KARYA TULIS AKHIR HUBUNGAN MIGREN DENGAN STRES .i karya tulis akhir hubungan migren dengan stres

  • View
    216

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of KARYA TULIS AKHIR HUBUNGAN MIGREN DENGAN STRES .i karya tulis akhir hubungan migren dengan stres

i

KARYA TULIS AKHIR

HUBUNGAN MIGREN DENGAN STRES MENJELANG UJIAN PADA

MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS

MUHAMMADIYAH MALANG

Oleh :

NIQMA N. SANAD

201110330311078

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

2015

i

HUBUNGAN MIGREN DENGAN STRES MENJELANG UJIAN PADA

MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS

MUHAMMADIYAH MALANG

KARYA TULIS AKHIR

Diajukan kepada

Universitas Muhammadiyah Malang

untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan

dalam Menyelesaikan Program Sarjana

Fakultas Kedokteran

Oleh:

NIQMA N. SANAD

201110330311078

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

FAKULTAS KEDOKTERAN

ii

LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN HASIL PENELITIAN

Telah disetujui sebagai hasil penelitian

Untuk memenuhi persyaratan

Pendidikan Sarjana Fakultas Kedokteran

Universitas Muhammadiyah Malang

Tanggal: 14 Februari 2015

Pembimbing I

dr. Rahayu Sp.S

Pembimbing II

dr. Indra Setiawan Sp.THT

Mengetahui,

Dekan Fakultas Kedokteran

dr. Irma Suswanti, M.Kes

iii

LEMBAR PENGUJI

Karya Tulis Akhir Oleh Niqma N. Sanad ini

Telah diuji dan dipertahankan di depan Tim Penguji

Pada tanggal 14 Februari 2015

Tim Penguji

dr. Iwan Sis Indrawanto, SpKJ , Ketua

dr. Rahayu Sp.S , Anggota

dr. Indra Setiawan Sp.THT , Anggota

iv

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah saya panjatkan kepada Allah SWT atas rahmat dan

hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir yang berjudul

Hubungan Antara Migren Dengan Stres Menjelang Ujian Pada Mahasiswa

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.

Penulisan penelitian ini dilakukan dalam rangka memenuhi salah satu syarat

untuk mencapai gelar Sarjana Kedokteran Jurusan Pendidikan Dokter pada Fakultas

Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.

Penulis menyadari bahwa penyusunan tugas akhir ini jauh dari sempurna,

walaupun demikian penulis telah berusaha semaksimal mungkin serta mendapatkan

bantuan dan bimbingan dari dosen pembimbing dalam rangka penyusunan. Tanpa

bantuan dan dorongan dari berbagai pihak, sangatlah tidak mudah menjalani masa

perkuliahan hingga pada penyusunan tugas akhir ini.

Akhir kata penulis berharap adanya saran dan kritik yang membangun dan

semoga penelitian ini dapat menambah wawasan serta bermanfaat bagi semua

pihak.

Malang, 25 Desember 2014

Penulis

v

UCAPAN TERIMA KASIH

Penulis menyadari bahwa penulisan tugas akhir ini tidak akan terselesaikan

tanpa ada bantuan dari berbagai pihak, untuk itulah pada kesempatan ini penulis

mengucapkan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada:

1. Allah SWT, Rabb Yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah, yang senantiasa

membukakan jalan dan kemudahan, serta melimpahkan rahmat dan ridho-

Nya.

2. Rosullullah SAW yang senantiasa memberikan suri tauladannya.

3. Mamahku Fairuz Hayaza, Papahku Nasir Sanad, dan adikku Faiq Nasir

Sanad, jidah, jidi, serta om, tante dan saudara-saudara yang selalu memberi

dukungan, doa, kasih sayang, semangat, kepercayaan, pengorbanan dan

kesabaran yang tak terhingga bagi saya.

4. Seluruh jajaran Dekanat Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah

Malang.

5. dr. Rahayu Sp.S selaku pembimbing 1 yang telah meluangkan waktu untuk

membimbing, mengarahkan dengan sabar dan selalu memberi masukan

kepada penulis dalam menyelesaikan karya tulis akhir ini.

6. dr. Indra Setiawan Sp.THT selaku pembimbing 2 yang telah bersedia

membimbing serta dengan sabar selalu memberi masukan dan mengarahkan

penulis dalam menyelesaikan tugas karya tulis akhir ini.

7. dr. Iwan Sis Indrawanto Sp. KJ selaku penguji yang telah meluangkan waktu

untuk memberikan bimbingan, koreksi dan saran kepada penulis dalam

penyempurnaan penyusunan karya tulis akhir ini.

vi

8. Mahasiswa angkatan 2011, 2012, dan 2013 yang dengan sabar serta ikhlas

turut membantu dan bersedia untuk menjadi responden dalam penelitian

untuk penyempurnaan karya tulis akhir ini. Karena dengan dukungan kalian

dan angkatan adik kelas sangat membantu penulis dalam menyelesaikan TA.

9. TU FK UMM dan staf laboran yang telah membantu administrasi penulis

dalam menyelesaikan TA.

10. Sahabat dan teman seperjuanganku Nada, Ulik, Dinda, Nadya, Kitty, Teti,

Enggar, Echa, Enggar, Faiz, Devy, Hesty, Nita, Faris, dan Icha, terima kasih

sudah bersedia menyediakan waktu, menjadi teman diskusi dan membantu

dalam melaksanakan penelitian.

11. Marcel Pierre Rieger terima kasih sudah bersedia menyediakan waktu

memberikan bantuan dan menjadi teman diskusi, serta memberikan semangat

dalam menyelesaikan karya tulis akhir ini.

12. Semua teman-teman FK UMM angkatan 2011 yang menjadi teman

seperjuangan selama menempuh pendidikan kedokteran terimakasih

dukungan dan doanya.

13. Semua pihak yang turut membantu dalam menyelesaikan karya tulis ini dan

juga mendoakan demi suksesnya karya tulis ini yang tidak bisa penulis

sebutkan satu-persatu.

KARYA DAN GELAR INI UNTUK KALIAN

TERIMA KASIH

vii

ABSTRAK

Nasir Sanad, Niqma. 2014. Hubungan Migren Dengan Stres Menjelang Ujian Pada

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang .

Karya Tulis Akhir. Fakultas Kedokteran. Universitas Muhammadiyah

Malang. Pembimbing (1) Rahayu* (2) Indra Setiawan**.

Latar Belakang: Migren adalah gangguan periodik yang ditandai oleh nyeri kepala

unilateral (kadang bilateral) yang dapat disertai muntah dan gangguan visual. Stres

adalah suatu respon tubuh yang dipaksa, dimana stres tersebut mengganggu

equilibirium (homeostasis) fisiologi normal. Dikatakan bahwa stres dapat memicu

terjadinya migren, dalam hal ini dilakukan penelitian tepatnya pada saat menjelang

ujian.

Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara migren dengan stres pada

mahasiswa FK-UMM saat menjelang ujian.

Metode Penelitian: Menggunakan metode observasional analitik dengan desain

cross sectional. Sampel dari mahasiswa FK angkatan 2011, 2012, 2013 sebanyak

244 orang. Data dianalis dengan Uji Chi Square dan Uji Koefisien Contingency.

Hasil Penelitian dan Pembahasan: Sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat

stress yang ringan dengan presentase sebanyak (42.2%). Pada kelompok mahasiswa

yang mempunyai tingkat stress ringan, mayoritas dengan presentase sebanyak

(30.3%) terserang migren akut dan dengan presentase sebanyak (11.9%) terserang

migren kronik. Dengan uji Koefisien Contingency didapatkan 0.289, sedangkan uji

Chi-Square didapatkan nilai 2hitung lebih besar daripada 2tabel (22.209 > 9.488) dan

nilai signifikansi lebih kecil dari = 0.05 (0.000 < 0.05) sehingga dapat

disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara migren dengan stress.

Kesimpulan: Terdapat hubungan antara migren dengan stres pada mahasiswa FK

UMM saat menjelang ujian.

Kata Kunci: Migren, Stres, Mahasiswa FK UMM.

* : Staf Pengajar Bagian Neurologi Kedokteran Universitas Muhammadiyah

Malang

** : Staf Pengajar Bagian THT Kedokteran Universitas Muhammadiyah

Malang

viii

ABSTRACT

Nasir Sanad, Niqma. 2014. The Correlation Between Migraine and Stress During

Exams Among Medical Students Of Muhammadiyah Malang University.

Thesis. Medical Faculty. University of Muhammadiyah Malang. Advisors: (1)

Rahayu* (2) Indra Setiawan**.

Background: Migraine is a periodical disturbance characterized by unilateral

headache (sometimes bilateral) which can be accompanied by vomiting, and visual

disturbances. Stress is a forced response of the body, where the stress is disturbing

the equilibrium of the normal physiology of our body. It is said that stress can

trigger migraines, in this case the research done precisely at the time before the

exam.

Purpose: To find the correlation between migraine and stress during exams among

medical students of Muhammadiyah Malang University.

Methods: Observational analytic with cross sectional approach. Samples were

medical students of 2011, 2012, 2013 with total 244 students. Data was analyzed using Chi Square Test and Contingency Coefficient Test.

Results: Most of medical students have mild stress levels by as much percentage

(42.2%). In the group of students who have mild stress levels, the majority of the

total percentage (30.3%) are acute migraines and the percentage of total (11.9%)

are chronic migraines. Contingency coefficient obtained with test is 0.289, while

the Chi-Square test obtained 22.209>9.488 and the significance value smaller than

= 0.05 (0.000 < 0.05) so that it can be concluded that there is a significant

relationship between migraine with stress.

Conclusions: The study concluded that there is a correlation between migraine and

stress during exams among medical students of muhammadiyah malang university.