4
Teknik Laboratorium Genetika

Teknik Laboratorium Genetika

Embed Size (px)

DESCRIPTION

teknik laboratorium

Citation preview

  • Teknik Laboratorium Genetika

  • Preparasi Kromosom Bawang Merah (Allium ascolanicum L.)

    Tujuan:Mempelajari cara membuat preparat kromosomMengenal fase-fase pembelahan mitosis.Latar Belakang:Siklus sel terdiri dari mitosis dan meiosis. Pada mitosis, sel induk yang diploid (2n) akan menghasilkan 2 sel anakan yang masing-masing diploid dan mempunyai informasi genetik yang identik dengan sel induknya. Mitosis terdiri dari profase, metafase , anafase dan telofase. Meiosis terdiri dari dua fase yaitu meiosis I dan meiosis II. Pada meiosis, sel induk yang diploid (2n) akan menghasilkan 4 sel anakan yang masing-masing haploid (n).

  • Alat dan Bahan:Umbi bawang merah yang ditumbuhkan dalam cawan petri yang berisi airHCl 1 NAceto-orcein 1 %Asam asetat 45%GliserinAquadesSiletBotol flakonGelas obyek dan gelas penutup

  • Cara Kerja:Potong akar yang telah tumbuh dengan menggunakan silet pada bagian ujungnya (3-4 mm) dan dimasukkan dalam botol flakon.Cuci ujung akar dengan aquades sampai bersih dan difiksasi dengan asam asetat 45% pada suhu 40C selama 15 menit.Setelah difiksasi, ujung akar dicuci bersih dan dimaserasi dengan HCl 1 N pada suhu 500 C selama 2-5 menit.Cuci bersih ujung akar sekali lagi dan warnai dengan aceto-orcein 1% selama 1 jam.Letakkan ujung akar pada gelas obyek dan bagian pinggirnya diserap dengan tissue. Tetesi gliserin dan disquash. Preparat ditutup dengan gelas penutup dan dilekatkan dengan cutex.Amati pembelahan mitosis dan jumlah kromosom.Catatan:Untuk menghitung kromosom, sebelum fiksasi, ujung akar diberiperlakuan kolkisin 0,03% selama 24 jam.