of 21 /21
WASPADA DIARE PADA ANAK ANDA www.IraIndriYani.com By Frida, Onhiel, Ira, Imas

WASPADA DIARE PADA ANAK ANDA

  • Upload
    akuikut

  • View
    351

  • Download
    2

Embed Size (px)

Citation preview

WASPADA DIARE PADA ANAK ANDA

www.IraIndriYani.com

By Frida, Onhiel, Ira, Imas

• Diare adalah buang air besaryang lebih sering, lebih dari 3 kali sehari dan berbentuk cairbahkan dapat berupa air saja.

APA ITU DIARE?

www.IraIndriYani.com

• Tinja yang berbentuk encer.

• BAB lebih dari 3 kali sehari, atau bisa kuranng dari 3 kali sehari tapi yang keluar kebanyakan air.

• Tinja berwarna hijau.

• Dan dapat pula bercampur lendir dan darah ataulendir saja.

• Merasa lemas setelah BAB

• Terasa nyeri pada perut.

• Kadang disertai dengan mual, muntah dan demam.

APA SAJA TANDA-

TANDA DIARE?

www.IraIndriYani.com

Penyebab diare bermacam-macam, antara lain sebagai berikut:

1. Virus

2. Kuman/bakteri

3. Parasit

4. Susu yang tidak cocok (biasanya pada bayi)

www.IraIndriYani.com

• Makan tanpa cuci tangan yang bersih

• Minum air mentah

• Makan makanan yang dihinggapi lalat

• Buang air besar di sembarang tempat

• Lingkungan rumah yang kumuh dan kotor

• Pemberian makanan tambahan ASI yang terlalu dini pada bayi

HAL-HAL APA SAJA YANG

DAPAT MENIMBULKAN DIARE?

www.IraIndriYani.com

BAGAIMANA

CARA

MENGATASI

DIARE?

Prinsip pengobatan diare adalah :Mengganti cairan yang keluar. Oleh karena itu berikan :a. Larutan oralit/larutan gula garam, ataub. Cairan dari bahan makanan, seperti sup, atauc. Air putih masak, d. Bila anak berusia kurang dari 6 bulan dan masih

diberi

ASI, teruskan pemberian ASI. Sebagai tambahanBerikan larutan oralit atau air putih masak.

www.IraIndriYani.com

TujuanPengobatan

Diare

Tujuan terapi pada pengobatandiare adalah untuk mencegahgangguan keseimbangan air, elektrolit, dan asam-basa,

menghilangkan penyebab diaredan mengatasi gangguan karena

diare.

www.IraIndriYani.com

www.IraIndriYani.com

1. Cairan Elektrolit

Pilihan pertama pengobatan diare akut adalah penggantianelektrolit untuk mencegah atau mengatasi pengeluaranberlebihan cairan dan elektrolit. Cairan elektrolit tidak

menghentikan diare tetapi mengganti cairan tubuh yanghilang bersama feses, hal ini dapat menghindarkan

terjadinya dehidrasi. Contoh sediaan yang ada di pasaranyaitu :

a. Oralit : dosis (larutkan 1 bungkus ke dlm 200 ml atau 1 Lair).

b. Renalyte® : dosis ( < 1 thn : 3 jam pertama 1 ½ botol,selanjutnya ½ botol setiap kali mencret; 1-5 thn: 3 jampertama 3 btl, slnjtnya 1 btl setiap kali mencret; 5-12 thn:3 jam pertama 6 btl, slnjtnya 1 ½ btl setiap kali mencret;> 12 thn : 3 jam pertama 12 btl, selanjutnya 2 btl stpmencret)

www.IraIndriYani.com

2. Antimotilitas (zat penghambat peristaltik)

Obat golongan ini berfungsi mengurangigerakan peristaltik usus halus sehinggamemberikan lebih banyak waktu untukreabsorpsi air dan elektrolit oleh mukosa usus.Contoh obat golongan ini :

a. Opium, bekerja melalui otot-otot licin danmenekan gerakan usus. Obat jenis inimempunyai risko adiksi maka tdk bolehdigunakan secara sembarangan. Contohsediaan yg ada di pasaran : spasmal &spasminal (dosis : dws 3x sehari 1-2 tab,anak 3 x sehari 1/2 – 1 tab).

www.IraIndriYani.com

b. Loperamide, obat ini direkomendasikan untuk terapi diare akutdan kronis bila tidak terdapat darah dalam tinja dan tidak adademam. Obat ini hanya berkhasiat untuk menghentikanperistaltik saja. Dosis : dws, permulaan 2 tab dari 2 mg, lalu stp2 jam 1 tab smp max 8 tab seharinya; 2-8 thn: 2-3 kali sehari0,1 mg/KgBB, 8-12 thn: pertama kali 2mg, maks 8-12 mgsehari. Contoh sediaan yang terdapat di pasaran : imodium,lodia, lopamid, licodium.

3. Adsorben

Obat golongan ini berfungsi untuk menyerap zat-zat beracun yangdihasilkan oleh bakteri atau juga yg berasal dr makanan. Yangtermasuk ke dlm golongan ini yaitu :

a. Kaolin-pektin

Kaolin digunakan sebagai zat penyerap racun pada diare. Dosis :biasanya 1,2-1,5 g stlh stp kali BAB (maks 9 g/hr). Contohsediaan yg ada di pasaran : diaend, neo diaform, neo kaocitin,neo kaominal, guanistrep.

www.IraIndriYani.com

b.Attapulgite

Attapulgite bekerja dgn cara mengurangi kehilangan cairan tubuh,mengurangi frekuensi diare dan memperbaiki konsistensi feses.Contoh sediaan yg ada di pasaran yaitu : new diatabs & teradi (dosis : dws & anak > 12 thn 2 tab stp stlh BAB, maks 12 tab/ hr;anak 6-12 thn 1 tab stp stlh BAB, maks 6 tab/ hr)

c.Karbo adsorbensObat ini memiliki daya serap pada permukaannya (adsorpsi)yang kuat, terutama terhadap zat-zat yangmolekulnya besar, seperti alkaloida, toksin bakteri atau zat-zat beracun yang berasal dari makanan. Dosis lazim : 3-4 kalisehari 0,5 – 1 g. Contoh sediaan yang ada di pasaran adalah Norit®

4. Antisekresi dan Mikroflora ususa.Antisekresi

Bismuth subsalisilat bekerja dgn membentuk lapisan pelindunguntuk menutupi luka-luka di dinding usus akibat peradangan. Dosis3-4 kali sehari 0,5 - 1 g. Contoh sediaan di pasaran yaitu :Scantoma.

www.IraIndriYani.com

b.Mikroflora ususSediaan lactobacillus merupakan pengobatan kontroversial yang

diharapkan dapat mengganti koloni mikroflora. Hal ini didugadapat mengembalikan fungsi usus dan dapat menghambatpertumbuhan mikroorganisme patogen. Contoh sediaan yangberedar di pasaran antara lain Lacto-B ( dosis : anak 1-6 thn 3sachet/hr, < 1 thn 2 sachet/hr), L-Bio ( dosis : usia ≥ 12 thn 1kali sehari 3 sachet, ≥ 2 thn 1 kali sehari 2-3 sachet).

5. AntibiotikaPerannya hanya jika diare disebabkan oleh infeksi.Antibiotika yg biasa diberikan yaitu kotrimoksazol (dosis 2kali sehari 3 tab smp bebas demam, kmd 2 kali sehari 2 tabslm 7 hr), amoksisilin (dosis 3-4 kali sehari 1 g),metronidazole (dosis 3 kali sehari 500 mg).

www.IraIndriYani.com

6. Zinc merupakan salah satu mikronutrien yang pentingdalam tubuh. Zinc dapat menghambat enzim INOS(Inducible Nitric Oxide Synthase), dimana ekskresi enzimini meningkat selama diare dan mengakibatkanhipersekresi epitel usus. Zinc juga berperan dalamepitelisasi dinding usus yang mengalami kerusakanmorfologi dan fungsi selama kejadian diare.

Dosis pemberian Zinc pada balita:

- Umur < 6 bulan : ½ tablet ( 10 Mg ) per hari selama10 hari

- Umur > 6 bulan : 1 tablet ( 20 mg) per hari selama10 hari.

Zinc tetap diberikan selama 10 hari walaupun diare sudahberhenti.

Cara pemberian tablet Zinc :

Larutkan tablet dalam 1 sendok makan air matang atauASI, sesudah larut berikan pada anak diare.

www.IraIndriYani.com

PRINSIP TATALAKSANA DIARE PADA ANAK

• Rencana Terapi A (Terapi diare tanpa dehidrasi dirumah)Dalam tatalaksana diare dirumah, jika anak tidak diberiASI maka susu formula tetap diberikan. Jika berumurkurang dari 6 bulan dan belum mendapat makanan padatberikan susu formula selang seling denganOralit.

• Rencana Terapi B (Terapi diare dengan dehidrasiringan/sedang)a.Dalam pemberian Oralit pada 3 jam pertama : untuk

anak di bawah usia 6 bulan yang tidak diberi ASI,berikan 100-200 mL susu selang-seling dengan Oralit.

b.Apabila mata penderita sembab maka pemberian Oralitdapat dihentikan.

www.IraIndriYani.com

•Gula 1 sendok teh penuh

•Garam ¼ sendok teh

•Air masak 1 gelas (atau air teh 1

gelas)

•Campuran bahan-bahan tersebut

diaduk sampai larut benar

Cara

membuat

larutan gula

garam (LGG)

Bubuk oralit 1 bungkus dilarutkan

ke dalam 1 gelas air masak (atau 1

gelas air teh)

Aduk sampai semua bubuk larut

Baca petunjuk lebih lanjut pada

bungkus oralit

Cara

membuat

larutan oralit

www.IraIndriYani.com

CARA

MEMBERIKAN

ORALIT

1. Minumkan segera larutan Oralit, sedikit demi sedikit,

sampai penderita tidak merasa haus lagi (biasanya

anak balita memerlukan 3 bungkus Oralit ukuran 200

cc dalam3 jam pertama.

2. Jika anak muntah hentikan pemberian larutan oralit

kira-kira 5 menit kemudian dilanjutkan lagi. Larutan

Oralit diberikan sedikit demi sedikit dan terus

menerus sampai habis.

3. Selanjutnya berikan lagi larutan Oralit 1 gelas (200

cc) setiap kali diare sampai diare berhenti.

www.IraIndriYani.com

Segera bawa ke dokter/puskesmas, jikasalah satu tanda dibawah ini ditemui pada

bayi atau anak : • Tidak membaik dalam 3 hari• Tinja cair keluar amat sering• Muntah berulang-ulang• Sangat haus• Tidak mau makan atau minum seperti biasanya• Demam• Ada darah dalam tinja• Anak terlihat sangat lemah • Didapati satu atau lebih tanda-tanda dehidrasi

(kekurangan cairan)

www.IraIndriYani.com

Perhatikan tanda–tanda dehidrasi (kekurangan cairan):

• Kesadaran menurun (letargis atau tidak sadar)

• Mata cekung

• Tidak bisa minum atau malas minum

• Cubitan kulit perut kembalinya sangat lambat

• Tidak lagi buang air kecil

www.IraIndriYani.com

• Bayi sampai umur 2 tahun hanya diberi ASI saja (ASI eksklusif)

• Rebus dahulu botol susu atau dot sebelum diberikan kepada bayi

• Berikan makanan pendamping ASI setelah bayi berumur6 bulan

• Selalu minum air yang telah direbus (air masak atau air matang)

• Cuci tangan sebelum makan serta setelah buang air besar.

• Buang tinja bayi atau anak di jamban/wc.

• Imunisasi campak pada bayi pada umur 9 bulan.

Bagaimana mencegah terjadinya diare?

www.IraIndriYani.com

www.IraIndriYani.com