of 23 /23
7/17/2019 Wrap Up Jadi http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 1/23 LI. 1 Memahami dan Menjekaskan Anatomi Makroskopik dan Mikroskopik Kelenjar Tiroid 1.1 Anatomi Makroskopik Secara anatomi, tiroid merupakan kelenjar endokrin (tidak mempunyai ductus) dan bilobular (kanan dan kiri), dihubungkan oleh isthmus (jembatan) yang terletak di depan trachea tepat di  bawah cartilago cricoidea. Kadang juga terdapat lobus tambahan yang membentang ke atas (ventral tubuh), yaitu lobus piramida. Secara embriologi, tahap pembentukan kelenjar tiroid adalah: A. Kelenjar tiroid mulanya merupakan dua buah tonjolan dari dinding depan bagian tengah arings, yang terbentuk pada usia kelahiran ! minggu. "onjolan pertama disebut pharyngeal pouch,  yaitu antara arcus brachialis # dan $. "onjolan kedua pada  foramen ceacum, yang berada ventral di bawah cabang arings %. &. 'ada minggu ke, tonjolan dari oramen caecum akan menuju pharyngeal pouch melalui saluran yang disebut ductus thyroglossus. *.Kelenjar tiroid akan mencapai kematangan pada akhir bulan ke+, dan ductus thyroglossus akan menghilang. 'osisi akhir kelenjar tiroid terletak di depan vertebra cervicalis 5, , dan . . -amun pada kelainan klinis, sisa kelenjar tiroid ini juga masih sering ditemukan di  pangkal lidah (ductus thyroglossuslingua thyroid) dan pada bagian leher yang lain. Vaskularisasi :  Arteria arteri thyroidea superior 1

Wrap Up Jadi

Embed Size (px)

DESCRIPTION

wrap up

Citation preview

Page 1: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 1/23

LI. 1 Memahami dan Menjekaskan Anatomi Makroskopik dan Mikroskopik Kelenjar

Tiroid

1.1 Anatomi Makroskopik 

Secara anatomi, tiroid merupakan kelenjar endokrin (tidak mempunyai ductus) dan bilobular (kanan dan kiri), dihubungkan oleh isthmus (jembatan) yang terletak di depan trachea tepat di

 bawah cartilago cricoidea. Kadang juga terdapat lobus tambahan yang membentang ke atas

(ventral tubuh), yaitu lobus piramida.

Secara embriologi, tahap pembentukan kelenjar tiroid adalah:

A. Kelenjar tiroid mulanya merupakan dua buah tonjolan dari dinding depan bagian

tengah arings, yang terbentuk pada usia kelahiran ! minggu. "onjolan pertama

disebut pharyngeal pouch, yaitu antara arcus brachialis # dan $. "onjolan kedua pada

 foramen ceacum, yang berada ventral di bawah cabang arings %.

&. 'ada minggu ke, tonjolan dari oramen caecum akan menuju pharyngeal pouchmelalui saluran yang disebut ductus thyroglossus.

*. Kelenjar tiroid akan mencapai kematangan pada akhir bulan ke+, dan ductus

thyroglossus akan menghilang. 'osisi akhir kelenjar tiroid terletak di depan vertebra

cervicalis 5, 6 , dan 7 .

. -amun pada kelainan klinis, sisa kelenjar tiroid ini juga masih sering ditemukan di

 pangkal lidah (ductus thyroglossuslingua thyroid) dan pada bagian leher yang lain.

Vaskularisasi :

  Arteria arteri thyroidea superior

1

Page 2: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 2/23

arteri thyroidea inferior cabang dari subclavia

arteri thyroidea ima cabang dari arcus aorta a. &rachio cephalica

1. Arteri thyroidea superior *abang dari arteri carotis e/terna dan memberi darah sebagian besar ( #0$12) .

sebelum mencapai kelenjar thyroid arteri ini bercabang dua menjadi ramus anterior 

dan ramus posterior yang akan beranastomose dengan cabang arteri thyroidea inerior.

2. Arteri thyroidea inferior 

3anjutan dari trunkus tyrocervicalis yang berasal dari arteri subclavia , dan

memberikan darah paling banyak yait 4 5 6 2 . "epat dikutub caudal tyroid, arteri

akan bercabang dua yaitu ramus anterior dan posterior yang beranastomose dengan

cabang arteri tyroidea superior.

3. Arteri tyroidea ima

&erjalan kearah isthmus thyroid , merupakan cabang dari arcus aorta atau arteri

 brachiosealika dan memberi darah # 5 $ 2. Arteri %ma tidak selalu ada pada kelenjar 

thyroid.

 

Vena

Kelenjar tiroid mempunyai + pasang vena utama:

#. 7. thyroidea superior (bermuara di 7. jugularis interna).

$. 7. thyroidea medialis (bermuara di 7. jugularis interna).

+. 7. thyroidea inerior (bermuara di 7. anonyma kiri).

2

Page 3: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 3/23

ersarafan

#. Ganglion simpatis (dari truncus sympaticus) cervicalis media dan inerior 

$.  Parasimpatis, yaitu -. laryngea superior dan -. laryngea recurrens (cabang -.vagus)

 N. laryngea superior  dan inferior  sering cedera waktu operasi, akibatnya pita suara

terganggu ( stridor serak).

Aliran Limfe

Aliran lime terdiri dari $ jalinan:

#. 8alinan kelenjar getah bening intraglandularis

$. 8alinan kelenjar getah bening e/traglandularis

Kedua jalinan ini akan mengeluarkan isinya ke limfonoduli pretracheal  lalu menuju

ke kelenjar lime yang dalam sekitar 7. jugularis. ari sekitar 7. jugularis ini diteruskan

ke limfonoduli mediastinum superior .

1.! Anatomi Mikroskopis

iawal kehidupan embrio,tiroid berkembang dari bagian sealik endoderm saluran cerna.

9ungsinya adalah membuat hormon tiroksin ("!) dan triiodotironin ("+), yang merangsang

laju metabolisme tubuh.

Kelenjar tiroid yangterletak di daerah servikal, anterior terhadap laring, terdiri atas

dualobus yang dihubungkan oleh suatu isthmus. 8aringan tiroid terdiri atas ribuan olikel

yang mengandung bulatan berepitel selapis dengan lumen berisikan suatu subtansi gelatinosa

yang disebut koloid. 'ada sediaan selsel olikel berbentuk gepeng sampai silindris dan

olikel mempunyai diameter yang bervariasi. Kelenjar dibungkus oleh simpai jaringan ikat

longgar yang menjulurkan septa kedalam parenkim. Septa ini berangsurangsur menipis dan

mencapai semua olikel, yang saling terpisah oleh jaringan ikat halus takteratur yang

terutama terdiri dari serat retikulin. "iroid merupan organ yang sangat vaskular, dengan

 jalinan kapiler darah dan lime di sekeliling olikel. Sel endotel kapilerkapiler ini bertingkap

seperti pada kelenjar endokrin lain. Konigurasi tersebut memudahkan transor molekul

antara selsel kelenjar dan kapiler darah.

'engatur utama status anatomi dan ungsional kelenjar tiroid adalah hormon

 perangsang tiroid (tirotropin), yang dihasilkan hipoisis anterior.

"ampilan morologi olikel tiroid berariasi berdasarkan bagian kelenjar dan aktiitas

ungsionalnya. 'ada kelenjar yang sama, 9olikel yang lebih besar penuh dengan koloid dan

mempunyai epitel kuboid atau gepeng, dan dijumpai bersebelahan dengan olikel yang

dilapisi epitel silindris. eskipun ada variasi ini, kelenjar dikatakan hipoakti bila komposisi

ratarata olikel ini berupa epitel gepeng. "irotropin merangsang sisntesis hormon tiroid

sehingga epitel olikel tersebut meninggi. Keadaan ini diikuti pengurangan jumlahkoloid dan

ukuran olikel. embran basal selsel olikel memiliki banyak reseptor tirotropin.

3

Page 4: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 4/23

;pitel tiroid terdapat di atas lamina basal. ;pitel olikel mempunyai semua ciri sel

yang secara serentak menyitesis, menyekresi, mengabsorpsi, dan mencerna protein. &agian

 basal selsel ini kaya akan retikulum endoplasma kasar. %ntinya biasanya bulat dan terletak 

dipusat sel. Kutub apikal memiliki kompleks golgi yang jelas dan granula sekresi kecil

dengan ciri morologi koloid olikel. idaerah ini terdapat banyak lisosom yang berdiameter 1,01,4 <m, dan beberapa agosom besar. embran sel kutub apikal memiliki cukup banyak 

mikrovili. itokondria dan sisterna retikulum endoplasma kasar tersebar diseluruh

sitoplasma.

8enis sel lain, yaitu sel paraolikel atau sel *, terdapat sebagai bagian dari epitel

olikel atau sebagai kelompok tersendiri diantara olikelolikel tiroid. Sel paraolikel agak 

lebih besar dan terpulas kurang kuat (lebih pucat) dibandingkan dengan sel olikel tiroid. Sel

 paraolikel mengandung sedikit retikulum endoplasma kasar, mitikondria panjang dan

kompleks golgi yang besar. *iri yang paling mencolok dari sel ini adalah banyaknya granula

kecil berisi hormon. Selsel ini berungsi membuat dan menyekresikan kalsitonin, yakni suatuhormon yang pengaruh utamanya adalah penurunan kadar kalsium darah dengan cara

menghambat reasorpsi tulang. Sekresi kalsitonin dapat di pacu oleh peningkatan kadar 

kalsium darah. 

Gambar. Kelenjar Tiroid

4

Page 5: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 5/23

LI.! Memahami dan Menjelaskan "isiolo#i dan $iokimia Kelenjar Tiroid dan %ormon

Tiroid

Meta&olisme Iodium

%odium adalah bahan mentah yang penting untuk sintesis hormone tiroid. %odiumyang terdapat dalam makanan diubah menjadi iodide dan diabsorpsi. Asupan iodium harian

minuman untuk mempertahankan ungsi tiroid normal adalah #01<g pada orang dewasa.

Kadar % plasma normal adalah sekitar 1,+<gd3, dan % disebarkan dalam suatu =ruang> sekitar 

$03 (+02 berat badan). ?rgan utama yang mengambil % adalah tiroid, yang menggunakannya

untuk membuat hormone tiroid. an ginjal yang mengekskresikannya ke dalam urin. Sekitar 

#$1<gh masuk ke dalam tiroid pada tingkat sintesis dan sekresi hormone tiroid yang normal.

"iroid menyekresi 61<gh %odium dalam bentuk "+ dan "!. !1<gh berdiusi dalam *;S. "+

dan "! yang disekresikan dimetabolisme dalam hati dan jaringan lain, yang akan melepaskan

41<g % per hari ke dalam *;S. &eberapa turunan hormone tiroid diekskresikan melalu

empedu, dan sebagian iodium di dalamnya diserap ulang (sirkulasi enterohepatik), tetapi

 berat bersih kehilangan % dalam tinja sekitar $1<gh. jadi jumlah total % yang masuk ke dalam

*;S adalah 011@!1@41, atau 411<gh $12 dari % ini masuk ke dalam kelenjar tiroid,

sementara 612 dieksresikan melalui urin.

(Banong, $110)

Sintesis %ormon Tiroid

Kelenjar tyroid menghasilkan hormon tyroid utama yaitu "iroksin ("!). &entuk akti 

hormon ini adalah "riodotironin ("+), yang sebagian besar berasal dari konversi hormon "!

di perier, dan sebagian kecil langsung dibentuk oleh kelenjar tyroid. %odida inorganik yang

diserap dari saluran cerna merupakan bahan baku hormon tyroid. %odida inorganik mengalami

oksidasi menjadi bentuk organik dan selanjutnya menjadi bagian dari tyrosin yang terdapat

dalam tyroglobulin sebagai monoiodotirosin (%") atau diiodotyrosin (%"). Senyawa %"

yang terbentuk dari %" menghasilkan "+ atau "! yang disimpan di dalam koloid kelenjar 

tyroid. %odida inorganik mengalami oksidasi menjadi organik murah, selanjutnya menjadi

 bagian dari tyrosin yang terdapat dalam tyroglobulin sebagai monoiodotirosin (%") atau

5

Page 6: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 6/23

diiodotyrosin (it). Senyawa %" yang terbentuk %" menghasilkan "+ ari "! atau

disimpan di dalam kelenjar tyroid.

Sebagian besar "! dilepaskan ke sirkulasi, sedangkan sisanya tetap didalam kelenjar 

yang kemudian mengalami diiodinasi untuk selanjutnya menjalani daur ulang. alam

sirkulasi, hormon tyroid terikat pada globulin, globulin pengikat tyroid (thyroidbinding

globulin, "&B) atau prealbumin pengikat tiroksin ("hyro/inebinding prealbumine, "'&A)

(e 8ong C Syamsuhidayat, #DD6)

Sekresi %ormon Tiroid

Kelenjar tiroid manusia menyekresi sekitar 61<g (#1+ mmol) "!, !<g ( mmol) "+,

dan $<g (+,0 mmol) E"+ perhari. -amun, %" dan %" tidak diekskresikan. Selsel tiroid

mengabsorpsi koloid melalui proses endositosis. *ekungan ditepi koloid menyebabkan

timbulnya lacuna reabsorpsi yang tampak pada kelenjar yang akti. i dalam sel, globulus

koloid menyatu dengan lisosom. %katan peptide antara residu beriodium dan tiroglobulin

terputus oleh protease dalam lisosom, dan "!, "+, %" dan %" dibebaskan ke dalam

sitolasma. "irosin beriodium mengalami deiodinasi oleh enFim mikrosom iodotirosin

deiodinase. ;nFim ini tidak menyerang tironin beriodium, dan "! serta "+ masuk ke dalam

sirkulasi. %odium yang dibebaskan oleh deiodinasi %" dan %" digunakan kembali oleh

kelenjar dan secara normal menyediakan iodium sebanyak dua kali lipat, untuk sintesis

hormone dibandingkan dengan dihasilkan oleh pompa iodium. 'ada pasien yang tidak memil

iodotiroksin deiodinase secara keongenitalm %" dan %" dapat dijumpai dalam urin dan

terdapat gejala deisiensi iodium.

M eta&olisme %ormon Tiroid

"; dan "! mengalami deiodinasi di hati, ginjal dan banyak jaringan lain. 'ada orang

dewasa normal, sepertiga "! dalam darah secara normal diubah menjadi "+, dan !02 diubah

menjadi E"+. Ganya sekitar #+2 "+ dalam darah disekresi oleh kelenjar tiroid dan 62

dibentuk melalui deiodinasi "! demikian juga hanya 02 E"+ dalam darah disekresi oleh

6

Page 7: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 7/23

kelenjar tiroid dan D02 dibentuk dari deiodinasi "!. 'erlu diketahui, terdapat perbedaan

mencolok dalam rasio "+ terhadap "! di berbagai jaringan. ua jaringan yang memiliki rasio

"+"! yang sangat tinggi adalah hipoisis dan korteks serebri.

"erdapai tiga deiodinase berbeda yang bekerja pada hormon tiroid: #, $, +.

Ketiganya bersiat unik karena mengandung asam amino selenosustein yang jarang

ditemukan, yang sulur dalam sisteinnya diganti oleh selenium dan selenium esensial untuk 

aktivitas enFimatik. # terdapat dalam konsentrasi tinggi di hati, ginjal, tiroid dan hipoisis.

# berperan terutama dalam memantau pembentukan "+ dan "! di perier. $ terdapat di

otak, hipoisis, dan lemak coklat. ;nFim ini juga berperan dalam pembentukan "+. i otak,

$ terletak di astroglia dan menghasilkan "+ untuk dipasok ke neuron. + juga terdapat di

otak dan jaringan organ reproduksi. ;nFim ini hanya bekerja pada posisi + di "+ dan "! dan

mungkin merupakan sumber utama E"+ di darah dan jaringan. Secara keseluruhan,

deiodinase tampaknya berperan mempertahankan perbedaan dalam rasio "+"! di berbagai

 jaringan tubuh.

Sebagian dari "! dan "+ hati mengalami perubahan lebih lanjut menjadi deidotirosin

oleh deiodinase. "! dan "+ juga mengalami konjugasi di hati untuk membentuk sulat serta

glukoronida. Konjugatkonjugat ini masuk ke dalam empedu lalu ke usus. Konjugat tiroid

mengalami hidrolisis, dan sebagian diserap ulang (sirkulasi enterohepatik), tetapi sebagian

diekskresikan melalui tinja. Sebagian "+ dan "! berpindah langsung dari sirkulasi ke lumen

usus. %odida yang hilang melalui jalur ini berjumlah sekitar !2 dari jumlah iodida total yang

hilang perharinya. (Banong, $110)

en#aturan "aal Tiroid

Ada ! macam kontrol terhadap aal kelenjar tiroid:

#. "EG ("hyrotrophin releasing hormone)

"ripeptida yang disentesis oleh hpothalamus. erangsang hipoisis mensekresi "SG

(thyroid stimulating hormone) yang selanjutnya kelenjar tiroid teransang menjadi

hiperplasi dan hiperungsi.

$. "SG (thyroid stimulating hormone) "SG (tiroid stimulating hormone)

Blikoprotein yang terbentuk oleh dua sub unit (ala dan beta). alam sirkulasi akan

meningkatkan reseptor di permukaan sel tiroid ("SGreseptor"SGE) dan terjadieek hormonal yaitu produksi hormon meningkat.

+. Hmpan &alik sekresi hormon (negative eedback).

Kedua hormon ("+ dan "!) ini menpunyai umpan balik di tingkat hipoisis.

Khususnya hormon bebas. "+ disamping bereek pada hipoisis juga pada tingkat

hipotalamus. Sedangkan "! akan mengurangi kepekaan hipiisis terhadap rangsangan

"SG.

!. 'engaturan di tingkat kelenjar tiroid sendiri.

'roduksi hormon juga diatur oleh kadar iodium intra tiroid

(jokomoeljanto, $11#)

7

Page 8: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 8/23

 Efek hormon tiroid terhadap hormon lain

Selsel sasaran untuk hormon tiroid adalah hampir semua sel di dalam tubuh. ;ek primer 

hormon tiroid adalah:

a) erangsang laju metabolik selsel sasaran dengan meningkatkan metabolisme

 protein, lemak, dan karbohidrat.

 b) erangsang kecepatan pompa natriumkalium di sel sasaran

Kedua ungsi bertujuan untuk meningkatkan penggunaan energi oleh sel, terjadi

 peningkatan laju metabolisme basal, pembakaran kalori, dan peningkatan produksi

 panas oleh setiap sel.

c) eningkatkan responsivitas selsel sasaran terhadap katekolamin sehingga

meningkatkan rekuensi jantung.

d) meningkatkan responsivitas emosi.e) eningkatkan kecepatan depolarisasi otot rangka, yang meningkatkan kecepatan

kontraksi otot rangka.

) Gormon tiroid penting untuk pertumbuhan dan perkembangan normal semua sel

tubuh dan dibutuhkan untuk ungsi hormon pertumbuhan.

'fek hormon tiroid dalam meningkatkan sintesis protein adalah :

(#) eningkatkan jumlah dan aktivitas mitokondria

($) eningkatkan kecepatan pembentukan A"'.

'fek tiroid dalam transpor aktif :meningkatkan aktiitas enFim -aKA"'ase yang akan menaikkan kecepatan transpor akti 

dan tiroid dapat mempermudah ion kalium masuk membran sel.

'fek pada metabolisme karbohidrat  :

menaikkan aktivitas seluruh enFim,

'fek pada metabolisme lemak :

mempercepat proses oksidasi dari asam lemak.'ada plasma dan lemak hati hormon tiroid

menurunkan kolesterol, osolipid, dan trigliserid dan menaikkan asam lemak bebas.

'fek tiroid pada metabolisme vitamin:

menaikkan kebutuhan tubuh akan vitamin karena vitamin bekerja sebagai koenFim dari

metabolisme (Buyton #DD). ?leh karena metabolisme sebagian besar sel meningkat akibat

8

Page 9: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 9/23

eek dari tiroid, maka laju metabolisme basal akan meningkat. an peningkatan laju basal

setinggi 41 sampai #11 persen diatas normal.

'fek Pada berat badan.

&ila hormone tiroid meningkat, maka hampir selalu menurunkan berat badan, dan bila

 produksinya sangat berkurang, maka hampir selalu menaikkan berat badan. ;ek ini terjadikarena hormone tiroid meningkatkan nau makan.

'fek terhadap Cardiovascular .

Aliran darah, *urah jantung, 9rekuensi denyut jantung, dan 7olume darah meningkat karena

meningkatnya metabolisme dalam jaringan mempercepat pemakaian oksigen dan

memperbanyak produk akhir yang dilepas dari jaringan. ;ek ini menyebabkan vasodilatasi

 pada sebagian besar jaringan tubuh, sehingga meningkatkan aliran darah.

'fek pada Respirasi .

eningkatnya kecepatan metabolism akan meningkatkan pemakaian oksigen dan

 pembentukan karbondioksida.

'fek pada saluran cerna.

eningkatkan nasu makan dan asupan makanan. "iroid dapat meningkatkan kecepatan

sekresi getah pencernaan dan pergerakan saluran cerna.

 Efek isiologi !ormon "iroid 

(arin#an

Sasaran

'"'K M'KA)ISM'

(antun# 9k Kronotopik 

%notropik 

eningkatkan jumlah ainitas reseptor adregenik beta

emperkuat respons thd katekolamin darah

eningkatkanproporsi rantai berat myosin ala

(arin#an lemak  Katabolic erangsang lipolysis

*tot Katabolic eningkatkan penguraian protein

Tulan# 'erkembangan endorong pertumbuhan normal dan perkembangan tulang

System saraf  'erkembangan endorong perkembangan otak normal

Saluran cerna etabolic eningkatkan laju penyerapan karbohidrat

Lipoprotein etabolic erangsang pembentukan resptor 33

Lain+lain kalorigenik erangsang konsumsi oksigen oleh jaringan yang akti scr 

metabolic (kecuali testis, uterus, kel. 3eme, limpa, hipoisis

anterior)

eningkatkan kecepatan metabolisme.

9

Page 10: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 10/23

 (Banong, $110)

9ungsi 9isiologis Gormon "iroid

#.  Meningkatkan transkripsi gen ketika hormon tiroid (kebanyakan "+) berikatan dengan

reseptornya di inti sel.

$.  Meningkatkan umlah dan aktivitas mitokondria  sehingga pembentukkan A"'

(adenosin triosat) meningkat.

+.  Meningkatkan transfor aktif ion melalui membran sel.

!.  Meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan otak , terutama pada masa janin.

'fek Meta&olisme %ormon Tiroid

#. Kalorigenik

$. "ermoregulasi

+. etabolisme protein. alam dosis isiologis kerjanya bersiat anabolik, tetapi dalam

dosis besar bersiat katabolik

!. etabolisme karbohidrat. &ersiat diabetogenik, karena resorbsi intestinal meningkat,

cadangan glikogen hati menipis, demikian pula glikogen otot menipis pada dosis

armakologis tinggi dan degenarasi insulin meningkat.

0. etabolisme lipid. "! mempercepat sintesis kolesterol, tetapi proses degradasi

kolesterol dan ekspresinya lewat empedu ternyata jauh lebih cepat, sehingga pada

hiperungsi tiroid kadar kolesterol rendah. Sebaliknya pada hipotiroidisme kolesteroltotal, kolesterol ester dan osolipid meningkat.

4. 7itamin A. Konversi provitamin A menjadi vitamin A di hati memerlukan hormon

tiroid. Sehingga pada hipotiroidisme dapat dijumpai karotenemia.

. 3ainlain : gangguan metabolisme kreatin osat menyebabkan miopati, tonus traktus

gastrointestinal meninggi, hiperperistaltik sehingga terjadi diare, gangguan aal hati,

anemia deesiensi besi dan hipotiroidisme.

(jokomoeljanto, $11#)

10

Page 11: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 11/23

LI. , Memahami dan Menjelaskan )odul Tiroid

,.1 -efinisi

%stilah nodul thyroid sering digunakan pula istilah adenoma thyroid. %stilah adenoma

mempunyai arti yang lebih spesiik yaitu suatu pertumbuhan jinak jaringan baru dari struktur 

kelenjar, sedangkan istilah nodul tidak spesiik karena dapat berupa kista, karsinoma, lobul

dari jaringan normal, atau lesi okal lain yang berbeda dari jaringan normal.

,.! 'tiolo#i

&eberapa etiologi nodul tiroid yang sering adalah koloid, kista, tiroiditis limositik,

neoplasma jinak (Gurtle dan 9olikulare), dan neoplasma ganas (papilare dan olikulare).

'enyebab yang jarang adalah tiroiditis granulomatosa, ineksi (abses, tuberkulosis), dan

neoplasma ganas (medulare, anaplastik, metastasis, dan limoma).

,., Klasifikasi

#. &erdasarkan jumlah nodul .

&ila jumlah nodul hanya satu disebut struma nodosa soliter (uninodosa) dan bila

lebih dari satu disebut struma multinodosa.

$. &erdasarkan kemampuan menangkap iodium akti, dikenal + bentuk nodul tiroid

yaitu : nodul dingin, nodul hangat dan nodul panas.

+. &erdasarkankonsistensinya:

 -odul lunak, kistik, keras dan sangat keras.

,. ato#enesis

11

Page 12: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 12/23

3ingkungan, genetik dan proses autoimun dianggap merupakan aktoraktor penting dalam

 patogenesis nodul thyroid. -amun masih belum dimengerti sepenuhnya proses perubahan

atau pertumbuhan selsel 9olikel "hyroid menjadi -odul tiroid. Konsep yang selama ini

dianut bahwa ( hormone perangsang thyroid ) "SG secara sinergistik bekerja dengan insulin

danatau insulin 5 like growth actor # dan memengang peranan penting dalam pengaturan pertumbuhan selsel thyroid perlu ditinjau kembali. &erbagai temuan akhirakhir ini

menunjukkan "SG mungkin hanya merupakan salah satu dari mata rantai di dalam suatu

 jejaring sinyalsinyal yang kompleks yang memodulasi dan mengontrol stimulasi

 pertumbuhan dan ungsi sel thyroid. 'enelitian yang mendalam berikut implikasi klinik dari

 jejaring sinyal tersebut sangat diperlukan untuk memahami patogenesis nodul thyroid.

Adenoma thyroid merupakan pertumbuhan baru monoklonal yang terbentuk sebagai respon

terhadap suatu rangsangan. 9aktor herediter tampaknya tidak memengang peranan penting.

 -odul thyroid ditemukan empat kali lebih sering pada wanita di bandingkan pria, walaupun

tidak ada bukti kuat keterkaitan antara estrogen dengan pertumbuhan sel. Adenomia thyroidtumbuh perlahan dan menetap selama bertahuntahun hal ini mungkin terkait dengan

kenyataan bahwa sel tiroid dewasa biasanya membelah setiap delapan tahun. Kehamilan

cenderung menyebabkan nodul bertambah besar dan menimbulkan pertumbuhan nodul baru.

Kadangkadang dapat terjadi perdarahan kedalam nodul menyebabkan pembesaran mendadak 

serta keluhan nyeri. 'ada waktu terjadi perdarahan kedalam adenoma, bisa timbul

tirotoksikosis selintas dengan peningkatan "! dan penurunan penangkapan iodium

(radiodiodine uptake). Eegresi spontan adenoma dapat terjadi.

Sekitar #12 adonema olikuler merupakan nodul yang hiperungsi tampak sebagai nodul panas ( hot nodule) pada sidik thyroid yang menekan ungsi jaringan thyroid normal di

sekitarnya dan disebut sebagai nodul thyroid autonom ( autonomously unctioning nodule I

A9"-). -odul tersebut dapat menetap selama bertahuntahun, beberapa diantaranya

menyebabkan hiperthyroidisme subklinik (kadar "! masih dalam batas normal tetapi kadar 

"SG tersupresi) atau berubah menjadi nodul autonom toksik terutama bila diameternya lebih

dari + cm. Sebagian lagi akan mengalami nekrosis spontan. Sekitar $2 dari seluruh kasus

tirotoksikosis disebabkan oleh nodul thyroid autonom toksik.

,./ Manifestasi

Bejala utama :

#. 'embengkakan, mulai dari ukuran sebuah nodul kecil untuk sebuah benjolan besar, di

 bagian depan leher tepat di bawah !dam"s apple.

$. 'erasaan sesak di daerah tenggorokan.

+. Kesulitan bernapas (sesak napas), batuk, mengi (karena kompresi batang

tenggorokan).

!. Kesulitan menelan (karena kompresi dari esoagus).

12

Page 13: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 13/23

0. Suara serak.

4. istensi vena leher.

. 'using ketika lengan dibangkitkan di atas kepala

6. Kelainan isik (asimetris leher)

apat juga terdapat gejala lain, diantaranya :

#. "ingkat peningkatan denyut nadi

$. etak jantung cepat

+. iare, mual, muntah

!. &erkeringat tanpa latihan

0. Boncangan

4. Agitasi

,.0 -ia#nosis

Anamnesis

Anamnesis sangatlah penting untuk mengetahui patogenesismacam kelainan dari struma

nodosa non toksik tersebut. 'erlu ditanyakan :

a. Hmur, se/, asal.

'enting sekali menanyakan asal penderita, apakah penderita tinggal di daerah

 pegunungan atau dataran rendah, bertujuan apakah berasal dari daerah endemik 

struma.

 b. 'embengkakan : mulainya kapan (jangka waktu) dan kecepatan tumbuh.

c. Keluhan penekanan : adakah dysphagia, dyspnea dan suara serak.

d. Keluhan toksik seperti : tremor, banyak keringat, && turun, nasu makan, palpitasi,nervousgelisah tidak tenang.

e. Apakah ada keluarganya yang menderita penyakit yang sama dan meninggal.

'ada anamnesis awal, kita harus menentukan apakah nodul tiroid pada pasien toksik atau

nontoksik. Keluhankeluhan yang menandakan nodul toksik, antara lain jantung berdebar,

keringat banyak, cepat lelah, berat badan turun, sering buang air besar, sulit tidur, dan rambut

rontok. 'asien dengan nodul nontoksik, baik jinak maupun ganas, tidak memiliki keluhan

metabolisme, kecuali datang dengan masalah kosmetik atau ketakutan terhadap keganasan.

Sebagian besar keganasan tiroid tidak memberikan gejala yang berat kecuali jenis anaplastik 

yang cepat membesar dalam hitungan minggu. Sebagian kecil pasien khususnya dengan

nodul yang besar mengeluhkan penekanan pada esoagus dan trakea. &iasanya nodul tiroid

13

Page 14: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 14/23

tidak nyeri kecuali adanya perdarahan dalam nodul atau kelainan tiroiditis akutsubakut.

Keluhan lain pada keganasan adalah suara serak.

Ada beberapa aktor yang menentukan apakah sebuah nodul tiroid ganas atau tidak.

Hsia pasien saat pertama kali nodul ditemukan, riwayat radiasi sinar pengion, jenis kelamin

merupakan aktoraktor penentu keganasan. 8enis kelamin lakilaki, meskipun prevalensi

lebih rendah, tetapi kecenderungan menjadi ganas lebih tinggi daripada wanita. Eespon

terhadap pengobatan dengan hormon tiroid juga dapat digunakan sebagai petunjuk dalam

evaluasi nodul tiroid.

emeriksaan fisis

'emeriksaan diarahkan pada kemungkinan adanya keganasan. 'ertumbuhan nodul yang cepat

merupakan salah satu tanda keganasan, terutama jenis yang tidak berdierensiasi. "anda yang

lain adalah konsistensi nodul keras dan melekat di jaringan sekitarnya, serta terdapat

 pembesaran kelenjar getah bening di daerah leher. 'ada tiroiditis, perabaan nodul nyeri dan berluktuasi akibat adanya abses atau pus. Sementara jenis nodul tiroid lain biasanya tidak 

memberikan kelainan isik kecuali benjolan leher.

Hntuk memudahkan pendekatan diagnostik, berikut ini adalah kumpulan riwayat kesehatan

dan pemeriksaan isis yang mengarah pada nodul tiroid jinak, tanpa menghilangkan

kemungkinan keganasan.

#. riwayat keluarga dengan tiroiditis Gashimoto atau penyakit tiroid autoimun

$. riwayat keluarga dengan nodul tiroid jinak atau goiter 

+. gejala hipotiroidisme dan hipertiroidisme

!. nyeri dan kencang pada nodul

0. lunak, rata, tidak teriksir 

4. struma multinodular tanpa nodul yang dominan dan konsistensi sama

&erikut adalah kumpulan riwayat kesehatan dan pemeriksaan isis yang meningkatkan

kecurigaan keganasan tiroid.

#. usia kurang dari $1 tahun atau lebih dari 1 tahun

$. nodul pada lakilaki memiliki kemungkinan dua kali lebih tinggi menjadi ganas

daripada wanita

+. keluhan disagia dan suara serak 

!. riwayat radiasi sinar pengion pada saat kanakkanak 

0. padat, keras, tidak rata, teriksir 

14

Page 15: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 15/23

4. limadenopati servikal

. riwayat keganasan tiroid sebelumnya

 #nspeksi

'osisi penderita duduk dengan leher terbuka, sedikit hiperekstensi.

- 'embengkakan :

J bentuk : dius atau lokal

• ukuran : besar dan kecil

•  permukaan halus atau modular 

• keadaan : kulit dan tepi

• gerakan : pada waktu menelan.

Adanya pembesaran tiroid dapat dipastikan dengan menelan ludah dimana kelenjar tiroid

akan mengikuti gerakan naik turunnya trakea untuk menutup glotis. Karena tiroiddihubungkan oleh ligamentum cartilago dengan thyroid yaitu ligamentum &erry.

 Palpasi

- iperiksa dari belakang dengan kepala dile/ikan diraba perluasan dan tepinya.

- itentukan lokalisasi benjolan terhadap trakea (mengenai lobus kiri, kanan atau

keduanya).

- itentukan ukuran (diameter terbesar dari benjolan).

- Konsistensi (lunak, kistik, keras atau sangat keras).

- obilitas.

- %niltrasi terhadap kulitjaringan sekitar.

- 'embesaran kelenjar getah bening disekitar tiroid : ada atau tidak.

-  -yeri pada penekanan atau tidak.

 Perkusi

- 8arang dilakukan

- Ganya untuk mengetahui apakah pembesaran sudah sampai ke retrosternal.

 Auskultasi

8arang dilakukan

- ilakukan hanya jika ada pulsasi pada pembengkakan.

emeriksaan enunjan#

La&oratorium

3angkah pertama adalah menentukan status ungsi tiroid pasien dengan memeriksa kadar 

"SG (sensiti) dan "! bebas (9ree "! atau 9"!). 'ada keganasan tiroid, umumnya ungsi

15

Page 16: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 16/23

tiroid normal. -amun, perlu diingat bahwa abnormalitas ungsi tiroid tidak menghilangkan

kemungkinan keganasan meskipun memang kecil.

'emeriksaan kadar antibodi antitiroid peroksidase dan antibodi antitiroglobulin penting untuk 

diagnosis tiroiditis kronik Gashimoto, terutama bila disertai peningkatan kadar "SG. Sering

 pada Gashimoto juga timbul nodul baik unibilateral sehingga pada tiroiditis kronik 

Gashimoto pun masih mungkin terdapat keganasan.

'emeriksaan kadar tiroglobulin serum untuk keganasan tiroid cukup sensiti tetapi tidak 

spesiik karena peningkatan kadar tiroglobulin juga ditemukan pada tiroiditis, penyakit

Braves, dan adenoma tiroid. 'emeriksaan kadar tiroglobulin sangat baik untuk monitor 

kekambuhan karsinoma tiroid pasca terapi. 'ada pasien dengan riwayat keluarga karsinoma

tiroid medulare, tes genetik, dan pemeriksaan kadar kalsitonin perlu dikerjakan. &ila tidak 

ada kecurigaan ke arah karsinoma tiroid medulare atau neoplasia endokrin multipel %%,

 pemeriksaan kalsitonin tidak dianjurkan sebagai pemeriksaan rutin.

encitraan

'encitraan pada nodul tiroid tidak dapat menentukan jinak atau ganas, tetapi dapat membantu

mengarahkan dugaan nodul tiroid tersebut cenderung jinak atau ganas. odalitas yang sering

dgunakan adalah sidik tiroid (scanning) dan HSB. Sidik tiroid dapat dilakukan dengan

menggunakan dua macam isotop yaitu iodium radioakti (%#$+) dan teknetium perteknetat

("cDDm). HSB pada evaluasi awal nodul tiroid dilakukan untuk menentukan ukuran dan

 jumlah nodul, meskipun sebenarnya HSB tidak dapat membedakan nodul jinak maupun

ganas.

odalitas pencitraan yang lain seperti *omputed "omographic Scanning (*" Scan) dan

agnetic Eesonance %maging (E%) tidak dianjurkan pada evaluasi awal nodul tiroid karena

di samping tidak memberikan keterangan berarti untuk diagnosis, juga sangat mahal. *"Scan

dan E% baru diperlukan bila ingin mengetahui adanya perluasan struma substernal atau

terdapat penekanan trakea.

a. $iopsi Aspirasi (arum %alus

Sebagian besar ahli endokrin sepakat menggunakan biopsy aspirasi jarum halus

sebagai langkah diagnostik awal daalm pengelolaan nodul thyroid, dengan catatan harus

dilakukan oleh operator dan di nilai oleh ahli sitologi yang berpengalaman. itangan ahli,

ketetapan diagnosis &A8AG berkisar antara 1612, dengan hasil negati palsu keganasan

antara #42 sekitar #12 hasil sitologi positi ganas dan sepertiganya (+42) positi palsu,

yang sering kali disebabkan tiroiditis Gashimoto. Sebagian besar (612) nodul demikian

memberikan gambaran nodul dingin pada sidik thyroid. Ketepatan diagnonostik &A8AG akan

meningkat bila sebelum biopsy dilakukan penyidikkan isotopic atau ultrasonograi. Sidik 

thyroid diperlukan untuk menyingkirkan nodul thyroid otonom dan nodul ungsional

16

Page 17: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 17/23

hiperplastik, sedangkan ultrasonograi selain untuk membedakan nodul kistik dari padat dan

menetukan ukuran nodul, juga berguna untuk menuntun biopsy.

"eknik &A8AG aman, murah, dan dapat dipercaya, serta dapat dilakukan pada pasien

rawat jalan dengan resikoyang kecil. engan &A8AG, tindakan bedah dapat di kurangi

sampai 012 kasus nodul thyroid, dan pada waktu bersamaan meningkakan ketepatan kasus

kegansan pada tiroidektomi.

&. ltrasono#rafi

Hltrasonograi memberikan inormasi tentang morologi kelenjar thyroid dan

merupakan modalitas yang andal dalam menentukan ukuran dan volume kelenjar thyroid

serta dapat membedakan apakah nodul tersebut bersist kistik, pada, atau campuran kistik

 padat. ultrasonograi juga digunakan sebagai penuntun biopsy. Sekitar $1!12 nodul yang

secara klinis soliter, ternyata multiple pada gambaran ultrasonogram. Bambaranultrasonogram dengan karakteristik dan resiko kemungkinan ganas adalah apabila ditemukan

nodul yang hipoechogenik, milerokalsiikasi, batas ireguler. 'eningkatan aliran vascular pada

nodul (melalui pemeriksaan dengan teknik oppler), serta bila ditemukan invasi atau

limadenopati regional.

c. Sidik thyroid

Sidik thyroid (sintigrai thyroid, thyroid scan) merupakan pencitraan isotopic yang akan

memberikan gambaran morologi ungsional, yang berarti hasil pencitraan merupakan

releksi dari ungsi jaringan thyroid. Eadioarmaka yang digunakan adalah ##+#, "cDDm

 pertechnetate, "cDDm %&%, "#$1# atau 9#6 9B, ##+#memiliki perilaku sama dengan

iodium stabil yaitu ikut dalam proses trapping dan organiikasi untuk membentuk hormone

thyroid. Sedangkan "cDDm hanya ikut dalam proses trapping. 'encitraan dengan "cDDm

%&%, "#$1# atau 9#6 9B digunakan untuk mendeteksi sisa jaringan residi karsinoma

thyroid pasca tiroidekromi atau radiotiroablasi. -odul thyroid autonom (autonomously

uctioning thyroid nodul I A9"-) adalah nodul thyroid ungsional yang tampak sebagai

nodul panas dan menekan nodul jaringan thyroid normal sekitarnya.

d. 2T scan atau M3I

Seperti halnya ultrasonograi, *" scan atau E% merupakan pencitraan anatomi

dan tidak digunakan secara rutin untuk evaluasi nodul thyroid. 'enggunaannya lebih

diutamakan untuk mengetahui posisi anatomi dan nodul atau jaringan thyroid terhadap organ

sekitarnya seperti diagnosis struma substernal dan kompresi trathea karena nodul

e. Studi in+4itro

'enentuan kadar hornon thyroid dan "sGs diperlukan untuk mengetahui ungsi thyroid.

 -odul yang ungsional (nodul autonom) dengan kadar "sGs tersupresi dan hormone thyroid

17

Page 18: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 18/23

normal dapat menyingkirkan kegansan. Kadar kalsitoni perlu diperiksa bila ada riwayat

keluarga dengan thyroid medulase atau multiple endocrine neopasia tipe $.

-ia#nosis $andin#

iagnosis bandingnya adalah goiter jinak, intrathyroideal cysts, tiroiditis, atau tumor jinak 

dan ganas

,.5 enatalaksanaan

a6 Terapi supresi den#an I+tiroksin

"erapi supresi dengan hormone thyroid (levotiroksin) merupakan pilihan yang paling

sering dan mudah dilakukan.terapi supresi dapat menghambat pertumbuhan nodul serta

mungkin bermamaat pada nodul yang kecil. "etapi tidak semua ahli setuju melakukan terapi

supresi secara rutin, karena hanya sekitar $12 nodul yang reponsi. &ila kadar "SG sudah

dalam keadaan tersupresi, terapi supresi dengan %tiroksin tidak diberikan. "erapi supresi

dilakukan dengan memberikan %tiroksin dalam dosis supresi dengan sasaran kadar "SG

sekitar 1,#1,+ mluml. &iasanya diberikan selama 4#$ bulan, dan bila dalam waktu tersebut

nodul tidak mengecil atau bertambah besar perlu dilakukan biopsy ulang atau disarankan

operasi. &ila setelah satu tahun nodul mengecil, terapi supresi dapat dilanjutkan, pada pasien

tertentu terapi supresi hormonal dapat diberikan seumur hidup, walaupun belum diketahui pasti mamaat terapi supresi jangka panjang tersebut.

ang perlu di waspadai adalah terapi supresi hormonal jangka panjang yang dapat

menimbulkan keadaan hiperthyroidisme subklinik dengan eek samping berupa osteopeni

atau gangguan pada jantung. "erapi supresi hormonal tidak akan menimbulkan osteopeni

 pada pria atau wanita yang masih dalam usia produkti namun dapat memicu terjadinya

osteoporosis pada wanita pascamonopause walaupun ternyata tidak selalu disertai

 peningkatan kejadian raktur.

&6 Suntikan etanol perkutan

'enyuntikan etanol pada jaringan thyroid akan menyebabkan dehidrasi seluler,

denaturasi protein, dan nekrosis pada jaringan thyroid dan inark hemoragik akibat trombosis

vascular, akan terjadi juga penurunan aktivitas enFim pada selsel yang masih viable yang

mengelilingi jaringan nekrotik. -odul akan dikelilingi oleh reaksi granulomatosa dengan

multinucleated giant cell, dan kemudian secara bertahap jaringan thyroid diganti dengan

 jaringan parut granulomatosa.

"erapi sklerosing dengan etanol dilakukan pada nodul jinak padat atau kistik dengan

menyuntikkan larutan etanol (alcohol) tidak banyak senter yang melakukan hal ini secar rutin

18

Page 19: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 19/23

karena tingkat keberhasilannya tidak begitu tinggi, dalam 4 bulan ukuran nodul bisa

 berkurang sebesar !02. i samping itudapat terjadi eek samping yang serius terutama bila

dilakukan oleh operator yang tidak berpengalaman. ;ek samping yang mungkin terjadi

adalah rasa nyeri yang hebat, renbesan (leakage) alcohol kejaringan ekstrathyroid, juga ada

resiko tirotoksikosis dan poralisi pita suara

c6 Terapi iodium radioaktif 

"erapi dengan iodium radioakti (%#+#) dilakukan pada nodulthyroid autonom atau

nodul panas (ungsional) baik dalam keadaan eutiroid maupun hyperthyroid. "etapi iodium

radioakti juga dapat diberikan pada struma multinodosa nontoksik terutama bagi pasien

yang tidak bersedia di operasi atau mempunyai resiko tinggi untuk operasi. %odium radioakti 

dapat mengurangi volume modul thyroid dan memperbaiki keluhan dan gejala penekanan

 pada sebagian besar pasien. ang perlu diperhatikan adalah kemungkinan terjadinya

thyroiditis radiasi (jarang) dan disungsi thyroid pascaradiasi seperti hiperthyroidismeselintas dan hipothyroidisme.

d6 em&edahan

elauli tindakan bedah dapat dilakukan dekompresi terhadap jaringan vital disekitar 

nodul disamping dapat diperoleh specimen untuk pemeriksaan patologi. Gemithyroidektomi

dapat dilakukan pada nodul jinak, sedanmgkan berapa luas thyroidektomi yang akan

dilakukan pada nodul ganas tergantung pada jenis histology dan tingkat resiko prognostic.

Gal yang perlu diperhatiakn adalah pengulit seperti perdarahan pascapembedahan, obstruksi

trachea pascapembedahan, gangguan pada nervus rekurens laringeus, hipoparathyroiidi,

hypothyroid atau nodul kambuh.untuk menekan kejadian penyulit tersebut, pembedahan

hendaknya dilakukan oleh ahli bedah yang berpengalamn dalam bidangnya.

19

Page 20: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 20/23

Hntuk menghapus kelenjar tiroid, sayatan dibuat di bagian depan leher (A). ?tot dan jaringan penghubung, atau

asia, dibagi (&). 'embuluh darah dan arteri atas dan di bawah tiroid adalah putus (*), dan kelenjar akan dihapus

dalam dua bagian (). 8aringan dan otot diperbaiki sebelum irisan kulit ditutup (;).

%ndikasi :

#. 'asien umur muda dengan struma besar serta tidak berespons terhadap obat antitiroid.

$. 'ada wanita hamil (trimester kedua) yang memerlukan obat antitiroid dosis besar 

+. Alergi terhadap obat antitiroid, pasien tidak dapat menerima yodium radioakti 

!. Adenoma toksik atau struma multinodular toksik 

0. 'ada penyakit Braves yang berhubungan dengan satu atau lebih nodul

4. ultinodular 

Komplikasi tiroidektomi

#. 'erdarahan.

$. asalah terbukanya vena besar dan menyebabkan embolisme udara.

+. "rauma pada nervus laryngeus recurrens.

!. emaksa sekresi glandula ini dalam jumlah abnormal ke dalam sirkulasi

dengan tekanan.0. Sepsis yang meluas ke mediastinum.

20

Page 21: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 21/23

4. Gipotiroidisme pasca bedah akibat terangkatnya kelenjar para tiroid.

. "rakeumalasia (melunaknya trakea).

"rakea mempunyai rangka tulang rawan. &ila tiroid demikian besar dan

menekan trakea, tulangtulang rawan akan melunak dan tiroid tersebut

menjadi kerangka bagian trakea.

e6 Terapi laser interstisial dena#n tuntunan ultrasono#rafi.

 -odul thyroid dengan laser masih dalam tahap eksperimantal. engan menggunakan

=low power laser energy>, energi termik yang diberikan dapat mengakibatkan nekrosis nodul

tanpa atau sedikit sekali kerusakna pada jaringan sekitarnya. Suatu studi tentang terapi laser 

yang dilakukan oleh ossing dkk ($110) pada +1 pasien dengan nodul padatdingin soliter 

 jinak (benign solitary solidcold nodule) mendapatkan hasil sebagai berikut : pengecilan

volumenodul sebesar !!2 ( median) yang berkorelasi denganpenurunan gejala penekanandan

keluhan kosmetik, sedangkan pada kelompok control ditemukan peningkatan volume nodulyang tidak signiikan sebesar 2 (median) setelah 4 bulan. "idak ditemukan eek samping

yang berati. "idak ada korelasi antara deposit energi termal dengan penguirangan volume

nodul serta tidak ada perubahan pada ungsi thyroid.

,.7 ence#ahan

'enggunaan yodium yang cukup, makan makanan yang banyak mengandung yodium, seperti

ikan laut, ganggangganggangan dan sayuran hijau. Hntuk penggunaan garam beryodium

dalam masakan perlu diperhatikan. Baram yodium bisa ditambahkan setelah masakan

matang, bukan saat sedang memasak sehingga yodium tidak rusak karena panas.

#. 'ada ibu hamil dianjurkan agar tidak menggunakan obatobatan yang beresiko untuk 

ketergantungan goiter kongenital.

$. Gindari mengkonsumsi secara berlebihan makananmakanan yang mengandung

goitrogenik glikosida agent yang dapat menekan sekresi hormone tiroid seperti ubi

kayu, jagung, lobak, kankung, dan kubis.

,.8 Komplikasi

#. 'aralisis pita suara

$. etastasis jauh

+. 'endarahan

!. "rauma nervus langerhan

0. Abses

4. Gipokalsemia

. %neksi sebsis

,.19 ro#nosis

21

Page 22: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 22/23

'rognosis pasien dengan nodul thyroid berdierensiasi baik tergantung pada umur, adanya

ekstensi, adanya lesi metastasis, diameter tumor dan jenis histopatologi.

LI. Memahami dan Menjelaskan 2ara Men#atasi Kecemasan asien Se&elum

*perasi Menurut Islam

Fikir adalah obat yang paling ampuh mengatasi kecemasan. Sebagaimana 9irman Allah

SL" :

Maitu orangorang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah.

%ngatlah, hanya dengan mengingat Allahlah hati menjadi tenteram.N (OS. arEaad : $6).

ipandang dari sudut kesehatan jiwa, doNa dan dFikir mengandung unsur psikoteraupetik 

yang mendalam. "erapi psikoreligius tidak kalah pentingnya dibandingkan dengan

 psikoterapi dan psikiatrik, karena mengandung kekuatan spiritual atau kerohanian yang

membangkitkan rasa percaya diri dan optimisme(Gawari, $11!).

$e&erapa tujuan &erdoa adalah:

#) ohon perlindungan Allah SL", tersurat dalam dalam surat Al9ath (OS: ##!6) yang

artinya: #$atakanlah, maka  siapa %gerangan& yang dapat menghalang'halangi kehendak 

 !llah ika (ia menghendaki  kemudharatan bagimu atau ika (ia menghendaki manfaat 

bagimu. )esungguhnya !llah  Maha Mengetahiui apa yang kamu kerakan*.

$) emohon pertolongan Allah SL", tersurat dalam surat unus (OS: #1#1), yang artinya:

#+ika !llah menimpakan  sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali  (ia*. +) entaati Allah SL". &agi orang beriman dia memiliki

keyakinan sepenuhnya bahwa Allah SL" adalah satusatunya sang 'encipta, sang 'enjaga,

sang 'enentu, yang serba aha dalam siatsiat-ya.

  !) endapatkan ridho Allah SL". Keridhoan Allah merupakan the ultimate goal , tujuan

tertinggi bagi seorang mukmin. Apapun yang dia usahakan termasuk berdoNa kepada-ya

tiada tujuan lain kecuali sematamata untuk mendapatkan keridhoan-ya.

-oa Kesem&uhan

Artinya: #a !llah ya -uhanku, ngkau adalah mengetahui segala macam penyakit.

)emubuhkanlah hamba'Mu yang kekurangan ini. ngkaulah ya !llah yang Maha

 Mengobati. -idak ada obat kecuali dari ngkau. )embuhkanlah hamba'Mu ini dan tidak 

akan kambuh'kambuh lagi*.  Allah SL" berirman: #(an bila aku sakit, (ia'lah yang 

menyembuhkanku*. (OS: $4$6).

#(an $ami turunkan dari !l'/ur"an sesuatu yang menadi pena0ar dan rahmat bagi orang'

orang yang beriman*. (OS: #6$).

-;ikir untuk Kesem&uhan

 !s'salaam artinya yang memberi keselamatan, dibaca #+4 kali setiap hari. Artinya: P (ia'lah

 yang memegang keselamatan seluruh alam dan hanya (ia'lah yang   Maha )elamat dari segala cacat dan kekurangan*.

22

Page 23: Wrap Up Jadi

7/17/2019 Wrap Up Jadi

http://slidepdf.com/reader/full/wrap-up-jadi-568bd58cacf7b 23/23

 !n'Naafi"u artinya yang memberi manaat. ialah yang memberi manaat kepada hamba

hamba-ya. Apabila

kita membaca #a Nafi"u*, 1nsya !llah  bila kita sedang berduka cita akan segera hilang dan

 jika sedang sakit akan segera sembuh.

?rang yang mengalami kecemasan akan mudah dipengaruhi oleh pihak luar khususnya pihak 

yang berkompeten dalam hal ini adalah perawat. Kondisi tersebut jika diarahkan dalam

 bentuk asuhan religi akan sangat bermanaat bagi pasien untuk mengurangi kecemasannya.

'emberian bantuan untuk berdoNa dan berdFikir oleh perawat akan membuat pasien lebih

tenang dalam mempersiapkan diri untuk menjalani operasi. Konsep ini sesuai dengan irman

Allah dalam AlOurNan pada surat ArEaNd ayat $6: #%yaitu& orangorang 

 yang beriman dan hatinya menadi tentram dengan mengingat !llah. 1ngatlah hanya dengan

mengingat !llah'lah hati menadi tentram*.

8adi dengan pemberian terapi religi dalam bentuk doNa dan dFikir akan membuat kecemasan

 pasien berkurang. Gal ini akan berbeda dengan pasien yang tidak diberi perlakuan dalam

 bentuk doNa dan dFikir, maka kecemasannya akan tetap dalam menghadapi 'reoperasi.

23