Click here to load reader

DEMOKRASI - PPKN - DJOKO AW

  • View
    69

  • Download
    3

Embed Size (px)

Text of DEMOKRASI - PPKN - DJOKO AW

1. Materi: Pengertian Umum Demokrasi Aspek-aspek Demokrasi Fungsi Demokrasi Mekanisme Demokrasi Pancasila PENGAMPU: Drs.H. DJOKO ADI WALUJO, S.T.,M.M.,DBA Demokrasi TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM Mahsiswa Memahami Demokrasi Dalam Kehidupan Kenegaraan TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS 1. Mahasiswa dapat menjelaskan Pengertian Demokrasi sebagai dasar kehidupan kenegaraan 2. Mahasiswa dapat menjelaskan Aspek-aspek Demokrasi dalam kehidupan berbagsa dan bernegara 3. Mahasiswa dapat menjelaskan Fungsi Demokrasi 4. Mahasiswa dapat menjelaskan 2. 2 DEMOKRASI 1. Pengantar : emokrasi adalah suatu wacana yang dikembangkan dengan maksud agar dapat menampung segenap aspirasi yang terdapat dalam masyarakat. Karena suatu keinginan kuat agar aspirasi yang berkembang dalam masyarakat tertampung, maka didengungkan suatu kata keramat untuk menyemangati keinginan tersebut, Vox Populi Vox Dei, suara rakyat adalah suara Tuhan. Ungkapan keramat tadi menggambarkan kekuatan yang dimiliki oleh rakyat, manakala tidak diberikan ruang untuk sublemasi, atau kanalisasi, maka kekuatan tersebut akan berubah menjadi kekuatan yang tidak dapat dibendung [people power]. Secara epistemology istilah demokrasi berasal dari bahasa Yunani, terbentuk dari dua kata, yakni demos dan kratos,krachten artinya kekuatan atau kekuasaan rakyat. Selanjutnya melahirkan pengertian rakyat berkuasa atau pemerintahan dari rakyat. Saat ini, demokrasi telah menjadi suatu system pemerintahan yang paling popular dipermukaan bumi. Hampir semua negara di dunia menyatakan pemerintahannya berlandaskan demokrasi. 2 PENGERTIAN UMUM DEMOKRASI emokrasi menurut Abraham Lincoln [1863] didefinisikan secara sederhana dan cukup popular, yakni pemerintahan dari rakyat dan untuk rakyat.(government of the people, by people, for people). Intinya demokrasi adalah suatu tata pemerintahan dimana rakyat baik secara langsung maupun tidak, berkuasa dan berdaulat penuh. Demokrasi harus dilihat dari dua dimensi, yakni: pertama adalah dimensi subtansial, demokrasi akan dapat ditegakkan bila nilai-nilai dan budaya memungkinkan rakyat dapat memiliki kedaulatan dalam arti yang sesungguhnya. Misalnya, kebebasan dan budaya menghormati kebebasan orang lain, adanya pluralisme dan toleransi, anti kekerasan. Kedua, dimensi prosedural, demokrasi dapat ditegakkan manakala prosedur-prosedur formal memungkinkan nilai dan budaya yudikatif yang independen, adalah termasuk bagian dari aspek-aspek prosedural demokrasi. Definisi lain menyatakan sebuah demokrasi dibatasi sebagai government of rule by people. D D 3. 3 BEBERAPA PENDAPAT MENYATAKAN DEMOKRASI SEBAGAI BERIKUT: BUNGKARNO Demokrasi akan hidup jika negara tidak dicampuradukkan dengan agama, dan sebaliknya akan ada kerugian [demokrasi] jika keduanya dicampuradukkan. PAK HARTO Demokrasi Pancasila berarti demokrasi, kedaulatan rakyat yang dijiwai dan dintegrasikan dengan sila-sila lainnya. Hal ini berarti bahwa menggunakan hak-hak demokrasi selalu disertai dengan rasa tanggung jawab kepada Tuhan yang Maha Esa menurut keyakinan agama masing-masing, menjujung tinggi nilai-nilai kemanusiaan sesuai dengan martabat dan harkat manusia menjamin dan mempersatukan bangsa, dan harus dimanfaatkan untuk mewujudkan keadilan sosial. Demokarsi pancasila berpangkal tolak dari paham kekeluargaan dan gotong royong. BUNG HATTA Demokrasi adalah system terbaik kerena dalam system ini rakyatbisa menentukan nasibnya sendiri. Demokrasi adalah pemerintahan rakyat, dimana didalamnya berlaku hak rakyat untuk menentukan pucuk pemerintahan negeri, kota dan desa. Karena inilah demokrasi menjadi sistem yang paling manusiawi. GUS DUR: Bahwa demokrasi adalah : 1. Suatu sistem dan nilai yang mendukung peradaban tinggi 2. Melindungi mereka yang minoritas dan berpendapat berbeda dari kelompok mayoritas 3. Mempersatukan beragam arah kecenderungan kekuatan kekuatan bangsa 4. Mengubah ketercerai-beraian arah masing-masing kelompok menjadi berputar bersama-sama menuju arah kedewasaan, kemajuan dan integritas bangsa. 4. 4 AMIEN RAIS Bahwa demokrasi merupakan: 1. bentuk vital dan terbaik pemerintahan yang mungkin diciptakan, dan merupakan doktrin politik luhur yang akan memberikan manfaat bagi banyak orang. 2. sebagai sistem politik dan pemerinthan dianggap mempunyai akar sejarah yang panjang sampai ke zaman Yunani kuno, sehingga ia tahan bantingan zaman dan menjamin terselenggaranya suatu lingkungan politik yang stabil 3. sistem yang paling alamiah dan manusiawi. MEGAWATI Ciri dari demokrasi, berjiwa besar menerima perbedaan pendapat, apalagi kritik. Kesepakatan dan keputusan diambil dengan musyawarah untuk mufakat dalam arti sebenarnya. Sebenarnya musyawarah untuk mufakat itu adalah implementasi dari persatuan dan kesatuan. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO Dalam hal ini demokrasi memiliki arti sebagai pandangan hidup yang mengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakukan sama bagi semua warga negara di depan hukum. Untuk mewujudkan Indonesia yang lebih adil dan demokratis adalah dengan meningkatkan keadilan sosial. Juga mendorong persamaan kesempatan tanpa diskriminasi serta tanpa meninggalkan kepedulian kepada kelompok miskin dan kaum lemah. JOKO WIDODO: Demokrasi menurut kami adalah mendengar suara rakyat dan melaksanakannya, 5. 5 BJ HABIBIE: Demokrasi bukanlah suatu kebebasan untuk memperebutkan kekuasaan seperti yang terjadi dalam kehidupan politik Indonesia saat ini. Demokrasi yang sesungguhnya adalah untuk membangun peradaban dan kebudayaan umat manusia, guna menuju kehidupan yang lebih baik. PRABOWO SUBIANTO: Demokrasi sebagai alat, sebagai tangga untuk mewucita-cita yaitu menuju Indonesia yang kuat dan sejahtera TAN MALAKA: Tan Malaka menjelaskan, tiap-tiap rapat mesti terbuka seluas- luasnya dan menurut kebiasaan yang pasti. Di situ, laki-laki dan perempuan mempunyai hak bicara sepenuh-penuhnya yang, dengan cara bagaimanapun, tak boleh dikurangi. Baik terhadap perkara daerah atau nasional, undang-undanglah yang berkuasa setinggi-tingginya. 3. Nilai Fundamental Demokrasi Demokrasi akan terwujud jika diletakkan pada tataran nilai fundamentalnya. Adapun nilai fundamental yang dimaksud anatara lain: 1. Hak-hak asasi 2. Kebebasan asasi 3. Keadilan 4. Persamaan 5. Keterbukaan 6. 6 Hak Asasi. Mengapa hak asasi merupakan nilai yang harus dijunjung tinggi dalam dekokrasi?. Karena tanpa melaksanakan hak asasi maka dapat dikatakan demokrasi mengalami stagnasi. Hak asasi menempatkan nilai universal sebagaimana yang dijadikan tataran demokrasi, sehingga dengan memberikan penghargaan asasi, maka demokrasi telah melakukan kewajibannya. [telah dikupas pada bab sebelumnya] Kebebasan asasi Kebebasan asasi adalah suatu bentuk kebebasan yang menekankan pada pelaksanaan hak, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebebasan asasi orang lain. Melaksanakan kebebasdan asasi, tanpa mempertimbangkan asasi orang lain identik melanggar hak asasi. Demokrasi pada dasarnya menjaga keseimbangan antara hak asasi dan kebebasan asasi, melalui perannya demokrasi akan menjadi wasit adil sehingga segenap ketegangan akan dapat di eliminasi. Keadilan. Demokrasi merupakan pengawal terciptanya keadilan, serta mendukung atmosfir keadilan, sekaligus membangun sebuah keadilan yang penuh kesadaran, tanpa pemaksaan sedikitpun. Adapun keadilan berkesadaran yang dimaksud : Justitia Commutativa. Keadilan atau keadilan tukar menukar, yaitu memberikan kepada masing-masing haknya atau bagiannya atas dasar kesamaan. Sebuah prestasi akan seharga dengan kontra prestasinya, jasa sesuai dengan balas jasanya. Justitia Distributiva. Keadilan membagi, yakni memberikan kepada masing- masing haknya atau bagiannya atas dasar perbedaan yang didasarkan pada tingkat kesetaraan mutu/kualitas. Justitia Vindicativa. Keadilan proporsional, yakni memberikan kepada masing-masing haknya, atau bagiannya atas dasar proporsi masing-masing. Termasuk berat atau ringannya suatu pelanggaran. Justitia Creativa. Keadilan mencipta, yakni memberikan kepada masing- masing hak kebebasan untuk mencipta sesuai dengan daya ciptanya dalam bidang Ilmu Pengatahuan teknologi dan seni budaya Justitia Protectiva. Keadilan perlindungan, yakni memberikan kepada masing-masing hak perlindungan.Kekuasaan yang ada di tangan manusia dan dikenakan terhadap sesama manusia harus dibatasi dan diawasi. Justitia legalis. Keadilan Hukum, yakni memberikan kepada masing-masing haknya atau bagiannya yang telah ditentukan oleh undang-undang dan peraturan negara dalam rangka mewujudkan keserjahteraan umum. Persamaan: Persamaan dijadikan tataran fundametal demokrasi, dimaksudkan bahwa penyelenggaran demokrasi menjujung persamaan hak dan kewajiban, sehingga manuusia sebagar warga negara memiliki hak yang sama. Baik hak atas keadilan, permasamaan dimuka hukum [equality before the law], memperoleh kesempatan [equality for opportunity] dan persamaan kewragaan negara secara utuh. Dengan 7. 7 persamaan akan terkikis pola diskriminasi, mulai dari gender, suku, ras, agama, mapun warna kulit. Keterbukaan: Demokrasi identik menjalankan sistem sosial tanpa melakukan tindakan yang diskriminatif, sehingga dalam aplikasinya demokrasi selalu menempatkan kertebukaan sebagai dasar pijaknya. Tanpa sebuah keterbukaan, nilai demokrasi akan kehilangan jati dirinya dan terkontaminasi nilai-nilai kejahatan. Keterbukaan dimaksudkan pelaksanaan sistem yang terbuka dalam segala hal, mulai dari keterbukaan informasi, menyampaikan pendapat hingga dalam pengambilan keputusan. 4. Nilai-Nilai Operasional Demokrasi lasan mengapa sebuah demokrasi dilakukan oleh manusia dalam berbangsa dan bernegara, maka jawaban operasionalnya sebagai berikut : 1. Menyelesaikan persoalan secara damai dan melembaga [institutionalized peace fil settlement of conflict] 2. Menjamin terselenggaranya perubahan secra damai dalam suatu masyarakat yang penuh dinamika/sedang berubah [peaceful change in changing society] 3. Menyelenggarakan pergantian pimpinan secara teratur [oderly succession of rulers] 4. Mengeliminasi dan me

Search related