Keanekaragaman Hayati

  • View
    430

  • Download
    6

Embed Size (px)

Text of Keanekaragaman Hayati

  • Setelah mempelajari bab ini kalian diharapkan dapat merumuskan konsepkeseragaman dan keberagaman makhluk hidup dengan mengamati lingkungan.

    Semakin mengenal dan menghargai keanekaragaman hayati di Indonesia dengan

    berusaha menjaga dan melestarikannya.

    Manusia dengan akalnya menciptakan teknologi untuk

    mengeksploitasi alam dan keanekaragaman hayati di

    dalamnya demi memenuhi kebutuhan hidupnya. Banyak

    sekali kerusakan yang terjadi di alam akibat ulah manusia,namun tidak sedikit pula yang diperbaiki oleh manusia.

    KeanekaragamanHayati

    B a b 2

  • Biologi Kelas X untuk Siswa SMA - MA1 4

    KE A N E K A R A G A M A NHAYATI

    TingkatKeanekaragaman

    Hayati

    KeanekaragamanHayati Indonesia

    Keanekaragaman gen

    Keanekaragaman jenisKeanekaragaman ekosistem

    s

    Berdasarkan karakteristik wilayah

    Biogeografi

    Ekosistem perairan

    s

    s

    s

    s

    s

    s

    s

    Nilai religius

    Nilai-nilaiKeanekaragamanHayati KhasIndonesia

    s

    Nilai biologi

    Nilai pendidikan

    Nilai estetika dan budaya

    Nilai ekologi

    s

    s

    s

    s

    s

    KegiatanManusiaterhadap

    Biodiversitas

    s

    s

    s

    Pembukaan hutan

    Eksploitasi yang berlebihan

    Pencemaran lingkungan

    Monokultural dan rekayasa genetikas

    s

    KlasifikasiMakhlukHidup

    s

    Menyederhanakan objek studi

    Mengelompokkan makhluk hidup

    Mempelajari kekerabatan dan evolusi makhluk hidup

    s

    s

    s

    PelestarianMakhlukhidup

    s

    s

    s

    Pelestarian insitu

    Pelestarian eksitu

    Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidups

    Inti pembahasan pada materi bab ini, tercakup pada kata-kata berikut.

    lingkungan, ekosistem, klasifikasi makhluk hidup, pelestarianmakhluk hidup

    Untuk membantu kalian memahami materi pada bab ini disajikan peta konsepsebagai berikut.

    eta KonsepP

    ata KunciK

  • Keanekaragaman Hayati1 5

    Gambar 2.1Pembukaan hutan untuk pertanian

    Sumber : Microsoft Encarta 2006

    Apabila kegiatan manusia seperti tersebut di atas tidak segeradiakhiri, manusia sendirilah yang akan menderita kerugian, jika tindakanpenyelamatan keanekaragaman hayati tidak dilaksanakan makaspesies yang hidup hari ini akan menuju kepunahan. Para ilmuwanjuga menyatakan bahwa rusaknya hutan hujan tropis menyebabkanhilangnya beberapa tumbuhan yang bermanfaat, karena fungsinyasebagai bank gen atau apotek hidup hilang akibat kepunahantumbuhan yang bersangkutan.

    Di negara agraris yang mulai berkembang, usaha peningkatanproduksi pertanian yang secara tidak sadar akan menurunkankeanekaragaman hayati terus dikembangkan, yaitu bercocok tanamsistem monokultur, artinya bercocok tanam dengan lahan yang tetapdan tanamannya satu jenis saja. Dipandang dari keanekaragamanhayati, sistem monokultur tersebut sangat merugikan. Sistem

    Semenjak meledaknya jumlah penduduk serta berkembangnyaindustri, eksploitasi terhadap keanekaragaman hayati (biodiversitas)semakin meningkat. Setiap tahunnya jutaan hektar hutan alammenghilang karena berubah fungsi untuk berbagai kepentinganmanusia. Penggundulan dan pembakaran hutan, reklamasi pantaidan rawa, pengembangan industri yang tidak dilengkapi pengolahanlimbah, serta penggunaan bahan kimia, seperti pupuk dan pestisidasecara berlebihan, merupakan kegiatan manusia yang secara tidaksadar akan menghancurkan keanekaragaman hayati.

  • Biologi Kelas X untuk Siswa SMA - MA1 6

    monokultur dapat menurunkan tingkat keanekaragaman hayatikarena hanya mengembangkan satu jenis tanaman saja. Hal inimembuat tanaman lain semakin langka. Unsur-unsur tertentu yangdibutuhkan tanaman tersebut semakin lama juga akan semakinmenipis sedangkan unsur-unsur lainnya tersedia cukup banyak.Oleh sebab itu, sistem monokultur dapat mengundang hama danpenyakit.

    Usaha penciptaan tanaman varietas revolusi hijau di Amerika,gandum di Meksiko, padi di Asia menjadi penyebab kerusakankeanekaragaman hayati di daerah atau negara tersebut. Karenasemakin lama akan menghilangkan organisme awal yangmerupakan sumber penciptaan keturunan (varietas) tersebut.Untunglah, di hutan belantara Asia masih tersimpan jenis padi liaryang selama ini lepas dari perhatian, yaitu spesies Oryza nivana.Berkat ketekunan para ilmuwan, dihasilkan varietas unggul tahanwereng.

    Dalam bidang pertanian, kehutanan, perikanan, danpeternakan, produksi selalu didorong ke arah pemusnahankeanekaragaman hayati. Jadi, produksi yang didasarkan kepadakeseragaman menjadi ancaman utama konservasi keaneka-ragaman hayati dan keberlanjutan produksi i tu sendiri .Keanekaragaman hanya dapat dilestarikan jika keanekaragamandijadikan logika produksi. Jika produksi selalu ditempuh dengankeseragaman dan homogenisasi maka keanekaragaman akanterus terancam keberadaannya.

    Dari sekian banyak organisme yang menghuni bumi, tidak adasepasang pun yang benar-benar sama untuk segala hal. Kenyataantersebut menunjukkan kepada kita, bahwa di alam raya dijumpaikeanekaragaman makhluk hidup atau disebut juga keanekaragamanhayati. Keanekaragaman hayati (biodiversitas) adalah keaneka-ragaman organisme yang menunjukkan keseluruhan atau totalitasvariasi gen, jenis, dan ekosistem pada suatu daerah. Keseluruhangen, jenis dan ekosistem merupakan dasar kehidupan di bumi.Mengingat pentingnya keanekaragaman hayati bagi kehidupan makakeanekaragaman hayati perlu dipelajari dan dilestarikan. Tingginyatingkat keanekaragaman hayati di permukaan bumi mendorongilmuwan mencari cara terbaik untuk mempelajarinya, yaitu denganklasifikasi.

    A. Tingkat Keanekaragaman Hayati

  • Keanekaragaman Hayati1 7

    Keanekaragaman hayati melingkupi berbagai perbedaan atauvariasi bentuk, penampilan, jumlah, dan sifat-sifat yang terlihat padaberbagai tingkatan, baik tingkatan gen, tingkatan spesies maupuntingkatan ekosistem. Berdasarkan hal tersebut, para pakarmembedakan keanekaragaman hayati menjadi tiga tingkatan, yaitukeanekaragaman gen, keanekaragaman jenis dan keanekaragamanekosistem.

    1. Keanekaragaman genGen atau plasma nuftah adalah substansi kimia yang menentukan

    sifat keturunan yang terdapat di dalam lokus kromosom. Setiapindividu makhluk hidup mempunyai kromosom yang tersusun atasbenang-benang pembawa sifat keturunan yang terdapat di dalam intisel. Sehingga seluruh organisme yang ada di permukaan bumi inimempunyai kerangka dasar komponen sifat menurun yang sama.Kerangka dasar tersebut tersusun atas ribuan sampai jutaan faktormenurun yang mengatur tata cara penurunan sifat organisme.Walaupun kerangka dasar gen seluruh organisme sama, namunkomposisi atau susunan, dan jumlah faktor dalam kerangka bisaberbeda-beda. Perbedaan jumlah dan susunan faktor tersebut akanmenyebabkan terjadinya keanekaragaman gen.

    Di samping itu, setiap individu memiliki banyak gen, bila terjadiperkawinan atau persilangan antar individu yang karakternya berbedaakan menghasilkan keturunan yang semakin banyak variasinya.Karena pada saat persilangan akan terjadi penggabungan gen-genindividu melalui sel kelamin. Hal inilah yang menyebabkankeanekaragaman gen semakin tinggi. Contoh keanekaragamantingkat gen ini adalah tanaman bunga mawar putih dengan bungamawar merah yang memiliki perbedaan, yaitu berbeda dari segi warnabunga.

    Dalam perkembangannya, faktor penentu tidak hanya terdapatpada gen saja, melainkan ada juga faktor lain yang berperanmempengaruhi keanekaragaman hayati ini, yaitu lingkungan. Sifatyang muncul pada setiap individu merupakan interaksi antara gendengan lingkungan. Dua individu yang memiliki struktur dan urutangen yang sama, belum tentu memiliki bentuk yang sama pula karenafaktor lingkungan mempengaruhi penampakan (fenotipe) atau bentuk.Misalnya, orang yang hidup di daerah pegunungan dengan orang yanghidup di daerah pantai memiliki perbedaan dalam hal jumlaheritrositnya. Jumlah eritrosit orang yang hidup di daerah pegununganlebih banyak dibanding yang hidup di pantai disebabkan adaptasiterhadap kandungan oksigen di lingkungannya. Di daerah pegunungan

  • Biologi Kelas X untuk Siswa SMA - MA1 8

    lebih rendah kandungan oksigennya dibandingkan di daerah pantai.Sehingga fenotipe pipi orang pegunungan umumnya lebih kemerahandibanding orang pantai.

    Gambar 2.3Keanekaragaman tingkat spesies yang menunjukkan perbedaan walaupun masih dalam satu suku

    Sumber : Microsoft Encarta 2006

    Sumber : www.cieer.org

    Gambar 2.2Keanekaragaman tingkat gen yang menunjukkan fenotipe atau penampakan yang berbeda

    Negro Eropa Indonesia China

    pohon kelapa pohon pinang pohon palem

    2. Keanekaragaman jenisSpesies atau jenis memiliki pengertian, individu yang mempunyai

    persamaan secara morfologis, anatomis, fisiologis dan mampu salingkawin dengan sesamanya (inter hibridisasi) yang menghasilkanketurunan yang fertil (subur) untuk melanjutkan generasinya.Keanekaragaman jenis menunjukkan seluruh variasi yang terdapatpada makhluk hidup antar jenis. Perbedaan antar spesies organismedalam satu keluarga lebih mencolok sehingga lebih mudah diamatidaripada perbedaan antar individu dalam satu spesies.

    Dalam keluarga kacang-kacangan kita kenal kacang tanah,kacang buncis, kacang hijau, kacang kapri, dan lain-lain. Di antarajenis kacang-kacangan tersebut kita dapat dengan mudahmembedakannya karena di antara mereka ditemukan ciri khas yangsama. Akan tetapi, ukuran tubuh atau batang, kebiasaan hidup, bentukbuah dan biji, serta rasanya berbeda. Contoh lainnya terlihatkeanekaragaman jenis pada pohon kelapa, pohon pinang dan jugapada pohon palem.

  • Keanekaragaman Hayati1 9

    3. Keanekaragaman ekosistemEkosistem dapat diartikan sebagai hubungan atau interaksi

    timbal balik antara makhluk hidup yang satu dengan makhlukhidup lainnya dan juga antara makhluk hidup denganlingkunganny