Kelompok sosial sosiologi kelas XI IIS

  • Published on
    07-Feb-2017

  • View
    847

  • Download
    23

Transcript

Kelompok sosial

Kelompok sosial

Pengertian ...

Kelompok Sosial adalah kumpulan individu yang memiliki hubungan saling berinteraksi sehingga mengakibatkan tumbuhnya rasa kebersamaan dan rasa memiliki.

HAKIKAT KELOMPOK SOSIAL

Ciri-Ciri Kelompok Sosial

Merupakan kesatuan yang nyata dan dapat dibedakan dari kelompok atau kesatuan manusia yang lain.Memiliki struktur sosial yang setiap anggotanya memiliki status dan peran tertentu. Kelangsungan hidup kelompok tersebut tergantung pada kesungguhan para anggotanya dalam melaksanakan perannya.Memiliki norma-norma yang mengatur hubungan di antara para anggotanya.Memiliki kepentingan bersama.Adanya interaksi dan komunikasi di antara para anggotanya.

Dasar Pembentukan Kelompok SosialBeberapa dasar yang melandasi orang membentuk kelompok sosial adalah sebagai berikut:Faktor kepentingan yang sama (common interest).Factor darah dan keturunan yang sama (common ancestry).Faktor geografis.Faktor daerah asal yang asal.

Klasifikasi Kelompok Sosial

a.Kelompok Semu Ciri-ciri kelompok semu:Tidak direncanakan, terjadinya tidak disengaja, sangat mendadak, atau secara spontan.Tidak terorganisir dalam suatu wadah tertentu.Tidak ada interaksi, tidak interrelasi, dan tidak ada komunikasi secara terus menerus.Tidak ada kesadaran berkelompok.Kehadirannya tidak konstan.

Atas dasar ciri-ciri tersebut, kelompok semu dapat dibedakan menjadi kerumunan (crowd), ex : orang-orang yang berdansa, orang-orang yang antri karcis dan orang-orang yang menunggu bis.massa (mass), ex : kelompok yang dikumpulkan untuk berdemonstrasipublik. Ex : kelompok yang mendengarkan pidato di suatu tempat, sekaligus pidatonya juga disiarkan melalui radio atau televisi.

- Klasifikasi Menurut Cara Terbentuknya

b. Kelompok nyataCiri-cirinya sebagai berikut:Tidak direncanakan, tidak disengaja, tetapi tidak berarti sangat mendadak atau secara spontan, tetapi sudah terbentuk dengan sendirinya.Tidak terhimpun dan tidak terorganisir dalam suatu wadah tertentu.Tidak ada interaksi, tidak ada iterrelasi, dan tidak ada komunikasi secara terus menerus.Tidak kesadaran berkelompok.Kehadirannya konstan.

Ciri-cirinya sebagai berikut:Tidak direncanakan, tidak disengaja, terbentuk dengan sendirinya.Kemungkinan terhimpun dalam suatu wadah tertentu.Kemungkinan terjadi interaksi, interrelasi, ataupun komunikasi.Kemungkinan terjadi kesadaran kelompok.Kehadirannya konstan.

1. Kelompok Statistik atau Statistical Group2. Kelompok Sosieta atau Societal Group (Kelompok Kemasyarakatan)

Kelompok sosial terbentuk karena adanya unsure-unsur yang sama, seperti tempat tinggal, pekerjaan yang sama, kedudukan yang sama, atau kegemaran yang sama. Memiliki anggota-anggota yang beriteraksi dan melakukan komunikasi secara terus menerus. Ex: tetangga, kenalan, teman sepermainan, dan teman sekota.

Ciri-cirinya sebagai berikut:Direncanakan atau sengaja dibentuk.Terorganisir secara nyata dalam suatu wadahAda interaksi serta komunikasi secara terus menerus.Ada kesadaran kelompok yang kuat.Kehadirannya konstan.

3. Kelompok Sosial atau Social Group4. Kelompok Asosiasi atau Associational Group

- Klasifikasi Menurut Erat Longgarnya Ikatan Antaranggota

Gemeinschaft (Paguyuban) Merupakan kelompok sosial yang anggota-anggotanya memiliki ikatan batin yang murni, bersifat alamiah, dan kekal. Gesellschaft (Patembayan)Merupakan ikatan lahir yang bersifat pokok untuk waktu yang pendek, strukturnya bersifat mekanis dan bersifat sebagai bentuk dalam pikiran belaka. Ex: ikatan antarpedagang dan organisasi suatu pabrik.

- Klasifikasi Menurut Pencapaian Tujuan

a. Kelompok formalmerupakan kelompok yang memiliki peraturan-peraturan yang tegas dan dengan sengja dibuat oleh anggotanya untuk mengatur hubungan antaranggotanya. Ex: organisasi massa dan partai politik.b. Kelompok informal merupakan kelompok sosial yang terbentuk karena pertemuan-pertemuan yang berulang dan merasa memiliki kepentingan dan pengalaman yang sama. Ex: kelompok kecil (klik) dan kelompok pertemanan.

- Klasifikasi Menurut Sudut pandang Individu

In Group (Kelompok Sendiri)Merupakan kelompok sosial tempat individu mengidentifikasi dirinya. Dasar perbedaan kelompok sendiri dengan kelompok luar dibuat oleh anggotanya yang merasa bagian dari suatu kelompok atas dasar perasaan simpati.

Out Group (Kelompok Luar)Merupakan kelompok yang menjadi lawan in group, terkadang ditandai dengan sikap antipasti sehingga dapat menjadi dasar munculnya sikap etnosentris. Ex: kami atau : kita dilawankan dengan mereka.

- Klasifikasi Menurut Kualitas Hubungan Antaranggota

a.Kelompok PrimerMerupakan sutu kelompok yang hubungan antaranggotanya saling mengenal dan bersifat informal. Ex: keluarga, klik, dan sahabat.b. Kelompok SekunderMerupakan suatu kelompok yang hubungan antaranggotanya bersifat formal, impersonal, dan didasarkan pada asas manfaat. Ex: Ikatan Sarjana Sosiologi Indonesia, serikat pekerja, PGRI.

AKULTURASIterjadi ketika kebudayaan kedua kelompok ras yang bertemu mulai berbaur dan berpadu.Akulturasi terjadi tidak hanya pada masyarakat yang sama, tetapi juga pada masyarakat yang tidak sama

DOMINASIterjadi bila suatu kelompok ras menguasai kelompok lain. Terdapat empat macam kemungkinan proses yang dapat terjadi dalam suatu hubungan antar kelompok

PATERNALISMEadalah suatu bentuk dominasi kelompok ras pendatang atas kelompok pribumi.Pola ini muncul apabila kelompok pendatang secara politik lebih kuat mendirikan koloni di daerah jajahan.

INTEGRASI adalah suatu pola hubungan yang mengakui adanya perbedaan ras dalam masyarakat tetapi tidak memberikan perhatian khusus terhadap perbedaan tersebut.

Hak dan kewajiban yang terkait dengan ras seseorang hanya terbatas pada bidang tertentu & tidak berkaitan dengan bidang pekerjaan atau status yang diraih dengan usaha.

PLURALISME adalah sebuah kerangka dimana ada interaksi beberapa kelompok-kelompok yang menunjukkan rasa saling menghormat dan toleransi satu sama lain. Mereka hidup bersama (koeksistensi) serta membuahkan hasil tanpa konflik asimilasi.

Pluralisme dapat dikatakan salah satu ciri khas masyarakat modern dan kelompok sosial yang paling penting, dan mungkin merupakan pengemudi utama kemajuan dalam ilmu pengetahuan, masyarakat dan perkembangan ekonomi.