Transcript

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI DESA TANJUNG PASIR TAHUN 2015

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BAYIDI DESA TANJUNG PASIR TAHUN 2015Pembimbing :dr. Yusnita, M.Kes

KELOMPOK 9Fahmi Hidayati(110.2010.091)Lisa Chairunnisa(110.2010.153)Mutiara Fadhila(110.2010.192)Silpi Hamidiyah(110.2010.270)

SIMULASI DIAGNOSIS KOMUNITAS1BAB IPENDAHULUANPembangunan kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional yang pada hakekatnya diarahkan untuk meningkatkan kesehatan bagi setiap lapisan masyarakat yang dirumuskan dalam visi Indonesia Sehat 2010. Meskipun tujuan akhir dari upaya pembangunan kesehatan adalah kesehatan seluruh lapisan masyarakat, namun secara operasional prioritas utama adalah kesehatan anak, karena anak merupakan salah satu modal bagi keberhasilan pembangunan kesehatan bangsa. Salah satu tolak ukurnya adalah tinggi rendahnya Angka Kematian Bayi (AKB) (Agustini, 2001).1.1. Latar Belakang2Di Indonesia, sudah diupayakan suatu program imunisasi berupa Program Pengembangan Imunisasi (PPI), namun PPI ini masih memiliki kendala yaitu masih rendahnya angka cakupan imunisasi dasar dan tingginya angka drop out kunjungan ulangan. Beberapa penelitian menemukan bahwa kepercayaan dan perilaku kesehatan ibu mempunyai peranan yang sangat besar dalam program imunisasi dasar. Melalui wawancara awal yang dilakukan peneliti terhadap 10 ibu yang mempunyai bayi di wilayah Puskesmas Desa Tanjung Pasir ternyata hanya 2 dari 10 ibu yang bayinya diberi imunisasi dasar3Berdasarkan uraian-uraian diatas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Ibu Dalam Pemberian Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Desa Tanjung Pasir Tahun 2015.

41.2. Area MasalahData PuskesmasRendahnya cakupan imunisasi dasarTingginya angka kematian bayiTingginya kasus campakTingginya kasus Tb paruTingginya kasus diareKurangnya kesadaran untuk melakukan cuci tanganTidak tersedianya air bersihTidak tersedianya rumah sehatTidak tersedianya jamban di masing-masing rumahKurangnya pengolahan sampah dan limbah rumah tangga

5B. Wawancara dengan tenaga kesehatan di lingkungan keluarga binaan

6Dalam penelitian ini, kelompok kami menentukan area masalah dengan menggunakan metode delphi, dimana kami melibatkan seluruh anggota kelompok, dokter puskesmas setempat dan keluarga binaan untuk menentukan area masalah.Peneliti memutuskan untuk memilih area masalah berupa rendahnya cakupan imunisasi dasar pada bayi di Desa Tanjung Pasir pada tahun 2015. Berdasarkan hal tersebut peniliti menarik rumusan masalah berupa Apa saja faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perilaku ibu dalam pemberian imunisasi dasar pada bayi di Desa Tanjung Pasir pada tahun 2015 ?.71.3. Tujuan Penelitian1.3.1.Tujuan UmumMengetahui faktor-faktor yang mampu mempengaruhi perilaku ibu dalam pemberian imunisasi dasar pada bayi di Desa Tanjung Pasir tahun 2015.1.3.2.Tujuan KhususMendeskripsikan perilaku ibu dalam pemberian imunisasi dasar pada bayi di Desa Tanjung Pasir Tahun 2015.Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu dalam pemberian imunisasi dasar pada bayi di Desa Tanjung Pasir Tahun 2015.

81.4. ManfaatBagi PenelitiHasil peneltian ini diharapkan dapat menambah wawasan pengetahuan peneliti mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu dalam pemberian imunisasi dasar pada bayi serta bagi peneliti lain diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan referensi.b. Bagi MasyarakatDiharapkan semua orang tua khususnya ibu-ibu dapat mengetahui tentang kesehatan anak dan berbagai faktor yang mempengaruhinya, khususnya yang berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar pada bayi.c. Bagi PuskesmasSebagai bahan masukan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan khususnya promosi imunisasi kepada masyarakat.

9

BAB IITINJAUAN PUSTAKA

2.1. Kerangka TeoriTeori yang digunakan dalam penelitian ini adalah berdasarkan teori perilaku, yaitu mengenai perilaku ibu dalam pemberian imunisasi dasar untuk bayinya. Teori tersebut dipilih berdasarkan teori dari Lawrence Green tentang perilaku kesehatan. Dalam teori Green menganalisis tentang perilaku manusia berangkat dari tingkat kesehatan. Bahwa kesehatan seseorang dipengaruhi oleh 2 faktor pokok, yaitu faktor perilaku (behavior causes) dan faktor diluar perilaku (non behavior causes). 10Faktor perilaku ditentukan atau dibentuk oleh:Faktor predisposisi (predisposing factor) Faktor pendorong (enabling factor)Faktor pendukung (reinforcing factor)A. Imunisasi1. Pengertian ImunisasiImunisasi adalah suatu usaha untuk memberikan zat kekebalan pada bayi dan anak terhadap penyakit tertentu (DepKes, 2000). Kekebalan yang bekerja dalam tubuh anak ada dua jenis yaitu : Kekebalan Aktif adalah kekebalan yang dibuat sendiri oleh tubuh untuk menolak terhadap suatu penyakit tertentu dimana prosesnya lambat tetapi dapat bertahan lama (Markum, 1997). Kekebalan aktif terbagi menjadi dua jenis yaitu :Alamiah Buatan11 Kekebalan Pasif adalah tubuh anak tidak dapat membentuk antibody sendiri tetapi kekebalan tersebut diperoleh dari luar tubuh setelah mendapatkan zat penolak sehingga cepat tetapi tidak bertahan lama (Markum, 1997). Kekebalan Pasif terbagi menjadi dua jenis yaitu :Alamiah Buatan2. Jenis Vaksin yang digunakan di Indonesia (Wahab, 2002)Vaksin dari kuman hidup yang dilemahkan seperti :Virus Campak dalam vaksin campakVirus Polio dalam sediaan oral vaksin polio (OPV atau Sabin)Kuman TBC dalam vaksin BCGVaksin dari kuman yang dimatikan seperti :Bakteri pertusis dalam vaksin DPTVirus Polio dalam jenis salk pada vaksin polioVaksin dari racun atau toxin kuman yang dilemahkan (Tetanus toxoid dalam TT, Diptheri Toxin dalam DPT)Vaksin yang di buat dari protein khusus seperti vaksin Hepatitis B

12B. Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Kesehatan1. Pendidikana. Pengertian PendidikanPendidikan adalah dasar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan pengajaran dan latihan bagi perannya dimasa yang akan datang (Undang-undang RI No. 20 tahun 2003). Pendidikan Dasar Pendidikan Menengah Pendidikan Tinggi b. Jenis Pendidikan (Kusuma, 1973)Pendidikan FormalPendidikan InformalPendidikan Non Formal

13Makin tingginya tingkat pendidikan seseorang maka akan semakin mudah menerima informasi, khususnya informasi kesehatan sehingga banyak pula pengetahuan yang dimiliki.2. Pengetahuana. Pengertian PengetahuanMenurut Notoadmodjo, 1997 pengetahuan adalah hasil tahu yang terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu yang sebagian besar diperoleh melalui mendengar dan melihat.b. Batasan-batasan PengetahuanPengetahuan ilmu Pengetahuan filsafat Pengetahuan indera14c. Unsur-unsur Pengetahuan (Achmad, 1994)Sasaran (Objek) Pengamatan KesadaranFaktor-faktor Yang Berhubungan Dengan PengetahuanMenurut Notoatmodjo (1997), pengetahuan berhubungan dengan beberapa faktor:Faktor internal (tingkat IQ, emosi, dan kemampuan daya panca indera)Faktor pendidikanFaktor pengalamanFaktor lingkunganFaktor ekonomiFaktor budaya

15d. Tingkat Pengetahuan (Notoatmodjo, 2005)Tingkat Tahu (know)Tingkat Pemahaman (Comprehension)Tingkat Penerapan (application)Tingkat Analisa (analysis)Tingkat SintesisTingkat Evaluasi (evaluation)e. Cara Memperoleh Pengetahuan (Notoatmodjo, 2005)1. Cara TradisionalCara trial dan errorCara Kekuasaan atau otoritas Pengalaman PribadiMelalui Jalan Pikiran 2. Cara modern atau ilmiah Merupakan penghubungan antara proses berpikir deduktif dan induktif yang dijadikan dasar untuk mengembangkan metode penelitian yang lebih praktis.

164. Sikapa. Pengertian Sikap Menurut Rensist Likert, dkk, sikap dalam Azwar (2002) adalah suatu bentuk evaluasi atau reaksi perasaan terhadap objek untuk menerima atau memihak (favorable) maupun perasaan tidak menerima(Unfavorable) pada objek tersebut.b. Struktur SikapSikap terdiri atas tiga komponen yang saling menunjang yaitu komponen kognitif (coguilne), komponen emosional (affective), komponen perilaku (conatioe). Rensist Likert dalam Azwar (2002) membuat interval untuk pertanyaan sikap dengan menggunakan skala :1) Favorable STS =0, TS = 1, R=2, S = 3, SS = 42) Unfavorable STS = 4, TS = 3, R = 2, S = 1, SS = 0Hasil ukur dapat ditentukan dengan menggunakan rumus median yaitu:Md = (Nilai Minimal + Nilai Maksimal)/2 (Arikunto, 1998)Favorable = Md Skor total individuUnfavorable = Md < Skor total individu17c. Fungsi SikapMenurut Attkinson, R.L, dkk, dalam bukunya Pengantar Psikologi Jilid 2, edisi 11, sikap memiliki 5 fungsi berikut :Fungsi InstrumentalFungsi Pertahanan EgoFungsi Nilai EkspresiFungsi PengetahuanFungsi Penyesuaian Sosiald. Tingkatan SikapMenurut Notoatmodjo (1997), sikap memiliki 4 tingkat, dari yang terendah hingga yang tertinggi, yaitu :Menerima (receiving)Merespons (responding)Menghargai (valuing)Bertanggung Jawab (responsible)18e. Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Sikap (Azwar, 1995)Faktor internal terdiri dari fisiologis, psikologis, motivasiFaktor eksternal terdiri dari pengalaman, situasi, norma, hambatan, pendorong dan status kepribadian.f. Ciri-ciri SikapCiri-ciri sikap sebagaimana dikemukakan oleh para ahli, seperti Gerungan (1996), Abu Ahmadi (1999), Sarlito W. S (2000), Bimo Walgito (2001), pada intinya sama yaitu :Sikap dapat berubah-ubah dalam situasi yang memenuhi syarat untuk itu, sehingga dapat dipelajari dan diramalkan.Sikap tidak dapat berdiri sendiriSikap dapat tertuju pada satu objek ataupun pada sekumpulan objekSikap tidak dibawa sejak lahir, tetapi dipelajari dan dibentuk berdasarkan pengalaman dan pengetahuan yang didapat sepanjang perkembangan individuSikap mengandung faktor perasaan sehingga berbeda dengan pengetahuan.

19

202.2. Kerangka KonsepDesain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain deskriptif, yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menggambarkan faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam pemberian imunisasi dasar pada bayi di wilayah Puskesmas Desa Tanjung Pasir tahun 2015.Pada penelitian ini sebagai variabel independent yaitu faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu, sedangkan variabel dependen yaitu pemberian imunisasi dasar pada bayi di wilayah Puskesmas Desa Tanjung Pasir tahun 2015.Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku :- Tingkat Pengetahuan ibu- Tingkat Pendidikan ibu- Sikap21KERANGKA KONSEP

22KERANGKA KONSEP

232.3. Definisi Operasional

24

25Lembar Kuesioner26

27

28

29