Click here to load reader

TEKNOLOGIPENGEMBANGAN BENIHDURIAN …distan.jabarprov.go.id/distan/uploads/files... · manfaat yang sangat banyak, diantaranya dalam bentuk sajian yang dapat langsung di ... menggunakan

  • View
    215

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of TEKNOLOGIPENGEMBANGAN BENIHDURIAN …distan.jabarprov.go.id/distan/uploads/files... · manfaat yang...

  • TEKNOLOGI PENGEMBANGANBENIH DURIAN

    DENGAN TEKNIK KAKI GANDA

    Oleh :

    SUPRIATNA

    BALAI BENIH HORTIKULTURA2018

  • 1.1 LATAR BELAKANG

    Tanaman buah-buahan merupakan salah satu komoditas holtikultura yang kaya akansumber vitamin, garam mineral dan lain- lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman berupabuah. tanaman durian ini umumnya merupakan tanaman tahunan. Terdapat beberapa jenisperbanyakan tanaman buah-buahan yang sedang dikembangkan tetapi penulis memilihperbenihan tanaman durian.

    Diantara berbagai metode perbanyakan seperti okulasi, cangkok, stek, grapting, dansambung kaki ganda, penulis tertarik mengambil teknologi perbanyakan sambung kaki gandapada bibit durian. alasannya dengan metode ini dapat meningkatkan nilai ekonomis, estetika,proses pertumbuhan dan produksi tanaman durian ini akan lebih cepat. Negara Indonesiamerupakan salah satu negara yang terletak di daerah tropis dilewati oleh garis khatulistiwadan memiliki keanekaragaman tanaman buah, baik jenis tanaman yang berbuah musimanmaupun jenis tanaman yang berbuah sepanjang tahun, salah satunya adalah tanaman durian.Banyaknya varietas yang ada tidak mampu mewarnai agribisnis buah di Indonesia. Tidak adabuah yang paling menonjol secara nasional seperti : Durian Monthong dari Thailand. Kondisiini diperburuk dengan membanjirnya durian impor dipasar tradisional hingga supermarket.Seolah-olah menenggelamkan varietas durian nasional. Durian merupakan tanaman asli AsiaTenggara yang beriklim tropika basah, khususnya di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

    Banyaknya peminat dan permintaan pasar salah satunya karena durian mempunyaimanfaat yang sangat banyak, diantaranya dalam bentuk sajian yang dapat langsung dikonsumsi, daging buah mengandung karbohidrat, protein dan lemak. Adapun manfaat laindari daging buah yaitu mengatasi sembelit, menjaga kesehatan kelenjar tiroid, menambahenergi, dan menghilangkan bau pada urin. Banyaknya manfaat dari tanaman durian sepertidiatas memberikan peluang kepada petani atau siapapun termasuk para penamgkar benihuntuk membuat bibit durian yang bermutu baik.

    1.2 KLASIFIKASI TANAMAN DURIAN ( Durio zibethinus Murr )

    Divisi : MagnoliophytaSub Divisi : SupermatophytaClass : MagnoliopsidaOrdo : MalvalesFamily : BombacaceaeGenus : DurioSpesies : Durio zibethinus Murr.

    I.3 PENGERTIAN TEKNOLOGI KAKI GANDA

    Bibit unggul merupakan syarat utama untuk menunjang pengembangan tanamandurian sehingga buah yang dihasilkan berkualitas, untuk meningkatkan kualitas danpengembangan tanaman durian, maka perlu dilakukan pembudidayaan bibit durian secaravegetatif, seperti okulasi, sambung pucuk, susuan, dan kaki ganda. Salah satu keistimewaanbibit durian hasil perbanyakan dengan cara vegetatif adalah tanaman yang dihasilkanmempunyai kualitas yang tinggi yaitu tidak menyimpang dari sifat induknya, masapertumbuhan cepat, dan masa panen lebih cepat.

  • Untuk pengembangan teknologi tanaman durian hasil perbanyakan vegetatif buatandilakukan dengan perlakuan teknologi kaki ganda. Karena dengan sistem kaki ganda bibitdurian ini mempunyai lebih dari satu kaki (batang bawah) otomatis penyerapan unsur haraatau suplai makanan akan lebih terpenuhi dalam upaya memacu pertumbuhan danmempercepat masa berbuah. Teknologi kaki ganda (Bawor) sudah diperkenalkan sejak lamaoleh seorang pakar yaitu pak sarno (Jawa Timur).

    kaki ganda merupakan suatu teknologi pengembangan benih buah-buahan dengancara penyambungan/penyisipan dua buah atau lebih batang bawah ( root stok/seedling ) hasildari perbanyakan generatif sebagai sumber perakaran dan kaki tambahan, batang bawahberasal dari durian lokal yang sudah mampu beradaptasi dengan kondisi iklim dan tanahkawasan setempat sedangkan untuk batang atas atau batang utama menggunakan hasilperbanyakan secara vegetatif ( Okulasi atau grafting ).

    Dengan teknologi kaki ganda ini proses pertumbuhan dan produksi tanaman durianakan lebih cepat karena suplai unsur hara lebih terpenuhi dan dari segi ekonomis akanmeningkatkan harga jual, selain itu juga perlakuan teknologi kaki ganda ini bisameminimalisir penyakit busuk batang ( Phytopthora ), penggerek batang dan sebagaipenopang atau penyangga pada batang utama karena kelemahan pada hasil perbanyakanvegetatif teruatama padahasil okulasi yaitu mudah rebah atau patah apabila terkena tiupanangin kencang ketika tanaman tersebut tumbuh dewasa.

    I.4 TUJUAN DAN KEUNGGULAN DARI TEKNOLOGI KAKI GANDA

    1. Perakaran semakin kuat dan luas.2. Mengurangi resiko penyakit akar dan batang seperti phytophtora.3. Meminimalisir tanaman jadi rebah/patah ketika tumbuh dewasa.3. Mempercepat pertumbuhan vegetative.4. Tampilan pohon jadi unik atau memiliki nilai estetika, lebih kokoh, dan kuat.5. Menaikan nilai komersial atau nilai jual benih.

    Syarat batang bawah benih durian sebagai kaki ganda atau kaki tambahan :

    1. Batang bawah berasal dari hasil perbanyakan generatif (biji).2. Varietas durian untuk batang bawah menggunakan varietas durian lokal.3. Sehat dan tidak terkena hama penyakit.4. Berumur kurang lebih 6 12 bulan.

    Syarat batang utama atau benih durian hasil perbanyakan vegetatif ( Okulasi ) :

    1. Berasal dari hasil perbanyakan vegetatif buatan ( Okulasi atau Grafting ).2. Tumbuh sehat, subur dan terhindar dari hama dan penyakit.3. Ada kejelasan nama varietas dan asal usul ( Bersertifikasi ).4. Berumur kurang lebih 1tahun atau diameter batang sebesar pensil.5. Pada fase vegetatif atau kambium dalam keadaan aktif yang ditandai dengan kulit batangyang mudah dikelupas.

  • 1.5 ALAT DAN BAHAN

    1.6 LANGKAH KERJA TEKNIK KAKI GANDA PADA TANAMAN DURIAN

    1. Pisau okulasi.2. Gunting setek.3. Plastik tali ukuran 0,03 mm.

    1. Penyiapan batang utamahasil dari perbanyakanbenih secara vegetatifbuatan atau okulasi.

    2. Penyiapan batang bawah( seedling ) hasil dariperbanyakan benih secarageneratif disamping sisikiri dan kanan ataudiantara batang utama.

  • 3. Penyayatan kulitbatang utama denganpanjang sayatan 3 4cm.

    4. Penyayatan kedua batangbawah dengan panjangsayatan 3 4 cm dengancara disayat 1 bagiansisinya .

    6. Kedua batang bawah yangsudah disayat disisipkanatau ditempelkan secarabersamaan pada sayatanbatang utama.

    5. Sisipkan atau tempelkanbatang bawah yang sudahdisayat sehingga bertautandengan sayatan batangutama.

  • Tabel pengamatan teknik kaki ganda pada tanaman durian yang dilakukan pada 50 pohontanaman durian :

    Komoditas Volume Keberhasilan Kegagalan Keterangan

    Durian 50 pohon 49 pohon 1 pohon Kegagalanterjadi akibatpengikatanyang kurangkuat/longgarsehingga airbisa masuk,alat yangtidak sterilatau kotor.

    Persentase keberhasilan dan kegagalan :

    Jumlah hidup X 100 = 98% ( Persentase Keberhasilan )Jumlah populasi

    Jumlah gagal X 100 = 2% ( Persentase Kegagalan )Jumlah populasi

    7. Lakukan pengikatandengan plastik transfaranukuran 0,03 mm daribawah ke atas membentuksusunan genteng.

    8. Hasil pengikatan yangbaik dan sempurna, taliikatan dibuka dalamwaktu 3 minggu atau 1bulan .

  • 1.7 PEMELIHARAAN

    1. Penyiangan

    Gulma banyak tumbuh di sekitar tanaman karena ditempat tersebut banyak

    mengandung zat hara, Selain sebagai saingan dalam memperoleh makanan, gulma

    juga merupakan tempat bersarang nya hama dan penyakit. Oleh karena itu, agar

    tanaman dapat tumbuh dengan baik maka di lakukan penyiangan secara rutin dengan

    mencabut gulma-gulma yang tumbuh disekitar tanaman lengkeng

    2. Penyiraman

    Benih yang baru disusukan atau benih hasil penyusuan memerlukan banyak air

    sehingga penyiraman dilakukan secara rutin 2 hari sekali ketika musim kemarau agar

    tanaman tetap sehat dan segar dan apabila musim hujan tidak perlu dilakukan

    penyiraman, Waktu yang tepat untuk melakukan penyiraman adalah pagi atau sore

    hari.

    3. Pemupukan

    Dalam upaya memacu pertumbuhan suatu tanaman pemupukan yang baik dan teratur

    sangatlah diutamakan hal itu untuk memacu pertumbuhan vegetatif (pertumbuhan

    daun), memacu pertumbuhan akar dan tunas juga memacu dalam proses pembungaan

    dan pembuahan. Pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk organik dan

    anorganik, Pupuk organik digunakan pada saat proses over sack atau penggantian

    polybag dan pupuk anorganik (buatan) dilakukan 1 bulan sekali baik itu dalam bentuk

    padat ataupun cair. Jumlah pupuk yang diberikan tergantung pada umur tanaman.

    Caranya dengan menabur atau menanamkan pupuk kedalam lubang sedalam 5-10 cm

    dengan dengan dosis 2 5 gram/pohon (polybag), dimana lubang tersebut dibuat tepat

    dibawah tepi tajuk tanaman dan untuk pupuk cair/pupuk daun dengan cara

    disemprotkan keseluruh bagian tanaman.

    4. Pengendalian Hama dan Penyakit

    Pengendalian hama dan penyakit merupakan hal yang sangat penting dalam usaha tani

    tanaman durian karena seranagan hama dan penyakit dapat menurunkan produksi dan

    kualitas buah bahkan dapat mematikan tanaman durian, Penanggulangannya dapat

    dilakukan dengan mengkarantina bibit, memusnahkan tanaman yang terserang hama

    dan penyakit dan melakukan sanitasi kebun dengan baik.

    Hama pada tanaman durian diantaranya Penggerek batang, busuk batang,busuk akar

    dan kutu putih. Pengendaliannya menjaga sanitasi kebun, memotong dan

  • memusnahkan batang dan ranting yang tekena serangan, menggunakan insektisida

    sistemik. Kutu putih pengendaliannya dengan cara menyemprotkan insektisida

    sistemik seperti Curacron, Dursban dengan konsentrasi 0,2 % atau dengan dosis 2

    cc/liter air.

    Penyakit pada tanaman durian diantaranya Kanker batang disebabkan oleh cendawan

    Phitophihora palmifora akibatnya kulit batang mengeluarkan lendir berwarna merah,

    busuk batang pengendaliannya menyemprotkan fungisida (Benlate) dengan dosis 3-5

    gram/liter air.

    5. Pewiwilan/Pembuangan Tunas Air

    Pembuangan tunas baru yang tumbuh dari batang bawah/seedling dilakukan agar

    tidak terjadi persaingan dalam penyerapan unsur hara antara batang atas dengan tunas

    baru dari batang bawah/seedling sehingga batang atas tumbuh normal dan subur.

    1.8 DOKUMENTASI

  • SEKIANDAN

    TERIMA KASIH