of 48/48
A. Latar Belakang dan Sejarah Komputer Pada tahun 1940-an, di Amerika ada sebuah penelitian yang ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer secara bersama-sama. Hal ini terus berkembang hingga pada tahun 1950-an, teciptanya jenis-jenis komputer mulai bervariasi sampai terciptanya super komputer.

Kkpi watty

  • View
    184

  • Download
    4

Embed Size (px)

Text of Kkpi watty

A. Latar Belakang dan Sejarah Komputer

A. Latar Belakang dan Sejarah KomputerPada tahun 1940-an, di Amerika ada sebuah penelitian yang ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer secara bersama-sama. Hal ini terus berkembang hingga pada tahun 1950-an, teciptanya jenis-jenis komputer mulai bervariasi sampai terciptanya super komputer.Ada tuntutan bahwa sebuah komputer harus mampu melayani beberapa terminal. Tuntutan inilah yang mendasari konsep distribusi proses berdasarkan waktu, dikenal dengan nama TSS ( Time Sharing System ), bentuk aplikasi pertama kali sebuah jaringan ( Network ) komputer.Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer host.

Selanjutnya konsep ini berkembang menjadi proses distribusi ( Distributed Processing ). Dalam proses ini beberapa komputer host ( Server ) mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara panel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri di setiap host.

B. Jenis Jenis JaringanSecara umum jaringan komputer terdiri atas lima jenis, berikut ini :

1. Local Area Network (LAN)Local Area Network merupakan jaringan milik pribadi di sebuah gedung atau kampus hingga beberapa kilometer.

2. Metropolitan Area Network (MAN)Metropolitan Area Network merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN.

3. Wide Area Network (WAN)

4. Internet5. Wireless (Jaringan Tanpa Kabel)Topologi JaringanTopologi adalah suatu cara yang menghubungkan komputer yang satu dengan komputer yang lainnya, sehingga membentuk jaringan. Cara yang digunakan saat ini adalah Bus Token Ring, dan Star Network. Masing-masing topologi mempunyai ciri khas dengan kelebihan dan kekurangannya.1. Topologi BusTopoligi Bus menggunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat, dimana seluruh work station client server dihubungkan..

Keuntungan Topologi BusHemat kabelLayout kabel sederhanaPengembangan jaringan atau penambahan work station baru dapt dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu work station lain.

Kerugian Topologi BusDeteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil ( Susah Dideteksi )Kepadatan lalu lintas pada jalur utamaBila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat, makaKeseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.2. Topologi Token RingDi dalam topologi token ring semua work station dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin.Tiap work station ataupun server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lainnya.Jika alamat-alamat yang dimaksud sesuai maka informasi akan diterima dan bila tidak informasi akan dilewatkan.

Kelemahan topologi ini adalah setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan sehingga jika terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu.Keunggulan topologi token ring adalah tidak terjadinya collesion atau tabrakan pengiriman data seperti pada topologi bus karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat.3. Topologi StarPada topologi star masing-masing work station dihubungkan secara langsung ke server atau HUB.

Keunggulan : Dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap work station ke server maka Band Width atau jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan kinerja jaringan secara keseluruhan.Jika terdapat gangguan di suatu jalur kabel, gangguan tersebut hanya akan terjadi dalam komunikasi antara work station yang bersangkutan dengan server, sedangkan jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan.Kelemahannya adalah kebutuhan kabel yang lebih besra di bandingkan dengan topologi lainnya.4. Topologi Mesh5. Topologi Pohon6. Topologi LinierPERANGKAT JARINGAN KOMPUTERLAN tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software .Komponen hardware meliputi personal computer (PC), Network Interface Card (NIC) , dan kabelSedangkan komponen software meliputi sistem operasi jaringan , Network adapter Dryfer dan protokol jaringan.Personal Comouter (PC)tipe PC yang digunakan didalam jaringan akan sangat menentukan tunjuk kerja dari jaringan tersebut . Komputer dengan tunjuk kerja tinggi akan mampu mengirim dan mengakses data dalam jaringan dengan cepat.

2. Network Interface CardBerdasarkan tipe bus ada beberapa tipe network interface card yaitu ISA ( Industry Standard Arsictectur ) dan PCI ( Protocol Control Information ). Saat ini tipe bus PCI adalah Kabel CoaxialTerdiri atas dua kabel yang diselubungi oleh dua tingkat isolasi. Tingkat isolasi pertama adalah yang paling dekat dengan kawat konduktor tembaga. Tingkat pertama ini dilindungi oleh serabut konduktor yang menutup bagian atasnya yang melindungi dari pengaruh elektromagnetik. Sedangkan bagian inti yang digunakan untuk transfer data adalah bagian tengahnya yang selanjutnya ditutup atau dilindungi dengan plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari dari goresan kabel.Twisted PairKabel twisted pair terjadi dari dua kabel yang diputar enam kali per-inchi untuk memberikan perlindungan terhadap interferensi listrik ditambah dengan impedensi, atau tahanan listrik yang konsisten. Nama yang umum digunakan untuk kawat ini adalah IBM jenis/kategori 3.

Unshielded Twisted PairKabel Unshielded twisted pair (UTP) digunakan untuk LAN dan sistem telepon. Kabel UTP terdiri dari empat pasang warna konduktor tembaga yang setiap pasangnya berpilin. Pembungkus kabel memproteksi dan menyediakan jalur bagi tiap pasang kawat. Kabel UTP terhubung ke perangkat melalui konektor modular 8 pin yang disebut konektor RJ-45. Semua protokol LAN dapat beroperasi melalui kabel UTP. Kebanyakan perangkat LAN dilengkapi dengan RJ-45. Secara singkat kabel UTP adalah murah dan mudah dipasang, dan bisa bekerja untuk jaringan skala kecil Kelebihan coaxial: - hampir tidak terpengaruh noise- harga relatif murah

Kelemahan: - penggunaannya mudah dibajak- thick coaxial sulit untuk dipasang pada beberapa jenis ruang

Kelebihan twisted pair: - harga relatif paling murah di antara kabel jaringan lainnya- mudah dalam membangun instalasi

Kelemahan: - jarak jangkau hanya 100 m dan kecepatan transmisi relatif terbatas (1 Gbps)- mudah terpengaruh noise (gangguan)

MEMASANG KABEL COAXIAL1. Siapkan sebuah Ohm-meter/Multimeter. Stel tombol selectornya pada posisi pengukur tahanan/Resistan dengan range tertinggi ( misalnya X 100 k ).2. Kedua ujung coax dalam keadaan terlepas ( tidak tersambung ke antenna , TX , dummy load atau SWR meter ).

3. Jika pengukuran antara inner dan outer sudah memberikan hasil OK , sekarang pindah tombol ohm meter ke Range pengukuran terendah ( x 1 ). Kemudian ukur tahanan antara kedua ujung coax , keduanya sama2 pada bagian innernya. Tahanannya harus terukur mendekati 0 ( nol ) ohm atau kurang dari 1 ohm.4. Lakukan pengukuran dengan cara yang sama, tapi kali ini antara braid disalah satu ujung kabel dengan braid diujung lainnya. Tahanannnya juga harus kurang dari 1 ohm.5. Pengukuran berikutnya dilakukan dengan merangkaikan / memasang semua sistem yaitu CB/TX SWR meter kabel coax/line Dummy load. LAIN LAIN YANG PERLU DIPERHATIKAN PADA KABEL COAXIAL1. Kabel coax dari antenna sampai ke SWR meter harus diusahakan sependek mungkin. Kelebihan 1 -2 meter boleh ( tidak jadi masalah ) sebab itu memberikan fleksibilitas jika suatu saat posisi meja ( tata ruang ) dsb perlu dirubah , tetapi jangan membiarkan ada kelebihan panjang kabel yang sampai menjadi gulungan-gulungan. Itu menyebabkan line losses yang besar

2. Jika anda beralih ( ganti ) dari semula menggunakan kabel kecil ke kabel besar, misalnya RG-58A/U menjadi RG-8A/U maka line losses anda akan turun dari 3.7 dB ke 2 dB atau akan ada tambahan power sebesar sekitar 38 % yang akan bisa tersalur ke antenna dibanding ketika anda menggunakan kebel kecil3. Usahakan panjang total kabel merupakan kelipatan lambda elektrik dari frekuensi kerja ( atau pada center freq. jika range frek anda agak lebar ).

4. Seperti sudah ditulis, pemasangan connector harus baik serta tidak ada celah bagi air hujan atau kelembaban masuk kedalam kabel. Agar kedap air , setelah connector tersambung ke terminal antenna , bubuhkan lem silicon ( silicon grease ) pada celah antara connector dgn kabel maupun celah2 lain yg bisa menjadi jalan merambat masuknya air. Silicon grease adalah lem berbau asam / kecut yg biasa dipakai untuk lem aquarium. Namun lem ini yg berwarna putih & dipakai untuk aquarium , umurnya tidak panjang. Kena panas terik matahari , seringkali sudah terlalu kering dan retak2 sebelum 1 tahun. Usahakan membeli silicon rease bermutu tinggi yg sering dipakai dibengkel mobil ( warnanya biru atau merah ).5. Kelembaban , apalagi air yang sampai masuk kedalam kabel , akan menyebabkan korosi pada kabel dan atau connector. DAN KABEL YANG LEMBAB / BASAH , PERFORMANCE TURUN BANYAK. AKAN SANGAT BESAR POWER PEMANCAR ANDA YANG TERSERAP KESANA SEHINGGA HANYA SEBAGIAN KECIL SAJA YANG TERKIRIM SAMPAI MENCAPAI ANTENNA6. Jangan sampai terjadi belokan yang tajam ( sharp bend ) pada coax. Coax juga jangan sampai tertekuk ( kinking ) karena tanpa kita sadari , innernya bisa patah didalam kabel ( tidak terlihat ).

7. Jangan pernah memaku kabel coax ke dinding dsb meski hanya sedikit dibagian pinggirnya. Jangan menjepit kabel menggunakan logam.8. Kabel coax , mulai dari ujung atasnya didekat antenna sampai kebawah , jangan pernah didiamkan tergantung bebas begitu saja sebab bagian atas kabel akan menanggung beban yg terlalu berat sehingga riskan merusak kabel. Pakailah plastic clip atau nylon pada setiap jarak tertentu ( misalnya setiap semester ) untuk memegangkan kabel ke tower/tiang dsb.9. Jika pada tower ada 2 kabel coax ( misalnya 1 untuk antenna omni directional / vertical dan kabel kedua untuk antenna directional / beam ) , apalagi jika frekuensi kerjanya sama , jangan pasang berdampingan. Beri jarak antar keduanya agar tidak saling berinteraksi yg menimbulkan distorsi.10. CABLE LOSS : P1 = Power output dari TX. P2 = Power yang melalui kabel dan berhasil mencapai antenna. Rumus Cable Loss = 10 Log10 P2/P1 ( angka 10 yg kedua seharusnya tertulis kecil ). Contoh : Power TX = 10 Watt. Power yang mencapai antenna 9 Watt. Maka berarti line lossesnya = 10 Log10 9/10 = 0,457 dB = < 0,5 dB. Angka ini kecil sehingga bisa diabaikan. Namun bila kabel panjang sehingga total losses mencaai 3 dB maka Power yang berhasil mencapai antenna hanya tinggal separonya saja = 10 : 2 = 5 Watt. ( terjadinya losses yang besar pada kabel itu sering tidak disadari alias tidak pernah diteliti / dihitung oleh sementara operator radio ).TIPS MEMILIH KABEL COAXIAL YANG BAIK1. Coax dengan bahan isolator ( antara inner conductor dengan outer braid ) jenis foam/foamed lebih bagus daripada jenis solid. Line lossesnya lebih rendah.

2. Coax dengan diameter yang lebih besar lebih baik ( tapi lebih mahal ) dibanding yang kecil. Lossesnya lebih rendah.

3. Coax dengan anyaman conductor luar ( braid ) yang lebih rapat , lebih baik ( tapi lebih mahal ) dibanding dgn yang braidnya jarang2.4. Coax dengan merk terkenal umumnya lebih baik kualitasnya.

5. Kalau bisa hindarilah membeli coax bekas pakai.

6. Jangan pakai coax yang kulit ( jacket ) nya sudah retak2 , atau sobek ( kena cutter ) , tergerus atau braidnya putus2. Juga jangan pakai coax yang sudah tertekuk atau ada bekas terjepit. Gambar kabel coaxial

INSTALASI DAN KONFIGURASI LAN PADA SISTEM OPERASI WINDOWSWalaupun secara fisik hardware telah dipasang ( komputer dan INC, pegkabelan, koektor, dan HAB ), tetapi jaringan komputer belum dapat difungsikan. Setap perangkat yang dipasang komputer butuh dryver yang harus diinstal dan perlu di konfigurasikan terlebih dahulu.Mengidentifikasikan komputer dalam jaringan.komputer dalam operasi system windows yang tergabung dalam jaringan harus menggunakan nama yang unik sebagai penganal untuk menghindari adanya tumpang tindih dengan komputer lain. Cara pemberian nama komputer adalah sbb :