Bab 12 Motivasi, Kepuasan & Produktivitas Kerja

  • View
    98

  • Download
    2

Embed Size (px)

Text of Bab 12 Motivasi, Kepuasan & Produktivitas Kerja

MANAJEMEN SUMBER DAYA INSANI

MOTIVASI, KEPUASAN & PRODUKTIVITAS KERJADALAM MANAJEMEN SUMBER DAYA INSANI Oleh : Umi Arifah M.M.Email : umiarifah87@gmail.comBlog : www.umiarifah.blogspot.com

Bab 12Motivasi, Kepuasan dan Produktivitas Kerja

Pengertian menurut para ahliLiang GiePekerjaan yang dilakukan oleh manajer dalam memberikan inspirasi, semangat dan dorongan kepada orang lain, dalam hal ini karyawannya, untuk mengambil tindakan-tindakan tertentu.

Berelson dan Steinersuatu usaha sadar untuk mempengaruhi perilaku seseorang supaya mengarah tercapainya tujuan organisasi.

Faktor-faktor yang memengaruhi motivasi

Variabel perilaku pekerja

Employee NeedsSeorang pekerja mempunyai sejumlah kebutuhan yang hendak dipenuhi, yaitu: a) eksistence, b) relatedness, c) growth2. Organizational IncentivesOrganisasi mempunyai sejumlah reward untuk memenuhi kebutuhan pekerja, yaitu: a) subtantive reward (pay, job security, and physical woring condition) b) interactive reward (co-workers, supervision, praises and recognition, c) intrinsic reward (accomplishment, challenge, and responsibility)

Variabel lanjutan..

3. Perceptual OutcomesPekerja biasanya mempunyai sejumlah persepsi mengenai, a) nilai dari reward organisasi, b) hubungan antara prestasi kerja dengan reward, c) kemungkinan yangbisa dihasilkan melalui usaha-usaha mereka dalam prestasi kerjanya.

Teori motivasi secara content pada dasarnya yaitu:

Teori hierarki kebutuhan(Abraham Maslow)Kebutuhan egolistik dan berkaitan erat dengan status seseorangKebutuhan tertinggi untuk menunjukkan prestasinya yang maksimal

Teori ERG (Existence, Relatednyess and Growth)Teori menurut Clayton Alfeder mengangap kebutuhan manusia tersusun dalam suatu hierarki.

Kelompok Kebutuhan yang utama :Kebutuhan akan keberadaan (existence needs) Kebutuhan dasar seperti makan, minum, pakaian, perumahan dan keamanan.Kebutuhan akan afiliasi ( relatedness needs) Hubungan antara individu dan hubungan masyarakat tempat kerja.Kebutuhan akan pertumbuhan (growth needs) Pengembangan potensi diri untuk peningkatan kemampuan

Teori dua faktor (Frederick Herzberg)

Teori motivasi prestasi (Mc. Clelland)seseorang bekerja memiliki energi potensial yang dapat dimanfaatkan tergantung pada dorongan prestasi, situasi dan peluang yang ada.

Tiga Jenis Kebutuhan Kebutuhan akan prestasiKebutuhan akan afiliasiKebutuhan akan kekuasaan

Teori X dan Y (Mc.Gregor)Membuat dua klasifikasi tentang manusia :Teori X yang pada dasarnya mengatakan bahwa manusia cenderung berperilaku negatif:Teori Y yang pada dasarnya mengatakan bahwa manusia cenderung berperilaku positif.

Teori secara ProsesTeori Keadilan hubungan kepuasan dengan penghargaan yang diterima secara ekstrisikTeori Diskrepensi keadilan ditentukan oleh keseimbangan antara apa yang dirasakan seseorang sebagai hal yang seharusnya ia terima dengan apa yang secara nyata ia terima.

Teori Pengharapan Victor H. Vroom mengatakan bahwa seseorang bekerja untuk merealisasikan harapan-harapan dari pekerjaan itu.Teori Penguatan penguatan positif, penguatan negatif, hukuman.

Kepuasan Kerja Keadaan emosional yang menyenangkan atau tidak menyenangkan dimana para karyawan memandang pekerjaannyaKepuasan kerja mencerminkan sikap positif karyawan terhadap pekerjaan dan segala sesuatu yang dihadapi di lingkungan kerjanya.

Faktor Kepuasa Kerja (Harold E.Burt)Faktor Hubungan antar KaryawanHubungan antar manajer dengan karyawanFaktor fisik dan kondisi kerjaHubungan sosial di antara karyawanSugesti dari teman sekerja

Faktor Individual, hubungan dengan:Sikap orang terhadap pekerjaanUsia orang dengan pekerjaanJenis kelamin

Faktor keadaan keluarga karyawanRekreasi, meliputi pendidikan

Gambar: Kaitan Motivasi dengan Kepuasan Kerja

Produktivitas sikap mental yang selalu berusaha dan mempunyai pandangan bahwa suatu kehidupan hari ini lebih baik sari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini.

Produktivitas Kerja adalah ukuran yang menunjukkan pertimbangan antara input dan output yang dikeluarkan perusahaan serta peran tenga kerja yang dimiliki persatuan waktu.

Pendekatan untuk peningkatan produktivitas kerja :Meningkatkan keluaran, sedangkan masukan dipertahankan tetap.Keluaran tetap, namun masukan diturunkan.Keluaran naik lebih besar, masukan naiknya lebih kecil.Keluaran turun, masukan turun lebih besar.

Metode Pendekatan lain untuk peningkatan produktivitas kerja :Menghemat tenaga kerjaMenerapkan metode kerja yang paling tepatMenghasilkan aktivitas-aktivitas yang tidak produktifMemanfaatkan sumber daya manusia lebih efektif.

MOTIVASIKEPUASAN

TinggiRendah

TinggiI. Nilai positif bagi organisasi dan bagi pegawaiII. Nilai positif bagi organisasi dan negatif bagi pegawai

RendahIII. Nilai negatif bagi organisasi, positif bagi pegawaiIV. Nilai negatif bagi organisasi dan bagi pegawai