Interaksi Manusia dengan Komputer

  • View
    9.991

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Materi lengkap Interaksi Manusia dengan Komputer

Text of Interaksi Manusia dengan Komputer

  • 1. INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER Oleh : TANTO WARDOYO 11100350 SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK PRINGSEWU ( KAMPUS GISTING ) 2013 interaksi Manusia dan Komputer Tanto Wardoyo
  • 2. KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT atas terselasaikannya makalah ini yang berjudul Interaksi Manusia Dan Komputer. Dan pada kesempatan ini penyusun bertujuan untuk menyelesaikan tugas dari Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer ( STMIK ) Pringsewu Kampus Gisting Tahun 2013 sebagai tugas dari mata kuliah Interaksi Manusia Dan Komputer. Selesainya makalah ini tidak terlepas atas bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini kami ingin mengucapakan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada: 1. Bapak M. Tafsiruddin, S.Kom selaku dosen IMK 2. Kedua orang tua yang telah membantu dan mendukung baik dari fisik dan materil. Kami menyadari didalam penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun dari pada pembaca masih sangat kami harapkan. Harapan kami semoga makalah ini mempunyai manfaat baik bagi kami maupun bagi semua yang membaca. Gisting, Oktober 2013 Penyusun interaksi Manusia dan Komputer Tanto Wardoyo
  • 3. DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL.............................................................................................. 1 KATA PENGANTAR............................................................................................. 2 DAFTAR ISI........................................................................................................... 3 BAB II FAKTOR MANUSIA......................................................................... 4 BAB III KOMPUTER....................................................................................... 10 BAB IV INTERAKSI ..................................................................................... 17 BAB V DAYA GUNA....................................................................................... 20 BAB VI PROSES DESAIN............................................................................... 24 BAB VII MODEL SISTEM............................................................................... 28 BAB VIII GROUPWARE.................................................................................... 33 BAB IX SISTEM BERSENSOR GANDA......................................................... 41 BAB X NOTASI DIALOG................................................................................. 45 interaksi Manusia dan Komputer Tanto Wardoyo
  • 4. BAB II FAKTOR MANUSIA Tujuan IMK Interaksi manusia dan komputer pada dasarnya adalah untuk memudahkan manusia dalam mengoperasikan komputer dan mendapatkan berbagai umpan balik yang ia perlukan selama ia bekerja pada sebuah sistem komputer. Artinya sistem tersebut dapat berfungsi dengan baik bisa untuk mengembangkan dan meningkatkan keamanan (safety), utilitas (utility), ketergunaan (usability), efektifitas (efectiveness) dan efisiensi (eficiency) Dengan kata lain, bertujuan untuk membangun produk reliable : Mudah dipelajari Berkesan jika digunakan Menghasilkan sistem yang bermanfaat (usable) Aman (safe),dan Memberi kepuasan serta pengalaman yang menyenangkan Ketika hendak membangun sebuah Interaksi Manusia Komputer, faktor manusia harus terpikirkan dengan matang, tidak hanya memikirkan aspek teknis dari komputer saja. Bagaimana manusia menangkap data/informasi, bagaimana manusia memproses dan mengelola informasi yang telah ditangkapnya. Faktor manusia dapat dipandang sebagai sistem pemroses informasi: Informasi diterima dan ditanggapi melalui saluran input-output (indera) Informasi disimpan dalam ingatan (memori) informasi diproses dan diaplikasikan dalam berbagai cara Kapasitas manusia satu dengan yang lain dalam menerima rangsang dan memberi reaksi berbeda satu dengan yang lain dan hal ini menjadi faktor yang harus diperhatikan dalam merancang interface. Faktor manusia merupakan aspek penting dalam sebuah sistem komputer, untuk membuat keseimbangan antara model sistem komputer dan manusia sebagai pengguna, interaksi Manusia dan Komputer Tanto Wardoyo
  • 5. maka perancang sistem juga harus memodelkan manusia dengan cara yang sama. Secara umum, perbandingan kecakapan relatif antara manusia dan komputer dapat dilihat pada tabel berikut: Kecakapan Manusia Kecakapan Komputer Estimasi Kalkulasi akurat Intuisi Deduksi logika Kreatifitas Aktifitas perulangan Adaptasi Konsistensi Kesadaran serempak Multitasking Pengolahan abnormal Pengolahan rutin Memori asosiatif Penyimpanan dan pemanggilan Pengambilan keputusan deterministic Pengenalan pola non kembali data Pengambilan keputusan deterministic Pengolahan data Pengetahuan domain Bebas dari kesalahan Faktor manusia (brainware) dalam merancang Antarmuka adalah : 1. Penglihatan 2. Pendengaran 3. Sentuhan 4. Perasa dan Penciuman 1. Penglihatan (mata) Dalam dunia nyata, mata selalu digunakan untuk melihat semua bentuk tiga dimensi. Dalam sistem komputer, yang menggunakan layar dua dimensi, mata kiri dipaksa untuk dapat mengerti bahwa obyek pada layar tampilan, yang sesungguhnya berupa obyek dua dimensi, harus dipahami sebagai obyek tiga dimensi dengan teknik-teknik tertentu. Beberapa hal yang mempengaruhi mata dalam menangkap sebuah informasi dengan melihat: interaksi Manusia dan Komputer Tanto Wardoyo
  • 6. a. Luminans (Luminance) Luminans adalah cahaya yang dipantulkan dari permukaan suatu objek dan ini dinyatakan dalam candela (lilin/meter persegi). Semakin besar luminans suatu objek, maka detil objek yang dapat dilihat juga semakin besar. b. Kontras Kontras didefinisikan sebagai selisih antara luminans objek dengan luminans latar belakangnya dibagi dengan lumimans latar belakangnya (Luminans Objek Luminans Background) Lumnins Background Rumus ini akan bernilai positif jika objek mengeluarkan cahaya lebih besar dibanding latar belakangnya. Jadi suatu objek bisa mempunyai kontras yang bernilai positif atau negatif. c. Kecerahan Kecerahan adalah tanggapan subjektif objek terhadap cahaya. Tidak ada arti khusus tentang kecarahan sebagaimana luminans dan kontras, tetapi secara umum suatu objek dengan luminans yang tinggi akan mempunyai tingkat kecerahan yang tinggi juga. d. Sudut dan Ketajaman Penglihatan Sudut penglihatan (visual angle) adalah sudut yang terbentuk oleh objek dan mata. Sedangkan ketajaman penglihatan (visual acuity) adalah sudut penglihatan minimum pada saat mata masih dapat melihat objek dengan jelas. Sudut Penglihatan Sudut Penglihatan mata yang nyaman adalah 15 Menit (90o). e. Area Penglihatan Area penglihatan dapat diartikan sebagai area (wilayah) yang dapat dilihat oleh manusia normal. Area ini bervariasi tergantung posisi kepala dan mata apakah keduanya diam, kepala diam mata boleh bergerak, ataukan kepala dan mata boleh bergerak. f. Warna Cahaya yang tampak merupakan sebagian kecil dari spektrum elektromagnetik. Panjang cahaya yang nampak berkisar pada 400-700 nano meter yang berada pada daerah ultraungu (ultraviolet) hingga inframerah interaksi Manusia dan Komputer Tanto Wardoyo
  • 7. (infrared). Jika panjang gelombang berada pada panjang di atas dan luminans serta saturasi (jumlah cahaya putih yang ditambahkan) dijaga tetap, seseorang dengan penglihatan normal dapat membedakan hingga 128 warna berbeda. Jika luminans dan saturasi ditambahkan secara berlainan ke panjang gelombang, maka akan dapat membedakan sampai 8000 warna yang berbeda. Meskipun dapat membedakan 8000 warna yang berlainan, hanya 8 10 warna yang dapat dideteksi secara akurat tanpa latihan oleh seseorang dengan mata normal. 2. Pendengaran (telinga) Untuk manusia dengan penglihatan dan pendengaran normal, pendengaran merupakan indra kedua terpenting setelah penglihatan (vision) dalam interaksi manusia-komputer. Sebagian besar orang dapat mendeteksi suara pada kisaran frekuensi 20 Hz hingga 20 KHz, tetapi batas bawah dan batas atas tersebut dipengaruhi faktor kesehatan dan usia. Pendengaran yang lebih sensitif dapat mendeteksi suara pada kisaran 1000 4000 Hz, yaitu setara dengan batas atas dua oktaf keyboard piano. 3. Sentuhan (kulit) Untuk keperluan interaksi manusia komputer, sentuhan mempunyai peringkat ketiga setelah penglihatan dan pendengaran. Tetapi, pada orang buta sentuhan merupakan indera utama dalam interakinya dengan dunia luar, disamping pendengaran (jika tidak buta tuli). Sebagai contoh penggunaan jari sensitif untuk pemasukan identitas pada suatu ruangan khusus, juga menjalankan suatu aplikasi dengan sistem getaran dan jari sensiif. Meskipun sentuhan bukan merupakan hal yang utama dalam interaksi manusiakomputer, tetapi sensasi sentuhan berhubungan erat dengan penyampaian informasi. 4. Perasa dan Penciuman Indera perasa dan penciuman tidak bermanfaat secara khusus dalam perancangan suatu sistem manusia-komputer; dikaranakan kedua indera ini bukan indra yang interaksi Manusia dan Komputer Tanto Wardoyo
  • 8. utama dan belum adanya pengembangan di bidang komputer interaktif serta tingkat akurasi yang lemah dari kedua indera ini pada sebagian besar orang. Pemodelan Sistem Pengolahan Model sistem pengolahan manusia terdiri dari pengolahan perseptual, pengolahan intelektual dan pengendalian motorik yang beintera