Download pdf - sk2 Urin.docx

Transcript
  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    1/28

    Nazza R Ramdhagama

    1102014190

    L.O 1 Memahami dan menjelaskan Anatomi vesika urinaria dan rethra

    1.1 Makroskopis

    1.2 Mikroskopis

    L.O 2 Memahami dan menjelaskan !isiologis "roses #erkemih

    L.O $ Memahami dan menjelaskan %n&eksi 'aluran (emih

    1 Definisi2 Epidemiologi3 etiologi dan klasifikasi4 patogenesis5 manifestasi klinis

    6 diagnosis & diagnosis banding7 penatalaksanaan8 komplikasi9 prognosis1 pen!ega"an

    L.O 4 Memahami dan menjelaskan salasil #aul

    L.O 1 Memahami dan menjelaskan anatomi vesika urinaria

    1

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    2/28

    1.1 Makrosko"is

    )esika rinaria

    #dala" kantong $rine % b$li b$li ' (ang mer$pakan tempat m$ara sal$ran

    $rinari$s $reter de)tra dan sinistra dan terdapat dalam rongga pel*is.

    #dap$n str$kt$r anatomi dari *esika $rinaria+ sebagai berik$t,

    -erbent$k piramid 3 sisi + ape) men$$ *entral atas dan basis %f$nd$s'

    men$$ dorso ka$dal dan !orp$s terdapat antara ape) dan f$nd$s *esi!ae. /ada bagian kiri0kanan f$nd$s *esi!ae terdapat tempat ked$a m$ara $reter 

    (ang dinamakan rifi!i$m reteri!$m esi!ae dan daera" terseb$t

     berbent$k segitiga (ang dikenal dengan trigon$m *esi!ae+ dan pada basis

    !a$dal terdapat tempat kel$ar $rine men$$ $ret"ra (ang dinamakan

    orifi!i$m $ret"ra intern$m *esi!ae .

    /ada bagian ape) *esi!ae terdapat aringan ikat (ang mer$pakan sisaembr(ologis dari ra!"$s (ang men$$ $mbili!$s dinamakan

    ligament$m *esiko $mbilikalis median$m . Memp$n(ai lapisan fibrosa+ serosa dan t$ni!a m$s!$laris. /ada t$ni!a

    m$s!$lare terdapat serab$t otot strat$m longit$dinalis dari ape) ke f$nd$s

    dan strat$m !ir!$lare (ang melingkari orifi!i$m intern$m *esi!ae.otot

    terseb$t diatas berf$ngsi $nt$k merangsang $rine kel$ar *esi!ae (ang

    dikenal dengan m.destr$sor *esi!ae dan m.sp"in!ter *esi!ae.

    2

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    3/28

    /ada daera" trigonal *esi!ae terdapat otot (ang mer$pakan lan$tan dari

    strat$m longit$dinalis (ang meng"$b$ngkan ked$a orifi!i$m $reteri!$m

    dan membent$k pli!a inter $reteri!$m (ang berf$ngsi $nt$k *esi!ae ika

    s$da" pen$".

    /ED###

    esi!ae $rinaria diperdara"i ole" a.*esi!alis s$perior dan inferior(ang mer$pakan !abang dari #.(pogastri!a. am$n pada peremp$an+ a.*esi!alis inferior digantikan ole" a.*aginalis.

    /E:##;#

    edangkan persarafan pada *esi!a $rinaria terdiri atas persarafan simpatis dan parasimpatis./ersarafan simpatis melal$i n.splan!"ni!$s minor+ n.splan!"ni!$s im$s+ dan n.splan!"ni!$s

    l$mbalis

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    4/28

    rethra "ars "rostati*a panangn(a 3 !m dan beralan melal$i prostat dari basis sampaiape)n(a. -agian ini mer$pakan bagian (ang

     paling lebar dan (ang paling dapat dilebarkan dari

    $ret"ra. /ada bagian ini berm$ara d$!t$sea!$latori$s dan sal$ran kel$ar kelenar prostat.

    rethra "ars mem#rana*ea panangn(a sekitar 1+25 !m+ terletak di dalam diap"ragma$rogenitale+ dan dikelilingi ole" m$s!$l$ssp"in!ter $ret"rae. -agian ini mer$pakan bagian$ret"ra (ang paling tidak bisa dilebarkan.

    rethra "ars s"ongiosa  panangn(a sekitar 15+75 !m dan dib$ngk$s di dalam b$lb$s dan!orp$s spongios$m penis. sti$m $ret"raee)tern$m mer$pakan bagian (ang tersempit darisel$r$" $ret"ra. -agian $ret"ra (ang terletak didalam glans penis melebar membent$k &ossanavi*ularis %fossa terminalis'. @land$la b$lbo$ret"ralis berm$ara ke dalam $ret"ra parsspongiosa distal dari diap"ragma $rogenitale

    • rethra &eminina

    /anang $ret"ra feminina A 3+8 !m. ret"ra terbentang dari !oll$m *esi!ae $rinaria sampai

    osti$m $ret"rae e)tern$m (ang berm$ara ke dalam *estib$l$m sekitar 2+5 !m distal dari!litoris. ret"ra menemb$s m$s!$l$s sp"inter $ret"rae dan terletak tepat di depan *agina.Di samping osti$m $ret"rae e)tern$m+ terdapat m$ara ke!il dari d$!t$s gland$la

     para$ret"ralis. ret"ra dapat dilebarkan dengan m$da".

    /ED### a.dorsalis penis

    a.b$lbo $ret"ralis

    4

    ▲Gambar 1-3. Urethra masculina; pars

    prostatica, pars membranacea, pars

    cavernosa

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    5/28

    /E##;#

    /ersarafan $ret"ra di$r$s ole" ner*$s dorsalis penis (ang mer$pakan !abang=!abang dari

    ner*$s p$dend$sret"ra pars prostati!a menerima inner*asi dari ple)$s ner*os$s prostati!$s.ret"ra pars membrana!ea dipersarafi ole" ner*$s !a*ernos$s penis+ dan pars spongiosa diiner*asi ole" !abng=!abang dari ner*$s p$dend$s..

    1.2 Mikrosko"is vesika urinaria dan uretra

    )esikarinaria

    B M$kosa

      Dilapisi epitel transisional+dengan ketebalan 5=6 lapisansel+ pada saat teregangmenadi 2=3 lapis sel

      /ada perm$kaan terdapat sel pa($ng

    • Cakt$ *esika teregang+ sel padalapisan paling atas menadigepeng

    5

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    6/28

    B ?$nika m$sk$laris terdiridari otot polos tiga lapis+sebela" dalamlongit$dinal+ tenga"sirk$lar dan sebela" l$ar 

    longit$dinal

    retra

    retra +anita

    B /endek+ 4=5 !m

    B Dilapisi epitel berlapis gepeng + dibeberapa tempat terdapat epitel bertingkat torak

    B Dipertenga"an $ret"ra terdapat sp"inter eksterna %m$sk$lar ber!orak'

    retra Laki,Laki 

      /ars prostati!a

    B /aling dekat ke *esi!a $rinaria

    B D$!t$s ea!$latori$s berm$ara dekat

    verumontanum+ %tonolan kedalam l$men'+

    dimana !airan seminal msk dlm $retra

    6

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    7/28

    B Dilapisi epitel transitional 

      /ars membranosa

    B Dilapisi epitel bertingkat torak

    B Dib$ngk$s ole" sp"in!ter $ret"ra e)terna

    %*ol$ntar('

      /ars b$lbosa0spongiosa

    B ?erletak didalam !orp$s spongios$m penis

    B m$mn(a dilapisi epitel bertingkat torak  

    dibeberapa tempat terdapat epitel berlapis gepeng

    -landula rostat• Mengelilingi pangkal $ret"ra di ba>a" *esi!a $rinaria• ?erdapat 3=5 kelenar t$b$loal*eolar ber!abang• 16 32 sal$ran kel$ar berm$ara di kiri dan kanan kolik$l$s seminalis• #l*eoli kel$ar membent$k lipatan 2 m$kosa• Epitel , selapis silindris k$bis+ sitoplasma mgd prosekret ekresi se!ara apokrin.

    L.O 2 Memahami dan menjelaskan !isiologis "roses #erkemih

    etela" dibent$k ginal+ $rin disal$rkan melal$i $reter ke kand$ng kemi".ontraksi otot peristaltik otot polos dalam dinding $retra $ga mendorong $rin

     bergerak dari ginal men$$ kand$ng kemi". reter menemb$s dindingkand$ng kemi" se!ara oblik sebel$m berm$ara di rongga kand$ng kemi".$s$nan anatomis ini men!ega" aliran balik $rin dari kand$ng kemi" ke ginalketika teradi peningkatan tekanan di kand$ng kemi".

    etika kand$ng kemi" terisi+ $$ng $reter (ang terdapat di dinding kand$ngkemi" tertekan dan men$t$p. ?api $rin masi" tetap bisa mas$k ke kand$ngkemi"+ karena kontraksi $reter meng"asilkan tekanan (ang !$k$p besar $nt$k 

    mendorong $rin mele>ati sal$ran (ang tert$t$p.

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    8/28

    tot polos kand$ng kemi" ban(ak mendapatkan persarafan parasimpatis+ (angapabila dirangsang akan men(ebabkan kontraksi kand$ng kemi". etikam.detr$ssor *esi!ae berkontraksi teradi perangsangan $rin.

    /int$ kel$ar kand$ng kemi" diaga 2 sfingter,

    • fingter $retra interna+ terdiri dari otot polos dan berada di ba>a" kontrol

    in*ol$nter. e>akt$ kand$ng kemi" melemas0 rileks+ s$s$nan anatomis $retrainterna men$t$pi pint$ kel$ar kand$ng kemi".

    • fingter $retra eksterna+ diperk$at sel$r$" diafragma pel*is+ dipersarafi ne$ron

    motorik+ di ba>a" kesadaran karena mer$pakan otot rangka. Dapat dengansengaa dikontraksikan $nt$k men!ega" pengel$aran $rin se>akt$ kand$ngkemi" kontraksi & sfingter $retra interna terb$ka.

    Da(a tamp$ng kand$ng kemi" berkisar 25=4ml+ semakin ban(ak terisi $rin

    maka *ol$me di dalam kand$ng kemi" $ga semakin besar dan semakin besar  p$la tingkat pengaktifan reseptor regang.

    #kti*asi reseptor regangke serat=serat aferenkorda spinalisantar ne$ronrangsang parasimpatis"ambat ne$ron motorik (ang persarafisfingter eksterna+ ked$a sfingter terb$ka dan $rin terdorong kel$ar men$$$retra karena ga(a kontraksi kand$ng kemi".

      roses Miksi /Rangsangan erkemih.

    Distensi kand$ng kemi"+ ole" air kemi" akan merangsang stres reseptor (ang terdapat pada dinding kand$ng kemi" dengan $mla" G 25 !! s$da" !$k$p $nt$k merangsang berkemi" %proses miksi'. #kibatn(a akan teradi reflek kontraksi dinding kand$ng kemi"+dan pada saat (ang sama teradi relaksasi spinser intern$s+ diik$ti ole" relaksasi spinter ekstern$s+ dan ak"irn(a teradi pengosongan kand$ng kemi". angsangan (angmen(ebabkan kontraksi kand$ng kemi" dan relaksasi spinter inter$s di"antarkan melal$iserab$t serab$t para simpatis.ontraksi sfinger ekstern$s se!ara *ol$nter bert$$an $nt$k men!ega" ata$ meng"entikanmiksi. kontrol *ol$nter ini "an(a dapat teradi bila saraf saraf (ang menangani kand$ngkemi" $retra med$la spinalis dan otak masi" $t$". -ila teradi ker$sakan pada saraf saraf terseb$t maka akan teradi inkontinensia urin /ken*ing keluar terus menerus tan"adisadari  dan retensi urine /ken*ing tertahan. /ersarafan dan peredaran dara" *esika$rinaria+ diat$r ole" torako l$mbar dan kranial dari sistem persarafan otonom. ?orakol$mbar berf$ngsi $nt$k relaksasi lapisan otot dan kontraksi spinter interna. /eritoni$mmelapis kand$ng kemi" sampai kira kira perbatasan $reter mas$k kand$ng kemi"./eritone$m dapat digerakkan membent$k lapisan dan menadi l$r$s apabila kand$ngkemi" terisi pen$". /emb$l$" dara" #rteri *esikalis s$perior berpangkal dari $mbilikalis

     bagian distal+ *ena membent$k an(aman diba>a" kand$ng kemi". /emb$l$" limfe beralan men$$ d$kt$s limfatilis sepanang arteri $mbilikalis.

    8

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    9/28

    L.O $ Memahami dan menjelaskan %n&eksi 'aluran (emih

    $.1 3e&inisi

    Fnfeksi sal$ran kemi" adala" s$at$ infeksi (ang melibatkan ginal+ $reter+ b$li=b$li+ata$p$n $retra. Fnfeksi sal$ran kemi" %F' adala" istila" $m$m (ang men$n$kkankeberadaan mikroorganisme %M' dalam $rin %$kandar+ E.+ 24'

    $.2 "idemiologi

    Fnfeksi sal$ran kemi" % F ' tergant$ng ban(ak faktor+ seperti $sia+ gender+ pre*alensi bakteri$ria+ dan faktor predisposisi (ang men(ebabkan per$ba"an str$kt$r sal$ran kemi" termas$k ginal.

    elama priode $sia berapa b$lan dan lebi" dari 65 ta"$n peremp$an !ender$ngmenderita F di bandingkan laki=laki. F ber$lang pada laki=laki arag di laporkan+ke!$ali disertai faktor predisposisi% pen!et$s '.

    /re*alensi bakteri$ri asimtomatik lebi" sering ditem$kan pada peremp$an. /re*alensi

    F pada periode sekola" 1H meningkat menadi 5H selama periode aktif seks$al.

    9

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    10/28

    /re*alensi infeksi asimtomatik adala" 3H+ pada ba(i laki=laki 3,1 dan 5,1 dibandingkan ba(i peremp$an.

    ;aktor predisposisi (ang menaikkan pre*alensi F ,

    1. ?idak mengosongkan kand$ng kemi" segera+ karena bisa men(ebabkan m$ltiplikasi

     bakteri+ dan bakteri tinggal di *esika $rinaria.2. aat mengg$nakan tampon+ ata$ saat melak$kan akti*itas seks$al+ bisa saa bakteri

    terdorong mas$k ke $retra >anita bagian dalam3. Men(ebarn(a bakteri dari an$s saat membilas dari belakang ke depan+ (ang

    se"ar$sn(a dari depan ke belakang4. aat mengganti kateter+ bisa teradi ker$sakan5. -end$ngan di sistem $rinari$s (ang meng"alangi pengosongan kand$ng kemi"

    a. #nomali kongenital b. -at$ sal$ran kemi"

    !. kl$si $reter %sebagian ata$ total'6. /ada >anita menopa$se+ sal$ran dari *esika $rinaria ke $retra menadi tipis karena

    kek$rangan "ormone estrogen. al ini men(ebabkan m$da"n(a teradi ker$sankan dan

    infeksi. Canita $ga memprod$ksi m$!$s lebi" sedikit saat menopa$se+ dan tanpa

    m$!$s ini+ bakteri bisa berm$ltiplikasi dengan m$da"n(a. ?api bila >anita menopa$se

    melak$kan "ormone repla!ement t"erap( %?' maka kem$ngkinan F lebi" ke!il7. /ada >anita+ ker$sakan fisik dan memar bisa disebabkan akti*itas seks$al (ang sering

    dan k$at+ dan men(ebabkan "one(moon !(stitis

    $.$ tiologi dan klasi&ikasi

    tiologi

    /en(ebab terban(ak adala" bakteri gram=negatif termas$k bakteri (ang biasan(ameng"$ni $s$s kem$dian naik ke sistem sal$ran kemi". Dari gram negatif terseb$t+tern(ata Escherichia coli mend$d$ki tempat teratas kem$dian diik$ti ole" ,

    a  Escherichia Coli : 9 H pen(ebab F uncomplicated (simple) b  Pseudomonas, Proteus, Klebsiella , pen(ebab ISK complicated!  Enterobacter, staphylococcus epidemidis, enterococci, dan=lain=lain.

    Ienis kok$s gram positif lebi" arang sebagai pen(ebab F sedangkan  Enterococcidan Staphylococcus aureus sering ditem$kan pada pasien dengan bat$ sal$rankemi"+ lelaki $sia lan$t dengan "iperplasia prostat ata$ pada pasien (ang mengg$nakankateter $rin. Demikian $ga dengan  Pseudomonas aeroginosa dapat menginfeksi sal$rankemi" melal$i al$r "ematogen dan pada kira=kira

    25H pasien demam tifoid dapat diisolasi  salmonella dalam $rin. -akteri lain (ang dapat

    10

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    11/28

    men(ebabkan F melal$i !ara "ematogen adala" brusella+ nocardia+ actinomises+ dan  ycobacterium tubeculosa. Candida sp mer$pakan am$r (ang paling seringmen(ebabkan F ter$tama pada pasien (ang mengg$nkan kateter $rin ata$ pasien (angmendapat pengobatn antibioti! spe!tr$m l$as. Ienis Jandida (ang paling sering ditem$kan

    adala" Candida albican  dan Candida tropicalis. em$a am$r sistemik dapat men$larisal$ran kemi" se!ara "ematogen. /en(ebab F non bakterial adala" adeno*ir$s (angdapat men(ebabkan sistitis "emoragik.

    (lasi&ikasi

    Fnfeksi sal$ran kemi" dapat diklasifikasikan berdasarkan anatomi+ (ait$,

    1. Fnfeksi sal$ran kemi" atas

      /ielonefritis adala" infeksi pada ginal it$ sendiri. /ielonefritis dapat bersifat ak$t ata$

    kronik.a. /ielonefritis ak$t adala" proses inflamasi parenkim ginal (ang disebabkan ole" infeksi

     bakteri+ biasan(a teradi akibat infeksi kand$ng kemi" asendens. /ielonefritis ak$t $ga

    dapat teradi melal$i infeksi "ematogen.

     b. /ielonefritis kronis %/'+ m$ngkin teradi akibat lan$t ata$ ber$lang dari infeksi

     bakteri berkepanangan ata$ infeksi seak masa ke!il. -iasan(a di$mpai pada indi*id$

    (ang mengidap bat$+ obstr$ksi sal$ran kemi"+ serta refl$ks *esiko$reter dengan ata$

    tanpa bakteri$ria kronik sering diik$ti pembent$kan aringan ikat parenkim ginal (ang

    ditandai pielonefritis kronik (ang spesifik. emamp$an ginal $nt$k memekatkan $rin

    men$r$n karena r$sakn(a t$b$l$s=t$b$l$s. @lomer$l$s biasan(a tidak terkena+ "al ini

    dapat menimb$lkan gagal ginal kronik.

    2. Fnfeksi sal$ran kemi" ba>a"

    J(stitis adala" infeksi kand$ng kemi"+ (ang mer$pakan tempat tersering teradin(a

    infeksi. J(stitis adala" inflamasi kand$ng kemi" (ang paling sering disebabkan ole"

    infeksi asenden dari $retra. /en(ebab lainn(a m$ngkin aliran balik $rine dari $retra

    kedalam kand$ng kemi". ontaminasi fekal ata$ pengg$naan kateter ata$ sistoskop.

    J(stitis dapat dibagi menadi d$a bagian (ait$K

    a. J(stitis primer+mer$pakan radang (ang mengenai kand$ng kemi" radang ini dapat

    teradi karena pen(akit lainseperti bat$ pada kand$ng kemi"+ di*ertikel+ "ipertropi

     prostat dan strikt$ra $retra. b. J(stitis sek$nder+ mer$kan geala (ang timb$l kem$dian sebagai akibat dari

     pen(akit primer misaln(a $retritis dan prostatitis

    11

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    12/28

    $.4 atogenesis

    D$a al$r $tama teradin(a F adala" "ematogen dan ascending, tetapi dari ked$a

    !ara ini as!endingla" (ang paling sering teradi. $man pen(ebab F pada $m$mn(a

    adala" k$man (ang berasal dari flora normal $s$s. Dan "id$p se!ara komensal di dalam

    introit$s *agina+ prep$ti$m penis+ k$lit perine$m+ dan di sekitar an$s. Mikroorganisme

    memas$ki sal$ran kemi" melal$i $retra prostate *as deferens testis %pada pria' b$li=

     b$li $reter+ dan sampai ke ginal

    Mas$kn(a k$man se!ara as!ending ke dalam sal$ran kemi"+ %1' olonisasi k$man

    di sekitar $retra+ %2' mas$kn(a k$man melal$i $retra ke b$li=b$li+ %3' penempelan k$man

     pada dinding b$li=b$li+ %4' mas$kn(a k$man melal$i $reter ke ginal.

    Meskip$n begit$+faktor=faktor (ang berpengar$" pada F ak$t (ang teradi pada >anita

    tidak dapat ditem$kan. Mikroorganisme (ang paling sering ditem$kan adala" enis bakteri

    aerob. elain bakteri aerob+ F dapat disebabkan ole" *ir$s dan am$r. ?eradin(a infeksi

    sal$ran kemi" karena adan(a gangg$an keseimbangan antar mikroorganisme pen(ebab

    infeksi sebagai agent dan epitel sal$ran kemi" sebagai host . @angg$an keseimbangan ini

    disebabkan ole" karena perta"anan t$b$" dari host (ang men$r$n ata$ karena

    *ir$lensi agent meningkat.

    emamp$an host  $nt$k mena"an mikroorganisme mas$k ke dalam sal$ran kemi"

    disebabkan ole" beberapa faktor+ antara lain adala" ,

    1. perta"anan lokal dari "ost

    2. peranan dari sistem kekebalan t$b$" (ang terdiri atas kekebalan "$moral ma$p$n

    im$nitas sel$ler.

    $man Escherichia coli (ang men(ebabkan F m$da" berkembang biak di dalam$rine+ disisi lain $rine bersifat bakterisidal ter"adap "ampir sebagian besar k$man dan

    spesies Escherichia coli. ebenarn(a perta"anan sistem sal$ran kemi" (ang paling baik 

    adala" mekanisme !ash"out $rine+ (ait$ aliran $rine (ang mamp$ membersi"kan k$man=

    k$man (ang ada di dalam $rine bila $mla" !$k$p. le" karena it$ kebiasaan arang

    min$m meng"asilkan $rine (ang tidak adek$at se"ingga mem$da"kan $nt$k teradin(a

    infeksi sal$ran kemi". F $ga ban(ak teradi melal$i kateterisasi (ang teradi di r$ma"

    sakit. -erik$t data dari infeksi nosokomial terban(ak (ang teradi di r$ma" sakit

    12

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    13/28

    $.5 Mani&estasi klinis

    @eala infeksi kand$ng kemi" melip$ti,

    • -era>an $rin ata$ dara"+ (ang m$ngkin memiliki ba$ b$s$k ata$ k$at

    • Demam renda" %tidak sem$a orang akan mengalami demam'•  (eri ata$ terbakar dengan b$ang air ke!il• ?ekanan ata$ kram di per$t bagian ba>a" %biasan(a tenga"' ata$ kembali• $at perl$ sering b$ang air ke!il+ ba"kan setela" kand$ng kemi" tela"

    dikosongkan

    Iika infeksi men(ebar ke ginal+ geala dapat men!ak$p,

    • Menggigil dan gemetar ata$ berkeringat di malam "ari•

    elela"an dan perasaan sakit $m$m• Demam di atas 11 deraat ;a"ren"eit• ;lank %sisi' + p$ngg$ng+ ata$ n(eri pangkal pa"a• Memera" k$lit+ "angat+ ata$ memera"• /er$ba"an mental ata$ kebing$ngan %pada orang t$a+ geala ini sering

    mer$pakan sat$=sat$n(a tanda=tanda ?F'• M$al dan m$nta"•  (eri per$t (ang para" %kadang=kadang'

    /ada ba(i bar$ la"ir+ ba(i+ anak+ dan orang lan$t $sia+ geala klasik infeksisal$ran kemi" m$ngkin tidak "adir. @eala lain m$ngkin men$n$kkan adan(ainfeksi sal$ran kemi".

    • -a(i bar$ la"ir, demam ata$ "ipotermia %s$"$ renda"'+ makan (ang b$r$k+ pen(akit k$ning 

    • -a(i, m$nta"+ diare + demam+ nafs$ makan+ tidak berkembang• #nak=anak, m$da" mara"+ makan b$r$k+ demam (ang tidak elas (ang

    tidak pergi+ ke"ilangan kontrol b$ang air besar+ per$t longgar+ per$ba"an pola b$ang air ke!il

    • rang t$a, demam ata$ "ipotermia+ k$rang nafs$ makan+ les$+ per$ba"anstat$s mental

    @eala infeksi sal$ran kemi" bisa mirip dengan pen(akit seks$al men$lar.

    1. ?anda dan geala F pada bagian ba>a" adala" ,•  (eri (ang sering dan rasa panas ketika berkemi"• pasme pada area kand$ng kemi" dan s$prap$bis• emat$ria•  (eri p$ngg$ng dapat teradi

    2. ?anda dan geala F bagian atas adala" ,

    • Demam• Menggigil

    13

    http://translate.googleusercontent.com/translate_c?depth=1&ei=j0xjUeGrH8zqrQe7sIDoBA&hl=id&prev=/search%3Fq%3Durinary%2Btract%2Binfections%26hl%3Did%26biw%3D1366%26bih%3D616&rurl=translate.google.com&sl=en&u=http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/003138.htm&usg=ALkJrhjkBkxqnp6vd3p-WJHNDWl9jah3YQhttp://translate.googleusercontent.com/translate_c?depth=1&ei=j0xjUeGrH8zqrQe7sIDoBA&hl=id&prev=/search%3Fq%3Durinary%2Btract%2Binfections%26hl%3Did%26biw%3D1366%26bih%3D616&rurl=translate.google.com&sl=en&u=http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/003113.htm&usg=ALkJrhhkC2yZuAyPfqzS09YUDMxr9hMUiAhttp://translate.googleusercontent.com/translate_c?depth=1&ei=j0xjUeGrH8zqrQe7sIDoBA&hl=id&prev=/search%3Fq%3Durinary%2Btract%2Binfections%26hl%3Did%26biw%3D1366%26bih%3D616&rurl=translate.google.com&sl=en&u=http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/003205.htm&usg=ALkJrhgf06RQ4-ywJz5orCXsJSbkB6h4qghttp://translate.googleusercontent.com/translate_c?depth=1&ei=j0xjUeGrH8zqrQe7sIDoBA&hl=id&prev=/search%3Fq%3Durinary%2Btract%2Binfections%26hl%3Did%26biw%3D1366%26bih%3D616&rurl=translate.google.com&sl=en&u=http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/003205.htm&usg=ALkJrhgf06RQ4-ywJz5orCXsJSbkB6h4qghttp://translate.googleusercontent.com/translate_c?depth=1&ei=j0xjUeGrH8zqrQe7sIDoBA&hl=id&prev=/search%3Fq%3Durinary%2Btract%2Binfections%26hl%3Did%26biw%3D1366%26bih%3D616&rurl=translate.google.com&sl=en&u=http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp%3Farticlekey%3D59291&usg=ALkJrhhxJcoqaP-KM_UoFC-KzY52KXISCghttp://translate.googleusercontent.com/translate_c?depth=1&ei=j0xjUeGrH8zqrQe7sIDoBA&hl=id&prev=/search%3Fq%3Durinary%2Btract%2Binfections%26hl%3Did%26biw%3D1366%26bih%3D616&rurl=translate.google.com&sl=en&u=http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp%3Farticlekey%3D59291&usg=ALkJrhhxJcoqaP-KM_UoFC-KzY52KXISCghttp://translate.googleusercontent.com/translate_c?depth=1&ei=j0xjUeGrH8zqrQe7sIDoBA&hl=id&prev=/search%3Fq%3Durinary%2Btract%2Binfections%26hl%3Did%26biw%3D1366%26bih%3D616&rurl=translate.google.com&sl=en&u=http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp%3Farticlekey%3D98610&usg=ALkJrhgom9IRHH3BaUwoNPXlj9fLoBGeQAhttp://translate.googleusercontent.com/translate_c?depth=1&ei=j0xjUeGrH8zqrQe7sIDoBA&hl=id&prev=/search%3Fq%3Durinary%2Btract%2Binfections%26hl%3Did%26biw%3D1366%26bih%3D616&rurl=translate.google.com&sl=en&u=http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp%3Farticlekey%3D59276&usg=ALkJrhjUjZ6krHNgljEDwSlrqcIHIe8IZwhttp://translate.googleusercontent.com/translate_c?depth=1&ei=j0xjUeGrH8zqrQe7sIDoBA&hl=id&prev=/search%3Fq%3Durinary%2Btract%2Binfections%26hl%3Did%26biw%3D1366%26bih%3D616&rurl=translate.google.com&sl=en&u=http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp%3Farticlekey%3D58875&usg=ALkJrhiZJ6r4nY_WYxxRRUt9DRAwdyi3Gwhttp://translate.googleusercontent.com/translate_c?depth=1&ei=j0xjUeGrH8zqrQe7sIDoBA&hl=id&prev=/search%3Fq%3Durinary%2Btract%2Binfections%26hl%3Did%26biw%3D1366%26bih%3D616&rurl=translate.google.com&sl=en&u=http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/003113.htm&usg=ALkJrhhkC2yZuAyPfqzS09YUDMxr9hMUiAhttp://translate.googleusercontent.com/translate_c?depth=1&ei=j0xjUeGrH8zqrQe7sIDoBA&hl=id&prev=/search%3Fq%3Durinary%2Btract%2Binfections%26hl%3Did%26biw%3D1366%26bih%3D616&rurl=translate.google.com&sl=en&u=http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/003205.htm&usg=ALkJrhgf06RQ4-ywJz5orCXsJSbkB6h4qghttp://translate.googleusercontent.com/translate_c?depth=1&ei=j0xjUeGrH8zqrQe7sIDoBA&hl=id&prev=/search%3Fq%3Durinary%2Btract%2Binfections%26hl%3Did%26biw%3D1366%26bih%3D616&rurl=translate.google.com&sl=en&u=http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/003205.htm&usg=ALkJrhgf06RQ4-ywJz5orCXsJSbkB6h4qghttp://translate.googleusercontent.com/translate_c?depth=1&ei=j0xjUeGrH8zqrQe7sIDoBA&hl=id&prev=/search%3Fq%3Durinary%2Btract%2Binfections%26hl%3Did%26biw%3D1366%26bih%3D616&rurl=translate.google.com&sl=en&u=http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp%3Farticlekey%3D59291&usg=ALkJrhhxJcoqaP-KM_UoFC-KzY52KXISCghttp://translate.googleusercontent.com/translate_c?depth=1&ei=j0xjUeGrH8zqrQe7sIDoBA&hl=id&prev=/search%3Fq%3Durinary%2Btract%2Binfections%26hl%3Did%26biw%3D1366%26bih%3D616&rurl=translate.google.com&sl=en&u=http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp%3Farticlekey%3D98610&usg=ALkJrhgom9IRHH3BaUwoNPXlj9fLoBGeQAhttp://translate.googleusercontent.com/translate_c?depth=1&ei=j0xjUeGrH8zqrQe7sIDoBA&hl=id&prev=/search%3Fq%3Durinary%2Btract%2Binfections%26hl%3Did%26biw%3D1366%26bih%3D616&rurl=translate.google.com&sl=en&u=http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp%3Farticlekey%3D59276&usg=ALkJrhjUjZ6krHNgljEDwSlrqcIHIe8IZwhttp://translate.googleusercontent.com/translate_c?depth=1&ei=j0xjUeGrH8zqrQe7sIDoBA&hl=id&prev=/search%3Fq%3Durinary%2Btract%2Binfections%26hl%3Did%26biw%3D1366%26bih%3D616&rurl=translate.google.com&sl=en&u=http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp%3Farticlekey%3D58875&usg=ALkJrhiZJ6r4nY_WYxxRRUt9DRAwdyi3Gwhttp://translate.googleusercontent.com/translate_c?depth=1&ei=j0xjUeGrH8zqrQe7sIDoBA&hl=id&prev=/search%3Fq%3Durinary%2Btract%2Binfections%26hl%3Did%26biw%3D1366%26bih%3D616&rurl=translate.google.com&sl=en&u=http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/003138.htm&usg=ALkJrhjkBkxqnp6vd3p-WJHNDWl9jah3YQ

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    14/28

    •  (eri pangg$l dan pinggang•  (eri ketika berkemi"• Malaise• /$sing•

    M$al dan m$nta"

    erdasarkan #agian saluran kemih 6ang terin&eksi7 tanda dan gealasebagai berik$t,

    • istitis , pi$ria $rgensi+ frek$ensi miksi meningkat per$ba"an>arna dan ba$ $rine+ n(eri s$prap$blik+ demam biasan(a tidak ada.

    • retritis , m$ngkin mirip dengan sistitis ke!$ali adan(adischarge urethra

    • /rostatitis, ser$pa dengan sistitis ke!$ali geala obstr$ksiorifisi$m $retra %!ont, "esitansi+ aliran lema"'.

    • /ielonefritis , demam+ menggigil+ n(eri p$ngg$ng ata$ bokong+m$al+ m$nta"+ diare.

    • #bses ginal %intrarenal ata$ perinefrik'K ser$pa dengan pielonefritis ke!$ali demam menetap meskip$n diobati denganantibiotik.

    -ejala Lain

    • /ada beberapa kas$s+ m$ngkin terli"at sedikit dara" pada air 

    senin(a (ang ba$n(a sangat men(engat.

    • ?erasa sakit di ak"ir ken!ing.

    • #n(ang=an(angan ata$ rasa masi" ingin ken!ing lagi. Meskis$da" di!oba $nt$k berkemi" nam$n tidak ada air kemi" (angkel$ar.

    $.8 3iagnosis 3iagnosis anding

    ##MEF

    F ba>a" , dis$ria terminal+ polakis$ria+ n(eri s$prap$bik 

    F atas, n(eri pinggang+ demam+ menggigil+ m$al dan m$nta"+ "emat$ria

    /EMEF## ;FF 

    ;ebris+ n(eri tekan s$prap$bik+ n(eri ketok s$d$t kosto*ertebra

    /EMEF## /EI#@

    14

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    15/28

    1.

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    16/28

    ?idak bole" mengg$nakan antiseptik $nt$k persiapan pasien karena dapat

    mengkontaminasi sampel dan men(ebabkan k$lt$r false=negati*e.

    etela" pengambilan sampel+ maka "ar$s dilak$kan ,

    1. -a"an $rin "ar$s segera dikirim ke laboratori$m+ karena pen$ndaan akan

    men(ebabkan bakteri (ang terdapat dalam $rin berkembang biak dan peng"it$ngan

    koloni (ang t$mb$" pada biakan men$n$kkan $mla" bakteri sebenarn(a (ang

    terdapat dalam $rin pada saat pengambilan. ampel "ar$s diterima maksim$n 1 am

    setela" penamp$ngan.

    2 ampel "ar$s s$da" diperiksa dalam >akt$ 2 am. etiap sampel (ang diterima lebi"

    dari 2 am setela" pengambilan tanpa b$kti tela" disimpan dalam k$lkas+ se"ar$sn(a

    tidak dik$lt$r dan sebaikn(a dimintakan sampel bar$.

    3 -ila pengiriman terpaksa dit$nda+ ba"an $rin "ar$s disimpan pada s$"$ 4oJ selama

    tidak lebi" dari 24 am.

    d. /emeriksaan rin Empat /orsi %Meares tame('

    /emeriksaan ini dilak$kan $nt$k penderita prostatitis. /emeriksaan ini terdiri dari $rin

    empat porsi (ait$ ,

    1. /orsi pertama %-1' , 1 ml pertama $rin+ men$n$kkan kondisi $retra+

    2. /orsi ked$a %-2' , sama dengan $rin porsi tenga"+ men$n$kkan kondisi b$li=b$li+

    3. /orsi ketiga %E/' , sekret (ang didapatkan setela" masase prostat+

    4. /orsi keempat %-4' , $rin setela" masase prostat.

    a. Eritrosit

    Ditem$kann(a eritrosit dalam $rin %"emat$ria' dapat mer$pakan penanda bagi berbagai

     pen(akit glomer$ler ma$p$n non=gromer$ler+ seperti bat$ sal$ran kemi" dan infeksi

    sal$ran kemi".

     b. /i$ria

    /i$ria ata$ sedimen le$kosit dalam $rin (ang didefinisikan ole" tamm+ bila ditem$kan

     paling sedikit 80ml $rin (ang tidak disentrif$s ata$ setara dengan 2=50

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    17/28

    2. $rin terkontaminasi dengan antiseptikK

    3. $rin terkontaminasi dengan le$kosit *aginaK

    4. nefritis intersisial kronik %nefropati analgetik'K

    5. nefrolitiasisK

    6. t$mor $roepitelial

    !. ilinder 

    ilinder dalam $rin dapat memiliki arti dalam diagnosis pen(akit ginal+ antara lain,

    1. silinder eritrosit+ sangat diagnostik $nt$k glomer$lonefritis ata$ *ask$litis ginalK

    2. silinder le$kosit bersama dengan "an(a pi$ria+ diagnostik $nt$k pielonefritisK

    3. silinder epitel+ dapat ditem$kan pada nekrosis t$b$ler ak$t ata$ pada gromer$lonefritis

    ak$tK

    4. silinder lemak+ mer$pakan penanda $nt$k sindroma nefrotik bila ditem$kan bersamaan

    dengan protein$ria nefrotik.

    d. ristal

    ristal dalam $rin tidak diagnostik $nt$k pen(akit ginal.

    e. -akteri

    o Mikroskopis+ pada pemeriksaan mikroskopis dapat dig$nakan $rin segar tanpa dip$tar 

    ata$ pe>arnaan gram. -akteri din(atakan positif bila di$mpai sat$ bakteri lapangan

     pandang min(ak emersi.o -iakan bakteri+ pembiakan bakteri sedimen $rin dimaks$dkan $nt$k memastikan

    diagnosis F (ait$ bila ditem$kan bakteri dalam $mla" bermakna+ (ait$,

    /engambilan spesimen I$mla" koloni bakteri per ml $rin#spirasi s$pra p$bik L 1 !f$0ml dari 1 ata$ lebi"

    organisme patogenateter L 2. !f$0ml dari 1 organisme

     patogenrine bag ata$ $rin porsi

    tenga"

    L 1. !f$0ml

    f. ?es imia>i

    -eberapa tes kimia>i dapat dipakai $nt$k pen(aring adan(a bakteri$ria+ diantaran(a (ang

     paling sering dipakai adala" tes red$ksi griess nitrate. Dasarn(a adala" sebagian besar 

    mikroba ke!$ali entero!o!!i mered$ksi nitrat.

    17

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    18/28

    g. ?es /lat Jel$p %Dip=lide'

    -eberapa pabrik mengel$arkan biakan b$atan (ang ber$pa lempengan plastik bertangkai

    dimana pada ked$a sisi perm$kaann(a dilapisi pembeni"an padat k"$s$s.

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    19/28

    B @eala $m$m adala" sistitis dengan "emat$ria+ dilatasi $reter dan gagaln(a pengisisan *esika $rinaria (ang disebabkan ole" massa (ang se!ra "istologis terdiri dariradang dengan eosinofil.

    $.: enatalaksanaan

    Manaemen F 

    %'( #a;ah

    /rinsip manaemen F ba>a" adala" intake !airan (ang ban(ak+ antibiotika (ang adek$atdan kala$ perl$ terapi simtomatik $nt$k alkalinisasi $rin,

    = ampir 8H pasien akan memberikan respon setela" 48 am dengan antibiotikat$nggal+ seperti ampisilin 3 gr+ trimetropin 2mg

    = -ila infeksi menetap disertai $rinalisis %le$kos$ria' diperl$kan terapi kon*ensionalselama 5=1 "ari

    = /emeriksaan mikroskopik $rin dan biakan $rin tidak diperl$kan bila sem$a geala"ilang dan tanpa le$kos$ria.

    eeinfeksi ber$lang,

    = Disertai faktor predisposisi, terapi antimikroba (ang intensif diik$ti faktor resiko

    = ?anpa faktor predisposisi, as$pan !airan ban(ak+ !$!i setela" melak$kan senggamadiik$ti terapi antimikroba takaran t$nggal+ misal, trimetropin 2 mg

    = ?erapi antimikroba angka lama sampai 6 b$lan

    %'( atas

    /ada $m$mn(a pasien dengan /# memerl$kan ra>at inap $nt$k memeli"ara stat$s"idrasi dan terapi antibiotika parenteral paling sedikit 48 am. Fndikasi ra>at inap pada/#,

    = egagalan memperta"ankan "idrasi normal= /asien sakit berat ata$ debilitasi

    = ?erapi antibiotika oral ra>at alan gagal= ;aktor predisposisi $nt$k F berkomplikasi= Diperl$kan in*estigasi lan$tan= ormobiditas seperti ke"amilan+ DM dan $sia lan$t

    ?"e Fnfe!tio$s Disease o!iet( of #meri!a mengan$rkan 1 dari 3 alternatif antibiotik F sebagai terapi a>al selama 48=72 am sebel$m diketa"$i mikroorganisme

     pen(ebabn(a,

    = ;l$orok$inolon= #minoglikosida dengan ata$ tanpa ampisilin= efalosporin spektr$m l$as dengan ata$ tanpa aminoglikosida

    19

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    20/28

    rinsi" umum "enatalaksanaan %'( adalah <

    1 Eradikasi bakteri pen(ebab dengan mengg$nakan antibiotik (ang ses$ai2 Mengkoreksi kelainan anatomis (ang mer$pakan faktor predisposisi

    ?$$an penatalaksanaan F adala" men!ega" dan meng"ilangkan geala+ men!ega"dan mengobati bakteriemia dan bakteri$ria+ men!ega" dan meng$rangi risiko ker$sakanginal (ang m$ngkin timb$l dengan pemberian obat=obatan (ang sensitif+ m$ra"+ amandengan efek samping (ang minimal. le" karenan it$ pola pengobatan F "ar$s ses$aidengan bent$k F+ keadaan anatomi sal$ran kemi"+serta faktor=faktor pen(erta lainn(a.-erma!am !ara pengobatan (ang dilak$kan $nt$k berbagai bent$k (ang berbeda dari F+antara lain ,

    1 /engobatan dosis t$nggal

    2 /engobatan angka pendek %1=14 "ari'3 /engobatan angka panang %4=6 mingg$'4 /engobatan profilaksis dosis renda"5 /engobatan s$presif.

    /ili"an antimikroba berdasarkan Educated Guess/;armakologi+ ;F'

    =enis in&eksi en6e#a# tersering ilihan antimikro#a

    istitis ak$t E.!oli+ .saprop"(ti!$s+ k$mangram negati*e lainn(a

     itrof$rantion+ ampisilin+trimetroprim

    /ielonefritis ak$t E.!oli+ k$man gram negati*elainn(a+ trepto!o!!$s

    ntuk "asien ra;at<

    @entamisin%ata$aminoglikosida lainn(a'+kotrikmoksaNol

     parenteral+ sefalosporingenerasi FFF+ aNtreonam

    ntuk "asien #ero#at

     jalan,

    otrimoksaNol oral+fl$orok$inolon+amoksisilin=asamkla*$lanat

    /rostatitis ak$t E.!oli+ k$man gram negati*elainn(a+ E.fae!alis

    otrimoksaNol ata$fl$orok$inolon+ ata$aminoglikosidAampisilin

     parenteral

    20

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    21/28

    /rostatitis kronis E.!oli+ k$man gram negati*elainn(a+ E.fae!alis

    otrimoksaNol ata$fl$orok$inolon ata$trimetroprim

    1 :ang termas$k aminoglikosida,gentamisin+ tobramisin+ netilmisin+ dan amikasin

    %streptomisin dan kanamisin tidak termas$k'2 :ang termas$k sefalosporin generasi FFF,sefotaksim+ sefoperaNon+ setriakson+

    seftaNidin+ sefs$lodin+ moksalaktam+ dll.3 :ang termas$k fl$orok$inolon,siprofloksasin+ ofloksasin+ pefloksasin+ norfloksasin+

    dll.

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    22/28

    1 eaksi ini dapat "ebat dan kadang bersifat letal. -ila m$lai terli"at adann(a gealareaksi toksik dan sensitisasi+ pemakain se!epat m$ngkin di"entikan. Dan tidak diberikan lagi.

    2 @angg$an s(stem "ematopoetik,anemia "emolitik ak$t+ #gran$lositosis%s$lfadiaNine'+

    anemia aplastik+ trombositopenia ringan+ eosinofilia+ geala /.3 @angg$an sal$ran kemi", an$ria dan kematian dapat teradi kristal$ria ata$"emat$ria%arang teradi'

    4 eaksi alergi, gambaran / pada k$lit dan m$kosa ber*ariasi+ ber$pa kelainanmorbiliform+ p$rp$ra+ petekia+ eritema nodos$m+ eritema m$ltiformis tipe ste*ens=

     o"nson+ dll. Demam obat dapat teradi%timb$l demam tiba2+ pada "ari ke t$$" sampaike 1 pengobatan+ di sertai sakit kepala+ menggigil+ rasa lema"+ dan er$psi k$lit+sem$an(a bersifat re*ersible'.

    5

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    23/28

    #moksisilin #<

    #moksisilin A as. kla*$lanat

    #bsorbsi tidak lengkap se!ara oral+ tetapi amoksisilin "ampir lengkap di absorpsi+

    absorbsi penisilin lainn(a pen$r$nan ika ada makanan di dalam lamb$ng 3=6 menitsebel$m makan 0 2=3 am setela" makan. Distrib$si ke sel$r$" t$b$"+ penisilin bisamele>ati sa>ar plasenta tidak teratogenik. ?idak ke /

    Ekskresi , melal$i ginal

    E. , "ipersensiti*itas %angioedem+ mak$lopap$lar+ anafilaktik'+ diare+ nefritis %metisilin'+ne$rotoksisitas+ gangg$an pembent$kan dara" %karbanesilin dan karsilin antipse$domonas'+ toksisitas kation

    a ?idak bisa $nt$k k$man -=laktamase b esistensi E.Joli! Efek samping , reaksi alergi + (ok anafilaksis $m$mn(a tidak toksik pada man$siad Dapat di g$nakan se!ara oral dan parenteral.

    @

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    24/28

    1 Efektif $nt$k F dengan ata$ tanpa pen($lit disebabkan ole" k$man=k$man (angm$ltiresisten dan /.#er$ginosa.

    2 iprofloksasin+ orfloksasin+ dan floksasin $nt$k terapi /rostatitis ba!terial ak$tma$p$n kronis anak=anak dan ib$ "amil tidak bole".

    ;armako dinamik , "ambat pemisa"an do$ble "eli) D# saat replikasi dan transkripsidengan bant$an enNim D# girase "ambat D# girase pada k$man dan bersifat

     bakterisid

    nt$k bakteri , k$inolon lama %gram %='' E.!oli+ prote$s+ klebsiella+ enterobakter 

    ;l$rok$inolon bar$ , gram %A'+ gram %=' dan k$man atipik %m(!oplasma+ klamidia'

    ;armako kinetik , diserap baik di sal$ran !erna+ dalam sediaan oral+ "an(a sakit (angterikat protein+ distrib$si baik ke berbagai organ+ !apai kadar tinggi di prostat+ ?102

     panang 2) se"ari diperl$kan. Di metabolisme di "ati+ ekskresi ginal sebagian emped$.Fndikasi , F+ Fnfeksi sal$ran nafas+ pen(akit men$lar "$b$ngan se)+ infeksi t$kak dansendi+ dll.

    E. , m$al+ m$nta"+ tidak enak diper$t , "al$nisasi+ keang K "epatotoksik K fatotoksif dll.

    Fnteraksi obat , antasit "abis berk$ran+ "ambat teofilin+ tidak dikombinasi dengan obat(ang dapat perpanang inter*al Pt!.

    #MF@

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    25/28

    a Fndikasi , nt$k /rofilaksis ter"adap F ber$lang k"$s$sn(a bila ada resid$kemi".?idak diindikasikan $nt$k infeksi ak$t sal$ran kemi".

     b nt$k berbagai enis mikroba+ ke!$ali prote$s! E. , iritasi lamb$ng %L5 g '+ 4=8 gram0se"ari LL 3 mg+ iritasi sal$ran kemi"+

     protein$ria+ "emat$ria+ er$psi k$lit.

    d F , dengan gangg$an "ati+ tidak $nt$k gagal ginal+ tidak diberikan bersamas$lfonamid.

    e Fnteraksi obat , s$s$+ antasid tidak diberikan meningkatkan pf ral 4 ) 1 gram0"ari

    2 itrofrantoina Fndikasi , Mengobati bakteri$ria (ang disebabkan ole" F bagian ba>a"

     pengg$nan(a terbatas $nt$k t$$an profilaksis ata$ pengobatan s$presif F mena"$n (ait$ setela" k$man pen(ebabn(a dibasmi ata$ dik$rangi dalamantimikroba lain dengan (ang lebi" sensiti*e.

     b nr$k E.!oli+ prote$s+ klebsiella+ enteroba!ter+ enterokok$s! ; , lengkap dan !epat absorbsi di sal$ran !erna+ dengan makanan dapat

    men$r$nkan in"alasi kamb$ng dan menigkatkan bioa*ailibitasn(a+ terikat protein plasma+ ekskresi di ginal+ ?102 2 menit+ $rin agak !okelat

    d F , nt$k gagal ginal dengan klirens kreatinin Q 4 ml0menit+ "amil+ ba(i Q 3 b$lan anemia "emolitik 

    e E , m$al+ m$nta" dan siare K sakit kepala *ertigo+ n(eri otot.

    3 #sam nalidiksata Fndikasi , F ba>a" tanpa pen($lit !onto"n(a , istitis ak$t tidak efektif $nt$k 

    F bagian atas !onto"n(a , /ielonefritis. b ;D , "ambat enNim D# grase bakteri+ bakterisid ter"adap k$man pen(ebab F+E.!oli+ prote$s+ klebsiella+ pse$domonas resisten.

    ! ; , per oral+ 95H terikat protein plasma+ se"ingga di$ba" adi asam"idroksinalidiksat+ masa pen$" 1102 2 am

    d E , m$al+ m$nta"+ $rtikaria K diare demam fosfosensiti*itas , sakit kepala+ngant$k+ *ertigo+ meningkat pada pasien epilepsi+ parkinson.

    e F , ba(i Q 3 b$lan+ trisemester p1 "amil , "ati="ati $nt$k gangg$an "ati ata$ginal , pembesaran dengan nitrof$rantonin

    f Dosis , 4 ) 5 mg0"r

    4 ;osfomisin trometamina Fndikasi , F tanpa komplikasi % istitis ak$t ' pada >anita (ang disebabkan ole"

    E.Joli dan E.;ae!!alis b Efek samping , Diare + M$al + akit kepala + aginitis! ;D , "ambat ta"ap a>al sintesis dinding sel k$mand ; , -io*ailibilitas oral "an(a 37H+ dengan makanan men$r$nkan pen(erapan+

    tidak terikat protein plasma+ ekskresi renal 38H+ ekskresi di $rin dan tinae E , m$al+ m$nta"+ diare+ sakit kepala+ bisa $nt$k >anita "amil+f ediaan K b$b$k 3 gram di!amp$r air G 1 ml tidak bole" dengan air panas

    25

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    26/28

    /erl$ di per"atikan ba">a ada beberapa antibiotik tidak bole" diperg$nakan selama masake"amilan karena dapat men(ebabkan toksik pada anin+ seperti nitrof$rantion+ asamnalidik+ dan tetrasiklin.

    $.> kom"likasi

    • @agal @inal #k$tEdema akibat inflamasi ak$t pada ginal akan mendesak sistem pel*ikalisesse"ingga menimb$lkan gangg$an aliran $rin. /ada $rogram terli"at spastisitassistem pel*ikalises ata$ pada pemeriksaan radion$klir+ as$pan Nat radion$klirmen$r$n.

    •  ekrosis /apilla @inal dan efritis Fnterstisialis/ada pasien diabetes sering teradi pengel$pasan papilla ginal dan nefritisinterstisialis.

    • -at$ al$ran emi"/apilla terkel$pas akibat F serta debris bakteri mer$pakan nid$s pembent$kan

     bat$ sal$ran kemi".-akteri (ang memiliki $rease dapat meme!a" $rea dan memb$at / $rin menadi

     basa se"ingga memperm$da" pengendapat dan pembent$kan bat$.• $p$rasi

    Dapat menimb$lkan abses pada ginal (ang mel$as "ingga rongga perirenal dan

     ba"kan ke s$prarenal+ demikian p$la di prostat dan testis.

     

    $.9 "rognosis

    F tanpa kelainan anatomis memp$n(ai prognosis lebi" baik bila dilak$kan pengobatan pada fase ak$t (ang adeR$at dan disertai penga>asan ter"adapkem$ngkinan infeksi ber$lang. /rognosis angka panang pada sebagian besar

     penderita dengan kelainan anatomis $m$mn(a k$rang mem$askan meskip$ntela" diberikan pengobatan (ang adeR$at dan dilak$kan koreksi beda". al ini

    teradi ter$tama pada penderita dengan nefropati refl$k. Deteksi dini ter"adapadan(a kelainan anatomis+ pengobatan (ang segera pada fase ak$t. kerasama(ang baik antara dokter+ a"li beda" $rologi dan orang t$a penderita sangandiperl$kan $nt$k men!ega" teradin(a perb$r$kan (ang mengara" padaterminal gagal ginal kronis.

    $.10 "en*egahan

    • indari pengg$naan antibiotik spektr$m l$as %!t". #mo)i!illin+

    !ep"ale)in'+ (ang dapat melema"kan perta"anan alami mela>ankolonisasi.

    26

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    27/28

    • #tasi konstipasi bila pasien terdapat disf$ngsi berkemi" (ang terkait

    dengan pelebaran kronik rekt$m dengan feses.• -ila disf$ngsi berkemi" menadi faktor pen!et$s+ perinta"kan pasien

    $nt$k ken!ing se!ara terat$r.•

    /ertimbangkan k"itan pada neonat$s laki=laki.

    Memin$m !airan (ang ban(ak ter$tama air+ membant$ men!ega" F 

    dengan !ara sering berkemi" "ingga $rin terdorong kel$arSdaritrakt$s.

    -as$" alat pengel$aran $rin dari depan ke belakang $nt$k men!ega"

     bakteri anal ke *agina. Iangan membersi"kan alat kelamin dengan air (ang ditamp$ng di bak 

    ata$ ember+ sebaikn(a pakaila" s"o>er Iika di toilet $m$m $sa"akan g$nakan toilet ongkok daripada toilet

    d$d$k ata$ ika terpaksa toilet d$d$k bersi"kan d$l$ pinggiran dand$d$kan toilet.

    indari pengg$naan prod$k prod$k ke>anitaan (ang men(ebabkan

    iritasi. @$nakan pakaian dalam dari ba"an kat$n agar tidak lembab. indari bergonta ganti pasngan seks$al+ serta kosongkan

    sebel$m dan ses$da" "$b$ngan inter!o$rse.

    L.O 4 Memahami dan menjelaskan salasil #aul /rukhshah dalam thaharah

    engertian salisul,#aul

     enurut ma#hab $ana%i+ salis$l=ba$l adala" pen(akit (ang men(ebabkan kel$arn(a air ken!ing se!ara kontin($+ ata$ kel$ar angin%kent$t' se!ara kontin($+ dara"isti"ad"a"+men!ret (ang kontin($+ dan pen(akit lainn(a (ang ser$pa.

     enurut ma#hab $anbali+ salis$l=ba$l adala" "adas (ang kontin($+ baik it$ ber$pa air ken!ing+ air madNi+ kent$t+ ata$ (ang lainn(a (ang ser$pa.

     enurut ma#hab aliki+ salis$l=ba$l adala" ses$at$ (ang kel$ar dikarenakan pen(akitseperti kel$ar air ken!ing se!ara kontin($.

     enurut ma#hab Sya%i&i+ salis$l=ba$l adala" ses$at$ (ang kel$ar se!ara kontin($ (angdi>aibkan kepada orang (ang mengalamin(a $nt$k menaga dan memakaikan kain ata$ses$at$ (ang lain seperti pembal$t pada tempat kel$arn(a (ang bisa menaga agar air ken!ing terseb$t tidak at$" ke tempat s"alat.

    3alil tentang salisul,#aul

    TUVT WXY ZVU[ . \]^_ ` c `hj WU X X X Tq _Y uvU 

    whx] y[zq{VU |cj}~ XVU 

    27

  • 8/18/2019 sk2 Urin.docx

    28/28

    •bad bin -as(ar menderita pen(akit men!ret dan dia tetap melan$tkan s"alatn(a %dalamkeadaan men!ret terseb$t'.•

    Dari "adis terseb$t bisa disimp$lkan ba">a seseorang (ang memp$n(ai pen(akit men!ret+kel$ar kent$t0air ken!ing se!ara kontin($ tidak memiliki ke>aiban $nt$k meng$lang=

    $lang >$d"$n(a+ nam$n tetap mener$skan s"alat dalam keadaan terseb$t.

    D#;?# /?##

    • /rin!e+ (l*ia. #. 25. Pato%isiologi 'uku Edisi  . Iakarta, E@J

    • $do(o+ #r$+ dkk. 29.  'uku *+ar Ilmu Penyakit alam, -ilid II Edisi . . Iakarta,

    /$sat /enerbitan F/D ;F

    • "er>ood+ ard & Fnmar aden. 29.  'ahan Kuliah *natomi Sistem 1rinarius.Iakarta, ; :#F

    • /$rnomo+ -as$ki. 29. asar"dasar 1rologi ed0 . Iakarta , ag$ng eto

    • ifaSi+ M. 26. 2isalah 3untunan Shalat 4engkap. emarang , /?. ar(a ?o"a /$tra

    • @anong+ C.;. 28. 'uku *+ar /isiologi Kedokteran ed0 . E@J , Iakarta.

    • obbins. 27 . 'uku *+ar Patologi ed0 5 . E@J , Iakarta