Click here to load reader

2 power point

  • View
    88

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of 2 power point

Pancasila sebagai ideologi

Disusun oleh:Yuni saraswati 2014 521 771

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGIDisusun oleh:Yuni saraswati 2014 521 771

PENGERTIAN IDEOLOGIIdeologi adalah gabungan dari dua kata majemuk,yaitu idea dan logos,yang berasal dari bahasa yunani eidos dan logos. Secara sederhana, ideology berarti suatu gagasan yang berdasarkan pemikiran sedalam dalamnya dan merupakan pemikiran filsafat. Dalam arti kata luas istilah ideologi di pergunakan untuk segala kelompok cita-cita, nili-nilai dasar, dan keyakinan-keyakinan yang mampu dijunjung tinggi sebagai pedoman normative.

TIPE IDEOLOGIIdeologi Konservatif, yaitu Ideologi yang memelihara keadaan yang ada (status quo), setidak-tidaknya secara umum, walaupun membuka kemungkinan perbaikan dalam hal-hal teknis.Kontra Ideologi, yaitu melegitimasikan penyimpangan yang ada dalam masyarakat sebagai yang sesuai dan malah dianggap baik.Ideologi Reformis, yaitu berkehendak untuk mengubah keadaan.

Ideology Revolusioner, yaitu Ideologi yang bertujuan mengubah seluruh system nilai masyarakat itu.

MAKNA IDEOLOGI BAGI NEGARAPancasila sebagai Ideologi Nasional mengandung nilai-nilai budaya bangsa Indonesia, yaitu cara berfikir dan cara kerja perjuanagan. Sebagai dasar Negara, pancasila perlu dipahami dengan latar belakang konstitusi proklamasi atau hukum dasar kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat, yaitu pembukaan batang tubuh serta penjelasan UUD 1945.

TEORI MENGENAI DASAR NEGARATeori Perseorangan (Individualistik)Manusia sebagai individu hidup bebas dan merdeka, tidak ada yang dibawah orang lain, semua dalam kedudukan dan taraf yang samaTeori Golongan (class theory)Negara merupakan penjelmaan dari pertentangan-pertentangan kekuatan ekon omi. Negara dipergunakan sebagai alat oleh mereka yang kuat untuk menindas golongan ekonomi yang lemah. Yang dimaksud dengan golongan ekonomi yang kuat adalah mereka yang memiliki alat-alat produksi

Teori Kebersamaan (integralistik)

Teori Integralistik mengemukakan bahwa Negara adalah suatu susunan masyarakat yang Integral di antara semua golongan dan semua bagian dari seluruh anggota masyarakat. Persatuan masyarakat itu merupakan persatuan masyarakat yang organis. Pancasila bersifat integralistik karena : Mengandung semangat kekeluargaan dalam kebersamaanAdanya semangat kerjasama ( gotong royong)Memelihara kesatuan dan kesatuan dan Mengutamakan musyawarah untuk mencapai mufakat

PERBANDINGAN IDEOLOGI PANCASILA DENGAN IDEOLOGI LAINKedua Ideologi ini telah terlebih dahulu lahir sebagai pemikiran filosofis, kemudian dituangkan dalam rumusan Ideologi dan setelahnya diwujudkan dalam konsep-konsep politik.Dengan demikian, penerimaan pancasila pertama-tama dirumuskan sebagai consensus politik, yang didasarkan kepada nilai cultural masyarakat.

Ideologi LiberalismeBahwa manusia memberikan penghargaan dan keperayaan besar pada rasio. Rasio di anggap sebagai kekuatan yang menerangi segala sesuatu di dunia ini. Manusia bias berbuat banyak berdasarkan rasio yang dimilikinya. Paham liberalisme selalu mengkaitkan aliran pikirannya dengan hak azazi manusia yang menyebabkan paham tersebut memiliki daya tarik yang kuat di kalangan masyarakat tertentu.

2. Ideologi sosialismeTahap yang harus di lalui masyarakat untuk mencapai komunisme. Ajaran komunis di dasaran atas kebendaan. Oleh karena itu, komunisme tidak percaya kepada Tuhan. Bahkan agama di katakannya sebagai racun bagi masyarakat. Ajaran tersebut jelas bertoak belakang dnegan ajaran pancasila.Masyarakat komunis masa depan adalah masyarakat tanpa kelas, yang di anggap akan memberikan suasana hidup yang aman dan tentram dengan tidak adanya hak milik pribadi atas alat produksi dan hapusnya pembagian kerja.

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA

Ideology terbuka adalah ideologi yang dapat berinteraksi dengan perkembangan zaman dan adanya di Ciri khas ideology ini ialah nilai-nilai dan cita-citanya tidak di paksakan dari luar, melainkan di gali dan di ambil dari kekayaan rohani, moral, dan budaya masyarakatnya sendiri namika secara internal.

Faktor Pendorong Keterbukaan Ideologi PancasilaKenyataan dalam proses pembangunan nasional dan dinamika masyarakat yang berkembang secara cepat Kenyataan menunjukkan, bahwa bangkrutnya ideology yang tertutup dan beku, cenderung meredupkan perkembangan dirinya.Pengalaman sejarah politik kita di masa lampau.Tekad untuk memperkokoh kesadaran akan nilai-nilai dasar pancasila yang bersifat abadi dan hasrat mengembangkan secara kreatif dan dinamis dalam rangka mencapai tujuan nasional.

Sifat ideologiSifat ideology memiliki 3 dimensi penting sebagai berikutDimensi realitasDimensi idealismeDimensi fleksibilitas

Batas-Batas Keterbukaan Ideologi Pancasila

Stabilitas nasional yang dinamisLarangan terhadap ideology marxisme, leninisme dan komunismeMencegah berkembangnya paham liberalLarangan terhadap pandangan ekstrim yang menggelisahkan kehidupan masyarakat.Penciptaan norma yang baru harus melalui consensus.

TERIMA KASIH