Belajar Photography Dan Pengenalan Tentang Kamera DSLR

  • View
    171

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

Belajar Photography dan Pengenalan tentang kamera DSLR...... Hi.....Disini saya akan mencoba berbagi informasi,tips,contoh,masukan,.....atau apalah sebutannya bagi kalian2 yang ingin belajar tentang photography dan kamera DSLR.Mungkin untuk sebagian orang dapat dengan mudah belajar photography di tempat kursus atau sekolah khusus....tapi disisi lain ada juga sebagian orang yang tidak bisa untuk belajar di tempat kursus atau sekolah khusus tersebut.....salah satu nya ya saya ini...

Untuk itu saya akan berbagi informasi2 tentang photography dan kamera DSLR di sini...saya mendapatkan ilmu ini juga dengan mengunduh dari Blog atau Links dari senior2 yang telah banyak pengalaman di dunia photography....maka dari itu saya ucapkan banyak terima kasih pada senior2 yang telah sudi pengetahuannyasaya unduh tanpa harus bayar.....hehehehehe...makasih ye...

Okelah tanpa berpanjang2 kata, kita mulai aja nyok.......nyokKamera.

Kamera atau lebih tepatnya body kamera merupakan bagian utama dari perangkat fotografi. Saat ini banyak beredar kamera DSLR dengan harga yang sudah relatif terjangkau terutama untuk kamera kelas entri level. Berikut beberapa hal yang mungkin bisa anda pertimbangkan sebelum anda membeli sebuah kamera.

Ukuran Sensor.Di dalam dunia fotografi digital modern saat ini dikenal dua istilah baru yang sebelumnya tidak ada di era fotografi analog yaitu istilah full frame (FF) dan crop sensor (CS). Untuk lebih mudahnya bisa diartikan sebagai berikut, kamera dengan full frame sensor memiliki sensor seukuran dengan film 35 mm pada kamera analog, sedangkan kamera dengan crop sensor memiliki ukuran sensor lebih kecil (dengan perbandingan faktor skala tertentu, berbeda tergantung merek). Alasan pabrik membuat kamera dengan sensor yang lebih kecil ialah harga, sensor lebih kecil dibuat dengan biaya produksi yang lebih kecil pula, sehingga dampaknya ialah menurunkan harga kamera itu sendiri.

Lalu apakah kualitas gambar yang dihasilkan kamera FF lebih baik dari kamera CS ? tidak juga, ditinjau dari sisi sensor itu sendiri, gambar yang dihasilkan akan sama saja, yang membedakan ialah kamera FF dengan harga yang mahal biasanya dilengkapi dengan fasilitas lebih seperti pentaprisma, auto fokus dan titik fokus yang lebih baik dan banyak dari kamera CS yang berharga jauh lebih murah, itulah yang membuat kualitas gambar kamera FF menjadi (sedikit) lebih baik.

Lalu apa perbedaannya? Perbedaannya ialah dalam kaitannya dengan fokus sesungguhnya dari sebuah lensa, terutama lensa wide angle. Sebagai ilustrasi, lensa dengan fokus 20mm akan memberikan dampak seperti memiliki fokus 32 mm apabila dipasangkan ke dalam kamera CS dengan rasio 1:6. Sehingga sudut pandang yang didapatkan akan lebih sempit. Sebagai konsekuensinya, kamera CS memberikan efek zoom yang lebih besar.

Megapixel.Ini adalah kalimat yang paling lekat dengan dunia fotografi modern, walaupun banyak pula yang salah kaprah. Megapixel atau jumlah pixel tidak ada kaitannya dengan kualitas foto, tetapi berhubungan dengan ukuran foto. Jadi, foto yang diambil dengan megapixel besar bisa dicetak ke dalam ukuran yang cukup besar, misalnya bilboard. Sebagai ilustrasi, foto dengan 6 Megapixel dapat dicetak dengan kualitas yang baik ke dalam ukuran kertas A3, untuk kebanyakan fotografer ukuran ini sudah lebih dari cukup.

Lalu apa keuntungan memiliki kamera dengan megapixel yang besar? Selain kerugian borosnya penggunaanmemori, ada keuntungan yang diperoleh, salah satunya yaitu kemungkinan men-crop foto tanpa mengurangi kualitas foto dalam proses editing. Biasanya digunakan untuk membanto zoom apabila lensa zoom anda tidak terlalu besar (atau disebut juga digital zoom).

CARA KERJA KAMERA DSLR DAN BEBERAPA KOMPONEN

Kamera modern saat ini yang paling sering digunakan adalah kamera tipe digital single-lens reflex (DSLR). Kamera ini memiliki keunggulan berupa gambar yang direkam sesuai dengan apa yang kita lihat. Saat ini penggunaan kamera DSLR bukan hanya terbatas kalangan profesional saja. Untuk anak-anak sekolah, kalangan profesional, dan masyarakat juga dapat menggunakan kamera ini.Kamera DSLRDSLR adalah singkatan dari Digital Single-Lens Reflex. Kamera DSLR artinya kamera digital yang menggunakan refreksi lensa tunggal. Fotografer mengintip objek yang akan difoto melalui lubang intip atau biasa disebut view-finder. Hasil foto yang akan didapat adalah sama dengan apa yang tampak melalui view-finder tersebut.

Cahaya yang masuk, setelah melewati jajaran lensa akan dipantulkan oleh cermin yang dipasang pada posisi kemiringan 45 derajat dan diproyeksikan ke matte focusing screen . Melalui condensing lens dan pantulan di dalam pentaprism , gambar objek kemudian diteruskan ke lensa mata manusia . Ketika kita menekan tombol shutter (bidik) maka cermin akan melipat ke arah panah, focal plane shutter membuka dan kemudian gambar akan ditangkap oleh sensor dan diteruskan ke prosesor gambar kemudian disimpan di media penyimpanan (MMC dan sebagainya).Sedangkan pada kamera digital biasa, kita bisa melihat objek yang akan dibidik melalui LCD monitor. Apa yang akan didapat belum tentu sama dengan apa yang kita lihat melalui LCD tersebut.Kelebihan Dan kekurangan Kamera DSLRKelebihan Kamera DSLR Kualitas Gambar Karena sensor DSLR lebih besar, kualitas tangkapan nya cenderung lebih bagus dibanding dengan kamera kompak. Fleksibel DSLR bisa dengan mudah berganti lensa sesuai kebutuhan. Kecepatan DSLR lebih cepat dalam soal kecepatan rana (kecepatan menagkap gambar), start up, dan juga shutter lag (jeda antara waktu menekan tombol bidik hingga gambar tersimpan). Viewfinder Optis Dengan viewfinder optis, apa yang terlihat di jendela bidik akan sesuai dengan hasil yang ter-rekam. Jangkauan ISO Lebar Setting ISO (tingkat kepekaan sensor pada cahaya) memiliki jangkauan lebih luas, sehingga lebih fleksibel memotret di segala kondisi bahkan di tempat yang minim cahaya sekalipun. Kontrol Manual Meski pada beberapa kamera kompak telah dilengkapi setelan manual untuk memotret, namun jumlah dan fleksibilitas nya lebih beragam di DSLR. Nilai Kamera DSLR dipandang memiliki nilai leibih dari pada kamera kompak. Karena nya faktor kadaluarsa nya lebih panjang. Investasi pada lensa tidak akan basi karena bisa terus dipakai. Ruang Ketajaman Sering disebut depth of field. Dengan DSLR, ruang ketajaman obyek foto bisa diatur dengan leluasa. Dengan fitur ini sobat bisa membuat foto dengan objek yang tajam dan latar belakang buram. Kualitas Optik Kualitas lensa DSLR tentu saja lebih bagus dengan kamera saku. Selain itu, pilihan kualitasnya beragam, tergantung isi saku sobat.Kekurangan Kamera DSLR Harga Kamera DSLR memang lebih mahal dari pada kamera saku. Namun sekarang sudah ada kamera DSLR kelas entry level yang harga nya lebih terjangkau. Berbobot Ukuran dimensi nya tentu saja lebih besar dibandingkan kamera kompak. Mengambil nya dari tas membutuhkan waktu beberapa saat. Butuh Perawatan Kamera ini cenderung butuh perawatan ekstra. Ketika sobat mengganti-ganti lensa, ada kemungkinan debu dan kototran masuk ke sensor, sehingga sobat harus rajin membersihkan nya agar kamera tidak cepat rusak. Kompleks Pengelolaan dan pengesettan kamera DSLR memang lebih komplek, karena dirancang untuk pemotretan manual. Namun kini banyak kamera DSLR baru yang menyertakan fasilitas tambahanuntuk pengelolaan yang mudah dan otomatis di dalam nya. Membidik via Viewfinder Kebanyakan kamera DSLR tidak menyediakan fasilitas LCD untuk membidik obyek, seperti pada kamera saku. Namun beberapa kini, sudah menyediakan fasilitas ini lewat feature Live View.Komponen Kamera DSLRLensa kamera DSLR Ketika membeli kamera digital biasa, maka lensa sudah menyatu dengan body kamera. Pada kamera DSLR, lensa bisa dilepas dan diganti. Oleh karenanya, ketika membeli kamera DSLR kita akan ditawari apakah membeli body only (kameranya saja) atau kit (kamera + lensa). Ada kamera DSLR yang bisa dipasang lensa dari merek lain, ada juga yang khusus dari satu merek. Ada kamera DSLR yang dilengkapi dengan motor autofocus. Ada juga yang tanpa motor autofocus sehingga harus membeli lensa bermotor yang biasanya harganya lebih mahal.PembidikSalah satu bagian yang penting pada kamera adalah pembidik (viewfinder). Ada dua sistem bidikan, yaitu: jendela bidik yang terpisah dari lensa (Viewfinder type) bidikan lewat lensa (Reflex type).Kamera SLR, sesuai dengan namanya (Single Lens Reflex), menggunakan sistem bidikan jenis kedua. Mata fotografer melihat subjek melalui lensa, sehingga tidak terjadi parallax, yaitu keadaan dimana fotografer tidak melihat secara akurat indikasi keberadaan subjek melalui lensa sehingga ada bagian yang hilang ketika foto dicetak. Keadaan parallax ini pada dasarnya terjadi pada pemotretan sangat close up dengan menggunakan kamera viewfinder.Jendela Bidik Jendela bidik merupakan sebuah kaca yang di dalamnya tercantum banyak informasi dalam pemotretan. Jendela bidik memuat penemu jarak (range-finder), pilihan diafragma, shutter speed, dan pencahayaan (exposure).Lensa Dalam fotografi, lensa berfungsi untuk memokuskan cahaya hingga mampu membakar medium penangkap (film). Di bagian luar lensa biasanya terdapat tiga cincin, yaitu cincin panjang fokus (untuk lensa jenis variabel), cincin diafragma, dan cincin fokus.Macam-macam lensa Lensa Standar. Lensa ini disebut juga lensa normal. Berukuran 50 mm dan memberikan karakter bidikan natural. Lensa Sudut-Lebar (Wide Angle Lens). Lensa jenis ini dapat digunakan untuk menangkap subjek yang luas dalam ruang sempit. Karakter lensa ini adalah membuat subjek lebih kecil daripada ukuran sebenarnya. Dengan menggunakan lensa jenis ini, di dalam ruangan kita dapat memotret lebih banyak orang yang berjejer jika dibandingkan dengan lensa standar. Semakin pendek jarak fokusnya, maka semakin lebar pandangannya. Ukuran lensa ini beragan mulai dari 17 mm, 24 mm, 28 mm, dan 35 mm. Lensa Fish Eye. Lensa fish eye adalah lensa wide angle dengan dia