Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) ?· Pertanian, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Perumahan,…

  • View
    213

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

  • V-1

    Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati)

    Kegiatan ini terdiri dari subkegiatan koordinasi pembangunan Taman Keanekaragaman Hayati (TKH), sosialisasi,

    dan pembangunan TKH.

    A. Koordinasi Pembangunan Taman Keanekaragaman Hayati

    Untuk pelaksanaan koordinasi pembangunan TKH telah dibentuk tim melalui Keputusan Bupati Bandung Nomor

    800/Kep.242-DLH/2018 tanggal 15 Maret 2018 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Pembangunan Taman

    Keanekaragaman Hayati di Kabupaten Bandung yang diketuai oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dengan

    Sekretaris Kepala Bidang Konservasi dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan beranggotakan Badan

    Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda); Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas

    Pertanian, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan; Dinas

    Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Bagian Hukum Setda, Bagian Infrastruktur Setda. Tim ini memiliki tugas

    pokok melaksanakan koordinasi perencanaan, pengelolaan, dan pengembangan TKH di Kabupaten Bandung.

    Selanjutnya koordinasi dilakukan dengan KLHK, DLH Provinsi Jawa Barat, pemerintah desa, serta pihak terkait

    lainnya terkait pembangunan Taman Keanekaragaman Hayati (TKH) (Tabel -1 dan Gambar -1).

    Berdasarkan hasil inventarisasi dan pengumpulan data terhadap sekira 16 calon lokasi TKH pada tahun 2015 (lihat

    Tabel -1), telah dilakukan pendalaman terhadap 2 (dua) lokasi prioritas calon TKH (Gambar -1) yaitu: lokasi milik

    Pemerintah Kabupaten Bandung di Kampung Pasirwedang Desa Nagrog Kecamatan Cicalengka seluas 10,8 ha dan

    lokasi milik perorangan di lokasi KTO Sari Alam Bukit Primadona Desa Cukanggenteng Kecamatan Pasirjambu

    seluas 15 ha. Berdasarkan pasal 9 PermenLH No. 03 Tahun 2012 tentang Taman Keanekaragaman Hayati,

    Program TKH dilakukan melalui tahapan: pengajuan permohonan pembangunan TKH, verifikasi persyaratan

    taman kehati, dan persetujuan TKH. Permohonan persetujuan TKH Nagrog yang merupakan TKH Pemerintah

    Kabupaten Bandung telah diajukan kepada Gubernur Jawa Barat pada tahun 2018 ini yang dilengkapi dengan:

    dokumen lingkungan hidup berupa Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan

    (SPPL) dan dokumen perencanaan pembangunan TKH yang disusun pada tahun 2016 (Pra DED TKH Nagrog)

    dan 2017 (DED TKH Nagrog).

    Dokumen lain yang mendukung adalah Keputusan Bupati Bandung Nomor 593.3/Kep.386-Disperkimtan/2018

    tanggal 4 Juli 2018 tentang Persetujuan Penggunaan Tanah Seluas +108.000 m2 Milik Pemerintah Kabupaten

    Bandung yang Terletak di Desa Nagrog Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung untuk Pembangunan Taman

    Keanekaragaman Hayati Kabupaten Bandung.

    Tabel -1: Calon Lokasi Taman Kehati Hasil Survey Tahun 2015

    No. Lokasi/Koordinat Koordinat/

    Altitude Luas Kepemilikan Kondisi Eksisting

    1. Desa Adat Lamajang

    Ds. Lamajang

    Kec. Cimaung

    S 7.12895

    E 107.55084

    1.013 m

    - - Desa Adat/Cagar Budaya

    2. Stadion Si Jalak Harupat

    Ds. Kutawaringin

    Kec. Kutawaringin

    S 6.99741

    E 107.52893

    712 m

    - Pemerintah Kab.

    Bandung

    Lahan terbuka di dalam Stadion

    Si Jalak Harupat

    3. KTO Sari Alam

    Ds. Cukanggenteng

    Kec. Pasirjambu

    S 7.08229

    E 107.50413

    1.247 m

    6 ha (s.d.

    40 ha)

    Perorangan

    (Djajat Sudrajat &

    Oday Kodariyah)

    Kebun tanaman obat yang

    dikelola secara mandiri

    4. Kp. Ciseupan

    Ds. Nagrog

    Kec. Cicalengka

    S 6.99727

    E 107.86878

    800-1.000 m

    10 ha Pemerintah Kab.

    Bandung

    Garapan masyarakat dengan

    menanam pohon kayu-kayuan

    5. Bukit Pongkor

    Ds. Melatiwangi

    S 6.89109

    E 107.70359

    7 ha Perorangan Kebun arboretum

  • V-2

    No. Lokasi/Koordinat Koordinat/

    Altitude Luas Kepemilikan Kondisi Eksisting

    Kec. Cilengkrang 800-1.000 m

    6. Caringin Tilu

    Ds. Cimenyan

    Kec. Cimenyan

    S 6.85908

    E 107.66536

    >1.000 m

    Perorangan Wilayah pertanian sayuran yang

    intensif

    7 Tanah HGU

    Ds. Pulosari

    Kec. Pangalengan

    E 7.18210

    S 107.55829

    1.400 m

    15 ha HGU Garapan masyarakat petani

    sayur dengan sistem sewa

    8. Tanah Carik Ds. Pulosari

    Ds. Pulosari

    Kec. Pangalengan

    E 7.18985

    S 107.55853

    1.400 m

    10 ha Tanah Carik Desa Garapan masyarakat petani

    sayur dengan sistem sewa

    9. Lokasi Dekat Lonsum

    Ds. Kertasari

    Kec. Kertasari

    E 7.22339

    S 107.65848

    1.600 m

    - HGU Bantaran S. Citarum, saat ini

    digunakan masyarakat untuk

    menanam sayuran

    10. Leuweung Sabilulungan

    Ds. Cibeureum

    Kec. Kertasari

    E 7.18305

    S 107.67212

    1.500 m

    11 ha Pemerintah Kab.

    Bandung

    Leweung Sabilulungan

    11. Dekat Pondok Pesantren

    Ds. Ciluncat

    Kec. Cangkuang

    S 7.05296

    E 107.55034

    700 m

    5-6 ha Perorangan Kebun buah-buahan yang

    kurang terurus

    12. Ds. Nagrak

    Kec. Cangkuang

    S 7.07088

    E 107.53802

    870 m

    45 ha Perorangan Bekas vila, memiliki

    infrastruktur: jalur jalan, tempat

    parkir, dan bak penampung air

    13. Sekitar Situ Sipatahunan

    Ds. Baleendah

    Kec. Baleendah

    S 7.01373

    E 107.62713

    700 m

    Di sekitar perbukitan terdapat

    beberapa rumah dan TPS

    sampah

    14. Kp. Dugdeg

    Ds. Nagrak

    Kec. Pacet

    S 7.08688

    E 107.73512

    800 m

    100 ha Tanah Carik Desa Vegetasi pohon kayu

    15. Bendung Radung

    Ds. Sukamaju, Majalaya

    Ds. Karyalaksana, Ibun

    S 7.08229

    E 107.50413

    750 m

    100 ha Tanah Carik Bantaran sungai yang sempit

    16. Blok Masdeo

    Ds. Dampit

    Kec. Cicalengka

    Tanah

    Pangangonan

    Sumber: BPLH, 2015

    Calon Lokasi TKH di Kp. Ciseupang Ds. Nagrog

    Kec. Cicalengka

    Calon Lokasi TKH KTO Sari Alam di Ds.

    Cukanggenteng Kec. Pasirjambu

    Gambar -1: Calon Lokasi TKH Prioritas

    B. Sosialisasi

    Sosialisasi terkait Pengelolaan Ekosistem dan Keanekaragaman Hayati dilaksanakan sebanyak 2 (dua) kali, yaitu

    Sosialisasi Konservasi Berbasis Masyarakat melalui Pelestarian Keanekaragaman Hayati Tanaman Obat dengan

  • V-3

    peserta Fasilitator dan Pendamping Lokal Kampung Saber dan PKK; dan Sosialisasi Gerakan SATAPOK untuk

    Pemeliharan Pohon sebagai upaya pengelolaan ekosistem dan keanekaragaman hayati yang dihadiri oleh para

    calon pemelihara pohon yang merupakan anggota LMDH Desa Tarumajaya Kecamatan Kertasari.

    Pembukaan Rapat Persiapan

    Pembangunan TKH Ds. Nagrog Kec.

    Cicalengka oleh Kepala Bidang

    KPKL, 23 Februari 2018

    Para Narasumber pada Rapat

    Persiapan Pembangunan TKH Ds.

    Nagrog Kec. Cicalengka, 23 Februari

    2018

    Peserta Rapat Persiapan

    Pembangunan TKH Ds. Nagrog Kec.

    Cicalengka, 23 Februari 2018

    Sambutan Pembukaan oleh Asisten

    Ekjah pada Sosialisasi Konservasi

    Berbasis Masyarakat melalui

    Pelestarian Kehati Tanaman Obat,

    24 Mei 2018

    Para Narasumber pada

    Sosialisasi Konservasi Berbasis

    Masyarakat melalui Pelestarian Kehati

    Tanaman Obat, 24 Mei 2018

    Penyampaian Arahan Kepala DLH

    pada Sosialisasi Konservasi Berbasis

    Masyarakat melalui Pelestarian Kehati

    Tanaman Obat, 24 Mei 2018

    Peserta pada Sosialisasi Konservasi

    Berbasis Masyarakat melalui

    Pelestarian Kehati Tanaman Obat,

    24 Mei 2018

    Peserta pada Sosialisasi Konservasi

    Berbasis Masyarakat melalui

    Pelestarian Kehati Tanaman Obat, 24

    Mei 2018

    Peserta pada Sosialisasi Konservasi

    Berbasis Masyarakat melalui

    Pelestarian Kehati Tanaman Obat, 24

    Mei 2018

    Pembukaan Rapat Fasilitasi

    Kelembagaan TKH, 6 Juni 2018

    Pemaparan Narasumber pada Rapat

    Fasilitasi Kelembagaan TKH, 6 Juni

    2018

    Diskusi pada Rapat Fasilitasi

    Kelembagaan TKH, 6 Juni 2018

  • V-4

    Para Narasumber Sosialisasi Gerakan

    SATAPOK untuk Pemelihara Pohon,

    27 November 2018

    Peserta Sosialisasi Gerakan

    SATAPOK untuk Pemelihara Pohon,

    27 November 2018

    Diskusi pada Sosialisasi Gerakan

    SATAPOK untuk Pemelihara Pohon,

    27 November 2018

    Gambar -2: Dokumentasi Kegiatan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem

    C. Pembangunan Infrastruktur dan Vegetasi Taman Keanekaragaman Hayati

    Lokasi TKH berada di Kampung Pasirwedang Desa Nagrog Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung seluas

    10,093 Ha dengan bentang alam terjal dan memiliki struktur tanah yang remah. Status tanah adalah milik

    Pemerintah Kabupaten Bandung yang ditunjukkan dengan Sertifikat berdasarkan SK Kepala Kanwil BPN Provinsi

    Jawa Barat No. 01/HP/KWBPN/21994 tanggga