Pemberian Kompensasi & Kompensasi Insentif Dan Tunjangan

  • View
    284

  • Download
    40

Embed Size (px)

Text of Pemberian Kompensasi & Kompensasi Insentif Dan Tunjangan

PowerPoint Presentation

Chapter 12-13 : pemberian kompensasi & kompensasi insentif dan tunjangan

Created by :

Ali Mudin

Management

1534020004

Lecturer :

Lukiyana SE.,MM.

Source by :

Henry simamora. Manajemen sumber daya manusia edisi 3

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTATAHUN AKADEMIK 2016-2017

Chapter 12Pemberian kompensasi

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTATAHUN AKADEMIK 2016-2017What is ?kompensasiKompensasi (compensation) merupakan apa yang diterima oleh para karyawan sebagai ganti kontribusi mereka pada organisasi (perusahaan). Kompensasi meliputi imbalan finansial dan jasa nirwujud serta tunjangan yang diterima oleh para karyawan sebagai bagian dari hubungan kepegawaian. Kompensasi membantu organisasi mencapai tujuannya dan memperoleh, memelihara dan mempertahankan tenaga kerja yang produktif.Bentuk2 kompensasi

Kompensasi langsung (direct compensation)

Kompensasi tidak langsung (indirect compensation)

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTATAHUN AKADEMIK 2016-2017Komponen2 kompensasi

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTATAHUN AKADEMIK 2016-2017Hubungan Strategik Antara Kompensasi Dan Aktivitas Sumber Daya Manusia

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTATAHUN AKADEMIK 2016-2017Aspek2 Yg Berhubungan Dengan KompensasiHubungan kompensasi dan terminologinya Hubungan kompensasi dan terminologi terbagi 2 yaitu :

pengeluaran segera (immediate payment) : kewajiban dalam periode waktu yang singkat.pengeluaran tertangguh (deferred payment) : kewajiban perusahaan dikemudain hariTerminologi dalam kompensasi

Gaji dan upahUpah biasanya berhubungan dengan tarif gaji per jam (semakin lama jam kerjanya semain besar pembayarannya). Gaji umumnya berlaku untuk tarif bayaran mingguan, bulanan, atau tahunan (terlepas dari lamanya jam kerja)

insentifMerupakan tambahan kompensasi di atas atau di luar gaji atau upah yang diberikan oleh organisasi. Programnya terdiri atas dua jenis yaitu :Program Insentif Individu : pejualan ,produktivitas

Program Insentif Kelompok : profitabilitas, produktifitasContoh insentif :Tunjanganfasilitas

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTATAHUN AKADEMIK 2016-2017Aspek2 Yg Berhubungan Dengan KompensasiHubungan kompensasi dan karakteristik Ada lima karakteristik yang harus dimiliki oleh kompensasi sekiranya kompensasi dikehendaki untuk dapat mencapai tujuannya secara efektif, karakteristik itu adalah :

Arti PentingMeyakini setiap individu bahwa jenis imbalan yang mereka dapatkan adalah penting sesuai dengan apa yang mereka kontribusikan terhadap organisasi

FleksibilitasSistem imbalan yang disesuaikan dengan tingkat kinerja masing-masing individu yang menghasilkan fleksibilitas imbalan.

FrekuensiSemakin sering imbalan diberikan, semakin besar potensi daya gunanya sebagai instrumen yang mempengaruhi kinerja karyawan.

VisibilitasImbalan betul-betul harus dapat terlihat agar kalangan karyawan merasakan adanya hubungan antara kinerja dan imbalan

BiayaSistem kompensasi jelas tidak dapat dirancang tanpa memperhitungkan biaya imbalan itu sendiri.

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTATAHUN AKADEMIK 2016-2017Aspek2 Yg Berhubungan Dengan KompensasiHubungan kompensasi dan kehadiran kerja Gaji dapat menjadi faktor penting dalam penentuan apakah seseorang karyawan akan masuk kerja pada hari tertentu. Ketidakhadiran kerja dapat disebabkan karena seorang karyawan berkeinginan untuk menghindari ketidak nyamanan suatu lingkungan kerja, atau karena kekecewaan terhadap struktur balas jasa organisasi (gaji, promosi, dan pengakuan karyawan). Hubungan kompensasi dan Putaran karyawan Kepuasan kerja adalah sikap umum karyawan terhadap pekerjaan, ada lima komponen utama kepuasan kerja, adalah :Sikap terhadap kelompok kerjaKondisi kerja umumSikap terhadap perusahaanTunjangan moneterSikap terhadap manajemen

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTATAHUN AKADEMIK 2016-2017Aspek2 Yg Berhubungan Dengan KompensasiHubungan kompensasi dan efektifitas organisasional Tiga poin penting saat merancang, menerapkan, dan mengevaluasi sebuah program kompensasi yaitu :Gaji pada umumnya merupakan faktor yang penting bagi karyawan dan sekurang-sekurangnya akan mempunyai imbas terhadap pilihan pekerjaan, kepuasan kerja, ketidakhadiran, putaran karyawan, dan produktivitas.

Tenaga kerja akan berubah dengan cara-cara yang dapat diprediksi

Organisasi mengubah misi, tujuan, strategi, dan kebijakan sumber daya manusia.

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTATAHUN AKADEMIK 2016-2017Tujuan Kompensasi

Memikat karyawanpelamar pekerja saat ini seringkali melihat nilai rupiah dan kompensasi lainnya untuk suatu pekerjaan yang mereka pilih.

Mempertahankan karyawan yg kompetenDalam upaya untuk mempertahankan karyawan yang kompeten, manajer sumber daya manusia haruslah memastikan adanya kewajaran kompensasi didalam organisasi.

Motivasi dan kompensasiOrganisasi memberdayakan kompensasi untuk memotivasi karyawannnya. Motivasi dan kompensasi meliputi :Keadilan internal (internal Equity)tarif upah (wage retes) yang pantas dengan gaji yang berlaku untuk pekerjaan2 yang serupa dipasar tenaga kerja eksternal. Keadilan eksternal dinilai dengan membandingkan pekerjaan yang serupa diantara organisasi2 yang terbandingkan.Keadilan Eksternal (External Equity)Adalah tingkat gaji yang pantas/patut dengan nilai pekerjaan internal bagi perusahaan. Keadilan internal berhubungan dengan kemajemukan gaji diantara pekerjaan2 yang berbeda didalam sebuah organisasi.Keadilan eksternal, keadilan internal dan keadilan individu

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTATAHUN AKADEMIK 2016-2017Tujuan KompensasiKeadilan individu (individual Equity)Individu karyawan menggunakan proses yang kompleks untuk menentukan apa itu adil. Teori keadilan (equity theory) menyatakan bahwa individu karyawan menentukan apakah dia telah diperlakukan secara wajar dengan membandingkan rasio masukan/keluarannya dengan rasio masukan dan keluaran orang lain.

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTATAHUN AKADEMIK 2016-2017

Penentuan Kompensasi Individu

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTATAHUN AKADEMIK 2016-2017

Motivasi dan kinerjaTujuan KompensasiMotivasi adalah dorongan psikologis yang mengarahkan seseorang menuju sebuah tujuan. Para karyawan mendambakan kinerja mereka berkorelasi dengan imbalan yang diperoleh dari organisasi.

Model Motivasi dan kinerja

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTATAHUN AKADEMIK 2016-2017Tujuan KompensasiTujuan umum sistem kompensasi Sistem upah dan gaji harus dirasa wajar oleh mayoritas karyawan

Sistem kompensasi harus nondiskriminatif

Sistem kompensasi harus dirancang untuk menghadapi kompetisi dan kemampuan membayar kebutuhan pokok organisasi

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTATAHUN AKADEMIK 2016-2017Imbalan Intrinsik dan imbalan Ekstrinsik

Imbalan Intrinsik (intrinsic rewards)Imbalan intrinsic (intrinsic rewards) adalah imbalan yang dinilai di dalam dan dari mereka sendiri. Imbalan intrinsic melekat/inheren pada aktivitas itu sendiri, dan pemberiannya tidak tergantung pada kehadiran atau tindakan orang lain atau hal lainnya. Contoh imbalan intrinsikPerasaan kompetensi pribadiPerasaan pencapaian pribadiTanggung jawab dan otonomi pribadiPerasaan pertumbuhan dan pengembangan pribadiPengakuan informalStatusKepuasan kerja

Imbalan ekstrinsik (extrinsic rewards)Imbalan ekstrinsik dihasilkan secara eksternal oleh seseorang atau sesuatu yang lainnya. Sebagian besar imbalan ekstrinsik dikendalikan dan dibagikan secara langsung oleh organisasi dalam usaha untuk mempengaruhi perilaku dan kinerja anggotannya.Contoh imbalan ekstrinsik

Tunjangan karyawanGajipromosiSanjungan dan pengakuanPengakuan formalHubungan socialLingkungan kerjaPembayaran insentif

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTATAHUN AKADEMIK 2016-2017Sistem Kompensasi yg Efektif 2 pertimbangan kunci dalam sistem kompensasi yg efektif

Sistem Kompensasi Harus Adaptif Terhadap SituasiSistem harus sesuai dengan lingkungan dan mempertimbangkan tujuan, sumber daya, dan struktur organisasi.

Sistem Kompensasi Harus Memotivasi Para KaryawanSistem sebaiknya memuaskan kebutuhan mereka. Memastikan adanya perlakuan adil terhadap karyawan, dan memberikan imbalan terhadap karyawan.

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTATAHUN AKADEMIK 2016-2017

Chapter 13Kompensasi Insentif & Tunjangan

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTATAHUN AKADEMIK 2016-2017What is ?Arti penting strategik bayaran variabel E.E. Lawler menyebut istilah bayaran baru (new pay) untuk program imbalan yang berupaya memadukan kompensasi dengan tujuan, nilai-nilai dan kultur organisasional dan dengan tantangan perekonomian global. Sasaran baru adalah karyawan-karyawan yang :Memahami tujuan organisasi.Mengetahui peran mereka dalam mencapai tujuan ini.Ingin terlibat dalam keputusan di dalam organisasi.Menerima keberadaan imbalan yang terkait dengan kontribusi mereka kepada pencapaian tujuan organisasiBayaran variabel (variable pay) adalah setiap program kompensasi yang menekankan fokus bersama atas keberhasilan organisasional, memperluas peluang atas insentif bagi kelompok-kelompok nontradisional (seperti noneksekutif atau non manajer), dan beroperasi di luar sistem kenaikan gaji pokok. Factor-faktor rancangan kunci meliputi :Dukungan ManajemenPenerimaan KaryawanKultur organisasional yang kondusifWaktu

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTATAHUN AKADEMIK 2016-2017Mengaitkan bayaran dengan kinerjaAlasan mengaitkan bayaran dengan kinerja

MotivasiTeori ekspektansi (expectancy theory) yang diajukan oleh Vroom menyatakan Motivasi adalah sebuah fungsi dari pengharapan individu bahwa upaya tertentu akan menghasilkan tingkat kerja tertentu yang, pada gilirannya, akan membuahkan imbalan at