Click here to load reader

Aliran-aliran Pendidikan

  • View
    52

  • Download
    9

Embed Size (px)

Text of Aliran-aliran Pendidikan

  1. 1. Dosen Pengampu : Heni Yuningsih, M.Ag
  2. 2. Aliran Naturalisme Aliran Empirisme Aliran Nativisme Aliran Konvergensi
  3. 3. Nativisme berasal dari kata Nativus yang berarti kelahiran. Artinya anak dilahirkan kedunia sudah mempunyai pembawaan dari orang tua maupun disekelilingnya, dan pembawaan itulah yang menentukan perkembangan dan hasil pendidikan. Tokoh aliran ini adalah Arthur Schopenhauer (1788-1860) seorang filosof Jerman, yang berpendapat bahwa hasil pendidikan dan perkembangan manusia itu ditentukan oleh pembawaan yang diperolehnya sejak anak itu dilahirkan.
  4. 4. Faktor Genetik Faktor Kemampuan Anak Faktor Pertumbuhan Anak
  5. 5. Memunculkan bakat yang dimiliki Mendorong manusia mewujudkan diri yang berkompetensi Mendorong manusia dalam menetukan pilihan Mendorong manusia untuk mengembangkan potensi dari dalam diri seseorang Mendorong manusia mengenali bakat minat yang dimiliki.
  6. 6. Naturalisme merupakan teori yang menerima nature (alam) sebagai keseluruhan realitas. Istilah nature telah dipakai dalam filsafat dengan bermacam-macam arti, mulai dari dunia fisik yang dapat dilihat oleh manusia, sampai kepada sistem total dari fenomena ruang dan waktu. Aliran ini sama dengan aliran nativisme. Naturalisme yang dipelopori oleh Jean Jaquest Rousseau, bependapat bahwa pada hakekatnya semua anak manusia adalah baik, pada waktu dilahirkan yaitu dari sejak tangan sang pencipta. Tetapi akhirnya rusak sewaktu berada ditangan manusia
  7. 7. Anak didik belajar melalui pengalamannya sendiri Pendidik hanya menyediakan lingkungan belajar yang menyenangkan Program pendidikan di sekolah harus disesuaikan dengan minat dan bakat dengan menyediakan lingkungan belajar yang berorientasi kepada pola belajar anak didik
  8. 8. Istilah empirisme di ambil dari bahasa Yunani Empeiria yang berarti coba-coba atau pengalaman. Menurut aliran ini, pendidik sebagai faktor luar memegang peranan sangat penting, sebab pendidik menyediakan lingkungan pendidikan bagi anak, dan anak akan menerima pendidikan sebagai pengalaman. Pengalaman tersebut akan membentuk tingkah laku, sikap, serta watak anak sesuai dengan tujuan pendidikan yang diharapkan.
  9. 9. Tokoh perintis aliran empirisme adalah John Locke filsuf Inggris (1704- 1932) yang mengungkapkan teori Tabula Rasa (meja berlapis lilin), yakni anak lahir di dunia bagaikan kertas putih yang bersih. Kertas putih akan mempunyai corak dan tulisan yang digores oleh lingkungan. Faktor bawaan dari orangtua (faktor keturunan) tidak dipentingkan. Pengalaman diperoleh anak melalui hubungan dengan lingkungan (sosial, alam, dan budaya). Pengalaman empirik yang diperoleh dari lingkungan akan berpengaruh besar dalam menentukan perkembangan anak. JOHN LOCKE
  10. 10. Aliran Konvergensi merupakan kompromi atau kombinasi dari aliran Nativisme dan Empirisme. Penganut aliran ini berpendapat bahwa dalam proses perkembangan anak, baik faktor pembawaan maupun faktor lingkungan sama-sama mempunyai peranan penting. Bakat yang dibawa pada waktu lahir tidak akan berkembang dengan baik tanpa adanya dukungan lingkungan yang sesuai dengan perkembangan bakat tersebut.
  11. 11. Perintis aliran ini adalah William Stern (1871-1939), seorang ahli pendidikan bangsa Jerman yang berpendapat bahwa seorang anak dilahirkan di dunia sudah disertai pembawaan baik maupun pembawaan buruk. Stren berpendapat bahwa hasil pendidikan itu tergantung dari pembawaan dan lingkungannya, seakan-akan dua garis menuju satu titik pertemuan. Karena itu teori W. Stren disebut teori konvergensi (konvergen artinya memusat kesatu titik). William Stern
  12. 12. Dalam islam semua manusia dilahirkan kedunia ini dalam keadaan fitrah atau suci dan tergantung lingkungan dan orang tuanya akan membawa kemana anak tersebut. Sebagaimana dijelaskan dalam potongan hadist berikut : .... Artinya : Rasulullah SAW. bersabda : Tidaklah seorang bayi yang dilahirkan melainkan dalam keadaan fitrah, maka bapaknyalah yang menjadikan Yahudi, atau Nasrani atau musyrik.....(HR. Muslim)
  13. 13. 1. Perguruan Kebangsaan Taman Siswa Didirikan oleh Ki Hadjar Dewantara dengan mendirikan yayasan pada tanggal 3 juli 1932, selanjutnya mendirikan Taman Indra ( Taman Kanak-kanak), kursus guru, Taman Muda (SD), dan disusul Taman Muda sekaligus merangkap Taman Guru (Mulo- Kweekschool). Dan sekarang dikembangkan Taman Madya. Prasarjana, dan Sarjan Wiyata. Dengan demikian taman siswa meliputi semua jenjang persekolahan, dari pendidikan sekolah, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.
  14. 14. 2. INS Kayutanam merupakan kependekan dari Indonesia Nederlansche School Kayutanam atau disebut juga Ruang Pendidik INS Kayutanam adalah suatu lembaga pendidikan menengah swasta yang bercorak khusus, yang didirikan di Kayutanam, Padang Pariaman, Sumatra Barat pada 31 Oktober 1926 oleh Muhammad Sjafei, seorang tokoh pendidikan nasional yang pernah dipercaya menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia ketiga setelah Ki Hajar Dewantara dan Todung Sutan Gunung Mulia dan Kabinet Sjahrir II.

Search related