Hewan Dan Tumbuhan Langka

  • Published on
    25-Oct-2015

  • View
    38

  • Download
    4

DESCRIPTION

hewan dan tumbuhaan

Transcript

1. Harimau Bengal hewan punah langka Perburuan untuk kulit dan bagian tubuhnya adalah ancaman paling serius. Hilangnya habitat melalui gerakan manusia dan potensi perubahan iklim yang menyebabkan kenaikan permukaan laut juga menjadi faktor utama. Informasi Spesies: Populasi diperkirakan kurang dari 2.500 total dengan tren menurun. Habitat Alami: Hutan Mangrove Bangladesh, seluruh taman nasional dan berbagai kawasan hutan di India dan Nepal, dan di kaki bukit Himalaya.

2. Beruang Kutub hewan punah langka Karena perubahan iklim global, jumlah es laut dengan cepat menurun. Ini berarti hilangnya habitat bagi beruang kutub, yang sangat bergantung pada es untuk kelangsungan hidup mereka. Lebih dari 45 tahun (tiga generasi), diduga bahwa beruang kutub telah menurun lebih dari 30%. Beberapa memperkirakan bahwa beruang kutub akan punah dalam 100 tahun. Habitat Alami: Benua Antartika tepatnya di wilayah selatan laut.

3. Gorilla Barat hewan punah langka Tingginya kadar perburuan dan penangkapan, dan penyakit seperti Ebola. Informasi Spesies: Populasi Gorila Barat meliputi dataran rendah Barat Gorilla, diperkirakan spesies ini akan berkurang 80% selama tiga generasi (sekitar 66 tahun) yang berujung di tahun 2046. Habitat alami: Gorilla Barat dapat ditemukan di Kamerun, Republik Afrika Tengah, Gabon, Nigeria, Republik Kongo, dan Angola.

4. Paus Humpback hewan punah langka Jumlah ikan paus humpback telah meningkat sejak ada kesepatan dilegalkan untu berburu, tetapi ada ancaman konstan karena keterikatan dengan alat tangkap, polusi suara, dan tabrakan dengan kapal. Informasi Spesies: Pada tahun 1966 moratorium mengenakan berburu bungkuk setelah mereka ditemukan untuk menjadi dekat dengan kepunahan, sekitar 90% dari populasi telah dibunuh. Habitat alami: Lepas pantai Kanada, Amerika Serikat, Amerika Selatan, Australia, dan Selandia Baru. Pada musim panas, paus bungkuk ditemukan di daerah kutub di mana mereka makan, kembali ke perairan hangat untuk melahirkan. Mereka biasanya bermigrasi hingga 25.000 km.

5. Sifaka hewan punah langka Habitat semakin berkurang akibat pembalakan dan kegiatan tebang-bakar, dan perburuan adalah ancaman utama terhadap spesies ini. Informasi Spesies: sifaka adalah genus dari keluarga lemur. Sifaka Silky adalah terancam punah, pada 2008 diperkirakan ada 250 individu dewasa yang ada. Habitat alami: Sifaka seperti semua lemur, hanya ada di Madagaskar.

6. Singa Afrika hewan punah langka Salah satu ancaman utama untuk singa sekarang adalah pembunuhan untuk melindungi kehidupan manusia dan ternak. Hilangnya habitat untuk perburuan trofi, dan penyakit. Informasi Spesies: Populasi telah terjadi penurunan hingga 30% selama 20 tahun terakhir (tiga generasi). Habitat Alami: Sebagian besar negara di sub-Sahara Afrika.

1. Bantal sulam (palaquium walsurifolium)

Diameter pohon sekitar 45cm dan dapat tumbuh hingga tingginya mencapai 45m. Biasanya tumbuh di rawa gambut atau kawasan dengan ketinggian sekitar 1000m diatas permukaan laut. Penyebarannya di semenanjung Malaysia, Sumatera, dan Kalimantan Timur. Di Kalimantan dikenal dengan nama Beitis, Margetahan, Nyato, Nyatoh, Nyatoh Jangkar.

2. bayur (pterosperium Javanicum Jungh)

Ketinggian pohon bisa mencapai 59m dan diameter batang bisa sampai 54cm, Bisa tumbuh di ketinggian 600m di daerah pegunungan namun juga kadang bisa ditemukan di daerah batu gamping. Pohon ini biasa digunakan dalam konstruksi rumah maupun untuk furniture. Distribusi penyebarannya di India, Serawak, Sabah, Tengah, dan Kalimantan Timur. Di Kalimantan Timur terkenal dengan nama Bayur.

3. bulian (eusderoxylon zwageri)

Tinggi pohon sekitar 36m dengan diameter batang 95cm. Bisa tumbuh di lahan dengan ketinggian 600m yang biasanya terdapat di lereng bukit dengan jenis tanah yang berpasir. Jenis kayu ini sangat kuat, tahan lama, dan bisa digunakan untuk konstruksi berat. Pendistribusian di Malaysia, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Filipina, dan Maluku. Terkenal dengan nama Belian, Belian Timun, Betian, Talion Bening, Tebelian Geriting, Telianoii, Teluyan, Ulin, Ulin Bening, Ulion.

4. Jelutung (dyera sp)

ketinggian pohon bisa mencapai 75m dengan diameter batang 159cm. Biasa tumbuh di hutan dengan tanah berpasir dan perbukitan dengan ketinggian 400m. Getahnya bisa digunakan untuk membuat permen karet dan kayunya bisa digunakan untuk membuat perabotan. Distribusi di Thailand, semenanjung Malaysia, Sumatera, dan Kalimantan. Di Indonesia terkenal dengan nama Jelutong atau Pantung

5. Akar Karak (ficus uniglandulosa wall)

Tinggi pohon hanya sekitar 14m dengan diameter batang sekitar 15cm. Batangnya berwarna putih dan bergetah. Biasa tumbuh di ketinngian 1700m. seringnya di sepanjang aliran sungai dan lereng bukit. Terkadang juga bisa ditemukan di batu kapur, tanah berpasir, dan tanah liat. Distribusi tumbuhnya di burma, thailand, semenanjung Malaysia, Sumatera, Kalimantan, dan Filipina. Terkenal dengan nama Akar Karak, Kara, atau Wa Punot.

6. Amorphophallus titanum;

Bunga bangkai raksasa; (Bunga bangkai tidak termasuk dalam famili Arecaceae (Palmae) melainkan dalam famili Araceae (talas-talasan)