Unlock-sistem Pakar Troubleshooting PC

  • View
    226

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Unlock-sistem Pakar Troubleshooting PC

  • 7/22/2019 Unlock-sistem Pakar Troubleshooting PC

    1/12

    Apl ikasi Si stem Pakar .. Backward Chainning Fitri, Luluk

    ISSN 1441 - 1152 95

    APLIKASI SISTEM PAKAR BERBASIS WEB

    UNTUK MENDETEKSI KERUSAKAN PERANGKAT

    KERAS KOMPUTER DENGAN METODE

    BACKWARD CHAINING

    1Fatsyahrina Fitriastuti2Luluk Sri Ekowati

    1Dosen Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik

    Universitas Janabadra Yogyakarta2

    INTISARI

    Alumni Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik

    Universitas Janabadra Yogyakarta

    Sistem pakar merupakan teknologi berbasis pengetahuan, fakta danpenalaran yang dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah dalamberbagai disiplin ilmu diantaranya adalah masalah diagnosis. Penelitian ini bertujuanuntuk merancang dan membangun suatu aplikasi berbasis sistem pakar yang dapatdigunakan untuk mendeteksi kerusakan pada perangkat keras komputer dengenmetode backward chaining. Perancangan aplikasi ini dibuat dengan bahasapemrograman PHP dan database server MySQL sehingga merupakan sistem yangberbasis web supaya mudah dan cepat diakses para pengguna komputer. Melalui

    aplikasi ini, pengguna komputer dapat melakukan konsultasi dengan sistem layaknyaberkonsultasi dengan seorang pakar untuk mendeteksi kerusakan yang terjadi padaperangkat keras komputer serta menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi.Selain dapat berkonsultasi, sistem ini juga menyediakan berbagai artikel, berita danfasilitas untuk berkomunikasi dengan admin.

    Kata Kunci :sistem pakar, backward chaining, PHP, MySQL, web

    I. PENDAHULUAN

    Saat ini, komputer merupakan perangkat yang sangat membantu

    pekerjaan manusia. Hampir semua bidang memanfaatkan komputer untukmenyelesaikan pekerjaan manusia. Sejalan dengan itu, diperlukanpengetahuan komputer yang cukup baik untuk mengantisipasi terjadinyakerusakan komputer karena permasalahan kerusakan komputer merupakanmasalah yang cukup kompleks. Ini dapat dimaklumi karena banyaknya useryang kurang memiliki pengetahuan dalam komputer, khususnya dalammenangani kerusakan komputer. Permaslahan kerusakan komputer secaragaris besar dapat dibedakan dalam dua kategori yaitu kerusakan perangkatkeras (hardware) dan kerusakan pada perangkat lunak (software). Banyaksekali user yang mengeluarkan biaya yang tidak sedikit hanya untukmemperbaiki kerusakan komputer, padahal kerusakan komputer yang terjadibelum tentu rumit dan belum tentu tidak dapat diperbaiki sendiri. Oleh karena

    itu, perlu dibuat aplikasi yang dapat membantu memecahkan permasalahankerusakan komputer. Aplikasi ini memanfaatkan teknologi sistem pakar yang

  • 7/22/2019 Unlock-sistem Pakar Troubleshooting PC

    2/12

    JANATEKNIKA VOL.11 NO. 2/JULI 2009

    ISSN 1441 - 1152 96

    berfungsi sebagai pengganti organisasi/seseorang yang ahli dalam bidangnya.Sistem pakar timbul karena adanya permasalahan pada suatu bidang khususyang spesifik dimana user menginginkan suatu solusi dari permasalahantersebut diselesaikan dengan mendekati cara-cara pakar dalammenyelesaikan masalah. Permasalahan waktu dan biaya merupakanpermasalahan utama dirancangnya aplikasi sistem pakar ini. Perancanganaplikasi sistem pakar ini memanfaatkan metode backward chaining yangdipadukan dengan penggunaan PHP dan database server MySQL dandirancang berbasis web karena aplikasi berbasis web akan lebih besarmanfaatnya. Metode backward chaining dapat menjelaskan secara tepattujuan apa yang dicoba untuk dipenuhi. Metode ini sesuai digunakan untukmemecahkan masalah diagnosa (Schnupp, 1989). Berdasarkan teknik dalamtroubleshooting komputer, maka teknik backward adalah teknik untukmendeteksi kesalahan pada komputer setelah dinyalakan (dialiri listrik).Sehingga mempermudah user dalam mendeteksi kerusakan padakomputernya.

    Berdasarkan latar belakang masalah dan identifikasi masalah diatas makapenulis mengambil rumusan masalah:1. Bagaimana merancang dan mengimplementasikan aplikasi sistem pakar

    berbasis web untuk mendeteksi kerusakan perangkat keras komputerdengan metode backward chaining?

    2. Bagaimana aplikasi ini dapat membantu user dalam menemukankerusakan yang terjadi pada perangkat keras komputer?

    Agar dapat memberikan gambaran lebih jelas dan untukmenyederhanakan masalah yang ada maka penulis memberikan batasanmasalah sebagai berikut:1. Aplikasi sistem pakar ini dirancang dengan memanfaatkan metode

    backward chaining untuk membantu mengatasi masalah kerusakanperangkat keras komputer saja.

    2. Data-data yang digunakan untuk uji coba implementasi aplikasi sistempakar ini adalah printer, mouse, motherboard, hardisk dan monitor.

    Tujuan dilakukan penelitian ini adalah merancang dan membangunaplikasi yang dapat membantu pemakai komputer untuk mengatasi masalahatau kerusakan pada perangkat keras komputer, sehingga dapat menghematwaktu dan biaya perbaikan.

    Metode penelitian yang digunakan adalah teknik wawancara yaitumerupakan metode pengumpulan data dengan jalan tanya jawab sepihakyang dikerjakan dengan sistematis dan berlandaskan kepada tujuan penelitian

    kepada kelompok yang membutuhkan komputer untuk meyelesaikanpekerjaan. Dari hasil wawancara dan observasi diperoleh gambaran bagianmana dari perangkat keras komputer yang sering mengalami kerusakan danbagaimana kerusakan ini terjadi. Untuk pengembangan perangkat lunakdigunakan metode waterfall yaitu sebuah model pengembangan perangkatlunak yang dilakukan secara sekuensial, dimana satu tahap dilakukan setelahtahap sebelumnya diselesaikan. Urutan dari tahap ini adalah analysis, desain,coding, testing dan implementation.

  • 7/22/2019 Unlock-sistem Pakar Troubleshooting PC

    3/12

    Apl ikasi Si stem Pakar .. Backward Chainning Fitri, Luluk

    ISSN 1441 - 1152 97

    II. TINJAUAN PUSTAKA

    Sistem pakar didefinisikan sebagai sebuah sistem berbasis pengetahuan,fakta, dan teknik penalaran dalam memecahkan masalah yang biasanya

    hanya dapat dipecahkan oleh seorang pakar dalam bidang tersebut (Martin &Oxman, 1988). Basis Pengetahuan yang diperoleh diambil dari pengalamanseorang pakar maupun teori-teori yang ada pada bidang yang spesifik saja,oleh karena itu sistem pakar memiliki keterbatasan.

    BASISPENGETAHUAN

    (ATURAN)

    FASILITASAKUISISI

    PENGETAHUAN

    ANTARMUKAPENGGUNA

    MESIN

    FASILITASPENJELASAN

    MEMORI KERJA

    (FAKTA)AGENDA

    Gambar 2.1. Ars itektur Sistem Pakar

    Komponen utama dalam sebuah arsitektur sistem pakar adalah basispengetahuan, mesin penarik kesimpulan, fasilitas akuisisi pengetahuan,subsistem penjelasan, dan user interface. Secara umum arsitektur sistempakar dapat dilihat pada Gambar 2.1. Penjelasan untuk masing-masingkomponen adalah sebagai berikut:

    1. Basis Pengetahuan (Knowledge Base)Basis pengetahuan merupakan bagian yang paling penting pada sistempakar karena keahlian dari pakar disimpan didalamnya. Basispengetahuan berisi fakta-fakta yang didapat dari seorang ahli dandiimplementasikan ke dalam sistem komputer dengan menggunakanmetode representasi pengetahuan tertentu. Metode representasipengetahuan adalah cara untuk menstrukturkan pengetahuan yang dimilikioleh pakar agar mudah diolah oleh komputer. Representasi sistem pakarberbasis rule adalah kumpulan pengetahuan yang tersusun sedemikianrupa dengan struktur IF.. THEN.. dengan relasi AND, OR atau kombinasiAND dan OR.

    2. Mesin Inferensi (Inference Engine)Mesin inferensi merupakan bagian dari sistem pakar yang bertugas untukmenemukan solusi yang tepat dari banyaknya solusi yang ada. Prosesyang dilakukan dalam mesin inferensi adalah bagaimana pengambilankeputusan terhadap konsultasi yang terjadi dan proses penalaran padabasis pengetahuan yang dimilikinya. Untuk mendapatkan kesimpulanterdapat dua metode penalaran, yaitu metode pelacakan ke depan(forward chaining) dan metode pelacakan ke belakang (backwardchaining).

    3. Subsistem Penjelasan (Explanation Subsystem)Subsistem penjelasan merupakan kemampuan untuk memberikanpenjelasan atas sebuah kesimpulan yang diberikan.

    4. Knowledge acquisition

  • 7/22/2019 Unlock-sistem Pakar Troubleshooting PC

    4/12

    JANATEKNIKA VOL.11 NO. 2/JULI 2009

    ISSN 1441 - 1152 98

    Knowledge acquisition adalah proses mendapatkan pengetahuan dariseorang pakar dan biasanya ditampilkan oleh pengolah pengetahuan(knowledge engineer). Pengolah pengetahuan mewawancarai pakar-pakardan mengumpulkan pengetahuan yang ada dari manusia. Pengetahuanatau data-data yang dikumpulkan disebut sebagai knowledge base.

    5. User InterfaceUser interface merupakan bagian dari sistem pakar yang berfungsisebagai pengendali input output. user interfacemelayani pengguna selamproses konsultasi mulai dari tanya jawab untuk mendapatkan fakta-faktayang dibutuhkan mesin inferensi sampai menampilkan output yangmerupakan kesimpulan/rekomendasi yang dihasilkan oleh mesin inferensi.

    Menurut Nadhief (2006), terdapat dua macam teknik dalam mendeteksipermasalahan dalam komputer (Nadhief1. Teknik Forward

    , 2006), yaitu:

    Dalam teknik ini segala macam permasalahan dideteksi semenjak awal

    komputer dirakit dan biasanya teknik ini hanya digunakan oleh orang-orangdealer komputer yang sering melakukan perakitan komputer. Pada teknik inihanya dilakukan pendeteksian masalah secara sederhana dan dilakukansebelum komputer dinyalakan (dialiri listrik), sebagai contoh:

    (1) Setelah komputer selesai dirakit, maka dilakukan pemeriksaan padasemua hardware yang telah terpasang, misalnya memeriksahubungan dari kabel power supply ke soket power padamotherboard.

    (2) Untuk casing ATX, kita periksa apakah kabel Power Switch sudahterpasang dengan benar.

    2. Teknik BackwardTeknik Backward adalah teknik untuk mendeteksi kesalahan pada

    komputer setelah komputer dinyalakan (dialiri listrik). Teknik lebih banyakdigunakan karena pada umumnya permasalahan dalam komp