Developing Teamwork

  • Published on
    05-Aug-2015

  • View
    55

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

<p> 1. KELOMPOK 7 Fariz Herianto (125020201111049) Fariz Anshar (125020202111003) Fitri Handayani (125020201111047) Vashty Islamey K (125020207111054) Lucia Putri Yuliana (125020207111067) 2. Pengertian Tim dan Kerjasama Tim Kelompok kerja yang harus bergantung pada kolaborasi sehingga setiap anggotanya mengalami keberhasilan dan pencapaian yang optimal Kerjasama Pekerjaan yang dilakukan dengan pemahaman dan komitmen terhadap tujuan kelompok pada bagian semua anggota tim 3. Tim berbeda dengan kelompok TIM KELOMPOK Adanya komitmen yang sama Komitmennya tidak sama kuat Menyelesaikan banyak produk kerja bersama Terkadang bekerja lebih mandiri Termasuk dalam peran kepemimpinan Memiliki pemimpin yang kuat Pertanggungjawaban individu dan bersama Menekankan pertanggungjawaban individu Mendiskusikan, memutuskan, melakukannya bersama-sama Membahas, memutuskan, dan mendelegasikan Pemimpin tim mendorong diskusi yg open-minded dan problem-solving Pemimpin kelompok lebih menjalankan pertemuan yang efisien 4. Peran Pemimpin dalam Organisasi yang Berbasis Tim Membangun kepercayaan dan memberikan inspirasi pada tim Membina anggota tim dan anggota kelompok sehingga meningkatkan tingkat kinerja Memfasilitasi dan mendukung keputusan tim Mengembangkan kemampuan tim Menciptakan identitas tim Mengantisipasi dan memengaruhi perubahan Menginspirasi tim sampai meningkatkan tingkat kinerja Mengaktifkan dan memberdayakan anggota kelompok untuk menyelesaikan pekerjaan mereka Mendorong anggota tim untuk menghilangkan nilai yang rendah pada pekerjaan 5. TINDAKAN PEMIMPIN YANG DAPAT MEMBANTU MENGEMBANGKAN KERJASAMA TIM Tindakan pemimpin yang menggunakan sumber daya mereka sendiri 5 Mendefinisikan Misi Tim Membangun Iklim Kepercayaan Mengembangkan Norma Kerjasama Tim, termasuk Kecerdasan Emosional Menekankan Kebanggaan agar Menjadi Luar Biasa Melayani sebagai Sebuah Model Kerjasama Tim, termasuk Pembagian Kekuasaan 1 2 3 4 6. Mendefinisikan Misi Tim Pernyataan misi harus menetapkan tujuan dan maksud yang spesifik. Setiap tujuan yang terkandung dalam pernyataan misi harus sebangun dengan tujuan organisasi Membangun Iklim Kepercayaan Mendorong komunikasi terbuka tentang masalah dan berbagi informasi adalah dua cara tertentu yang dilakukan oleh pemimpin dan dapat membantu dalam membentuk atau membangun sebuah iklim kepercayaan 7. Mengembangkan Norma Kerjasama Tim, termasuk Kecerdasan Emosional Strategi utama dalam pengembangan kerja sama tim adalah untuk mendorong sikap yang diharapkan di antara anggota kelompok untuk bekerja sama secara efektif Menekankan Kebanggaan untuk Menjadi Luar Biasa Cara untuk membangun semangat tim adalah untuk membantu kelompok menyadari mengapa harus bangga atas suatu prestasi. 8. Melayani sebagai Sebuah Model Kerjasama Tim, termasuk Pembagian Kekuasaan Berinteraksi secara ekstensif dengan anggota tim berfungsi sebagai model kerja sama tim. Cara lain untuk menjadi model kerja sama tim adalah berbagi kekuasaan dengan anggota kelompok 9. Tindakan pemimpin yang menggunakan sumber daya mereka sendiri Menggunakan gaya kerjasama tim Membangun Urgensi, Menuntut Standar Kinerja, dan Memberikan Arahan Mendorong Persaingan dengan Grup Lain Mendorong Penggunaan Jargon Meminimalkan Micromanagement Berlatih E-Leadership untuk Tim Virtual 6 7 8 9 10 11 10. Menggunakan gaya kerjasama tim Kepemimpinan konsensus Mengarah pada pertukaran ide dan saran Membangun Urgensi, Menuntut Standar Kinerja, dan Memberikan Arah Beranggapan adanya desakan Tujuan konstruktif 11. Mendorong Persaingan dengan Grup lain Pemimpin harus mendorong persaingan yang etis, persaingan tidak etis akan menimbulkan kerusakan citra organisasi atau perusahaan. Mendorong Penggunaan Jargon Jargon adalah istilah khusus yang dipakai dalam bidang keilmuan, profesi, kegiatan atau kelompok tertentu. 12. Meminimalkan Micromanagement Micromanagement merupakan sebuah gaya manajemen dimana manajer melakukan kontrol berlebihan terhadap orang lain atau karyawan. Berlatih E-Leadership untuk Tim Virtual E-leadership adalah bentuk kepemimpinan yang dipraktekkan dalam konteks di mana pekerjaan diperantarai oleh teknologi informasi. 13. Tindakan yang Umumnya Membutuhkan Struktur atau Kebijakan Organisasi TINDAKAN PEMIMPIN YANG DAPAT MEMBANTU MENGEMBANGKAN KERJASAMA TIM Merancang Struktur Fisik Yang Memfasilitasi Komunikasi Menekan Pengakuan kelompok dan Imbalan Memulai Ritual dan Upacara Berlatih Manajemen Open-Book Memilih Anggota yang Berorientasi Tim Menggunakan Teknologi untuk Meningkatkan kerjasama 14. Merancang Struktur Fisik Yang Memfasilitasi Komunikasi Sebuah taktik yang berguna untuk mencapai kedekatan fisik 15. Menekankan Pengakuan kelompok dan Imbalan Memberikan penghargaan untuk prestasi kelompok akan memperkuat kerja sama tim karena orang menerima hadiah atas apa yang telah mereka capai bersama-sama 16. Memulai Ritual dan Upacara Cara lain untuk meningkatkan kerja sama tim adalah melakukan ritual dan upacara. Ritual dan upacara mampu untuk memperkuat nilai- nilai, revitalisasi semangat, dan ikatan pekerja untuk satu sama lain dan untuk tim 17. Berlatih manajemen open book Manajemen buku terbuka (open book management) adalah strategi manajemen yang menekankan pada pemberdayaan karyawan dengan membuat data keuangan organisasi terbuka bagi semua karyawan. Tujuannya adalah untuk membuat karyawan memandang diri mereka lebih sebagai mitra bisnis dan meningkatkan kesadaran mereka tentang bagaimana tindakan dan keputusan mereka berpengaruh terhadap bottom lineperusahaan. 18. Memilih Anggota Tim Berorientasi Sebuah metode yang berdampak pada pembangunan kerja sama tim adalah untuk memilih anggota tim yang tertarik dan mampu bekerja dengan tim 19. Pekerja dapat berkolaborasi lebih baik ketika mereka menggunakan teknologi informasi yang menumbuhkan kolaborasi, sering disebut sebagai groupware. Sebagai contoh, tindakan langsung bertukar pesan email dan pesan instan yang sering dapat memfasilitasi kerjasama 20. Fitur Program Pelatihan Outdoor dan Offsite Evaluasi pelatihan Outdoor untuk Tim Pengembangan 21. Menurut Robbins (2007) Leader Member Exchange (LMX) dapat didefinisikan sebagai: Sebuah gaya kepemimpinan dari sebuah in-groups dan out-groups. Bawahan yang termasuk didalam in- groups akan memiliki kinerja yang lebih tinggi dan kepuasan kerja yang lebih tinggi pula. 22. In-groups Exchange Dalam hubungan ini, para pemimpin dan pengikutnya membangun suatu hubungan partnership yang dicirikan oleh adanya pengaruh timbal balik, dan saling mempercayai. 23. In-groups Exchange Pemimpin lebih : Mempercayakan penyelesaian tugas kepada mereka Berinteraksi lebih sering misalnya apabila ada suatu berita atau kejadian penting, bawahan yang termasuk dalam in-group yang akan dipanggil terlebih dahulu . Memberikan banyak dispensasi terhadap ketentuan- ketentuan yang sudah ada. Bawahan lebih dipercaya, mendapatkan perhatian dalam porsi yang lebih besar dari atasan, dan mendapatkan hak-hak khusus 24. Outgroups Exchange Dalam hubungan ini, pemimpin dicirikan sebagai : Orang yang mengawasi Bawahan memperoleh lebih sedikit waktu pemimpin Mendapatkan hubungan antara atasan bawahan secara formal. 25. Out-groups Exchange Dikelola sesuai dengan persyaratan kontrak kerja mereka. Mereka menerima sedikit kehangatan, inspirasi, atau dorongan. 26. Kesan pertama pemimpin terhadap kompetensi anggota kelompok memainkan peran penting dalam menempatkan anggota kelompok kedalam in-group atau out-group. 27. Model LMX memberikan penjelasan parsial mengenai pengembangan kerja sama tim. Anggota in-group bekerja secara lancar bersama-sama dan dengan pemimpin karena mereka merasa dianak emaskan. Menjadi anggota dari out-group mungkin tidak dapat mengurangi kerja sama tim, tapi jelas tidak memberikan kontribusi positif. </p>