Sosialisasi dan pembentukan kepribadian

  • View
    492

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Sosialisasi dan pembentukan kepribadian

Sosialisasi dan Pembentukan Kepribadian

Sosialisasi dan Pembentukan Kepribadian

Sena Seadi Susanto(36) Ketua dan PenyajiAdinda Berliana Putri(03) NotulisAditya Satriya Nugroho(05) PresenterAlvian Ramadhan(06) OperatorDelaneira Puspita P(12) NotulisFitria Nurul Solichah(18) Dokumentasi 2Novy Ilmah Faridha(29) PresenterObryan Ramadhan(31) Dokumentasi 1Raden Setyo Laksono(32) ModeratorWarsita Noer Ardiyanti (39) PenyajiKelompok 1SosialisasiA. Pengertian SosialisasiSosialisasi adalah proses belajar individu untuk mengenal dan menghayati norma serta nilai-nilai social sehingga terjadi pembentukan sikap untuk berperilaku sesuai dengan tuntutan atau perilaku masyarakat. B. Tujuan SosialisasiSosialisasi pada dasarnya bertujuan agar seorang individu mampu berinteraksi dengan orang lain sesuai dengan tata pergaulan yang ada dalam masyarakatnya. C. Jenis SosialisasiSosialisasi primer:Sosialisasi pertama yang dialami individu sewaktu kecil. b.Sosialisasi sekunder:Tahap lanjutan setelah sosialisasi primer. Terjadi proses:Desosialisasi: Pencabutan identitas diri.Resosialisasi: Pemberian identitas baru melalui institusi sosial. D. Tipe SosialisasiFormal:Sosialisasi tipe ini terjadi melalui lembaga-lembaga yang berwenang menurut ketentuan yang berlaku dalam negara.Informal:Sosialisasi tipe ini terdapat di masyarakat atau dalam pergaulan yang bersifat kekeluargaan.E. Media atau Agen SosialisasiKeluargaSosialisasi RepresifSosialisasi Partisipasi Kelompok bermain dan kelompok persahabatanLingkungan sekolahLingkungan kerjaMedia masaMedia elektronikMedia MassaKeluarga

Kelompok Bermain

Lingkungan Sekolah

Lingkungan Kerja

Media MasaF. Tahap-tahap SosialisasiTahap persiapan (Preparatory Stage) Suatu tahapan dimana seorang anak mulai meniru dengan sederhana.Tahap meniru (Play Stage)Suatu tahapan dimana seorang anak mulai meniru bermain peran.Tahap siap bertindak (Game Stage)Suatu proses dimana seorang individu tidak hanya meniru peran idolanya tetapi sudah mengidentikkan. Tahap penerimaan norma kolektif (Generalized Stage)Proses tidak semata-mata melalui pola meniru, tetapi lebih kepada pola menyesuaikan diri.

Gambar Preparatory Stage

Gambar Play Stage

Gambar Game Stage

Gambar Generalized Stage

Pembentukan Kepribadian A. Pengertian Kepribadian1.Kepribadian merupakan abstraksi dari pola perilaku manusia2.Kepribadian merupakan ciri-ciri watak yang khas dan konsisten sebagai identitas seorang individu 3.Kepribadian mencakup kebiasaan-kebiasaan, sikap, dan berbagai sifat yang khas apabila seseorang berhubungan dengan orang lain

B. Faktor-faktor Kepribadiana. Warisan BiologisMempengaruhi kehidupan manusia dan setiap manusia mempunyai warisan biologis yang unik, berbeda dari orang lain.b. Faktor lingkungan fisikPerbedaan iklim, topografi, dan sumber daya alam menyebabkan manusia harus menyesuaikan diri terhadap alam.c. Faktor kelompokSetiap kelompok mewariskan pengalaman khas yang tidak diberikan oleh kelompok lain kepada anggotanya.

d. Faktor kebudayaan khususSetiap daerah memiliki karakteristik yang khas karena pengaruh kebudayaan yang dianut. e. Faktor pengalaman yang unikKepribadian seseorang dipengaruhi oleh sejumlah pengalaman yang dilalui dalam hidupnya.

Gambar Warisan Biologis

Gambar faktor Lingkungan fisik

Gambar kelompok

Gambar kebudayaan Khusus

Gambar Pengalaman Unik

C. 5 Tipe Kebudayaan KhususKebudayaan khusus berdasarkan factor kedaerahan Cara hidup di kota dan di desa berbedaKebudayaan khusus kelas sosial Kebudayaan khusus atas dasar agama Kebudayaan khusus berdasarkan profesi

Faktor Kedaerahan

Cara hidup di kota

Cara hidup di desa

Kelas Sosial

Atas Dasar Agama

Berdasarkan Profesi

HUBUNGAN SOSIALISASI DENGAN KEPRIBADIANKepribadian merupakan abstraksi atau pengorganisasian darisikap-sikap seorang individu untuk berprilaku dalam rangka berhubungandengan orang lain (berinteraksi sosial) atau mennanggapi suatu hal yangterjadi dalam lingkungan masyarakat.Sosialisasi yang dilakukan seseorang akan berpengaruh besar terhadap kepribadiannya.Contoh: seseorang yang besosialisasi dengan orang yang suka minum miniman keras akan memiliki kepribadian yang sama dengan teman sosialisasinya tersebut.

Simpulan Jadi dapat disimpulkan bahwa sosialisasi sangat berpengaruh besar terhadap kepribadian. Kepribadian seseorang terwujud dari hasil sosialisasinya.

Terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf jika ada kesalahan dalam penyampaian materi