of 28 /28

Landasan sosial budaya

Embed Size (px)

Text of Landasan sosial budaya

  • Latar BelakangManusia adalah makhluk hidup yang diberikan berbagai potensi oleh Tuhan.Maka manusia harus dibekali dengan pendidikan yang cukup sejak dini

  • Landasan Sosial BudayaSosiologi, menurut etimologi socious yang berarti teman, dan logos artinya pengetahuan.Menurut para ahli:Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan manusia dalam kelompokSelo Sumardjan dan Soelaiman Soemardi, Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses sosial. Struktur sosial adalah keseluruhan jalinan antara unsur-unsur sosial, lembaga-lembaga sosial, kelompok-kelompok sosial, dan lapisan-lapisan sosial .August Comte, Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari manusia sebagai makhluk yang mempunyai naluri untuk senantiasa hidup bersama dengan sesamanya.

  • Lanjutan4. Abu Ahmadi, Objek penelitian sosiologi adalah tingkah laku manusia dalam kelompok. Sudut pandangnya ialah memandang hakekat masyarakat, kebudayaan dan individu secara ilmiah. Susunan pengetahuan dalam sosiologi terdiri konsep-konsep dan prinsip-prinsip mengenai kehidupan kelompok sosial, kebudayaan dan pekembangan pribadi.

  • Macam-Macam SosiologiSosiologi umum.Sosiologi khusus.

  • Ciri-ciri SosiologiEmpirisTeoritisKomulatifNonetis

  • BudayaMenurut Bahasa Indonesia Artinya pikiran, akal budi atau adat-istiadat.Secara tata bahasa, Kebudayaan merupakan turunan dari kata budaya yang artinya lebih condong kepada pola pikir manusia.Kebudayaan adalah segala hal yang berkaitan dengan akal atau pikiran manusia, sehingga dapat menunjukkan pada pola pikir, perilaku serta karya fisik sekelompok manusia.

  • Menurut PakarTaylor:Kebudayaan adalah totalitas yang kompleks yang mencangkup pengetahuan, kepercayaan, seni, hukum, moral, adat dan kemampuan-kemampuan serta kebiasaan-kebiasaan yang diperoleh orang sebagai anggota masyarakat.Imran Hasan:Kebudayaan adalah keseluruhan hasil manusia hidup bermasyarakat berisi aksi-aksi terhadap dan oleh sesama manusia sebagai anggota masyarakat yang merupakan kepandaian, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan nilai-nilai kepandaian.Kneller:Kebudayaan adalah cara hidup yang telah dikembangkan oleh anggota-anggota masyarakat.

  • LanjutanKoentjaraningrat (1985)Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan manusia, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyakat yang dijadikan milik dari manusia dengan belajar

  • Wujud KebudayaanSebagai suatu hal kompleks dari ide-ide, gagasan-gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan-peraturan, dsbSuatu aktivitas kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat.Sebagai benda benda hasil karya manusia.

  • Pengertian Sosial budayaSosial budaya adalah struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Mengacu pada hubungan antar individu, antar masyarakat, dan individu secara alami.Landasan sosial budaya dalam pendidikan adalah peranan aspek sosial budaya pada pendidikan.

  • Perubahan sosial pada masyarakatIalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan ini didasari oleh hakikat dan sifat dasar manusia yang ingin selalu berubah.Hirachman mengatakan kebosanan manusia merupakan penyebab utama perubahan ini yang didasari oleh faktor internal dan eksternal.

  • Landasan sosial budaya pendidikanPengertian Sosiologi PendidikanF.G. Robbins : sosiologi khusus yang tugasnya menyelidiki struktur dan dinamika proses pendidikan.H.P. Fairchild : sosiologi yang diterapkan untuk memecahkan masalah-masalah pendidikan yang fundamental.Prof. DR S. Nasution, M.A : Sosiologi pendidikan adalah ilmu yang berusaha untuk mengetahui cara-cara mengendalikan proses pendidikan untuk mengembangkan kepribadian individu agar lebih baikBrown dan Robbins : ialah ilmu yang membicarakan dan menjelaskan hubungan-hubungan sosial yang mempengaruhi individu untuk mendapatkan pengalaman.

  • Lanjutan6. E.G Payne, ialah studi yang komprehensif tentang segala aspek pendidikan dari segi ilmu sosiologi yang diterapkan.7. Drs. Ary H. Gunawan, ialah ilmu pengetahuan yang berusaha memecahkan masalah-masalah pendidikan dengan analisis atau pendekatan sosiologis.

  • Kesimpulanya:Sosiologi pendidikan adalah ilmu yang mempelajari seluruh aspek pendidikan, baik itu struktur, dinamika, masalah-masalah pendidikan, ataupun aspek-aspek lainnya secara mendalam melalui analisis atau pendekatan sosiologis.

  • TujuanMenganalisis proses sosialisasi anak, baik dalam keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Yang perlu diperhatikan adalah pengaruh lingkungan dan kebudayaan masyarakat terhadap perkembangan pribadi anak.Menganalisis perkembangan dan kemajuan sosial.Menganalisis status pendidikan dalam masyarakat.Menganalisis partisipasi orang-orang terdidik/berpendidikan dalam kegiatan sosial. Peranan/aktivitas warga yang berpendidikan/intelektual menjadi ukuran tentang maju dan berkembang kehidupan masyarakat.Membantu menentukan tujuan pendidikan.

  • LanjutanMenurut E.G. Payne:Memberi kepada guru-guru (termasuk para peneliti dan siapapun yang terkait dalam bidang pendidikan) latihan-latihan yang efektif dalam bidang sosiologi sehingga dapat memberikan sumbangannya secara cepat dan tepat kepada masalah pendidikan.Sosiologi pendidikan tidak hanya untuk menganalisis pendidikan tetapi juga memahami hubungan antar manusia disekolah dan struktur masyarakat.

  • LanjutanSehingga dapat disimpulkan bahwa sosiologi pendidikan adalah analisis ilmiah atas proses sosial dan pola-pola sosial yang terdapat dalam sistem pendidikan.

  • Ruang LingkupHubungan sistem pendidikan dengan aspek masyarakat lain.Hubungan kemanusiaan.Pengaruh sekolah pada perilaku anggotanya.Sekolah dalam komunitas, yang mempelajari pola interaksi antara sekolah dengan kelompok sosial lain di dalam komunitasnya

  • Sosiologi pendidikanMeliputi:Imitasi atau peniruanSugestiIdentifikasi, menyamakan dirinya dengan orang lain secara sadar atau tidakSimpati.

  • Kebudayaan dan PendidikanMenurut taylor : totalitas yang kompleks yang mencangkup pengetahuan, kepercayaan, seni, hukum, moral, adat dan kemampuan-kemampuan serta kebiasaan-kebiasaan yang diperoleh orang sebagai anggota masyarakat. (Imran Manan 1989)Hasan (1983) mengatakan kebudayaan berisikan : (1) norma-norma, (2) folkways yang mencangkup kebiasaan, adat, dan tradisi, dan (3) Mores.

  • Komponen BudayaImran Manan (1989)GagasanIdeologiNormaTeknologiBendaSupaya Lengkap ditambah:KesenianIlmu danKepandaian

  • Fungsi KebudayaanPenerus keturunan dan pengasuh anakPengembangan kehidupan berekonomiTransmisi budayaMeningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan YMEPengendalian SosialRekreasi

  • Perubahan Kebudayaan dipengaruhi oleh:Organisasi / Penemuan-penemuan baruDifusi / Pencampuran budaya baru dengan budaya lamaReinterpretasi / modifikasi kebudayaan agar sesuai dengan keadaan zaman.

  • Masyarakat dan sekolahSekolah milik masyarakatSekolah sebagai mercu penerang dan pusat kebudayaanSekolah bermanfaat bagi keajuan budaya masyarakat, khususnya pendidikan anak-anakMasyarakat memberi dukungan kepada sejumlah sekolahPerlu ada badan kerjasama antar sekolah dengan masyarakat dalam mensukseskan pendidikan.

  • Masyarakat dan Pendidikan Semakin tinggi ijazah yang diperoleh masyarakat berasumsi bahwa mereka bisa lebih cepat mendapatkan pekerjaan dan gaji yang besarKerjasama orang tua, masyarakat, dan pemerintah dalam memperbaiki pendidikan perlu ditingkatkan.Pendidikan nonformal dan informal harus ditangani serius. Harus sama dengan pend. Formal.Kebudayaan, terutama tayangan televisi paling banyak pengaruhnya terhadap perkembangan anak dan remaja perlu ditangani.Kebudayaan-kebudayaan negatif yang lain perlu dihilangkan dengan berbagai cara.

  • Saran untuk PendidikanMemasukkan materi pelajaran yang diambil dari keadaan nyata di masyarakat atau keluarga.Metode belajar yang mengaktifkan siswa baik individu atau kelompokBeberapa kali mengadakan survei dimasyarakat dan keluarga.Memberi kesempatan berinovasi atau kreatif menciptakan sesuatu yang baru

  • Daftar Pustakahttp://oktoferina.blogspot.com/2013/10/landasan-sosial-budaya-pendidikan.html. http://ambriomimpiku.blogspot.com/2011/12/landasan-sosial-budaya-terhadap.html.Thobroni, M & Arif Mustofa. 2012. Belajar & Pembelajaran: Pembangunan Wacana dan Praktik Pembelajaran dalam pembangunan Nasional. Jogjakarta: Ruzz Media, 2012. 464hlm. ISBN: 978-979-25-4879-2Budiningsih, Asri. 2005. Belajar & Pembelajaran. Jakarta: PT. Rineka Cipta. ISBN: 979-518-926-3

    *Menyelidiki gejala socio-kultural secara umumpengkhususan dari sosiologi umum, menyelediki aspek kehidupan socio-kultural secara mendalam, dalam hal ini adalah sosiologi pendidikan

    *Sebagai ilmu, bersumber dan diciptakan dari kenyataan yang terjadi di lapanganPeningkatan fase penciptaan tadi yang menjadi salah satu bentuk budaya yang bisa disimpan dalam waktu yang lama dan dapat diwariskan pada generasi muda.Sebagai akibat dari penciptaan terus-menerus sebagai konsekuensi dari terjadinya perubahan di masyarakat, yang membuat teori-teori itu akan berkomulasi mengarah kepada teori yang lebih baik.Karena teori itu menceritakan apa adanya tentang masyarakat beserta individu-individu didalamnya tidak menilai aapakah itu baik atau buruk.*Faktor internal : komunikasi, cara dan pola masyarakat, perubahan jumlah penduduk, penemuan baru, terjadinya konflik/revolusiFaktor eksternal : bencana alam, perubahan iklim, peperangan, pengaruh budaya masyarakat lain.*Struktur : pengertian teori dan filsafat penedidikan, sistem kebudayaan, struktur kepribadian dan hubungan kesemuanya dengan tata sosial masyarakat.Dinamika : proses sosial dan kultural, proses perkembangan kepribadian, dan hubungan kesemuanya dengan proses pendidikan.*Digunakan untuk meningkatkan teknik mengajar; Metode sosiodrama, role playing, dsbMenganalisis hal lain seperti; tujuan pendidikan, bahan kurikulum, strategi belajar, sarana belajar, dsb*