Click here to load reader

Tinea Korporis Pada Anak

  • View
    16

  • Download
    5

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Tinea Korporis

Text of Tinea Korporis Pada Anak

Tinea Korporis pada Anak

Tinea Korporis pada AnakOleh:Marhamah Hasnul, S. KedBP. 0910312138Case Report Session

Preseptor:dr. Yuniar Lestari, M. KesKEPANITERAAN KLINIK ROTASI IIFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALASPUSKESMAS SEBERANG PADANGTINEA CORPORISpatogenesisDematofitamensintesis keratinasemencerna zat keratinberkembang biak di struktur keratinCell-mediated immunityPMNAtopiPemakaian kortikosteroid topikal atau sistemikGarukanpenyakit vaskular collagenBerkeringatpaparan dengan agen penyebab saat bekerjalokasi geografiskelembaban udara yang tinggiDermatofitosisdiagnosisDiagnosis bandingDermatitis kontak alergidermatitis atopieritema anularPsoriasisdermatitis seboroikptyriasis roseaptyriasis albaptyriasis versikoloreritema migranssub akut lupus eritematosuspreparat Potassium Hydroxide atau KOH KOH 20% kuku dan kulitKOH 10% rambutterlihat adalah hifa, sebagai dua garis sejajar, terbagi oleh sekat, dan becabang, maupun spora berderet (artrospora)rambut akan yang dilihat adalah spora kecil (mikrospora) atau besar (makrospora) > diluar rambut (ektrotriks) atau didalam rambut (endotriks)Kultur agar dekstrosa sabouraudPemeriksaan dengan Lampu Woods Pemeriksaan laboratoriumpenatalaksanaanObat antijamur sistemikLAPORAN KASUSSTATUS PASIENIdentitas PasienNama/Kelamin/Umur: An. MA / laki-laki / 6 tahun 3 bulanAlamat: Seberang Padang UtaraLatar Belakang sosial-ekonomi-demografi-lingkungan keluarga Status Perkawinan Orang Tua : MenikahAnak ke: 2 dari 4 bersaudaraStatus Ekonomi Keluarga:Berasal dari golongan ekonomi menengah ke bawah dengan penghasilan perbulan Rp. 1.000.000,-Pekerjaan Orang Tua :Ayah: BuruhIbu: Ibu Rumah Tangga

Kondisi RumahRumah permanen, perkarangan ada, luas bangunan 6 x 8 m2Ventilasi kurangPencahayaan kurangListrik adaSumber air minum : PDAMJamban ada 1 buahSampah dikumpulkan dan dibuang ke tempat pembuangan sampahKondisi Lingkungan KeluargaJumlah penghuni rumah 7 orang, ayah, ibu, 4 orang anak, adik ibu pasienAspek Psikologis di keluargaHubungan di dalam keluarga dan lingkungan sekitarnya baikIbu pasien mengatakan bahwa pasien hanya mandi 1 kali sehari.Pasien mengaku jarang mengganti pakaian jika berkeringat setelah bermain sehingga kondisi tubuh sering lembab.Pasien sering bermain diluar rumah, berenang di batang air didekat rumahnya dan tidak mengganti pakaian setelah bermain.Riwayat menggunakan pakaian dan handuk bersama-sama ada. Riwayat penggunaan celana dalam ketat dan tidak menyerap keringat disangkal.Tidak memiliki riwayat kontak dengan binatang peliharaan seperti anjing dan kucing yang bulunya rontok dan mempunyai penyakit kulit.Riwayat konsumsi obat-obatan pereda nyeri dan jamu tidak ada.Pasien mengeluhkan dirumah terasa panas dan pasien sering berkeringat terutama pada siang dan malam hari.Pasien belum pernah berobat sebelumnya.Pemeriksaan fisikStatus GeneralisKU: BaikKesadaran: CMCNadi: 90x/ menitNafas: 24x/menitSuhu: 370CBB: 16kgTB : 107 cmBB/U: 76 %TB/U: 91 %IMT: 13,9IMT/U: -2 SD - (-1) SD

Status Gizi: NormalStatus Imunisasi : LengkapMata: Konjungtiva tidak anemis, Sklera tidak ikterikKGB : tidak ada pembesaran KGBAbdomenInspeksi: tidak tampak membuncit, Distensi (-), Palpasi: Hepar/Lien tidak teraba, NT(-), NL (-), Perkusi: TympaniAuskultasi: Bising usus (+) normalStatus dermatologikus

Lokasi: Punggung atasDistribusi : TerlokalisirBentuk: OvalSusunan: PolisiklikBatas: Tegas Ukuran: PlakatEfloresensi : Plak eritema dengan pinggir meninggi berupa papul-papul eritem, bagian tepi aktif dan bagian tengah menyembuh, terdapat skuama kasar di bagian tengah.Status venereologikus : tidak ditemukan kelainanKelainan selaput lendir: tidak ditemukan kelainanKelainan kuku: tidak ditemukan kelainanKelainan rambut: tidak ditemukan kelainanKelainan kelenjar limfe: tidak ditemukan pembesaran kelenjar limfeDiagnosis holistik dan penatalaksanaanpenatalaksanaanKuratifDinas Kesehatan Kodya PadangPuskesmas Seberang PadangDokter: Marhamah HasnulTanggal: 14 Februari 2015

R/ Griseofulvin tab 125 mg No. XS1 dd tab 1 (malam hari) R/ CTM tab 4 mg No. VS3 dd tab R/ Ketokonazole cream 2% tubeNo. I S applic loc dol ______________________________________Pro : An. MAUmur : 6 tahunAlamat : Seberang Padang

Bab 5diskusiSeorang pasien anak berumur 6 tahun 3 bulan datang ke balai pengobatan anak Puskesmas Seberang Padang dengan keluhan utama berupa bercak kemerahan yang terasa gatal di punggung sejak 2 minggu yang lalu. Setelah dilakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik, pasien didiagnosis menderita Tinea korporis.Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik sebagai berikut. Hasil anamnesis yang mendukung diagnosis adalah adanya keluhan pasien berupa gatal berwarna kemerahan yang awalnya seukuran koin, kemudian ukurannya semakin melebar. dari anamnesa yang dikatakan bahwa ukurannya semakin melebar ke arah luar sesuai dengan sifat dermatofita yang mencari keratin sehingga luas lesi akan semakin melebar.Berdasarkan pemeriksaan fisik, diperoleh: keadaan umum baik, kesadaran CMC, dan vital sign dalam batas normal. Dari status dermatologi pasien didapatkan plak eritema di punggung atas berukuran plakat dengan pinggir meninggi berupa papul-papul, bagian tepi aktif dan bagian tengah menyembuh, terdapat skuama halus di bagian tengah, bentuk plak tidak khas, susunannya polisiklik, batas tegas. Berdasarkan pemeriksaan fisik dapat ditegakkan diagnosis kerja tinea corporis.Pemeriksaan laboratorium rutin yang seharusnya dilakukan adalah pemeriksaan kerokan kulit dengan KOH yang akan sangat membantu dalam membuat diagnosis pasti. Jika dilakukan pemeriksaan kerokan kulit dengan KOH diharapkan ditemukan gambaran hifa panjang dengan spora.Terapi yang diberikan pada pasien ini adalah secara komprehensif yang terdiri dari terapi umum dan khusus. Terapi umum bertujuan untuk mencegah timbulnya penyakit maupun mencegah penyakit yang telah ada agar tidak bertambah parah dengan cara tidak menggaruk lesi, mencuci tangan setelah berkontak dengan tanah, menggunakan sarung tangan dan alas kaki/sepatu boot ketika berkontak dengan tanah, mandi minimal dua kali sehari, mencuci tangan dengan sabun setelah berkontak dengan tanah, memotong kuku, dan memakai pakaian yang berbahan dasar menyerap keringat. Serta mencegah penularan ke anggota keluarga yang lain yang serumah dengan tidak menggunakan handuk bersama.Edukasi mengenai penularan mengenai tinea ini juga diberikan berupa penularan melalui manusia (antropofilik), binatang (zoofilik), maupun tanah (geofilik) yang mengandung elemen jamur, oleh sebab itu pasien dilarang untuk menggaruk kulitnya karena elemen jamur tersebut bisa menempel di kulit sehingga dapat menularkan ke bagian tubuh yang lain (antropofilik). Selain itu beritahukan kepada pasien bahwa penggunaan pakaian dan handuk bersamaan dengan pasien tinea dapat menularkan tinea (antropofilik). Untuk zoofilik, diterangkan bahwa penularannya pada binatang peliharaan seperti anjing, kucing yang mempunyai kelainan kulit dengan gambaran bulu-bulu rontok dan ada bintik-bintik pada kulit atau kurap. Untuk Geofilik, diterangkan untuk menggunakan sandal atau alas kaki jika berjalan ditanah.Terapi khusus pada pasien ini diberikan Griseofulvin 1 x 160mg selama 2-4 minggu; CTM 3x2mg; Ketokonazol 2% cream 2x sehari. Edukasi penggunaan obat pada pasien yaitu mengenai terapi yang membutuhakan waktu lama (2-4 minggu) dan penggunaan ketokonazol cream dioleskan lebih sekitar 2-3 cm dari batas lesi yang terlihat.

lampiran

TERIMAKASIH

Search related