STRUKTUR & KONSTRUKSI BANGUNAN 2

  • View
    242

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of STRUKTUR & KONSTRUKSI BANGUNAN 2

  • 7/23/2019 STRUKTUR & KONSTRUKSI BANGUNAN 2

    1/21

    1

    DEFINISI SISTEM STRUKTUR DAN

    KONSTRUKSI BANGUNAN BERLANTAI 2-4

    A. Definisi Sistem Struktur dan Konstruksi Bangunan

    1. Sistem Struktur

    Defenisi sederhana mengenai system struktur dalam hubungannya dengan bangunan

    ialah bahwa struktur merupakan sarana untuk menyalurkan beban akibat penggunaan danatau kehadiran bangunan ke dalam tanah. Struktur dapat juga didefenisikan sebagai suatu

    entitas fisik yang memiliki sifat keseluruhan yang dapat dipahami sebagai suatu organisasi

    unsur-unsur pokokyang ditempatkan dalam ruang yang didalamnya karakter keseluruhan

    mendominasi interelasi bagian-bagiannya. Secara singkat system struktur pada bangunan

    merupakan bagian utama yang demndkung bangunan agar dapat berdiri kokoh.

    Sistem struktur pada bangunan berlantai dapat ditempatkan pada bagian:a. Sub Struktur berupa pondasi yang diberada pada bagian bawah pondasi atau di

    dalam tanah, fungsi pondasi sebagai penerima gaya yang akan disalurkan ke

    tanah.b. Super Struktur berupa kolom, balok, plat lantai. Bagian ini berada pada bagian

    badan bangunan yang mana fungsinya sebagai penyalur gaya di dalam bangunan.

    c. Up Struktur berupa kuda-kuda yang berfungsi sebagai penopang material penutupyaitu atap dan kuda-kuda juga berguna sebagai penyalur beban dari atap.

    2. Sistem KonstruksiDefenisi system konstruksi dalam bangunan merupakan bagian atau elemen yang

    menempel pada system struktur utama, sedangkan fungsi dari system konstruksi adalah

    elemen yang dapat menyebarkan gaya dan penerma beban secara langsung. enempatan

    system konstruksi pada bangunan berlantai berada pada:

    a. Super Struktur berupa tangga, dinding, plafond. !ungsi system konstruksi yang

    beraada pada bagian super struktur adalah menyalurkan gaya-gaya ke systemstruktur bangunan.

    b. Up Struktur berupa atap, listplank, talang air. !ungsi system konstruksi yang

    berada pada bagian up struktur adalah penerima beban secara langsung. Beban

    yang diterima berupa beban angin dan hal ini terjadi pada system konstruksi atap,sedangkan listplank berfungsi sebagai penrima beban angin dari arah samping

    atap sedangkan talang air berfungsi sebagai penyalur air hujan pada atap dan

    talang air juga dapat berfungsi sebagai pembentuk atap.

    B. Sistem Struktur dan Konstruksi Bangunan Dalam Arsitektur

    Struktur & Konstruksi Bangunan 2- 1

  • 7/23/2019 STRUKTUR & KONSTRUKSI BANGUNAN 2

    2/21

    Dalam bangunan berlantai system struktur dan konstruksi merupakan bagian yang

    memikul beban dan gaya-gaya baik dari luar yang terjadi pada atap, lantai dan dinding

    melalui mekanisme pemikulan beban dalam ke tanah. Struktur dapat dijadikan sebagaiprinsip perancangan yang dapat diatur dalam mekanisme pemikulan beban. Dalam hal

    tersebut dapat mengandung arti tindakan menetapkan hirarki dan tatanan sekaligus dari

    segi perwujudan ruang arsitektural dan tenaga fisik. Sistem struktur dan konstuksi padabangunan dalam bentuk arsitektur, memiliki fungsi sebagai penerima beban dan penyalur

    beban. "enis-jenis beban yag diterima dan disalurkan dalam system struktur dan

    konstruksi pada bangunan, adalah:#. Beban Statis dan Dinamis

    Beban statis biasa juga disebut beban stasioner atau beban bangunan yang tak

    bergerak$diam. Beban ini dapat berupa beban yang bisa diperkirakan oleh arsitek

    dalam merancang bangunan. Beban dinamis atau beban yang bergerak, seperti dalamhal angin atau sebuah lokomotif yang melintasi jembatan, mengemukakan tugas-tugas

    perancangan structural yang lebih sulit karena baik besarnya maupun lamanya usia

    beban dapat diramalkan hanya dalam batas-batas tertentu.

    %. Beban &idupBeban hidup adalah beban rencana yang menyatakan anggapan statistic berdasarkan

    pengalaman mengenai penggunaan masa depan yang diperkirakan dari suau ruangyang direncanakan. Beban hidup meliputi semua beban selain berat struktur bangunan

    ' penghuni, meubel, perlengkapan dan mesin-mesin. &ujan, angin, gempa bumi dan

    tekanan air merupakan beban hidup yang besar dan lamanya berubah-ubah.(. Beban )ati

    Beban mati adalah berat bahan-bahan struktural dan komponen-komponen yang

    merupakan system tanggap gaya.

    *. Beban +nginBeban angin merupakan beban dinamis tapi dalam analisis diperlukan sebagai beban

    statis ekialen, yaitu sebagai asumsi rata-rata statistic gaya pada bangunan.

    . Beban empaBeban gempa biasanya berintesnsitas tinggi dan berlangsung singkat. "adi beban

    gempa cenderung mempunyai dampak yang lebih besar terhadap suatu struktur

    daripada beban yang sama dan digunakan selama masa yang lebih lama./. Beban 0ermal.

    Beban termal disebabkan oleh perubahan-perubahan suhu, yang cenderung mengubah

    bentuk dan dimensi elemen-elemen structural sesuai dengan waktu dan musim.

    Dalam penetuan arah dan besar beban yang terjadi dalam suatu bangunan dapat

    mempengaruhi kondisi bangunan sehingga strategi pemikulan beban dapat disesuaikan

    dengan pengaturan bentangan 1hori2ontal3 dan tumpuan 1ertical3 agar bagian-bagiandalam bangunan dapat member suatu rangka ruang untuk mengalihkan semua beban ke

    tanah. Dalam menyelesaikan system pembebanan dalam bangunan maka system struktur

    yang berperan aktif dalam penyaluran gaya dari beban, sehingga penerima beban dpatdikategorikan ke dalam dua system tumpuan, yaitu tumpuan linear dan tumpuan tak

    menerus.

    Struktur & Konstruksi Bangunan 2- 2

  • 7/23/2019 STRUKTUR & KONSTRUKSI BANGUNAN 2

    3/21

    1. Sistem tumpuan linear, yaitu suatu rakitan pendukung beban dimana sebagian besar

    tembok eksterior digunakan untuk penutup maupun terus menerus menunjang lantai

    dan atap.

    2. Sistem tumpuan tak menerus, yaitu rakitan pendukung beban dimana beban-beban

    bentangan hori2ontal dialihkan pertama-tama ke tumpuan-tumpuan titik 1kolom atau

    tiang3 dan kemudian ertical ke tanah.

    Dari system pemikulan beban dan penyaluran gaya maka elemen-elemen struktur

    dan konstuksi dapat memperlihatkan bahwa system stumpuan linear dan system tumpuantak menerus memiliki karakteristik yang menonjol diantaranya dinding-dinding yang

    menonjol sebagai system konstruksi bangunan tidak memikul beban secara langsung

    tetapi menyalurkan gaya dari beban yang terjadi pada kolom yang merupakan system

    struktur bangunan, kemudian gaya yang terjadi pada kolom di salurkan ke pondasi yangmerupakan system struktur bangunan berupa tumpuan linear atau titik.

    Struktur & Konstruksi Bangunan 2- 3

  • 7/23/2019 STRUKTUR & KONSTRUKSI BANGUNAN 2

    4/21

    2

    PERAN ARSITEK DI DUNIA KONSTRUKSI

    4esadaran masyarakat perlahan dan pasti mulai tumbuh terhadap profesi

    arsitek. 4eahlian arsitek tidak lagi dibutuhkan dalam perencanaan bangunan berskala

    besar yang diselenggarakan baik itu oleh pihak swasta 1korporasi3 maupun pemerintah

    saja, tapi bangunan lain yang dianggap sederhana ataupun berskala kecilpun arsitek

    mulai dilibatkan. +rtinya, kebutuhan klien makin beragam.Untuk itu bagi yang

    berencana menggunakan jasa seorang arsitek didalam kegiatan rancang banguntentunya perlu mengetahui apa sebenarnya tugas dan peran arsitek didalam proyek

    tersebut.Secara utuh, tugas dan peran arsitek dalam kegiatan rancang bangun adalah

    sebagai berikut :

    Pertama,arsitek berperan menginterprestasikan kebutuhan klien. )elakukan kegiatan

    konsultasi hingga perencanaan dan perancangan arsitektur. Dalam kegiatan ini arsitek

    akan mengolah data rinci mengenai potensi site, kebutuhan bangunan, fungsi

    bangunan, perilaku pengguna dan sebagainya untuk melihat konsep besar yang

    diinginkan. Data inilah yang kemudian diolah menjadi usulan wujud bangunan.enghayatan arsitek terhadap kebutuhan riil klien akan menjadikan usulan wujud

    bangunan itu menjadi bangunan yang dapat beradaptasi dengan kebutuhan-kebutuhan

    klien kedepan.

    Kedua, arsitek turut memaksimalkan inestasi yang dikeluarkan klien. )enjadi

    kordinator atas tiap pekerjaan yang akan dilaksanakan berdasarkan metode

    pelaksanaan pekerjaan. )enerapkan batasan anggaran berdasarkan rencana anggaran

    biaya yang dibuat dan punya pemahaman terhadap karakteristik material sehingga

    penggunaan material dan teknologi terukur dan terencana.

    Ketiga,+rsitek berperan dalam menghemat waktu pelaksanaan berdasarkan time

    schedule yang dibuat. +rsitek menjadi kordinator yang mengatur elemen-elemen

    penting di proyek sehingga setiap bagian pekerjaan yang dikerjakan menjadi lebih

    efisien dan tepat waktu. +rsitek melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan agar

    Struktur & Konstruksi Bangunan 2- 4

  • 7/23/2019 STRUKTUR & KONSTRUKSI BANGUNAN 2

    5/21

    setiap pekerjaan sesuai bestek dan sesuai perjanjian yang telah dibuat antara klien

    dengan kontraktor pelaksana. Bilamana terjadi penyimpangan di lapangan, arsitek

    berhak menghentikan, memerintahkan perbaikan atau membongkar bagian yang tidak

    memenuhi persyaratan yang disepakati.

    0entunya peran diatas terjadi apabila klien membutuhkan keterlibatan arsitek dari

    proses awal yakni kegiatan pra disain hingga proses akhir yakni selesainya kegiatan

    pembangunan sampai masa pemeliharaan berakhir. 5ni tidak mutlak. Bagi klien yang

    membutuhkan disain dan belum berencana memulai pembangunan atau membutuhkan

    konsep saja, saat ini banyak arsitek yang menawarkan layanan yang disesuaikan

    dengan kebutuhan tersebut.

    Bagi arsitek, bangunan tingkat dua tidak hanya berkaitan degan masalah

    keindahan dan bentuk bangunan semata, tetapi juga bangu