Tipologi-Tipologi Yang Berdasarkan Konstitusi

  • View
    92

  • Download
    3

Embed Size (px)

Text of Tipologi-Tipologi Yang Berdasarkan Konstitusi

Tipologi tipologi yang disusun berdasarkan keadaaan jasmani

Oleh: Rully Nurmalita M2A009018 (Mazhab Perancis dan Konstitusi Amerika Serikat) Hana Afradhila M2A009021 ()

Teori kepribadian yang membedakan tipe-tipe manusia berdasarkan bentuk tubuh seseorang (fenotif-nya)

Variasi/ragam jasmani manusia berakar kepada keturunan, dasarnya dibawa sejak lahir, tidak dapat diubah oleh pengaruh luar

Tahun 1880 merumuskan teori deformasi, yaitu tentang penggolongan tubuh manusia. Variasi tubuh manusia: Batang tubuh kecil bentuk tubuh tinggi kurus (habitus phthisis) Batang tubuh besar bentuk tubuh gemukpendek (habitus apoplectis) Batang tubuh normal proporsi badan normal

Didasarkan pada teori Viola, ada 3 golongan tubuh manusia : a. Microplanchnis (dominan vertikal) b. Macroplanchnis (dominan horisontal) 1.

2.

c. Normoplanchnis (seimbang) Kajian Rava Neurasthenia & psychasthenia banyak terdapat pada gol microplanchnis Manic-depressive banyak terjadi pada gol macroplanchnis

Tokoh : Sigaud Dasar pikiran : Menggolongkan manusia berdasarkan fungsi fisiologis yang dominan Manusia beserta kelainan-kelainannya (anomalie) harus dilihat sebagai fungsi dari bawaan dan lingkungan Ada interaksi antara bawaan dan lingkungan

Fungsi yang DominanMotorik

Tipe

Keadaan Jasmani yang Khas

Muskuler

Muka penuh, anggota badan kokoh, otototot tumbuh dengan baik, organ-organ berkembang dengan selaras.

Pernapasan

Respiratoris Thorax dan leher lebih besar daripada organ lain, muka lebar. Digestif Thorax pendek besar, rahang lebar, pinggang besar, leher pendek, mata kecil Dahi menonjol ke depan dengan rambut di tengah, mata bersinar, daun telinga lebar, tangan dan kaki kecil.

Pencernaan

Susunan syaraf celebral

Celebral

Mac Auliffe: Dasar kepribadian: Faktor keturunan Penentu diferensiasi: Faktor lingkungan1. Daerah mewah digestif 2. Pegunungan & pertanian respiratoris 3. Daerah yang mementingkan kekuatan fisik muskuler 4. Kota cerebral

Tokoh : Krestchmer Tidak hanya membahas masalah konstitusi tetapi juga masalah temperamen. Tetapi dasar pandangan tetap konstitusi Krestchmer menggunakan 3 istilah yaitu : konstitusi jasmani/konstitusi kostitusi jiwa/temperamen watak/kepribadian

Tipologi KretschmerWATAK

FAKTOR ENDOGEN

FAKTOR EKSOGEN

KONSTITUSI(KONSTITUSI JASMANI)

TEMPERAMEN(KONSTITUSI KEJIWAAN)

Konstitusi: Sifat sifat individu yang berdasarkan keturunan, dapat berupa sifat jasmani maupun sifat kejiwaan. Disebut juga faktor endogen karena tergantung pada faktor keturunan dan tidak dapat diubah oleh faktor dari luar/eksogen. Dasar: riset terhadap 260 klien a. Piknis: Tubuhnya cenderung melebar, lembut, gemuk

b. Leptosom: c. Atletis:

bulat dan berlemak

Tipe ini mempunyai ciri kurus, lurus, tubuh lemah, pertumbuhan lambat Ciri-ciri tipe ini, orangnya tinggi, besar, dadanya bidang, kekar, dan postur tubuh yang meruncing ke bawah. Tipe yang lain dari ketiga tipe di atas.

d. Displastis:

2. Temperamen

a. Tipe schizothym: seperti schizophrenia tapi sangat

3. Hubungan konstitusi & temperamenPiknis cyclothym Leptosom schizothym Atletis schizothym Dysplastis schizothym

tidak jelas. Ciri: menutup diri, asosial, cenderung autis b. Tipe cyclothym: seperti manic-depresif tapi sangat tidak jelas Ciri: mudah bergaul, sosial, mudah menyesuaikan diri, empatik, terbuka

Tokoh: W. H. SHELDON

Konstitusi adalah aspek-aspek individu yang relatif tetap tak berubah-ubah-morphologi,psikologi,fungsi kelenjar buntudapat dilawan dengan aspek-aspek yang relatif stabil dan mudah termodifikasi karena tekanan-tekanan lingkungan. Struktur jasmani adalah hal utama yang mempengaruhi tingkah laku manusia. Faktor genetis biologis sangat penting dalam menentukan tingkah laku. Morphogenotipe sangat penting dalam menentukan perkembangan jasmani yang nampak (phenotipe) dan dalam menentukan perkembangan tingkah laku

Morphogenotipe adalah : proses perkembangan organ atau jaringan dan diferensiasi yang terjadi sesuai yang dilakukan oleh organ/jaringan tersebut. seperti : Organ yang berasal dari endoderm (sistem digestif) Organ yang berasal dari mesoderm (otot-otot, pembuluh darah, jantung) Organ yang berasal dari ectoderm (kulit, sistem syaraf). Phenotipe adalah keadaan jasmani / lahiriah seperti : Kepala, leher, dada, lengan, panggul, perut, kaki.

Somatotipe adalah gabungan antara morphogenotipe dan phenotipe Somatotipe adalah cara untuk mengukur morphogenotipe melalui phenotipe alat ukur yang terstandard yaitu somatotype performance test (SPT) morphogenotipe tidak bisa diteliti secara langsung, sehingga untuk mengukur morphogenotipe maka melalui phenotipe Seperti mengukur kepala, leher, dada

Berdasarkan pada penelitian induktif yang dilakukan sheldon yaitu menyelidiki foto-foto dari 4000 mahasiswa laki-laki dengan dibantu oleh (SPT) Maka ditarik kesimpulan bahwa ada dimensi jasmani primer dan dimensi jasmani sekunder.

Dimensi jasmani primer ada 3, setiap orang memiliki hanya 1 yang paling dominan Setiap orang akan digolongkan berdasarkan yang paling dominan Ada 3 Dimensi jasmani primer : endomorphi, mesomorph, ectomorph 1. Tipe Endomorphi : Dimensi endomorphi tinggi dan 2 dimensi yang lain rendah Organ yang berasal dari endoderm (sistem digestif) berkembang lebih baik. Ciri-ciri yang nampak : lembut, gemuk, tinggi badan relatif rendah.

2.

Tipe Mesomorph : Dimensi mesomorph tinggi dan 2 dimensi yang lain rendah Organ yang berasal dari mesoderm (otot-otot, pembuluh darah, jantung) berkembang lebih baik. Ciri-ciri yang nampak : kokoh, keras, otot kelihatan, tahan sakit. Benyak terdapat pada olahragawan, pengelana, tentara.

3.

Tipe Ectomorph : Dimensi ectomorph tinggi dan 2 dimensi yang lain rendah Organ yang berasal dari ectoderm (kulit, sistem syaraf) berkembang lebih baik. Ciri-ciri yang nampak : jangkung, dada kecil dan pipih, lemah, otot-otot tidak terbentuk

Selain 3 tipe tersebut ada 6 tipe lainnya, yaitu tipe campuran / kombinasi antara 3 tipe yang ada,antara lain: Endomorph yang mesomorphis Endomorph yang ectomorphis Mesomorph yang endomorphis Mesomorph yang ectomorphis Ectomorph yang endomorphis Ectomorph yang mesomorphis Jika kita ingin memperoleh hasil yang yang benar-benar tepat dan teliti mengenai Morphogenotipe maka harus meneliti keseluruhan sejarah hidup individu dari nenek moyang sampai keturunannya Foto-foto individu juga harus dibuat rutin secara periodik.

Ada 3 Dimensi jasmani sekunder : 1. Displasia : ketidaklengkapan ketiga dimensi primer yang ada dalam tubuh individu Jadi kemungkinan hanya ada 2 atau 1 dimensi primer saja Banyak terdapat pada penderita psikosis 2. Gynandromorphy : Sejauh mana tubuh memiliki sifat-sifat yang terdapat pada jenis kelamin lawan. Dimensi ini bertanda g

3.

Misalnya laki-laki yang memiliki dimensi g yang tinggi maka akan memiliki tubuh yang lembut, panggul besar, dan sifat-sifat wanita yang lain. Texture : Tampang / bentuk Tanda t Bagaimana individu tampak dari luar

Usia tidak dapat merubah somatotipe individu selama memiliki makanan yang konsisten dan tidak ada hal yang patologis Konstansi somatotipe terjadi ketika ada Konstansi makanan

Analisis Tingkah Laku Walaupun nampaknya ada banyak dimensi atau variabel dalam tingkah laku, menurut Sheldon pada dasarnya hanya ada sejumlah kecil komponen-komponen dasar yang diharapkan akan menjadi dasar tingkah laku yang nampak kompleks itu. Sheldon menyusun suatu cara untuk mengukur komponen-komponen dasar itu atas dasar pendapat-pendapat yang telah ada dan disempurnakan dengan pengetahuan klinisnya serta pengalaman-pengalamannya.

Cara kerja sheldon Sheldon mengumpulkan sifat-sifat yang terdapat dealam kepustakaan mengenai keprinadian yang kemudian di dapatkan 650 macam sifat. Jumlah tersebut ditambah dengan penemuan Sheldon sendiri. Kemudian sifat tersebut direduksikan dengan cara menyatukan sifat-sifat yang memiliki overlaping dan menghilangkan sifat yang tidak significant. Hasilnya dalah di dapatkannya 50 sifat yang merupakan representasi dari semua sifat-sifat tersebut. Kemudian dicari kelompok sifat (cluster of traits). Dengan cara tersebut didapatkan tiga kelomppok komponen primer tersebut.

Vicestonia. Orang vicestonis mempunyai pencernaan yang relatif besar dan panjang, dengan hati besar. Sifat temperamen komponen ini adalah:

Sikapnya tidak tegang Suka hiburan Gemar makan-makan Besar kebutuhannya akan resonansi orang lain Tidurnya mnyenyak Bila menghadapi kesukaran membutuhkan orang lain

Somatonia.orang yang masuk tipe ini gemar akan ekspresi muskuler, suka mengerjakan sesuatu yang menggunakan otot, suka mendapat pengalaman fisik Sifat tempramen komponen ini adalah: Sikapnya gagah Perkasa Kebutuhan bergerak besar Suka berterus terang Suara lantang Nampak lebih dewasa dari sebenranya

Cerebrotonia. Aktifitas pokok oarng yang crebrotonia adalah perhatian yang sadar, serta inhibisi terhadap gerak-gerak jasmaniah. Sifat tempramen komponen ini adalah:

Sikapnya kurang gagah Reaksinya cepat Kurang berani bergaul dengan orang banyak (sociophobia) Kurang berani berbicara di depan orang banyak Kebiasaan-kebiasaan tetap, hidup teratur Suara kurang bebas Tidur kurang nyenyak Nampak lebih muda dari seharusnya Bila menghadapi kesukaran butuh mengasingkan diri.