Click here to load reader

Tata Bahasa Indonesia [Mindmapping dan Landasan Teori]

  • View
    2.163

  • Download
    6

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Memenuhi tugas mata kuliah teknik membaca dan menulis kritis. It's open available to download. thanks

Text of Tata Bahasa Indonesia [Mindmapping dan Landasan Teori]

  • 1. TUGAS BAHASA INDONESIASINTAKSIS, MORFOLOGI, DAN SEMANTIK Dosen: Lili Wonka KELOMPOK 1 Aditya Farrell 112400314 Cahyo Wicaksono 112400320 Elita Rossalina 112400323 Rizki Anggraeni 112400336 Ronal Tarigan 112400337 Yunus Thariq Rizky 112400349 Dilengkapi MindMapping dan Landasan Teori Bandung, 2012
  • 2. Mind Mapping Tata Bahasa IndonesiaInstitut Manajemen Telkom Halaman 1
  • 3. BAB 1 MORFOLOGI (TATA BENTUK)A. Pengertian Morfologi Morfologi atau tata bentuk (Ingg. morphology; ada pula yang menyebutnya morphemics) adalah bidang linguistic yang mempelajari susunan bagian-bagian kata secara gramatikal (Verhaar, 1984 : 52). Dengan perkataan lain, morfologi mempelajari dan menganalisis struktur, bentuk, dan klasifikasi kata-kata. Dalam linguistik bahasa Arab, morfologi ini disebut tasrif, yaitu perubahan suatu bentuk (asal) kata menjadi bermacam-macam bentuk untuk mendapatkan makna yang berbeda (baru). Tanpa perubahan bentuk ini, maka yang berbeda tidak akan terbentuk (Alwasilah, 1983 : 101). Untuk memperjelas pengertian di atas, perhatikanlah contoh-contoh berikut dari segi struktur atau unsur-unsur yang membentuknya, a. makan b. main makanan mainan dimakan bermain termakan main-main makan-makan bermain-main dimakankan permainan rumah makan memainkan Contoh-contoh yang terpampang di atas, semuanya disebut kata. Namun demikian, struktur kata-kata tersebut berbeda-beda. Kata makan terdiri atas satu bentuk bermakna. Kata makanan, dimakan, dan termakan masing-masing terdiri atas dua bentuk bermakna yaitu an, di-, ter- dengan makan. Kata makan-makan terdiri atas dua bentuk bermaknamakan dan makan. Rumah makan pun terdiri atas dua bentuk bermakan rumah dan makan. Kata main, sama dengan kata makan terdiri atas satu bentuk bermakna, sedangkan katamainan, bermain, main-mainan, permainan, memainkan masing-masing terdiri atas dua buah bentuk bermakna yakni an, ber-, main, per-an, me-kan dengan main. Kata bermain-main terdiri atas tiga bentuk bermakna ber-, main, dan main. Berdasarkan contoh di atas, kita dapat mengetahui bahwa bentuk-bentuk tersebut dapat berubah karena terjadi suatu proses. Kata makan dapat berubah menjadi makanan, dimakan, termakan karena masing-masing adanya penambahan an, di-, dan ter-, dapat pula menjadi makan-makan karena adanya pengulangan, dapat pula menjadi rumah makankarena penggabungan dengan rumah. Perubahan bentuk atau struktur kata tersebut dapat pula diikuti oleh perubahan jenis atau makna kata. Kata makan termasuk jenis atau golongan kata kerja sedangkan makanan termasuk jenis atau golongan kata benda. Dari segi makna kata makan maknanya memasukanInstitut Manajemen Telkom Halaman 2
  • 4. sesuatu melalui mulut, sedangkan makanan maknanya semua benda yang dapat dimakan. Seluk-beluk struktur kata serta pengaruh perubahan-perubahan struktur kata terhadap golongan dan arti atau makna kata seperti contoh di atas itulah yang dipelajari oleh bidang morfologi (Ramlan, 1983 : 3). Prawirasumantri (1985 : 107) lebih tegas merinci bidang yang dibahas oleh morfologi yakni : (1) morfem-morfem yang terdapat dalam sebuah bahasa, (2) proses pembentukan kata, (3) fungsi proses pembentukan kata, (4) makna proses pembentukan kata, dan (5) penjenisan kata.B. Kata Kata berdasarkan bentuknya dapat dibagi atas: a. Kata dasar yang biasanya terdiri dari morfem dasar. Seperti: kebun, lihat, anak. b. Kata berimbuhan dapat dibagi atas: - Awalan : berjalan, menulis - Bersisipan : gemetar, gerigi - Berakhiran : timbangan, langganan - awalan dan akhiran : persatuan, kebenaran c. Kata ulang: main-main, berjalan-jalan d. Kata majemuk: matahari, sapu tangan Catatan: Kata adalah satuan bahasa terkecil yang diperoleh sesudah kalimat dibagi atas bagian-bagiannya dan mengandung sebuah ide. Jenis Kata: 1. Kata Benda Kata yang menyatakan nama-nama benda atau segala sesuatu yang dibendakan. Misalnya: Pohon itu roboh diterjang badai. Kata benda berimbuhan pe- : petani, pedagang, penyanyi peng- : pengawas, pengirim, pemilih -an : anjuran, bacaan, kiriman pengan : pemberontakan, pendaftaran, pengakuan, peran : pertanian, perjuangan (hal), perkelahian, percakapan (perbuatan), perikanan, persuratkabaran (yang berkaitan), perapian, perkotaan (tempat) kean : kepergian, kedatangan (hal yang berhubungan), kekosongan, keberanian (keadaan), Kebangsaan, kemanusiaan (hal mengenai), kedutaan, kelurahan (kantor/wilayah)Institut Manajemen Telkom Halaman 3
  • 5. -el-, -er-, -em-, -in- : telunjuk (tunjuk), gerigi (gigi), gemetar (getar), kemuning (kuning) -wan/-wati : ilmuwan, karyawati -at/-in, -a/-I : muslimin/muslimat, dewa/dewi -isme, -(is)asi, -logi, -tas: komunisme, kolonialisasi, biologi, kualitas 2. Kata Kerja Kata yang menyatakan perbuatan atau pekerjaan. Misalnya kakak belajar di kamar. Kata kerja berimbuhan: meng- : mengambil , mengikat, mengolah per- : peringan, perlebar, perluas ber- : berunding, berantai, bekerja, berkarya ter- : terasa, terpercaya, tepercik di- : dibeli, diambil, didalami -kan : letakkan, buatkan, kumpulkan -i : pukuli, tangisi 3. Kata Sifat Kata yang menyatakan sifat khusus, watak, keadaan benda, atau yang dibendakan. Misalnya: Kami kedinginan malam ini. Kata sifat berimbuhan: -i, -iah, -wi : abadi, ilmiah, duniawi, -if, -er, -al, -is : aktif (aksi), komplementer (komplemen), normal (norma), teknis (teknik) 4. Kata Keterangan Kata yang memberi keterangan pada kata kerja atau pada kata sifat. Misalnya: Karen malu, ia segera berlari pulang. Kata keterangan berimbuhan: senya : sebaiknya, sebenarnya, secepatnya -nya : rasanya, agaknya, rupanya, biasanya 5. Kata Ganti Kata ganti adalah kata yang menggantikan kata benda atau sesuatu yang dibendakan. Kata ganti, antara lain terdiri atas: a) Kata ganti orang, yang meliputi: 1. Kata ganti orang pertama tunggal. Misalnya: Saya sedang belajar Bahasa Indonesia.Institut Manajemen Telkom Halaman 4
  • 6. 2. Kata ganti orang pertama jamak. Misalnya: Kami tidak akan membuat keributan 3. Kata ganti orang kedua tunggal. Misalnya: Silakan Anda temui anak itu. 4. Kata ganti orang kedua jamak. Misalnya: Kalian harus memperbaiki diri sebaik baiknya. 5.Kata ganti orang ketiga tunggal. Misalnya: Sejak sakit, ia menjadi anak pendiam. 6.Kata ganti orang ketiga jamak. Misalnya: Apakah mereka menyadari kesalahannya? 7.Kata ganti orang pertama dan kedua. Misalnya: Jika demikian, ya kita tinggal berdoa. a) Kata ganti empunya Misalnya: ku, mu, nya. b) Kata ganti penunjuk Misalnya: ini, itu, sana, sini. c) Kata ganti penghubung Misalnya: yang d) Kata ganti penanya Misalnya: bagaimana, siapa 6. Kata bilangan Kata yang menunjukkan bilangan atau jumlah suatu benda. Misalnya: delapan, seekor, sepucuk. 7. Kata depan Kata yang menghubungkan benda dengan kata-kata yang lain. Kata depan biasanya terletak di depan kata benda. Misalnya: di, dari, untuk. 8. Kata sambung Kata yang menghubungkan dua kalimat menjadi satu yang utuh. Misalnya: dan, meskipun, melainkan. 9. Kata sandang Kata yang menentukan atau membatasi kata benda. Kata sandang biasanya terletak di depan kata benda. Misalnya: si, sang, para, hang. 10. Kata seru Kata yang menyatakan luapan emosi atau perasaan. Misalnya: ah, amboi, astaga.Pembagian Jenis Kata Baru 1. Kata benda adalah segala macam kata yang dapat diterangkan atau diperluas dengan yang+kata sifat. Misalnya: perumahan yang baru, pohon yang besar. 2. Kata kerja atau verba. Kata kerja adalah segala macam kata yang dapat diperluas dengan kelompok kata den

Search related