9
1 Tahun pelajaran 2014/2015 Smk yapentob BUDIDAYA IKAN komet HALIM.M.W

Tugas budidaya ikan komet prakarya dan kewirausahaan-halim-xitkj

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: Tugas budidaya ikan komet prakarya dan kewirausahaan-halim-xitkj

1

Tahun pelajaran 2014/2015

Smk yapentob

BUDIDAYA IKAN komet

HALIM.M.W

Page 2: Tugas budidaya ikan komet prakarya dan kewirausahaan-halim-xitkj

2

Page 3: Tugas budidaya ikan komet prakarya dan kewirausahaan-halim-xitkj

3

Kata pengantar

Puji syukur saya ucapkan atas kehadirat tuhan yang maha esa, sehingga

kami berhasil menyelesaikan kliping budidaya ikan guppy sebagai teman belajar,

mengembangkan keterampilan dan kreativitas dalam membudidayakan ikan guppy.

Tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada guru pembimbing dan teman -

teman yang telah memberikan dukungan dalam menyelesaikan kliping ini.kami

menyadari bahwa dalam pembuatan kliping ini masih banyak kekurangan, oleh sebab

itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yangmembangun. Dan semoga dengan

selesainya kliping ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan teman-teman sekalian.

Penyusun,

Halim.M.W

Page 4: Tugas budidaya ikan komet prakarya dan kewirausahaan-halim-xitkj

4

Daftar isi

Cover.................................................................................................................................1

Kata pengantar..................................................................................................................2

Daftar isi............................................................................................................................3

Pendahuluan.....................................................................................................................4

Persiapan wadah pemijahan..................................................................................4

Persiapan wadah pemijahan.................................................................................5

Memilih induk.........................................................................................................6

Pemijahan..............................................................................................................7

Penetasan telur......................................................................................................7

Pemeliharaan Larva...............................................................................................7

Page 5: Tugas budidaya ikan komet prakarya dan kewirausahaan-halim-xitkj

5

Pendahuluan

Komet (Carassius auratus-auratus) pertama kali dibudidayakan oleh masyarakat

Cina pada tahun 1729. awalnya bentuk komet sama seperti ikan koki. Karena

memang kedua ikan ini berasal dari satu kerabat, yakni dari keluarga Cyprinidae.

Kemudian pada zaman Dinasti Ming (1368-1644) popularitas komet semakin

menanjak. Saat inilah bermunculan ikan koki dengan tubuh yang unik dan bervariasi.

Setelah itu, penyebaran komet berkembang ke Jepang. Di negara Matahari Terbit,

komet terus mengalami perkembangan yang sangat pesat hingga dihasilkan jenis-

jenis baru dengan bentuk yang lebih variatif seperti saat ini.

Di Indonesia, komet termasuk ikan hias yang banyak memiliki penggemar. Hal ini

dapat dibuktikan dengan seringnya diadakan kontes komet dengan peserta yang

boleh dibilang sangat banyak. Jenis ikan dengan telur diserakkan, ini merupakan

yang terbanyak. Ikan ini menempatkan telurnya di sembarang tempat, bisa di

tanaman air atau di jatuhkan begitu saja di dasar perairan.

Ikan komet merupakan ikan yang cukup rentan penyakit hal ini disebabkan karena

kondisi air pada tempat pemeliharaan ikan komet cepat menjadi kotor disebabkan

oelh hasil buangan dari ikan komet yang banyak (kotoran). Komet (carassius

auratus-auratus) adalah jenis ikan air tawar yang hidup si perairan dangkal yang

airnya mengalir tenang dan berudara sejuk. Ikan ini digemari masyarakat karena

keindahan warna, gerak-gerik, dan bentuk tubuhnya yang unik. Berbeda dengan

ikan hias lainnya, komet termasuk ikan ikan hias sepanjang masa. Hal ini dibuktikan

dengan selalu tersedianya komet disetiap toko penjual ikan hias, sehingga harga jual

cenderung stabil.

Persiapan wadah pemijahan

Untukl kegiatan pembenihan ikan komet, wadah yang digunakan adalah akuarium

berukuran 60x40x40 cm dengan bentuk persegiu panjang. Akuarium yang

digunakan sebelumnya dibersihkan dengan menggunakan sabun kemudian dibilas

dengan air tawar dan selanjutnya dijemur untuk menghilangkan jamur-jamur dan

bakteri yang masih menempel.

Seperti kita ketahui bahwa air merupakan media yang sangat penting bagi budidaya

ikan. Untuk itu perlu disediakan air yang sangat bersih dan steril. Air yang digunakan

untuk pemijahan ini adalah air yang bberasal dari air sumur yang sudah diendapkan

selama 24 jam, karena kemungkinan airnya mengandung zat-zat yang beracun yang

akan mengakibatkan dan menggangu budidaya ikan. Untuk itu perlu diendapkan. Air

yang diendapkan diaerasi kuat supaya kandungan oksigen yang ada di dal;mnya

bertambah. Air terserbut dimasukana kedalam akuarium dengan ketinggian 30 cm,

kemudian aerasi.

Page 6: Tugas budidaya ikan komet prakarya dan kewirausahaan-halim-xitkj

6

Ikan komet termasuk kedalam kelompok ikan hias air tawar yang tidak memelihara

telurnya. Jadi telur yang dikeluarkan oleh induk diletakkan pada substrat. Sehingga

dalam kegaitan pemijahannya perlu dipersiapkan substrat sebagai tempat

menempelnya telur. Ada banyak jenis tanaman air yang dapat dipakai sebagai

substrat. Tanaman air tesebut dibagi kedalam dua kelompok yaitu tanaman tumbuh

mengapung dan tanaman tumbuh didasar. Dalam kegiatan praktik digunakan salah

satu tanaman air dari dua kelompok tersebut. Tanaman air yang digunakan yaitu

tanaman yang tumbuhnya mengapung seperti enceng gondok (Eichornia crassipes).

Sumber Foto: http://dederintit.blogspot.com/2009/04/budidaya-ikan-komet.html

Sebelum enceng gondok digunakan terlebih dahulu disucihamakan. Enceng gondok

yang akan digunakan sebelumnya sudah direndam dalam larutan Methylin blue

dengan dosis 100 ppm selama 5 – 10 menit. Dengan demikian enceng gondok

terbebas dari bakteri maupun pathogen. Setelah itu, barulah enceng gondok

dimasukkan kedalam akuarium.

Page 7: Tugas budidaya ikan komet prakarya dan kewirausahaan-halim-xitkj

7

Memilih induk

Seleksi induk atau memilih induk merupakan langkah awal yang harus dilakukan

pada kegiatan pembenihan Untuk ikan komet sendiri sangat mudah dilakukan

seleksi terhadap induk yang matang gonad. Seleksi induk ikan komet dapat

dilakukan dengan melihat ciri – ciri sebagai berikut :

Induk Jantan Induk Betina

Pada sirip dada terdapat bintik-bintik bulat menonjol dan jika diraba terasa kasar.

Pada sirip dada terdapat bintik-bintik dan terasa halus jika diraba.

Induk yang telah matang jika diurut pelan kerarah lubang

genital akan keluar cairan berwarna putih

Jika diurut, keluar cairan kuning bening. Pada induk yang telah matang, perut

terasa lembek dan lubang genital kemerahan merahan.

Selain itu, induk ikan komet yang siap untuk melakukan pemijahan dapat ditandai

dengan adanya tingkah laku dari kedua induk tersebut. Tingkah laku yang

ditunjukkan adalah saling kejar – kejaran. Dimana, induk jantan terus mengejar atau

mendekati induk betina, dengan adanya tingkah laku seperti ini maka dapat

diasumsikan bahwa induk ikan komet tersebut siap untuk dipijahkan.

Sumber Foto: Dokumen pribadi

Perbandingan induk yang digunakan dalam kegiatan praktikum pemijahan ikan

komet adalah 1 : 2 (jantan : betina). Induk yang sudah diseleksi selanjutnya

dimasukkan kedalam wadah pemijahan.

Page 8: Tugas budidaya ikan komet prakarya dan kewirausahaan-halim-xitkj

8

Pemijahan

Pemijahan ini maksudnya membandingkan antara ikan indukan jantan dan betina

dan perbandingan untuk proses pemijahan ini 1:2. Jika sudah melakukan

perbandingan masukan indukan ikan ke dalam aquarium yang sudah diisi air yang

sudah dilengkapi dengan enceng gondok.

Penetasan telur

Penetasan telur dilakukan pada akurium pemijahan langsung. Karena ikan komet

termasuk kedalam kelompok ikan hias air tawar yang tidak memelihara telurnya

maka, setelah proses pemijahan selesai dan telur sudah melekat pada substrat

induk ikan komet diangkat atau dikeluarkan dari dalam akuarium. Hal ini dilakukan

agar induk ikan komet tidak memakan telur yang telah dikeluarkan tersebut.

Setelah 2 – 3 hari telur akan menetas, setelah menetas kemudian enceng gondok

diangkat dari dalam akuarium. Selain itu, perlu dilakukan perhitungan akan larva

yang dihasilkan. Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan diperoleh larva

sebanyak 5999 ekor. Larva yang baru menetas belum diberi makan hingga berumur

2 – 3 hari karena masih mempunyai persediaan makanan pada yolk sac-nya (kuning

telur).

Pemeliharaan Larva

Larva umur 7 hari hanya sebesar jarum, kondisinya masih lemah, tetapi sudah mulai

belajar memperoleh pakan dari luar tubuhnya. Untuk itu, perlu disediakan pakan

yang memenuhi syarat untuk mengurangi risiko kematian benih.

Bak pendederan harus bersih dan sudah dikeringkan dibawah sinar matahari selama

1-2 hari untuk membunuh bibit parasit. Selanjutnya tebarkan pupuk kandang berupa

kotoran ayam 500 g/m². Sementara air dialirkan, pupuk diaduk-aduk hingga betul-

betul larut dan pertahankan ketinggian air dalam bak sampai 30 cm. Dua hari

setelah pemupukan, bibit kutu air ditanam dan dibiarkan selama 5 hari agar tumbuh

dan berkembang biak. Setelah itu, larva komet dari bak penetasan siap dilepas ke

dalam bak pemeliharaan.

Pemberian pakan tambahan diperlukan setelah 15 hari pemeliharaan. Memasuki

pemeliharaan 15 hari kedua harus ada aliran air masuk, apalagi setelah pakan

tambahan mulai diberikan. Genap diusia sebulan, anak komet mulai tampak bentuk

aslinya. Badannya bulat, ekor dan kadang warna dari sebagian anak komet sudah

keluar. Seleksi awal ditujukan untuk memilih ikan yang mempunyai ekor persis sama

seperti ekor indukya, kemudian bentuk badan dan ukurannya. Bisa terjadi, dari hasil

seleksi ini diperoleh beberapa kelompok anak komet berlainan ukuran serta

kualitasnya, termasuk kelompok anak komet yang harus disingkirkan.

Page 9: Tugas budidaya ikan komet prakarya dan kewirausahaan-halim-xitkj

9

Sumber foto: dokumen pribadi

……………………………………..Terimakasih……………………………………………

Daftar pustaka

Sumber informasi lain:

http://dederintit.blogspot.com/2009/04/budidaya-ikan-komet.html