Studi Kelayakan Bisnis Kelompok

  • Published on
    17-Jan-2016

  • View
    72

  • Download
    6

Embed Size (px)

DESCRIPTION

spbu

Transcript

PROPOSALSTUDI KELAYAKAN PADA RENCANA BISNIS SPBU

DISUSUN OLEHKELOMPOK 7: 1. AWAL PARDEDE2. ESTHER TOMPODUNG3. MARIA SAMPIT4. LEVIANNO KARAMOY5. YULIANA KUSUMA

JURUSAN MANAJEMENFAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO2015KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada TUHAN karena berkat kasih dan karunia-Nya sehingga proposal penelitian yng berjudul Studi Kelayakan pada Rencana Bisnis SPBU ini dapat diselesaikan.Penyusunan proposal ini diselesaikan untuk memenuhi tugas mata kuliah Studi Kelayakan Bisnis pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi Manado.Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga terselesaikannya proposal ini. Kami menyadari bahwa proposal ini tidak serta merta hadir tanpa bantuan dan dukungan dari semua pihak. Mudah-mudahan segala sesuatu yang telah diberikan menjadi bermanfaat dan bernilai bagi kita semua.Kami memahami sepenuhnya bahwa proposal ini tak luput dari kesalahan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangan diharapkan demi perbaikan di masa mendatang. Semoga proposal ini dapat memberikan inspirasi bagi para pembaca untuk melakukan hal yang lebih baik lagi dan semoga proposal penelitian ini bermanfaat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Manado, 23 Februari 2015 Penyusun,

Kelompok 7

DAFTAR ISI

KATA PENGANTARiDAFTAR ISIiiBAB I PENDAHULUAN11.1. Latar Belakang 11.2. Identifikasi Masalah 21.3. Tujuan Penelitian ..21.4. Manfaat Penelitian.2

BAB II LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN42.1. Landasan Teori 42.2. Kerangka Pemikiran .12

BAB III METODE PENELITIAN133.1. Desain Penelitian143.2. Jenis dan Sumber Data143.3. Teknik Pengumpulan Data143.4. Metode Analisis15

BAB IV PEMBAHASAN 164.1. 4.2.

BAB 1PENDAHULUAN

1.1 Latar BelakangTantangan kesejahteraan hidup sekarang ini semakin sulit dipenuhi, banyak hal yang sudah di upayakan tetapi masih saja dirasa belum memberikan solusi berarti dalam permasalah ekonomi yang ada. Karena itu sebagai individu, kita harus mampu berpikir kreatif dan inovatif untuk mampu membaca peluang serta pandai memanfaatkan peluang tersebut demi meningkatkan kesejahteraan hidup.Wirausaha merupakan salah satu bentuk implementasi untuk memenuhi tingkat kesejahteraan. Selain menguntungkan dari segi ekonomi, sebagian besar kegiatannya juga sangat berperan dalam usaha memenuhi kebutuhan masyarakat banyak baik secara langsung maupun tidak langsung. Manfaat lainnya dapat membantu mengatasi permasalahan tenaga kerja walaupun kadang kala hanya bersifat jangka pendek atau sekedar tenaga kerja musiman, akan tetapi cukup realistis jika diungkap bahwa berwirausaha memiliki banyak manfaat lain selain sekedar menyangkut nilai nominal, seperti kepuasan diri dan pecapaian tujuan personal yang dicapai oleh pengusaha tersebut.Banyak hal yang perlu diperhatikan seorang pengusaha untuk berwirausaha, ketidakpastian kondisi menjadikan wirausaha sebagai ajang pembuktian diri dan usaha yang dijalankannya, serta keterbatasan modal sebagai hambatan utama dalam memulai suatu usaha baru ataupun meneruskan kejayaan usaha yang sudah berjalan. Agar bisa mencapai tingkat perkembangan dan keuntungan usaha yang optimal, seseorang hendakanya mengkaji lebih dulu bidang usaha yang akan dimasukinya melalui sebuah studi kelayakan bisnis. Dari pengkajian awal ini pula resiko kegagalan bisa diantisipasi (Umar,2007 dalam studi Kelayakan Bisnis).Perencanaan bisnis yang baik baik oleh seorang pengusaha berguna sebagai dokumen untuk investor, tetapi yang lebih utama perencanaan bisnis yang baik akan menjadi sebuah jalan pembuka menuju laba. Dengan menggunakan langkah-langkah yang teruji dalam menyusun bisnis, pemilik dapat mengembangkan rencana bisnis yang matang, profesional, dan berorientasi hasil sejak awal hingga akhir. Penilaian investasi yang dilakukan para investor terhadap sebuah usaha dan pemiliknya haruslah menghasilkan nilai yang cukup setidaknya untuk kedua belah pihak.Indonesia merupakan negara kepulauan dengan wilayah yang luas, berkedudukan pada posisi silang antara dua benua dan dua samudera, dengan kondisi alam yang memiliki banyak keunggulan, serta kaya akan keanekaragaman sumber daya alam yang terkandung di dalamnya. Salah satu sumber daya alam yang sangat besar pengaruhnya bagi kepentingan bangsa Indonesia adalah minyak bumi dan gas bumi. Minyak bumi dan gas bumi merupakan salah satu sumber devisa negara yang penting dalam kegiatan pembangunan nasional.Minyak bumi dan gas bumi termasuk dalam golongan bahan galian yang strategis bagi negara. maka penyelenggaraan kegiatan usaha minyak bumi dan gas bumi di Indonesia sepenuhnya dilaksanakan oleh negara. Untuk mewujudkan tujuan penyelenggaraan kegiatan usaha minyak dan gas bumi tersebut, pemerintah melimpahkan kewenangannya kepada PT.PERTAMINA (Persero) untuk melaksanakan kegiatan yang mencakup pengusahaan pertambangan minyak dan gas bumi, berikut pendistribusiannya ke seluruh pelosok tanah air.Peningkatan permintaan terhadap BBM pada sektor transportasi lebih disebabkan karena penjualan kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat terus mengalami peningkatan. Seiiring perkembangan kepadatan penduduk dan juga arus globalisasi, jumlah kendaraan bermotor di Indonesia khususnya di Manado semakin berkembang pesat. Oleh karena itu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sebagai penunjang mobilitas kendaraan bermotor juga terus berkembang pesat. Banyaknya pendirian SPBU di daerah Manado tidak terlepas dari persaingan dalam memikat konsumen. Kadangkala pemilik usaha kurang memperhatikan faktor-faktor yang dapat menunjang keramaian pada SPBU sehingga tidak sedikit SPBU baru yang dibuka tidak seramai SPBU lainnya.1.2 Identifikasi MasalahMengingat banyaknya pertimbangan-pertimbangan tertentu didalam studi kelayakan untuk sebuah perencanaan bisnis maka masalah yang akan dianalisa diantaranya adalah :-Apakah strategi bisnis yang akan dilakukan merupakan strategi bisnis yang baik? Apakah bisnis SPBU yang akan dijalankan dapat menghasilkan keuntungan yang optimal? Apakah rencana bisnis SPBU ini layak jika dinilai dari berbagai aspek studi kelayakan bisnis? Apakah sproyek atau bisnis SPBU ini layak dijalankan,ditunda atau dibatalkan?

1.3 Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini yaitu sebagai berikut : Agar dapat mengetahui strategis bisnis yang baik bagi perencanaan bisnis baru. Agar dapat mengetahui cara menganalisa keuntungan pada rencana bisnis baru. Agar dapat menganalisa perencanaan bisnis dari berbagai aspek kelayakan bisnis. Agar dapat memutuskan apakah bisnis ini layak dijalankan, ditunda, atau dibatalkan.

1.4 Manfaat Penelitian Manfaat yang akan didapat diantaranya yaitu: Laporan studi kelayakan bisnis pada akhirnya akan menyatakan rencana bisnis SPBU ini layak untuk dijalankan atau tidak. Merupakan acuan untuk memperbaiki dan menganalisa lebih lanjut mengenai ide bisnis. Sebagai bahan masukan utama dalam mengkaji ulang ide bisnis. Sebagai rekomendasi bagi investor, kreditro, pemerintah, masyarakat, bahkan bagi pengusaha sendiri.

BAB 2LANDASAN TEORI dan KERANGKA PEMIKIRAN

2.1.1 Landasan Teori2.2.1 Pengertian Perusahaan dan BisnisPerusahaan dapat diartikan sebagai sebuah organisasi yang memproses perubahan keahlian dan sumber daya ekonomi menjadi barang dan/atau jasa yang diperuntukkan bagi pemuasan kebutuhan para pembeli, serta diharapkan akan memberikan laba kepada para pemiliknya. Jadi, fokusnya lebih kepada organisasi. Sedangkan bisnis dapat diartikan sebagai seluruh kegiatan yang diorganisasikan oleh orang-orang yang terlibat didalam bidang perniagaan (produsen, pedagang, konsumen, dan industri dimana perusahan berada) dalam rangka memperbaiki standar serta kualitas hidup mereka.Dari penjelasan kedua istilah diatas, maka dapat disimpulkan bahwa pengertian bisnis lebih luas dibandingkan pengertian perusahaan karena perusahaan merupakan bagian dari bisnis. Dalam kegiatan bisnis, maka dibutuhkan kesiapan dalam menghadapi tantangan dan resiko untuk mengkombinasikan tenaga kerja, material, modal dan manajemen secara baik sebelum memasarkan produk, orang yang memiliki kompetensi tersebut sering dikenal sebagai pengusaha. Produsen adalah orang yang mampu membuat produk secara efisien dalam jumlah maupun variasi yang dibutuhkan. Motivasi utama dalam kegiatan bisnis adalah laba. Laba dedefinisikan sebagai perbedaan antara penghasilan dan seluruh biaya yang dikeluarkan dalam proses bisnis.Studi kelayakan bisnis merupakan penelitian terhadap rencana bisnis yang tidak hanya menganalisis layak atau tidak layaknya suatu bisnis dibangun, tetapi juga saat dioperasionalkan secara rutin dalam rangka pencapaian keuntungan yang maksimal untuk waktu yang ditentukan, misalnya rencana peluncuran produk.Kegiatan utama bisnis bisa dikategorikan kedalam kegiatan yang berbentuk operasional rutin yang didasarkan pada suatu konsep pendayagunaan sistem yang telah ada dilakukan secara terus menerus serta berulang-ulang. Akan tetapi berbeda jika kegiatan yang dilakukan merupakan proses pembangunan dan perluasan sistem, maka kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan yang berbentuk proyek sehingga kegiatan lainnya yang belum ada dalam bisnis akan berlangsung setelah adanya kegiatan berbentuk proyek ini dilakukan. Misalnya jika sebuah perusahaan akan berdiri maka sistem dibangun terlebih dahulu oleh proyek, baru kemudian dioperasionalkan secara rutin.

2.1.3 Reviewer Studi Kelayakan BisnisManfaatnya dalam studi adalah sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan baik persetujuan ataupun penolakan terhadap kelayakan suatu rencana bisnis yang akan direalisasikan sesuai dengan kepenting