of 37 /37
Presentasi Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraa n Kelompo k 4

Presentasi Ketahanan Nasional

Embed Size (px)

Citation preview

Presentasi

Mata Kuliah :

Pendidikan

Kewarganegaraa

n

Kelompok 4

Pentingnya Peran BangsaIndonesia Sebagai Pelaku

Ketahanan Nasional

Tema : Ketahan

Nasional

OUR MEMBERSAdam Nugraha

Erma Marlita

Mukhlisina L

Maulana M S Tri Wibisono

Skema Pembelajaran

Pengertian

Secara etimologis, istilah ketahananberasal dari kata

dasar “tahan” yang berarti tahan

penderitaan, tabah, kuat, dapat

menguasai diri, gigih, dan tidak mengenal

menyerah.

1969

“Keuletan dan daya tahansuatu bangsa yang

mengandung kemampuanmengembangkan kekuatan

nasional yang ditujukanuntuk menghadapi segala

ancaman yang membahayakan

kelangsungan hidup negaradan bangsa Indonesia”.

Diperbaharui Pada Tahun 1972

“Kondisi dinamis suatu bangsa yang berisi keuletan danketangguhan yang mengandung kemampuan untukmengembangkan kekuatan nasional, didalammenghadapi dan mengatasi segala tantangan,ancaman, hambatan dan gangguan baik yang datangluar maupun dari dalam, yang langsung maupun tidaklangsung yang membahayakan identitas, integritas,kelangsungan hidup bangsa dan negara, sertaperjuangan mengejar tujuan perjuangan nasional”.

Konsepsi ketahanan nasionaldimasukkan ke dalam

Garis Besar Haluan

Negara (GBHN), yakni mulai GBHN 1973 sampai dengan

GBHN 1998.

2. Ketahanan Nasional adalahkondisi dinamis yang merupakan integrasi darikondisi tiap aspek kehidupanbangsa dan negara. Padahakekatnya KetahananNasional adalah kemampuandan ketangguhan suatu bangsauntuk dapat menjaminkelangsungan hidup menujukejayaan bangsa dan negara. Berhasilnya pembangunannasional akan meningkatkanKetahanan Nasional. Selanjutnya KetahananNasional yang tangguh akanmendorong pembangunannasional.

1. Untuk tetap memungkinkanberjalannya pembangunannasional yang selalu harusmenuju ke tujuan yang ingindicapai dan agar dapat secaraefektif dielakkan darihambatan, tantangan, ancaman dan gangguan yang timbul baik dari luar maupundari dalam, makapembangunan nasionaldiselenggarakan melaluipendekatan KetahananNasional yang mencerminkanketerpaduan antara segalaaspek kehidupan nasionalbangsa secara utuh danmenyeluruh.

3. Ketahanan Nasionalmeliputi:

a. ketahanan ideologi

b. ketahanan politik

c. ketahanan ekonomi

d. ketahanan sosial budaya

e. ketahanan pertahanankeamanan.

rumusan konsep ketahanannasional dalam GBHN

tahun 1998

Tiga wujud atau wajahkonsepsi Ketahanan Nasional, yaitu ;

Ketahanan nasional sebagai metode, tercermindari rumusan pertama

Ketahanan nasional sebagai kondisi, tercermindari rumusan kedua

Ketahanan nasional sebagai doktrin dasarnasional, tercermin dari rumusan ketiga

Unsur atau gatra dalam Ketahanan NasionalIndonesia tersebut adalah sebagai berikut;

Tiga aspek kehidupan alamiah (tri gatra), yaitu :

Gatra letak dan kedudukan geografi

Gatra keadaan dan kekayaan alam

Gatra keadaan dan kemampuan penduduk

Lima aspek kehidupan sosial (panca gatra) yaitu :

Gatra ideologi

Gatra politik

Gatra ekonomi

Gatra sosial budaya (sosbud)

Gatra pertahanan dan keamanan (hankam)

Undang-Undang Terkait Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1982 tentang

Ketentuan-ketentuan Pokok Pertahanan KeamananNegara Republik Indonesia, yang terdiri ataskomponen dasar, komponen utama, komponenkhusus, dan komponen pendukung.

UU No 3/2002 tentang Pertahanan Negara (Haneg).

Amandemen UUD ’45 Pasal 30 ayat 1-5 dan pasal 27ayat 3., masalah bela negara dan pertahanan negaramerupakan hak dan kewajiban setiap warga negaraRepublik Indonesia.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun2002 Tentang Pertahanan Negara

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang :a) bahwa pertahanan negara bertitik tolak pada falsafah dan pandangan

hidup bangsa Indonesia untuk menjamin keutuhan dan tetap tegaknyaNegara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

b) bahwa pertahanan negara sebagai salah satu fungsi pemerintahannegara yang merupakan usaha untuk mewujudkan satu kesatuanpertahanan negara guna mencapai tujuan nasional, yaitu untukmelindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsadan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkankemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan social.

c) bahwa dalam penyelenggaraan pertahanan negara setiap warga negaramempunyai hak dan kewajiban untuk ikut serta dalam upayapembelaan negara sebagai pencerminan kehidupan kebangsaan yang menjamin hak-hak warga negara untuk hidup setara, adil, aman, damai, dan sejahtera.

d) bahwa usaha pertahanan negara dilaksanakan dengan membangun, memelihara, mengembangkan, dan menggunakan kekuatan pertahanannegara berdasarkan prinsip-prinsip demokrasi, hak asasi manusia, kesejahteraan umum, lingkungan hidup, ketentuan hukum nasional, hukum internasional dan kebiasaan internasional, serta prinsip hidupberdampingan secara damai.

Studi Kasus

Menurut Buku Putih Pertahanan Tahun 2008,

ancaman yang membahayakan keamanan dan

kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara itu

ada dua yaitu ;

Ancaman Militer

Ancaman Non Militer

ANCAMAN MILITER

Ancaman yang menggunakan kekuatanbersenjata yang terorganisasi, yang dinilaimempunyai kemampuan yangmembahayakan kedaulatan negara, keutuhanwilayah negara, dan keselamatan segenapbangsa. Ancaman militer dapat berupa agresi,pelanggaran wilayah, pemberontakanbersenjata, sabotase, spionase, aksi terorbersenjata, ancaman keamanan laut danudara, serta konflik komunal.

ISIS

ANCAMAN NON MILITER

Ancaman yang menggunakan faktor-faktor nirmiliter, yang dinilaimempunyai kemampuan yangmembahayakan kedaulatan negara,keutuhan wilayah negara, dankeselamatan segenap bangsa.

Ancaman berdimensiideology

Contohnya ialah gerakan kelompok

radikal sebagai salah satu ancaman

nyata. Motif yang melatarbelakangi

gerakan-gerakan tersebut dapat berupa

dalih agama, etnik, atau kepentingan

rakyat.

Gerakan Aceh Merdeka

Ancaman berdimensi politik

Dapat bersumber dari luar negerimaupun dari dalam negeri. Dari luarnegeri, ancaman dilakukan oleh suatunegara dengan melakukan tekananpolitik terhadap Indonesia. Intimidasi, provokasi, atau blokade politikmerupakan bentuk-bentuk ancamannirmiliter berdimensi politik yang sering kali digunakan oleh pihak-pihak lain untukmenekan negara lain.

10 desa yang ingin pindah kewarganegaaran menjadi warga negara Malaysia

Ancaman berdimensiekonomi

Dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu internal dan eksternal. Dalam konteks Indonesia, ancaman dari internal dapat berupa inflasi danpengangguran yang tinggi, infrastruktur yang tidak memadai, penetapan sistem ekonomi yang belum jelas, ketimpangan distribusi pendapatandan ekonomi biaya tinggi, sedangkan secaraeksternal, dapat berbentuk indikator kinerjaekonomi yang buruk, daya saing rendah, ketidaksiapan menghadapi era globalisasi, dantingkat dependensi yang cukup tinggi terhadapasing.

INFLASI berdampak krisis moneter pada jaman

Soeharto

Ancaman yang berdimensisosial budaya

Ancaman dari dalam

didorong oleh isu-isu

kemiskinan, kebodohan,

keterbelakangan, dan

ketidakadilan. Isu tersebut

menjadi titik pangkal

timbulnya permasalahan,

seperti separatisme,

terorisme, kekerasan yang

melekat-berurat berakar, dan

bencana akibat perbuatan

manusia.

Ancaman dari luar timbul

bersamaan dengan dinamika

yang terjadi dalam format

globalisasi. Hal ini ditindai

dengan penetrasi nilai-nilai

budaya dari luar negeri yang

sulit dibendung, yang

mempengaruhi nilai-nilai di

Indonesia. Kemajuan teknologi

informasi mengakibatkan dunia

menjadi kampung global yang

interaksi antarmasyarakat

berlangsung dalam waktu yang

aktual.

Dibedakan antara ancaman dari dalam, dan ancaman dari luar.

SEPARATISME Papua

Ancaman berdimensiteknologi informasi

Adalah munculnya kejahatan yang memanfaatkankemajuan Iptek tersebut, antara lain kejahatan siber, dankejahatan perbankan. Kondisi lain yang berimplikasimenjadi ancaman adalah lambatnya perkembangankemajuan Iptek di Indonesia sehingga ketergantunganteknologi terhadap negara-negara maju semakin tinggi.Ketergantungan terhadap negara lain tidak sajamenyebabkan Indonesia menjadi pasar produk-produknegara lain, tetapi lebih dari itu, sulit bagi Indonesiauntuk mengendalikan ancaman berpotensi teknologi yangdilakukan oleh pihak-pihak tertentu untuk melemahkanIndonesia.

TRIO MACAN 2000

Ancaman berdimensikeselamatan umum

Ialah adanya bencana alam, seperti gempa bumi, meletusnya

gunung berapi, dan tsunami. Bencana lain ialah yang disebabkan

oleh ulah manusia, antara lain : tidak terkontrolnya penggunaan

obat-obatan dan bahan kimia lain yang dapat meracuni

masyarakat, baik secara langsung maupun kronis (menahun),

misalnya pembuangan limbah industri atau limbah pertambangan

lainnya. Sebaliknya, bencana alam yang disebabkan oleh faktor

alam yang dipicu oleh ulah manusia, antara lain bencana banjir,

tanah longsor, kekeringan, kebakaran hutan, dan bencana

lainnya. Selain itu, keamanan transportasi juga merupakan salah

satu dimensi ancaman keselamatan umum yang cukup serius di

Indonesia.

NARKOBA

Penanggulangan

Ancaman

Masyarakat harus berani untuk melapor ke

pihak berwenang ketika ada suatu hal yang

ganjal.

Masyarakan harus melakukan berbagai

antisipasi untuk menghadapi suatu ancaman,

hal ini harus dibekali tentang pengetahuan

mengenai Ketahan Nasional sendiri.

Masyarakat harus memahami tentang

ancaman-ancaman nasional yang ada.

Pemerintah harus bergerak cepat, kerja pemerintah

harus nyata tidak hanya berbicara semata. Pemerintah

harus sigap ketika mendapati hal-hal yang tidak sesuai

sebagai antisipasi terjadinya ancaman.

Daftar Pustaka

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RepublikIndonesia.2012.Buku Modul KuliahKewarganegaraan.hal 152-176.

Thans For Your Atention

Any question???