of 70 /70
KLIPING ALAT MUSIK MANCA NEGARA NAMA : FARAHDIBA PRATIWI KELAS : IX D NO. : 07 SMP NEGERI I LUMBIR TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Alat musik

Embed Size (px)

Text of Alat musik

KLIPING ALAT MUSIK MANCA NEGARA

NAMA : FARAHDIBA PRATIWIKELAS: IX DNO.: 07

SMP NEGERI I LUMBIRTAHUN PELAJARAN 2015/2016

1. Koto

Deskripsi : memiliki 13 dawai, memiliki panjang 180cm, alat musik tradisional jepang

2. Samisen

Dekskripsi : Memiliki 3 dawai, panjangnya 150cm, alat musik tradisional jepang

3. Sitar

Deskripsi : Memiliki 5 dawai, panjangnya 150cm, alat musik tradisional jepang

4. Tabla

Deskripsi : terdiri dari 2 alat musik : - bayan : terletak disebelah kanan, memiliki diameter 9,25 inci-Dayan : terletak disebelah kiri , memiliki diameter 5,25 inciMemiliki tinggi 11,25 inci, alat musik tradisional india

5. Kayageum

Deskripsi : Memiliki panjang 150cm, jumblah dawai 25 buah, alat musik tradisional Korea

6. Ching

Deskripsi : Bentuk seperti cangkir teh, terbuat dari besi, berdiameter antara 5,5 sampai 6,5 , alat musik muay tai

7. PI

Deskripsi : digunakan untuk pengiring kesenian reog, panjang antara 30-40cm, alat tradisional jawa

8. Dara buka

Deskripsi : Alat penentu ketukan pada musik yang digunakan untuk acara pesta pernikahan, panjang 100cm, diameter 30cm, alat musik tradisional yaman

9. Lute

Deskripsi : Panjang 100cm, memiliki STANG yang didalamnya terdapat kawat interfal, memiliki 12-24 dawai, tradisional arab

10. OUD

Deskripsi :

Panjang 100cm, memiliki 5-6 dawai, tradisional arab

11. Seruling, Gendang, Angklung, Gamelan

Indonesia memiliki banyak alat musik tradisional seperti seruling, gendang dan angklung, gamelan. Masing-masing dari alat musik tersebut memiliki bunyi yang berbeda-beda. Seruling merupakan alat musik tiup yang biasanya terbuat dari bambu. Gendang merupakan alat musik pukul yang terbuat dari kulit binatang sapi ataupun kambing. Gamelan merupakan alat musik pukul yang terdiri terdiri dari beberapa alat musik yang dibunyikan secara bersamaan dan menciptakan bunyi yang merdu. Sedangkan angklung merupakan alat musik tradisional yang terbuat dari bambu yang dibunyikan dengan cara digoyangkan dan mengeluakan bunyi yang bergetar dalam susunan nada. Angklung terdaftar sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia dari UNESCO sejak November 2010.

12. Kalimba

Kalimba atau juga di sebutl thumb piano (piano jempol) adalah alat musik perkusi. Alat musik ini merupakan versi modern dari alat musi tradisonal Afrika Selatan bernama mbira. Terdiri dari sebuah koatak resonator berongga dengan tuts-tuts logam yang menempel ke bagian atas untuk memeberikan not-not berbeda. Instrumen ini berhasil menarik perhatia grup musik Earth Wind and Fire untuk membuat, serta menyanyikan sebuah lagu khusus berjudul Kalimba Story, yang liriknya bercerita tentang alat ini dan tentunya tidak lupa sembari menyisipkan nada-nada dari instrumen unik yang satu ini.

13. Bagpipe

Bagpipe adalah alat musik tradisional dari Skotlandia. Bagpipe berbentuk kantung udara yang terbuat dari kulit. Kantung itu akan membesar pada saat di tiup. Udara dalam kantung lalu ditekan agar udara keluar melalui beberapa pipa yang menghasilkan nada. Instrumen ini biasa dimainkan penduduk skotlandia pada saat perayaan natal dan paskah, serta perayaan hari pelindung Skotlandia "St Andrews Day". Instrumen ini pernah digunakan group band Korn pada lagu yang berjudul " Shoot and Ladders".

14. Didgeridoo

Didigeridoo adalah alat muski tradisional dari Australia Utara. Alat ini berusia ribuan tahun. Bentuknya panjang dan agak mengerucut, berukuran 1,2 meter. Didgeridoo mengeluarkan bunyi yang khas bergantung kemahiran peniupnya. Konon, alat musik tiup ini terbentuk dari sebatang kayu yang dilubangi oleh rayap. Selain dari kayu, didgeridoo juga bisa dibuat dari pipa plastik. Didgeridoo jenis ini disebut drone. Cara memainkan Didgeridoo adalah dengan menempelkan bibir pada bagian atas didgeridoo, kemudian menggetarkan bibir kita.

15. Gayageum

Korea Selatan memiliki alat musik petik Gayageum yang adalah kecapi yang memiliki 12 senar. Kecapi ini diciptakan pada abad ke-6 di Kerajaan Gaya. Jenisnya terdiri dari 2 menurut musik yang dihasilkannya, yakni sanjo dan jeongak. Sanjo gayageum digunakan untuk pementasan musik solo dan jeongak gayageum untuk pementasan musik orkestra. Bagi penggemar drama korea pasti pernah melihat alat musik ini dalam drama "Heartstring" yang dibintangi oleh Park Shin Hye dan Salah satu personil CNBlue Yong Hwa.

16. Guzheng

Guzheng atau Kecapi Cina termasuk alat musik tradisional Cina yang paling populer. Guzheng mempunyai bentuk seperti kotak yang cembung dan terbuat dari kayu sebagai kotak suara, diatasnya terbentang 21 senar. Di tengah senar tersebut ditempatkan pengganjal yang dapat digeser untuk menaikan atau menurunkan frekuensi nada. Senar-senar tersebut di setel pada nada pentatonis China yang terdiri dari nada: do, re, mi, sol dan la.Si Maqian ahli sejarah zaman dinasti Han menulis bahwa sebelum dinasti Qin, Guzheng sudah menjadi alat musik popular untuk mengiringi lagu. Guzheng pada awalnya hanya memiliki 5 senar. Pada zaman dinasti Qin dan Han jumlah senarnya menjadi bertambah menjadi 12. Pada zaman dinasti Ming dan Qing jumlahnya bertambah lagi menjadi 14 16 . Standar Guzheng sekarang ini digunakan sejak tahun 1970 terdiri dari 21 senar.Guzheng dimainkan dengan cara dipetik. Jari-jari untuk memetik memakai alat bantu berupa kuku palsu terbuat dari tempurung kura-kura atau plastik. Tangan kanan umumnya dipergunakan untuk memainkan melodi, sedangkan tangan kiri untuk memainkan chord.

17. Sitar

Sitar merupakan alat musik yang merupakan perpaduan dari gitar dan biola ini sangat merdu didengar. Sitar merupakan keluarga alat musik kecapi yang dimainkan dengan cara dipetik. Bentuknya yang unik menjadikannya alat musik yang khas dan unik. Leher panjang dan tubuh berongga labu menghasilkan resonansi kaya dan harmoni. Alat musik ini berasal dari daerah Asia selatan dan sering di jumpai ditanah Hindustan, India.

18. Shamisem

Shamisem merupakan alat musik asal jepang yang memiliki tiga buah senar dan dipetik menggunakan bachi. Shamisen kualitas tinggi memiliki kulit pelapis yang didapat dari perut kucing betina yang belum kawin. Sedangkan untuk kualitas yang biasa saja pelapisnya terbuat dari kulit punggung anjing.

19. Aulos

Aulos adalah alat musik tiup yang berasal dari Yunani-Romawi. Aulos juga di temukan di Mesir dan daerah sekitarnya. Alat musik ini terbuat dari kayu. Bentuknya terdiri atas dua buah tabung seruling yang disatukan dan memiliki empat atau lima buah lubang nada. Aulos ini sulit untuk dimainkan karena memiliki dua buah buluh yang disatukan.

20. Tumpong

Tumpong adalah alat musik yang berbentuk seruling dari Filipina. Tumpong memiliki lima lubang, satu berada dibagian atas dan empat lubang berada di bagian bawah. Tumpong sering dimainkan dalam acara keluarga pada malam hari. Sama seperti seruling pada umunya, tumpong terbuat dari bambu dan dimainkan dengan cara di tiup.

KLIPING ALAT MUSIK MANCA NEGARA

NAMA : RIZKI JUNIANTOKELAS: IX DNO.: 34

SMP NEGERI I LUMBIRTAHUN PELAJARAN 2015/2016

1. Koto

Deskripsi : memiliki 13 dawai, memiliki panjang 180cm, alat musik tradisional jepang

2. Samisen

Dekskripsi : Memiliki 3 dawai, panjangnya 150cm, alat musik tradisional jepang

3. Sitar

Deskripsi : Memiliki 5 dawai, panjangnya 150cm, alat musik tradisional jepang

4. Tabla

Deskripsi : terdiri dari 2 alat musik : - bayan : terletak disebelah kanan, memiliki diameter 9,25 inci-Dayan : terletak disebelah kiri , memiliki diameter 5,25 inciMemiliki tinggi 11,25 inci, alat musik tradisional india

5. Kayageum

Deskripsi : Memiliki panjang 150cm, jumblah dawai 25 buah, alat musik tradisional Korea

6. Ching

Deskripsi : Bentuk seperti cangkir teh, terbuat dari besi, berdiameter antara 5,5 sampai 6,5 , alat musik muay tai

7. PI

Deskripsi : digunakan untuk pengiring kesenian reog, panjang antara 30-40cm, alat tradisional jawa

8. Dara buka

Deskripsi : Alat penentu ketukan pada musik yang digunakan untuk acara pesta pernikahan, panjang 100cm, diameter 30cm, alat musik tradisional yaman

9. Lute

Deskripsi : Panjang 100cm, memiliki STANG yang didalamnya terdapat kawat interfal, memiliki 12-24 dawai, tradisional arab

10. OUD

Deskripsi :

Panjang 100cm, memiliki 5-6 dawai, tradisional arab

KLIPING ALAT MUSIK MANCA NEGARA

NAMA : ATALA LIE BILADZKELAS: IX DNO.:

SMP NEGERI I LUMBIRTAHUN PELAJARAN 2015/2016

1. Seruling, Gendang, Angklung, Gamelan

Indonesia memiliki banyak alat musik tradisional seperti seruling, gendang dan angklung, gamelan. Masing-masing dari alat musik tersebut memiliki bunyi yang berbeda-beda. Seruling merupakan alat musik tiup yang biasanya terbuat dari bambu. Gendang merupakan alat musik pukul yang terbuat dari kulit binatang sapi ataupun kambing. Gamelan merupakan alat musik pukul yang terdiri terdiri dari beberapa alat musik yang dibunyikan secara bersamaan dan menciptakan bunyi yang merdu. Sedangkan angklung merupakan alat musik tradisional yang terbuat dari bambu yang dibunyikan dengan cara digoyangkan dan mengeluakan bunyi yang bergetar dalam susunan nada. Angklung terdaftar sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia dari UNESCO sejak November 2010.

2. Kalimba

Kalimba atau juga di sebutl thumb piano (piano jempol) adalah alat musik perkusi. Alat musik ini merupakan versi modern dari alat musi tradisonal Afrika Selatan bernama mbira. Terdiri dari sebuah koatak resonator berongga dengan tuts-tuts logam yang menempel ke bagian atas untuk memeberikan not-not berbeda. Instrumen ini berhasil menarik perhatia grup musik Earth Wind and Fire untuk membuat, serta menyanyikan sebuah lagu khusus berjudul Kalimba Story, yang liriknya bercerita tentang alat ini dan tentunya tidak lupa sembari menyisipkan nada-nada dari instrumen unik yang satu ini.

3. Bagpipe

Bagpipe adalah alat musik tradisional dari Skotlandia. Bagpipe berbentuk kantung udara yang terbuat dari kulit. Kantung itu akan membesar pada saat di tiup. Udara dalam kantung lalu ditekan agar udara keluar melalui beberapa pipa yang menghasilkan nada. Instrumen ini biasa dimainkan penduduk skotlandia pada saat perayaan natal dan paskah, serta perayaan hari pelindung Skotlandia "St Andrews Day". Instrumen ini pernah digunakan group band Korn pada lagu yang berjudul " Shoot and Ladders".

4. Didgeridoo

Didigeridoo adalah alat muski tradisional dari Australia Utara. Alat ini berusia ribuan tahun. Bentuknya panjang dan agak mengerucut, berukuran 1,2 meter. Didgeridoo mengeluarkan bunyi yang khas bergantung kemahiran peniupnya. Konon, alat musik tiup ini terbentuk dari sebatang kayu yang dilubangi oleh rayap. Selain dari kayu, didgeridoo juga bisa dibuat dari pipa plastik. Didgeridoo jenis ini disebut drone. Cara memainkan Didgeridoo adalah dengan menempelkan bibir pada bagian atas didgeridoo, kemudian menggetarkan bibir kita.

5. Gayageum

Korea Selatan memiliki alat musik petik Gayageum yang adalah kecapi yang memiliki 12 senar. Kecapi ini diciptakan pada abad ke-6 di Kerajaan Gaya. Jenisnya terdiri dari 2 menurut musik yang dihasilkannya, yakni sanjo dan jeongak. Sanjo gayageum digunakan untuk pementasan musik solo dan jeongak gayageum untuk pementasan musik orkestra. Bagi penggemar drama korea pasti pernah melihat alat musik ini dalam drama "Heartstring" yang dibintangi oleh Park Shin Hye dan Salah satu personil CNBlue Yong Hwa.

6. Guzheng

Guzheng atau Kecapi Cina termasuk alat musik tradisional Cina yang paling populer. Guzheng mempunyai bentuk seperti kotak yang cembung dan terbuat dari kayu sebagai kotak suara, diatasnya terbentang 21 senar. Di tengah senar tersebut ditempatkan pengganjal yang dapat digeser untuk menaikan atau menurunkan frekuensi nada. Senar-senar tersebut di setel pada nada pentatonis China yang terdiri dari nada: do, re, mi, sol dan la.Si Maqian ahli sejarah zaman dinasti Han menulis bahwa sebelum dinasti Qin, Guzheng sudah menjadi alat musik popular untuk mengiringi lagu. Guzheng pada awalnya hanya memiliki 5 senar. Pada zaman dinasti Qin dan Han jumlah senarnya menjadi bertambah menjadi 12. Pada zaman dinasti Ming dan Qing jumlahnya bertambah lagi menjadi 14 16 . Standar Guzheng sekarang ini digunakan sejak tahun 1970 terdiri dari 21 senar.Guzheng dimainkan dengan cara dipetik. Jari-jari untuk memetik memakai alat bantu berupa kuku palsu terbuat dari tempurung kura-kura atau plastik. Tangan kanan umumnya dipergunakan untuk memainkan melodi, sedangkan tangan kiri untuk memainkan chord.

7. Sitar

Sitar merupakan alat musik yang merupakan perpaduan dari gitar dan biola ini sangat merdu didengar. Sitar merupakan keluarga alat musik kecapi yang dimainkan dengan cara dipetik. Bentuknya yang unik menjadikannya alat musik yang khas dan unik. Leher panjang dan tubuh berongga labu menghasilkan resonansi kaya dan harmoni. Alat musik ini berasal dari daerah Asia selatan dan sering di jumpai ditanah Hindustan, India.

8. Shamisem

Shamisem merupakan alat musik asal jepang yang memiliki tiga buah senar dan dipetik menggunakan bachi. Shamisen kualitas tinggi memiliki kulit pelapis yang didapat dari perut kucing betina yang belum kawin. Sedangkan untuk kualitas yang biasa saja pelapisnya terbuat dari kulit punggung anjing.

9. Aulos

Aulos adalah alat musik tiup yang berasal dari Yunani-Romawi. Aulos juga di temukan di Mesir dan daerah sekitarnya. Alat musik ini terbuat dari kayu. Bentuknya terdiri atas dua buah tabung seruling yang disatukan dan memiliki empat atau lima buah lubang nada. Aulos ini sulit untuk dimainkan karena memiliki dua buah buluh yang disatukan.

10. Tumpong

Tumpong adalah alat musik yang berbentuk seruling dari Filipina. Tumpong memiliki lima lubang, satu berada dibagian atas dan empat lubang berada di bagian bawah. Tumpong sering dimainkan dalam acara keluarga pada malam hari. Sama seperti seruling pada umunya, tumpong terbuat dari bambu dan dimainkan dengan cara di tiup.

1. Trombon

Trombonadalah alat musik tiup logam. Seperti pada alat musik tiup logam lainnya, suara dihasilkan dengan menggetarkan bibir.Kata trombon diambil dari bahasa Italitromba (terompet) dan -one (akhiran yang berarti besar), maka secara bahasa tulis arti trombon adalah "terompet besar".Pemain trombon disebuttrombonis.

2. Snare Drum

Snare drummerupakandrumyang dilengkapi dengan beberapa baris tali senar (terbuat dari kabel baja, atau plastik) yang direntangkan secara melintang pada membranyang terdapat pada sisi sebelah bawah. Beberapa jenis snare drum yang umumnya digunakan dalam organisasi kemiliteran menambahkan sejumlah senar tambahan pada sisi bawah sebelah dalam dengan tujuan untuk mendapatkan suara yang lebih jernih, caixabrazil bahkan meletakkan senar pada membran di sisi atas. Snare drum merupakan salah satu komponen drum terpenting (jika bukan yang terpenting) padadrum kit.Pemanfaatannya dalam musik populer, terutama pada drum kitrock (musik), snare drum biasanya digunakan untuk memainkan polabackbeat.

Cara menggunakan

Seperti halnya alat musik perkusi lainnya, snare drum dibunyikan dengan cara dipukul dengan menggunakan alat pemukul khusus (yang lebih dikenal sebagaidrumstick) termasuk pula kuas danrute, untuk bunyi yang lebih lembut. Saat dimainkan menggunakan stik, drummer bisa memukul snare drum pada membran, pinggiran membran, atau bahkan stem besi penutup pada sisi-sisinya. Masing-masing jenis pukulan tersebut akan menghasilkan suara yang berbeda-beda.Snare drum snare drum umumnya terbuat dari bermacam-macam ragam jenis kayu, ataupun metal, biasanya diameter snare drum berkisar 14 inci.Marching snare drumumumnya berukuran lebih dalam dibandingkan ukuran snare drum biasa yang digunakan pada orkestra, ataupun drumkit.

SejarahSnare drum diperkirakan merupakan turunan dari Tabor(drum pada abad pertengahan) yang umumnya digunakan pada masa perang. Drum sederhana dengan tali senar sederhana ini menjadi populer dikalangan militerswisspada era tahun1400-1500-an sebagai akibat dari pengaruh militerOttomanturkiyang juga menggunakan drum. Pengembangan selanjutnya di tahun 1600-an, dengan menggunakan baut untuk mengaitkan tali senar yang menghasilkan suara yang lebih jernih. Sementara snare drum dari metal mulai muncul sekitar tahun1900-an.Membran snare drum pada umumnya terbuat dari kulit binatang, penghargaan atas temuan penggunaan plastik sebagai membran (mylar) diberikan kepada Marion "Chick" Evansyang pertama kali muncul pada tahun1956

3. Klarinet

Klarinetadalah instrumen musik dari keluargawoodwind. Namanya diambil dari penambahan akhiran "-et" yang berarti "kecil" pada kata Itali "clarino" yang berarti "trompet". Sama sepertisaksofon, klarinet dimainkan dengan menggunakan satu reed.Klarinet merupakan keluarga instrumen terbesar, dengan ukuran dan pitch yang berbeda-beda. Kata klarinet umumnya merujuk pada soprano klarinet B, yang merupakan klarinet terumum.Pemain klarinet disebut klarinetis.

4. CalungCalungadalah alat musik Sunda yang merupakan prototipe (purwarupa) dariangklung. Berbeda dengan angklung yang dimainkan dengan cara digoyangkan, cara menabuh calung adalah dengan memukul batang (wilahan, bilah) dari ruas-ruas (tabung bambu) yang tersusun menurut titi laras (tangga nada)pentatonik(da-mi-na-ti-la). Jenis bambu untuk pembuatan calung kebanyakan dariawi wulung(bambu hitam), namun ada pula yang dibuat dariawi temen(bambu yang berwarna putih).Pengertian calung selain sebagai alat musik juga melekat dengan sebutan seni pertunjukan.

Macam - Macam Calunga. Calung Rantay

Calung rantaybilah tabungnya dideretkan dengan tali kulit waru (lulub) dari yang terbesar sampai yang terkecil, jumlahnya 7 wilahan (7 ruas bambu) atau lebih. Komposisi alatnya ada yang satu deretan dan ada juga yang dua deretan (calung indung dan calung anak / calung rincik). Cara memainkan calung rantay dipukul dengan dua tangan sambil duduk bersilah, biasanya calung tersebut diikat di pohon atau bilik rumah (calung rantay Banjaran-Bandung), ada juga yang dibuat ancak "dudukan" khusus dari bambu/kayu, misalnya calung tarawangsa di Cibalong dan Cipatujah, Tasikmalaya, calung rantay di Banjaran danKanekes/Baduy.

b. Calung Jinjing

Adapuncalung jinjingberbentuk deretan bambu bernada yang disatukan dengan sebilah kecil bambu (paniir). Calung jinjing terdiri atas empat atau lima buah, seperti calung kingking (terdiri dari 12 tabung bambu), calung panepas ( 5 /3 dan 2 tabung bambu), calung jongjrong( 5 /3 dan 2 tabung bambu), dan calung gonggong ( 2 tabung bambu). Kelengkapan calung dalam perkembangannya dewasa ini ada yang hanya menggunakan calung kingking satu buah, panempas dua buah dan calung gonggong satu buah, tanpa menggunakan calung jongjrong Cara memainkannya dipukul dengan tangan kanan memakai pemukul, dan tangan kiri menjinjing / memegang alat musik tersebut. Sedangkan teknik menabuhnya antar lain dimelodi, dikeleter, dikemprang, dikempyung, diraeh, dirincik, dirangkep (diracek), salancar, kotrek dan solorok.

5.BiolaBiola adalah sebuah alat musik dawai yang dimainkan dengan cara digesek. Biola memiliki empat senar (G-D-A-E) yang disetel berbeda satu sama lain dengan interval sempurna kelima. Nada yang paling rendah adalah G. Di antara keluarga biola, yaitu dengan viola, cello dan double bass atau kontra bass, biola memiliki nada yang tertinggi. Alat musik dawai yang lainnya, bas, secara teknis masuk ke dalam keluarga viol. Kertas musik untuk biola hampir selalu menggunakan atau ditulis pada kunci G.Sebuah nama yang lazim dipakai untuk biola ialah fiddle, dan biola seringkali disebut fiddle jika digunakan untuk memainkan lagu-lagu tradisional (lihat di bawah).Di dalam bahasa Indonesia, orang yang memainkan biola disebut pemain biola (pebiola), atau violinis (bahasa Inggris: Violinist - bedakan dengan violis atau pemain viola). Orang yang membuat atau membetulkan alat musik berdawai disebut luthier

.

6.Gitar Gitar adalah alat musik berdawai yang dimainkan dengan jari-jemari tangan atau sebuah plektrum (alat petik gitar). Bunyinya dihasilkan dari senar-senar yang bergetar.Gitar bisa berupa gitar akustik atau listrik, atau gabungan keduanya.

7. SALUANGSaluang adalah alat musik tradisional khas Minangkabau,Sumatra Barat. Yang mana alat musik tiup ini terbuat dari bambu tipis atau talang (Schizostachyum brachycladumKurz). Orang Minangkabau percaya bahwa bahan yang paling bagus untuk dibuat saluang berasal dari talang untuk jemuran kain atau talang yang ditemukan hanyut di sungai. Alat ini termasuk dari golongan alat musik suling, tapi lebih sederhana pembuatannya, cukup dengan melubangi talang dengan empat lubang. Panjang saluang kira-kira 40-60 cm, dengan diameter 3-4 cm. Adapun kegunaan lain dari talang adalah wadah untuk membuat lemang, salah satu makanan tradisional Minangkabau.Pemain saluang legendaris bernama Idris Sutan Sati dengan penyanyinya Syamsimar.Keutamaan para pemain saluang ini adalah dapat memainkan saluang dengan meniup dan menarik napas bersamaan, sehingga peniup saluang dapat memainkan alat musik itu dari awal dari akhir lagu tanpa putus. Cara pernapasan ini dikembangkan dengan latihan yang terus menerus. Teknik ini dinamakan juga sebagai teknikmanyisiahkan angok(menyisihkan napas).Tiap nagari di Minangkabau mengembangkan cara meniup saluang, sehingga masing-masing nagari memiliki style tersendiri. Contoh dari style itu adalah Singgalang, Pariaman, Solok Salayo, Koto Tuo, Suayan dan Pauah. Style Singgalang dianggap cukup sulit dimainkan oleh pemula, dan biasanya nada Singgalang ini dimainkan pada awal lagu. Style yang paling sedih bunyinya adalah Ratok Solok dari daerah Solok.Dahulu, khabarnya pemain saluang ini memiliki mantera tersendiri yang berguna untuk menghipnotis penontonnya. Mantera itu dinamakan Pitunang Nabi Daud. Isi dari mantera itu kira-kira:Aku malapehkan pitunang Nabi Daud, buruang tabang tatagun-tagun, aia mailia tahanti-hanti, takajuik bidodari di dalam sarugo mandanga buni saluang ambo, kununlah anak sidang manusia......dst

8. REBANARebanaadalahgendangberbentukbundardan pipih. Bingkai berbentuk lingkaran darikayuyang dibubut, dengan salah satu sisi untuk ditepuk berlapis kulitkambing. Kesenian diMalaysia, Brunei, Indonesia dan Singapura yang sering memakai rebana adalah musik irama padang pasir, misalnya, gambus,kasidahdanhadroh.Bagi masyarakat Melayudi negeri Pahang, permainan rebana sangat populer, terutamanya di kalangan penduduk di sekitarSungai Pahang. Tepukan rebana mengiringi lagu-lagu tradisional seperti indong-indong, burung kenek-kenek, dan pelanduk-pelanduk. Di Malaysia, selain rebana berukuran biasa, terdapat juga rebana besar yang diberi namaRebana Ubi, dimainkannya pada hari-hari raya untuk mempertanding- kanbunyidanirama.

9. SAMPEKSampekadalah alat musik tradisional Suku Dayak, terbuat dari berbagai jenis kayu ( kayu arrow, kayu kapur, kayu ulin). Dibuat secara tradisional. Proses pembuatan bisa memakan waktu berminggu minggu. Dibuat dengan 3 senar, 4 senar dan 6 senar. Biasanya sampek akan diukir sesuai dengan keinginan pembuatnya, dan setiap ukiran memiliki arti.Mendengarkan bunyi sampek yang mendayu dayu, seolah memiliki roh/kekuatan. Di Pampang banyak warga yang amat mahir memainkan sampek. Bunyi sampek biasa digunakan untuk mengiringi sebuah tarian, atau memberikan semangat bagi para pasukan perang.

10. BANJOBanjo adalah alat musik petik yg dikembangkan oleh budak AfrikadiAmerika Serikat, dan merupakan gabungan beberapa alat musik Afrika. Namabanjoumumnya dianggap berasal dari istilah Kimbundu,mbanza. Meski demikian, penelitian menyatakan bahwa istilah ini mungkin berasal dari istilahSenegambiayg menunjuk pada tongkatbambuyg digunakan untukleheralat musik ini.

11. KARINDINGDi bali, karinding disebut genggong. macam - macam daerah mempunyai sebutan untuk karinding ini. Alat tiup ini sudah ada sejak zaman batu, alat ini sangat unik dan gampang dimainkan, cara menggunakannya cukup ditempelkan di mulut dan sisi getar di ujung nya dipukul, akan menghasilkan suara yang khas seperti suara contra bass.Alat ini sangat unik dan cara mencarinya sangat susah. dibutuhkan kesabaran, ketekunan luar biasa dalam membuat alat ini, karena jika salah sedikit saja, pelepah bambu yang akan dibuat karinding akan patah.

12. TEROMPET/SEROMPETTarompet, serompet, selompret adalah jenis alat musik tiup yang mempunyai 4-6 lubang nada dan bagian untuk meniupnya berbentuk corong. Seni musik tradisi yang menggunakan alat musik seperti ini adalah kesenian rakyat Tapanuli, Jawa Barat, Jawa Timur, Madura, Papua.

KLIPING ALAT MUSIK MANCA NEGARA

NAMA : TEFRIN AJI ANAS S.KELAS: IX DNO.: 35

SMP NEGERI I LUMBIRTAHUN PELAJARAN 2015/2016