Wawasan Nusantara Sebagai Geopolitik Indonesia

  • View
    270

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Wawasan Nusantara Sebagai Geopolitik Indonesia

WAWASAN NUSANTARA SEBAGAI GEOPOLITIK INDONESIA

Disusun Oleh :Nama : Hana Dwi Nur UtamiNPM : 13211171Kelas : 2 EA27Mata Kuliah : KewarganegaraanHari/ Tanggal : Kamis, 30 Mei 2013

UNIVERSITAS GUNADARMABEKASI 2013

i

KATA PENGANTARSegala puji dan syukur saya panjatkan kepada tuhan yang maha esa, karena atas berkat dan limpahan rahmatnyalah maka saya dapat menyelesaikan sebuah makalah sederhana ini dengan tepat waktu.Berikut ini saya mempersembahkan sebuah makalah tentang ekonomi koperasi, yang menurut saya dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita untuk mempelajari sejarah mengenai ekonomi koperasi di Indonesia.Melalui kata pengantar ini penulis lebih dahulu meminta maaf dan memohon permakluman bila mana isi makalah ini ada kekurangan dan ada tulisan yang saya buat kurang tepat atau menyinggung perasaan pembaca.Dengan ini saya mempersembahkan makalah ini dengan penuh rasa terima kasih dan semoga allah SWT memberkahi makalah ini sehingga dapat memberikan manfaat.

ii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL iKATA PENGANTAR iiDAFTAR ISI iiiKESIMPULANivREFERENSIv

BAB IPANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA DAN IDEOLOGI NASIONAL1.1 Pengrtian, Hakikat, dan Kedudukan Wawasan Nusantara11.2 Latar Belakang Konsepsi Wawasan Nusantara21.3 Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Indonesia81.4 Perwujudan Wawasan Nusantara101.5 Otonomi Daerah di Indonesia17

iii

BAB 2WAWASAN NUSANTARA SEBAGAI GEOPOLITIK INDONESIA

Cara bagai,mana sesuatu bangsa memandang tanah air beserta lingkungannya menghasilkan wawasan nasional. Wawasan nasional itu selanjutnya menjadi pandangan atau visi bangsa dalam menuju tujuannya.Namun tidak semua bangsa memiliki wawasan nasional. Inggris adalah satu contoh bangsa yang memiliki wawasan nasional yang berbunyi Britain rules the waves . Ini berarti tanah Inggris bukan hanya sebatas pulaunya, tetapi juga lautnya. Adapun bangsa Indonesia memiliki wawasan nasional yaitu wawasan nusantara. Pembahasan mengenai Wawasan Nusantara, tersaji dalam urutan sebagai berikut.1. Pengertian, Hakikat,dan Kedudukan Wawasan Nusantara2. Latar Belakang Konsepsi Wawasan Nusantara3. Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Indonesia4. Perwujudan Wawasan Nusantara5. Otonomi Daerah Indonesia

A. PENGERTIAN, HAKIKAT, DAN KEDUDUKAN WAWASAN NUSANTARASebelumnya telah dinyatakan bahwa Wawasan Nusantara merupakan wawasan nasional atau national outlook-nya bagsa Indonesia,. Lebih jelasnya kita hidup dalam zaman penjajahan. Kehidupan sebagai bangsa yang terjajah adalah penderitaan, kesengsaraan, kemiskinan, dan kebodohan.Secara historis, wilayah Indonesia adalah wilayah bekas jajahan Belanda atau wilayah eks Hindia Belanda. Wilayah Hindia Belanda yang berbentuk kepulauan merupakan wilayah yang terpisahkan oleh laut bebas. Sebagai bangsa yang berjajah dan terpecah-pecah serta memiliki wilayah yang terpisah-pisah, jelas merupakan kerugian besar bagi bangsa Indonesia. 1Keadaan tersebut tidak mendukungupaya kita mewujudkan bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, dan untuk menuju bangsa yang adil dan makmur.B. LATAR BELAKANG KONSEPSI WAWASAN NUSANTARAMengapa bangsa Indonesia memandang diri dengan lingkungan tempat tinggalnya sebagai satu kesatuan yang utuh? Mengapa Indonesia harus kita pandang sebagai bangsa yang satu dengan wilayah yang satu pula? Mengapa perlu memiliki cara pandang yang demikian:Jawaban atas pertanyaan tersebut merupakan latar belakang akan lahirnya konsepsi Wawasan Nusantara.Latar belakang atau factor-faktor yang mempengaruhi tumbuhnya konsepsi Wawasan Nusantara adalah sebegai berikut.1. Aspek historis2. Aspek geografis dan social budaya3. Aspek Geopolitis dan kepentingan nasional.

1. Segi Historis atau SejarahDari segi sejarah, bahwa bangsa Indonesia menginginkan menjadi bangsa yang bersatu dengan wilayah yang utuh adalah dua hal, yaitua. kita pernah mengalami kehidupan sebagai bangsa yang terjajah dan terpecah;b. kita pernah mengalami memiliki wilayah yang terpisah-pisah.

2. Hakikat Wawasan NusantaraJawaban atas pertanyaan di muka menjadi hakikat dari Wawasan Nusantara. Kita memandang bangsa Indonesia dengan nusantara merupakan satu kesatuan. Jadi, hakikat Wawasan Nusantara adalah keutuhan bangsa dan kesatuan wilayah nasional. (Ingat , rumusan dalam GBHN -persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah-). Dengan kata lain, hakikat Wawasan Nusantara adalah persatuan bangsa dan kesatuan wilayah. Bangsa Indonesia yang dari aspek social budaya adalah beragam serta dari segi kewilayahan bercorak nusantara, kita pandang merupakan satu kesatuan yang utuh.23. Kedudukan Wawasan NusantaraWawasan Nusantara berkedudukan sebagai visi bangsa. Visi adalah keadaan atau rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan. Wawasan nasional merupakan visi bangsa yang bersangkutan dalam menuju masa depan. Visi bangsa Indonesia sesuai dengan konsep Wawasan Nusantara adalah menjadi bangsa yang satu dengan wilayah yang satu dan utuh pula. Kedudukan Wawasan Nusantara sebagai salah satu konsepsi ketatanegaraan Republik Indonesia dapat dilihat pada bagan sebagai berikut.1. Pengertian Wawasan NusantaraPengertian Wawasan Nusantara dapat diartikan secara etimologis dan termitologis.1) Secara etimologis, Wawasan Nusantara berasal dari kata Wawasan dan Nusantara. Wawasan berasal dari kata wawas (bahasa Jawa) yang berarti pandangan, tinjauan atau penglihatan indrawi. Selanjutnya muncul kata mawas yang berarti memandang, meninjau atau melihat. Wawasan artinya pandangan, tinjauan, penglihatan, tanggap indrawi. Wawasan berarti pula cara pandang, cara melihat.2) Secara terminologis, Wawasan Nusantara menurut beberapa pendapat sebagai berikut.a. Pengertian Wawasan Nusantara menurut Prof. Wan Usman"Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kcpulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam." b. Pengertian Wawasan Nusantara dalam GBHN 1998Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. c. Pengertian Wawasan Nusantara menurut kelompok kerja Wawasan Nusantara untuk diusulkan menjadi Tap. MPR yang dibuat Lemhanas tahun 1999, sebagai berikut. Berdasarkan pendapat-pendapat di atas, secara sederhana wawasan nusantara berarti cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya. Diri yang dimaksud adalah diri bangsa Indonesia sendiri serta nusantara sebagai lingkungan tempat tinggalnya.3Penegasan akan semangat kebangsaan itu ditandai dengan adanya Sumpah Pemuda 28 Oktobcr 1928. Akhirnya, semangat kebangsaan menemukan hasilnya, yaitu Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.Perkembangan semangat kebangsaan Indonesia dapat dikategorikan dalam kurun waktu sebagai berikut.a. Zaman perintis 1908, yaitu dengan kemunculan Pcrgerakan Nasional BudiUtomo.b. Zaman penegas 1928, yaitu dengan ikrar Sumpah Pemuda.c. Zaman pendobrak 1945, yaitu dengan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 merupakan "revolusi integratif dari bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia yang sebelumnya terpecah-pecah dalam banyak suku dan terjajah beralih menjadi bangsa yang bersatu dan merdeka. Menjadi bangsa yang bersatu merupakan visi bangsa Indonesia sejak dahulu dan akan senantiasa dipertahankan setelah mengalami kemerdekaan.Upaya untuk menjadikan wilayah Indonesia sebagai wilayah yang utuh tidak lagi terpisah adalah dengan mengganti Territoricde Zee an Maritime Kringen Ordonnantie tahun 1939. Pada saat kita merdeka tahun 1945, wilayah Indonesia inasih dalam keadaan terpisah-pisah disebabkan masih berlakunya Ordonan'si tahun 1939.Isi pokok Deklarasi Juanda adalah menyatakan laut tentorial Indonesia adalah selebar 12 mil tidak lagi 3 mil berdasarkan point to point theory. Deklarasi Juanda dinyatakan sebagai pengganti Territoriale Zee en Maritime Kringen Ordonantie tahun 1939 dengan tujuan:a.perwujudan bentuk wilayah negara kesatuan Rcpubiik Indonesia yang utuhdan bulat;b.penentuan batas-batas wilayah negara Indonesia disesuaikan dengan asasnegara kepulauan;c.pengaturan lalu lintas damai pelayaran yang lebih menjamin kesclamatandan keamanan negara kesatuan Republik Indonesia.4Deklarasi Juanda dikukuhkan dalam Undang-Undang Nomor 4/Prp Tahun 1960 tentang Perairan Indonesia yang berisi:a. perairan Indonesia adalah laut wilayah Indonesia beserta perairan pedalamanIndonesia;b. laut wilayah Indonesia adalah jalur laut 12 mil laut;c. perairan pedalaman Indonesia adalah semua perairan yang terletak padasisi dalam dari garis dasar.Keluarnya deklarasi Juanda 1957 tersebut melahirkan konsepsi wawasan nusantara di mana laut tidak lagi sebagai pemisah, tetapi sebagai penghubung. Wawasan Nusantara dibangun dari konsepsi kewilayahan.Deklarasi Juanda diperjuangkan terus dalam forum internasional agar pengakuan Indonesia atas wilayah teritorial tersebut mendapat pengukuhan sekaligus kekuatan hukum di mata internasional.Pada tahun 1969 negara Indonesia mengeluarkan Deklarasi tentang landas kontinen Indonesia. Deklarasi itu berintikan:1) kekayaan alam di landas kontinen adalah milik negara bersangkutan;2) batas landas kontinen yang terletak di antara dua negara adalah garis tengahnya.Tentang landas kontinen dikuatkan dengan Undang-Undang No. 1 Tahun 1973 tentang Landas Kontinen Indonesia. Selanjutnya pada tahun 1980 pemerintah Indonesia mengeluarkan pengumuman tentang Zone Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia. ZEE berintikan:1) Lebar Zone Eksklusif Indonesia 200 mil diukur dari garis pangkal laut wilayah Indonesia.2) Letak berdaulat untuk menguasai kekayaan sumber alam di ZEEI.3) Lautan di ZEEI tetap merupakan lautan bebas untuk pelayaran Internasional. ZEEI diterima oleh hampir seluruh peserta konferensi 1 lukuin Laut Internasional di Jamaika tahun 1982 dan dikukuhkan oleh Pemerintah R.I. dengan UU No. 5/1983.

52. S