11
Tugas Prakarya & Kewirausahaan “Karya Seni Berbahan Lunak” Oleh : I Pt Gd Andika Permana I Gd Arya Predhi Karyadnya I Pt Bagus Cakra Satyana I Kadek Dwiki Rama Putra I Wayan Teguh yahya Pradnyana

Tugas prakarya & kewirausahaan

Embed Size (px)

DESCRIPTION

smk ti bali global denpasar Jln.tibung sari denpasar

Citation preview

Tugas Prakarya & Kewirausahaan“Karya Seni Berbahan Lunak”

Oleh :

• I Pt Gd Andika Permana

• I Gd Arya Predhi Karyadnya

• I Pt Bagus Cakra Satyana

• I Kadek Dwiki Rama Putra

• I Wayan Teguh yahya Pradnyana

Latar Belakang :

Patung adalah sebuah karya seni 3 dimensi yang dapat dilihat dari arah mana pun dan

patung banyak mempunyai fungsi sebagai berfungsi sebagai nilai keindahan patung juga

berfungsi sebagai nilai pakai sebagai contohnya patung dianggap perwujudan dari dewa

seperti arca dan patung – patung keramat yang ada di Bali. Dalam Kelompok kami kami

akan membahas tentang karya seni “Patung” yang dibuat dari bahan lunak dan kami

akan membahas cara pembentukan dan alat dan bahan yang diperlukan dalam pembuatan

patung.

DiBali hampir seluruh tempat ada patung tetapi dalam bentuk berbeda dan tergantung

dari segi tempatnya, diBali penepatan patung tidak boleh sembarangan dan harus

melakukan sebuah ritual agar patung tersebut memiliki jiwa didalamnya dan dapat

menjalankan tugasnya seperti dimana dia diletakkan.

Patung Saraswati yang diletakkan kebanyakan di sekolah – sekolah di Bali yang

berfungsi sebagai Dewi dari Ilmu Pengetahuan maka dari itu disetiap sekolah ada sebuah

patung Saraswati. Patung Merdah Tualen yang merupakan salah satu punakawan dari

tokoh pewayangan, Patung ini sering diletakkan didepan rumah yang berfungsi sebagai

Patung Selamat dating, selain itu ada juga patung Ganesha yang banyak terdapat juga di

setiap sekolah di Bali yang berfungsi sebagai Penjaga sekolah itu atau sebagai dewa ilmu

pengetahuan.. Selain itu ada juga beberapa patung yang diletakkan di perempatan disuatu

daerah yang memiliki fungsi sebagai penjaga daerah jalan tersebut atau sebagai penjaga

wilayah daerah tersebut.

Tahapan – Tahapan Dalam Pembuatan Sebuah Patung

Sebelum membuat sebuah patung tentu kita perlu membuat desainnya

terlebih dahulu dan membuat sebuah konsep dari patung yang akan

dibuat. Tahapan – tahapan dalam pembuatan patung diantara lain :

1. Membuat Desain atau Konsep.

2. Mempersiapkan alat dan bahan.

3. Membuat kerangka patung

4. Pembuatan Patung.

5. Hiasan akhir.

Membuat Desain atau Konsep.

Sebelum kita membua sebuah patung ada baiknya kita membuat terlebih

dahulu desain atau konsep dari patung yang akan dibuat ini bertujuan

untuk mempermudah dalam membentuk sebuah patung itu agar tercipta

hasil yang maksimal, seperti contoh jika kita ingin membuat sebuah

patung merak tentu kita tidak tahu bagaimana bentuk burung merak jika

kita langsung membuat rangka patung merak tersebut, Maka dari itu

diperlukannya sebuah desain dan konsep.

Mempersiapkan Alat & Bahan.

Setelah membuat desain atau konsep tentu akan membutuhkanmempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan untukmembuat sebuah patung yang telah di desain, jangan lupamemilih bahan dan alat yang berkualitas.

Alat & Bahan :

Tang kawat & Gunting Kawat

Yang digunakan untuk memotong kawat dalam pembuatan kerangka patung.

Jaring Kawat

Yang digunakan untuk membuat kerangka patung agar bisa menempelkan semen diatasnya.

Besi

Yang digunakan untuk membentuk kerangka patung agar terbentuk dasar dari patung.

Semen, Tanah Pasir dan Air secukupnya.

Yang digunakan untuk menutupi bagian kerangka, dan sebelum itu ketiganya tersebut diaduk rata

menjadi satu lalu kemudian bisa ditempelkan dan dihaluskan pada permukaan kerangka.

Alat Pemahat

Yang digunakan untuk membentuk dari semen yang menutupi kerangka menjadi sebuah bentuk

patung yang telah didesain, Tetapi pembentukan ini harus dilakukan sebelum semen tersebut kering.

Cat Tembok.

Cat tembok ini digunakan untuk memberi warna pada patung yang telah terbentuk dan kering.

Amplas.

Amplas memiliki kegunaan untuk memperhasulkan bagian patung yang masih kasar sebelum dicat.

Ember

yang digunakan untuk menaruh dan meletakkan adonan semen yang telah diaduk dan dicampur.

Membuat Kerangka Patung.

Setelah memiliki desain patung dan alat dan bahan sekarrang

lanjut ke tahap berikutnya yaitu membuat sebuah kerangka

patung yang telah ada didesain. Tahap – tahap pembuatan

kerangka patung

Membentuk Bagian Luas Kerangka

Yaitu membentuk bagian luar patung dengan menggunakan besi yang tebaldan diikat dengan mengunakan kawat yang telah disediakan dan diikatdengan rapat agar kerangka luar dari pembentukan dasar patung ini tidaklepas.

Membentuk Bagian Dalam Kerangka.

yaitu memberikan pada dalam kerangka luar tersebut dengan menggunakanbesi yang tidak terlalu tebal yang bertujuan untuk menopang jarring kawatyang akan menutupi kerangka tersebut.

Menutupi Kerangka Luar & Kerangka Dalam Dengan Jaring Kawat.

Yaitu tahap dimana jaring kawat ditempel dibagian atas besi – besi yang digunakan untuk pembentukan rangka dasar dengan cara meletakkan jaringkawat diatas bagian kerangka dasar kemudian gunting bagian yang lewatdari besi kerangka luar dengan gunting kawat dan kemudian ikat jaringkawat dari lubang-lubang jaring ke besi – besi kerangka dasar digunakanuntuk tempat meletakkan semen diatasnya yang akan masuk dalam tahappembuatan patung pertama. Proses ini yang paling sulit karena ditahap iniakan membentuk bagaimana bentuk tubuh patung yang dibuat, Maka dari itupemasangan jaring kawat ini harus detail dan rapi.

Pembuatan Patung

Setelah kerangka patung telah

selesai dibentuk sekarang lanjut ke

tahap pembuatan patung yang

dimulai dari dasar :

1. Pertama campurlah tanah pasir, semen, dan air ke dalam sebuah ember secukupnya

kemudian aduk sehingga merata.

2. Kedua letakkan adonan tanah pasir tersebut dikerangka patung yang telah dibuat kemudian

ratakan hingga tidak ada lagi jaring kawat yang terlihat.

3. Ketiga setelah adonan tanah pasir tersebut kering kemudian, campurkan semen dan air di

dalam ember secukupnya aduk hingga merata.

4. Keempat kemudian lumurin patung dengan adonan semen hingga merata sampai seluruh

bagian patung menjadi halus.

5. Kelima tunggu sampai adonan semen tersebut mengering, Jika sudah mengering haluskan

lagi dengan menggunakan amplas kasar dan amplas halus agar bentuk patung lebih jelas

dan tidak kasar jika disentuh.

6. Keenam jika sudah selesai kemudian berilah cat dasar untuk patung tersebut untuk

menutupi bagian semen yang sudah kering.

7. Ketujuh cat dasar sudah mengering, Berilah cat pada patung tersebut sesuai dengan aturan

warna pada patung tersebut.. Pewarnaan patung di Bali tidak boleh sembarangan karena di

Bali Pewarnaan patung ada aturannya.

8. Kedelapan berilah tambahan pada patung tersebut seperti jika Patung Saraswati beri

tambahan hiasan daun teratai dan burung angsa dan burung merak.

Tahapan – tahapan diatas merupakan cara pembuatan sebuah patung pembuatan patung ini harus

sabar dan harus detail agar hasil patung yang dibuat indah dan menarik untuk dilihat. Setelah itu

patung tersebut dijual kepada pembeli atau pencinta karya seni patung harganya pun bervariasi

sesuai dengan bentuk dan kesulitan dalam pembuatannya.

Proses Pengecatan warna pada patung Rangda.

Hasil dari karya Patung oleh I Wayan EkaJayaningrat.