of 21 /21
PROPOSAL PERMOHONAN DANA BANTUAN KELOMPOK TERNAK BABI TUNAS SARI BANJAR PIAKAN DESA SIBANGKAJA KECAMATAN ABIANSEMAL KABUPATEN BADUNG

Tunas Sari

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: Tunas Sari

PROPOSALPERMOHONAN DANA BANTUAN

KELOMPOK TERNAK BABI TUNAS SARIBANJAR PIAKAN

DESA SIBANGKAJAKECAMATAN ABIANSEMAL

KABUPATEN BADUNG

TAHUN 2013

Page 2: Tunas Sari

KELOMPOK TERNAK BABI TUNAS SARIBR. PIAKAN, DESA SIBANGKAJA

KEC. ABIANSEMAL, KAB. BADUNG

No : 01/ TB.TS / V /2013 Sibangkaja, 13 Mei 2013Lamp : 1 Gabung KepadaPerihal : PERMOHONAN BANTUAN DANA Yth : Ketua DPRD Kab. Badung

di_Mangupura

Om Swastyastu,

Dengan memanjatkan puji syukur kehadapan Ida Shang Hyang Widhi Wasa, Tuhan

Yang Maha Esa, kami kelompok Ternak Babi Tunas Sari, Br. Piakan, Desa Sibangkaja, Kec.

Abiansemal, Kab. Badung, yang telah terbentuk dengan tujuan untuk meningkatkan penghasilan

anggota kelompok bermaksud untuk melakukan pembangunan kandang babi dan pembelian

bibit.

Sehubungan dengan hal tersebut dengan segala kerendahahn hati kami mohon bantuan

dana kepada Bapak guna dapat meringankan beban anggota kelompok kami.

Sebagai bahan pertimbangan Bapak, bersama ini kami lampirkan :

1. Rencana Anggaran Biaya (RAB)

2. Susunan Anggota Kelompok Ternak Babi “TUNAS SARI”

Demikianlah permohonan ini kami ajukan atas perhatian serta bantuan Bapak kami

haturkan terima kasih.

Om Santhi, Santhi, Santhi OM.

Ketua Sekretaris

( I Nyoman Suwena ) ( I Putu Rika )

Mengetahui,Perbekel Desa Sibangkaja Kelian Banjar Dinas Piakan

(Drs. I Made Wania) ( I Wayan Suena)

Camat Abiansemal

( I Gst. Ngr. Gede Jaya Saputra,S.Sos.MAP.)NIP: 19750207 199311 1 002

Page 3: Tunas Sari

SUSUNAN ANGGOTA KELOMPOKTERNAK BABI TUNAS SARIBR. PIAKAN, SIBANGKAJA

KEC. ABIANSEMAL, KAB. BADUNG

Ketua : I Nyoman Suwena

Sekretaris : I Putu Rika

Bendahara : I Wayan Agus Gunawan

Anggota :

1. I Made Argawa

2. I Wayan Sudarma

3. I Nyoman Parta

4. I Wayan Suerta

5. I Made Sukada

6. I Wayan Resik

7. I Ketut Subawa Antara

Ketua

( I Nyoman Suwena)

Page 4: Tunas Sari

KELOMPOK TERNAK BABI TUNAS SARI BR. PIAKAN, DESA SIBANGKAJA

KEC. ABIANSEMAL, KAB. BADUNG

RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)PEMBUATAN KANDANG BABI

Pembuatan 1 Buah Kandang :NO URAIAN VOLUME HARGA

SATUAN (Rp)JUMLAH

(Rp)A123567891011

B

BAHANBatakoSemenPasirTiang beton 2,5 mUsuk AlbesiaReng albesiaAsbes 150cmx105x4mmPaku asbesPaku usukPaku reng

TUKANGOngkos tukang 3 x 10 hari

500 biji10 zak1truk

6 buah60 batang3 bendel50 biji3 kg3 kg2 kg

-

2.00060.000

900.000150.00020.000

125.00035.00010.00010.00010.000

70.000

1.000.000600.000900.000900.000

1.200.000375.000

1.750.00030.00030.00020.000

2.100.000TOTAL 8.905.000

PEMBUATAN 5 KANDANG = Rp. 8.905.000,- x 5 = Rp. 89.050.000,-

PEMBELIAN 30 BIBIT @Rp. 550.000,- = Rp. 16.500.000,-

PEMBELIAN 1000 Kg PAKAN BABI @ Rp.3.600,-/Kg = Rp. 3.600.000,- +

TOTAL BIAYA = Rp.64.625.000,-

Ketua

( I Nyoman Suwena)

Page 5: Tunas Sari

SURAT PENGUKUHANAD/ART KELOMPOK

“TERNAK BABI TUNAS SARI”

DESA SIBANGKAJAKECAMATAN ABIANSEMAL

KABUPATEN BADUNG

TAHUN 2013

Page 6: Tunas Sari

PEMERINTAH KABUPATEN BADUNGKECAMATAN ABIANSEMAL

DESA SIBANGKAJA

KEPUTUSAN PERBEKEL DESA SIBANGKAJA

Nomor :

TENTANG

PENGUKUHAN BERDIRINYA KELOMPOK TERNAK BABI TUNAS SARI

BR. PIAKAN, DESA SIBANGKAJA, KECAMATAN ABIANSEMAL

KABUPATEN BADUNG

PERBEKEL DESA SIBANGKAJA

Menimbang : a. Bahwa sehubungan dengan adanya Surat Permohonan dari Ketua

Kelompok Ternak Babi Tunas Sari tentang pengukuhan berdirinya

Kelompok Ternak Babi Tunas Sari

b. Bahwa dalam memperlancar kegiatan penuluhan atau pembinaan

terhadap petani dan peternak dan menciptakan wadah kerja sama para

petani dan peternak maka dipandang perlu untuk meresmikan dan

mengukuhkan berdirinya kelompok peternak dimaksud dengan

Keputusan Perbekel Desa Sibangkaja

c. Berkenaan dengan hal tersebut diatas, maka dipandang perlu

menetapkan berdirinya kelompok ternak dimaksud dengan Keputusan

Perbekel Desa Sibangkaja

Mengingat : a. Undang- Undang Nomer: 69 tahun 1958 tentang pembentukan daerah-

daerah Tingkat II dalam wilayah daerah-daerah Tingkat I Bali Nusa

tenggara Barat dan Nusa tenggara Timur (Lembaran Negara Republik

Indonesia No. 1655).

b Undang-Undang No 5 tahun 1974 tentang pokok-pokok pemerintah

daerah (Pemerintah Republik Indonesia tahun 1974 Nomor 38 tambahan

lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3037).

c. Undang-Undang Nomer: 6 Tahun 1967 Tentang Ketentuan pokok-

pokok peternak dan kesehatan hewan (Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomer : 10 Tahun 1967 Tambahan Lembaran Negara

Republik Indonesia Nomor : 28254

Page 7: Tunas Sari

MEMUTUSKAN

Menetapkan : PEGURUS KELOMPOK TERNAK BABI TUNAS SARI BR. PIAKAN,

DESA SIBANGKAJA, KECAMATAN ABIANSEMAL, KABUPATEN

BADUNG

Pasal 1

Mengukuhkan berdirinya kelompok Ternak Babi TUNAS SARI Banjar PIAKAN, Desa

Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung dengan susunan pengurus dan anggota

sebagai berikut :

Ketua : I Nyoman Suwena

Sekretaris : I Putu Rika

Bendahara : I Wayan Agus Gunawan

Anggota :

1. I Made Argawa

2. I Wayan Sudarma

3. I Nyoman Parta

4. I Wayan Suerta

5. I Made Sukada

6. I Wayan Resik

7. I Ketut Subawa Antara

Pasal 2

1. Pengukuhan berdirinya kelompok Ternak Babi TUNAS SARI ini berlaku sejak disahkan

2. Bilamana terjadi kesalahan, akan dilakukan perbaikan seperlunya

----------------------------------------------------Disahkan : Desa Sibangkaja

Pada Tanggal : 2 Maret 2010----------------------------------------------------

Perbekel Desa Sibangkaja

Drs. I Made Wania

Page 8: Tunas Sari

KELOMPOK TANI DAN TERNAK BABI

“TUNAS SARI”

BR. PIAKAN, DESA SIBANGKAJA KEC. ABIANSEMAL, KAB. BADUNG

ANGGARAN DASAR

(AD)

Kelompok –kelompok ternak yang berkembang pesat di masyarakat Kabupaten Badung searah

dengan perkembangan pembangunan yang tengah digalakkan oleh pemerintah yang tertuang

dalam Garis- Garis Besar Haluan Negara yang pada hekekatnya bertujuan untuk meningkatkan

tarat hidup kelompok masyarakat secara luas.

Pada dasar pembentukan kelompok tani dan ternak yang berkembang di masyarakat merupakan

animo positif guna melestarikan dan peternakan yang ada di Bali, khususnya di wilayah

Kabupaten Badung.

Pengorganisasian kelompok tani dan ternak perlu di atur keberadaannya melalui suatu Anggaran

Dasar seperti diuraikan di bawah ini.

BAB 1

DASAR, AZAS, DAN TUJUAN

Pasal 1

Kelompok didirikan atas dasar musyawarah mufakat dan kesadaran bersama untuk

meningkatkan sosial ekonomi anggotannya.

Pasal 2

AZAS

Kelompok berasaskan Pancasila sebagaimana termaktub dalam pembukaan Undang-Undaang

Dasar 1945 sesuai jiwa dan semangat lahirnya pada 1 juni 1945 serta mencintai Negara

Kesatuan Republik Indonesia.

Pasal 3

TUJUAN

Kelompok bertujuan untuk :

a. Mewujudkan kehidupan perekonomian dan pembangunan yang lebih baik untuk masa –masa

yang akan datang.

b. Meningkatkan kehiduapn sosial Ekonomi yang di landasi semangat gotong royong untuk

kesejahteraan anggota.

c. Memperjuangkan kepentingan kelompok untuk beraktifitas dalam kehidupan sosial

kemasyarakatan.

Page 9: Tunas Sari

BAB II

NAMA, WAKTU, TEMPAT KEDUDUKAN, DAN WILAYAH KERJA

Pasal 4

NAMA

Kelompok Ternak Babi ini bernama Ternak Babi Tunas Sari

Pasal 5

WAKTU

Kelompok ternak ini didirikan pada tanggal 2 Januari 2010 untuk waktu yang tidak terbatas.

Pasal 6

TEMPAT

Kelompok tempat kedudukannya di Banjar Piakan, Desa Sibangkaja Kabupaten Badung

Propinsi Bali

Pasal 7

WILAYAH KERJA

Kelompok, wilayah kerjanya meliputi Wilayah Desa Sibangkaja Kecamatan Abiansemal dan

sekitarnya

BAB III

LAMBANG DAN ATRIBUT

Pasal 8

Kelompok memiliki lambang dan Atribut yang ditetapkan dan disahkan oleh pengurus dengan

persetujuan anggota.

BAB IV

USAHA

Pasal 9

Kelompok memiliki keinginan untuk bergerak dalam bidang usaha peternakan dalam arti luas

BAB V

KEANGGOTAAN

Pasal 10

Syarat-syarat Anggota

Untuk menjadi anggota kelompok wajib memenuhi persyaratan sebagai berikut:

1. Memiliki Kartu Tanda Penduduk dan berdomisili di Desa Sibangkaja Kecamatan

Abiansemal

2. Terdaftar Sebagai Anggota

3. Menyetujui AD/ART

Page 10: Tunas Sari

Pasal 11

HAK ANGGOTA

Setiap anggota Kelompok memiliki Hak sebagai berikut:

1. Mendapat perlakuan yang sama

2. Menghadiri rapat-rapat

3. Menyampaikan pendapat dan keingnan di dalam rapat ataupun di luar rapat kepada pengurus

kelompok, baik tertulis maupun lisan dengan maksud yang positip.

4. Memilih atau dipilih menjadi Pengurus

5. Mendapat informasi dan keterangan terhadap perkembangan Kelompok.

Pasal 12

KEWAJIBAN ANGGOTA

Kewajiban anggota Kelompok yaitu:

1. Patuh dan taat terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan

keputusan-keputusan yang telah disepakati dalam rapat-rapat.

2. Mengembangkan dan memelihara kebersamaan dalam melaksanakan kegiatan kelompok

atas dasar kekeluargaan dan semangat Gotong Royong

3. Bersama-sama menanggung seluruh biaya yang timbul akibat keberadaan dan aktivitas

kelompok ini

4. Menjunjung tinggi dan menjaga nama baik kelompok

Pasal 13

PEMBERHENTIAN ANGGOTA

Anggota Kelompok diberhentikan dengan alasan :

1. Menjadi anggota Kelompok lain

2. Atas permintaan sendiri

3. Pemberhentian oleh pengurus

4. Meninggal dunia

Pasal 14

MEKANISME PEMBERHENTIAN ANGGOTA

a. Diberikan surat teguran sebanyak satu kali

b. Diberikan surat peringatan sebanyak tiga kali

c. Diberikan surat pemberhentian sementara

d. Surat pemberhentian

Page 11: Tunas Sari

BAB VI

KEPENGURUSAN

Pasal 15

SUSUNAN PENGURUS

Dalam rangka melaksanakan manajemen kelompok, maka diperlukan Pengurus yang terdiri dari:

a. Seorang Ketua

b. Seorang Sekretaris

c. Seorang Bendahara

Pasal 16

KRITERIA PENGURUS

1. Memiliki Kartu Tanda Penduduk dan berdomisili di Desa Sibangkaja Kecamatan

Abiansemal

2. Terdaftar sebagai Anggota

3. Menyetujui AD/ART

4. Telah berumur 20 (dua puluh) tahun atau lebih

5. Bertaqwa kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa

6. Cakap berbicara, membaca, dan menulis dalam Bahasa Indonesia

7. Berpendidikan paling rendah tamat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau bentuk lain yang

sederajat

8. Setia kepada Pancasila sebagai dasar Negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik

Indonesia Tahun 1945, cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945 dan NKRI

Pasal 17

HAK DAN KEWAJIBAN PENGURUS

a. Memimpin kegiatan kelompok

b. Mencatat dan membukukan setia kejadian sebagaimana mestinya

c. Mencari informasi tentang perkembangan Kelompok ternak dari instansi ataupun Penda baik

Pemprop Bali Kabupaten Badung

Pasal 18

MASA BAKTI PENGURUS

Masa Bakti Pengurus Kelompok adalah 5 (lima) tahun dan dapat dipilih kembali sebanyak 1

(satu) kali masa jabatan pengurus.

Page 12: Tunas Sari

BAB VII

RAPAT-RAPAT

Pasal 19

RAPAT PENGURUS

1. Rapat Pengurus minimal diadakan sekali dalam 3 (tiga) bulan.

2. Bila ada hal yang dianggap penting dan mendesak maka rapat pengurus sewaktu-waktu

dapat dilaksanakan

Pasal 20

RAPAT ANGGOTA

1. Rapat anggota dilakukan minimal sekali dalam 1 (satu) bulan

2. Bila ada hal yang dianggap penting dan mendesak maka rapat anggota sewaktu-waktu dapat

dilaksanakan dengan persetujuan atau usulan dari anggota minimal di tanda tangani oleh 5

(lima) orang anggota.

3. Rapat anggota merupakan pemegang kekeuasaan tertinggi dalam kelompok

4. Rapat anggota dikatakan sah apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 (dua per tiga) dari

jumlah anggota

5. Rapat anggota diselenggarakan oleh Pengurus

6. Dan bilamana ada masalah terhadap Pengurus maka anggota dapat melaksanakan Rapat

untuk mengganti Pengurus

BAB VIII

PEMBUBARAN

1. Pembubaran kelompok hanya dapat dilakukan oleh pengurus atas persetujuan pendirian atau

semua anggota-anggota

2. Pendirian adalah semua anggota kelompok.

BAB IX

PERUBAHAN ANGGARAN DASAR

Pasal 21

Perubahan anggaran dasar dapat dilakukan :

1. Melalui rapat anggota atau usul pengurus 2/3 dari jumlah anggota

2. Perubahan anggaran dasar itu sah apabila 2/3 dari jumlah anggota menyetujuinya.

Page 13: Tunas Sari

BAB X

KETENTUAN KHUSUS

Pasal 22

Apabila timbul perbedaan tafsir mengenai suatu ketentuan dalam Anggaran Dasar ini, maka

tafsir yang sah adalah yang ditetapkan oleh pengurus dan dipertanggungjawabkan dalam rapat

anggota.

BAB XI

KETENTUAN PENUTUP

Pasal 23

1. Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini akan diatur lebih lanjut dalam

Anggaran Rumah Tangga dan keputusan-keputusan Rapat Anggota yang tidak boleh

bertentangan dengan Anggaran Dasar ini.

2. Dengan disahkan Anggaran Dasar ini, segala ketentuan dan peraturan yang akan

dilaksanakan harus tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar ini.

Page 14: Tunas Sari

KELOMPOK TERNAK BABI TUNAS SARIBR. PIAKAN DESA SIBANGKAJA

KEC. ABIANSEMAL, KAB. BADUNG

ANGGARAN RUMAH TANGGA

(ART)

PENDAHULUAN

Suatu organisasi ataupun kelompok yang dibentuk,dapat berjalan dengan baik bilamana dikelola

dengan manajemen yang baik dan benar.Untuk memudahkan dalam pengelolaannya maka perlu

dibuat Anggaran Rumah Tangga agar terjadi koordinasi yang harmonis antara Pengurus dengan

anggota itu sendiri. Adapun Anggaran Rumah Tangga ini bersifat saksi-sakai serta tambahan

aturan yang belum jelas dan atau penjelasan dari Anggaran Dasar

BAB I

KEANGGOTAAN

Pasal 1

1. Untuk masuk menjadi anggota kelompok baru, diwajibkan memenuhi persyaratan yang

tertuang pada pasal 10 Anggaran Dasar

2. Memiliki kewajiban membayar sejumlah uang / kekayaan yang dimiliki anggota lama,dan

sebelumnya ditentukan kekayaan kelompok secara total ,selanjutnya dihitung pembagian

kekayaan rata-ratasetiap anggota.

3. Mendapat persetujuan sekurang –kurangnya 2/3 dari jumlah anggota lama.

Pasal 2

1. Anggota berhenti karena permohonan sendiri ataupun karena diberhentikan oleh rapat

pengurus dengan anggota tidak memperoleh bagian kekayaan, namun jika ada hutang yang

dimiliki oleh kelompok malka yang bersangkutan wajib ikut menanggung hutang kelompok

sebanyak rata-rata hutang masing-masing anggota

2. Apabila anggota kelompok meninggal dunia, maka hak dan kewajibannya terhadap

kelompok diberipkan kepada ahli warisnya

BAB II

KEPENGURUSAN

Pasal 3

Pengurus Kelompok sebagaimana tertuang dalam Anggaran Dasar BAB VI pasal 15 yaitu

dengan jumlah ganjil sebanyak 3 (tiga) orang, terdiri dari : Ketua, Sekretaris, dan Bendahara.

Page 15: Tunas Sari

Pasal 4

MANAJEMEN

Pengurus berkewajiban untkuk membuat manajemen kelompok yang menyangkut dalam segala

bidang sebagai tujuannya, dengan pola jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

BAB III

KEPUTUSAN RAPAT

Pasal 5

Pengambilan keputusan rapat dilaksanakan dengan cara Musyawarah mufakat, jika tidak

tercapai kata mufakat malka selanjutnya keputusan diambil dengan cara pemungutan suara

terbanyak, baik lisan ataupun tertulis.

BAB IV

PEMBAGIAN TUGAS PENGURUS

Pasal 6

Pembagian Tugas pengurus adalah sebagai berikut :

1. KETUA :

a. Memimpin rapat anggota dan rapat pengurus

b. Menandatangani surat undangan rapat, surat berharga, dan surat-surat lainnya.

c. Mewakili Kegitan Kelompok baik di dalam Desa maupun diluar Desa, yang berkaitan

dengan kelompok.

2. SEKRETARIS :

a. Melaksanakan tugas-tugas administrasi surat menyurat

b. Memimpin rapat anggota dan rapat pengurus

c. Membantu tugas-tugas Ketua

3. BENDAHARA :

a. Menjalankan tugas-tugas administrasi keuangan berkaitan, dengan keuangan kelompok

b. Bersama Ketua menandatangani surat-surat berharga milik kelompok.

Pasal 7

IMBALAN/UPAH

1. Untuk permulaan pengurus sepenuhnya mengabdikan diri kepada kelompok

2. Kriteria untuk memungkinkan pengurus dapat diberikan imbalan/upah

3. Keputusan untuk memberikan imbalan/upah pengurus kelompok dilakukan dalam rapat

anggota

Page 16: Tunas Sari

4. Besarnya Imbalan/upah adalah minimal sebesar 10% dari keuntungan yang ada, dan

diberikan saat rapat tahunan anggota kelompok.

BAB V

SANKSI

Pasal 8

Sanksi yang diterapkan dalam Kelompok adalah : Tidak hadir (absent) dalam rapat dan kegiatan

anggota kelompok dikenakan sanksi denda berupa uang sebesar Rp 2.500,- (dua ribu lima ratus

rupiah).

BAB VI

PENUTUP

Pasal 9

1. Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Tangga ini akan diatur kemudian melalui rapat

anggota dan dijadikan Keputusan Rapat

2. Anggaran Rumah Tangga ini mulai berlaku sejak ditetapkan oleh Rapat Anggota

Sibangkaja, 2 Januari 2010

Pengurus Kelompok Ternak Babi Tunas Sari

Ketua Sekretaris

( I Nyoman Suwena ) ( I Putu Rika )