Transcript
Page 1: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE

NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR

SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS MIS MATHLAUL’HUDA

SKRIPSI

Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh

Gelar Sarjana Pendidikan pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Oleh:

ACHMAD CHAERUL PAHMI

(107018303961)

PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH

JURUSAN KEPENDIDIKAN ISLAM

FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH

JAKARTA

2014

Page 2: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING SKRIPSI

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE

NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR

SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS MI MATHLAUL'HUDA

Skripsi

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh

Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Universitas Islam Ne geri Syarif Hidayatullah J il<arta

Oleh

Achmad Chaerul Pahmi107018303961

Di Bawah Bimbingan

Dr. Fauzan. MANIP. 19761107 2007011 013

PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDATYAII

FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGIJRUAN

T]NTVERSITAS ISLAM I\IEGERI SYARIF IIIDAYATIJLLAII

JAKARTA

t435W 2014M

caal\./

Page 3: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING SKRIPSI

Skripsi berjudul "PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN

KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER CI\HT)

TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS

MI MATHLAUL'HUDA" disusun oleh Achmad Chaerul Pahmi, NIM.

107018303975, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah lbtidaiyah, Fakutas Ilmu

Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Telah melalui bimbingan dan dinyatakan sah sebagai karya ilmiah yang berhak

untuk diajukan pada sidang munaqosah sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh

fakultas.

Jakarta,l I Agustus 2014

Yang Mengesahkan,

Dr. Fauzan. MANrP. 19761107 200701 1 013

Page 4: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

LEMBAR PENGESAHAN

Skripsi berjudul Pengaruh Sfrategi Pembelajarau Kooperatif Tipe

Numbered Head Together (NHT) Terhadap Hasil Bel*jar Siswa Pada Mata

Pelajaran IPS MIS Mathlaut Huda disusun oleh ACHMAD CHAERUL

PAHMI Nomor Induk Mahasiswa 10?018303961, diajukan kepada Fakultas Ilmu

Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan telah dinyatakan

lulus dalam Ujian Munaqasah pada tanggal 1.4-A7-2ilt4 di hadapan dewan

penguji. Karena itu, penulis berhak memperoleh geiar Sarjana 51 (S.Pd) dalam

bidang Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).Jakarta, 14 Juli 2014

Panitia Uj ian Munaqasyah

Ketua Jurusan PGMI

Dr. Fauzan. MANiP: 19761107 200701 I 013

Sekertaris Panitia

Asep Ediana Latip. M. Pd

ttJIP: i9810623 200912 1 003

Fenguji I

Dr.Iwan Purwanto. M.PdNrP. 19730424 200801 1012

Penguji II

Asep Ediana Latip. M. PdNIP : 19810673 2A0912 1 003

Tanggal

de-l{**r

,E-D8-344

Tanda Tangan

aauq

*o d-fi)(+ d

ffiNIP: 19591020 198603 2A0l

Page 5: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

SURAT PERNYATAAN KARYA SENDIRI

Saya yang bertanda tangan dibawh ini:

Nama

NIM

Jurusan

Fakultas

Achmad Chaerul Pahmi

1 070 1 830396 1

PGMI

Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Dengan ini menyatakan bahwa:

1. Skripsi ini merupakan hasil karya asli saya yang diajukan untuk memenuhi

salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar sarjana (SI) di Universitas

Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

2. Semua sumber yang saya gunakan dalam penulisan skripsi ini telah saya

cantumkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Islam Negeri

(UIN) Syarif Hidayatullah J akarta.

3. Jika dikemudian hari terbukti bahwa karya ini bukan karya asli saya atau

merupakan jiplakan dari karya orang lain, maka saya bersedia menerima sanksi

berdasarkan ketentuan yang berlaku di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif

Hidayatullah Jakarta.

Jakafia, i1Agustus2014

Yang Menyatakan

w

Achmad Chaerul Pahmi

Page 6: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

i

ABSTRAK

Achmad Chaerul Pahmi, “Pengaruh Strategi Pembelajaran Kooperatif Tipe

Numbered Head Together (Nht) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata

Pelajaran IPS MIS Mathlaul’huda”. Skripsi, Pendidikan Guru Madrasah

Ibtidaiyah,, Fakutas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN)

Syarif Hidayatullah Jakarta.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode numbered

head together (NHT) terhadap hasil belajar siswa pada konsep uang. Metode

penelitian yang digunakan adalah metode quasy eksperimen. Penelitian ini

dilakukan di MIS Mathlaul’huda Bogor. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari

dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang berjumlah 45 siswa dan

kelompok kontrol yang juga berjumlah 45 siswa. kelompok eksperimen adalah

kelompok yang diajarkan dengan metode numbered head together (NHT),

sedangkan kelompok kontrol adalah kelompok yang diajarkan secara

konvensional. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes. Berdasarkan

analisis data dengan uji-t yang dilakukan pada taraf kepercayaan 95%

menunjukkan bahwa hasil belajar IPS siswa yang diajarkan dengan metode

numbered head together (NHT) diperoleh thitung 3,96 dan ttabel sebesar 1,66. Dapat

disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara metode numbered head together

(NHT) terhadap hasil belajar siswa.

Kata Kunci: Metode Numbered Head Together, hasil belajar siswa

Page 7: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

ii

ABSTRACT

Achmad Chaerul Pahmi, “The Effect of Numbered Head Together Methods

Approach Against Student Result on the concept of Social Studies”. Thesis,

Learning Departement Program for Islamic Elementary Schools, Faculty of

Tarbiyah and Teachers Training State Islamic University (UIN) Syarif

Hidayatullah Jakarta

The aims of this research is to determine the effect of Number Head Together

method approach Againts Student Result on the concept of Money. The method of

research used quasi experiments. The research was conducted at Elementary

schools MIS Mathlaul Huda Bogor. The sample in this study consisted of two

groups: experimental groups totaling 45 students and a control group totaling 45

students too. The experimental group was taught to approach the experimental

method, whereas the control group was taught in the conventional group. The

research instrument used was a test instrument. Based on data analysis using the

“t-test” with performed on a 95% confidence level indicates that the learning

outcomes of students who were taught science approach to experimental methods

tvalues of 3.96 and t count ttable of 1.66 It can be concluded that there was a

significant effect between experimental methods approach of student learning

outcomes.

Keywords: : Numbered Head Together methods approach, students’ learning

outcomes

Page 8: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

iii

KATA PENGANTAR

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Puji syukur kepada allah SWT yang senantiasa memberikan nikmat dan

rahmat kepada kita semua, selalu memberikan petunjuk kepada orang yang

bersungguh-sungguh dan memberikan jalan keluar terhadap segala kesulitan.

Karena Allah lah Maha kuasa atas segala sesuatu. Shalawat serta salam selalu

tercurah kepada panutan umat islam yaitu Nabi muhammad SAW yang

memberikan tauladan bagi umatnya sehingga selamat di dunia dan akhirat.

Setiap manusia harus yakin akan kekuatan Allah dan janji Allah. Begitu

juga penulis yang yakini terhadap kekuatan dan maha pengasih dan penyayang-

Nya. Seperti janji Allah dalam Al-Qur’an ”Man Jadda Wa jada” artinya jika

bersungguh-sungguh pasti tercapai. Kata-kata itulah yang menjadi motivasi

penulis dan dengan Ridha-Nya dan dukungan serta bantuan dari berbagai pihak

skripsi ini dapat diselesaikan. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih

kepada:

1. Prof. Dr. H. Rif’at Syauqi Nawawi, MA., Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan

Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

2. Dr. Fauzan, M.A., Ketua jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

3. Dra. Eri Rosatria, M.Ag., selaku dosen penasehat akademik Pendidikan Guru

Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif

Hidayatullah Jakarta, yang selalu memberikan bimbingan dan motivasinya.

4. Dr Fauzan, M.A dosen pembimbing skripsi, yang telah bersedia meluangkan

waktunya untuk memberikan bimbingan dan arahan dalam penyelesaian

penulisan skripsi ini.

5. Satibi, S.Ag.M.Pd selaku Kepala Sekolah MIS Mathlaul Huda, Bogor yang

telah mengizinkan penulis melakukan penelitian di sekolah yang beliau pimpin.

Page 9: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

iv

6. Seluruh Dewan Guru, Staf dan siswa-siswi MIS Mathlaul Huda. Bogor, yang

telah banyak membantu selama proses penelitian berlangsung.

7. Teristimewa untuk orang tua tercinta, bapak H. Ahmad Taslam dan Ibu Hj siti

nuryani, yang selalu mendoakan dan memberikan kasih sayang, semangat serta

dukungan yang tiada henti-hentinya. Tak akan mampu penulis membalas

segala pengorbananmu.

8. Istriku yang tercinta Eka Fristiani yang sedang mengandung calon anakku yang

tak henti – hentinya selalu memberi motivasi dan kasih sayangnya.

9. Untuk teman-teman seperjuanganku angkatan 2007 PGMI Heri darmawan,

Andi Irawan, wilda, Nani, Khodijah, Iim, Windha, Mufid, Dara, Rita, Niken,

Dian, Novi, Yuyun, Iona.

10. Untuk teman-teman kosan semanggi II Agus, Black, Heri, Dole, Judli, Acong,

maskur, Sauki.

Serta seluruh pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, semoga

bantuan, bimbingan, semangat, do’a dan dukungan yang diberikan pada penulis

dibalas oleh Allah S.W.T. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa skripsi ini masih

jauh dari kesempurnaan, semua itu dikarenakan keterbatasan pengalaman dan

pengetahuan penulis. Oleh karena itu, penulis mengharapkan segala bentuk saran

serta masukkan yang membangun sebagai bahan perbaikan dari berbagai pihak.

Akhir kata, semoga skripsi ini bermanfaat, khususnya bagi penulis dan umumnya

bagi pembaca.

Jakarta, 11 Agustus 2014

Achmad Chaerul Pahmi

Page 10: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

v

DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN

ABSTRAK ......................................................................................................... i

ABSTRACT ....................................................................................................... ii

KATA PENGANTAR ...................................................................................... iii

DAFTAR ISI ...................................................................................................... v

DAFTAR TABEL ........................................................................................... viii

DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................... x

BAB I PENDAHULUAN ............................................................................ 1

A. Latar Belakang Masalah ............................................................. 1

B. IdentifikasiMasalah Hasil Belajar ............................................... 3

C. Pembatasan dan Rumusan Masalah Hasil Belajar....................... 3

E. Tujuan dan Manfaat Penelitian ................................................... 4

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PIKIR, DAN HIPOTESIS

TINDAKAN ...................................................................................... 6

A. Deskripsi Teoritis ....................................................................... 6

1. Pengertian Belajar ................................................................. 6

2. Hasil Belajar IPS .................................................................. 8

3. Faktor-Faktor Mempengaruhi hasil belajar .......................... 9

B. Pembelajaran Kooperatif ............................................................ 15

1. Pembelajaran Kooperatif ...................................................... 15

a. Pengertian Pembelajaran Kooperatif ................................. 15

b. Prinsip Pembelajaran Kooperatif ...................................... 16

c. Langkah-langkah pembelajaran kooperatif ...................... 17

2. Model Pembelajaran Kooperatif Number Head Together ..... 19

C. Pengertian IPS ............................................................................ 20

D. Pengajuan Hipotesis ................................................................... 24

Page 11: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

vi

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ................................................ ... 25

A. Tempat dan Waktu Penelitian ................................................... 25

B. Metode Peneltian ....................................................................... 25

C. Desain Penelitian ....................................................................... 25

D. Populasi, Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel ................ 26

E. Variabel Penelitian .................................................................... 26

F. Teknik Pengumpulan Data.......................................................... 27

G. Instrumen Penelitian................................................................... 27

H. Uji Coba Instrumen.................................................................... 27

1. Uji Validitas Instrumen ........................................................ 27

2. Reliabilitas Instrumen .......................................................... 28

3. Tingkat Kesukaran ................................................................ 29

4. Daya Pembeda....................................................................... 30

I. Teknik Analisis Data.................................................................. 31

1. Uji Prasyarat Analisis Data.................................................... 32

a. Uji Normalitas................................................................... 32

b. Uji Homogenitas................................................................ 34

2. Pengujian Hipotesis.............................................................. 35

J. Hipotesis Statistik....................................................................... 37

BAB IV DESKRIPSI, ANALISIS DATA, INTERPRETASI HASIL

ANALISIS DAN PEMBAHASAN ................................................ 38

A. Hasil Data Tes ........................................................................ 38

1. Deskripsi Kegiatan Penelitian............................................ 38

2. Deskripsi Pretest Kelompok Eksperimen dan Kontrol ..... 40

3. Deskripsi Posttest Kelompok Eksperimen dan Kontrol..... 42

B. Hasil Analisis Data Tes............................................................. 44

1. Pengujian Prasyarat Analisis Data....................................... 44

a. Uji Normalitas Pretest dan Posttest................................ 45

b. Uji Homogenitas Pretest dan Posttest.............................. 45

2. Pengujian hipotesis............................................................... 46

Page 12: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

vii

a. Uji Kesamaan Dua Rata-Rata Pretest............................. 46

b. Uji Kesamaan Dua Rata-Rata Posttest ........................... 47

C. Pembahasan Hasil Penelitian ................................................. .... 48

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN .................................................... ... 53

A. Kesimpulan ............................................................................... 53

B. Saran ........................................................................................... 53

DAFTAR PUSTAKA .................................................................................... 54

LAMPIRAN-LAMPIRAN ............................................................................. 56

DAFTAR TABEL

Page 13: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

viii

Tabel 2.1 : Langkah-langkah Model Pembelajaran Kooperatif ............................ 18

Tabel 3.1 : Desain Penelitian ................................................................................. 25

Tabel 3.2 : Interprestasi Reliabilitas ...................................................................... 29

Tabel 3.3 : Klasifikasi Indeks Kesukaran Soal ...................................................... 30

Tabel 3.4 : Klasifikasi DayaPembeda ................................................................... 31

Tabel 3.5 : Tabel Bantu Perhitungan Distribusi Frekuensi .................................... 33

Tabel 3.6 : Tabel Bantu Perhitungan Chi-kuadrat (X2) ............................................... 34

Tabel 4.1 : Data Hasil kelompok Number Head Together..................................... 41

Tabel 4.2 : Data Hasil Pretest Kelompok Kontrol ................................................. 41

Tabel 4.3 : Deskripsi Data Posttest Kelompok Head Together ............................. 42

Tabel 4.4 : Data Hasil Posttest Kelompok head Together ..................................... 43

Tabel 4.5: Data Hasil Posttest Kelompok Kontrol................................................ 43

Tabel 4.6 : Deskripsi Data Posttest Kelompok Number Head Togethetdan

Kontrol ................................................................................................ 44

Tabel 4.7 : Hasil Uji Normalitas Pretest-Posttest .................................................. 45

Tabel 4.8 : Hasil Uji Homogenitas Pretest- Posttest ............................................ 46

Tabel 4.9 : Hasil Uji Kesamaan Dua Rata-Rata Hasil Pretest Kelompok

Kontrol dan Eksperimen...................................................................... 47

Tabel 4.10 : Hasil Uji Kesamaan Dua Rata-Rata Posttest Kelompok Kontrol

dan Eksperimen .................................................................................. 48

DAFTAR LAMPIRAN

Page 14: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

ix

Lampiran 1 : Kisi-Kisi Instrumen Tes Hasil Belajar ........................................... 56

Lampiran 2 : Soal Uji Coba Instrumen Penelitian Tes Hasil Belajar .................. 68

Lampiran 3 : Kunci Jawaban Soal Uji Coba Instrumen Penelitian Tes Hasil

Belajar............................................................................................. 77

Lampiran 4 : Validitas dan Raliabilitas Instrumen Penelitian Tes Hasil

Belajar............................................................................................. 78

Lampiran 5 : Tingkat Kesukaran Instrumen Penelitian Tes Hasil Belajar........... 79

Lampiran 6 : Daya Pembeda Instrumen Penelitian Tes Hasil Belajar ................. 80

Lampiran 7 : Rekapitulasi Hasil Uji Coba Instrumen Penelitian Tes Hasil

Belajar............................................................................................. 81

Lampiran 8 : Contoh Perhitungan Uji Coba Instrumen Penelitian Tes Hasil

Belajar ........................................................................................... 82

Lampiran 9 : Soal Instrumen Penelitian Tes Hasil Belajar yang Dipakai

dalam Penelitian ............................................................................. 85

Lampiran 10 : Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kelas Eksperimen ...... 89

Lampiran 11 : Lembar Kerja Siswa .................................................................... 107

Lampiran 12 : Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kelas Kontrol ......... 108

Lampiran 13 : Uji Normalitas Data Skor Pretest Siswa Kelas Eksperimen ........ 119

Lampiran 14 : Uji Normalitas Data Skor Posttest Siswa Kelas Eksperimen ....... 123

Lampiran 15 : Uji Normalitas Data Skor Pretest Siswa Kelas Kontrol ............... 127

Lampiran 16 : Uji Normalitas Data Skor Posttest Siswa Kelas Kontrol ............. 131

Lampiran 17 : Uji Homogenitas Pertest ............................................................. 135

Lampiran 18 : Uji Homogenitas Posttes ............................................................ 138

Lampiran 19 : Uji Hipotesis Pretest dan Posttest ............................................... 149

Page 15: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Manusia tidak bisa dipisahkan dengan pendidikan, sebab pendidikan

merupakan kunci dari masa depan manusia yang diberkati dengan akal dan

pikiran, melalui pendidikan manusia belajar sehingga terjadilah perubahan

tingkah laku yang ditandai adanya perubahan pengetahuan yang semula

tidak tahu menjadi tahu, yang semula tidak mengerti menjadi mengerti dan

yang semula tidak terampil menjadi terampil, belajar merupakan suatu

proses yang kompleks yang terjadi pada setiap orang sepanjang hidupnya.

Pendidikan mempunyai peranan penting untuk menjamin perkembangan

dan kelangsungan hidup suatu bangsa karena pendidikan merupakan

wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya

manusia. Sebagaimana yang tercantum dalam undang-undang republik

Indonesia No 20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional, Bab II

Pasal 3 dipaparkan tentang fungsi dan tujuan pendidikan nasional secara

luas, yaitu:

Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan

membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka

mencerdasakan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi

peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada

Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif,

mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung

jawab1.

Selain dikeluarkanya UU Tentang Pendidikan, kepedulian pemerintah

terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia adalah dengan adanya

penyusunan kurikulum Pendidikan secara nasional baik itu untuk tingkat

1 UU Sisdiknas, (Jakarta: Sinar Grafika, 2007) cet. 4. H. 5

Page 16: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

2

pendidikan dasar maupun pendidikan menengah. Kurikulum adalah

seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan

pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan

pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan.

Sekolah Dasar merupakan pendidikan yang paling awal dalam

membentuk karakter siswa dari kegiatan belajar yang dapat mempengaruhi

hasil belajar. Keberhasilan dalam proses belajar mengajar, seorang guru

harus menyediakan perangkat yang cukup agar dapat mengembangkan

segala potensi peserta didik yang meliputi sarana pendukung, fasilitas,

media, sumber, pengelolaan kelas, dan proses pembelajaran dengan

menggunakan berbagai alternatif strategiyang bermakna bagi siswa.

Mengenai siswa SD itu merupakan masa-masanya berkembang

untuk masa remaja nantinya. Terutama kelas 3 SD, kelas tersebut pada

masa ini tingkat perkembangan seorang anak pada umumnya masih

melihat segala sesuatu sebagai satu keutuhan (holistik) serta mampu

memahami hubungan antar konsep secara sederhana. Oleh karena itu,

proses pembelajaran masih bergantung kepada objek-objek konkrit dan

pengalaman yang dialami secara langsung oleh siswa. Untuk itu, guru

harus menciptakan suasana belajar yang dapat mendorong potensi yang

dimiliki siswa agar berkembang secara optimal, karena guru merupakan

salah satu kunci utama keberhasilan belajar siswa.

Hal senada juga diungkapkan oleh Agung Webe, menurutnya

“keberhasilan siswa di kelas sangat dipengaruhi oleh guru yang

merupakan roh bagi suatu mata pelajaran, jiwa yang membuat mata

pelajaran itu hidup dan bisa berwarna".2

Kedua pendapat di atas, menjelaskan bahwa proses pembelajaran

akan berjalan lancar apabila seorang guru dapat membangkitkan semangat

peserta didik dengan menciptakan suasana kelas yang hidup, sehingga

2 Agung Webe, „Smart Teaching,” (Yogyakarta: Jogja Bakti Publisher, 2010), h. 34

Page 17: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

3

dapat memberikan rasa antusias belajar yang sangat tinggi.

Salah satu wujud atau penerapan model pembelajaran kooperatif

adalah dengan menggunakan tipe Numbered Head Together (NHT) yaitu

model pembelajaran dengan cara membagi peserta didik yang heterogen

dalam kelompok supaya anggotanya saling bekerjasama. Anggota yang

sudah bisa nantinya membantu mengajari temanya dalam kelompok yang

belum bisa. Model pembelajaran ini dapat dilaksanakan dalam pembelajaran

Ilmu Pengetahuan Sosial SD/MI yang dirancang untuk meningkatkan

aktivitas dan hasil belajar serta mempengaruhi pola interaksi peserta didik

dalam pembelajaran yang berdampak pada sikap dan perilaku yang baik

dalam kehidupan sehari-hari.

Berdasarkan uraian di atas, maka penulis merasa perlu untuk mengadakan

penelitian yang berkaitan dengan upaya meningkatkan aktivitas dan hasil

belajar melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dalam

pembelajaran di SD/MI.

Madrasah Ibtidaiyah Mathlaul‟Huda merupakan sekolah yang belum

menerapkan pembelajaran aktif dan kegiatan pembelajaran hasil belajar

banyak yang belum mencapai nilai KKM yaitu 63 hal ini berdasarkan hasil

survey peneliti ke MI Mathlaul‟Huda Bogor. Maka dari itu peneliti tertarik

untuk melakukan penelitian guna memperbaiki praktek pembelajaran aktif

yang berjudul “Pengaruh Strategi Pembelajaran Kooperatif Tipe

Numbered Head Together (NHT) Terhadap Hasil Belajar Siswa pada

Mata Pelajaran IPS MI Mathlaul’Huda”.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka diidentifikasikan

beberapa masalah penting, diantaranya adalah:

1. Strategi Pembelajaran IPS masih berpusat pada guru

2. Hasil belajar siswa belum mencapai KKM

Page 18: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

4

3. Suasana pembelajaran belum kondusif

C. Pembatasan dan Perumusan masalah Hasil Belajar

1. Pembatasan Masalah

Pembatasan fokus pada penelitian ini dibatasi pada:

a. Cara pembelajaran IPS membuat anak Aktif dengan menggunakan

Strategi Numbered Head Together (NHT)

b. Hasil yang dilihat dalam penelitian adalah peningkatan hasil belajar

siswa yang dilihat dari aspek kognitif.

2. Perumusan Masalah

Berdasarkkan identifikasi masalah dan pembatasan masalah tersebut, maka

dibuat perumusan masalah dibawah ini :

“Apakah terdapat pengaruh penggunaan Strategi Numbered Head

Together (NHT) terhadap hasil belajar siswa kelas III MI Mathlaul‟Huda

?”

D. Tujuan dan Manfaat penelitian

1. Tujuan penelitian

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan peneliti yang

diharapkan dari penelitian ini Untuk mengetahui :

a. Siswa menjadi terbiasa untuk mengembangkan kemampuan daya pikir

dan kreativitasnya melalui metode NHT.

b. Sebagai metode alternatif yang dapat digunakan guru untuk

menjelaskan konsep-konsep yang sulit dimengerti.

c. Dapat memberikan tambahan pengetahuan pada tingkat teoritis

kepada pembaca dan guru.

Page 19: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

5

2. Manfaaat penelitian :

Berdasarkan tujuan yang ingin dicapai, hasil penelitian ini

diharapkan dapat memberikan manfaat kepada pihak-pihak yang

berkepentingan. Adapun manfaat yang diharapkan adalah:

a. Manfaat Teoritis

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan tambahan

pengetahuan pada tingkatan teoritis kepada pembaca dan guru siswa

dengan penerapan pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head

Together (NHT).

b. Manfaat Praktis

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi nyata dalam

hal meningkatkan hasil belajar siswa kelas III MI Mathlaul‟huda

melalui penerapan pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head

Together (NHT). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan

manfaat bagi siswa, guru dan sekolah.

a. Bagi siswa :

a. Meningkatkan hasil belajar siswa.

b. Memudahkan siswa untuk memahami konsep pelajaran.

b. Bagi guru

Sebagai masukan dan bahan pertimbangan bagi guru dalam

memilih penerapan strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan

hasil belajar siswa.

c. Bagi sekolah

Penelitian ini dapat memberikan sumbangan pemikiran

dalam rangka perbaikan pembelajaran pada siswa kelas III MIS

Mathlaul Huda Bogor.

Page 20: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

6

BAB II

KAJIAN TEORI

A. Belajar dan Hasil Belajar

1. Pengertian Belajar

Setiap manusia di dalam kehidupanya pasti belajar, baik itu secara

formal atau informal. James O. Wittaker mengungkapkan belajar

sebagai proses dimana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui

latihan atau pengalaman.

Thursan Hakim dalam bukunya Belajar secara Efektif,

mengartikan bahwa bekajar adalah suatu proses perubahan didalam

kepribadian manusia, dan perubahan tersebut ditampakan dalam bentuk

peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seperti peningkatan

kecakapan, pengetahuan, sikap, kebiasaan, pemahaman, keterampilan,

daya pikir, dan lain-lain kemampuanya.

Hilgar dan Bower dalam bukunya Theoris of Learning

mengemukakan bahwa belajar berhubungan dengan perubahan tingkah

laku seseorang terhadap sesuatu situasi tertentu yang disebabkan oleh

pengalamanya yang berulang-ulang dalam situasi itu, dimana merubahan

tingkah laku dapat dijelaskan atau dasar kecenderungan respon

pembawaan, kematangan, atau keadaan-keadaan sesaat seseorang. 1

Dr. Salameto juga merumuskan pengertian tentang belajar,

menurutnya belajar adalah suatau proses usaha yang dilakukan individu

untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara

keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam

interaksi dengan lingkunganya.2 Dari beberapa pendapat para akhli

1 Ngalim Purwanto, Psikologi Pendidikan, (Bandung: Remaja Rosdakarya,2003), h. 84

2 Slameto, Belajar dan factor-faktor yang mempengaruhinya,(PT Rineka Cipta,2003)Cet.

4. h.2

Page 21: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

7

tentang pengertian belajar, adalah suatu kegitan yang melibatkan dua

unsur yaitu jiwa.

Briggs yang dikutip oleh Muhibbin Syah, mendefinisikan belajar

dalam tiga rumusan, sebagai berikut: secara kuantitatif belajar berarti

kegiatan pengisian atau pengembangan kemamupuan kognitif dengan

fakta sebanyak-banyaknya. Secara intusional belajar adalah proses

validasi atau pengabsahan terhadap penguasaan siswa atas materi-materi

yang telah dipelajari. Adapun secara kualitatif belajar adalah proses

memperoleh arti-arti dan pemahaman-pemahaman serta cara-cara

menafsirkan dunia dunia disekeliling siswa.3

Belajar merupakan proses dasar dari pada perkembangan hidup

manusia. Dengan belajar, manusia melakukan perubahan-perubahan

kualitatif individu yang relative mencapai tingkah lakunya berkembang.

Semua aktivitas dan prestasi Hidup manusia tidak lain adalah hasil

belajar. Belajar itu bukan sekedar pengalaman. Belajar adalah suatu

proses, bukan suatu hasil. Oleh karena itu belajar berlangsung secara

aktif dan integrative dengan berbagai bentuk perbuatan untuk mencapai

suatu tujuan.

Oleh karena itu, seseorang yang melakukan aktivitas belajar dan

diakhiri dari aktivitasnya itu telah memperoleh perubahan perubahan

dalam dirinya dengan memiki pengalaman baru maka individu telah

dikatakan belajar. Perubahan yang terjadi akibat belajar adalah perubahan

yang bersentuhan dengan aspek kejiwaan dan mempengaruhi tingkah

laku. Belajar juga dapat diartikan sebagai aktivitas pengembangan diri

melalui pengalaman, dan proses belajar telah terjadi di dalam diri anak

setelahterjadi perubahan. Perubahan dalam diri anak yang dikatakan

sebagai hasil proses belajar. Jika perubahan tersebut diperoleh dari

3 Muhibbin Syah, Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru, (Bandung: PT. Remaja

Rosdakarya, 2005), cet. XI, h. 91-91

Page 22: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

8

pengalaman sebagai hasil interaksi dengan lingkungan, jadi pengalaman

ditandai oleh dua factor yaitu pengalaman dan perubahan.

Selain itu, belajar atau Learning adalah perubahan yang secara

relative berlangsung lama pada prilaku yang diperoleh dari pengalaman-

pengalaman. Belajar merupakan salah satu bentuk prilaku yang amat

penting bagi kelangsungan hidup manusia. Belajar membantu manusia

menyesuaikan diri (adaptasi) dengan lingkungan. Dengan adanya proses

inilah manusia bertahan hidup (Survaive).

Dari berbagai definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa belajar

pada hakikatnya adalah perubahan yang terjadi dalam diri seseorang

setelah melakukan aktivitas tertentu. 4Akhirnya dapat disimpulkan bahwa

belajar adalah serangkaian kegiatan jiwa raga untuk memperoleh suatu

perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman individu dalam

interaksi dengan lingkunganya yang menyangkut kognitif, afektif dan

psikomotorik yaitu:

1) Ranah Kognitif, berkenaan dengan hasil belajar inteklektual yang

terdiri dari enam aspek yaitu pengetahuan atau ingatan, pemahaman,

penerapan, analisis, sintesis, dan Evaluasi

2) Ranah Efektif berkenaan dengan sikap

3) Ranah Psikomotor berkenaan dangan hasil belajar keterampilan dan

kemampuan bertindak.

2. Hasil Belajar

Hasil belajar siswa merupakan perubahan-perubahan yang

berhubungan dengan pengetahuan /Kognitif, keterampilan/Psikomotorik,

dan nilai sikap/ afektif sebagai akibat interaksi aktif dengan lingkungan.5

4 Pupuh Paturrohman dan Sobry Sutikno, Strategi Belajar Mengajar, (Bandung: PT Refika

Aditama, cet.3, 2009), h. 6 5 Andi Irawan, Peningkatan aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Metode NHT,

(Jakarta: Skripsi, 2012), h. 9

Page 23: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

9

Hasil belajar dapat dilihat dari tingkah laku siswa dari aspek kognitif,

psikomotorikm dan afektif setelah mereka memperoleh pengalaman

belajar. Hasil belajar adalah kemampuan yang dimiliki siswa setelah

menerima pengalaman belajar.6

Perubahan Kognitif siswa merupakan suatu perubahan yang

menyangkut tujuan yang berhubungan dengan ingatan, pengetahuan, dan

kemampuan intelektual.

3. Faktor-faktor yang memepengaruhi hasil belajar

Telah diuraikan bahwa belajar adalah serangkaian kegiatan jiwa

raga untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku sebagai hasil dari

pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkunganya yang

menyangkut kognitif, afektif dan psikomotor.

Perubahan yang terjadi sebagai akibat dari kegiatan belajar yang

telah dilakukan oleh individu. Proses itu adalah hasil yang telah dicapai

dari proses belajar. Mengemukakan berbagai faktor yang mempengaruhi

proses dan hasil belajar diantarnya faktor Internal dan faktor Ekternal

akan dijelaskan dibawah ini:7

1. Faktor Interen siswa meliputi:

Di dalam membicarakan faktor interen ini, akan di bahasa

menjadi tiga faktor, yaitu: Faktor jasmaniah, faktor psikologis, dan

faktor Fisiologis. 8

a. Faktor Jasmaniah

Faktor kesehatan dan cacat tubuh, Proses belajar akan

terganggu jika kesehatan seseorang terganggu. Keadaaan cacat juga

mempengaruhi belajar.9

6 Sudjana, Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar, (Bandung: PT. Remaja Rosda Karya,

2001), h. 83 7 Syaiful Bahri Djamarah, Psikologi Belajar, (Jakarta:PT Rineka Cipta, 2008), h. 180-204

8 Slameto, Belajar dan factor-faktor yang mempengaruhinya,(PT Rineka Cipta,2003)Cet.

4. h 54

Page 24: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

10

b. Kondisi Fisiologis

Kondisi fisiologis pada umumnya sangat berpengaruh

terhadap kemampuan belajar seseorang. Orang yang dalam keadaan

segar jasmaninya akan beralinan belajarnya dari orang yang dalam

keadaan kelelahan. Anak-anak yang kekurangan gizi ternyata

kemauan belajarnya dibawah anak-anak yang tidak kekurangan

gizi; mereka lekas lelah, mudah mengamuk dan sukar menerima

pelajaran.

c. Kondisi Psikologis

1) Minat

Minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa ketertarikan

pada sutu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruh. Minat

pada dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan anatara

diri sendiri dengan sesuatu di luar diri, semakin kuat atau dekat

hubungan tersebut, semakin besar minat. Minat belajar yang

tinggi cenderung menghsilkan prestasi yang bagus, sebaliknya

minat belajar kurang akan menghasilkan prestasi rendah bagi

peserta didik.

2) Kecerdasan

Intelegensi merupakan suatu kemampuan dasar yang

bersifat umum untuk memperoleh suatu kecakapan yang

mengandung berbagai komponen. Taraf intelegensi sangat pesat

pada masa umur balita dan mulai menetap pada akhir masa

remaja. Karena intelegensi diakui ikut menentukan keberhasilan

belajar seseorang tersebut memiliki intelegensi yang baik

umumnya mudah belajar dan hasilnya pun cenderung baik.

9 Slameto, Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya ,,, h. 55

Page 25: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

11

3) Bakat

Bakat merupakan potensi yang masih perlu dikembangkan

atau latihan. Bakat memungkinkan seseorang untuk mencapai

prestasi dalam bidang tertentu, akan tetapi diperlukan latihan,

pengetahuan, pengalamaan, dan dorongan atau motivasi agar

bakat itu terwujud.

4) Motivasi

Motivasi berpangkat dari kata “motif” yang dapat diartikan

sebagai daya penggerak yang ada didalam diri seseorang untuk

melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi tercapainya suatu

tujuan.10

5) Kemampuan Kognitif

Dalam duni pendidikan ada tigs tujuan yang dikenal

diantaranya adalah; ranah kognitif, afektif, dan psikomotor.

Ranah kognitif merupakan kemampuan yang selalu dituntut

kepada anak didik untuk dikuasai. Karena penguasaan pada

tingkatan ini menjadi dasar bagi penguasaan ilmu pengetahuan.

2. Faktor Ekternal siswa meliputi:

a. Lingkungan

Lingkungan merupakan bagian dari kehidupan anak didik.

Dalam lingkunganah anak didik hidup dan berinteraksi dalam mata

rantai kehidupan yang disebut ekosistem yang merupakan tempat

tingal anak didik, hidup dan berusaha di dalamnya.

b. Kurikulum

Kurikulum adalah a plan for Learning yang merupakan unsur

substansial dalam pendidikan. Tanpa kurikulum kegiatan belajar

mengajar tidak dapat berlangsung, sebab materi apa yang akan guru

10

Pupuh Paturrohman dan Sobry Sutikno, Strategi Belajar Mengajar, (Bandung: PT Refika Aditama, cet.3, 2009),h. 19

Page 26: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

12

sampaikan dalam suatu pertemuan kelas yang diprogramkan

sebelumnya. Jadi kurikulum diakui dapat mempengaruhi proses

dan hasil belajar anak didik di sekolah.

c. Program

Program pendidikan di susun untuk dijalankan demi

kemajuan pendidikan. Keberhasilan pendidikan sekolah tergantung

dari baik tidaknya program pendidikan yang dirancang. Program

pendidikan disusun berdasarkan potensi sekolah yang tersedia, baik

tenaga, finensial, dan sarana prasarana.

d. Sarana dan fasilitas

Sarana mempunyai arti penting dalam pendidikan. Suatu

sekolah yang kekurangan ruang kelas, sementara jumlah peserta

didik dalam jumlah yang banyak melebihi daya tamping ruang

kelas, akan dapat menemukan banyak masalah ketika

berlangsungnya proses pembelajaran.

e. Guru

Guru adalah tenaga pendidik yang memberikan sejumlah

ilmu pengetahuan kepada peserta didik di sekolah. Guru

merupakan unsure manusiawi dalam pendidikan. Kehadiran guru

mutlak diperlukan di dalamnya. Kalau hanya ada peseta didik tanpa

adanya seorang guru, maka tidak akan terjadi kegiatan belajar

mengajar di sekolah.

4. Pengukuran Hasil Belajar

Salah satu indikator pendidikan berkualitas adalah perolehan nilai

hasil belajar siswa. Nilai hasil belajar siswa dapat lebih ditingkatkan

apabila pembelajaran berlangsung secara efektif dan efisien dengan

ditunjang oleh tersedianya sarana dan prasarana pendukung serta

kecakapan guru dalam kelas dan pengusaan materi yang cukup memadai.

Page 27: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

13

Dalam system pendidikan nasional rumusan tujuan pendidikan,

baik tujuan kurikuler maupun tujuan instruksional menggunakan

klasifikasi hasil belajar dari Bloom yang secara garis besar memabaginya

menjadi 3 ranah, yakni:

1. Ranah kognitif, pembelajaran kognitif tentang belajar memusatkan

pada proses perolehan konsep-konsep, sifat dari konsep-konsep, dan

bagaimana konsep-konsep itu disajikan dalam struktur kognitif.

Menurut Benjamin Bloom ada enam tingkatan dalam pembelajaran

dimulai dari tingkat paling bawah yaitu: Knowledge, comperehension,

analysis, Synthesis, dan Evaluation.11

Ranah kognitif berkenaan

dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari enam aspek, yakni:

a) Pengetahuan/ingatan (knowledge), aspek ini mengacu pada

kemampuan mengenal dan mengingat materi yang sudah pelajari

dari yang sederhana sampai hal yang sukar.

b) Pemahaman (comperehension), aspek pemahaman ini mengacu

pada kemampauan untuk mengerti dan memahami sesuatu setelah

hal tersebut diketahui atau diingat, serta memaknai arti dari bahan

maupun materi yang dipelajari.

c) Penerapan/aplikasi (application) aspek ini mengacu pada

kemampuan dalam menerapkan pengetahuan atau menggunakan

ide-ide umum, metode-metode, prinsif-prinsif, dan sebagainya

dalam memecahkan persoalan tertentu.

d) Analisis (analysis) aspek ini mengacu pada kemampuan

mengakasji sesuatu bahan atau keadaan kedalam komponen-

komponen yang lebih spesifik, serta mampu memahami hubungan

diantara bagian-bagian yang satu dengan yang lainya.

11

Anonim, Taxonomy of Learning and Benjamin Bloom, Levels of Learning, (http://www.taxonomybloom.bloom) November, 17

th 2007, h. 1

Page 28: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

14

e) Sintesis (Synthesis) aspek ini mengacu kepada kemampuan

memadukan berbagai konsep atau komponen sehingga membentuk

suatu pola struktur yang baru.

f) Evaluasi (Evaluation), aspek ini mengacu kepada kemampauan

memberikan pertimbangan atau penilaian terhadap gjala atau

prisriwaberdasarkan norma-norma dengan kriteria tertentu.

2. Ranah yang kedua adalah ranah afektif, ranah afektif berkenaan

dengan sikap dan nilai.

a) Reciving/attending, yakni semaam kesepkatan dalam menerima

arangsangan (stimulasi) dari luar yang dating dari siswa dalam

bentuk masalah, situasi gelaja, dll. Dalam tipe ini termasuk

kesadaran, keinginan untuk menerima situasi, control dan sleksi

gelaja atau rangsangan dari luar.

b) Responding atau jawaban, yakni reaksi yang diberikan oleh

sesorang terhadap stimulus yang dating dari luar. Hal ini mencakup

ketepatan reaksi, kepuasan dalam menjawab dari luar yang dating

dari dirinya.

c) Valuing (penilaian), bekenaan dengan nilai dan kepercayaan

terhadapa gelaja atau stimulus tadi. Dalam evaluasi ini termasuk

didalamnya kesediana menerima nilai, latar belakang, atau

pengalaman untuk menerima nilai dan kesepakatan terhadap nilai

tersebut.

d) Organisasi, yakni pengmbangan dari nilai kedalam suatu system

organisasi, termasuk hubungan satu nilai dengan nilai lainya,

pemantapan dan pioritas nilai yang telah dimilikinya.

Page 29: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

15

e) Karakteristik nilai atau intrnalisasi nilai yakni keterpaduan system

yang telah dimiliki sesorang, yang mempengaruhi pola kepribadian

dan tingkah lakunya.12

3. Ranah yang ke tiga adalah ranah Psikomotorik, yaitu ranah yang

tampak dalam bentuk keterampilan (Skill) dan kemampuan bertindak

individu.

a) Gerak reflek (keterampilan pada gerak yang tidak sadar)

b) Keterampilan pada gerakan-gerakan dasar

c) Kemampuan perseptual, termasuk di dalamnya membedakan

visual, membedakan auditif, motoris, dan lain-lainya

d) Kemampuan dibidang fisik, misalnya kekuatan, keharmonisan, dan

ketepatan

e) Gerakan-gerakan skill, mulai dari keterampilan sederhana sampai

kepada keterampilan yang kompleks

f) Kemampuan yang berkenaan dengan komunikasi non decursive

seperti gerakan ekpresif dan interfretatif.13

B. Pembelajaran Kooperatif

1. Pembelajaran Kooperatif

Banyak model pembelajaran yang dapat digunakan guru dalam

kelas untuk mempermudah proses belajar siswa. Di antara model

pembelajaran yang dapat digunakan guru dalam mengajar di kelas adalah

pembelajaran kooperatif.

a. Pengertian Pembelajaran Kooperatif

Ong Eng Tek dalam Suwangsih dan Tiurlina menjelaskan bahwa

Kooperatif adalah mengerjakan sesuatu bersama-sama dengan saling

membantu satu sama lain. Sedangkan pembelajaran kooperatif artinya

belajar bersama-sama, saling memebantu satu sama lain dalam belajar dan

12

Nana Sudjana, Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar, (Bandung, PT Remaja Rosdakarya, 2009),Cet-14, h, 29-30

13 Nana Sudjana, Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar ,,, h, 30-31

Page 30: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

16

memastikan setiap orang dalam kelompok mencapai tujuan atau tugas

yang telah ditentukan sebelumnya.14

Lebih lanjut Sanjaya menyatakan bahwa pembelajaran kooperatif

adalah model pembelajaran dengan menggunakan sistem

pengelompokan/tim kecil, yaitu antara empat sampai enam orang yang

mempunyai latar belakang kemampuan akademik, jenis kelamin, ras yang

berbeda (heterogen).15

Riyanto menjelaskan bahwa pembelajaran kooperatif adalah model

pembelajaran yang dirancang untuk membelajarkan kecakapan akademik

(Academic Skill), sekaligus ketrampilan sosial (social skill) termasuk

interpersonal skill.16

Senada dengan pendapat itu, menurut Maifalinda, belajar

kooperatif adalah model belajar yang dapat meningkatkan pemahaman

siswa terhadap konsep dan juga dapat meningkatkan kepekaan dan empati

di antara siswa.17

Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa

pembelajaran kooperatif adalah model yang digunakan untuk

mewujudkan kegiatan belajar yang berpusat pada siswa terutama

untuk mengatasi permasalahan yang ditemukan guru dalam

mengaktifkan siswa dengan cara membelajarkan kecakapan akademik

sekaligus ketrampilan sosial yang menggunakan pengelompokan kecil

yang bersifat heterogen untuk mencapai tujuan yaitu mencapai ketuntasan

belajar dan dapat meningkatkan hasil belajar serta dapat meningkatkan

kepekaan sosial dan empati di antara siswa.

b. Prinsip Pembelajaran Kooperatif

Ada yang membedakan model pembelajaran kooperatif dengan

14

Erna Suwangsih dan Tiurlina, op. cit., hal. 160 15

Wina Sanjaya, Perencanaan Dan Desain System Pembelajaran, (Jakarta : kencana,

2008), hal. 194 16

Yatim Riyanto, Paradigma Baru Pembelajaran, (Jakarta: kencana, 2009), hal. 271 17

Maifalinda Fatra, Pendekatan Konstruktivisme Dalam Pembelajaran Matematika,

(Jakarta : Jurnal Madrasah Developmente Center, 2006), hal. 60

Page 31: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

17

model pembelajaran yang lainya. Perbedaan itu dapat dilihat dari

prinsipnya. Prinsip yang mendasari pembelajaran kooperatif menurut

Roger dan David Johnson yang sebagaimana dikutip Anita Lie yaitu18

:

1) Saling ketergantungan positif

2) Tanggung jawab perseorangan

3) Tatap muka

4) Komunikasi antar anggota

5) Evaluasi proses kelompok

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Trianto bahwa prinsip

pembelajaran kooperati adalah sebagai berikut:

1) Positive independence artinya adanya saling ketergantungan

positif yaitu anggota kelompok menyadari pentingnya

kerjasama dalam pencampaian tujuan

2) Face to face interaction artinya antar anggota berinteraksi

dengan saling berhadapan.

3) Individual accountability artinya setiap anggota kelompok

harus belajar dan aktif memberikan kontrbusi untuk mencapai

keberhasilan kelompok.

4) Use of collaborative/social skill artinya harus menggunakan

ketrampilan bekerja sama dan bersosialisasi. Agar siswa

mampu berkolaborasi perlu adanya bimbingan guru.

5) Group processing, artinya siswa perlu menilai bagaimana

mereka bekerja secara efektif.19

Jadi dalam menggunakan pembelajaran kooperatif harus

menerapkan lima prinsip tersebut agar mencapai hasil yang maksimal

dalam pelaksanaan pembelajaran kooperatif.

c. Langkah-langkah Pembelajaran Kooperatif

Langkah-langkah pembelajaran kooperatif berbeda dengan model

pembelajaran yang lain. Dalam menjalankanya harus sistematis dan saling

terkait. Langkah-langkah model pembelajaran kooperatif menurut Ibrahim

18

Anita Lie, Cooperatif Learning Mempraktekan Cooperatif Learning di Ruang-Ruang

Kelas , (Jakarta: Grasindo, 2002). hal. 30 19

Yatim Riyanto, op.cit., hal. 270

Page 32: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

18

sebagaimana dikutip oleh Trianto dapat dilihat pada tabel sebagai

berikut20

:

Tabel 2.1

Langkah-Langkah Model Pembelajaran Kooperatif

Fase Tingkah laku guru

Fase-1

Menyampaikan tujuan

dan memotivasi siswa

Guru menyampaikan semua tujuan

pelajaran yang ingin dicapai pada

pelajaran tersebut dan memotivasi siswa

belajar.

Fase-2

Menyajikan informasi

Guru menyampaikan informasi kepada

siswa dengan jalan demonstrasi atau

lewat bahan bacaan

Fase-3

Mengorganisasikansiswa

ke dalam kelompok

kooperatif

Guru menjalaskan kepada siswa

bagaimana caranya membentuk

kelompok belajar dan membantu setiap

kelompok agar melakukan transisi secara

efesien

Fase-4

Membimbing kelompok

bekerja dan belajar

Guru membimbing kelompok-kelompok

belajar pada saat mereka mengerjakan

tugas mereka

Fase-5

Evaluasi

Guru mengevaluasi hasil belajar tentang

materi yang telah dipelajari atau masing-

masing kelompok mempresentasikan

hasil kerjanya

Fase-6

Memberikan penghargaan

Guru mencari cara-cara untuk

menghargai baik upaya maupun hasil

belajar individu dan kelompok

20

Trianto, op. cit., hal. 48-49

Page 33: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

19

2. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together

(NHT)

Dalam pembelajaran kooperatif tipe NHT ini akan memudahkan

siswa menerima materi pelajaran akibat berpikir bersama (head together ).

Siswa akan memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna serta dapat

meningkatkan prestasi belajarnya. Pada pembelajaran kooperatif tipe NHT

aktivitas belajar lebih banyak berpusat pada siswa, dalam proses diskusi

dan kerja kelompok guru hanya berfungsi sebagai fasilitator dan interaksi

antara siswa dengan guru maupun antar siswa membuat proses berpikir

siswa lebih optimal dan siswa mengkontruksi ilmu yang dipelajarinya

menjadi pengetahuan yang akan bermakna dan tersimpan dalam

ingatannya.

Numbered Head Together (NHT) atau penomoran berpikir

bersama merupakan jenis pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk

mempengaruhi pola interaksi siswa dan sebagai alternatif terhadap struktur

kelas tradisional. Tipe ini dikembangkan oleh Kagen dengan melibatkan

lebih banyak siswa dalam menelaah materi yang tercakup dalam suatu

pelajaran dan mengecek pemahaman mereka terhadap isi pelajaran

tersebut. 21

Senada dengan itu, Kunandar mengatakan bahwa NHT adalah

suatu pendekatan yang dikembangkan untuk melibatkan lebih banyak

siswa dalam menelaah materi yang tercakup dalam suatu pelajaran dan

mengecek pemahaman mereka terhadap isi pelajaran tersebut sebagai

pengganti pertanyaan langsung kepada seluruh kelas.22

Dengan pengertian di atas penulis menyimpulkan bahwa

pembelajaran kooperatif tipe NHT merupakan salah satu tipe pembelajaran

kooperatif yang menekankan pada struktur khusus yang dirancang untuk

mempengaruhi pola interaksi siswa dan memiliki tujuan untuk

meningkatkan penguasaan akademik.

21

Trianto, ibid., hal.62 22

Kunandar, Guru Professional, (Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2007), hal. 368

Page 34: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

20

Dalam penerapanya, NHT memiliki langkah-langkah yang harus

dilakukan seorang guru agar kegiatan pembelajaran menjadi efektif.

Langkah-langkah pembelajaran NHT sebagai berikut:

a. Langkah 1: Penomoran (Numbering), yaitu guru membagi para siswa

menjadi beberapa kelompok yang beranggotakan 3-5 orang siswa.

Guru memberi nomor kepada setiap siswa dalam kelompok dan nama

kelompok yang berbeda.

b. Langkah 2: Pengajuan Pertanyaan (Questioning), yaitu guru

mengajukan suatu pertanyaan kepada para siswa. Pertanyaan dapat

bervariasi dari yang bersifat spesifik hingga yang besifat umum.

c. Langkah 3: Berpikir Bersama (Head Together). Dalam kerja

kelompok setiap siswa berpikir bersama untuk menggambarkan dan

meyakinkan bahwa tiap orang mengetahui jawaban tersebut.

d. Langkah 4: Pemberian Jawaban (Answering). Dalam tahap ini, guru

menyebut satu nomor dan para siswa dari tiap kelompok dengan

nomor yang sama mengangkat tangan dan menyiapkan jawaban

kepada siswa di kelas.23

2. Metode Pembelajaran Konvensional

a. Pengertian Metode Pembelajaran

Metode secara harfiah berarti “cara”. dalam pemakaian yang

umum, metode diartikan sebagai suatu cara atau prosedur yang dipakai

untuk mencapai tujuan tertentu.24

Metode juga dapat diartikan sebagai cara

yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun

dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan

pembelajaran. Metode merupakan fasilitas untuk menghantarkan bahan

pelajaran dalam upaya mencapai tujuan. Oleh karena itu bahan pelajaran

yang disampaikan tanpa memperhatikan pemakaian metode justru akan

mempersulit guru dalam mencapai tujuan pengajaran.

Pengalaman membuktikan bahwa kegagalan pengajaran salah

satunya disebabkan oleh pemilihan metode yang kurang tepat. Kelas yang

kurang bergairah dan kondisi anak yang kurang kreatif dikarenakan

penentuan metode yang kurang sesuai dengan tujuan pengajaran. Oleh

23

Ibid., hal. 368-369 24

Pupuh Pathurrohman dan M.Sobry Sutikno, Strategi Belajar Mengajar Melalui Penanaman Konsep Umum dan Konsep Islam, (Bandung: PT. Refika Aditama, 2009), h.55.

Page 35: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

21

karena itu, dapat dipahami bahwa metode adalah suatu cara yang memiliki

nilai strategis dalam kegiatan belajar mengajar.25

b. Jenis-Jenis Metode Pembelajaran

1) Metode ceramah

Metode ceramah adalah metode mengajar yang

menyamaikan materi pelajaran dengan cara lisan. Metode ini

adalah metode yang paling banyak digunakan, tetapi dalam

pembelajaran IPS dianggap kurang efektif karena dalam

pembelajaran IPS tidak hanya menekankan pada aspek produk tapi

juga pada aspek proses. Pembelajaran dengan metode ceramah,

bersifat teacher center, karena hampir seluruh Informasi tentang

bahan ajar berasal dari penjelasan guru. Sementara siswa

cenderung bersifat pasif. Namun, sebenarnya metode ini tetap bisa

efektif digunakan jika memang seorang guru bisa menggunakannya

dalam sitasi dan kondisi yang tepat.

2) Metode Diskusi

Metode diskusi adalah metode mengajar dengan cara

bertukar pendapat antara siswa satu dengan siswa lainnya tentang

materi yang dipelajari. Diskusi antar siswa ini bisa dilakukan

perorangan atau kelompok. Pembelajaran dengan metode diskusi

akan hidup, apabila siswa sebelumnya telah mempelajari materi

yang akan dibahas.

3) Metode Tanya jawab

Metode tanya jawab adalah metode mengajar yang

menyajikan bahan ajar dengan cara tanya jawab dengan

memposisikan guru sebagai penanya dan siswa yang menjawab.

Pertanyaan merupakan alat intelektual yang sering digunakan

untuk menimbulkan prilaku keingintahuan siswanya, sehingga

dapat digunakan untuk memperoleh tujuan kognitif atau

25

Ibid., h. 59.

Page 36: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

22

memperoleh tujuan kognitif atau memperoleh keterampilan-

keterampilan berpikir tertentu.

4) Metode Resitasi

Metode Resitasi adalah metode mengajar dengan cara

memberikan sejumlah tugas terstruktur pada siswa untuk di

kerjakan diluar jam pelajaran sekolah. Dalam prakteknya, siswa

dapat mengerjakan tugas tersebut di perpustakaan, laboratorium

dan tempat-tempat belajar lainnya sesuai dengan tugas yang

diberikan. Perbedaan metode resitasi dengan pekerjaan rumah

adalah terletak pada perencanaan dan sistem penilaiannya. Tugas

pada metode resitasi sudah direncanakan sebelumnya, sehingga

terstruktur dan cara penilaiannya pun sudah ditentukan.

5) Metode Karyawisata

Metode Karyawisata adalah metode mengajar dengan cara

melakukan kunjungan ketempat-tempat yang dianggap relevan

dengan materi yang diajarkan

6) Metode Demonstrasi

Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara

mendemokan atau memperlihatkan suatu proses. Metode ini,

biasanya cocok digunakan untuk pembentukkan suatu konsep atau

proses suatu percobaan dalam suatu materi yang diajarkan.

Dalam memilih metode mengajar perlu diperhatikan hal-hal

berikut: 26

1) Metode mengajar yang digunakan harus dapat membangkitkan motif,

minat, atau gairah belajar siswa.

26

Zulfiani, Tonih Feronika, dan Kinkin Suartini, Strategi Pembelajaran Sains, (Jakarta: Lembaga Penelitian UIN Jakarta, 2009), h. 96.

Page 37: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

23

2) Metode mengajar yang digunakan harus dapat menjamin perkembangan

keigatan kepribadian siswa.

3) Metode mengajar yang digunakan harus dapat memberikan kesempatan

bagi siswa untuk mewujudkan hasil karya.

4) Metode mengajar yang digunakan harus dapat merangsang keinginan

siswa untuk belajar lebih lanjut, melakukan eksplorasi dan inovasi.

5) Metode mengajar yang digunakan harus dapat mendidik murid dalam

teknik belajar sendiri dan cara memperoleh pengetahuan melalui usaha

pribadi.

6) Metode mengajar yang digunakan harus dapat meniadakan penyajian

yang bersifat verbalitas dan menggantinya dengan pengalaman atau

situasi yang nyata yang bertujuan.

7) Metode mengajar yang digunakan harus dapat menanamkan dan

mengembangkan nilai-niai dan sikap-sikap utama yang diharapkan

dalam cara kebiasaan bekerja yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran

adalah suatu cara yang digunakan untuk mencapai tujuan

pembelajaran dengan memperhatikan berbagai aspek yang akan

dikembangkan misalnya minat, motivasi, kreativitas, nilai-nilai dan

lain sebagainya yang menjadi tujuan pembelajaran.

C. Pengertian IPS

1. Pengertian IPS

“Sesuai dengan yang tertera didalam UU Sisdiknas No.20/2003

Bab X pasal 37 bahwa Kurikulum dasar pendidikan dan menengah

pendidikan memuat salah satunya Ilmu Pengetahuan Sosial”.28

“Ilmu

Pengetahuan sosial adalah bidang studi yang merupakan panduan dari

sejumlah mata pelajaran sosial. mata pelajaran sosial yaitu geografi,

sejarah, ekonomi, sosiologi dan koperasi”.29

“Ilmu Pengetahuan Sosial

28

UU Sisdiknas No.20/2003, …………………., h.25. 29

Muhammad Sadeli, Materi Pokok Konsep Dasar IPS, (Jakarta: UT, 1995), h.1.20

Page 38: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

24

(IPS) bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berfikir, sikap dan

nilai peserta didik sebagai individu maupun sebagai sosial budaya”.30

“Ilmu pengetahuan IPS diartikan sebagai suatu studi masalah-

masalah sosial yang dipilih dan dikembangkan dengan menggunakan

pendekatan interdisipliner dan bertujuan agar masalah-masalah sosial itu

dapat dIPShami siswa”.31

Ilmu Pengetahuan sosial merupakan pengajaran yang selalu

berkenaan dengan kehidupan nyata dimasyarakat, yakni kegiatan usaha

yang dilakukan manusia dalam memenuhi kebutuhannya, mengatasi

masalah-masalah yang dihadapi, dan untuk memajukan kehidupannya.

Dengan kata lain, pengetahuan sosial merupakan usaha mempelajari,

menelaah, dan mengkaji kehidupan sosial manusia dimuka bumi.32

Tujuan IPS tersebut mempengaruhi hasil belajar siswa, semakin

baik maka semakin berprestasi. Tujuan ini juga tentu tidak secara langsung

tercipta tanpa campur tangan seorang guru dalam membentuk karakter

tersebut. Guru sangat berpengaruh dalam hal ini mengembangkan

kemampuan berfikir siswa, sikap dan nilai diri siswa. Maka guru dituntut

untuk dapat mengetahui perkembangan siswanya, sejauh mana hasil

belajar tersebut dapat terlihat dalam kehidupan sehari-hari siswa.

2. Tujuan IPS

Tujuan pengajaran IPS ada 3 tujuan utamanya yaitu (a)

mempersiapkan anak didik menjadi warga Negara yang baik, (b) mengajar

anak didik berkemampuan berpikir dan (c) agar anak dapat melanjutkan

30

Syafruddin Nurdin, Quantum Teaching:Model Pembelajaran yang Memperhatikan Keragaman Individu Siswa dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi (Ciputat: Ciputat Press, 2005),h.

31 Udin S.Winataputra, et.al., Ilmu Sosial (,Jakarta: UT, 2002), hal.128 cet.I

32 Pusat Perbukuan DEPDIKNAS, Standar Penilaian Buku Pelajaran Pengetahuan

Sosial SD-SMP, Jakarta, 2003, 29 januari 2008 http://www.depdiknas.go.id/

Page 39: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

25

kebudayaan bangsanya. Titik berat studi sosial adalah perkembangan

individu yang dapat memahami lingkungan sosialnya, serta manusia

dengan kegiatan intraksi antar mereka, dan anak didik diinginkan agar

dapat menjadi anggota yang produktif dan dapat memberikan andilnya

dalam masayarakat. Dalam Departemen of Instructions Fairfax Country

Schools Virginia, mengemukakan bahwa program studi sosial hendaknya

menyajikan kesempatan yang banyak setra beraneka ragam untuk

membentuk warga Negara yang efektif, termasuk kesadaran bahwa hak

selalu disertai oleh kewajiban.

Tujuan pengajaran IPS di Indonesia, bertujuan seperti tersebut di

atas yang merupakan tujuan yang bersifat universal yang dapat berlaku

bagi anak didik di negara manapun di dunia ini. Selain tujuan yang umum

itu, maka pada setiap Negara mempunyai tujuan khusus yang khas,

berdasarkan filsafat, sejarah, watak, dan keadaan geografis yang berbeda-

beda. IPS di Indonesia merupakan wahana pencapaian tujuan pendidikan

nasional. Yang harus dimiliki oleh anak didik yaitu: (a) Taqwa kepada

Tuhan Yang Maha Esa, (b) cerdas dan terampil, (c) berbudi pekerti yang

luhur, (d) memiliki keperibadian yang kuat, dan (e) memiliki semangat

kebangsaan dan cinta tanah air yang tebal. Bagi bangsa Indonesia,

karakteristik warganegara yang baik tentu saja harus mengacu kepada

dasar Negara yaitu Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

Secara khusus tujuan pengajaran IPS di sekolah dapat dikelompokkan

menjadi empat komponen seperti berikut:

a. Memberikan kepada siswa pengetahuan tentang pengalaman manusia

dalam kehidupan bermasyarakat pada masa lalu, sekarang dan masa

datang.

b. Menolong siswa untuk mengembangkan keterampilan (skill) untuk

mencari dan mengolah informasi.

Page 40: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

26

c. Menolong siswa untuk mengembangkan nilai/sikap (values) demokrasi

dalam kehidupan bermasyarakat.

d. Menyediakan kesempatan kepada siswa untuk mengambil

bagian/berperan serta dalam kehidupan sosial.

Keempat tujuan tersebut tidak terpisahkan atau berdiri sendiri, melainkan

merupakan kesatuan dan saling berhubungan. Keempat tujuan tersebut

sesuai dengan perkembangan pendidikan IPS sampai pada saat sekarang.

3. Ruang Lingkup IPS

Ruang lingkup mata pelajaran IPS meliputi aspek-aspek sebagai berikut :27

a. Manusia, Tempat, dan Lingkungan

b. Waktu, Keberlanjutan, dan Perubahan

c. Sistem Sosial dan Budaya

d. Perilaku Ekonomi dan Kesejahteraan.

4. Pembelajaran IPS

Adapun pembelajaran IPS itu mencakup beberapa hal seperti dibawah ini:

a. Perwujudan dari satu pendekatan Interdisipliner dari pelajaran Ilmu-

ilmu Sosial.

b. Integrasi dari berbagai cabang Ilmu Sosial seperti: Sejarah, Geografi,

Ekonomi, Sosiologi, Antropologi, Ilmu Politik dan Psykologi sosial.

c. Menampilkan permasalahan sehari-hari masyarakat sekeliling.

d. IPS bukan Ilmu Sosial walaupun bidang perhatiannya sama yaitu

hubungan timbal balik antara manusia (human relation ship).

e. IPS hanya terdapat pada program pengajaran di sekolah.

f. IPS merupakan penyederhanaan Ilmu sosial untuk pengajaran

27

Nadir dkk, Ilmu Pengetahuan Sosial 1, Taman Amanah Pustaka: Surabaya

Page 41: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

27

5. Materi Pembelajaran

a. Sejarah Uang

Sebelum ada uang jika mengnginkan sesuatu, dilakukan melalui

tukar menukar. Cara seperti ini dilakukan oleh orang pada zaman dahulu.

Tukar menukar barang ini dinamakan barter.

Pada masa sekarang, orang tidak lagi melakukan barter. Untuk

memperoleh barang yang diinginkan dilakukan dengan membayar. Alat

pembayaran yang digunakan adalah uang. Tukar menukar barang dengan

menggunakan alat pembayaran yang sah dinamakan jual beli. Di

Indonesia, Rupiah merupakan alat pembayaran yang sah. Uang rupiah

dikeluarkan oleh Bank Indonesia.

b. Berbagai Jenis Uang

a) Uang Kartal

Zaman dahulu uang terbuat dari kulit hewan, tembaga, perak, dan

emas. Sekarang uang terbuat dari kertas. Kita sekarang mengenal uang

logam dan kertas. Uang logam dan uang kertas dapat kita gunakan

untuk berbelanja.

Uang kartal adalah uang yang berbentuk logam dan kertas. Jadi

uang kartal ini uang yang biasa kita gunakan dalam kehidupan sehari-

hari.28

b) Uang Giral

Perusahaan besar dalam membeli barang tidak menggunakan uang

tunai. Mereka membayar melalui giro di Bank. Perusahaan besar

melakukan jual beli dalam jumlah besar sehingga tidak menggunai

uang tunai, bisa ratusan juta rupiah atau miliyaran. Untuk menghemat

waktu maka pembayaran dilakukan mengguanakan uang giral.

28

Muhammad nur’syaban, Ilmu Pengetahuan Sosial 3, Cv. Arya Duta: Depok h.62

Page 42: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

28

c. Kegunaan Uang

Uang berguna sebagai alat pembayaran yang sah. Kalau kita

menginginkan barang atau layanan harus menggunakan uang.

Uang juga dapat dimanfaatkan untuk ditabung. Manfaat dari menabung

yaitu jika lama-lama menjadi bertambah banyak. Jika sewaktu-waktu

memerlukan uang, kita tinggal mengambil saja.

C. Penelitian Yang Relevan

Hasil-hasil penelitian yang terkait dengan penggunaan metode Numbered

Head Together (NHT) terhadap hasil belajar diantaranya:

1. Andi Irawan dengan judul “Penerapan metode Numbered Head Together untuk

meningkatkan hasil belajar IPA pada konsep benda dan sifatnya pada siswa

kelas IV SD”. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa setelah diterapkan

metode Numbered Head Together pada mata pelajaran IPA konsep benda dan

sifatnya menunjukkan adanya peningkatan kerja ilmiah siswa.29

2. Anis Masriyah dengan judul “Penerapan metode Numbered Head Together

untuk meningkatkan kemampuan sains permulaan pada anak didik kelompok A

TK Negeri Pembina Kota Blitar”. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa

terjadi peningkatan kemampuan sains permulaan. Pembelajaran dari berpusat

pada guru menjadi berpusat pada anak. perubahan penilaian ke arah yang

komprehensif yang tidak hanya dengan hasil kerja anak, tetapi juga terhadap

pengembangan situasi pembelajaran ke arah yang lebih kondusif.30

3. Habibah dengan judul “pengaruh metode Numbered Head Together terhadap

kemampuan berpikir kratif siswa dalam pembelajaran fisika bernuansa nilai

pada konsep cahaya”. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada perbedaan

yang signifikan antara kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajar dengan

metode Numbered Head Together dengan siswa yang diajar secara

29

Nurul Ulum, Penerapan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA

Pada Konsep Benda dan Sifatnya Pada Siswa Kelas IV SD, 2012, (http://library.um.ac.id). 30

Anis Masriyah, Penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan kemampuan sains

permulaan pada anak didik kelompok A TK Negeri Pembina kota Blitar , 2012,

(http://library.um.ac.id).

Page 43: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

29

konvensional. Hal ini berarti bahwa adanya peningkatan kemampuan berpikir

kreatif siswa yang diajar dengan menggunakan metode Numbered Head

Together sebagai salah satu metode dalam belajar.31

D. Pengajuan Hipotesis

Berdasarkan kerangka teori dan alur berpikir yang telah dikemukakan,

maka hipotesis dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh metode NHT terhadap

hasil belajar IPS siswa.

31

Habibah, “Pengaruh Metode Eksperimen Terhadap Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa

dalam Pembelajaran Fisika Bernuansa Nilai pada Konsep Cahaya”, Skripsi pada gelar Sarjana

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, (Jakarta: Perpustakaan Utama UIN Syarif Hidayatullah, 2009),

h. 64, tidak dipublikasikan.

Page 44: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

29

BAB III

METODELOGI PENELITIAN

A. Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Mathlaul’Huda Bogor

pada kelas III Semeter Genap, 4 x pertemuan tahun pelajaran 2013/ 2014.

B. Metode Penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Number Head

Together, karena kelompok uji coba (eksperimen) dan kelompok pembanding

(kontrol) tidak dipilih secara acak. Kedua kelompok sudah ada sebelumnya, dan

tidak ada pengubahan perlakuan. Metode ini dipilih karena tujuan utama

penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari suatu

perlakuan (treatment).

C. Desain Penelitian

Desain penelitian yang digunakan yaitu Non-Randomize Control Group

Pretest and Posttest Design. Rancangan ini melibatkan dua kelompok, yaitu

kelompok Eksperimen dan kelompok kontrol. Sebelum diberikan perlakuan pada

kedua kelas diberikan pretest. Selanjutnya kelompok Eksperimen diberikan

perlakuan dengan pembelajaran menggunakan metode NHT, sedangkan kelompok

kontrol diberi perlakuan dengan pembelajaran konvensional. Setelah perlakuan,

kedua kelas diberikan posttest. Untuk lebih jelasnya desain penelitian dapat dilihat

pada tabel berikut.

Tabel 3.1 Desain Penelitian

Kelas Pretest Perlakuan Posttest

A T1 X T2

B T1 Y T2

Keterangan:

A : kelas eksperimen

B : kelas kontrol

Page 45: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

30

T1 : pemberian pretest

T2 : pemberian posttest

X : penerapan metode eksperimen

Y : pembelajaran konvensional

D. Populasi, Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel

1. Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian.1 Populasi dalam penelitian

ini adalah seluruh siswa-siswi kelas III Madrasah Ibtidaiyah

Mathlaul’Huda tahun pelajaran 2013/ 2014 yang berjumlah 2 kelas,

dimana 1 kelas terdiri dari 45 siswa.

2. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh

populasi.2 Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 2

kelompok, yaitu:

a. Kelompok eksperimen, yaitu kelompok siswa yang mendapat

pembelajaran IPS menggunakan Number Head Toghter. Sampel yang

terpilih sebagai kelompok eksperimen adalah siswa kelas III A yang

berjumlah 45 siswa.

b. Kelompok kontrol, yaitu kelompok siswa yang mendapat

pembelajaran IPS tanpa menggunakan metode eksperimen. Sampel

yang terpilih sebagai kelas kontrol adalah siswa kelas III B yang

berjumlah 45 siswa.

3. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah

saturation sampling, yaitu pengambilan sampel dengan mengikut sertakan

semua anggota populasi sebagai sampel penelitian

E. Variabel Penelitian

Pada penelitian ini terdapat dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel

terikat. Variabel bebasnya adalah Number Head Togther, sedangkan variabel

terikatnya adalah hasil belajar siswa.

1 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Jakarta: Rineka

Cipta, 2002), ed. Revisi V, cet. 12, h. 108 2 Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D,

(Bandung: Alfabeta, 2009), cet. 7, h. 118.

Page 46: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

31

F. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang dimaksud dalam penelitian ini adalah cara-

cara memperoleh data yang dipergunakan untuk penelitian. Dalam penelitian ini

teknik pengumpulan data dengan cara memberikan tes awal yang dilakukan

sebelum pembelajaran (pretest) dan sesudah pembelajaran (posttest) pada kedua

kelas yaitu kelas Number Head Together dan kelas kontrol.

G. Instrumen Penelitian

Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument tes

berupa soal pilihan ganda yang terdiri dari 4 alternatif jawaban yaitu A, B, C, dan

D pada konsep Mengenal Uang. Tes disusun berdasarkan indikator yang

disesuaikan dengan KTSP, skor yang digunakan pada pilihan ganda adalah

bernilai satu (1) untuk jawaban yang benar dan nol (0) untuk jawaban yang salah.

Adapun langkah-langkah yang ditempuh dalam penyusunan instrumen

penelitian adalah sebagai berikut:

a. Menentukan konsep dan sub konsep berdasarkan KTSP

b. Membuat kisi-kisi instrumen penelitian

c. Membuat soal berdasarkan instrumen penelitian

d. Instrumen yang telah dibuat kemudian dikonsultasikan ke dosen pembimbing

e. Melakukan uji coba instrumen

H. Uji Coba Instrumen

Uji coba instrumen dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kualitas

instrument penelitian yang akan digunakan dalam penelitian. Dalam penelitian ini

uji instrumen dilakukan pada siswa di luar kelas Number Head Together dan kelas

kontrol, yaitu kelas III Madrasah Ibtidaiyah Mathlaul’Huda Tenjo. Setelah

melakukan uji coba instrumen, langkah selanjutnya adalah mengolah data hasil uji

coba dengan mencari validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda.

Page 47: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

32

1. Uji Validitas Instrumen

Validitas tes merupakan ukuran yang menyatakan kesahihan suatu

instrumen sehingga mampu mengukur apa yang hendak diukur. Validitas tes yang

digunakan adalah validitas butir soal dengan cara membandingkan skor siswa

untuk tiap butir soal dengan skor total. Perhitungan validitas butir soal dengan

korelasi point biserial sebagai berikut: 3

dimana:

: koefisiensi korelasi biserial

M : realita skor dari subjek yang menjawab betul bagi item yang dicari

validitasnya

M : realita skor total

: standar deviasi dari skor total

: populasi siswa yang menjawab benar

: populasi siswa yang menjawab salah

Jika harga rhitung > rtabel maka butir soal tersebut dinyatakan valid.

Berdasarkan hasil uji validitas pada N = 45 siswa dan α = 5%, dari 40 soal

pilihan ganda yang diujikan terdapat 31 soal valid yakni nomor 1, 2, 3, 4, 5, 8, 9,

10, 13, 14, 15, 17, 19, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 31, 32, 33, 34, 35, 36, 37,

38, dan 39. Untuk lebih jelasnya, hasil uji validitas butir soal instrumen tes hasil

belajar bentuk pilihan ganda dapat dilihat pada lampiran 4.

2. Reliabilitas Instrumen

Reliabilitas instrumen adalah ketepatan atau ketelitian suatu alat evaluasi.

Suatu alat evaluasi atau tes disebut reliabel jika, tes tersebut dapat dipercaya,

konsisten, atau stabil produktif. Teknik yang digunakan untuk menentukan

reliabilitas tes dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan rumus K-R 20

(kuder-Rochardson 20) karena instrumen yang digunakan berupa soal pilihan

3 Suharsimi Arikunto, Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan Edisi Revisi, (Jakarta: Bumi

Aksara, 2006), h.79

Page 48: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

33

ganda, dengan rumus sebagai berikut:4

[

] [

]

dimana:

rII : reliabilitas tes secara keseluruhan

: proporsi siswa yang menjawab benar

: proporsi siswa yang menjawab salah

∑pq : jumlah hasil perkalian antara dan

n : banyaknya item

S : standar deviasi dari tes

dengan, ∑

Dengan kualifikasi koefisien reabilitas adalah sebagai berikut:

Tabel 3.2

Interprestasi Reliabilitas

Koefisien Korelasi Kriteria Reliabilitas

0,91-1,00 sangat tinggi

0,71-0,90 Tinggi

0,41-0,70 Cukup

0,21-0,40 Rendah

<0,20 sangat rendah

Adapun hasil keseluruhan reliabilitas seluruh butir soal yang sudah

dinyatakan valid sebesar 0,82 dan termasuk kedalam kriteria reliabilitas tinggi.

Untuk lebih jelasnya, perhitungan manual dapat dilihat pada lampiran 8.

3. Tingkat Kesukaran

Suharsimi Arikonto mengatakan, soal yang baik adalah soal yang tidak

terlalu mudah dan tidak terlalu sukar.5 Menurutnya, hal tersebut perlu

diperhatikan karena soal yang terlalu mudah tidak merangsang siswa untuk

berfikir lebih maju, begitu pula sebaliknya, soal yang terlalu sukar akan membuat

4 Ibid., h.100-101

5 Ibid., h. 207.

Page 49: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

34

siswa menjadi putus asa dan tidak mempunyai semangat lagi untuk mencobanya.

Oleh karena itu, soal yang dibuat untuk mengukur tes hasil belajar sebaiknya

adalah soal yang dapat menjangkau semua kemampuan siswa . Untuk mengetahui

tingkat kesukaran soal yang dibuat, sebaiknya pembuat soal harus melakukan

perhitungan tingkat kesukaran soal. Atas dasar pertimbangan itu, dalam

penelitian ini peneliti melakukan perhitungan tingkat kesukaran soal dengan

menggunakan rumus:6

dimana:

P = indeks tingkat kesukaran

B = jumlah siswa yang menjawab soal benar

JS = jumlah seluruh siswa peserta tes

Interprestasi mengenai tingkat kesukaran yang diperoleh digunakan tabel

klasifikasi dibawah ini:

Tabel 3.3

Klasifikasi Indeks Kesukaran Soal

Tingkat Kesukaran Klasifikasi

0.00 - 0.30 soal sukar

0.30 - 0.70 soal sedang

0.70 - 1.00 soal mudah

Berdasarkan hasil pengujian tingkat kesukaran soal, dari 40 soal tes hasil

belajar yang diujikan, sebayak 23 soal atau 58 % soal termasuk dalam kritertia

sedang, dan 47 % atau 17 soal termasuk kedalam kriterta mudah. Untuk lebih

jelasnya, hasil perhitungan tingkat kesukaran tes hasil belajar dapat dilihat pada

lampiran 5.

6 Ibid., h. 208

Page 50: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

35

4. Daya Pembeda

Suharsimi Arikunto mendefinisikan daya pembeda soal sebagai

kemampuan suatu soal untuk membedakan antara siswa yang berkemampuan

tinggi dengan siswa yang berkemampuan rendah.7 Adapun rumus yang digunakan

untuk mencari daya pembeda soal adalah:8

=

dimana:

D = daya pembeda

BA = jumlah peserta kelompok atas yang menjawab benar

BB = jumlah peserta kelompok bawah yang menjawab benar

JA = jumlah peserta kelompok atas

JB = jumlah peserta kelompok bawah

PA = proporsi peserta kelompok atas yang menjawab benar

PB = proporsi peserta kelompok atas yang menjawab benar

Dengan klasifikasi daya pembeda sebagai berikut:

Tabel 3.4

Klasifikasi Daya Pembeda

Daya Pembeda Klasifikasi

0.00 – 0.20 Jelek

0.20 – 0.40 Cukup

0.40 – 0.70 Baik

0.70 – 1.00 Baik sekali

Berdasarkan hasil uji daya pembeda, dari 40 soal tes hasil belajar yang

diujikan, sebanyak 17 soal atau 42 % soal termasuk dalam kriteria jelek, 48% atau

sebanyak 19 soal termasuk dalam kritertia cukup, dan 10 % atau sebanyak 4 soal

termasuk dalam kritertia baik. Untuk lebih jelasnya, hasil perhitungan tingkat

kesukaran tes hasil belajar dapat dilihat pada lampiran

Hasil uji coba instrumen tes hasil belajar pilihan ganda terdapat 20 soal

yang sesuai kriteria dari 40 soal. Soal yang sesuai kriteria dapat dilihat pada

lampiran 6.

7 Ibid., h. 211

8 Ibid., h. 213-214

Page 51: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

36

I. Teknik Analisis Data

Data yang diperoleh melalui instrumen penelitian, kemudian diolah dan

dianalisis agar hasilnya dapat menjawab pertanyaan peneliti dan menguji

hipotesis. Sebelum melakukan uji hipotesis, terlebih dahulu dilakukan pengujian

prasyarat analisis data, yaitu uji normalitas dan homogenitas guna mengetahui

apakah data yang diperoleh terdistribusi normal dan mempunyai ragam yang

homogen atau tidak. Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam analisis data

sebagai berikut:

1. Uji Prasyarat Analsis Data

a. Uji Normalitas

Uji normalitas adalah pengujian yang dilakukan untuk mengetahui normal

tidaknya persebaran data yang akan dianalisis. Teknik uji normalitas yang

digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi kuadrat ( ) dengan rumus

sebagai berikut:

∑(

)

dimana:

fo = frekuensi dari hasil penelitian

fe = frekuensi yang diharapkan

Sementara itu, kriteria tes yang digunakan adalah apabila hitung <

tabel,

dapat disimpulkan bahwa sampel berdistribusi normal. Sedangkan bila hitung >

tabel, maka dapat disimpulkan bahwa data yang diperoleh dari sampel tidak

berdistribusi normal. Langkah-langkah yang harus dilewati untuk melakukan

pengujian normalitas dengan menggunakan teknik chi kuadrat, dapat dilakukan

dalam beberapa tahap, yaitu:9

1) Menentukan skor terbesar dan skor terkecil

2) Menentukan rentangan (R) dengan cara:

R = skor terbesar – skor terkecil

3) Menentukan banyaknya kelas (K) dengan cara:

9 Riduwan, Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru-Karyawan dan Peneliti Pemula,

(Bandung: Alfabeta, 2009), cet. 6, h. 121-124

Page 52: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

37

K = 1 + 3,3 log n

4) Menentukan panjang kelas (i) dengan cara:

5) Menentukan proporsi.

6) Membuat distribusi frekuensi dalam bentuk tabel.

Tabel 3.5

Tabel Bantu Perhitungan Distribusi Frekuensi

No. Interval P

1.

2.

Jumlah ∑ - - - ∑ ∑

7) Menentukan rata-rata (mean) dengan cara:

8) Menentukan simpangan baku (s) dengan cara:

√ ∑

9) Membuat daftar frekuensi yang diharapkan dengan cara:

a) Menentukan batas kelas dengan mengurangi 0,5 pada kelas bawah

interval dan menambah 0,5 pada kelas atas interval.

b) Mencari nilai Z-score dengan bantuan rumus:

(

)

c) Mencari luas 0-Z dari tabel kurva normal 0-Z dengan menggunakan

angka-angka untuk batas kelas.

d) Mencari luas tiap kelas interval dengan cara mengurangkan angka-

angka 0-Z, untuk angka baris pertama dicari dengan mengurangkan

baris pertama dengan baris kedua, untuk angka baris kedua, dicari

dengan mengurangkan angka baris kedua dengan baris ketiga, dan

Page 53: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

38

begitu seterusnya, kecuali untuk angka yang berbeda pada baris paling

tengah ditambahkan dengan angka pada baris berikutnya.

e) Mencari frekuensi yang diharapkan (fe) dengan cara mengalikan luas

tiap interval dengan jumlah responden.

10) Membuat tabel bantu chi-kuadrat (X2

hitung) dalam bentuk:

Tabel 3.6

Tabel Bantu Perhitungan Chi-kuadrat (X2)

No

Batas

Kelas Z–Score Luas 0–Z

Luas Tiap

Kelas fe f0

Chi-kuadrat

(X2)

1.

2.

Setelah melakukan serangkaian tahapan di atas, langkah selanjutnya

adalah menentukan harga X2tabel dengan taraf signifikan 0,05, pada derajat

kebebasan (dk) = k-1. Setelah itu, menentukan kriteria pengujian, yaitu: tolak H0

jika X2hitung > X2tabel atau terima H0 jika X2hitung < X2tabel. Langkah akhir dari uji

normalitas adalah penarikan kesimpulan.

b. Uji Homogenitas

Setelah kedua sampel penelitian dinyatakan berdistribusi normal, langkah

selanjutnya adalah mencari nilai homogenitasnya. Dalam penelitian ini, nilai

homogenitas diperoleh dengan melakukan uji Fisher, dengan rumus:10

dengan:

(∑

)

Kriteria pengujian:

1) Jika Fhitung < Ftabel, maka H0 diterima, kedua kelompok berasal dari populasi

yang homogen.

10

Ibid., h. 120.

Page 54: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

39

2) Jika Fhitung > Ftabel, maka Ha diterima, kedua kelompok dapat dikatakan berasal

dari populasi yang tidak homogen.

Langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk melakukan uji Fisher

adalah:

1) Menetapkan hipotesis, dalam bentuk:

2) Membagi data menjadi dua kelompok.

3) Mencari simpangan baku dari masing-masing kelompok.

4) Menentukan Fhitung dengan rumus:

5) Menentukan kriteria pengujian dalam bentuk:

Jika Fhitung < Ftabel, maka H0 diterima, kedua kelompok berasal dari

populasi yang homogen.

Jika Fhitung > Ftabel, maka Hi diterima, kedua kelompok dapat dikatakan

berasal dari populasi yang tidak homogen.

6) Mencari dk pembilang (varians terbesar) dan dk penyebut (varians terkecil),

dengan rumus:

dk1 = n-1

dk2 = n-2

7) Menentukan Fhitung dan Ftabel, kemudian membandingkan hasil Fhitung dan

Ftabel berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

2. Pengujian Hipotesis

Setelah melakukan pengujian prasyarat, langkah selanjutnya adalah

melakukan uji hipotesis dengan menggunakan uji-t. Rumus yang digunakan untuk

melakukan uji t adalah:11

11

Sudjana, Metoda Statistika (Bandung: Taristo, 2005) h. 239.

Page 55: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

40

dengan:

dimana:

= rata-rata skor kelompok eksperimen

= rata-rata skor kelompok kontrol

= varians gabungan

= varians kelompok eksperimen

= varians kelompok kontrol

= jumlah anggota sampel kelompok eksperimen

= jumlah anggota sampel kelompok kontrol

Langkah mengajukan hipotesis adalah sebagai berikut:

a. Uji kesamaan dua rata-rata hasil pretest, dalam bentuk:

H0: X = Y, artinya tidak terdapat perbedaan antara rata-rata skor pretest kelas

kontrol dengan kelas eksperimen.

Ha: X Y, yang artinya terdapat perbedaan antara rata-rata skor pretest kelas

kontrol dengan kelas eksperimen.

b. Uji kesamaan dua rata-rata posttest

H0: X = Y, artinya tidak terdapat perbedaan antara rata-rata skor postest kelas

kontrol dengan kelompok eskperimen.

Ha: X Y, yang artinya terdapat perbedaan antara rata-rata score postest kelas

ekpserimen dengan kelas kontrol.

Setelah selesai melakukan hipotesis uji kesamaan dua rata-rata pretest dan

postest kedua sampel, langkah selanjutnya adalah:

a. Menghitung nilai thitung dengan menggunakan rumus uji-t

b. Menentukan derajat kebebasan (dk), dengan rumus:

dk = (n1 – 1) +( n2 – 1)

Page 56: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

41

c. Menetukan nilai ttabel dengan

d. Menguji hipotesis dengan ketentuan:

Jika ttabel thitung ttabel maka H0 diterima dan

jika thitung -ttabel atau thitung ttabel, maka Ha diterima.

J. Hipotesis Statistik

Hipotesis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah:

H0 :

Ha :

Keterangan:

Ho= tidak terdapat pengaruh penggunaan metode Number Head Together

terhadap hasil belajar siswa Madrasah Ibtidaiyah Mathlaul’HudaBogor,

pada konsep mengenal uang.

Ha= terdapat pengaruh penggunaan metode Number Head Together terhadap hasil

belajar siswa Madrasah Ibtidaiyah Mathlaul’HudaBogor,pada konsep

mengenal uang.

rata-rata hasil belajar IPS siswa yang menggunakan metode Number Head

Together dalam belajar

rata-rata hasil belajar IPS siswa yang diberikan secara konvensional

Page 57: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

42

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Data Tes

1. Deskripsi Kegiatan Penelitian

Sebelum kedua kelompok di beri perlakuan yang berbeda peneliti

memberikan tes pretest berupa soal pilihan ganda sebanyak 20 (dua puluh)

soal, dari hasil preteset kemudian oleh peneliti di hitung. Hasilnya

menunjukkan bahwa kelas Number Head Together lebih sedikit yang

mendapat nilai tertinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol, akan tetapi

persebaran yang mendapat nilai rendah dan sedang masih seimbang,

sehingga data dari kedua kelompok dinyatakan normal, data yang normal

dapat dilihat dari hasil perhitungan uji normalitas pretest.

Setelah data pretest dinyatakan normal, langkah selanjutnya adalah

peneliti melakukan kegiatan pembelajaran di kedua kelompok, untuk

kelompok Number Head Together peneliti menggunakan metode Number

Head Together , sedangkan kelompok kontrol peneliti melakukan

pembelajaran secara konvensional. Adapun langkah-langkah yang dilakukan

ketika Number Head Together adalah sebagai berikut:

1. Membagi siswa kedalam 10 (sepuluh) kelompok, pembagian kelompok

ini dilakukan satu hari sebelum eksperimen dilaksanakan agar ketika

melakukan penerapan tipe Number Head Together waktu yang

disediakan cukup.

2. Setelah terbentuk kelompok, peneliti meminta siswa membawa peralatan

yang berhubungan dengan materi uang untuk percobaan dengan cara

peneliti menuliskan alat-alat apa saja yang mereka bawa sesuai dengan

kelompoknya masing-masing. Setiap kelompok membawa peralatan yang

berbeda, karena yang akan di uji cobakan konsep yang berbeda-beda.

Misalnya kelompok 1 melakukan menjelaskan sejarah uang, kelompok 2

melakukan menjelaskan jenis-jenis uang, dan seterusnya pada kelompok-

kelompok lain.

Page 58: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

43

3. Setelah langkah satu dan dua dilakukan sehari sebelum percobaan,

peneliti memulai pelajaran dengan menghubungkan pengetahuan awal

mereka dengan cara bertanya tentang uang dan sejarahnya. Setelah itu

peneliti melakukan apersepsi dengan bertanya “siapa yang tahu tentang

sejarah uang?”, berbagai jawaban muncul dari sebagian siswa. Setelah

melakukan apersepsi, peneliti menyampaikan tata tertib dalam kerja

kelompok, kemudian membagikan worksheet sesuai dengan kelompok.

Setelah semua kelompok mendapatkan worksheet, peneliti menjelaskan

langkah-langkah percobaan yang ada pada worksheet sambil memeriksa

peralatan yang mereka bawa, setelah itu peneliti memberi kesempatan

pada kelompok yang belum mengerti untuk bertanya. Setelah itu semua

kelompok secara bersamaan melakukan percobaan yang berhubungan

dengan materi. Ketika siswa melakukan percobaan peneliti mengawasi

dan memberikan beberapa arahan kepada kelompok yang mengalami

kesulitan.

4. Setelah semua kelompok melakukan percobaan, masing-masing ketua

kelompok membacakan kesimpulannya di depan kelas.

5. Selanjutnya peneliti menjelaskan materi dan memberikan penguatan

terhadap hasil percobaan yang mereka lakukan serta melakukan tanya

jawab dan menyimpulkan materi yang telah dibahas .

6. Peneliti memberikan soal latihan dan menutup pelajaran. Sebelum

pelajaran ditutup, peneliti membagi kelompok lagi, dan meminta siswa

untuk membawa gambar atau uang asing untuk percobaan pada

pertemuan berikutnya.

Langkah-langkah pembelajaran yang telah diuraikan tersebut sama

dengan langkah- langkah yang dilakukan pada pertemuan ke dua dan ketiga,

karena masih menggunakan metode yang sama tetapi dengan materi yang

berbeda. Untuk pertemuan ke empat tidak menggunakan metode Number

Head Together melainkan hanya menggunakan metode diskusi dengan

strategi card sort, karena materi pada pertemuan keempat ini tidak

memerlukan Number Head Together, melainkan hanya memerlukan

Page 59: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

44

ketelitian dari siswa untuk menentukan bahan suatu benda. Setelah

pertemuan ke satu sampai ke empat dilaksanakan, selanjutnya peneliti

memberikan soal postest, yaitu soal yang sama ketika dipakai untuk

melakukan pretest.

Adapun langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan di kelas

kontrol adalah sebagai berikut:

a. Peneliti memulai pelajaran dengan menghubungkan pengetahuan awal

mereka dengan cara bertanya tentang sejarah uang. Setelah itu peneliti

melakukan apersepsi dengan bertanya “siapa yang tahu tentang sejarah

uang?”, berbagai jawaban muncul dari sebagian siswa.

b. Langkah selanjutnya peneliti menunjuk beberapa siswa untuk membaca

buku paket, dimulai dari sub-bab sejarah uang. Sementara itu teman yang

lainnya menyimak.

c. Setelah materi selesai di bacakan, peneliti mengajukan beberapa

pertanyaan kepada siswa untuk memulai menjelaskan materi

d. Setelah peneliti memberikan penjelasan tentang materi uang, peneliti

membuka sesi tanya jawab kepada siswa, dari sesi ini banyak siswa yang

bertanya.

e. Membuat kesimpulan bersama siswa tentang materi yang telah dibahas

Langkah-langkah pembelajaran pada kelas kontrol yang telah

diuraikan tersebut sama dengan langkah- langkah yang dilakukan pada

pertemuan ke dua sampai keempat, karena masih menggunakan metode

yang sama tetapi dengan materi yang berbeda. selanjutnya peneliti

memberikan soal postest, yaitu soal yang sama ketika dipakai untuk

melakukan pretest.

2. Deskripsi Pretest Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol

Berikut ini disajikan tabel hasil pretest kelompok Number Head

Together dan kontrol setelah dikelompokan ke dalam rentang nilai yang

telah ditetapkan sebagai berikut:

Page 60: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

45

Tabel 4.1

Data Hasil Pretest Kelompok Number Head Together

No Rentang Nilai Frekuensi

1 35-41 8

2 42-48 7

3 49-55 8

4 56-62 7

5 63-69 7

6 70-76 6

7 77-83 2

Tabel 4.2

Data Hasil Pretest Kelompok Kontrol

No Rentang Nilai Frekuensi

1 35-40 1

2 41-46 4

3 47-52 9

4 53-58 6

5 59-64 11

6 65-70 6

7 71-76 8

Dari tabel 4.1 di atas dapat diketahui bahwa perolehan nilai pretest

siswa pada kelompok ekperimen, yaitu sebanyak 2 siswa atau 4% yang

memperoleh nilai tertinggi pada rentang nilai 77 sampai 83, namun nilai

yang lebih banyak diperoleh siswa berada pada rentang nilai 35 sampai 41

dan 49 sampai 55 yaitu masing masing sebanyak 8 siswa atau 18% dari

keseluruhan siswa.

Adapun perolehan nilai pretest kelompok kontrol yaitu sebanyak 8

siswa atau 18% siswa memperoleh niai tinggi dengan rentang nilai 71

sampai dengan 76, namun terdapat 20 siswa yang memperoleh nilai

rendah dengan rentang 35 sampai 40, 41 sampai 46, dan 53 sampai 58,

yang menunjukan masih banyak siswa yang nilainya rendah. Berdasarkan

hasil pretest kelompok kontrol dan kelompok Number Head Together

dapat dikatakan nilai kedua kelompok masih rendah, namun frekuensi

Page 61: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

46

kedua kelompok berbeda. Jika pada kelompok Number Head Together

yang mendapat nilai terendah adalah 8 orang, maka pada kelompok

kontrol yang mendapat nilai terendah hanya 1 orang.

Berikut disajikan data statistik pretest mengenai kedua kelompok

berdasarkan perhitungan sebagai berikut:

Tabel 4.3

Deskripsi Data Pretest Kelompok Number Head Together dan Kontrol

Deskripsi KelompokNumber

Head Together

Kelompok

Kontrol

Minimum 35 35

Maksimum 80 75

Rata-rata 55,73 59,10

Standar Deviasi 12,80 10,10

Berdasarkan tabel 4.3 di atas, menunjukan hasil pretest kedua

kelompok. Terlihat bahwa nilai minimum yang diperoleh siswa kelompok

Number Head Together adalah 35 dan nilai maksimum yang diperoleh

kelompok Number Head Together adalah 80. Selain itu terlihat pula, nilai

rata-rata yang diperoleh kelompok Number Head Together adalah 55,73,

sedangkan yang lebih tinggi dari perolehan nilai rata-rata kelompok

kontrol yaitu 59,10. Namun nilai rata-rata perolehan kedua kelompok masih

tergolong rendah.

3. Deskripsi Posttest Kelompok Number Head Together dan Kelompok

Kontrol

Berikut ini disajikan tabel hasil posttest kelompok Number Head

Together dan kontrol setelah dikelompokan ke dalam rentang nilai yang

ditetapkan sebagai berikut:

Page 62: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

47

Tabel 4.4

Data Hasil Posttest Kelompok Number Head Together

No Rentang Nilai Eksperimen

1 50-56 4

2 57-63 4

3 64-70 4

4 71-77 9

5 78-84 6

6 85-91 12

7 92-98 6

Tabel 4.5

Data Hasil Posttest Kelompok Kontrol

No Rentang Nilai Eksperimen

1 40-46 4

2 47-53 5

3 54-60 5

4 61-67 9

5 68-74 6

6 75-81 9

7 82-88 7

Dari tabel 4.4 di atas, diketahui bahwa perolehan nilai posttest

siswa pada kelompok ekperimen yang memperoleh nilai tertinggi yaitu

sebanyak 6 siswa atau 13% dengan rentang nilai 92 sampai 98. Dan

rentang nilai yang banyak diperoleh siswa ialah 85 sampai 91 yaitu

sebanyak 12 siswa atau 27% dari keseluruhan siswa.

Adapun perolehan nilai posttet kelompok kontrol sebanyak 7 siswa

atau 16% siswa memperoleh niai tinggi dengan interval 82 sampai 88. Dan

persebaran nilai yang lebih banyak siswa peroleh yaitu pada rentang nilai

61 sampai 67 sebanyak 9 siswa atau 20% dan 75-81 sebanyak 9 orang atau

20%.

Berdasarkan hasil postest kedua kelompok terdapat perubahan nilai

menjadi lebih baik, namun nilai yang paling tinggi banyak diperoleh

kelompok Number Head Together dibandingkan dengan kelompok

Page 63: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

48

kontrol. Hal ini dapat dilihat pula dari rentang nilai antara dua kelompok

tersebut. Kelompok Number Head Together lebih tinggi dibandingkan

kelompok kontrol.

Berikut akan ditampilkan data statistik dari hasil pretest dan

posttest dari kedua kelompok:

Tabel 4.6

Deskripsi Data Posttest Kelompok Number Head Together dan Kontrol

Deskripsi Eksperimen Kontrol

Minimum 50 40

Maxsimum 95 85

Rata-rata 77,23 66,80

Standar Defiasi 12,97 13,30

Tabel 4.6 di atas menunjukkan hasil posttest kedua kelompok

penelitian menunjukkan perbedaan. Nilai maksimum posttest yang

diperoleh kelompok Number Head Together lebih tinggi dari nilai

maksimum kelompok kontrol yaitu 95 untuk kelompok Number Head

Together dan 85 untuk kelompok kontrol. Selain itu, nilai rata-rata kedua

kelompok juga menunjukan perbedaan yaitu 77,23 untuk nilai rata-rata

kelompok Number Head Together dan 66,80 untuk nilai rata-rata

kelompok kontrol dan selisih nilai rata-rata kedua kelompok ialah sebesar

10,43. Hasil ini menunjukkan bahwa perolehan nilai posttest kelompok

Number Head Together lebih tinggi dari pada kelompok kontrol.

B. Hasil Analisis Data Tes

1. Pengujian Prasyarat Analisis Data

Setelah data hasil penelitian di dapat, maka data akan diolah

melalui uji hipotesis. Sebelum melakukan uji hipotesis, terlebih dahulu

dilakukan pengujian prasyarat analisis data, yaitu uji normalitas dan

homogenitas guna mengetahui apakah data yang diperoleh terdistribusi

normal dan mempunyai ragam yang homogen atau tidak. Adapun hasil

Page 64: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

49

yang didapat setelah dilakukan pengujian prasyarat analisis data adalah

sebagai berikut:

a. Uji Normalitas Pretest dan Posttest

Dalam penelitian ini, uji normalitas didapat dengan

menggunakan uji Chi-Kuadrat, uji normalitas digunakan untuk

mengetahui apakah data berdistribusi normal atau tidak, dengan

ketentuan data berdistribusi normal bila memenuhi kriteria X2

hitung ≤

X2

tabel .

Hasil uji normalitas pretest dan posttest kedua sampel

penelitian dapat dilihat pada tebel 4.7.

Tabel 4.7

Hasil Uji Normalitas Pretest-Posttest

Statistik Eksperimen Kontrol

Pretest Posttest Pretest Posttest

N 45 45 45 45

55,73 77,23 59,10 66,80

S 12,80 12,97 10,10 13,30

X2

hitung -55,79 10,54 4,34 7,82

X2

tabel 12,592 12,592 12,592 12,592

Kesimpulan Normal Normal Normal Normal

Pengujian dilakukan pada taraf signigikansi 95% (α = 0,05)

dengan derajat kebebasan (dk) = 6 untuk kedua kelompok sampel

penelitian. Dari tabel 4.7 dapat disimpulkan bahwa hasil pretest dan

posttest kedua kelompok Number Head Together dan kontrol

berdistribusi normal karena memenuhi X2

hitung ≤ X2

tabel.

b. Uji Homogenitas Pretest-Posttest

Setelah kedua kelompok sampel penelitian dinyatakan

berdistribusi normal, selanjutnya dicari nilai homogenitas. Dalam

penelitian ini homogenitas didapat dengan menggunakan uji-fisher.

Kriteria pengujian yang digunakan yaitu: kedua kelompok dinyatakan

homogen apabila Fhitung ≤ Ftabel. Hasil uji homogenitas kedua

kelompok sampel penelitian dapat dilihat seperti pada tabel 4.8

Page 65: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

50

Tabel 4.8

Hasil Uji Homogenitas Pretest- Posttest

Statistik Pretest Posttest

Kontrol Eksperimen Kontrol Eksperimen

S2

102,10 163,92 176,84 168,38

Fhitung 1,60 1,05

Ftabel 1,65 1,65

Kesimpulan Homogen Homogen

Pengujian dilakukan pada taraf kepercayaann 95% (α = 0,05)

dengan derajat kebebasan (dk1) = 44 dan (dk2) = 44. Dari tabel 4.8

dapat disimpulkan bahwa hasil pretest dan posttest kedua kelompok

kontrol dan Number Head Together berasal dari populasi yang

homogen karena memenuhi kriteria Fhitung ≤ Ftabel.

2. Pengujian Hipotesis

a. Uji Kesamaan Dua Rata-Rata Pretest

Pengujian dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat

perbedaan antara skor pretest kelompok Number Head Together dengan

sekor pretest kelompok kontrol. Untuk pengujian tersebut terdapat

ketentuan sebagai berikut:

Jika -ttabel ≤ thitung ≤ ttabel maka H0 diterima pada tingkat kepercayaan

0,95 dan jika thitung ≤ -ttabel atau thitung ttabel, maka Ha diterima pada

tingkat kepercayaan 0,95.

Adapun hasil pengujian hipotesis yang dilakukan dengan uji-t

terhadap hasil pretest kelompok kontrol dan kelompok Number Head

Together dapat dilihat pada tabel 4.9. di bawah ini:

Page 66: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

51

Tabel 4.9

Hasil Uji Kesamaan Dua Rata-Rata Hasil Pretest

Kelompok Kontrol danNumber Head Together

Statistik Kelompok Kontrol KelompokNumbe

r Head Together

N 45 45

55,73 59,100

S2 102,10 163,92

S gabungan 11,53

thitung 1,460

ttabel 1,662

Perbandingan -1,662 < 1,460< 1,662

Kesimpulan

thitung < ttabel = H0 diterima dan Ha ditolak,

dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat

perbedaan nilai rata-rata hasil belajar

pretest kelompok kontrol dengan nilai rata-

rata hasil belajar pretest kelompokNumber

Head Together .

ket:

N = Jumlah siswa

= Rata-rata

S = Simpangan baku

Sgabungan = Simpangan baku gabungan

thitung = Nilai hitung

ttabel = Nilai tabel

Tabel di atas menunjukkan hasil perhitungan uji t sebagaimana

terlampir pada lampiran 20. Diperoleh thitung pretest sebesar 1,460,

sedangkan ttabel 1,662. Berdasarkan kriteria pengujian yang telah

ditetapkan, yaitu: jika thitung ≤ ttabel, maka Ho diterima. Maka dapat

disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan nilai rata-rata skor

pretest kelompok kontrol dengan nilai rata-rata skor pretest

kelompokNumber Head Together .

b. Uji Kesamaan Dua Rata-Rata Posttest

Pengujian dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat

perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok Number

Head Together dengan skor posttest kelompok kontrol. Untuk

pengujian tersebut terdapat ketentuan sebagai berikut:

Page 67: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

52

Jika -ttabel ≤ thitung ≤ ttabel maka H0 diterima pada tingkat kepercayaan

0,95 dan jika thitung ≤ -ttabel atau thitung ttabel, maka Ha diterima pada

tingkat kepercayaan 0,95.

Adapun hasil pengujian hipotesis yang dilakukan dengan uji-t

terhadap hasil posttest kelompok kontrol dan kelompok Number Head

Together dapat dilihat pada tabel 4.10. di bawah ini:

Tabel 4.10.

Hasil Uji Kesamaan Dua Rata-Rata Posttest

Kelompok Kontrol danNumber Head Together

Statistik Kelompok Kontrol KelompokNumbe

r Head Together

N 45 45

66,80 77,23

S2 168,38 176,84

S gabungan 13,13

thitung 3,968

ttabel 1,662

Perbandingan 3,968 > 1,662

Kesimpulan thitung > ttabel = HO ditolak dan Ha diterima,

artinya terdapat perbedaan antara

perolehan nilai rata-rata hasil belajar

kelompok kontrol dengan perolehan nilai

rata-rata hasil belajar kelompokNumber

Head Together .

ket:

N = Jumlah siswa

= Rata-rata

S = Simpangan baku

Sgabungan = Simpangan baku gabungan

thitung = Nilai hitung

ttabel = Nilai tabel

Tabel 4.10 menunjukkan bahwa berdasarkan perhitungan uji-t

sebagaimana terlampir pada lampiran 20. Perolehan nilai thitung posttest

adalah sebesar 3,968. Bila dibandingkan dengan ttabel pada taraf

kepercayaan 95 % yang menunjukkan angka 1,662, maka dapat dilihat

bahwa hasil thitung posttest lebih besar dibandingkan dengan ttabel.

Berdasarkan kriteria pengujian yang telah ditetapkan, yaitu: jika thitung

ttabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan

Page 68: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

53

antara perolehan nilai rata-rata hasil belajar kelompok kontrol dengan

perolehan nilai rata-rata hasil belajar kelompok Number Head

Together. Maka dapat dinyatakan bahwa metode Number Head

Together berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.

C. Pembahasan Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil uji hipotesis di atas, menunjukkan bahwa terdapat

perbedaan antara hasil belajar IPS siswa yang diajarkan menggunakan metode

Number Head Together dengan hasil belajar siswa yang diajarkan secara

konvensional. Perbedaan ini terjadi karena adanya perbedaan perlakuan pada

kedua kelompok tersebut.

Pembelajaran IPS dengan metode Number Head Together

dilaksanakan dengan cara mengajak siswa mengamati dengan menggunakan

beberapa media yang sudah tersedia. Metode ini, diyakini sebagai metode

yang paling tepat dalam mengerjakan konsep-konsep IPS, karena IPS berasal

dari hal-hal yang bersifat fakta. Dengan demikian kegiatan pembelajaran

tersebut dapat membantu siswa dalam memahami konsep-konsep IPS yang

dipelajari, karena siswa berhadapan dengan konsep nyata bukan hanya

sekedar teori. Selain itu pembelajaran dengan menggunakan metode Number

Head Together dapat menimbulkan pengalaman baru bagi siswa dalam

belajarnya. Metode Number Head Together juga memberikan kesempatan

kepada siswa untuk terlibat aktif pada setiap kegiatan pembelajaran dan

membuat pengalaman belajarnya lebih bermakna.

Sebagaimana diungkapkan Wina Sanjaya bahwa belajar bukanlah

hanya sekedar menghafal sejumlah fakta atau informasi. Belajar adalah

berbuat, memperoleh pengalaman tertentu sesuai dengan tujuan yang

diharapkan.1 Oleh karena itu pengalaman belajar siswa harus dapat mendorong

siswa beraktivitas melakukan sesuatu. Kedudukan siswa dalam sistem

pembelajaran diposisikan sebagai subjek pembelajaran. Dengan demikian

1 Wina Sanjaya, Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran, (Jakarta: Kencana

Prenada Media Group, 2010) h. 170.

Page 69: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

54

kedudukan siswa adalah sebagai pelaku pembelajaran yang aktif, dan bukan

sebgai objek yang hanya siap untuk menerima.

Selanjutnya, siswa diajak mempraktekkan lansung untuk menguji atau

membuktikan suatu konsep yang sedang dipelajari. Dengan langkah antara

lain penomoran, pengajuan pertanyaan, berpikir bersama, dan pemberian

jawaban. Dari kegiatan ini diharapkan, siswa dapat memahami fakta dan teori

yang dipelajari dan lebih bermakna.

Proses pembelajaran dalam kegiatan ini dilakukan secara inspiratif,

yang memungkinkan siswa untuk mencoba dan melakukan sesuatu. Berbagai

informasi dan proses pemecahan masalah dalam pembelajaran bukan harga

mati, yang bersifat mutlak, akan tetapi merupakan hipotesis yang merangsang

siswa untuk berpengalaman mencoba dan mengujinya.2 Setiap kegiatan yang

dilakukan pada penelitian ini, dilakukan secara menyenangkan.

Setelah berbagai pengalaman belajar diperoleh siswa, maka guru

mengadakan refleksi. Refleksi ini dilakukan guna menghubungkan

pengalaman yang dirasakan siswa dengan konsep pelajaran. Hal ini dilakukan

agar proses pembelajaran yang dilaksanakan siswa tidak hanya menjadi

sekedar pengalaman yang terpisah-pisah tanpa memiliki makna. Melainkan

pengalaman tersebut diharapkan dapat dipahami siswa secara mendalam.

Dengan demikian kompetensi yang harus dikuasai siswa pada setiap

pertemuan dapat tercapai sesuai dengan kurikulum yang ditetapkan.

Sementara itu, kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan

pendekatan konvensional lebih terasa membosankan. Karena siswa secara

pasif menerima materi pembelajaran (membaca, mendengarkan, mencatat,

menghapal), tanpa memberikan kontribusi ide dalam proses pembelajaran.

Oleh karena itu, dapat dipahami bahwa metode adalah suatu cara yang

memiliki nilai strategis dalam kegiatan belajar mengajar. Dikatakan demikian

karena metode dapat mempengaruhi jalannya kegiatan belajar mengajar.3

2 Sanjaya, op.cit.,h.172

3 Pupuh Fathurrrahman dan M. Sobry Sutikno, Strategi Belajar Mengajar melalui

penanaman konsep umum dan konsep islam, (Bandung: PT. Refika Aditama, 2009), h.59

Page 70: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

55

Bedasarkan hasil pengamatan, terlihat bahwa pembelajaran IPS secara

konvensional tidak mampu menumbuhkan kemampuan siswa secara

menyeluruh tentang konsep pelajaran. karena pembelajaran ini lebih

menekankan pada praktek. Kondisi seperti ini membuat suasana kelas

menjadi membosankan dan terkesan kelas hanya menjadi milik guru, karena

kegiatan pembelajaran yang terjadi adalah guru aktif memberikan infromasi,

sedangkan siswa hanya pendengar pasif yang harus menerima informasi dari

guru. Hal ini menyebabkan banyak siswa mengalami kesulitan dalam

mengerjakan soal latihan yang sama dengan soal yang diberikan pada kelas

yang melaksanakan pembelajaran IPS dengan metode Number Head

Together.

Lain halnya yang ditemukan pada pembelajaran IPS menggunakan

metode Number Head Together , siswa lebih antusias memperhatikan

pelajaran karena materi yang abstrak menjadi lebih konkret dengan berbagai

kegiatan yang dilakukan siswa. Siswa juga terlihat lebih aktif ketika diadakan

tanya jawab, dan senang mengerjakan latihan yang diberikan guru dengan

hasil belajar yang baik.

Penelitian ini utamanya mengukur perbedaan hasil belajar siswa yang

menggunakan metode Number Head Together dan konvensional pada materi

mengenal sejarah uang. Hasil belajar siswa diukur dengan memberikan tes

tulis. Tes tulis yang dilakukan sebelum dilakukan pembelajaran (pretest) dan

tes tulis yang dilakukan setelah dilaksanakan pembelajaran (posttest) pada

kelompok Number Head Together dan kontrol.

Berdasarkan data pretest, diperoleh rata-rata kelompok Number Head

Together dan kontrol adalah 55,73 dan 59,10 setelah diolah menggunakan uji

kesamaan dua rata-rata dengan t-tabel 1,662 diperoleh kesimpulan bahwa tidak

terdapat perbedaan nilai rata-rata antara kedua kelompok. Data posttest

menunjukan bahwa, perolehan nilai rata-rata kelompok Number Head

Together dan kontrol adalah 77,23 dan 66,80 setelah diolah menggunakan uji

kesamaan dua rata-rata dengan t-tabel 1,662 diperoleh kesimpulan bahwa

terdapat perbedaan nilai rata-rata antara kedua kelompok.

Page 71: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

56

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa

metode Number Head Together dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Hal

tersebut terlihat dari hasil belajar IPS yang diperoleh kelompok yang

diajarkan menggunakan metode Number Head Together menunjukkan hasil

yang lebih tinggi dari hasil belajar IPS yang diperoleh kelompok yang

diajarkan secara konvensional. Selain itu, hasil posttest yang dilakukan pada

kedua kelompok juga menunjukkan bahwa nilai rata-rata IPS yang diperoleh

kelompok yang diajarkan dengan metode Number Head Together

menunjukkan angka yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang

diajarkan secara konvensional.

Berdasarkan temuan ini maka dapat dinyatakan bahwa, metode

Number Head Together merupakan salah satu solusi yang tepat untuk

mengembangkan pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar IPS

siswa.

Page 72: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

57

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, maka dapat

disimpulkan bahwa metode Number Head Together berpengaruh terhadap hasil

belajar IPS siswa pada konsep mengenal sejarah uang. Hal ini dapat dilihat

dari rata-rata hasil posttest kelas Number Head Together lebih besar dari pada

rata-rata hasil posttest kelas kontrol, yaitu 77,23 untuk kelas Number Head

Together dan 66,80 untuk kelas kontrol. Demikian juga berdasarkan hasil

perhitungan uji “t” untuk data posttest diperoleh nilai thitung sebesar 3,96,

sehingga nilai thitung tersebut lebih besar dari ttabel , yaitu sebesar 1,66, maka

dapat dikatakan bahwa thitung > ttabel berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima

dan hipotesis nol (Ho) ditolak.

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas, saran dalam penelitian ini adalah:

1. Guru hendaknya menggunakan metode Number Head Together sebagai

salah satu metode alternatif dalam proses belajar mengajar, karena metode

Number Head Together berpengaruh positif dalam meningkatkan hasil

belajar siswa.

2. Pada penelitian selanjutnya dapat menggunakan lembar observasi dan

angket, untuk mengetahui ketercapaian proses pembelajaran dan persepsi

siswa terhadap metode eksperimen

Page 73: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

58

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2007. Taxosonomi of Learning and Benjamin Bloom.

http://www.taxonomy.bloom.

Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik,

cetakan ke-10. Jakarta: Reneka Cipta.

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik,

cetakan keempatbelas. Jakarta: Rineka Cipta.

Djamarah, Syaiful Bahri. Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2008.

Depdiknas, 2009. Bahan Workshop Penyusunan Model penilaian dan Kalender

Pendidikan Sekolah Dasar, Jakarta: Depertemen Pendidikan Nasional.

FITK, 2010. Pedoman Penulisan Skripsi, Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah

Jakarta.

Habibah, Pengaruh Metode Eksperimen Terhadap Kemampuan Berfikir Kreatif

Siswa dalam Pembelajaran Fisika Bernuansa Nilai pada Konsep Cahaya”,

Skripsi pada gelar Sarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: 2009. tidak

dipublikasikan.

Kunandar. 2007. Guru Professional, Jakarta: Raja GrafindoPersada.

Lie, Anita. 2002. Kooperatif Learning Memperaktekan Cooperatif Learning

diruang-ruang kelas. Jakarta: Grasindo

Masriyah, Anis. 2012. Penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan

kemampuan sains permulaan pada anak didik kelompok A TK Negeri

Pembina kota Blitar . http://library.um.ac.id.

Nadir. 2005. Ilmu Pengetahuan Sosial I. Surabaya: Taman Amana Pustaka

Nurdin, Syafrudin. 2005. Quantum Teaching: Model Pembelajaran yang

memperhatikan keragaman Individu Siswa dalam Kurikulum Berbasis

Kompetensi. Ciputat: Ciputat Press.

Nursa’ban Muhammad, 2008. Ilmu Pengetahuan Sosial 3. Depok: CV. Arya Duta

Pathurrohman, Pupuh dan Sutikno, M.Sobry. Strategi Belajar Mengajar Melalui

Penanaman Konsep Umum dan Konsep Islam. Bandung: PT. Refika

Aditama, 2009.

Page 74: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

59

Purwanto, Ngalim. Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya,

2003.

Riduwan, 2009. Belajar Mudah Penelitia untuk Guru-Karyawan dan Penelitian

Pemula, Cetakan keenam. Bandung: Alfabeta.

Riyanto, yatim. 2009. Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta: Kencana

Sabri, Alisuf. 2010. Psikologi Pendidikan,cet. ke Empat Jakarta: Pedoman Ilmu

Jaya.

Sadli, Muhammad. 1995. Materi Pokok Konsep IPS. Jakarta: Universitas Terbuka

Saud, Udin. S. Sutarsih Cicih, 2007 Pengembangan Profesi Guru SD, Cetakan

Pertama. Bandung: UPI Press

Sagala, Syaiful. 2005. Konsep dan Makna Pembelajaran,cetakan ke empat

Bandung: Alfabeta.

Sanjaya, Wina. 2008. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran, cetakan ke

empat. Jakarta: Kencana.

Sanjaya, Wina. 2010. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta:

Kencana Prenada Media Group

Sanjaya, Wina, 2011. Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Berbasis

Kompetensi, Cetakan ke 11, Jakarta: Kencana Media Group.

Sanjaya, Wina. 2009. Strategi Pembelajaran Berorentasi Standar Proses

Pendidikan, cetakan ke enam. Jakarta: Kencana, Prenada Media Group

Slameto. 2003. Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: PT.

Rineka Cipta

Suwangsih, Erna dan Tiurlina. 2009. Menjadi Guru Profesional Menciptakan

Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: PT.Remaja

Rosdakarya

Sujana, Nana. 2009. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar, cetakan ke-14.

Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.

Sudjiono, Anas. 2005. Pengantar Statistik Pendidikan, Cetakan Kelimabelas.

Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif,

dan R&D. Bandung: Alfabeta,

Page 75: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

60

Sujiono, Anas. 2003. Pengantar Evaluasi Pendidikan, Cetakan Keempat. Jakarta:

PT Raja Grafindo Persada.

Sudrajat, Akhmad.“Let’s Talk About Education-Hakikat Belajar”, dari

http:akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/01/31/hakikat-belajar.

Suprijono, Agus. 2012. Cooperative Learning. Cetakan Keempat. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar.

Sapriya, dkk. 2006. Pembelajaran dan Evaluasi Hasil Belajar IPS, cet Pertama

Bandung: UPI Press.

Somantri, Ating 2006. Aplikasi Statistik dalam Penelitian, cet pertama, Bnadung:

CV Pustaka Setia.

Sabri, Alisuf. 2010. Psikologi Pendidikan Berdasarkan Kurikulum Nasional,

cetakan keempat. Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya.

Sudjana, 2005. Metode Statistika, cetakan pertama, Bandung: Tarsito.

Syah, Muhibbin. Psikologi pendidikan. Jakarta: PT Remaja Rosda Karya, 2005.

Trianto. 2007. Model-Model PembelajaranInovatifBerorientasiKonstruktivistik.

Jakarta: PrestasiPustaka

Udin. 2002. Ilmu Sosial. Jakarta: Universitas Terbuka

Ulum, Nurul. 2012. Penerapan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Hasil

Belajar IPA Pada Konsep Benda dan Sifatnya Pada Siswa Kelas IV SD. http://library.um.ac.id.

Webe, Agung. 2010. “Smart Teaching”, Yogyakarta: Jogja Bakti Publisher.

Page 76: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

56

KISI-KISI INSTRUMEN IPS MATERI UANG

Kompetensi

Dasar

Konsep/

Sub Pokok

Indikator Jenjang

Kognitif

Butir Soal Jawaban

Mengenal sejarah

uang

Uang Menyebutkan jenis-

jenis uang yang

beredar di

masyarakat

C1

1. Perhatikan gambar di atas!

Apakah jenis uang diatas?

A. Rp1.000,00

B. Rp2.000,00

C. Rp1.500,00

D. Rp2.500,00

2. Apakah jenis uang yang bercontohkan cek?

A. giral

B. kertas

C. logam

D. kartal

Page 77: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

57

3. perhatikan gambar! Apakah jenis uang diatas?

A. uang logam

B. uang kertas

C. uang giral

D. uang barang

4. Manakah uang logam yang tidak beredar di Indonesia?

A. Rp100,00

B. Rp500,00

C. Rp1.000,00

D. Rp5.000,00

5. Uang kertas bernilai Rp5.000,00 bergambar . . .

a. W.R. Supratman

b. Imam Bonjol

c. R.A. Kartini

d. Pattimura

6. Salah satu contoh uang kartal adalah . . .

a. Wesel

b. Giro

Page 78: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

58

c. Cek

d. Uang logam

7. Berikut ini termasuk uang giral, kecuali....

a. Cek

b. Giro

c. Uang kertas

d. Wesel pos

8. Uang logam termasuk uang ....

a. Kartal

b. Giral

c. Recehan

d. Wesel

9. Uang logam di Indonesia berbentuk ....

a. Segitiga

b. Oval

c. Persegi

d. Bulat

10. Pada zaman dahulu, orang saling bertukar barang karena ....

a. Belum mengenal orang

b. Belum mengenal uang

Page 79: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

59

c. Belum mempunyai rumah

d. Rumahnya di hutan

Menyebutkan

lembaga yang

mengeluarkan uang

Menjelaskan cara

memperoleh uang

C2

11. Kita membayar ongkos naik bus dengan ...

a. Makanan

b. Kertas

c. Uang

d. Pakaian

12. Instansi yang berwenang mencetak uang di Indonesia adalah .

. .

a. Balai Pustaka

b. Bank Indonesia

c. PERURI

d. Perusahaan negara

13. Mengirim uang melalui bank disebut . . .

a. Transfer

b. Paket

c. Wesel

d. Barter

Page 80: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

60

14. Jika harga jual lebih rendah dari harga pokok, maka

pedagang mengalami . . .

a. Laba

b. Untung

c. Rugi

d. Tidak rugi

15. Apakah yang harus dilakukan seseoranng agar terpenuhi

kebutuhannya?

A. pergi

B. bekerja

C. membeli

D. menjual

16. Apakah yang dimaksud dengan barter?

A. penukaran barang dengan uang

B. penukaran barang dengan barang

C. penukaran barang dengan tenaga

D. penukaran uang dengan uang

17. Bu Anis memiliki gula pasir, kemudian ditukar dengan uang

milik Bu Hasan.

Apa yang dilakukan Bu Anis dan Bu Hasan?

A. jual beli

Page 81: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

61

B. takaran

C. barter

D. pasaran

18. Rini adalah anak yang hemat. Bagaimanakah sikap selalu

berhemat?

A. dihabiskan untuk bersenang-senang

B. disisakan sebagian untuk ditabung

C. dibelikan semuanya untuk membeli jajan

D. diberikan kepada teman-temannya

19. Manakah yang bukan keuntungan dari menabung?

A. cepat habis

B. mendapat bunga

C. dijamin aman

D. dapat diambil sewaktu-waktu

20. Apakah sikap Bergaya hidup mewah?

A. hemat

B. pelit

C. boros

D. kikir

21. Alat tukar sekarang berbentuk ....

a. Uang

b. Barang

Page 82: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

62

c. Uang dan barang

d. Tidak dapat ditentukan

22. Tukar-menukar barang dengan barang disebut ....

a. Jual beli

b. Barter

c. Transaksi

d. Jual barang

23. Mata uang Indonesia yang resmi dan sah adalah ....

a. Logam

b. Emas

c. Rupiah

d. Dollar

24. berapakah sisanya jika uang diatas dibelikan buku yang

harganya Rp. 2.000,00?

A. Rp1.000,00

B. Rp2.000,00

C. Rp3.000,00

D. Rp4.000,00

Page 83: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

63

25. Perhatikan mata uang di bawah ini!

Nilai nominal mata uang di atas adalah . . .

a. Rp50,00

b. Rp500,00

c. Rp5.000,00

d. Rp50.000,00

26. Berikut ini merupakanfungsi uang sebagai alat

pembayaran,kecuali. . .

a. Membayar pajak

b. Menabung di bank

c. Melunasi kredit motor

d. Membayar spp

27. Uang logam termasuk uang ....

a. Kartal

b. Giral

c. Recehan

d. Wesel

Page 84: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

64

28. Manfaat menabung adalah . . .

a. Mempersiapkan masa depan

b. Supaya dipuji orang tua

c. Mengurangi kebutuhan

d. Mencari bunga bank

29. Menerima dan mengurusi pembayaran uang sekolah

adalah tugas . . .

a. Tata usaha

b. Kepala sekolah

c. Wali kelas

d. Penjaga sekolah

30. Kekayaan dapat dihitung dengan uang karena uang

mempunyai fungsi . . .

a. Alat tukar

b. Alat pembayaran

c. Alat pemindah kekayaan

d. Alat satuan hitung

31. Alat tukar dibawah ini adalah ...

a. Barang dan uang

b. Uang dan tenaga

c. Barang dan tenaga

Page 85: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

65

d. Barang saja

32. sebelum ada uang untuk memperoleh barang yang

diinginkan orang melakukan ...

a. Barter

b. Pencurian

c. Beli

d. Jual

33. seekor ayam di tukar dengan setandan pisang, cara ini

disebut ...

a. Beli

b. Barter

c. Kartal

d. Semua benar

34. uang kartalyang beredar dimasyarakat terdirii dari ....

a. Kartal dan giral

b. Kertas dan kartal

c. Logam dan kertas

d. Semua benar

35. uang rupiah merupakan alat pembayaran yang sah karena ...

a. Dijamin oleh negara

b. Gambar bagus

c. Terbuat dari kertas

Page 86: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

66

d. Terbuat dari logam

36. mata uang negara Indonesia adalah ....

a. Rupiah

b. Rupee

c. Ringgit

d. Yen

37. Agar kita memiliki simpanan uang, kita harus ....

a. Minta-minta

b. Menabung

c. Boros

d. Membuang uang

38. menggunakan uang sesuai kebutuhan kita berarrti kita ...

a. Kikir

b. Hemat

c. Tamak

d. Sombong

39. salah satu cara mengelola uang dengan baik adalah ....

a. Membuat rencana sebelum menggunakan

b. Belanjakan semuanya

c. Membeli semua barang yang kita inginkan

d. Membiarkan saja

Page 87: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

67

40. manfaat mengelola uang dengan baik adalah ....

a. Penggunaan uang jadi terarah

b. Bisa belanja sesuka hati

c. Uang cepat habis

d. Uang tidak kurang tidak lebih

Page 88: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

68

SOAL UJI COBA INSTRUMENT TES HASIL BELAJAR

TAHUN PELAJARAN 2013 - 2014

Mata pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial Nama : ...........................................

Hari/ tanggal : ....................................... Kelas : ............................................

Berilah tanda silang ( X ) pada salah satu huruf a, b, c atau d yang kamu anggap benar!

1. Perhatikan gambar di atas!

Apakah jenis uang diatas?

a. Rp1.000,00

b. Rp2.000,00

c. Rp1.500,00

d. Rp2.500,00

2. Apakah jenis uang yang bercontohkan cek?

a. giral

b. kertas

c. logam

d. kartal

3. perhatikan gambar! Apakah jenis uang diatas?

a. uang logam

b. uang kertas

c. uang giral

d. uang barang

Page 89: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

69

4. Manakah uang logam yang tidak beredar di Indonesia?

a. Rp100,00

b. Rp500,00

c. Rp1.000,00

d. Rp5.000,00

5. Uang kertas bernilai Rp5.000,00 bergambar . . .

a. W.R. Supratman

b. Imam Bonjol

c. R.A. Kartini

d. Pattimura

6. Salah satu contoh uang kartal adalah . . .

a. Wesel

b. Giro

c. Cek

d. Uang logam

7. Berikut ini termasuk uang giral, kecuali....

a. Cek

b. Giro

c. Uang kertas

d. Wesel pos

8. Uang logam termasuk uang ....

a. Kartal

b. Giral

c. Recehan

d. Wesel

Page 90: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

70

9. Uang logam di Indonesia berbentuk ....

a. Segitiga

b. Oval

c. Persegi

d. Bulat

10. Pada zaman dahulu, orang saling bertukar barang karena ....

a. Belum mengenal orang

b. Belum mengenal uang

c. Belum mempunyai rumah

d. Rumahnya di hutan

11. Kita membayar ongkos naik bus dengan ...

a. Makanan

b. Kertas

c. Uang

d. Pakaian

12. Instansi yang berwenang mencetak uang di Indonesia adalah . . .

a. Balai Pustaka

b. Bank Indonesia

c. PERURI

d. Perusahaan negara

13. Mengirim uang melalui bank disebut . . .

a. Transfer

b. Paket

c. Wesel

d. Barter

Page 91: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

71

14. Jika harga jual lebih rendah dari harga pokok, maka

pedagang mengalami . . .

a. Laba

b. Untung

c. Rugi

d. Tidak rugi

15. Apakah yang harus dilakukan seseoranng agar terpenuhi kebutuhannya?

a. pergi

b. bekerja

c. membeli

d. menjual

16. Apakah yang dimaksud dengan barter?

a. Penukaran barang dengan uang

b. Penukaran barang dengan barang

c. Penukaran barang dengan tenaga

d. Penukaran uang dengan uang

17. Bu Anis memiliki gula pasir, kemudian ditukar dengan uang milik Bu Hasan.

Apa yang dilakukan Bu Anis dan Bu Hasan?

a. Jual beli

b. Takaran

c. Barter

d. Pasaran

18. Rini adalah anak yang hemat. Bagaimanakah sikap selalu berhemat?

a. Dihabiskan untuk bersenang-senang

b. Disisakan sebagian untuk ditabung

c. Dibelikan semuanya untuk membeli jajan

d. Diberikan kepada teman-temannya

Page 92: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

72

19. Manakah yang bukan keuntungan dari menabung?

a. Cepat habis

b. Mendapat bunga

c. Dijamin aman

d. Dapat diambil sewaktu-waktu

20. Apakah sikap Bergaya hidup mewah?

a. Hemat

b. Pelit

c. Boros

d. Kikir

21. Alat tukar sekarang berbentuk ....

a. Uang

b. Barang

c. Uang dan barang

d. Tidak dapat ditentukan

22. Tukar-menukar barang dengan barang disebut ....

a. Jual beli

b. Barter

c. Transaksi

d. Jual barang

23. Mata uang Indonesia yang resmi dan sah adalah ....

a. Logam

b. Emas

c. Rupiah

d. Dollar

Page 93: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

73

24. berapakah sisanya jika uang diatas dibelikan buku yang harganya Rp. 2.000,00?

a. Rp1.000,00

b. Rp2.000,00

c. Rp3.000,00

d. Rp4.000,00

25. Perhatikan mata uang di bawah ini!

Nilai nominal mata uang di atas adalah . . .

a. Rp50,00

b. Rp500,00

c. Rp5.000,00

d. Rp50.000,00

26. Berikut ini merupakanfungsi uang sebagai alat pembayaran,kecuali. . .

a. Membayar pajak

b. Menabung di bank

c. Melunasi kredit motor

d. Membayar spp

27. Uang logam termasuk uang ....

a. Kartal

b. Giral

c. Recehan

d. Wesel

Page 94: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

74

28. Manfaat menabung adalah . . .

a. Mempersiapkan masa depan

b. Supaya dipuji orang tua

c. Mengurangi kebutuhan

d. Mencari bunga bank

29. Menerima dan mengurusi pembayaran uang sekolah

adalah tugas . . .

a. Tata usaha

b. Kepala sekolah

c. Wali kelas

d. Penjaga sekolah

30. Kekayaan dapat dihitung dengan uang karena uang

mempunyai fungsi . . .

a. Alat tukar

b. Alat pembayaran

c. Alat pemindah kekayaan

d. Alat satuan hitung

31. Alat tukar dibawah ini adalah ...

a. Barang dan uang

b. Uang dan tenaga

c. Barang dan tenaga

d. Barang saja

32. sebelum ada uang untuk memperoleh barang yang diinginkan orang melakukan ...

a. Barter

b. Pencurian

c. Beli

d. Jual

Page 95: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

75

33. Seekor ayam di tukar dengan setandan pisang, cara ini disebut ...

a. Beli

b. Barter

c. Kartal

d. Semua benar

34. Uang kartalyang beredar dimasyarakat terdirii dari ....

a. Kartal dan giral

b. Kertas dan kartal

c. Logam dan kertas

d. Semua benar

35. Uang rupiah merupakan alat pembayaran yang sah karena ...

a. Dijamin oleh negara

b. Gambar bagus

c. Terbuat dari kertas

d. Terbuat dari logam

36. Mata uang negara Indonesia adalah ....

a. Rupiah

b. Rupee

c. Ringgit

d. Yen

37. Agar kita memiliki simpanan uang, kita harus ....

a. Minta-minta

b. Menabung

c. Boros

d. Membuang uang

Page 96: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

76

38. Menggunakan uang sesuai kebutuhan kita berarrti kita ...

a. Kikir

b. Hemat

c. Tamak

d. Sombong

39. Salah satu cara mengelola uang dengan baik adalah ....

a. Membuat rencana sebelum menggunakan

b. Belanjakan semuanya

c. Membeli semua barang yang kita inginkan

d. Membiarkan saja

40. Manfaat mengelola uang dengan baik adalah ....

a. Penggunaan uang jadi terarah

b. Bisa belanja sesuka hati

c. Uang cepat habis

d. Uang tidak kurang tidak lebih

Page 97: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

lampiran 4

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40

R1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 24 576

R2 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 24 576

R3 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 21 441

R4 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 0 28 784

R5 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0 1 1 28 784

R6 1 1 1 1 0 0 1 0 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 26 676

R7 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 1 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 16 256

R8 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0 1 0 1 1 22 484

R9 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 23 529

R10 1 0 0 0 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 1 0 0 0 1 1 0 23 529

R11 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 28 784

R12 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 0 0 1 1 1 0 26 676

R13 1 0 1 0 1 1 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 10 100

R14 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 31 961

R15 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 31 961

R16 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 31 961

R17 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 13 169

R18 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 33 1089

R19 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 30 900

R20 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 28 784

R21 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 36 1296

R22 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 34 1156

R23 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 27 729

R24 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 38 1444

R25 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 36 1296

R26 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 1 0 33 1089

R27 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 0 1 1 0 0 26 676

R28 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 25 625

R29 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 26 676

R30 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1 1 0 0 22 484

R31 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 28 784

R32 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 1 0 0 1 1 0 0 29 841

R33 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 34 1156

R34 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 33 1089

R35 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 25 625

R36 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 25 625

R37 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 31 961

R38 0 0 0 1 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 0 10 100

R39 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 28 784

R40 0 1 0 1 0 1 0 0 1 0 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 1 0 21 441

R41 0 1 0 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 26 676

R42 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 0 1 0 0 1 22 484

∑ 34 31 30 27 34 39 38 33 29 26 26 21 25 19 29 24 26 30 27 16 23 32 23 24 26 36 35 29 33 11 35 23 27 23 30 17 35 32 33 20

p 0.81 0.74 0.71 0.64 0.81 0.93 0.90 0.79 0.69 0.62 0.62 0.50 0.60 0.45 0.69 0.57 0.62 0.71 0.64 0.38 0.55 0.76 0.55 0.57 0.62 0.86 0.83 0.69 0.79 0.26 0.83 0.55 0.64 0.55 0.71 0.40 0.83 0.76 0.79 0.48

q 0.19 0.26 0.29 0.36 0.19 0.07 0.10 0.21 0.31 0.38 0.38 0.50 0.40 0.55 0.31 0.43 0.38 0.29 0.36 0.62 0.45 0.24 0.45 0.43 0.38 0.14 0.17 0.31 0.21 0.74 0.17 0.45 0.36 0.45 0.29 0.60 0.17 0.24 0.21 0.52

p/q 4.3 2.8 2.50 1.80 4.25 13.00 9.50 3.67 2.23 1.63 1.63 1.00 1.47 0.83 2.23 1.33 1.63 2.50 1.80 0.62 1.21 3.20 1.21 1.33 1.63 6.00 5.00 2.23 3.67 0.35 5.00 1.21 1.80 1.21 2.50 0.68 5.00 3.20 3.67 0.91

pq 0.15 0.19 0.20 0.23 0.15 0.07 0.09 0.17 0.21 0.24 0.24 0.25 0.24 0.25 0.21 0.24 0.24 0.20 0.23 0.24 0.25 0.18 0.25 0.24 0.24 0.12 0.14 0.21 0.17 0.19 0.14 0.25 0.23 0.25 0.20 0.24 0.14 0.18 0.17 0.25 8.09

Mp 28.00 28.12 27.96 28.48 28.24 26.21 26.89 27.88 28.30 28.13 27.69 27.80 29.00 30.27 28.08 27.73 28.61 25.60 28.19 28.06 27.60 28.47 28.22 28.32 28.00 27.89 27.70 28.64 27.97 31.90 27.65 30.48 29.26 28.60 28.26 30.20 27.40 27.54 27.34 27.54

Mt 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45 26.45

St 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38 6.38

St2 40.69

rbis 0.50 0.44 0.37 0.43 0.58 -0.14 0.21 0.43 0.43 0.34 0.25 0.21 0.48 0.54 0.38 0.23 0.43 -0.21 0.37 0.20 0.20 0.57 0.30 0.34 0.31 0.55 0.44 0.51 0.46 0.51 0.42 0.69 0.59 0.37 0.45 0.48 0.33 0.30 0.27 0.16

rtab 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26 0.26

r 11 0.82ket.

VV V V V V TV TV V V V TV TV V V V TV V TV V TV TV V V V V V V V V V V V V V V V V V V TV

77

Tinggi

Validitas dan Reliabelitas Instrumen Penilaian Tes Hasil Belajar Pililhan Ganda

RspNomor Soal

Xi Xi2

Page 98: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

lampiran 5

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40R1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 24 576R2 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 24 576R3 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 21 441R4 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 0 28 784R5 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0 1 1 28 784R6 1 1 1 1 0 0 1 0 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 26 676R7 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 1 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 16 256R8 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0 1 0 1 1 22 484R9 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 23 529R10 1 0 0 0 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 1 0 0 0 1 1 0 23 529R11 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 28 784R12 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 0 0 1 1 1 0 26 676R13 1 0 1 0 1 1 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 10 100R14 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 31 961R15 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 31 961R16 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 31 961R17 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 13 169R18 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 33 1089R19 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 30 900R20 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 28 784R21 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 36 1296R22 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 34 1156R23 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 27 729R24 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 38 1444R25 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 36 1296R26 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 1 0 33 1089R27 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 0 1 1 0 0 26 676R28 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 25 625R29 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 26 676R30 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1 1 0 0 22 484R31 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 28 784R32 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 1 0 0 1 1 0 0 29 841R33 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 34 1156R34 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 33 1089R35 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 25 625R36 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 25 625R37 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 31 961R38 0 0 0 1 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 0 10 100R39 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 28 784R40 0 1 0 1 0 1 0 0 1 0 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 1 0 21 441R41 0 1 0 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 26 676R42 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 0 1 0 0 1 22 484

∑ 34 31 30 27 34 39 38 33 29 26 26 21 25 19 29 24 26 30 27 16 23 32 23 24 26 36 35 29 33 11 35 23 27 23 30 17 35 32 33 20 1111 1234321

TK 0.81 0.74 0.71 0.64 0.81 0.93 0.90 0.79 0.69 0.62 0.62 0.50 0.60 0.45 0.69 0.57 0.62 0.71 0.64 0.38 0.55 0.76 0.55 0.57 0.62 0.86 0.83 0.69 0.79 0.26 0.83 0.55 0.64 0.55 0.71 0.40 0.83 0.76 0.79 0.48

ket.TK MU MU MU SE MU MU MU MU SE SE SE SE SE SE SE SE SE MU SE SE SE MU SE SE SE MU MU SE MU SE MU SE SE SE MU SE MU MU MU SE

78

Tingkat Kesukaran Instrumen Penilaian Tes Hasil Belajar Pililhan Ganda

RspNomor Soal

Xi Xi2

Page 99: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

lampiran 6

Kelompok Atas

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40R24 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 38R25 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 36R21 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 36R22 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 34R33 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 34R18 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 33R26 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 1 0 33R34 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 33R14 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 31R15 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 31R37 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 31R16 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 31R19 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 30R32 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 1 0 0 1 1 0 0 29R4 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 0 28R5 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0 1 1 28

R11 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 28R31 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 28R39 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 28R20 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 28R23 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 27Jml 19 18 18 17 21 20 19 18 18 16 15 13 14 12 16 14 18 18 15 10 14 18 14 13 18 21 21 17 20 8 18 16 16 15 17 13 20 18 18 11

Kelompok Bawah

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40R27 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 0 1 1 0 0 26R29 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 26R6 1 1 1 1 0 0 1 0 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 26

R41 0 1 0 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 26R12 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 0 0 1 1 1 0 26R28 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 25R35 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 25R36 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 25R1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 24R2 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 24R9 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 23

R10 1 0 0 0 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 1 0 0 0 1 1 0 23R8 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0 1 0 1 1 22

R30 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1 1 0 0 22R42 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 0 1 0 0 1 22R3 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 21

R40 0 1 0 1 0 1 0 0 1 0 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 1 0 21R7 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 1 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 16

R17 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 13R13 1 0 1 0 1 1 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 10R38 0 0 0 1 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 0 10

∑bawah 15 13 12 10 13 19 19 15 11 10 11 8 11 7 13 10 8 12 12 6 9 14 9 11 8 15 14 12 13 3 17 7 11 8 13 4 15 14 15 9DP 0.19 0.24 0.29 0.33 0.38 0.05 0.00 0.14 0.33 0.29 0.19 0.24 0.14 0.24 0.14 0.19 0.48 0.29 0.14 0.19 0.24 0.19 0.24 0.10 0.48 0.29 0.33 0.24 0.33 0.24 0.05 0.43 0.24 0.33 0.19 0.43 0.24 0.19 0.14 0.10ketDP J C C C C J J J C C J C J C J J B C J J C J C J B C C C C C J B C C J B C J J J

79

RspNomor Soal

Jml

Daya Pembeda Instrumen Penilaian Tes Hasil Belajar Pililhan Ganda

RspNomor Soal

Jml

Page 100: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

lampiran 7 80

NO VALIDITAS RELIABILITASTINGKAT

KESUKARAN

DAYA

PEMBEDAKEPUTUSAN

1 Valid Reliabel Mudah Jelek Dibuang

2 Valid Reliabel Mudah Cukup Dipakai

3 Valid Reliabel Mudah Cukup Dipakai

4 Valid Reliabel Sedang Cukup Dipakai

5 Valid Reliabel Mudah Cukup Dipakai

6 Tidak Valid Reliabel Mudah Jelek Dibuang

7 Tidak Valid Reliabel Mudah Jelek Dibuang

8 Valid Reliabel Mudah Jelek Dibuang

9 Valid Reliabel Sedang Cukup Dipakai

10 Valid Reliabel Sedang Cukup Dipakai

11 Tidak Valid Reliabel Sedang Jelek Dibuang

12 Tidak Valid Reliabel Sedang Cukup Dibuang

13 Valid Reliabel Sedang Jelek Dibuang

14 Valid Reliabel Sedang Cukup Dipakai

15 Valid Reliabel Sedang Jelek Dibuang

16 Tidak Valid Reliabel Sedang Jelek Dibuang

17 Valid Reliabel Sedang Baik Dipakai

18 Tidak Valid Reliabel Mudah Cukup Dibuang

19 Valid Reliabel Sedang Jelek Dibuang

20 Tidak Valid Reliabel Sedang Jelek Dibuang

21 Tidak Valid Reliabel Sedang Cukup Dibuang

22 Valid Reliabel Mudah Jelek Dibuang

23 Valid Reliabel Sedang Cukup Dipakai

24 Valid Reliabel Sedang Jelek Dibuang

25 Valid Reliabel Sedang Baik Dipakai

26 Valid Reliabel Mudah Cukup Dipakai

27 Valid Reliabel Mudah Cukup Dipakai

28 Valid Reliabel Sedang Cukup Dipakai

29 Valid Reliabel Mudah Cukup Dipakai

30 Valid Reliabel Sedang Cukup Dipakai

31 Valid Reliabel Mudah Jelek Dibuang

32 Valid Reliabel Sedang Baik Dipakai

33 Valid Reliabel Sedang Cukup Dipakai

34 Valid Reliabel Sedang Cukup Dipakai

35 Valid Reliabel Mudah Jelek Dibuang

36 Valid Reliabel Sedang Baik Dipakai

37 Valid Reliabel Mudah Cukup Dipakai

38 Valid Reliabel Mudah Jelek Dibuang

39 Valid Reliabel Mudah Jelek Dibuang

40 Tidak Valid Reliabel Sedang Jelek Dibuang

Rekapitulasi Hasil Uji Coba Instrumen Penelitian Tes Hasil Belajar

Pilihan Ganda

Page 101: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

81

Lampiran A.7

NO VALIDITAS RELIABILITAS KEPUTUSAN

1 Valid Reliabel Dipakai

2 Tidak Valid Reliabel Dibuang

3 Tidak Valid Reliabel Dibuang

4 Valid Reliabel Dipakai

5 Valid Reliabel Dibuang

6 Valid Reliabel Dipakai

7 Valid Reliabel Dipakai

8 Valid Reliabel Dibuang

9 Valid Reliabel Dibuang

10 Valid Reliabel Dipakai

Rekapiulasi Hasil Uji Coba Instrumen Penelitian

Page 102: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

82

Lampiran 8

Contoh Perhitungan Uji Coba Instrumen Penilaian

Tes Hasil Belajar

A. Perhitungan Uji Validitas dengan Korelasi Point Biserial

Mencari validitas soal nomor 36, langkah-langkahnya sebagai berikut:

1.

2. 0

3.

4.

5. Standar deviasi dari Mc.excel diperoleh harga standar deviasi, yaitu :

St = 6,38

6.

7. Db = 42 – 2 = 40 ; α = 0,05

Pada tabel r produckt moment diperoleh:

rtabel = r(0,05)(40) = 0,26

Karena > rtabel, pada butir soal nomor 36 maka disimpulkan valid.

Page 103: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

83

B. Perhitungan Reliabilitas Tes dengan Rumus KR-20

Untuk mencari reliabilitas seluruh tes digunakan rumus K-R 20 (Kuder-

Richarson 20). Rumus ini dipilih karena soal yangdiukur reliabilitasnya berbentuk

diaktomi. Adapun rumus K-R 20 adalah:

[

] [

]

Berdasarkan data dari uji validitas yang telah dilakukan, diperoleh:

N = 42 ∑pq = 8,09

S = 6,38 S2

= 40,69

Dengan demikian data-data di atas dapat disubtitusikan ke dalam rumus K-R 20

untuk menghitung realibilitas.

[

] [

]

[

] [

]

[ ][ ]

Berdasarkan perhitungan di atas, diperoleh nilai r11 = 0,82, sehingga dapat

disimpulkan bahwa soal tersebut berdasarkan interprestasi reliabilitas (tabel 3.2),

maka dapat dikatakan soal tersebut mempunyai reliabilitas yang tinggi.

Page 104: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

84

C. Perhitungan Taraf Kesukaran

Mencari taraf kesukaran soal nomor 36, dengan langkah sebagai berikut:

Berdasarkan tabel interprestasi indeks kesukaran soal (Tabel 3.3), maka

indeks 0,40 menunjukan bahwa soal nomor 36 termasuk soal sedang.

D. Daya Pembeda Soal

Mencari Daya Pembeda soal nomor 36, dengan langkah sebagai berikut:

0,43

Berdasarkan tabel interprestasi daya pembeda (Tabel 3.4), maka indeks 0,43

menunjukan bahwa soal nomor 36 termasuk soal BAIK.

Page 105: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

85

SOAL UJI COBA INSTRUMENT TES HASIL BELAJAR

TAHUN PELAJARAN 2013 - 2014

Mata pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial Nama : ...........................................

Hari/ tanggal : ....................................... Kelas : ............................................

Berilah tanda silang ( X ) pada salah satu huruf a, b, c atau d yang kamu anggap benar!

1. Perhatikan gambar di atas!

Apakah jenis uang diatas?

a. Rp1.000,00

b. Rp2.000,00

c. Rp1.500,00

d. Rp2.500,00

2. perhatikan gambar! Apakah jenis uang diatas?

a. uang logam

b. uang kertas

c. uang giral

d. uang barang

3. Manakah uang logam yang tidak beredar di Indonesia?

a. Rp100,00

b. Rp500,00

c. Rp1.000,00

d. Rp5.000,00

Page 106: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

86

4. Uang kertas bernilai Rp5.000,00 bergambar . . .

a. W.R. Supratman

b. Imam Bonjol

c. R.A. Kartini

d. Pattimura

5. Uang logam di Indonesia berbentuk ....

a. Segitiga

b. Oval

c. Persegi

d. Bulat

6. Pada zaman dahulu, orang saling bertukar barang karena ....

a. Belum mengenal orang

b. Belum mengenal uang

c. Belum mempunyai rumah

d. Rumahnya di hutan

7. Jika harga jual lebih rendah dari harga pokok, maka

pedagang mengalami . . .

a. Laba

b. Untung

c. Rugi

d. Tidak rugi

8. Bu Anis memiliki gula pasir, kemudian ditukar dengan uang milik Bu Hasan.

Apa yang dilakukan Bu Anis dan Bu Hasan?

a. Jual beli

b. Takaran

c. Barter

d. Pasaran

Page 107: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

87

9. Manakah yang bukan keuntungan dari menabung?

a. Cepat habis

b. Mendapat bunga

c. Dijamin aman

d. Dapat diambil sewaktu-waktu

10. berapakah sisanya jika uang diatas dibelikan buku yang harganya Rp. 2.000,00?

a. Rp1.000,00

b. Rp2.000,00

c. Rp3.000,00

d. Rp4.000,00

11. Perhatikan mata uang di bawah ini!

Nilai nominal mata uang di atas adalah . . .

a. Rp50,00

b. Rp500,00

c. Rp5.000,00

d. Rp50.000,00

12. Berikut ini merupakanfungsi uang sebagai alat pembayaran,kecuali. . .

a. Membayar pajak

b. Menabung di bank

c. Melunasi kredit motor

d. Membayar spp

Page 108: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

88

13. Uang logam termasuk uang ....

a. Kartal

b. Giral

c. Recehan

d. Wesel

14. Manfaat menabung adalah . . .

a. Mempersiapkan masa depan

b. Supaya dipuji orang tua

c. Mengurangi kebutuhan

d. Mencari bunga bank

15. Alat tukar dibawah ini adalah ...

a. Barang dan uang

b. Uang dan tenaga

c. Barang dan tenaga

d. Barang saja

16. sebelum ada uang untuk memperoleh barang yang diinginkan orang melakukan ...

a. Barter

b. Pencurian

c. Beli

d. Jual

17. Seekor ayam di tukar dengan setandan pisang, cara ini disebut ...

a. Beli

b. Barter

c. Kartal

d. Semua benar

Page 109: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

89

18. Uang kartalyang beredar dimasyarakat terdirii dari ....

a. Kartal dan giral

b. Kertas dan kartal

c. Logam dan kertas

d. Semua benar

19. Uang rupiah merupakan alat pembayaran yang sah karena ...

a. Dijamin oleh negara

b. Gambar bagus

c. Terbuat dari kertas

d. Terbuat dari logam

20. Mata uang negara Indonesia adalah ....

a. Rupiah

b. Rupee

c. Ringgit

d. Yen

Page 110: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

90

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(Kelas Eksperimen)

Sekolah : MIS Mathlaul Huda

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Kelas/Semester : III/ 2

Materi Pokok : Uang

Waktu : 2 x 35 menit

Metode : Number Head Together, Diskusi, tanya jawab dan latihan

A. Standar Kompetensi :

Memahami jenis pekerjaan dan penggunaan uang

B. Kompetensi Dasar

2.3 Memahami kegiatan jual beli dilingkungan rumah dan sekolah

C. Indikator

1. Menyebutkan kegiatan jual beli melalui kegiatan sehari-hari

2. Menjelaskan kegiatan jual beli di rumah dan sekolah melalui kegiatan sehari-hari

3. Memahami kegiatan jual beli dilingkungan dan sekolah melalui materi yang diberikan

D. Tujuan Pembelajaran :

1. Siswa dapat Menyebutkan kegiatan jual beli melalui kegiatan sehari-hari

2. Siswa dapat Menjelaskan kegiatan jual beli di rumah dan sekolah melalui kegiatan

sehari-hari

3. Siswa dapat Memahami kegiatan jual beli dilingkungan dan sekolah melalui materi

yang diberikan

Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ), Rasa hormat dan

perhatian ( respect ), Tekun ( diligence ) , Tanggung jawab ( responsibility ) Dan

Ketelitian ( carefulness)

Page 111: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

91

E. Materi Ajar

F. Media Belajar

o Buku paket Erlangga kelas III

o Audio visual tentang kegiatan jual-beli

o Gambar Uang berbagai negara

Page 112: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

92

G. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa

Kegiatan Pembelajaran Waktu

1. Pendahuluan

Salam dan berdoa

Apersepsi dan Motivasi :

5 Menit

(5 m

e

n

i

t

)

2. Kegiatan Inti

o Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang kegiatan jual beli

di sekolah karena hal tersebut sangat dekat dengan kegiatan

sehari-harinya.

o Guru menjelaskan kembali kegiatan jual beli di rumah.

o Siswa dibentuk menjadi beberapa kelompok yang heterogen yang

terdiri antara 1-8 siswa yang dipandu oleh guru.

o (Numbering) siswa mendapatkan kartu nomor 1-8 untuk setiap

kelompoknya yang diberikan oleh guru.

o (Questioning) siswa diberikan LKS dikerjakan secara

berkelompok

o (Head Together) siswa bekerjasama dalam kelompoknya dan

guru mengamati dan memperhatikan.

o Siswa dibimbing guru untuk bisa bekerjasama dalam satu

kelompoknya

o (Answering) setiap kelompok mempersiapkan jawabannya untuk

disampaikan didepan kelas oleh perwakilan kelompoknya yang

telah ditentukan oleh kartu nomor anggota yang dipilih guru.

o Hasil kerja kelompok dibahas bersama oleh siswa dan guru.

o Kelompok terbaik mendapatkan penghargaan dari teman dan

guru.

55 Menit

3. Penutup

- Siswa menyimpulkan pelajaran yang sudah didapat

10 Menit

Page 113: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

93

- Guru mereview kembali materi yang telah disimpulkan siswa

- Bertanya jawab dengan siswa materi yang belum dimengerti

dan dipahami

- Evaluasi siswa

- Memberikan PR

- Berdoa dan salam

H. Penilaian:

Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik

Penilaian

Bentuk

Instrumen

1. Menyebutkan kegiatan jual beli melalui kegiatan

sehari-hari Tes tertulis Essay

2. Menjelaskan kegiatan jual beli di rumah dan sekolah

melalui kegiatan sehari-hari Tes tertulis Essay

3. Memahami kegiatan jual beli dilingkungan dan

sekolah melalui materi yang diberikan

Tes tertulis Essay

Bogor, Mei 2014

Mengetahui,

Wali Kelas Peneliti

Kokom Komalasari, S.Pd Achmad Chaerul Pahmi

Page 114: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

94

LEMBAR KERJA SISWA I

KEGIATAN JUAL BELI DI RUMAH DAN SEKOLAH

Ayo jawablah soal dibawah ini!

Bagaimana kamu memanfaatkan uang?

No Saya menggunakan uang untuk

Nama : ____________________________

Kelompok : ____________________________

Nilai : ____________________________

Page 115: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

95

Ayo coba tuliskan jawabanmu secara berkelompok kegiatan

jual beli yang berada di rumah atau sekolah! beri tanda ( )

NO KEGIATAN JUAL BELI

TEMPAT

RUMAH SEKOLAH

TANG TING TUNG

YOOOOO KITA

Nabung

Hemat pangkal kaya

.....

Page 116: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

96

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(Kelas Eksperimen)

Sekolah : MIS Mathlaul Huda

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Kelas/Semester : III/ 2

Materi Pokok : Uang

Waktu : 2 x 35 menit

Metode : Number Head Together, Diskusi, tanya jawab dan latihan

A. Standar Kompetensi :

Memahami jenis pekerjaan dan penggunaan uang

B. Kompetensi Dasar

2.4 Mengenal sejarah uang

C. Indikator

1. Menyebutkan sejarah uang melalui cerita

2. Menjelaskan sejarah uang melalui cerita

3. Mengenal sejarah uang

D. Tujuan Pembelajaran :

1. Siswa dapat Menyebutkan sejarah uang melalui cerita

2. Siswa dapat Menjelaskan sejarah uang melalui cerita

3. Siswa dapat Mengenal sejarah uang

Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ), Rasa hormat dan

perhatian ( respect ), Tekun ( diligence ) , Tanggung jawab ( responsibility ) Dan

Ketelitian ( carefulness)

Page 117: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

97

E. Materi Ajar

F. Media Belajar

o Buku paket Erlangga kelas III

o Audio visual tentang kegiatan jual-beli

o Gambar Uang berbagai negara

G. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa

Kegiatan Pembelajaran Waktu

1. Pendahuluan

Salam dan berdoa

Apersepsi dan Motivasi

Membahas soal kemarin dan mereview

5 Menit

(6 m

e

n

i

t

)

Page 118: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

98

2. Kegiatan Inti

o Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang sejarah uang.

o Siswa memperhatikan materi mengenai sebelum adanya uang

menggunakan metode barter.

o Siswa dibentuk menjadi beberapa kelompok yang heterogen yang

terdiri antara 1-8 siswa yang dipandu oleh guru.

o (Numbering) siswa mendapatkan kartu nomor 1-8 untuk setiap

kelompoknya yang diberikan oleh guru.

o (Questioning) siswa diberikan LKS dikerjakan secara

berkelompok

o (Head Together) siswa bekerjasama dalam kelompoknya dan

guru mengamati dan memperhatikan.

o Siswa dibimbing guru untuk bisa bekerjasama dalam satu

kelompoknya

o (Answering) setiap kelompok mempersiapkan jawabannya untuk

disampaikan didepan kelas oleh perwakilan kelompoknya yang

telah ditentukan oleh kartu nomor anggota yang dipilih guru.

o Hasil kerja kelompok dibahas bersama oleh siswa dan guru.

o Kelompok terbaik mendapatkan penghargaan dari teman dan

guru.

55 Menit

3. Penutup

- Siswa menyimpulkan pelajaran yang sudah didapat

- Guru mereview kembali materi yang telah disimpulkan siswa

- Bertanya jawab dengan siswa materi yang belum dimengerti

dan dipahami

- Evaluasi siswa

- Berdoa dan salam

10 Menit

Page 119: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

99

H. Penilaian:

Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik

Penilaian

Bentuk

Instrumen

1. Menyebutkan sejarah uang melalui cerita

Tes tertulis Essay

2. Menjelaskan sejarah uang melalui cerita

Tes tertulis Essay

3. Mengenal sejarah uang

Tes tertulis Essay

Bogor, Mei 2014

Mengetahui,

Wali Kelas Peneliti

Kokom Komalasari, S.Pd Achmad Chaerul Pahmi

Page 120: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

100

LEMBAR KERJA SISWA II

SEJARAH UANG

Jawablah soal-soal dibawah ini!

1. Manusia tidak dapat hidup tanpa ....

2. Tukar-menukar barang dengan barang disebut ....

3. Barang dirasa kurang .... untuk alat pembayaran.

4. Uang barang yang paling berharga adalah ....

5. Uang barang yang sampai saat ini masih memiliki nilai tinggi adalah ....

Coba kerjakan tugas berikut ini dengan benar!

Sebelum mengenal uang, manusia menggunakan uang barang sebagai alat

tukar. Jelaskan kelemahan uang barang sehingga tidak digunakan lagi.

NO NAMA UANG BARANG KELEMAHAN

1 EMAS MUDAH HILANG

2 KULIT

3 KERANG

4 PERAK

5 GARAM

Nama : ____________________________

Kelompok : ____________________________

Nilai : ____________________________

Page 121: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

101

Carilah kata-kata berikut dalam kotak huruf. Tariklah garis

secara mendatar atau menurun. Sebelum mengerjakannya,

fotokopilah kotak katanya.

1. barter

2. kerang

3. uang

4. logam

5. Emas

6. Perak

7. tukar

8. uang kertas

Page 122: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

102

Nah kita memiliki uang rupiah sekarang coba kita gambar

sesuai apa yang kamu inginkan!

Horee kamu sudah menggambar uang buatanmu sekarang coba

jawab soal dibawah ini!

Tuliskan 2 jenis uang :

Page 123: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

103

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(Kelas Eksperimen)

Sekolah : MIS Mathlaul Huda

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Kelas/Semester : III/ 2

Materi Pokok : Uang

Waktu : 2 x 35 menit

Metode : Number Head Together, Diskusi, tanya jawab dan latihan

A. Standar Kompetensi :

Memahami jenis pekerjaan dan penggunaan uang

B. Kompetensi Dasar

2.6 Mengenal penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan

C. Indikator

1. Menyebutkan penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan

2. Menjelaskan penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan

3. Mengenal penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan

D. Tujuan Pembelajaran :

1. Siswa dapat Menyebutkan penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan

2. Siswa dapat Menjelaskan penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan

3. Siswa dapat Mengenal penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan

Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ), Rasa hormat dan

perhatian ( respect ), Tekun ( diligence ) , Tanggung jawab ( responsibility ) Dan

Ketelitian ( carefulness)

Page 124: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

104

E. Materi Ajar

F. Media Belajar

o Buku paket Erlangga kelas III

o Audio visual tentang kegiatan jual-beli

o Gambar Uang berbagai negara

G. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa

Kegiatan Pembelajaran Waktu

1. Pendahuluan

Salam dan berdoa

Apersepsi dan Motivasi

Membahas soal kemarin dan mereview

5 Menit

(7 m

e

n

i

t

)

Page 125: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

105

2. Kegiatan Inti

o Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang cara

mengguanakan uang.

o Siswa memperhatikan cara-cara menghemat uang.

o Siswa dibentuk menjadi beberapa kelompok yang heterogen yang

terdiri antara 1-8 siswa yang dipandu oleh guru.

o (Numbering) siswa mendapatkan kartu nomor 1-8 untuk setiap

kelompoknya yang diberikan oleh guru.

o (Questioning) siswa diberikan LKS dikerjakan secara

berkelompok

o (Head Together) siswa bekerjasama dalam kelompoknya dan

guru mengamati dan memperhatikan.

o Siswa dibimbing guru untuk bisa bekerjasama dalam satu

kelompoknya

o (Answering) setiap kelompok mempersiapkan jawabannya untuk

disampaikan didepan kelas oleh perwakilan kelompoknya yang

telah ditentukan oleh kartu nomor anggota yang dipilih guru.

o Hasil kerja kelompok dibahas bersama oleh siswa dan guru.

o Kelompok terbaik mendapatkan penghargaan dari teman dan

guru.

55 Menit

3. Penutup

- Siswa menyimpulkan pelajaran yang sudah didapat

- Guru mereview kembali materi yang telah disimpulkan siswa

- Bertanya jawab dengan siswa materi yang belum dimengerti

dan dipahami

- Evaluasi siswa

- Berdoa dan salam

10 Menit

Page 126: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

106

H. Penilaian:

Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik

Penilaian

Bentuk

Instrumen

1. Menyebutkan penggunaan uang sesuai dengan

kebutuhan Tes tertulis Essay

2. Menjelaskan penggunaan uang sesuai dengan

kebutuhan Tes tertulis Essay

3. Mengenal penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan Tes tertulis Essay

Bogor, Mei 2014

Mengetahui,

Wali Kelas Peneliti

Kokom Komalasari, S.Pd Achmad Chaerul Pahmi

Page 127: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

107

LEMBAR KERJA SISWA III

PENGGUNAAN UANG

Salinlah kolom berikut di buku tugasmu. Kemudian, berilah

tanda centang ( ) pada perilaku yang baik atau tidak baik

dalam kolom tersebut.

Nama : ____________________________

Kelompok : ____________________________

Nilai : ____________________________

Page 128: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

108

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( KELAS KONTROL )

Sekolah : MIS Mathlaul Huda

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Kelas/Semester : III/ 2

Materi Pokok : Uang

Waktu : 2 x 35 menit

Metode : Ceramah

A. Standar Kompetensi :

Memahami jenis pekerjaan dan penggunaan uang

B. Kompetensi Dasar

2.3 Memahami kegiatan jual beli dilingkungan rumah dan sekolah

C. Indikator

1. Menyebutkan kegiatan jual beli melalui kegiatan sehari-hari

2. Menjelaskan kegiatan jual beli di rumah dan sekolah melalui kegiatan sehari-hari

3. Memahami kegiatan jual beli dilingkungan dan sekolah melalui materi yang

diberikan

D. Tujuan Pembelajaran :

1. Siswa dapat Menyebutkan kegiatan jual beli melalui kegiatan sehari-hari

2. Siswa dapat Menjelaskan kegiatan jual beli di rumah dan sekolah melalui kegiatan

sehari-hari

3. Siswa dapat Memahami kegiatan jual beli dilingkungan dan sekolah melalui materi

yang diberikan

Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ), Rasa hormat dan

perhatian ( respect ), Tekun ( diligence ) , Tanggung jawab ( responsibility ) Dan

Ketelitian ( carefulness)

Page 129: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

109

E. Materi Ajar

F. Media Belajar

o Buku paket Erlangga kelas III

o Audio visual tentang kegiatan jual-beli

o Gambar Uang berbagai negara

Page 130: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

110

G. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa

Kegiatan Pembelajaran Waktu

1. Pendahuluan

Salam dan berdoa

Apersepsi dan Motivasi :

5 Menit

(5 m

e

n

i

t

)

2. Kegiatan Inti

o Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang kegiatan jual beli

di sekolah karena hal tersebut sangat dekat dengan kegiatan

sehari-harinya.

o Guru menjelaskan kembali kegiatan jual beli di rumah.

o Guru menjelaskan secara metode ceramah.

o Siswa memperhatikan guru di depan kelas

55 Menit

3. Penutup

- Siswa menyimpulkan pelajaran yang sudah didapat

- Guru mereview kembali materi yang telah disimpulkan siswa

- Bertanya jawab dengan siswa materi yang belum dimengerti

dan dipahami

- Evaluasi siswa

- Memberikan PR

- Berdoa dan salam

10 Menit

H. Penilaian:

Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik

Penilaian

Bentuk

Instrumen

1. Menyebutkan kegiatan jual beli melalui kegiatan

sehari-hari Tes tertulis Essay

Page 131: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

111

2. Menjelaskan kegiatan jual beli di rumah dan sekolah

melalui kegiatan sehari-hari Tes tertulis Essay

3. Memahami kegiatan jual beli dilingkungan dan

sekolah melalui materi yang diberikan

Tes tertulis Essay

Bogor, Mei 2014

Mengetahui,

Wali Kelas Peneliti

Kokom Komalasari, S.Pd Achmad Chaerul Pahmi

Page 132: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

112

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(Kelas Kontrol)

Sekolah : MIS Mathlaul Huda

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Kelas/Semester : III/ 2

Materi Pokok : Uang

Waktu : 2 x 35 menit

Metode : Ceramah

A. Standar Kompetensi :

Memahami jenis pekerjaan dan penggunaan uang

B. Kompetensi Dasar

2.4 Mengenal sejarah uang

C. Indikator

1. Menyebutkan sejarah uang melalui cerita

2. Menjelaskan sejarah uang melalui cerita

3. Mengenal sejarah uang

D. Tujuan Pembelajaran :

1. Siswa dapat Menyebutkan sejarah uang melalui cerita

2. Siswa dapat Menjelaskan sejarah uang melalui cerita

3. Siswa dapat Mengenal sejarah uang

Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ), Rasa hormat dan

perhatian ( respect ), Tekun ( diligence ) , Tanggung jawab ( responsibility ) Dan

Ketelitian ( carefulness)

Page 133: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

113

E. Materi Ajar

F. Media Belajar

o Buku paket Erlangga kelas III

o Audio visual tentang kegiatan jual-beli

o Gambar Uang berbagai negara

G. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa

Kegiatan Pembelajaran Waktu

1. Pendahuluan

Salam dan berdoa

Apersepsi dan Motivasi

Membahas soal kemarin dan mereview

5 Menit

(6 m

e

n

i

t

)

Page 134: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

114

2. Kegiatan Inti

o Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang sejarah uang.

o Siswa memperhatikan materi mengenai sebelum adanya uang

menggunakan metode barter.

o Siswa hanya memperhatikan penjelasan guru yang diberikan

didepan kelas.

55 Menit

3. Penutup

- Siswa menyimpulkan pelajaran yang sudah didapat

- Guru mereview kembali materi yang telah disimpulkan siswa

- Bertanya jawab dengan siswa materi yang belum dimengerti

dan dipahami

- Evaluasi siswa

- Berdoa dan salam

10 Menit

Page 135: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

115

H. Penilaian:

Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik

Penilaian

Bentuk

Instrumen

1. Menyebutkan sejarah uang melalui cerita

Tes tertulis Essay

2. Menjelaskan sejarah uang melalui cerita

Tes tertulis Essay

3. Mengenal sejarah uang

Tes tertulis Essay

Bogor, Mei 2014

Mengetahui,

Wali Kelas Peneliti

Kokom Komalasari, S.Pd Achmad Chaerul Pahmi

Page 136: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

116

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(Kelas Kontrol)

Sekolah : MIS Mathlaul Huda

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Kelas/Semester : III/ 2

Materi Pokok : Uang

Waktu : 2 x 35 menit

Metode : Ceramah

A. Standar Kompetensi :

Memahami jenis pekerjaan dan penggunaan uang

B. Kompetensi Dasar

2.6 Mengenal penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan

C. Indikator

1. Menyebutkan penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan

2. Menjelaskan penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan

3. Mengenal penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan

D. Tujuan Pembelajaran :

1. Siswa dapat Menyebutkan penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan

2. Siswa dapat Menjelaskan penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan

3. Siswa dapat Mengenal penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan

Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ), Rasa hormat dan

perhatian ( respect ), Tekun ( diligence ) , Tanggung jawab ( responsibility ) Dan

Ketelitian ( carefulness)

Page 137: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

117

E. Materi Ajar

F. Media Belajar

o Buku paket Erlangga kelas III

o Audio visual tentang kegiatan jual-beli

o Gambar Uang berbagai negara

G. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa

Kegiatan Pembelajaran Waktu

1. Pendahuluan

Salam dan berdoa

Apersepsi dan Motivasi

Membahas soal kemarin dan mereview

5 Menit

(7 m

e

n

i

t

)

Page 138: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

118

2. Kegiatan Inti

o Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang cara

mengguanakan uang.

o Siswa memperhatikan cara-cara menghemat uang.

o Siswa memperhatikan guru menjelaskan didepan kelas.

55 Menit

3. Penutup

- Siswa menyimpulkan pelajaran yang sudah didapat

- Guru mereview kembali materi yang telah disimpulkan siswa

- Bertanya jawab dengan siswa materi yang belum dimengerti

dan dipahami

- Evaluasi siswa

- Berdoa dan salam

10 Menit

H. Penilaian:

Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik

Penilaian

Bentuk

Instrumen

1. Menyebutkan penggunaan uang sesuai dengan

kebutuhan Tes tertulis Essay

2. Menjelaskan penggunaan uang sesuai dengan

kebutuhan Tes tertulis Essay

3. Mengenal penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan Tes tertulis Essay

Bogor, Mei 2014

Mengetahui,

Wali Kelas Peneliti

Kokom Komalasari, S.Pd Achmad Chaerul Pahmi

Page 139: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

119

Lampiran 13

Uji Normalitas Pretest Kelas Eksperimen

No Nilai No Nilai No Nilai No Nilai No Nilai 1 35 10 45 19 55 28 60 37 65

2 35 11 45 20 55 29 60 38 70

3 35 12 45 21 55 30 60 39 70

4 40 13 45 22 55 31 65 40 70

5 40 14 45 23 55 32 65 41 75

6 40 15 45 24 60 33 65 42 75

7 40 16 50 25 60 34 65 43 75

8 40 17 50 26 60 35 65 44 80

9 45 18 50 27 60 36 65 45 80

Skore terbesar = 80

Skore terkecil = 35

Rentang (R) = skor terbesar – skor terkecil

= 80 - 35

= 45

Banyak kelas = 1+ 3.3 log n

= 1+ 3.3 log 45

= 1+ 3.3 (1,6532) = 6,4556 = 7

Panjang Kelas =

= 6,9707 = 7

Tabel Distribusi Frekuensi

No. Kelas Interval F Nilai

tengah Proporsi

f.xi

1 35-41 8 38 17,78 1444 304 11552

2 42-48 7 45 15,56 2025 315 14175

3 49-55 8 52 17,78 2704 416 21632

4 56-62 7 59 15,56 3481 413 24367

5 63-69 7 66 15,56 4356 462 30492

6 70-76 6 73 13,33 5329 438 31974

7 77-83 2 80 4,44 6400 160 12800

Jumlah 45 100 25739 2508 146992

Page 140: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

120

Rata-rata

∑ ∑

Simpangan baku (Standar Deviasi)

√ ∑

(∑ )

( )

√ ( )

( )

√ = 12,80

Membuat frekuensi yang diharapkan dengan cara:

a. Menentukan batas kelas, yaitu:

34,5 41,5 48,5 55,5 62,5 69,5 76,5 83,5

b. Mencari nilai Z-Score, dengan cara:

Page 141: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

121

c. Mencari luas 0-Z dari tabel kurva normal dari 0-Z, didapat:

0,4515 0,3665 0,2123 0,0080 0,2019 0,3599 0,4474 0,4850

d. Mencari luas tiap interval

0,4515 - 0,3665 = 0,0850

0,3665 - 0,2123 = 0,1542

0,2123 - 0,0080 = 0,2043

0,0080 + 0,2019 = 0, 2099

0,2019 - 0,3599 = -0,1580

0,3599 - 0,4474 = -0,0875

0,4474 - 0,4850 = -0,0376

e. Mencari frekuensi yang diharapkan (fe):

0,0850 x 45 = 3,8250

0,1542 x 45 = 6,9390

0,2043 x 45 = 9,1935

0,2099 x 45 = 9,4455

Page 142: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

122

-0,1580 x 45 = -7,1100

-0,0875 x 45 = - 3,9375

-0,0376 x 45 = - 1,6920

No Batas Kelas Z Luas

0 – Z

Luas

Interval fe f0 (f0 - fe)

2

1 34,5 -1,66 0,4515

2 41,5 -1,11 0,3665 0,0850 3,8250 8 17,4306

3 48,5 -0,56 0,2123 0,1542 6,9390 7 0,0037

4 55,5 -0,02 0,008 0,2043 9,1935 8 1,4244

5 62,5 0,53 0,2019 0,2099 9,4455 7 5,9805

6 69,5 1,08 0,3599 -0,1580 -7,1100 7 199,0921

7 76,5 1,62 0,4474 -0,0875 -3,9375 6 98,7539

8 83,5 2,17 0,485 -0,0376 -1,6920 2 13,6309

Jumlah 45 336,3161

Mencari Chi-kuadrat hitung( X2

hitung), dengan rumus:

( )

Nilai X2

tabel untuk = 0.05 dan derajat kebebasan (dk) = k – 1 = 7 – 1 = 6 pada

tabel chi-kuadrat didapat X2

tabel = 12,592

Kriteria pengujian yang telah ditentukan adalah:

Jika X2hitung X

2tabel, artinya distribusi data tidak normal, dan jika X

2hitung

X2

tabel, artinya data berdistribusi normal. Karena dari perhitungan diperoleh

X2

hitung dan X2

tabel = 12,592 jadi X2hitung X

2tabel, maka dapat

disimpulkan bahwa data berdistribusi normal.

Page 143: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

123

Lampiran 14

Uji Normalitas postes Kelas Eksperimen

No Nilai No Nilai No Nilai No Nilai No Nilai 1 50 10 70 19 75 28 85 37 90

2 55 11 70 20 75 29 85 38 90

3 55 12 70 21 75 30 85 39 90

4 55 13 75 22 80 31 85 40 95

5 60 14 75 23 80 32 85 41 95

6 60 15 75 24 80 33 90 42 95

7 60 16 75 25 80 34 90 43 95

8 60 17 75 26 80 35 90 44 95

9 65 18 75 27 80 36 90 45 95

Skore terbesar = 95

Skore terkecil = 50

Rentang (R) = skor terbesar – skor terkecil

= 95 - 50

= 45

Banyak kelas = 1+ 3.3 log n

= 1+ 3.3 log 45

= 1+ 3.3 (1,65321) = 6,4556 = 7

Panjang Kelas =

= 6,4286 = 7

Tabel Distribusi Frekuensi

No. Kelas

Interval F

Nilai

tengah Proporsi

f.xi

1 50-56 4 52,5 8,89 2756 210,00 11025,00

2 57-63 4 59,5 8,89 3540 238,00 14161,00

3 64-70 4 66,5 8,89 4422 266,00 17689,00

4 71-77 9 73,5 20,00 5402 661,50 48620,25

5 78-84 6 80,5 13,33 6480 483,00 38881,50

6 85-91 12 87,5 26,67 7656 1050,00 91875,00

7 92-98 6 94,5 13,33 8930 567,00 53581,50

Jumlah 45 100 39188 3475,5 275833,25

Page 144: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

124

Rata-rata

∑ ∑

Simpangan baku (Standar Deviasi)

√ ∑

(∑ )

( )

√ ( )

( )

√ = 12,976

Membuat frekuensi yang diharapkan dengan cara:

a. Menentukan batas kelas, yaitu:

49,5 56,5 63,5 70,5 77,5 84,5 91,5 98,5

b. Mencari nilai Z-Score, dengan cara:

Page 145: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

125

c. Mencari luas 0-Z dari tabel kurva normal dari 0-Z, didapat:

0,4838 0,4452 0,3554 0,1985 0,0080 0,2123 0,3643 0,4495

d. Mencari luas tiap interval

0,4838 - 0,4452 = 0,0386

0,4452 - 0,3554 = 0,0898

0,3554 - 0,1985 = 0,1569

0,1985 + 0,0080 = 0,2065

0,0080 - 0,2123 = 0,2043

0,2123 - 0,3643 = 0,1520

0,3643 - 0,4495 = 0,0852

e. Mencari frekuensi yang diharapkan (fe):

0,0386 x 45 = 1,7370

0,0898 x 45 = 4,0410

0,1569 x 45 = 7,0605

0,20655 x 45 = 9,2925

0,2043 x 45 = 9,1935

Page 146: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

126

0,1520 x 45 = 6,8400

0,0852 x 45 = 3,8340

No Batas Kelas Z Luas

0 - Z

Luas

Interval fe f0 (f0 - fe)

2

1 49,5 -2,14 0,4838

2 56,5 -1,60 0,4452 0,0386 1,7370 4 5,1212

3 63,5 -1,06 0,3554 0,0898 4,0410 4 0,0017

4 70,5 -0,52 0,1985 0,1569 7,0605 4 9,3667

5 77,5 0,02 0,0080 0,2065 9,2925 9 0,0856

6 84,5 0,56 0,2123 0,2043 9,1935 6 10,1984

7 91,5 1,10 0,3643 0,1520 6,8400 12 26,6256

8 98,5 1,64 0,4495 0,0852 3,8340 6 4,6916

Jumlah 45 56,0907

Mencari Chi-kuadrat hitung( X2

hitung), dengan rumus:

( )

Nilai X2

tabel untuk = 0.05 dan derajat kebebasan (dk) = k – 1 = 7 – 1 = 6 pada

tabel chi-kuadrat didapat X2

tabel = 12,592

Kriteria pengujian yang telah ditentukan adalah:

Jika X2hitung X

2tabel, artinya distribusi data tidak normal, dan jika X

2hitung

X2

tabel, artinya data berdistribusi normal. Karena dari perhitungan diperoleh

X2

hitung dan X2

tabel = 12,592 jadi X2

hitung X2

tabel, maka dapat disimpulkan

bahwa data berdistribusi normal.

Page 147: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

127

Lampiran 15

Uji Normalitas Pretest Kelas Kontrol

No Nilai No Nilai No Nilai No Nilai No Nilai 1 35 10 50 19 55 28 60 37 70

2 45 11 50 20 55 29 60 38 75

3 45 12 50 21 60 30 60 39 75

4 45 13 50 22 60 31 60 40 75

5 45 14 50 23 60 32 65 41 75

6 50 15 55 24 60 33 65 42 75

7 50 16 55 25 60 34 65 43 75

8 50 17 55 26 60 35 70 44 75

9 50 18 55 27 60 36 70 45 75

Skore terbesar = 75

Skore terkecil = 35

Rentang (R) = skor terbesar – skor terkecil

= 75 - 35

= 40

Banyak kelas = 1+ 3.3 log n

= 1+ 3.3 log 45

= 1+ 3.3 (1,6532) = 6,4556 = 7

Panjang Kelas =

= 5,7143 = 6

Tabel Distribusi Frekuensi

No. Kelas

Interval F

Nilai

Tengah Proporsi

f.xi

1 35-40 1 37,5 2,22 1406 37,5 1406,25

2 41-46 4 43,5 8,89 1892 174 7569

3 47-52 9 49,5 20,00 2450 445,5 22052,25

4 53-58 6 55,5 13,33 3080 333 18481,5

5 59-64 11 61,5 24,44 3782 676,5 41604,75

6 65-70 6 67,5 13,33 4556 405 27337,5

7 71-76 8 73,5 17,78 5402 588 43218

Jumlah 45 100 22570 2659,5 161669,3

Page 148: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

128

Rata-rata

∑ ∑

Simpangan baku (Standar Deviasi)

√ ∑

(∑ )

( )

√ ( )

( )

√ = 10,10

Membuat frekuensi yang diharapkan dengan cara:

a. Menentukan batas kelas, yaitu:

34,5 40,5 46,5 52,5 58,5 64,5 70,5 76,5

b. Mencari nilai Z-Score, dengan cara:

Page 149: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

129

c. Mencari luas 0-Z dari tabel kurva normal dari 0-Z, didapat:

0,4025 0,4671 0,3944 0,2422 0,0239 0,2019 0,3708 0,4573

d. Mencari luas tiap interval

0,4025 - 0,4671 = -0,0646

0,4671 - 0,3944 = 0,0727

0,3944 - 0,2422 = 0,1522

0,2422 + 0,0239 = 0,2661

0,0239 - 0,2019 = 0,1780

0,2019 - 0,3708 = 0,1689

0,3708 - 0,4573 = 0,0865

e. Mencari frekuensi yang diharapkan (fe):

-0,0646 x 45 = -2,9070

0,0727 x 45 = 3,2715

0,1522 x 45 = 6,8490

0,2661 x 45 = 11,9745

0,1780 x 45 = 8,0100

0,1689 x 45 = 7,6005

0,0865 x 45 = 3,8925

Page 150: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

130

Mencari Chi-kuadrat hitung( X2

hitung), dengan rumus:

( )

Nilai X2

tabel untuk = 0.05 dan derajat kebebasan (dk) = k – 1 = 7 – 1 = 6 pada

tabel chi-kuadrat didapat X2

tabel = 12,592

Kriteria pengujian yang telah ditentukan adalah:

Jika X2hitung X

2tabel, artinya distribusi data tidak normal, dan jika X

2hitung

X2

tabel, artinya data berdistribusi normal. Karena dari perhitungan diperoleh

X2

hitung dan X2

tabel = 12,592 jadi X2hitung X

2tabel, maka dapat disimpulkan

bahwa data berdistribusi normal.

No Batas Kelas Z Luas

0 - Z

Luas

Interval fe f0 (f0 - fe)

2

1 34,5 -2,43 0,4025

2 40,5 -1,84 0,4671 -0,0646 -2,9070 1 15,2646

3 46,5 -1,25 0,3944 0,0727 3,2715 4 0,5307

4 52,5 -0,65 0,2422 0,1522 6,8490 9 4,6268

5 58,5 -0,06 0,0239 0,2661 11,9745 6 35,6947

6 64,5 0,53 0,2019 0,1780 8,0100 11 8,9401

7 70,5 1,13 0,3708 0,1689 7,6005 6 2,5616

8 76,5 1,72 0,4573 0,0865 3,8925 8 16,8716

Jumlah 45 84,4901

Page 151: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

131

Lampiran 16

Uji Normalitas Postest Kelas Kontrol

No Nilai No Nilai No Nilai No Nilai No Nilai 1 40 10 55 19 65 28 70 37 80

2 40 11 55 20 65 29 70 38 80

3 45 12 60 21 65 30 75 39 85

4 45 13 60 22 65 31 75 40 85

5 50 14 60 23 65 32 75 41 85

6 50 15 65 24 70 33 75 42 85

7 50 16 65 25 70 34 75 43 85

8 50 17 65 26 70 35 80 44 85

9 50 18 65 27 70 36 80 45 85

Skore terbesar = 85

Skore terkecil = 40

Rentang (R) = skor terbesar – skor terkecil

= 85 - 40

= 45

Banyak kelas = 1+ 3.3 log n

= 1+ 3.3 log 45

= 1+ 3.3 (1,6532) = 6,4556 = 7

Panjang Kelas =

= 6,4286 = 7

Tabel Distribusi Frekuensi

No. Kelas

Interval F

Nilai

tengah(xi) Proporsi

f.xi

1 40-46 4 43 8,89 1849 172 7396

2 47-53 5 50 11,11 2500 250 12500

3 54-60 5 57 11,11 3249 285 16245

4 61-67 9 64 20,00 4096 576 36864

5 68-74 6 71 13,33 5041 426 30246

6 75-81 9 78 20,00 6084 702 54756

7 82-88 7 85 15,56 7225 595 50575

Jumlah 45 100 3006 208582

Page 152: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

132

Rata-rata

∑ ∑

Simpangan baku (Standar Deviasi)

√ ∑

(∑ )

( )

√ ( )

( )

√ = 13,30

Membuat frekuensi yang diharapkan dengan cara:

a. Menentukan batas kelas, yaitu:

39,5 46,5 53,5 60,5 67,5 74,5 81,5 88,5

b. Mencari nilai Z-Score, dengan cara:

Page 153: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

133

c. Mencari luas 0-Z dari tabel kurva normal dari 0-Z, didapat:

0,4798 0,4370 0,3413 0,1808 0,0199 0,2190 0,3665 0,4484

d. Mencari luas tiap interval

0,4798 - 0,4370 = 0,0428

0,4370 - 0,3413 = 0,0957

0,3413 - 0,1808 = 0,1605

0,1808 + 0,0199 = 0,2007

0,0199 - 0,2190 = 0,1991

0,2190 - 0,3665 = 0,1475

0,3665 - 0,4484 = 0,0819

e. Mencari frekuensi yang diharapkan (fe):

0,0428 x 45 = 1,9260

0,0957 x 45 = 4,3065

0,1605 x 45 = 7,2225

0,2007 x 45 = 9,0315

0,1991 x 45 = 8,9595

Page 154: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

134

0,1475 x 45 = 6,6375

0,0819 x 45 = 3,6855

No Batas Kelas Z Luas

0 - Z

Luas

Interval fe f0 (f0 - fe)

2

1 39,5 -2,05 0,4798

2 46,5 -1,53 0,437 0,0428 1,9260 4 4,3015

3 53,5 -1,00 0,3413 0,0957 4,3065 5 0,4809

4 60,5 -0,47 0,1808 0,1605 7,2225 5 4,9395

5 67,5 0,05 0,0199 0,2007 9,0315 9 0,0010

6 74,5 0,58 0,219 0,1991 8,9595 6 8,7586

7 81,5 1,11 0,3665 0,1475 6,6375 9 5,5814

8 88,5 1,63 0,4484 0,0819 3,6855 7 10,9859

Jumlah 45 35,0489

Mencari Chi-kuadrat hitung( X2

hitung), dengan rumus:

( )

Nilai X2

tabel untuk = 0.05 dan derajat kebebasan (dk) = k – 1 = 7 – 1 = 6 pada

tabel chi-kuadrat didapat X2

tabel = 12,592

Kriteria pengujian yang telah ditentukan adalah:

Jika X2hitung X

2tabel, artinya distribusi data tidak normal, dan jika X

2hitung

X2

tabel, artinya data berdistribusi normal. Karena dari perhitungan diperoleh

X2

hitung dan X2

tabel = 12,592 jadi X2hitung X

2tabel, maka dapat disimpulkan

bahwa data berdistribusi normal.

Page 155: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

135

Lampiran 17

Perhitungan Uji Homogenitas Tes Prettest

Uji homogentis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Fisher, dengan

menggunakan rumus:

Dimana:

(∑ )

( )

Langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk melakukan uji Fisher adalah:

1) Menetapkan hipotesis, dalam bentuk:

2) Membagi data menjadi dua kelompok.

3) Mencari varians dari masing-masing kelas

a) Kelas Eksperimen

(∑ )

( )

( )

( )

Page 156: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

136

b) Kelas Kontrol

(∑ )

( )

( )

( )

4) Menentukan Fhitung dengan rumus:

5) Menentukan kriteria pengujian dalam bentuk:

a) Jika Fhitung < Ftabel, maka H0 diterima, kedua kelompok berasal dari populasi

yang homogen.

b) Jika Fhitung > Ftabel, maka Hi diterima, kedua kelompok dapat dikatakan

berasal dari populasi yang tidak homogen.

6) Mencari dk pembilang (varians terbesar) dan dk penyebut (varians terkecil),

dengan rumus:

dk1 = n – 1 = 45 – 1 = 44

dk2 = n – 1 = 45 – 1 = 44

7) Menentukan Fhitung dan Ftabel, kemudian membandingkan hasil Fhitung dan Ftabel

berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

Karena F(0.05:44:44) tidak terdapat dalam tabel F, maka perhitungan nilai Ftabel

dilakukan dengan menggunakan Microsof Excel dengan rumus

FINV(0,05;44;44). Dari hasil perhitungan diperoleh Fhitung = 1,6054 dan Ftabel =

Page 157: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

137

1,6509 , dapat dinyatakan bahwa Fhitung < Ftabel, maka H0 dapat diterima, kedua

sampel berasal dari kelompok yang homogen.

Page 158: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

138

Lampiran 18

Perhitungan Uji Homogenitas Tes Posttest

Uji homogentis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Fisher, dengan

menggunakan rumus:

Dimana:

(∑ )

( )

Langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk melakukan uji Fishes adalah:

1) Menetapkan hipotesis, dalam bentuk:

2) Membagi data menjadi dua kelompok.

3) Mencari varians dari masing-masing kelas

a) Kelas Eksperimen

(∑ )

( )

( )

( )

Page 159: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

139

b) Kelas Kontrol

(∑ )

( )

( )

( )

c) Menentukan Fhitung dengan rumus:

d) Menentukan kriteria pengujian dalam bentuk:

a) Jika Fhitung < Ftabel, maka H0 diterima, kedua kelompok berasal dari populasi

yang homogen.

b) Jika Fhitung > Ftabel, maka Hi diterima, kedua kelompok dapat dikatakan

berasal dari populasi yang tidak homogen.

e) Mencari dk pembilang (varians terbesar) dan dk penyebut (varians terkecil),

dengan rumus:

dk1 = n – 1 = 45 – 1 = 44

dk2 = n – 1 = 45 – 1 = 44

f) Menentukan Fhitung dan Ftabel, kemudian membandingkan hasil Fhitung dan Ftabel

berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

Karena F(0.05:44:44) tidak terdapat dalam tabel F, maka perhitungan nilai Ftabel

dilakukan dengan menggunakan Microsof Excel dengan rumus

FINV(0,05;44;44). Dari hasil perhitungan diperoleh Fhitung = 1,0502 dan Ftabel =

1,6509 , dapat dinyatakan bahwa Fhitung < Ftabel, maka H0 dapat diterima, kedua

sampel berasal dari kelompok yang homogen.

Page 160: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

140

Lampiran 19

UJI HIPOTESIS PRETEST DAN POSTTEST

UJI HIPOTESIS PRETES

Hipotesis yang diajukan:

, maksudnya adalah tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara

rata-rata skor pretest kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol.

maksudnya adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-

rata skor pretest kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol.

Kriteri pengujian:

Jika -ttabel thitung ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima dan

jika thitung -ttabel atau thitung ttabel, maka H0 diterima dan Ha ditolak

Uji-t

Dengan:

√( )

( )

Diketahui:

= 59,100

= 55,733

n1 = 45

n2 = 45

= 163,9273

Page 161: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

141

= 102,1091

√( ) ( )

√( ) ( )

Sehingga

ttabel untuk (dk) = (n1 – 1) + (n2 – 1) = (45 – 1) + (45 – 1) = 44+ 44= 88

Dari hasil perhitungan diperoleh thitung = 1,460 dan ttabel = 1,662 , dapat dinyatakan

bahwa thitung < ttabel, , maka H0 diterima dan dapat disimpulkan bahwa tidak

terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata skor pretest kelompok

kontrol dengan rata-rata pretest kelompok eksperimen.

Page 162: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

142

UJI HIPOTESIS POSTEST

Hipotesis yang diajukan:

, maksudnya adalah tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara

rata-rata skor postest kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol.

maksudnya adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-

rata skor postest kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol.

Kriteri pengujian:

Jika -ttabel thitung ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima dan

jika thitung -ttabel atau thitung ttabel, maka H0 diterima dan Ha ditolak

Uji-t

Dengan:

√( )

( )

Diketahui:

= 77,233

= 66,800

n1 = 45

n2 = 45

= 168,3818

= 176,8455

Page 163: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

143

√( ) ( )

√( ) ( )

Sehingga

ttabel untuk (dk) = (n1 – 1) + (n2 – 1) = (45 – 1) + (45 – 1) = 44 + 44 = 88

Dari hasil perhitungan diperoleh thitung = 3,968 dan ttabel = 1,662 , dapat dinyatakan

bahwa thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan dapat disimpulkan bahwa terdapat

perbedaan yang signifikan antara rata-rata skor postest kelompok kontrol

dengan rata-rata postest kelompok eksperimen.

Page 164: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD
junaidi
Text Box
Tabel r (Koefisien Korelasi Sederhana) df = 1 - 200
junaidi
Text Box
Diproduksi oleh: Junaidi http://junaidichaniago.wordpress.com
Page 165: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

Diproduksi oleh: Junaidi (http://junaidichaniago.wordpress.com). 2010 Page 1

Tabel r untuk df = 1 - 50

df = (N-2)

Tingkat signifikansi untuk uji satu arah

0.05 0.025 0.01 0.005 0.0005

Tingkat signifikansi untuk uji dua arah

0.1 0.05 0.02 0.01 0.001

1 0.9877 0.9969 0.9995 0.9999 1.0000

2 0.9000 0.9500 0.9800 0.9900 0.9990

3 0.8054 0.8783 0.9343 0.9587 0.9911

4 0.7293 0.8114 0.8822 0.9172 0.9741

5 0.6694 0.7545 0.8329 0.8745 0.9509

6 0.6215 0.7067 0.7887 0.8343 0.9249

7 0.5822 0.6664 0.7498 0.7977 0.8983

8 0.5494 0.6319 0.7155 0.7646 0.8721

9 0.5214 0.6021 0.6851 0.7348 0.8470

10 0.4973 0.5760 0.6581 0.7079 0.8233

11 0.4762 0.5529 0.6339 0.6835 0.8010

12 0.4575 0.5324 0.6120 0.6614 0.7800

13 0.4409 0.5140 0.5923 0.6411 0.7604

14 0.4259 0.4973 0.5742 0.6226 0.7419

15 0.4124 0.4821 0.5577 0.6055 0.7247

16 0.4000 0.4683 0.5425 0.5897 0.7084

17 0.3887 0.4555 0.5285 0.5751 0.6932

18 0.3783 0.4438 0.5155 0.5614 0.6788

19 0.3687 0.4329 0.5034 0.5487 0.6652

20 0.3598 0.4227 0.4921 0.5368 0.6524

21 0.3515 0.4132 0.4815 0.5256 0.6402

22 0.3438 0.4044 0.4716 0.5151 0.6287

23 0.3365 0.3961 0.4622 0.5052 0.6178

24 0.3297 0.3882 0.4534 0.4958 0.6074

25 0.3233 0.3809 0.4451 0.4869 0.5974

26 0.3172 0.3739 0.4372 0.4785 0.5880

27 0.3115 0.3673 0.4297 0.4705 0.5790

28 0.3061 0.3610 0.4226 0.4629 0.5703

29 0.3009 0.3550 0.4158 0.4556 0.5620

30 0.2960 0.3494 0.4093 0.4487 0.5541

31 0.2913 0.3440 0.4032 0.4421 0.5465

32 0.2869 0.3388 0.3972 0.4357 0.5392

33 0.2826 0.3338 0.3916 0.4296 0.5322

34 0.2785 0.3291 0.3862 0.4238 0.5254

35 0.2746 0.3246 0.3810 0.4182 0.5189

36 0.2709 0.3202 0.3760 0.4128 0.5126

37 0.2673 0.3160 0.3712 0.4076 0.5066

38 0.2638 0.3120 0.3665 0.4026 0.5007

39 0.2605 0.3081 0.3621 0.3978 0.4950

40 0.2573 0.3044 0.3578 0.3932 0.4896

41 0.2542 0.3008 0.3536 0.3887 0.4843

42 0.2512 0.2973 0.3496 0.3843 0.4791

43 0.2483 0.2940 0.3457 0.3801 0.4742

44 0.2455 0.2907 0.3420 0.3761 0.4694

45 0.2429 0.2876 0.3384 0.3721 0.4647

46 0.2403 0.2845 0.3348 0.3683 0.4601

47 0.2377 0.2816 0.3314 0.3646 0.4557

48 0.2353 0.2787 0.3281 0.3610 0.4514

49 0.2329 0.2759 0.3249 0.3575 0.4473

50 0.2306 0.2732 0.3218 0.3542 0.4432

Page 166: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

Diproduksi oleh: Junaidi (http://junaidichaniago.wordpress.com). 2010 Page 2

Tabel r untuk df = 51 - 100

df = (N-2)

Tingkat signifikansi untuk uji satu arah

0.05 0.025 0.01 0.005 0.0005

Tingkat signifikansi untuk uji dua arah

0.1 0.05 0.02 0.01 0.001

51 0.2284 0.2706 0.3188 0.3509 0.4393

52 0.2262 0.2681 0.3158 0.3477 0.4354

53 0.2241 0.2656 0.3129 0.3445 0.4317

54 0.2221 0.2632 0.3102 0.3415 0.4280

55 0.2201 0.2609 0.3074 0.3385 0.4244

56 0.2181 0.2586 0.3048 0.3357 0.4210

57 0.2162 0.2564 0.3022 0.3328 0.4176

58 0.2144 0.2542 0.2997 0.3301 0.4143

59 0.2126 0.2521 0.2972 0.3274 0.4110

60 0.2108 0.2500 0.2948 0.3248 0.4079

61 0.2091 0.2480 0.2925 0.3223 0.4048

62 0.2075 0.2461 0.2902 0.3198 0.4018

63 0.2058 0.2441 0.2880 0.3173 0.3988

64 0.2042 0.2423 0.2858 0.3150 0.3959

65 0.2027 0.2404 0.2837 0.3126 0.3931

66 0.2012 0.2387 0.2816 0.3104 0.3903

67 0.1997 0.2369 0.2796 0.3081 0.3876

68 0.1982 0.2352 0.2776 0.3060 0.3850

69 0.1968 0.2335 0.2756 0.3038 0.3823

70 0.1954 0.2319 0.2737 0.3017 0.3798

71 0.1940 0.2303 0.2718 0.2997 0.3773

72 0.1927 0.2287 0.2700 0.2977 0.3748

73 0.1914 0.2272 0.2682 0.2957 0.3724

74 0.1901 0.2257 0.2664 0.2938 0.3701

75 0.1888 0.2242 0.2647 0.2919 0.3678

76 0.1876 0.2227 0.2630 0.2900 0.3655

77 0.1864 0.2213 0.2613 0.2882 0.3633

78 0.1852 0.2199 0.2597 0.2864 0.3611

79 0.1841 0.2185 0.2581 0.2847 0.3589

80 0.1829 0.2172 0.2565 0.2830 0.3568

81 0.1818 0.2159 0.2550 0.2813 0.3547

82 0.1807 0.2146 0.2535 0.2796 0.3527

83 0.1796 0.2133 0.2520 0.2780 0.3507

84 0.1786 0.2120 0.2505 0.2764 0.3487

85 0.1775 0.2108 0.2491 0.2748 0.3468

86 0.1765 0.2096 0.2477 0.2732 0.3449

87 0.1755 0.2084 0.2463 0.2717 0.3430

88 0.1745 0.2072 0.2449 0.2702 0.3412

89 0.1735 0.2061 0.2435 0.2687 0.3393

90 0.1726 0.2050 0.2422 0.2673 0.3375

91 0.1716 0.2039 0.2409 0.2659 0.3358

92 0.1707 0.2028 0.2396 0.2645 0.3341

93 0.1698 0.2017 0.2384 0.2631 0.3323

94 0.1689 0.2006 0.2371 0.2617 0.3307

95 0.1680 0.1996 0.2359 0.2604 0.3290

96 0.1671 0.1986 0.2347 0.2591 0.3274

97 0.1663 0.1975 0.2335 0.2578 0.3258

98 0.1654 0.1966 0.2324 0.2565 0.3242

99 0.1646 0.1956 0.2312 0.2552 0.3226

100 0.1638 0.1946 0.2301 0.2540 0.3211

Page 167: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

Diproduksi oleh: Junaidi (http://junaidichaniago.wordpress.com). 2010 Page 3

Tabel r untuk df = 101 - 150

df = (N-2)

Tingkat signifikansi untuk uji satu arah

0.05 0.025 0.01 0.005 0.0005

Tingkat signifikansi untuk uji dua arah

0.1 0.05 0.02 0.01 0.001

101 0.1630 0.1937 0.2290 0.2528 0.3196

102 0.1622 0.1927 0.2279 0.2515 0.3181

103 0.1614 0.1918 0.2268 0.2504 0.3166

104 0.1606 0.1909 0.2257 0.2492 0.3152

105 0.1599 0.1900 0.2247 0.2480 0.3137

106 0.1591 0.1891 0.2236 0.2469 0.3123

107 0.1584 0.1882 0.2226 0.2458 0.3109

108 0.1576 0.1874 0.2216 0.2446 0.3095

109 0.1569 0.1865 0.2206 0.2436 0.3082

110 0.1562 0.1857 0.2196 0.2425 0.3068

111 0.1555 0.1848 0.2186 0.2414 0.3055

112 0.1548 0.1840 0.2177 0.2403 0.3042

113 0.1541 0.1832 0.2167 0.2393 0.3029

114 0.1535 0.1824 0.2158 0.2383 0.3016

115 0.1528 0.1816 0.2149 0.2373 0.3004

116 0.1522 0.1809 0.2139 0.2363 0.2991

117 0.1515 0.1801 0.2131 0.2353 0.2979

118 0.1509 0.1793 0.2122 0.2343 0.2967

119 0.1502 0.1786 0.2113 0.2333 0.2955

120 0.1496 0.1779 0.2104 0.2324 0.2943

121 0.1490 0.1771 0.2096 0.2315 0.2931

122 0.1484 0.1764 0.2087 0.2305 0.2920

123 0.1478 0.1757 0.2079 0.2296 0.2908

124 0.1472 0.1750 0.2071 0.2287 0.2897

125 0.1466 0.1743 0.2062 0.2278 0.2886

126 0.1460 0.1736 0.2054 0.2269 0.2875

127 0.1455 0.1729 0.2046 0.2260 0.2864

128 0.1449 0.1723 0.2039 0.2252 0.2853

129 0.1443 0.1716 0.2031 0.2243 0.2843

130 0.1438 0.1710 0.2023 0.2235 0.2832

131 0.1432 0.1703 0.2015 0.2226 0.2822

132 0.1427 0.1697 0.2008 0.2218 0.2811

133 0.1422 0.1690 0.2001 0.2210 0.2801

134 0.1416 0.1684 0.1993 0.2202 0.2791

135 0.1411 0.1678 0.1986 0.2194 0.2781

136 0.1406 0.1672 0.1979 0.2186 0.2771

137 0.1401 0.1666 0.1972 0.2178 0.2761

138 0.1396 0.1660 0.1965 0.2170 0.2752

139 0.1391 0.1654 0.1958 0.2163 0.2742

140 0.1386 0.1648 0.1951 0.2155 0.2733

141 0.1381 0.1642 0.1944 0.2148 0.2723

142 0.1376 0.1637 0.1937 0.2140 0.2714

143 0.1371 0.1631 0.1930 0.2133 0.2705

144 0.1367 0.1625 0.1924 0.2126 0.2696

145 0.1362 0.1620 0.1917 0.2118 0.2687

146 0.1357 0.1614 0.1911 0.2111 0.2678

147 0.1353 0.1609 0.1904 0.2104 0.2669

148 0.1348 0.1603 0.1898 0.2097 0.2660

149 0.1344 0.1598 0.1892 0.2090 0.2652

150 0.1339 0.1593 0.1886 0.2083 0.2643

Page 168: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

Diproduksi oleh: Junaidi (http://junaidichaniago.wordpress.com). 2010 Page 4

Tabel r untuk df = 151 - 200

df = (N-2)

Tingkat signifikansi untuk uji satu arah

0.05 0.025 0.01 0.005 0.0005

Tingkat signifikansi untuk uji dua arah

0.1 0.05 0.02 0.01 0.001

151 0.1335 0.1587 0.1879 0.2077 0.2635

152 0.1330 0.1582 0.1873 0.2070 0.2626

153 0.1326 0.1577 0.1867 0.2063 0.2618

154 0.1322 0.1572 0.1861 0.2057 0.2610

155 0.1318 0.1567 0.1855 0.2050 0.2602

156 0.1313 0.1562 0.1849 0.2044 0.2593

157 0.1309 0.1557 0.1844 0.2037 0.2585

158 0.1305 0.1552 0.1838 0.2031 0.2578

159 0.1301 0.1547 0.1832 0.2025 0.2570

160 0.1297 0.1543 0.1826 0.2019 0.2562

161 0.1293 0.1538 0.1821 0.2012 0.2554

162 0.1289 0.1533 0.1815 0.2006 0.2546

163 0.1285 0.1528 0.1810 0.2000 0.2539

164 0.1281 0.1524 0.1804 0.1994 0.2531

165 0.1277 0.1519 0.1799 0.1988 0.2524

166 0.1273 0.1515 0.1794 0.1982 0.2517

167 0.1270 0.1510 0.1788 0.1976 0.2509

168 0.1266 0.1506 0.1783 0.1971 0.2502

169 0.1262 0.1501 0.1778 0.1965 0.2495

170 0.1258 0.1497 0.1773 0.1959 0.2488

171 0.1255 0.1493 0.1768 0.1954 0.2481

172 0.1251 0.1488 0.1762 0.1948 0.2473

173 0.1247 0.1484 0.1757 0.1942 0.2467

174 0.1244 0.1480 0.1752 0.1937 0.2460

175 0.1240 0.1476 0.1747 0.1932 0.2453

176 0.1237 0.1471 0.1743 0.1926 0.2446

177 0.1233 0.1467 0.1738 0.1921 0.2439

178 0.1230 0.1463 0.1733 0.1915 0.2433

179 0.1226 0.1459 0.1728 0.1910 0.2426

180 0.1223 0.1455 0.1723 0.1905 0.2419

181 0.1220 0.1451 0.1719 0.1900 0.2413

182 0.1216 0.1447 0.1714 0.1895 0.2406

183 0.1213 0.1443 0.1709 0.1890 0.2400

184 0.1210 0.1439 0.1705 0.1884 0.2394

185 0.1207 0.1435 0.1700 0.1879 0.2387

186 0.1203 0.1432 0.1696 0.1874 0.2381

187 0.1200 0.1428 0.1691 0.1869 0.2375

188 0.1197 0.1424 0.1687 0.1865 0.2369

189 0.1194 0.1420 0.1682 0.1860 0.2363

190 0.1191 0.1417 0.1678 0.1855 0.2357

191 0.1188 0.1413 0.1674 0.1850 0.2351

192 0.1184 0.1409 0.1669 0.1845 0.2345

193 0.1181 0.1406 0.1665 0.1841 0.2339

194 0.1178 0.1402 0.1661 0.1836 0.2333

195 0.1175 0.1398 0.1657 0.1831 0.2327

196 0.1172 0.1395 0.1652 0.1827 0.2321

197 0.1169 0.1391 0.1648 0.1822 0.2315

198 0.1166 0.1388 0.1644 0.1818 0.2310

199 0.1164 0.1384 0.1640 0.1813 0.2304

200 0.1161 0.1381 0.1636 0.1809 0.2298

Page 169: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

LEMBAR REFBRENSI

Nama : Achmad Chaerul Pahmi

NIM : 107018303961

Judul : Pengaruh Strategi Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered

Head Together (NHT) Terhadap llasil Belajar Siswa pada

Mata Pelajaran IPS MI Mathlaul'Huda

BAB FootnoteParaf

Pembimbing

IAgung Webe, 'Smart Teaching," (Yogyakarta:

Jogja Bakti Publisher,2010),h. 34 q

II

1. Alisuf Sabri, Psikologi Pendidikan, (Jakarta:Pedoman Ilmu Jaya, 2010) cet. 4. h. 54

s )

2. Ngalim Purwanto, Psikologi Penchdikan,

(Bandung: Remaj a Rosdakary a,2003), h. 84 q)

3. Slameto, Belajar dan factor-faktor yang

mempengaruhinya,(PT Rineka

Crpta,2003)Cet. 4.h.2

4. Muhibbin Syah, Psikologi Pendidikan

dengan Pendekatan Baru, (Bandung: PT.

Remaja Rosdakarya,2005), cet. XI, h. 9l-gl5. Pupuh Paturrohman dan Sobry Sutikno,

Strategi Belajar Mengajar, (Bandung: PTRefika Aditama, cet.3,2009), h. 6 -?

6. Syaiful Bahri Djamarah, Psikologi Belajar,

(Jakarta:PT Rineka Cipta, 2008), h. 180-204 vt7. Slameto, Belajar dan factor-faktor yang

mempengaruhinya,(PT Rineka uP

Page 170: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

Cipta,2003)Cet. 4. h 54

8. Ibid, ... h. 55ND

9. Pupuh Paturrohman dan Sobry Sutikno,Strategi Belajar Mengajar, (Bandung: PTRefika Aditama, cet.3, 2009),h. 1 9

I

s?

10. Anonim, Taxonomy of Learning andBenjamin Bloom, Levels of Learning, \lt

1 1. Nana Sudjana, Penilaian Hasil Proses

Belajar Mengajar, (Bandung, PT Remaja

Rosdakary a, 2009),Cet- | 4, h, 29 -3 0

-{

72.rbid,... h 30-31 c/13. Ema Suwangsih dan Tiurlina, op. cit., hal.

160 u{14. Wina Sanjaya, Perencanaan Dan Desain

System Pembelajaran, (Iakarta : kencana,2008), hal.194 .{

15. Yatim Riyanto, Paradigma BaruP e mb e I aj ar an, (J akarta: kencana, 2009), hal.271

$1

16. Trianto, ibid., hal.62E

17. Kunandar, Guru Professional, (Jakarta: RajaGrafindo Persada. 2007), hal. 368

$

18. Ibid., hal. 368-369 ut

'n :: :i:i:*:: )l:ll'lll'' v20. Muhammad Sadeli, Materi Pokok Konsep

Dasqr IPS, (Jakarta: UT, 1995), h.1.20q

21. Syafruddin Nurdin, QuantumTe aching : Mo del P e mb el aj ar an yangMe mp e r hat i kan Ker agaman Indiv i du Si sw adalam Kurikulum Berbasis Kompetensi(Ciputat: Ciputat Press, 2005),h.

v{

22.Udin S.Winataputra, et.al., Ilmu Sosial(, Jakarta: UT, 2002), hal. 1 28 cet.I

q

Page 171: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

23. Fusat Perbukuan DEPDIKNAS, StandarPenilaian Buku Pelajaran PengetahuanSosiql SD-SMP, Jakarta, 2003, 29 januari2008 http : I lwww. depdiknas. eo. idl

q24. Nadir dkk, Ilmu Pengetahuan Sosial 1

Taman Amanah Pustaka: Surabava q

ilI

Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian:

Suatu Pendekatan Praktik (Jakarta: Rineka

Cipta, 2006), ed. Revisi V, cet. 12, h. 108.

Z. Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan

Pendekatan Kuantitatif, kualitatif dan R&D,

(Bandung: Alfabeta, 2009), Cet.7,h. 1 1 8.q

Suharsimi Arikunto, Dasar-Dqsar Evaluasi

Pendidikan Edisi Revisi, (Jakarla: Bumi

Aksara, 2006),h.79.

$1

Ibid.,h.t00-Iu. '{.Ibid.,h.207.

nt. rbid., h.208. U

Ibid., h.211

rbid., h.2t3-2r4. V). Riduwan, Belajar Mudah Penelitian Untuk

Guru-Karyaw on dan P eneliti P emula,

(Bandung: Alfabeta, 2009), cet. 6, h. l2.l-124

qr0. Ibid.,h. t20. a11. Sudjana, Metoda Statistika, (Bandung:

Tarsito, 2005), h.239. *1

IV

l. Wina Sanjaya, Perencanaan dan Desain

Sistem Pembelajaran, (Jakarta: Kencana

Prenada Media Group, 2010), h. 170.$t

Dadang sukirman dan nana jumhana,

perencanaan pembelajaran, (Bandung: Upi N

Page 172: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

Press,2006), h.15. v

). Sanjaya, op.cit.,h.l72. Ev

e"pun natnutnahman dan M. Sobry Sutikno,

Strategi Belajar Mengajar melalui penanaman

konsep umum dan konsep islam, (Bandung:

PT. Refika Aditama, 2009), h.59.

-1

T\r+ '

Page 173: PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE …repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/26023/3/ACHMAD... · PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD

NomorLampiranPerihal

:lstimewa: Satu berkas Pi'oposal: Bimbingan Skripsi

Kepada Yth.Ka. Subbag Akademik & KemahasiswadnFakultas Ilmu Tarbiyah dan KeguruandiTempat

As salamu' alaikum wr. wb.

Yang bertanda tangan di bawah ini

Jakarta, 27 F ebruari 201 4

NamaNIMJuri;san/ProdiSemester

Achmad Chaerul PahmiI 070 I 830396 IKI-PGMI

Dengan ini mengajukan permohonan surat bimbingan skripsi, sebagai salahsatu syarat meiryelesaikan program S-l (Strata 1) UIN Syarif HidayatullahJakarta. Adapun judul skripsi yang diaiukan adalah:

"Pengaruh Strategi Paikem Tipe Number Head Together (lr{HT)

Terhadap Hasil Relajar Siswa pada Mata pelajaran IpS SDN Batok I Bogo/,

Dosen Pembimbing Skripsi yang diusulkan:Pembimbingl ' !Fe$A-dt/lPembrmbing Itr :

Sebagai bahan pertimbangan saya lampirkan proposal.Demikian pennohonan ini saya sampaikan, atas perhatiannya diucapkanterima kasih.

[4/as s alantu' al ai kum w r. w b.

Mengetahui,Ketua Jurusa

/Dr. Fauzan. M.ANrP. I 976 I 1072007 11013

fembusan:l. Dosen Penasehat Akademik

,i, DEPARTEMEN.AGAMA

,M UlN JAKARTA.

qiiry l,',,'[r,",0" No s5 cipurar 1s412 tndonesia

FoRM (FR)

No. Dokumen : FITK-FR-AKD-OB5l-gl Terbit : 5Januari2009No. Revisi: . 00

HalPERMOHONA N SURAT BIMBINGAN SKRIPSI

0 1 830396 1


Recommended