TUGAS MAKALA1 ensefalitis

  • View
    26

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ensefalitis

Text of TUGAS MAKALA1 ensefalitis

TUGAS MAKALAHKMB 1 SISTEM PERSYARAFAN(Konsep Medik dan Konsep Keperawatan Ensefalitis )

Oleh :Kelompok 2

1. Abdul Said Ishak2. Andrian Yasin3. Fiqri Muhamad Hijrah4. Meldi dehi5. Pin Alvionita latif6. Siti Rahmawati A siku

POLTEKES GORONTALOTAHUN AKADEMIK 2013/2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini . Dalam penyusunan makalah ini kami banyak menemukan kesulitan dan hambatan, namun berkat adanya bantuan dan bimbingan baik dari segi moril maupun materil dari berbagai pihak sehingga makalah ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya. Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini jauh dari kesempurnaan, maka dari itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca demi penyusunan selanjutnya. Harapan kami, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kami dan para pambaca pada umumnya.

Gorontalo, November 2014

Kelompok 2

iDAFTAR ISI

Kata Pengantar...............................................................................................................................i Daftar Isi............................................................................................................................................ii.

BAB I:Pendahuluan....................................................................................................................11.1 latar belakang masalah........................................................................................11.2 Rumusan masalah...............................................................................................11.3 Tujuan penulisanBAB II :kajian Teori2.1 Sejarah penemuan sel.....................................................................................22.2 komponen organic penyusun sel.......................................................................4 2.3 struktur organisasi prokariotik dan eukariotik....52.4 Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan...10BAB III : Penutup3.1 Kesimpulan .......................................................................................................133.2 Saran..................................................................................................................13 Daftar Pustaka

iiBAB IPENDAHULUAN

A. Latar BelakangInfeksi intrakranial dapat melibatkan jaringan otak (ensefalitis), sumber penyebab dapat berupa dari bakteri, virus atau bahkan jamur (fungi) dan hasilnya atau penyembuhannya dapat komplit atau (sembuh total) dan sampai pada menimbulkan penurunan neurologis dan juga sampai terjadi kematian. Virus masuk tubuh pasien melalui kulit,saluran nafas dan saluran cerna.setelah masuk ke dalam tubuh,virus akan menyebar ke seluruh tubuh dengan beberapa cara: Setempat:virus alirannya terbatas menginfeksi selaput lendir permukaan atau organ tertentu.B. Rumusan masalah1. Bagimana laporan pendahuluan pada pasien dengan encephalitis2. Bagaimana asuhan keperawatan pada pasien dengan encefalitis C. Tujuan penulisanTujuan makalah ini disusun adalah untuk memenuhi tugas dari salah satu mata kuliah yaitu Keperawatan Medikal Bedah I Kemudian dari pada itu, makalah ini disusun untuk dapat menjelaskan dan memberi gambaran klinis tentang penyakit dan asuhan keperawatan Ensefalitis.

1BAB IIKAJIAN TEORIKonsep MedikDefinisiEnsefalitis adalah radang jaringan otak yang dapat disebabkan oleh bakteri, cacing, protozoa, jamur, ricketsia atau virus (Arif Mansur : 2000).Encephalitis adalah suatu peradangan dari otak. Ada banyak tipe-tipe dari encephalitis, kebanyakan darinya disebabkan oleh infeksi-infeksi. Paling sering infeksi-infeksi ini disebabkan oleh virus-virus. Encephalitis dapat juga disebabkan oleh penyakit-penyakit yang menyebabkan peradangan dari otak.Ensefalitis adalah infeksi yang mengenai CNS yang disebabkan oleh virus atau mikro organisme lain yang non purulent. Ensefalitis adalah peradangan akut otak yang disebabkan oleh infeksi virus. Terkadang ensefalitis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti meningitis, atau komplikasi dari penyakit lain seperti rabies (disebabkan oleh virus) atau sifilis (disebabkan oleh bakteri). Penyakit parasit dan protozoa seperti toksoplasmosis, malaria, atau primary amoebic meningoencephalitis juga dapat menyebabkan ensefalitis pada orang yang sistem kekebalan tubuhnya kurang. Kerusakan otak terjadi karena otak terdorong terhadap tengkorak dan menyebabkan kematian.EtiologiBerbagai macam mikroorganisme dapat menimbulkanensefalitis, misalnya bakteria, protozoa, cacing, jamur, spirochaeta, dan virus. Bakteri penyebab ensefalitisadalah Staphylococcus aureus, streptokok, E. Coli, M. Tuberculosa dan T. Pallidum. Encephalitis bakterial akut sering disebut encephalitis supuratif akut (Mansjoer, 2000). Penyebab lain dari ensefalitis adalah keracunan arsenik dan reaksi toksin dari thypoid fever, campak dan chicken pox/cacar air. Penyebab encephalitis yang terpenting dan tersering ialah virus. Infeksi dapat terjadi karena virus langsung menyerang otak, atau reaksi radang akut infeksi sistemik atau vaksinasi terdahulu.Klasifikasi encephalitis berdasar jenis virus serta epidemiologinya ialah:a. Infeksi virus yang bersifat endemik1) Golongan enterovirus : Poliomyelitis, virus Coxsackie, virus ECHO.2) Golongan virus Arbo : Western equine encephalitis, St. Louis encephalitis, Eastern equine encephalitis, Japanese B encephalitis, Russian spring summer encephalitis, Murray valley encephalitis.b. Infeksi virus yang bersifat sporadik : Rabies, Herpes simpleks, Herpes zoster, Limfogranuloma, Mumps, Lymphocytic choriomeningitis, dan jenis lain yang dianggap disebabkan oleh virus tetapi belum jelas.c.Encephalitis pasca-infeksi : pasca-morbili, pasca-varisela, pasca-rubela, pasca-vaksinia, pasca-mononukleosis infeksius, dan jenis-jenis lain yang mengikuti infeksi traktus respiratorius yang tidak spesifik. (Robin cit. Hassan, 1997).KlasifikasiEnsefalitis SupurativaPatogenesisPeradangan dapat menjalar ke jaringan otak dari otitis media, mastoiditis, sinusitis, atau dari piema yang berasal dari radang, abses di dalam paru, bronkiektasi, empiema, osteomeylitis cranium, fraktur terbuka, trauma yang menembus ke dalam otak dan tromboflebitis. Reaksi dini jaringan otak terhadap kuman yang bersarang adalah edema, kongesti yang disusul dengan pelunakan dan pembentukan abses. Disekeliling daerah yang meradang berproliferasi jaringan ikat dan astrosit yang membentuk kapsula. Bila kapsula pecah terbentuklah abses yang masuk ventrikel.Manifestasi KlinisSecara umum gejala yang timbul dapat berupa trias ensefalitis seperti :Demam. Kejang. Kesadaran menurun. Bila ensefalitis berkembang menjadi abses serebri akan timbul gejala-gejala infeksi umum, tanda-tanda meningkatnya tekanan intrakranial yaitu nyeri kepala yang kronik dan progresif, muntah, penglihatan kabur, kejang, dan kesadaran menurun.Pada pemeriksaan mungkin terdapat edema papil. Tanda-tanda defisit neurologis tergantung pada lokasi dan luas abses.

Terapi pada ensefalitis supurativa adalah dengan pemberian: Ampisillin 4 x 3-4 g per oral selama 10 hari.Cloramphenicol 4 x 1g/24 jam intra vena selama 10 hari.

Ensefalitis SiphylisPatogenesisDisebabkan oleh Treponema pallidum. Infeksi terjadi melalui permukaan tubuh umumnya sewaktu kontak seksual. Setelah penetrasi melalui epithelium yang terluka, kuman tiba di sistem limfatik, melalui kelenjar limfe kuman diserap darah sehingga terjadi spiroketemia. Hal ini berlangsung beberapa waktu hingga menginvasi susunan saraf pusat. Treponema pallidum akan tersebar diseluruh korteks serebri dan bagian-bagian lain susunan saraf pusat.Manifestasi KlinisAdapun gejala ensefalitis sifilis terdiri dari dua bagian yaitu :Gejala-gejala neurologisKejang-kejang yang datang dalam serangan-serangan.Afasia.Apraksia.Hemianopsia.Penurunan kesadaranPupil Agryll- Robertson.Nervus opticus dapat mengalami atrofi. Pada stadium akhir timbul gangguanan-gangguan motorik yang bersifat progresif.Gejala-gejala mentalTimbulnya proses dimensia yang progresif.Intelgensia yang mundur perlahan-lahan yang mula-mula tampak pada kurang efektifnya kerja.Daya konsentrasi mundur.Daya ingat berkurang.Daya pengkajian terganggu.Terapi pada ensefalitis siphylis Penisillin G 12-24 juta unit/hari dibagi 6 dosis selama 14 hari.Penisillin prokain G 2,4 juta unit/hari intra muskular + probenesid 4x500mg oral 14 hari.Bila alergi pada penisilin, maka bisa diberikan :Tetrasiklin 4 x 500 mg per oral selama 30 hari.Eritromisin 4 x 500 mg per oral selama 30 hari.Cloramfenicol 4 x 1 g intra vena selama 6 minggu.Seftriaxon 2 g intra vena/intra muscular selama 14 hari.

Ensefalitis VirusAdapun virus yang dapat menyebabkan radang otak pada manusia adalah sebagai berikut :

Virus RNAParamikso virus : virus parotitis, virus morbili.Rabdovirus: virus rabies.Togavirus: virus rubella flavivirus (virus ensefalitis Jepang B, virus dengue).Picornavirus: enterovirus (virus polio, coxsackie A, B, echovirus).Arenavirus: virus koriomeningitis limfositoriaVirus DNAHerpes virus: herpes zoster-varisella, herpes simpleks, sitomegalivirus, virus Epstein-barr Poxvirus : variola, vaksinia.Retrovirus: AIDS.Manifestai KlinisDemam.Nyeri kepalaVertigo.Nyeri badan.Nausea. Kesadaran menurun.Kejang-kejang.Kaku kuduk.Hemiparesis dan paralysis bulbaris.Terapi pada ensefalitis karena virusPengobatan simtomatisAnalgetik dan antipiretik : Asam mefenamat 4 x 500 mg.Anticonvulsi : Phenitoin 50 mg/ml intravena 2 x sehari.

Pengobatan antivirus diberikan pada ensefalitis virus dengan penyebab herpes zoster-varicella.Asiclovir 10 mg/kgBB intra vena 3 x sehari selama 10 hari atau 200 mg peroral tiap 4 jam selama 10 hari.

Ensefalitis Karena ParasitMalaria SerebralPlasmodium falsifarum penyebab terjadinya malaria serebral. Gangguan utama terdapat didalam pembuluh darah mengenai parasit. Sel darah merah yang terinfeksi pla