analisis pencemaran lingkungan NH3

  • Published on
    18-Jul-2015

  • View
    134

  • Download
    1

Embed Size (px)

Transcript

<p>ANDRIANI PURWANINGSIH 140603110003</p> <p>Kansy Haikal140603110002Andriani P140603110003Ranti Dwi Djayanti140603110006Fajrina Ardhini140603110007Putrri Agustina S140603110008</p> <p>Syifa Tamami140603110009Isma Fadlillah140603110010Geni Wardhani 140603110013Vinalio140603110025Donny Cristian140603110032</p> <p>Hari Dwi M140603110036Syahnatia Nurhani H140603110040Hena Sugiani140603110045Ayang Suci I140603110046Ervian Nanda P140603110061</p> <p>PENENTUAN KADAR NH3 SEBAGAI PENCEMARAN DI UDARADisusun oleh :PendahuluanPencemaran adalah peristiwa penambahan bermacam-macam bahan dalam lingkungan sebagai akibat dari aktivitas manusia yang dapat memberikan pengaruh berbahaya terhadap lingkungan. Pencemaran terhadap lingkungan ini merupakan perubahan sifat-sifat fisik, kimia, dan biologi yang tidak dikehendaki pada udara, tanah, air, manusia atau makhluk hidup yang lain, proses-proses industri dan tempat tinggal. Salah satu bahan pencemar adalah ammonia. Ammonia dapat ditemukan sebagian besar berasal dari air seni, tinja, maupun dari oksidasi biologis bahan organik. Ammonia yang menguap akan mencemari udara dan mengganggu pernapasan. Ammonia (NH3) adalah gas yang tidak bewarna dengan bau tajam yang khas dan merupakan senyawa kaustik, dapat berubah menjadi NH4+ (ion ammonium) pada pH perairan yang relatif rendah, dan dapat merusak kesehatan. Hasil percobaan yang dilakukan ini akan memberikan informasi kepada dosen dan teman-teman mahasiswa tentang kandungan amoniak (NH3) dalam udara ambien.Dapat mengetahui cara melakukan pengambilan sampel (sampling) udara ambient NH3 (ammonia).Dapat menentukan volume sampel udara yang diserap.Dapat menentukan kadar gas amoniak (NH3) di udara ambient dengan menggunakan metode indofenol secara spektrofotometri pada panjang gelombang 640 nm.</p> <p>TUJUANMANFAATDefinisiProsedur</p> <p>Pembuatan kurva kalibrasiDipipet masing-masing 0 mL,1 mL, 3 mL, 5 mL, 7 mL, 10 mL larutan standar ammonia ke dalam 6 buah tabung penguji 25 mL. Tambahkan larutan penjerap ke dalam masing-masing tabung hingga volumenya tepat 10 mL. Tambahkan 5 mL larutan fenol-natrium nitroprusid lalu dikocok. Tambahkan larutan penyangga lalu dikocok, diamkan selama 1 jam. Kemudian dimasukkan ke dalam kuvet dan diukur serapannya dengan spektrofotometer sinar tampak pada panjang gelombang 640 nm. Buat kurva kalibrasi antara serapan dengan jumlah amoniak (mg).Penentuan konsentrasi sampelPindahkan larutan yang berisi sampel ammonia dari udara dari kedua botol penjerap kedalam labu ukur 250 mL secara kuantitatif, bilas botol penjerap dengan akuades kemudian dimasukkan ke dalam labu ukur yang sama. Encerkan dengan akuades hingga mencapai tanda batas lalu dihomogenkan. Kemudian dipipet sebanyak 10 mL dan dimasukkan ke dalam tabung uji 25 mL. Tambahkan 5 mL larutan fenol-natrium nitroprusid lalu dikocok. Tambahkan larutan penyangga lalu dikocok, diamkan selama 1 jam. Kemudian dimasukkan ke dalam kuvet dan diukur serapannya dengan spektrofotometer sinar tampak pada panjang gelombang 640 nm. Hitung konsentrasi sampel dengan menggunakan kurva kalibrasi.</p> <p>Perhitungan</p> <p>Konversi satuan konsentrasi ammonia menjadi mg/Nm3KesimpulanTerima Kasih</p>