Contohnya adalah reaksi antara kalium permanganat dengan asam oksalat dan perusakan lapisan ozon. Salah satu zat yang pada reaksi antara kalium permanganat dan asam oksalat adalah mangan sulfat. 2KM O (aq) + 5H C O (aq) + 3H SO (aq) ( 2 M SO (aq)+10CO +8H H O Semakin lama laju reaksi semakin cepat karena M SO yang terbentuk berfungsi sebagai katalis. 4. ORDE REAKSI Orde suatu reaksi adalah jumlah pangkat faktor konsentrasi dalam hukum laju diferensial. Pada umumnya orde reaksi merupakan bilangan bulat dan kecil, namun dalam beberapa hal pecah atau nol. Contoh : 1. Reaksi 2NO (g) + Br2 (g) 2NOBr (g) Sehingga dioeroleh data : No. [NO] [Br2] Laju reaksi 1. 0,1 0,1 12 2. 0,1 0,2 24 3. 0,1 0,3 36 4. 0,2 0,1 48 5. 0,3 0,1 108 Tentukan orde reaksi dan tetapan laju reaksi (k) nya ! Jawab : misalkan V = k [NO]ᵃ [Br2] Data no.1 12 = k [0,1]² [0,1] k = 12 x 10ˉ³ Orde reaksi menyatakan besarnya pengaruh konsentrasi pereaksi pada laju reaksi : R = 0 ( orde nol ( V= k v v : Laju Reaksi A : Konsentrasi A R = 1 ( orde satu ( V = K (A) v A R = 2 ( orde dua ( v=k(A) v A Orde nol : Reaksi tidak dipengaruhi oleh perubahan konsentrasi pereaksi (laju reaksi berbanding lurus dengan perubahan konsentrasi pereaksi pangkat nol) Orde Satu : Laju reaksi berbanding lurus dengan perubahan konsentrasi pereaksi pangkat satu Orde Dua : Laju reaksi berbanding lurus dengan perubahan konsentrasi pereaksi pangkat dua. Contoh : 1. Reaksi antara gas hidrogen dan gas Nitrogen monoksida berlangsung menurut persamaan: 2H2 (g) + 2NO (g) → 2H2o(g) +N2 (g) Sedangkan kecepatan reaksinya diberikan oleh v = K (H2) (NO2)² Reaksi tersebut termasuk orde ke..?? Jawab : v = K (H2) (NO2)² Jadi m = 1 dan n = 2 Orde reaksinya = m + n = 1 + 2 = 3 2. Nitrogen oksida (NO) bereaksi dengan hydrogen (H2) membentuk dinitrogen oksida (N2O) dan uap air (H2O). 2NO (g) + H2 (g) → N2O (g) + H2O (g) Pengaruh konsentrasi NO dan H2 terhadap laju reaksi ditemukan sebagai berikut : Percobaan Konsentrasi awal (M) Laju reaksi awal (M/s) NO H2 1. 6,4 x 10 ˉ³ 2,2 x 10ˉ³ 2,6 x 10 2. 12,8 x 10ˉ³ 2,2 x 10ˉ³ 1,0 x 10 3. 6,4 x 10ˉ³ 4,4 x 10ˉ³ 5,1 x 10 a. Tentukan orde reaksi terhadap NO. b. Tentukan orde reaksi terhadap H2. c. tuliskan persamaan laju reaksinya. d. Tentukan harga orde reaksi. e. Tentukan harga dan satuan tetapan jenis reaksi (k). f. Tentukan laju reaksi jika konsentrasi NO dan H2. masing – masing 0,5 M Jawab : Misal persamaan laju reaksi adalah v = k [NO] ͯ [H2] ᵞ a. Ditentukan oleh percobaan 1 dan 2, = = = 4 X = 2 jadi orde reaksi terhadap NO = 2 b. Ditentukan oleh percobaan 1 dan 3. = = = 2 γ = 1 jadi orde reaksi terhadap H2 = 1 c. Persamaan laju reaksi : v = k [NO] ͯ [H2] ᵞ d. Orde reaksi = 2 + 1 = 3 e. Dari persamaan laju reaksi : v = k [NO] ² [H2] maka f. persamaan laju reaksi lengkap : v = 288,5 [NO]² [H2] jika [NO] = 0,5 M ; [H2] = 0,5 M, IV. Kesimpulan Dari keterangan diatas dapat disimpulkan, laju reaksi adalah perubahan konsentrasi pereaksi atau hasil reaksi dalam satuan waktu. Dalam laju reaksi terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi, yaitu : Konsentrasi, luas permukaan sentuhan, suhu dan katalis. Katalis adalah suatu zat yang dapat mempercepat atau memperlambat katalis yang mempercepat laju reaksi disebut katalisator dan katalis yang memperlambat disebut inhibitor. Jenis katalis ada empat, yaitu : Katalis Homegen, Katalis Heterogen, Katalis Biokimia, dan Autokatalis. Orde suatu reaksi adalah jumlah pangkat faktor konsentrasi dalam hukum laju bentuk diferensial. Grafik orde reaksi 1. Orde Nol v A 2. Orde Satu v A 3. Orde Dua v A Ket : V:laju reaksi A:Konsentrasi V. Penutup Demikian makalah yang dapat kami sampaikan, apabila masih ada kekurangan dan kesalahan kami mohon maaf. Untuk itu, kami mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak demi kesempurnaan makalah ini. V = -� EMBED Equation.3 ��� , V = -� EMBED Equation.3 ��� dan V = +� EMBED Equation.3 ��� V = 2 � EMBED Equation.3 ��� X V� EMBED Equation.3 ��� � EMBED Equation.3 ��� = Kenaikan suhu Reaksi � EMBED Equation.3 ���( � EMBED Equation.3 ���+ � EMBED Equation.3 ��� Maka persamaannya : V = K [A]� EMBED Equation.3 ��� [B]� EMBED Equation.3 ��� Ket : v : Laju Reaksi k : Konstanta laju reaksi m : orde reaksi zat A n : orde reaksi zat B m+n: orde reaksi keseluruhan � Muchtaridi, S, Justina. Kimia 2. Jakarta : Yudistira. 2007 hlm. 87 � Drs. Anwar Santoso. Kimia SMA. Wahyumedia hlm. 65 � Luci Lisnawati dkk. Bimbingan Pemantapan Kimia. Bandung : Yramawidya. 2008 hlm. 53 � Op. Cit. Kimia SMA hlm. 67 � Op. Cit. Bimbingan Pemantapan SMA. Hlm. 53 � Ibid. hlm. 67 � Op. Cit. Bimbingan Pemantapan Kimia. hlm. 54-55 � Drs. Achmad Harskia. Elektro Kimia dan Kinetika kimia � Op. Cit. Kimia SMA. Hlm. 68-69 7 _1353590245.unknown _1353590842.unknown _1353591082.unknown _1353592480.unknown _1353592605.unknown _1353592882.unknown _1353593781.unknown _1353593791.unknown _1353593272.unknown _1353593287.unknown _1353592812.unknown _1353592861.unknown _1353592675.unknown _1353592490.unknown _1353592533.unknown _1353592500.unknown _1353592525.unknown _1353592443.unknown _1353592458.unknown _1353591111.unknown _1353591094.unknown _1353591053.unknown _1353591070.unknown _1353591040.unknown _1353590554.unknown _1353590652.unknown _1353590826.unknown _1353590611.unknown _1353590487.unknown _1353590529.unknown _1353590276.unknown _1353589154.unknown _1353589190.unknown _1353589492.unknown _1353589526.unknown _1353589565.unknown _1353589438.unknown _1353589178.unknown _1353588463.unknown _1353589140.unknown _1353588491.unknown _1353588370.unknown
Fly UP