Click here to load reader

· Web viewSistem Pakar(dalam bahasa Inggris : expert system) adalah sistem informasi yang berisi dengan pengetahuan dari pakar sehingga dapat digunakan untuk konsultasi. Pengetahuan

  • View
    215

  • Download
    2

Embed Size (px)

Text of · Web viewSistem Pakar(dalam bahasa Inggris : expert system) adalah sistem informasi yang...

SISTEM PAKAR PENDETEKSI PENYAKIT PADA POHON KAKAO BERBASIS WEB

Tugas Akhir Mata kuliah :

Pengantar Sistem Pakar

Oleh

Nova Kurniawan132310078

Rasih132310091

Siti Khotijah132310091

Uchi Rubiya132310180

Dosen Pengampu :

Sri Ipnuwati

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (AMIK)

DIAN CIPTA CENDIKIA

BANDAR LAMPUNG

2014

Abstrak

Pada awalnya perkembangan komputer banyak digunakan sebagai alat hitung bantu untuk menghitung. Tetapi perkembangan teknologi secara cepat membuat fungsinya tidak lagi hanya sebagi alat bantu hitung, melainkan bertambah sehingga menjadi kompleks. Kemajuan dalam bidang piranti lunak komputer menyebabkan komputer diandalkan sebagai alat bantu untuk memecahkan masalah dan mengambil keputusan seperti layaknya seorang pakar (manusia). Dengan bantuan teknologi komputer, pengetahuan seseorang atau beberapa orang pakar dapat dirangkum menjadi satu untuk kemudian diproses menjadi suatu sistem (program komputer) yang di kenal dengan nama sistem pakar. Sistem pakar juga dapat membantu memecahkan masalah yang dihadapi orang awam sehari-hari dengan kemampuan memberi solusisetara dengan pakar.

Sistem yang mampu menirukan cara berfikir manusia terdiri atas dua kategori, yaitu sistem yang mampu melakukan emulasi kepakaran seseorang (knowedge based expert system) dan sistem yang mampu melakukan komputasi secara cerdas berdasarkan kecerdasan komputasional (computational intelligence).

Pada penulisan makalah ini hanya membahas seputar penyakit tanaman kakao saja. Untuk itu diharapkan adanya pengembangan lebih lanjut sehingga jangkauannya dapat lebih luas lagi sehingga mencakup seluruh penyakit tanaman kakao dan pencegah beserta pengobatan yang tepat.

Daftar Isi

Halaman Judul

Abstrak

Daftar Isi

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

1.2 Identifikasi Masalah

1.3 Perumusan Masalah

1.4 Tujuan Penelitian

1.5 Manfaat Penelitian

BAB II LANDASAN TEORI

2.1 Sistem Pakar

2.2 Kakao

2.3 Bahasa Pemrograman

2.4 Perancangan Basis Data

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Studi lapangan

3.2 Studi literatur

3.3 Pemilihan pakar sebagai sumber pengetahuan

3.4 Akuisisi Pengetahuan

3.5 Representasi Pengetahuan

3.6 Pengembangan Mesin Inferensi

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Implementasi

4.2 Analisis Sistem

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

5.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kakao(Theobroma cacao) merupakantumbuhanberwujudpohonyang berasal dariAmerika Selatan. Daribijitumbuhan ini dihasilkan produk olahan yang dikenal sebagaicokelat. Kakao merupakan tumbuhan tahunan (perennial) berbentukpohon, di alam dapat mencapai ketinggian 10m. Meskipun demikian, dalam pembudidayaan tingginya dibuat tidak lebih dari 5m tetapi dengantajukmenyamping yang meluas. Hal ini dilakukan untuk memperbanyak cabang produktif.

Tanaman kakao (Theobroma Cacao) merupakan salah satu komoditi ekspor non migas yang memiliki prospek cukup cerah, disamping permintaan dalam negeri juga semakin kuat dengan semakin berkembangnya sektor agroindustri. Selain itu kakao merupakan komoditas perkebunan utama didunia. Komoditas ini dicari karena merupakan bahan baku pembuatan cokelat. Biji kakao yang telah mengalami serangkaian proses pengolahan sehingga bentuk dan aromanya seperti yang ada di pasaran sekarang. Banyak sekali produk dengan bahan baku cokelat yang sangat familiar dengan kehidupan modern saat ini, seperti kue, cokelat, ice-cream cokelat, ataupun minuman cokelat.

Salah satu kiat sukses bertanam kakao adalah keberhasilan dalam pengendalian penyakit. Ada beragam jenis penyakit yang menyerang kakao, Penyakit merupakan suatu keadaan tanaman yang pertumbuhannya terganggu akibat adanya organisme pengganggu. Dengan hadirnya sebuah sistem pakar maka para petani kakao tidak terlalu sulit untuk mendiagnosa penyakit serta untuk menambah wawasan akan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dibuatlah suatu sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit buah kakao menggunakan Centainty Factor, dengan teknik penelusuran data Forward Chaining, dan menggunakan bahasa pemrograman PHP, serta menggunakan database My SQL.

Sistem pakar ini hanya mengolah data penyakit pada buah kakao. Berdasarkan metode yang digunakan yaitu metode certainty factor hanya bisa menggunakan dua data saja yang dapat diolah dalam sistem pakar ini, baik itu yang memiliki jenis penyakit yang sama ataupun yang berbeda. Usaha pengembangan kakao sering mengalami berbagai hambatan terutama oleh hama dan penyakit. Salah satu kendala utamanya adalah adanya beberapa jenis hama /penyakit yang sering menyerang tanaman kakao. Jenis hama/penyakit yang sering menyerang tanaman kakao antara lain: hama penggerek buah kakao, kepik penghisap buah kakao, Helopeltis antonii Sign, dan penyakit busuk buah, Phytophthora palmivora.

Dalam tugas akhir ini membahas konsep pembuatan Sistem Pakar Pendeteksi Penyakit Tanaman Kakao (Coklat) Pada Dinas Pertanian Dan Peternakan Kabupaten Natar Lampung Selatan Berbasis Web. Sistem ini dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada masyarakat, petani kakao, mahasiswa pertanian, dan orang yang membutuhkan informasi ini dan diharapkan mampu memperoleh infromasi yang relatif mudah, cepat dan tepat.

1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang masalah yang telah dikemukakan, maka identifikasi masalahnya adalah bagaimana membangun sebuah perangkat lunak sistem cerdas untuk mendeteksi jenis penyakit pada tanaman kakao dan cara penanganannya berbasis web.

1.3 Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian pada latar belakang di atas, maka didapatkan rumusan masalah yaitu bagaimana merancang dan membangun sistem pakar yang mampu mengidentifikasi hama dan penyakit tanaman kakao berbasis web.

1.4 Tujuan Penelitian

Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah merancang dan membangun sistem pakar yang dapat mengidentifikasi hama dan penyakit tanaman kakao berbasis web.

1.5 Manfaat Penelitian

Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah sebagai informasi dan penyuluhan bagi petani serta masyarakat yang masih awam untuk mengatasi masalah-masalah yang timbul pada tanaman kakao.

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 Sistem Pakar

Sistem Pakar(dalam bahasa Inggris:expert system) adalah sistem informasi yang berisi dengan pengetahuan dari pakar sehingga dapat digunakan untuk konsultasi. Pengetahuan dari pakar di dalam sistem ini digunakan sebagi dasar oleh Sistem Pakar untuk menjawab pertanyaan(konsultasi).Kepakaran (expertise) adalah pengetahuan yang ekstensif dan spesifik yang diperoleh melalui rangkaian pelatihan, membaca, dan pengalaman. Pengetahuan membuat pakar dapat mengambil keputusan secara lebih baik dan lebih cepat daripada non-pakar dalam memecahkan problem yang kompleks. Kepakaran mempunyai sifat berjenjang, pakar top memiliki pengetahuan lebih banyak daripada pakar yunior. Tujuan Sistem Pakar adalah untuk mentransfer kepakaran dari seorang pakar ke komputer, kemudian ke orang lain (yang bukan pakar).

Sistem pakaradalah suatuprogram komputeryang mengandungpengetahuandari satu atau lebihpakarmanusiamengenai suatu bidang spesifik. Jenis program ini pertama kali dikembangkan oleh perisetkecerdasan buatanpada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dan diterapkan secara komersial selama 1980-an. Bentuk umum sistem pakar adalah suatu program yang dibuat berdasarkan suatu set aturan yang menganalisis informasi (biasanya diberikan oleh pengguna suatu sistem) mengenai suatu kelas masalah spesifik serta analisis matematis dari masalah tersebut. Tergantung dari desainnya, sistem pakar juga mampu merekomendasikan suatu rangkaian tindakan pengguna untuk dapat menerapkan koreksi. Sistem ini memanfaatkan kapabilitas penalaran untuk mencapai suatu simpulan.

2.2 Kakao

Kakao (Theobroma cacao) merupakan tumbuhan berwujud pohon yang berasal dari Amerika Selatan. Dari biji tumbuhan ini dihasilkan produk olahan yang dikenal sebagai cokelat. Sama dengan tanaman kelapa sawit tanaman kakao juga merupakan tanaman perkebunan dan juga banyak penyakit-penyakit penting yang mengagangu reproduksi kakao. Penyakit tersebut yang mengganggu tanaman kakao antara lain :

1. Vascular streak dieback (VSD)

Penyebab : Penyakit VSD disebabkan oleh O. theobromae, yang dapat menyerang di pembibitan sampai tanaman dewasa.

Gejala penyakit :

Gejala tanaman terserang, daun-daun menguning lebih awal dari waktu yang sebenarnya dengan bercak berwarna hijau, dan gugur sehingga terdapat ranting tanpa daun (ompong).

Bila permukaan bekas menempelnya daun diiris tipis, akan terlihat gejala bintik 3 kecoklatan.

Permukaan kulit ranting kasar dan belang, bila diiris memanjang tampak jaringan pembuluh kayu yang rusak berupa garis-garis kecil (streak) berwarna kecoklatan.

Penyebaran penyakit melalui spora yang terbawa angin dan bahan vegetatif tanaman.

Perkembangan penyakit dipengaruhi oleh kelembaban. Embun dan cuaca basah membantu perkecambahan spora. Pelepasan dan penyebaran spora sangat dipengaruhi oleh cahaya gelap.

Pengendalian penyakit :

Pengendalian penyakit dengan memotong ranting/cabang terserang sampai 30cm pada bagian yang masih sehat kemudian dipupuk NPK 1,5 kali dosis anjuran.

Pemangkasan bentuk yang sekaligus mengurangi kelembaban dan memberikan sinar matahari yang cukup. Pemangkasan dilakukan pada saat selesai panen sebelum muncul flush.

Parit drainase dibuat untuk menghindari genangan air dalam kebun pada musim hu

Search related