Teori dan Teknik Konseling

  • Published on
    16-Jan-2017

  • View
    215

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

  • Teori dan TeknikKonseling

    Nanang Erma Gunawan

    nanang_eg@uny.ac.id

  • Konselor memiliki daya terapeutik

    Diri konselor adalah sebagai instrumen

    Memiliki pengetahuan mengenai:

    - teori kepribadian dan psikoterapi

    - Pengukuran dan teknik intervensi

    - Menemukan dinamika perilaku manusia

  • Konselor memiliki daya terapeutik

    Konselor membawa serta dirinya sebagaimanusia yang terbekali oleh pengetahuanbeserta keterampilan-keterampilannya.

    Konselor adalah contoh bagi konseli.

  • Konselor memiliki daya terapeutik

    Jika konselor mencontohkan self-disclosureyang sesuai maka konseli akan cenderungterbuka kepada konselor dalam hubunganterapeutic.

    Konseli dapat menjadi lebih dari apa yang mereka mampu, tapi mereka juga dapatmenjadi tidak bisa melakukan apa yang semestinya mereka bisa lakukan.

  • Konselor memiliki daya terapeutik

    Menurut Corey: Siapa yang menjadi terapis, secara langsung menghubungkankemampuan dirinya untuk membangun danmenjaga hubungan terapeutik yang efektifdengan konseli.

  • Karakteristik konselor yang efektif

    Memiliki identitas

    Menghormati dan menghargai dirinya sendiri

    Terbuka terhadap perubahan

    Membuat pilihan yang berorientasi padakepentingan kehidupan

    Apa adanya, tulus, dan jujur.

    Memiliki selera humor.

  • Karakteristik konselor yang efektif

    Mau mengakui dan memperbaiki kesalahanyang diperbuat

    Secara umum hadir dalam hidup pada masakini.

    Menghargai pengaruh budaya.

    Memiliki minat yang tulus akan kesejahteraanorang lain.

    Memiliki keterampilan interpersonal yang efektif.

  • Karakteristik konselor yang efektif

    Terlibat secara mendalam dalam pekerjaanmereka dan memetik makna darinya

    Sabar

    Mampu untuk menjaga batas-bataskesehatan.

  • Pengalaman menjadi Klien bagiKonselor

    Corey: Konselor dapat memperolehkeuntungan yang besar melaluipengalamannya menjadi klien.

    Mengapa?

    - Memberikan kesempatan untuk eksplorasi diri

    - Meningkatkan kesadaran diri

    Sangat disarankan untuk menjadi seorang kliensebelum memberikan layanan konseling orang lain.

  • Cont

    Kebanyakan profesionalkesehatan mental telahmengalami personal therapy(menjadi klien)

    85% terapis mengakumemperoleh manfaat yang besar karena pengalamannyamenjadi klien.

    78% terapis: personal terapimemiliki pengaruh yang positifpada perkembanganprofesional mereka.

  • Fungsi pengalaman sebagai klien bagikonselor

    Orlinsky dkk (2005):

    1. Sebagai bagian dari pelatihan karena dapatmencontoh praktik yang diberikan olehprofesional yang ditemuinya.

    2. Meningkatkan keterampilan interpersonal terapis yang mana merupakan dasar praktikkonseling.

    3. Membantu kemampuan terapis untukmenghadapi stress yang sedang berlangsungyang berhubungan dengan pekerjaan klinis.

  • Cont

    Konselor tidak harus bebas dari konflik ataupersoalan pada dirinya sebelum memberikanlayanan konseling kepada orang lain, namun diaharus menyadari persoalan apa yang dihadapiklien dan bagaimana kemungkinan mereka akanmempengaruhi kita sebagai orang dan sebagaikonselor.

    Yalom (2003): Tidak ada latihan lebih baik bagikonselor kecuali pernah menjadi seorang klien.

  • Nilai dalam konseling

    - Sebuah kunci dalam proses mencari-diri adalahdengan mengetahui nilai-nilai yang diyakini akanmempengaruhi diri sebagai konselor.

    - Intervensi terapeutik konselor berada pada intinilai.

  • Cont

    Konsleor perlu menjaga kecenderungan untukmenempati posisi ekstrim.

    1. Konselor yang memengang suatu keyakinanyang jelas dan mutlak dan melihatnya sebagaipekerjaan mereka untuk menggunakanpengaruhnya pada klien untuk menuruti nilai-nilainya.

    2. Konselor yang tetap menjaga nilai mereka daripekerjaannya dan bahwa yang ideal adalahberupaya untuk menjalankan konsleing yang bebas-nilail

  • Cont

    Penelitian menunjukkan:

    Nilai-nilai para konselor mempengaruhi semuaaspek proses terapeutik, termasuk dalamstrategi pengukuran, tujuan terapi, mengidentifikasi masalah klien akan menjadipengaruh pada treatment, pemilihan teknik, evaluasi hasi terapi.

    * Klien dipengaruhi oleh nilai-nilai yang konseloryakini praktik konseling tidak lagi bebas nilai.

  • Cont

    Peran konselor adalah membuat iklim yang memungkinkan klien untuk mempelajari pemikiran, perasaan, dan tindakannya yang akhirnya mengarahpada solusi yang terbaik.

    Konselor perlu benar-benar menyadari nilai yang diyakininya untuk memahami nilai klien.

    Individu yang mencari layanan konseling adalah diayang perlu mengklarifikasi nilai dan tujuan mereka, membuat keputusan yang berdasarkan informasi yang akurat, memilih tindakan, danmempertanggungjawabkan keputusan yang merekaambil..

  • Pengaruh nilai konselor pada klien

    Tujuan terapi dan metode terapi merupakanekspresi filosofi hidup konselor.

    The American Counseling Association Code of Ethics (ACA, 2005) memiliki standar ini:

    Nilai pribadi. Konselor menyadari nilai, sikap, keyakinan, dan perilakunya dan menghindarimemaksa nilai yang tidak konsisten dengan tujuan-tujuan konseling dan menghormati keragamanklien, trainee, dan partisipan penelitian.