Click here to load reader

Makalah akuntansi keuangan lanjutan i (konsinyasi) kel. 4

  • View
    13.622

  • Download
    24

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

Text of Makalah akuntansi keuangan lanjutan i (konsinyasi) kel. 4

  • 1. AKUNTANSI KEUANGAN LANJUTAN 1 KONSINYASI PENJUALAN BUKUOLEH PENERBIT PRO-U MEDIA DAN TB RAMEDIA KELOMPOK 4 1. Muliani B Muhammad (C 301 07 059) 2. Idham (C 301 08 065) 3. Indra Ramadhan (C 301 08 073) 4. Nur Itha (C 301 08 075) 5. Nurezqi (C 301 09 004) 6. Nuraida (C 301 09 011) 7. Jiantari (C 301 09 013) 8. Hilya Ariyani (C 301 09 031) 9. Ni Nyoman Suryantini (C 301 09 032) JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS TADULAKO
  • 2. konsinyasi KATA PENGANTAR BismillahirrahmanirrahimAssalamualaikum Wr. Wb. Segala puji dan syukur kehadirat Allah SWT. Shalawat serta salamsemoga selalu tercurah kepada junjungan Alam Nabi Muhammad SAW, parasahabat serta pengikutnya hingga akhir zaman. Alhamdulillahirobbilalamiin, tiada kata yang dapat penulis sampaikanselain ucapan syukur kehadirat Allah SWT, karena dengan ridho-Nya lah penulisdapat menyelesaikan penyusunan Makalah Akuntansi Keuangan Lanjutan 1,mengenai: Konsinyasi pada Toko Buku Ramedia. Dalam penulisan Makalah ini penulis tidak lepas dari berbagai hambatandan rintangan, namun berkat bantuan dari berbagai pihak maka segala macamhambatan dapat teratasi. Untuk itu penulis ingin menyampaikan ucapanterimakasih kepada semua pihak yang membantu, semoga Allah SWTmemberikan balasan atas kebaikan dengan limpahan rahmat-Nya. Akhirnya semoga Makalah ini bermanfaat dan menambah pengetahuankhususnya bagi penulis dan pembacanya. Wassalamualaikum Wr. Wb. Palu, November 2011 AKLAN 1_KELOMPOK 4 2
  • 3. konsinyasi DAFTAR ISI HalamanHALAMAN JUDULKATA PENGANTARDAFTAR ISIBAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang....................................................................... 4 1.2 Rumusan Masalah.................................................................. 4 1.3 Maksud dan Tujuan............................................................... 4BAB 2 PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Konsinyasi............................................................. 5 2.2 Konsinyasi pada toko buku Ramedia....................................... 9BAB III KESIMPULANDAFTAR PUSTAKA AKLAN 1_KELOMPOK 4 3
  • 4. konsinyasi BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang Pada umumnya jumlah pelanggan atau calon pelanggan pada setiap daerahatau wilayah adalah terbatas. Oleh karena itu usaha untuk meningkatkan volumepenjualan tidak akan mencapai hasil yang maksimal apabila tidak disertai denganusaha untuk memperluas daerah pemasaran. Usaha untuk memeperluas daerahpemasaran dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, seperti konsinyasi,pembukaan agen penjualan, serta pembukaan kantor cabang. Salah satuperusahaan yang melakukan penjualan secara konsinyasi adalah Penerbit Pro-UMedia. Perusahaan ini melakukan penjualan buku secara konsinyasi dengan pihaktoko buku. Dengan demikian, makalah ini akan membahas mengenai penjualansecara konsinyasi antara penerbit Pro-U Media dan TB Ramedia.1.2 Rumusan Masalah 1. Apa itu Konsinyasi? 2. Siapa saja pihak-pihak yang terlibat dalam Konsinyasi? 3. Bagaimana akuntansi yang berlaku untuk penjualan konsinyasi pada kasus toko buku Ramedia?1.3 Maksud dan Tujuan 1. Makalah ini merupakan pemenuhan salah satu tugas dari matakuliah Akuntansi Keuangan Lanjutan 1 tentang Konsinyasi. 2. Makalah ini diharapkan dapat menambah pemahaman dan pengetahuan tentang konsinyasi, yaitu studi kasus pada toko buku Ramedia. AKLAN 1_KELOMPOK 4 4
  • 5. konsinyasi BAB II PEMBAHASAN2.1 KonsinyasiPengertian Konsinyasi adalah penyerahan barang oleh pemilik kepada pihak lain yangbertindak sebagai agen penjual, tetapi hak atas barang tersebut tetap berada ditangan pemilik sampai barang tersebut dijual oleh agen penjual. Penjualan konsinyasi disebut juga dengan penjualan titipan, pihak yangmenyarankan barang (pemilik) disebut consignor (konsinyor) atau pengamat,sedang pihak yang menerima titipan barang tersebut disebut konsinyi, komisioner.Adapun pengertian penjualan menurut Hadori Yunus Harnanto adalah: Konsinyasi merupakan suatu perjanjian dimana pihak yang memiliki barang menyerahkan sejumlah barang kepada pihak tertentu untuk dijualkan dengan memberikan komisiPada dasarnya semua penjualan konsinyasi tersebut adalah: - Unsur perjanjian - Unsur pemilik barang - Unsur pihak yang dititipi barang - Unsur barang yang dititipkan - Unsur penjualan - Unsur komisi Mengabaikan salah satu unsur tersebut akan membuat transaksi tidak dapatdisebut penjualan konsinyasi, oleh karena itu seluruh unsur tersebut harus adapada saat penjualan konsinyasi. AKLAN 1_KELOMPOK 4 5
  • 6. konsinyasiKonsinyor (Consignor)Pihak yang memiliki barang.Konsinyi (Consignee)Pihak yang mengusahakan penjualan barang.Alasan Konsinyor1. Memungkinkan produsen memperoleh daerah pemasaran yang lebih luas, terutama : barang baru, barang mahal, harga berfluktuasi2. Memperoleh spesialis penjualan3. Harga jual eceran dapat dikendalikanAlasan Konsinyi1. Terlepas dari resiko kegagalan penjualan barang2. Resiko kerusakan fisik dan fluktuasi harga dapat dihindari3. Kebutuhan modal kerja berkurangKontrak Kerja (Hak & Kewajiban Konsinyi)Hak Konsinyi :1. Berhak memperoleh penggantian biaya dan imbalan penjualan2. Berhak menawarkan garansi atas barang tersebutKewajiban Konsinyi :1. Harus melindungi barang konsinyasi2. Harus menjual barang konsinyasi3. Harus memisahkan secara fisik barang konsinyasi dengan barang dagangan lainnya4. Mengirimkan laporan berkala mengenai kemajuan penjualan barang konsinyasiAkuntansi Konsinyasi1. Transaksi konsinyasi harus diikthisarkan terpisah dan laba atas masing-masing konsinyasi harus dihitung terpisah dari laba penjualan reguler2. Transaksi konsinyasi harus disatukan dengan transaksi lain AKLAN 1_KELOMPOK 4 6
  • 7. konsinyasiKegiatan konsinyasi melibatkan 2 belah pihak, yaitu pengamanat dan komisioner.Oleh karena itu akuntansinya juga diselenggarakan oleh kedua belah pihak.Akuntansi yang diselenggarakan oleh masing-masing pihak adalah sebagaiberikut:Akuntansi oleh PengamanatAkuntansi oleh pengamanat dapat diselenggarakan dengan 2 metode, yaitumetode terpisah dan metode tidak terpisah. Kedua metode tersebut akanmenghasilkan laba atau rugi yang sama. Pencatatan menurut masing-masingmetode adalah sebagai berikut: I. Metode Terpisah Didalam metode ini semua laba ataupun rugi yang diperoleh dari kegiatan konsinyasi akan disajikan secara terpisah dari rugi-laba yang biasa. Untuk memisahkan tersebut maka pendapatan dan biaya yang berhubungan dengan kegiatan konsinyasi juga harus dipisahkan. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan pendapatan dan biaya tersebut adalah rekening Barang Konsinyasi. Rekening ini akan didebit dengan biaya yang berhubungan dengan barang konsinyasi dan dikredit dengan pendapatan yang berhubungan dengan barang konsinyasi. Jadi pendebitan dan pengkreditan terhadap rekening Barang Konsinyasi adalah: Pendebitan Pendebitan terhadap rekening ini terdiri atas: - Harga pokok barang konsinyasi yang dikirim - Biaya pengiriman barang-barang konsinyasi - Biaya yang berhubungan dengan barang konsinyasi yang dibayar oleh komisioner akan tetapi ditanggung oleh pengamanat. Termasuk didalam kelompok ini misalnya komisi, biaya perakitan dan sebagainya. AKLAN 1_KELOMPOK 4 7
  • 8. konsinyasi Pengkreditan Pengkreditan terhadap rekening barang konsinyasi adalah hasil penjualan barang konsinyasi. Apabila seluruh barang konsinyasi sudah terjual maka saldo rekening barang konsinyasi akan menunjukkan laba (apabila bersaldo kredit) atau rugi (apabila bersaldo debit). Apabila pada akhir periode masih terdapat barang konsinyasi yang belum terjual, sebaiknya disajikan di dalam neraca sebagai elemen persediaan dan disajikan secara terpisah dari persediaan yang ada di gudang (didisclosure). Pada umumnya pencatatan yang dibuat oleh pengamanat hanya mencakup 4 transaksi, yaitu: a. Pengiriman barang konsinyasi b. Pembayaran biaya angkut (biaya pengiriman) barang konsinyasi

Search related