Teori pendukung [introduction to algoritm]

  • Published on
    04-Jul-2015

  • View
    220

  • Download
    4

Embed Size (px)

DESCRIPTION

source by : Sugeng Supriyadi S.Kom, M.Kom

Transcript

<ul><li> 1. Niklaus Wirth Eidgenossische Technische Hochschule Zurich, Switzerland </li></ul> <p> 2. RAM Contoh WINDOWS Mempunyai Processor contoh Intel Pentium KOMPUTER adalah alat pengolah data, dengan konstruksi elektronik, yang mempunyai, internal storage bekerja dengan bantuan Operating System menurut program yang diberikan kepadanya. 3. misal : Intel Pentium PROCESSOR MEMORY (internal Storage) SCREEN KEYBOARD HARDDISK (external storage) RAM misal kapasitas 64 MB Input device Misal kapasitas 10 GB Output device Input &amp; Output device 4. misal : Intel Pentium Data Operating System OPERATING SYSTEM PROGRAM -------- -------- -------- -------- -------- -------- data PROCESSOR MEMORY (internal Storage) SCREEN KEYBOARD HARDDISK (external storage) data data Program RAM misal kapasitas 64 MB Input device Misal kapasitas 10 GB Output device Input &amp; Output device 5. memory no: 0 1 2 3 No : 64 * 1024 * 1024 - 1 (Untuk memory 64 MB) 1 BYTE = 8 bit (binary digit) X X X X X X X X 1 2 3 4 5 6 7 8 Bila memory dianggap sebagai sebidang tanah, maka 1 BYTE dapat dianggap sebagai 1 meter persegi Satuan lain : WORD ( 4 Byte) HALF WORD ( 2 Byte) DOUBLE WORD ( 8 Byte) SECTOR (512 Byte) BYTE adalah satuan memory (storage) terkecil yang masih bisa diberi alamat 6. MEMORY dan satuan BYTE Memory, bila dibayangkan sebagai sebidang tanah, maka satu BYTE adalah area sebesar satu meter persegi, yang dapat menyimpan satu buah huruf Bila dibayangkan sebagai sebuah ruangan, maka satu BYTE adalah sebuah ubin yang dapat menampung sebuah huruf 7. RANDOM ACCESS (Akses secara Acak) 0 1 2 3 4 5 . . . . . . Komputer dapat mengakses (menuju, mencapai, mendapatkan) sebuah Byte dalam memory, secara langsung, tanpa harus menelusuri satu per satu mulai Byte 0,1,2,3, dan seterusnya. Bagi komputer, untuk mengakses Byte no 1000, sama mudahnya dengan mengakses Byte nomor 1, atau nomor lainnya 8. Sebuah Byte terdiri dari 8 komponen yang disebut bit. Sulit menerangkan benda yang disebut bit tersebut secara fisik. Hanya dapat diilustrasikan sebagai sebuah bohlam lampu yang dapat menyala atau padam. Bila menyala disebut ON, dan padam disebut OFF Contoh sebuah huruf A bila disimpan dalam satu BYTE memory ON OFF 1 BYTE = 8 bit (binary digit atau angka biner) ilustrasi sebuah BYTE yang terdiri dari 8 buah bohlam lampu. 9. Catatan : ON OFF disini sengaja dibuat jarak, hanya agar mudah melihat jumlah bitnya ada 8 buah. 10. Bit = Binary digit (angka biner) Untuk keperluan komputasi secara digital, maka : bit yang ON dinyatakan dengan angka 1, dan bit yang OFF dinyatakan dengan angka 0 Sehingga huruf A yang dinyatakan dengan ON dan OFF nya bit-bit sebagai berikut : ON OFF selanjutnya dinyatakan dengan : 0 1 0 0 0 0 0 1 11. Binary digit (angka biner) Bilangan Binary, Basis (Radix) = 2, karena hanya mengenal 2 notasi atau simbol yaitu: 0 dan 1 x x x x x x 32 16 8 4 2 1 Bilangan Decimal Basis (Radix) = 10, karena mengenal 10 notasi atau simbol yaitu : 0, 1, 2, 3, . . . 9 x x x x 1000 100 10 1 12. Binary digit (angka biner) 0 1 1 0 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 0 1 0 0 1 = 0 = 1 = 2 = 3 = 4 = 5 = 6 = 7 = 8 = 9 13. Nilai yang terkandung dalam sebuah BYTE Setiap bit yang ON mempunyai nilai sesuai dengan posisinya dalam sebuah BYTE yang dapat digambarkan sebagai berikut : 128 64 32 16 8 4 2 1 Contoh : Bila bit-bit dalam satu Byte dinyatakan sebagai berikut : 0 0 1 1 0 1 0 1 32 16 4 1 maka nilai numerik yang tersimpan = 53 ( = 32 + 16 + 4 + 1 ) 14. Nilai karakter A Ilustrasi huruf A yang disimpan dalam suatu BYTE 128 64 32 16 8 4 2 1 Sehingga karakter A, atau huruf A yang disimpan dalam satu BYTE memory akan bernilai = 65 karena bit yang ON bernilai 64 dan 1. Yang dinyatakan dengan angka biner (binary digit) menjadi : 0 1 0 0 0 0 0 1 128 64 32 16 8 4 2 1 15. 128 64 32 16 8 4 2 1 A B C D E HURUF atau KARAKTER : = 65 = 66 = 67 = 68 = 69 16. KOMPUTER adalah alat pengolah data, dengan konstruksi elektronik, yang mempunyai, internal storage bekerja dengan bantuan Operating System menurut program yang diberikan kepadanya. 17. Operating System adalah software yang dibuat untuk mengendalikan bekerjanya komputer. Semua pekerjaan didalam komputer dikendalikan (di-control) oleh Operating System Beberapa Contoh Operating System : DOS WINDOWS WINDOWS NT UNIX LINUX XENIX MACINTOSH SUN SOLARIS 18. KOMPUTER adalah alat pengolah data, dengan konstruksi elektronik, yang mempunyai, internal storage bekerja dengan bantuan Operating System menurut program yang diberikan kepadanya. 19. = Langkah-langkah dalam Alagoritma Instruksi-instruksi harus tersusun secara logis Memerlukan LOGIKA yang benar PROGRAM adalah kumpulan instruksi-instruksi yang diberikan kepada komputer untuk menyelesaikan suatu tugas 20. PROGRAM ditulis dalam suatu bahasa yang disebut Bahasa Pemrograman (Programming Language) Contoh Bahasa Pemrograman : COBOL FORTRAN Pascal BASIC C Java dan sebagainya Bahaca C ini yang kita gunakan untuk menerapkan Algoritma di komputer 21. Tipe Data. Tipe data dasar (primitif) yang digunakan oleh Bahasa C. char atau signed char unsigned char Sebutan Tipe Data Bentuk penulisan dalam Bahasa C Jumlah Byte yang diperlukan Jangkauan nilai numerik -128 s.d. 127 0 s.d. 255 1. Character 2. Integer 3. Floating point (single precision) 4. Double precision int atau signed int atau signed unsigned int atau unsigned long atau long int atau signed long atau signed long int unsigned long atau float double long double 4 8 10 2 4 4 2 1 1 -32768 s.d. 32767 0 s.d. 65535 -2147483648 s.d. 2147483647 0 s.d. 4294967295 3.4E-4932 s.d 1.1E4932 positip atau negatip 1.7E-308 s.d. 1.7E308 positip atau negatip 3.4E-38 s.d. 3.4E38 positip atau negatip 22. Beberapa Escape Character yang akan dibahas n Cursor pindah ke kolom pertama baris berikutnya (fungsi CR/LF, Carriage return and Line Feed) yang lebih dikenal dengan istilah pindah baris b Cursor mundur satu langkah pada baris yang sama r Cursor pindah ke posisi pertama baris yang sama (Carriage Return) t Cursor pindah ke posisi tabulasi berikutnya v Cursor pindah ke baris berikutnya pada posisi kolom (X) yang sama 23. Beberapa Escape Character lain a Membunyikan bell (untuk pringatan /alert) f Ganti halaman (pada pencetakan ke printer) 0 Menyatakan karakter null, misalnya karakter khusus sebagai tanda end sebuah kalimat atau string. Untuk menampilkan karakter tanda petik tunggal single quotation mark) Untuk menampilkan tanda petik ganda (double uotation mark)Untuk menempilkan garis miring terbalik (back slash) 24. Beberapa contoh karakter ASCII Kode ASCII Kombinasi bit Menyatakan Karakter 00 01 02 . 48 49 50 . . . 65 66 . . . 97 98 . . . 127 128 0000 0000 0000 0001 0000 0010 . 0011 0000 0011 0001 0011 0010 . . . 0100 0001 0100 0010 . . . 0110 0001 0110 0010 . . . 0111 1111 1000 0000 NULL 0 1 2 . . . A B . . . a b . . . Kode ASCII Kombinasi bit Menyatakan Karakter 128 129 . . 160 161 . . 171 172 . . 192 193 . . 224 225 . . 254 255 1000 0000 1000 0001 . . 1010 0000 1010 0001 . . 1010 1011 1010 1100 . . 1100 0000 1100 0001 . . 1110 0000 1110 0001 . . 1111 1110 1111 1111 . . . . . . + - . . _ . . _ _ 25. 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 Spasi ! # $ % &amp; ( ) * + , - . / 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 : : &lt; = &gt; ? Kode ASCII Char Kode ASCII Char 26. 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 @ A B C D E F G H I J K L M N O 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 P Q R S T U V W X Y Z [] ^ _ 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 ` a b c d e f g h i j k l m n o 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 p q r s t u v w x y z { | } ~ 27. 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 A B C D E F G H I J K L M N O 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 P Q R S T U V W X Y Z 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 a b c d e f g h i j k l m n o 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 p q r s t u v w x y z 28. Keterangan untuk Nilai Numeric Integer: int atau signed int xxxx xxxx xxxx xxxx Sign: 0 = positip 1 = negatip 2 BYTE ( 16 bit) Jangkauan nilai : -32768 s.d. 32767 -32768 0 32767 Nilai negatip disimpan dalam bentuk twos complement 29. Tipe data : integer int atau signed int 2 BYTE ( 16 bit) 0000 0000 0000 0000 = 0 0000 0000 0000 0001 = 1 0000 0000 0000 0010 = 2 0000 0000 0000 0011 = 3 0111 1111 1111 1111 = 32767 1000 0000 0000 0000 = -32768 1000 0000 0000 0001 = -32767 1111 1111 1111 1110 = -2 1111 1111 1111 1111 = -1 30. 32767 -32768 0 1 -3 -2 -1 2 3 32766 -32767 tipe int 32767 bila ditambah 1 akan menjadi -32768 -32768 bila dikurangi 1 akan menjadi 32767 31. 1 000 0000 0000 0000 = -32768 Sign negatip Nilai : ones complement : ditambah 1 twos complement : 1 000 0000 0000 0000 0 111 1111 1111 1111 1 + 1 000 0000 0000 0000 bit ini nilainya = 32768 Nilai : ones complement : ditambah 1 twos complement : 1111 1111 1111 1111 0000 0000 0000 0000 1 + 0000 0000 0000 0001 bit ini nilainya = 1 1 111 1111 1111 1111 = -1 32. Pengertian Ones complement (1s compl.) dan Twos complement (2s compl.). 2s = 1s + 1 0 1 1 nilai : 1s compl : + 1 0 1 nilai : 1s compl : + 1s compl. maksudnya supaya lengkap menjadi satu sehingga 0 pelengkapnya = 1, dan 1 pelengkapnya = 0 Sedangkan 2s compl. = 1s compl. ditambah satu 33. Soal : Berapa nilai yang tersimpan dalam 2 Byte bilangan integer berikut ini. 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 1 Jawab : Bit paling kiri nilainya = 0, berarti nilai yang terkandung bernilai positip. Kemudian susun nilai-nilai setiap bit sebagai berikut : 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 1 128 64 32 16 8 4 2 1 Bit-bit yang ON nilainya : = 128 + 8 + 2 + 1 =139 Sehingga nilai yang terkandung dalam 2 Byte integer diatas adalah : 139 34. Soal : Berapa nilai yang tersimpan dalam 2 Byte bilangan integer berikut ini. 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 Bit paling kiri nilainya = 1, berarti nilai yang terkandung bernilai negatip. Nilai negatip disimpan dalam bentuk twos complement Jawab : 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1Bit yang tersimpan : Ones complement : Twos complement : 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 1 128 8 2 1 Nilai Bit yang ON = 128 + 8 + 2 + 1 = 139 Jadi nilai yang tersimpan dalam 2 Byte integer diatas = -139. 35. Soal : Simpan nilai 39 dalam 2 BYTE integer. Jawab : Susun nilai-nilai bilangan biner sebagai berikut : 64 32 16 8 4 2 1 x x x x x x x 39 terdiri dari 32 + 4 + 2 + 1 Sehingga nilai 39 tersimpan dalam 2 Byte integer, adalah : 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 32 4 2 1 36. Soal : Simpan nilai -39 dalam 2 BYTE integer. Jawab : Susun nilai-nilai bilangan bine sebagai berikut : 64 32 16 8 4 2 1 x x x x x x x 39 terdiri dari 32 + 4 + 2 + 1 nilai 39 tersimpan dalam 2 Byte integer, adalah : 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 32 4 2 1 39 = 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 01s = 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 12s= - 39 = 37. Soal : Apa yang tercetak oleh instruksi berikut ini : Jawab : printf(%i, 50000); Susun nilai-nilai angka biner yang totalnya cukup untuk 50000 32768 16384 8192 4096 2048 1024 512 258 128 64 32 16 1 1 0 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 50000 merupakan gabungan (penjumlahan) dari : 32768 + 16384 + 512 + 256 + 64 + 16 Ternyata bit yang paling kiri nilainya = 1, jadi nilainya negatip 1 1 0 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 1s = 0 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 0 0 0 8 4 2 1 38. 32768 16384 8192 4096 2048 1024 512 258 128 64 32 16 1 1 0 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 1s = ditambah 1 2s = 0 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 0 0 0 Nilai bit-bit yang ON = 8192 + 4096 + 2048 + 1024 + 128 + 32 + 16 = 15 536 sehingga : printf(%i, 50000); akan mencetak : -15536 8 4 2 1 39. Soal : Apa yang tercetak oleh instruksi berikut ini : Jawab : printf(%i, 100000); Susun nilai-nilai angka biner yang totalnya cukup untuk 100000 65536 32768 16384 8192 4096 2048 1024 512 258 128 64 32 16 1 1 0 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 100000 merupakan gabungan (penjumlahan) dari : 65536 + 32768 + 1024 + 512 + 128 Ternyata bit yang paling kiri nilainya = 1, jadi nilainya negatip 1 0 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 Karena dicetak dengan format %i, yang berarti nilai inteher 2 Byte, maka yang diambil hanya 16 bit dari kanan, yaitu : 8 4 2 1 40. 32768 16384 8192 4096 2048 1024 512 258 128 64 32 16 1s = ditambah 1 2s = 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 0 0 0 0 Nilai bit-bit yang ON = 16384 + 8192 + 4096 + 2048 + 256 + 64 + 32 = 31 072 sehingga : printf(%i, 100000); akan mencetak : -31072 1 0 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 8 4 2 1 41. Berapa nilai yang tersimpan dalam 2 Byte bilangan integer berikut ini. 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 1 Latihan di Kelas 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0a. b. 1. Gambarkan representasi bit-bit bila bilangan berikut ini disimpan dalam 2 Byte integer. 2. a. 325 b. -293 Apa yang tercetak oleh instruksi berikut ini : a. b. 3. printf(%i, 40000); printf(%i,-40000); 42. Berapa nilai yang tersimpan dalam 2 Byte bilangan integer berikut ini. 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 Pekerjaan Rumah. 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 1 0a. b. 1. Gambarkan representasi bit-bit bila bilangan berikut ini disimpan dalam 2 Byte integer. 2. a. 317 b. -333 Apa yang tercetak oleh instruksi berikut ini :3. a. printf(%i, 35000); b. printf(%i,-35000); 43. 4.4.1 Mencetak Konstanta Tanpa Format Pada Program C++ 4.4 Mencetak Konstanta Pada Program C++ #include void main() { cout</p>