of 7/7
SEKOLAH PELITA HARAPAN INTERNASIONAL – SENTUL CITY BAHASA INDONESIA –Kelas 9 - Kuartal 3 – Tahun Ajaran 2012 / 2013 Criterion A(receptive and productive) dan Criterion B (Organization) Maximum: 10 Keterangan: 1. Menampilkan 12 – 15 foto dalam waktu presentasi 12 – 15 menit. 2. Judul berkaitan dengan isi cerita 3. Alur cerita: a. tak terduga b. hasil pemikiran kritis c. berkaitan dengan alam, sosial, dan budaya Batak yang mempengaruhi karakteristik masyarakat Sumatra Utara. 4. Konflik masuk akal, mendalam dan berkaitan dengan budaya Batak 5. Unsur intrinsik karya sastra tergambar dengan jelas: a. Alur (paparan(exposition), rangsangan (inciting moment), gawatan (rising action), konflik (conflict), rumitan (complication), klimaks, peleraian (falling action), selesaian (denouement)) b. Karakter dan karakteristik c. Latar d. Tema e. Pesan moral Bagian A: Nama kelompok Tuhan nomor 1 Nama anggota kelompok William, Kelvin, Fayed Nama Suku Batak Simalungun Istilah Batak yang digunakan Tondang: keluarga yang melahirkan anak perempuan untuk dinikahkan dengan keuarga lain. Bentak songgak; dibentaki – disonggahi Ayah: amang bersama-sama: rampak, rampak do sibenet dohot lae na

fayeddigiport.weebly.com · Web viewMenampilkan 12 – 15 foto dalam waktu presentasi 12 – 15 menit. Judul berkaitan dengan isi cerita Alur cerita: tak terduga hasil pemikiran kritis

  • View
    0

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of fayeddigiport.weebly.com · Web viewMenampilkan 12 – 15 foto dalam waktu presentasi 12 – 15...

SEKOLAH PELITA HARAPAN INTERNASIONAL – SENTUL CITY

BAHASA INDONESIA –Kelas 9 - Kuartal 3 – Tahun Ajaran 2012 / 2013

Criterion A(receptive and productive) dan Criterion B (Organization) Maximum: 10

Keterangan:

1. Menampilkan 12 – 15 foto dalam waktu presentasi 12 – 15 menit.

2. Judul berkaitan dengan isi cerita

3. Alur cerita:

a. tak terduga

b. hasil pemikiran kritis

c. berkaitan dengan alam, sosial, dan budaya Batak yang mempengaruhi karakteristik masyarakat Sumatra Utara.

4. Konflik masuk akal, mendalam dan berkaitan dengan budaya Batak

5. Unsur intrinsik karya sastra tergambar dengan jelas:

a. Alur (paparan(exposition), rangsangan (inciting moment), gawatan (rising action), konflik (conflict), rumitan (complication), klimaks, peleraian (falling action), selesaian (denouement))

b. Karakter dan karakteristik

c. Latar

d. Tema

e. Pesan moral

Bagian A:

Nama kelompok

Tuhan nomor 1

Nama anggota

kelompok

William, Kelvin, Fayed

Nama Suku Batak

Simalungun

Istilah Batak yang digunakan

Tondang: keluarga yang melahirkan anak perempuan untuk dinikahkan dengan keuarga lain.

Bentaksonggak; dibentaki – disonggahi

Ayah: amang

bersama-sama: rampak, rampak do sibenet dohot lae na

Keterangan tokoh

William sinaga, ayah dari Kelvin sinaga, Josephine sinaga, Grace sinaga.

Kelvin sinaga, anak yang tidak di inginkan.

Josephine sinaga dan grace sinaga, anak kesayangan William sinaga.

Fayed, dukun yang memberi William sinaga kekayaan.

Karakter tokoh

William: mudah menyerah, pemarah, benci anak laki laki

Kelvin: baik, sabar, religius, pantang menyerah

Fayed: jahat, bengis, rakus

Judul

Anak yang terbuang

Tema

Anak laki – laki yang berusaha untuk merubah pemikiran keluarganya

Pengaruh alam terhadap karakteristik orang orang Batak

Orang batak Simalungun kebanyakan dari mereka tinggal dan berkelana ke desa – desa untuk mencari tempat tinggal yang baru, sedangkan pemikiran orang desa itu sangat erat dengan perdukunan jadi banyak orang batak simalungun yang pergi ke dukun untuk berguru atau meminta keinginan dan kekuatan.

Pengaruh sosial terhadap karakteristik orang orang Batak

Batak simalungun terdiri dari banyak nama – nama kelompok keluarga, salah satunya keluarga tondong, itu adalah keluarga yang sangat menginginkan anak perempuan. Hal ini dapat berpengaruh kepada sosial bahwa, keluarga tondong akan merasa malu jika mempunyai anak laki – laki.

Pengaruh budaya terhadap karakteristik orang Batak

Keluarga tondong adalah keluarga yang mempunyai tugas untuk mempunyai banyak anak perempuan untuk dinikahkan dengan keluarga lain dari suku yang sama yaitu batak simalungun. Jika keluarga tondong mempunyai anak laki – laki itu adalah sebuah hal yang memalukan dan tidak berguna.

Pesan Moral

Kita harus menguatkan iman kita kepada Tuhan dan harus tegar agar kita tidak terjerumus kedalam lubang kesesatan.

Bagian B:

No

Gambar

Keterangan

1

Ini adalah tokoh tokoh yang akan berperan dalam cerita.

Pemeran utama:

· William adalah ayah dari 3 bersaudara yang bernama William Sinaga

· Kelvin adalah anak ketiga dari tiga bersaudara yang bernama Kelvin Sinaga

Pemeran pembantu:

· Josephine adalah anak kedua yang bernama Josephine Sinaga

· Grace adalah anak sulung yang bernama Grace Sinaga

· Fayed sang dukun

· Aditya adalah suami dari Josephine Sinaga yang bernama Aditya Sipayung.

· Thomas adalah suami dari Grace Sinaga yang bernama Thomas Sitopu

2

(Belum di edit bu)

Suatu hari terdapat 2 orang pasangan yang sangat bahagia, mereka berdua menikah dan di karuniahi dua anak perempuan yang cantik, tetapi ada satu hal yang janggal ketika istrinya melahirkan anak ketiga yaitu laki – laki. Pada saat itu juga istrinya meninggal pada saat melahirkan anaknya yang ketiga kerena kelelahan dan habis nafas. Bagi sang suami anak ketiga inilah beban dan pembawa kutukan bagi keluarga Sinaga. Setelah 20 tahun kemudian kedua anaknya pun bertumbuh dewasa dan mencari pasanagan hidupnya. Setahun setelah itu mereke pun menikah dengan orang batak simalungun juga, tetapi anak laki – lakinya belum mendapatkan pasangan hidup yang cocok.

3

Setelah mereka menikah, anak perempuannya bersama – sama dengan menantunya pergi meninggalkan ayahnya berdua dengan anak laki – lakinya, untuk pergi dengan suaminya mencari kehidupan yang lebih baik dan lebih berkecukupan. Anak perempuannya tidak memikirkan sama sekali nasib bapaknya dan adiknya, mereka berdua juga takut jika adik laki – laki mereka menimbulkan bencana yang buruk jika mereka tetap tinggal bersama – sama dengan ayahnya.

4

Lama – kelamaan, bapaknya dengan anak laki - lakinya melarat dari keluarga yang berkecukupan menjadi miskin bahkan mencari makan untuk satu hari saja sangat susah. Bapaknya merasa menyesal dan marah kepada Tuhan mengapa ia diberi anak laki – laki yang menyebabkan istrinya meninggal, kedua anak perempuannya pergi meninggalkan dia dan juga membuat dia miskin.

5

Bapaknya pun frustasi dan bapaknya memutuskan untuk pergi ke dukun untuk meminta kekayaan kepada dewa, walaupun syarat yang diberikan oleh dukun itu sangat sulit tetapi ia bekerja keras melakukannya dan menaatinya. Syaratnya adalah ia harus bertapa selama 12 jam pada matahari terbit dan juga harus memberikan tumbal yaitu anak perempuan yang perawan pada hari akhir bulan.

6

Bapaknya bisa menjalankan tugas pertamanya yaitu untuk bertapa selama dua belas jam pun berhasil dan akhir bulan un tiba ia harus menyiapkantumbal pertamanya. Tumbal pertama sudah disiapkan oleh bapaknya yang harus ia lakukan adalah untuk memberikan foto dari anak perawan tersebut dan diberikannya kepada dewa untuk dijadikan tumbal.

7

Akhirnya setelah penungguan yang cukup lama, anaknya pun menemukan pasangan hidup yang cocok, mereka berdua telah menjalani hubungan yang serius selama satu tahun tetapi belakangan ini pacarnya sering sakit – sakitan. Setelah beberapa minggu pacarnnya meninggal dan Kelvin Sinaga pun depresi dan putus asa karena kekasih yang ia cintai meninggal dengan sebab yang tidak jelas. Keesokan harinya setelah pacar Kelvin meninggal ayah dan Kelvin pun mendadak kaya raya dan kekayaanya tidak bisa terhitung jumlahnya.

8

Setelah beberapa bulan kelvin pun curiga tentang tindakan dan kegiatan yang dilakukan oleh bapaknya belakangan ini, kecurigaan Kelvin mulai mucul ketika pasangannya yang meninggal dengan sebab yang tidak jelas. Suatu hari bapaknya pergi ke dukun dan Kelvin membuntutinya, ia sangat kaget pada saat melihat bapaknya memberi sesajen dan uang kepada seorang dukun. Kini Kelvin mengetahui bahwa ayahnya yang menumbalkan pasangannya.

9

Setelah Kelvin mengetahui bahwa bapaknya pergi ke dukun, Kelvin pun tergesa – gesa untuk memberitahu kakaknya yang sudah berkeluarga. Ketika Kelvin memberitahu kakaknya tentang hal ini, kedua kakaknya kaget dan mempercayai Kelvin dan kakaknya bergegas untuk mendoakan ayahnya karena mereka bertiga percaya dengan berdoa, semua persoalan dapat diselesaikan.

10

Keesokan harinya Kelvin pergi ke gereja yang setiap mingu ia datangi dan Kelvin berdoa untuk keselamatan jiwa bapaknya. Kelvin berdoa agar ayahnya bertobat dan balik ke jalan yang benar. Kelvin juga meminta kekuatan agar ia bisa memberi pelajaran tentang agama Kristen agar ayahnya bertobat.

11

Setelah ia pergi ke gereja, keesokan harinya ia dengan percaya dan pergi menghadap ke ayahnya dan memberitakan injil ke ayahnya. Setelah Kelvin berkata satu kalimat Kelvin ditampar dan ayahnya sangat marah kepada dia, dan juga ayahnya membakar alkitab yang biasa Kelvin baca setiap hari. Kelvin pun sangat kecewa dan menangis ternyata ayahnya sangat kejam terhadap dia, tetapi ia masih bisa bertahan dengan beban yang ia jalani saat ini karena ia berdoa.

12

Setelah kejadian tersebut akhir bulan pun tiba dan bapaknya lupa untuk memberikan tumbal kepada dewa yang ia puja – puja. Dukunnya pun mengetahuinya dan ia sangat marah kepada bapaknya Kelvin dan dukun itu mengatakan jika kau lupa untuk memberi dewa tumbal maka kau harus memilih antara diri mu sendiri yang harus jadi tumbal atau anak mu yang laki – laki karena ia masih perjaka.

13

Bapaknya pulang dengan hati yang sedih, karena ia bingung mana yang harus ia pilih dirinya sendiri atau anaknya. Bapaknya gelap mata dan ia berubah menjadi egois, anak satu – satunya yang menemani dia sejak anak perepuannya meninggalkan dia, akhirnya ia jadikan tumbal hanya untuk kekayaan yang ia punyai tetap dan tidak hilang. Bapaknya memberikan foto anaknya dan dikirimlah santet oleh dukun itu ke Kelvin.

14

(Belum di edit bu)

Pada saat santet itu sampai ke Kelvin, Santet itu terpental dan gagal untuk di berikan ke pada Kelvin, hal ini dikarenakan Kelvin berdoa dan membaca alkitab dengan giat jadi hubungan Kelvin dengan Tuhan sangat dekat jadi semua kekuatan gaib yang dikirim ke kelvin terpental. Santet itu terpental lagi ke dukunya dan bapaknya juga ikut terkena, bapaknya pulang ke rumah dengan luka – luka kulit yang sangat mengenaskan dan ia berkata kepada Kelvin bahwa tolong dia dan Kelvin mendoakan ayahnya. Ayahnya sembuh dan ia mau dibabtis.

15

Bapaknya pergi ke gereja untuk berdoa dan melakukan pengakuan dosa bersama dengan ketiga anaknya yang menemani di sebelah bapaknya. Sekarang hubungan mereka berempat menyatu kembali dan Kelvin tidaklah dianggap anak sial dan pembawa beban tetapi bapaknya berterima kasih kepada Kelvin karena Kelvin yang menghantarkan ayahnya ke jalan yang benar dengan bantuan rahmat Tuhan.