23
7/21/2019 Stroke Referat http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 1/23 TINJAUAN PUSTAKA A. Definisi Stroke atau serangan otak adalah sindrom klinis yang awal timbulnya mendadak, progresif, cepat, berupa defisit neurologis fokal dan atau global, yang berlangsung 24 jam atau lebih atau langsung menimbulkan kematian, dan semata-mata di sebabkan oleh gangguan peredaran darah otak non traumatik. 9 Stroke non hemoragik didefinisikan sebagai sekumpulan tanda klinik yang berkembang oleh sebab vaskular. ejala ini berlangsung 24 jam atau lebih pada umumnya terjadi akibat  berkurangnya aliran darah ke otak, yang menyebabkan cacat atau kematian. !" Stroke non hemoragik sekitar #$%, yang terjadi akibat obstruksi atau bekuan di satu atau lebih arteri besar pada sirkulasi serebrum. &bstruksi dapat disebabkan oleh bekuan 'trombus( yang terbentuk di dalam suatu pembuluh otak atau pembuluh atau organ distal. )rombus yang terlepas dapat menjadi embolus. !! B. Etiologi Stroke non hemoragik bisa terjadi akibat suatu dari dua mekanisme patogenik yaitu trombosis serebri atau emboli serebri. !2 )rombosis serebri menunjukkan oklusi trombotik arteri karotis atau cabangnya, biasanya karena arterosklerosis yang mendasari. *roses ini sering timbul selama tidur dan bisa menyebabkan stroke mendadak dan lengkap. +efisit neurologi bisa timbul progresif dalam beberapa jam atau intermiten dalam beberapa jam atau hari. !2 mboli serebri terjadi akibat oklusi arteria karotis atau vetebralis atau cabangnya oleh trombus atau embolisasi materi lain dari sumber proksimal, seperti bifurkasio arteri karotis atau jantung. mboli dari bifurkasio karotis biasanya akibat perdarahan ke dalam plak atau ulserasi di atasnya di sertai trombus yang tumpang tindih atau pelepasan materi ateromatosa dari plak sendiri. mbolisme serebri sering di mulai mendadak, tanpa tanda-tanda disertai nyeri kepala  berdenyut. !2 C. Klasifikasi Stroke sebagai diagnosis klinis untuk gambaran manifestasi lesi vaskular serebral, dapat di bagi

Stroke Referat

  • Upload
    nabila

  • View
    59

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Stroke Referat

Citation preview

Page 1: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 1/23

TINJAUAN PUSTAKA

A.  Definisi

Stroke atau serangan otak adalah sindrom klinis yang awal timbulnya mendadak, progresif,

cepat, berupa defisit neurologis fokal dan atau global, yang berlangsung 24 jam atau lebih atau

langsung menimbulkan kematian, dan semata-mata di sebabkan oleh gangguan peredaran darah

otak non traumatik.9

Stroke non hemoragik didefinisikan sebagai sekumpulan tanda klinik yang berkembang oleh

sebab vaskular. ejala ini berlangsung 24 jam atau lebih pada umumnya terjadi akibat

 berkurangnya aliran darah ke otak, yang menyebabkan cacat atau kematian.!"

Stroke non hemoragik sekitar #$%, yang terjadi akibat obstruksi atau bekuan di satu atau lebih

arteri besar pada sirkulasi serebrum. &bstruksi dapat disebabkan oleh bekuan 'trombus( yang

terbentuk di dalam suatu pembuluh otak atau pembuluh atau organ distal. )rombus yang terlepas

dapat menjadi embolus.!!

B.  Etiologi

Stroke non hemoragik bisa terjadi akibat suatu dari dua mekanisme patogenik yaitu trombosis

serebri atau emboli serebri.!2

)rombosis serebri menunjukkan oklusi trombotik arteri karotis atau cabangnya, biasanya karenaarterosklerosis yang mendasari. *roses ini sering timbul selama tidur dan bisa menyebabkan

stroke mendadak dan lengkap. +efisit neurologi bisa timbul progresif dalam beberapa jam atau

intermiten dalam beberapa jam atau hari.!2

mboli serebri terjadi akibat oklusi arteria karotis atau vetebralis atau cabangnya oleh trombus

atau embolisasi materi lain dari sumber proksimal, seperti bifurkasio arteri karotis atau jantung.

mboli dari bifurkasio karotis biasanya akibat perdarahan ke dalam plak atau ulserasi di atasnya

di sertai trombus yang tumpang tindih atau pelepasan materi ateromatosa dari plak sendiri.

mbolisme serebri sering di mulai mendadak, tanpa tanda-tanda disertai nyeri kepala

 berdenyut.!2

C.  Klasifikasi

Stroke sebagai diagnosis klinis untuk gambaran manifestasi lesi vaskular serebral, dapat di bagi

Page 2: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 2/23

dalam

!. Stroke non hemoragik yang mencakup!

a. )/0 'Transient Ischemic Attack)

b.  Stroke in-evolution

c. Stroke trombotik 

d. Stroke embolik 

e. Stroke akibat komperesi terhadap arteri oleh proses di luar arteri seperti tumor, abses,

granuloma.

2. 1erdasarkan subtipe penyebab!!

a. Stroke lakunar 

 b. Stroke trombotik pembuluh besar 

c. Stroke embolik 

d. Stroke kriptogenik 

D.  Faktor risiko

0da beberapa faktor risiko stroke yang sering teridentifikasi pada stroke non hemoragik,

diantaranya yaitu faktor risiko yang tidak dapat di modifikasi dan yang dapat di modifikasi.

*enelitian yang dilakukan ismanto '2""3( di S+ *rof. +r. 5argono Soekarjo

*urwokertomengenai gambaran faktor-faktor risiko penderita stroke menunjukan faktor risiko

terbesar adalah hipertensi $6,24%, diikuti dengan diabetes melitus !9,!% dan hiperkolesterol

#,96%.!$,!3

7aktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi !$,!3

!. sia

*ada umumnya risiko terjadinya stroke mulai usia $ tahun dan akan meningkat dua kali dalam

dekade berikutnya. 4"% berumur 3$ tahun dan hampir !% berumur di bawah 4$ tahun.

5enurut 8iking itarwan '2""2(, dari penelitianya terhadap 4$ kasus stroke didapatkan yangmengalami stroke non hemoragik lebih banyak pada tentan umur 4$-3$ tahun.!3,!6

2. enis kelamin

5enurut data dari 2# rumah sakit di /ndonesia, ternyata bahwa kaum pria lebih banyak 

menderita stroke di banding kaum wanita, sedangkan perbedaan angka kematianya masih belum

 jelas.*enelitian yang di lakukan oleh /ndah 5anutsih tami '2""2( di S+ 8abupaten 8udus

Page 3: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 3/23

mengenai gambaran faktor-faktor risiko yang terdapat pada penderita stroke menunjukan bahwa

 jumlah kasus terbanyak jenis kelamin laki-laki $#,4% dari penelitianya terhadap !96 pasien

stroke non hemoragik.!3,!#

. :eriditer  

en berperan besar dalam beberapa faktor risiko stroke, misalnya hipertensi, penyakit jantung,

diabetes melitus dan kelainan pembuluh darah, dan riwayat stroke dalam keluarga, terutama jika

dua atau lebih anggota keluarga pernah mengalami stroke pada usia kurang dari 3$ tahun,

meningkatkan risiko terkena stroke. 5enurut penelitian )song :ai ;ee di )aiwan pada tahun

!996-2""! riwayat stroke pada keluarga meningkatkan risiko terkena stroke sebesar 29,%. $

4. asa atau etnik 

&rang kulit hitam lebih banyak menderita stroke dari pada kulit putih. +ata sementara di

/ndonesia, suku *adang lebih banyak menderita dari pada suku awa 'khususnya <ogyakarta(.!3

7aktor risiko yang dapat dimodifikasi

!. iwayat stroke

Seseorang yang pernah memiliki riwayat stoke sebelumnya dalam waktu lima tahun

kemungkinan akan terserang stroke kembali sebanyak $% sampai 42%.!3

2. :ipertensi

:ipertensimeningkatkan risiko terjadinya stroke sebanyak empat sampai enam kali ini sering di

sebut the silent killer danmerupakan risiko utama terjadinya stroke non hemoragik dan stroke

hemoragik . 1erdasarkan 8lasifikasi menurut => 6 yang dimaksud dengan tekanan darah

tinggai apabila tekanan darah lebih tinggi dari !4"?9" mm:g, makin tinggi tekanan darah

kemungkinan stroke makin besar karena mempermudah terjadinya kerusakan pada dinding

 pembuluh darah, sehingga mempermudah terjadinya penyumbatan atau perdarahan otak.!3,!9

. *enyakit jantung

*enyakit jantung koroner, kelainan katup jantung, infeksi otot jantung, paska oprasi jantung juga

memperbesar risiko stroke, yang paling sering menyebabkan stroke adalah fibrilasi atrium,

karena memudahkan terjadinya pengumpulan darah di jantung dan dapat lepas hingga

menyumbat pembuluh darah otak.!3

4. '+5( +iabetes melitus

Page 4: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 4/23

8adar gulakosa dalam darah tinggi dapat mengakibatkan kerusakan endotel pembuluh darah

yang berlangsung secara progresif.5enurut penelitian Siregar 7 '2""2( di S+ :aji 0dam

5alik 5edan dengan desain case control , penderita diabetes melitus mempunyai risiko terkena

stroke ,9 kali dibandingkan dengan yang tidak menderita diabetes mellitus.!3,$

$. )/0

5erupakan serangan-serangan defisit neurologik yang mendadak dan singkat akibat iskemik 

otak fokal yang cenderung membaik dengan kecepatan dan tingkat penyembuhan berfariasi tapi

 biasanya 24 jam.Satu dari seratus orang dewasa di perkirakan akan mengalami paling sedikit satu

kali )/0 seumur hidup mereka, jika diobati dengan benar, sekitar !?!" dari para pasien ini akan

mengalami stroke dalam ,$ bulan setelah serangan pertama, dan sekitar !? akan terkena stroke

dalam lima tahun setelah serangan pertama.!!,2"

3. :iperkolesterol

;ipid plasma yaitu kolesterol, trigliserida, fosfolipid, dan asam lemak bebas. 8olesterol dan

trigliserida adalah jenis lipid yang relatif mempunyai makna klinis penting sehubungan dengan

aterogenesis. ;ipid tidak larut dalam plasma sehingga lipid terikat dengan protein sebagai

mekanisme transpor dalam serum, ikatan ini menghasilkan empat kelas utama lipuprotein yaitu

kilomikron, lipoprotein densitas sangat rendah '@;+;(, lipoprotein densitas rendah ';+;(, dan

lipoprotein densitas tinggi ':+;(. +ari keempat lipo protein ;+; yang paling tinggi kadar 

kolesterolnya, @;+; paling tinggi kadar trigliseridanya, kadar protein tertinggi terdapat pada

:+;. :iperlipidemia menyatakan peningkatan kolesterol dan atau trigliserida serum di atas

 batas normal, kondisi ini secara langsung atau tidak langsung meningkatkan risiko stroke,

merusak dinding pembuluh darah dan juga menyebabkan penyakit jantung koroner. 8adar 

kolesterol total A2""mg?dl, ;+; A!""mg?dl, :+; B4"mg?dl, trigliserida A!$"mg?dl dan

trigliserida A!$"mg?dl akan membentuk plak di dalam pembuluh darah baik di jantung maupun

di otak. 5enurut +edy 8ristofer '2"!"(, dari penelitianya 4 pasien, di dapatkan

hiperkolesterolemia 4,9%, hipertrigliserida 4,6%, :+; yang rendah $,$%, dan ;+; yang

tinggi 39,#%.2!,!3,22

6. &besitas

&besitas berhubungan erat dengan hipertensi, dislipidemia, dan diabetes melitus. *revalensinya

meningkat dengan bertambahnya umur. &besitas merupakan predisposisi penyakit jantung

koroner dan stroke. 5engukur adanya obesitas dengan cara mencari body mass index  '15/(

Page 5: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 5/23

yaitu berat badan dalam kilogram dibagi tinggi badan dalam meter dikuadratkan. =ormal 15/

antara !#,$"-24,99 kg?m2, overweight  15/ antara 2$-29,99 kg?m2 selebihnya adalah obesitas.!3,2

#. 5erokok  

5erokok meningkatkan risiko terjadinya stroke hampir dua kali lipat, dan perokok pasif berisiko

terkena stroke !,2 kali lebih besar. =ikotin dan karbondioksida yang ada pada rokok 

menyebabkan kelainan pada dinding pembuluh darah, di samping itu juga mempengaruhi

komposisi darah sehingga mempermudah terjadinya proses gumpalan darah.1erdasarkan

 penelitian Siregar 7 '2""2( di S+ :aji 0dam 5alik 5edan kebiasaan merokok meningkatkan

risiko terkena stroke sebesar empat kali.!3,$

E.  Patofisiologi

&tak terdiri dari sel-sel otak yang disebut neuron, sel-sel penunjang yang dikenal sebagai sel

 glia, cairan serebrospinal , dan pembuluh darah. Semua orang memiliki jumlah neuron yang sama

sekitar !"" miliar, tetapi koneksi di antara berbagi neuron berbeda-beda. *ada orang dewasa,

otak membentuk hanya sekitar 2% '!2""-!4"" gram( dari berat tubuh total, tetapi

mengkonsumsi sekitar 2"% oksigen dan $"% glukosa yang ada di dalam darah arterial. +alam

 jumlah normal darah yang mengalir ke otak sebanyak $"-3"ml per !"" gram jaringan otak per 

menit. umlah darah yang diperlukan untuk seluruh otak adalah 6""-#4" ml?menit, dari jumlahdarah itu di salurkan melalui arteri karotis interna yang terdiri dari arteri karotis 'dekstra dan

 sinistra(, yang menyalurkan darah ke bagian depan otak disebut sebagai sirkulasi arteri  serebrum

anterior , yang kedua adalah vertebrobasiler , yang memasok darah ke bagian belakang otak 

disebut sebagai sirkulasi arteri serebrum posterior , selanjutnya sirkulasi arteri serebrum anterior 

 bertemu dengan sirkulasi arteri serebrum posterior  membentuk suatu sirkulus illisi.$,!

angguan pasokan darah otak dapat terjadi dimana saja di dalam arteri-arteri yang membentuk 

 sirkulus willisi  serta cabang-cabangnya. Secara umum, apabila aliran darah ke jaringan otak 

terputus !$ sampai 2" menit, akan terjadi infark atau kematian jaringan. *erlu di ingat bahwa

oklusi di suatu arteri tidak selalu menyebabkan infark di daerah otak yang di perdarahi oleh arteri

tersebut dikarenakan masih terdapat sirkulasi kolateral yang memadai ke daerah tersebut.*roses

 patologik yang sering mendasari dari berbagi proses yang terjadi di dalam pembuluh darah yang

memperdarhai otak diantaranya dapat berupa !!

Page 6: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 6/23

!.  8eadaan penyakit pada pembuluh darah itu sendiri, seperti pada aterosklerosis dan

thrombosis.

".  1erkurangnya perfusi akibat gangguan status aliran darah, misalnya syok atau

hiperviskositas darah.

#.  angguan aliran darah akibat bekuan atau embolus infeksi yang berasal dari jantung atau

 pembuluh ekstrakranium.

+ari gangguan pasokan darah yang ada di otak tersebut dapat menjadikan terjadinya kelainian-

kelainan neurologi tergantung bagian otak mana yang tidak mendapat suplai darah, yang

diantaranya dapat terjani kelainan di system motorik, sensorik, fungsi luhur, yang lebih jelasnya

tergantung saraf bagian mana yang terkena.

F.  Gejala klinis

ejala stroke non hemoragik yang timbul akibat gangguan peredaran darah di

otak bergantung pada berat ringannya gangguan pembuluh darah dan lokasi tempat gangguan

 peredaran darah terjadi, kesadaran biasanya tidak mengalami penurunan, menurut penelitian

usdi ;amsudi pada tahun !9#9-!99! stroke non hemoragik tidak terdapat hubungan dengan

terjadinya penurunan kesadaran, kesadaran seseorang dapat di nilai dengan menggunakan skala

koma lasgow yaitu $,9,24

)abel 2.!. Skala koma lasgow.9

Buka ata !E" #es$on otorik !%" #es$on &er'al !("

!. )idak ada respons !. )idak ada gerakan )idak ada suara

espons dengan

rangsangan nyeri

2. kstensi abnormal 5engerang

1uka mata dengan

 perintah

7leksi abnormal . 1icara kacau

1uka mata spontan 5enghindari nyeri 4. +isorientasi

tempat dan waktu

5elokalisir nyeri $. &rientasi baik

dan sesuai

Page 7: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 7/23

5engikuti perintah

 

*enilaian skor skala koma lasgow

a. 8oma '>S C -#( b. 8onfusi, lateragi atau stupor '>S C 9-!4(

c. Sadar penuh, atentif dan orientatif '>S C !$(

angguan yang biasanya terjadi yaitu gangguan mototik 'hemiparese(, sensorik 'anestesia,

hiperestesia, parastesia$geringgingan, gerakan yang canggung serta simpang siur, gangguan

nervus kranial, saraf otonom  'gangguan miksi, de%eksi, salvias(, fungsi luhur 'bahasa, orientasi,

memori, emosi( yang merupakan sifat khas manusia, dan gangguan koordinasi ' sidrom

 serebelar ( $,!

!.  &isekuilibrium yaitu keseimbangan tubuh yang terganggu yang terlihat seseorang akan

 jatuh ke depan, samping atau belakang sewaktu berdiri

2.  &iskoordinasi muskular  yang diantaranya, asinergia, dismetria dan seterusnya. Asinergia

ialah kesimpangsiuran kontraksi otot-otot dalam mewujudkan suatu corak gerakan. &ekomposisi

gerakan atau gangguan lokomotorik dimana dalam suatu gerakan urutan kontraksi otot-otot baik 

secara volunter atau reflektorik tidak dilaksanakan lagi.  &isdiadokokinesis tidak biasa gerak 

cepat yang arahnya berlawanan contohnya  pronasi dan supinasi.&ismetria,  terganggunya

memulai dan menghentikan gerakan.

. Tremor 'gemetar(, bisa diawal gerakan dan bisa juga di akhir gerakan

4.  Ataksia  berjalan dimana kedua tungkai melangkah secara simpangsiur dan kedua kaki

ditelapakkanya secara acak-acakan.  Ataksia seluruh badan  dalam hal ini badan yang tidak 

 bersandar tidak dapat memelihara sikap yang mantap sehingga bergoyang-goyang.

Ner&us kranial Fungsi Peneuan klinis

)engan lesi

 I' (l%aktorius *enciuman  Anosmia 'hilangnya daya

 penghidu(

 II' (ptikus *englihatan  Amaurosis

 III' (kulomotorius erak mataD kontriksi  &iplopia penglihatan

Page 8: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 8/23

 pupilD akomodasi kembar), ptosis*

midriasis* hilangnya

akomodasi

 I+' Troklearis erak mata +iplopia

+' Trigeminus Sensasi umum wajah,

kulit kepala, dan gigiD

gerak mengunyah

Emati rasaE pada wajahD

kelemahan otot rahang

+I' Abdusen erak mata  &iplopia

+II' asialis *engecapanD sensasi

umum pada platum dan

telinga luarD sekresi

kelenjar lakrimalis,

submandibula dan

sublingualD ekspresi

wajah

:ilangnya kemampuan

mengecap pada dua

 pertiga anterior lidahD

mulut keringD hilangnya

lakrimasiD paralisis otot

wajah

+III' +estibulokoklearis *endengaranD

keseimbangan

)uliD tinitusberdenging

terus menerus)*

vertigo*nitagmus

 I' loso%aringeus *engecapanD sensasi

umum pada faring dan

telingaD mengangkat

 palatumD sekresi kelenjar

 parotis

:ilangnya daya

 pengecapan pada

sepertiga posterior lidahD

anestesi pada faringsD

mulut kering sebagian

 ' +agus *engecapanD sensasi

umum pada farings,

laring dan telingaD

menelanD fonasiD

 parasimpatis untuk

 jantung dan visera

abdomen

 &is%agia 'gangguan

menelan( suara parauD

 paralisis palatum

Page 9: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 9/23

 I' Asesorius Spinal  7onasiD gerakan kepalaD

leher dan bahu

Suara parauD kelemahan

otot kepala, leher dan

 bahu

 II' /ipoglosus erak lidah 8elemahan dan pelayuan

lidah

ejala klinis tersering yang terjadi yaitu hemiparese yang dimana *endeita stroke non hemoragik 

yang mengalami infrak bagian hemisfer otak kiri akan mengakibatkan terjadinya kelumpuhan

 pada sebalah kanan, dan begitu pula sebaliknya dan sebagian juga terjadi /emiparese dupleks,

 pendeita stroke non hemoragik yang mengalami hemiparesesi dupleks  akan mengakibatkan

terjadinya kelemahan pada kedua bagian tubuh sekaligus bahkan dapat sampai mengakibatkan

kelumpuhan.23

*enelitian yang dilakukan Sri 0ndriani Sinaga '2""#( terhadap 2#! pasien stroke di umah Sakit

:aji 5edan di dapatkan hemiparese sinistra  yaitu 43,%, diikuti oleh hemiparese dekstra

!,6%, tidak tercatat sebanyak !4,2% dan hemiparesese dupleks  6,#%.ambaran klinis utama

yang berkaitan dengan insufisiensi arteri ke otak mungkin berkaitan dengan pengelompokan

gejala dan tanda berikut yang tercantum dan disebut sindrom neurovaskular $,!!

!. 0rteri karotis interna 'sirkulasi anterior gejala biasanya unilateral(

a. +apat terjadi kebutaan satu mata di sisi arteria karotis yang terkena, akibat insufisiensiarteri retinalis

 b. ejala sensorik dan motorik di ekstremitas kontralateral karena insufisiensi arteria serebri

media

c. ;esi dapat terjadi di daerah antara arteria serebri anterior dan media atau arteria serebri

media. ejala mula-mula timbul di ekstremitas atas dan mungkin mengenai wajah. 0pabila lesi

di hemisfer dominan, maka terjadi afasia ekspresif karena keterlibatan daerah bicara motorik 

 0roca.

2. 0rteri serebri media 'tersering(

a.  /emiparese atau monoparese kontralateral 'biasanya mengenai lengan(

 b. 8adang-kadang hemianopsia 'kebutaan( kontralateral

c.  A%asia global 'apabila hemisfer dominan terkena( gangguan semua fungsi yang berkaitan

dengan bicara dan komunikasi

Page 10: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 10/23

d.   &is%asia

. 0rteri serebri anterior 'kebingungan adalah gejala utama(

a. 8elumpuhan kontralateral yang lebih besar di tungkai

 b. +efisit sensorik kontralateral

c.  &emensia, gerakan menggenggam, reflek patologis

4. Sistem vertebrobasilaris 'sirkulasi posterior manifestasi biasanya bilateral(

a. 8elumpuhan di satu atau empat ekstremitas

 b. 5eningkatnya reflek tendon

c.   Ataksia

d. )anda 1abinski bilateral

e. ejala-gejala serebelum, seperti tremor intention, vertigo

 %.   &is%agia

 g.   &isartria

h. asa baal di wajah, mulut, atau lidah

i. Sinkop, stupor, koma, pusing, gangguan daya ingat, disorientasi

 j. angguan penglihatan dan pendengaran

$. 0rteri serebri posterior 

a. 8oma

b.   /emiparese kontralateral 

c.  A%asia visual  atau buta kata 'aleksia(

d.  8elumpuhan saraf kranialis ketiga hemianopsia, koreoatetosis.

G.  Peeriksaan fisik 

)ujuan pemeriksaan fisik adalah untuk mendeteksi penyebab stroke ekstrakranial, memisahkan

stroke dengan kelainan lain yang menyerupai stroke, dan menentukan beratnya defisit neurologi

yang dialami,pemeriksaan neurologik terdiri dari penilaian hal-hal berikut ini 2$

!. Status mental

a. )ingkat kesadaran

 b. 1icara

c. &rientasi

d. *engetahuan kejadian-kejadian mutakhir 

Page 11: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 11/23

e. *ertimbangan

f. 0bstraksi

g. 8osakata

h. espons emosional

i. +aya ingat

 j. 1erhitung

k. *engenalan benda

l. *raksis 'integrasi aktivitas motorik(.

2. =ervus kranial

a.  1ervus ol%aktorius diperiksa tajamnya penciuman dengan satu lubang hidung pasien

ditutup, sementara bahan penciuman diletakan pada lubang hidung kemudian di suruh

membedakan bau.

 b.  1ervus optikus  yang diperikasa adalah ketajaman penglihatan dan pemeriksaan

oftalmoskopi.

c.  1ervus okulomotorius yang diperiksa adalah reflek pupil dan akomodasi.

d.  1ervus troklearis dengan cara melihat pergerakan bola mata keatas, bawah, kiri, kanan,

lateral, diagonal.

e.  1ervus trigeminus  dengan cara melakukan pemeriksaan reflek kornea dengan

menempelkan benang tipis ke kornea yang normalnya pasien akan menutup mata, *emeriksaan

cabang sensoris pasa bagian pipi, pemeriksaan cabang motorik pada pipi.

f.  1ervus abdusen dengan cara pasien di suruh menggerakan sisi mata ke samping kiri dan

kanan.

g.  1ervus %asialis di dapatkan hilangnya kemampuan mengecap pada dua pertiga anterior 

lidah, mulut kering, paralisis otot wajah.

h.  1ervus vestibulokoklearis yang di periksa adalah pendengaran, keseimbangan, dan

 pengetahuan tentang posisi tubuh.

i.  1ervus gloso%aringeus di periksa daya pengecapan pada sepertiga posterior lidah anestesi

 pada farings mulut kering sebagian.

 j.  1ervus vagus dengan cara memeriksa cara menelan.

k.  1ervus asesorius dengan cara memeriksa kekuatan pada muskulus

Page 12: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 12/23

 sternokleudomastoideus, pasien di suruh memutar kepala sesuai tahanan yang di berikan si

 pemeriksa.

l.  1ervus hipoglosus  bisa dengan melihat kekuatan lidah, lidah di julurkan ke luar jika ada

kelainan maka lidah akan membelok ke sisi lesi.

. 7ungsi motorik 

a. 5asa otot bisa dengan inspeksi.

 b. 8ekuatan otot, dengan menyuruh pasien bergerak secara aktif melawan tahanan,

 bandingkan dengan sisi yang lain. Sekala yang laFim digunakan yaitu " tidak ada kontraksi, !

hanya ada sedikit kontraksi, 2 gerakan yang dibatasi oleh gravitasi, gerakan melawan

gravitasi, 4 gerakan melawan gravitasi dengan sedikit tahanan, $ gerakan melawan gravitasi

dengan tahanan penuh 'normal(.

c. )onus otot dengan membandingkan gerakan pasif pada otot itu bandingkan dengan sisi

yang lain, lesi neuron motorik atas terjadi peningkatan tonus tetapi sebaliknya lesi pada neuron

motorik bawah menyebabkan penurunan tonus otot.

4. eflek 

0da dua jenis reflek yang di periksa yaitu reflek renggang, atau tendo profunda, dan reflek 

 super%isial. eflek renggang diantaranya yaitu reflek biseps, brakioradialis, triseps, patela dan

achiles bisa dinilai berdasarkan sekala "-4G yaitu " tak ada respon, !G berkurang, 2G normal,

G meningkat, 4G hiperaktif. ika reflek hiperaktif merupakan ciri penyakit traktus

ekstrapiramidalis, kelainan elektrolit, hipertiroidisme dan kelainan metabolik, sedangkan jika

reflek berkurangnya reflek merupakan ciri kelainan sel kornu anterior dan miopati. eflek 

superfisial yang abnormal yaitu reflek babinski, reflek chaddock,  reflek openheim. eflek 

babinski untuk menguji radiks saraf pada lumbal lima sampai sacrum dua, dengan menggores

 bagian telapak kaki bagian lateral dari tumit ke arah pangkal jari-jari kaki melengkung ke

medial, maka akan terjadi dorsifleksi ibu jari kakai dengan penyebaran jari-jari lainya. eflek 

chaddock   akan terjadi dorsofleksi ketika sisi lateral kaki di gores. eflek openheim dengan

 penekanan tulang kering yang akan menyebabkan dorsofeksi ibu jari kaki.

$. 7ungsi sensorik 

a. Sentuhan ringan

 b. Sensasi nyeri

c. Sensasi getar 

Page 13: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 13/23

d.  2ropriosepsis 'sensasi posisi(

e. ;okalisasi taktil.

3. 7ungsi serebelar 

a.  )es jari ke hidung jika terjadi gangguan di serebelum maka akan melewati sasaran secara

terus menerus dan kadang di sertai tremor.

 b. )es tumit kelutut, pasien di suruh menggeserkan tumit suatu ekstremitas bawah menuruni

tulang kering ekstremitas bawah lainya dengan dimulai dari lutut, dalam keadaan penyakit

serebelum tumitnya bergoyang-goyang dari sisi ke sisi.

c. erakan yang berganti-ganti dengan cepat.

d. )es  3omberg dengan cara menyuruh pasien berdiri di depan pemeriksa, dengan kaki di

rapatkan sehingga kedua tumit dan jari-jari kaki saling bersentuhan tes ini positif jika pasien

mulai bergoyang-goyang dan harus memindahkan kakinya untuk keseimbangan.

e. aya berjalan.  /emiplegi  cenderung menyeret kakinya.  parkinson cenderung berjalan

dengan langkah pendek, diseret, kepala membungkuk dengan punggung membungkuk dan

tergesa-gesa.  Ataksia serebelum  berjalan dengan langkah kaki berdasar lebar, kedua kakinya

sangat jauh terpisah ketika berjalan.  oot drop dengan gaya berjalan seperti menampar yang

khas. Ataksia sensoris yaitu berjalan dengan langkah-langkah yang tinggi.

*.  Peeriksaan la'oratoriu)an teknik $en+itraan

*emeriksaan laboratorium standar biasanya di gunakan untuk menentukan etiologi yang

mencakup urinalisis, darah lengkap, kimia darah, dan serologi. *emeriksaan yang sering

dilakukan untuk menentukan etiologi yaitu pemeriksaan kadar gula darah, dan pemeriksaan lipid

untuk melihat faktor risiko dislipidemia

!. ula darah

)abel 2.. 8adar glukosa darah.9

Page 14: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 14/23

Kriteria )iagnostik D%

Bukan D%

!g,)l"

Belu $asti

D% !g,)l"

D% !g,)l"

8adar glukosa darah

sewaktu

*lasma @ena B!!" !!" H !99 A2""

+arah kapiler B9" 9" H !99 A2""

8adar glukosa darah

 puasa

*lasma vena B!!" !!" H !2$ A!23+arah B9" 9" H !"9 A!!"

+iabetes melitus merupakan faktor risiko untuk stroke, namun tidak sekuat hipertensi. atler 

menyatakan bahwa penderita stroke aterotrombotik di jumpai "% dengan diabetes mellitus.

+iabetes melitus mampu menebalkan pembuluh darah otak yang besar, menebalnya pembuluh

darah otak akan mempersempit diameter pembuluh darah otak dan akan mengganggu kelancaran

aliran darah otak di samping itu, diabetes melitus dapat mempercepat terjadinya aterosklerosis

'pengerasan pembuluh darah( yang lebih berat sehingga berpengaruh terhadap terjadinya

stroke.$,23

2. *rofil lipid

)abel 2.4. 8adar ;ipid Serum =ormal.22

Kolesterol Total !g,)l"

&ptimal B 2""

+iinginkan 2"" H29

)inggi I24"

-D-

&ptimal B !""

Page 15: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 15/23

5endekati optimal !"" H!29

+iinginkan !" H!$9

)inggi !3" H!#9

Sangat tinggi I!9"

*D-

endah B 4"

)inggi I 3"

Trigliseri)a

&ptimal B !$"

+iinginkan !$" H!99

)inggi 2"" H449

Sangat tinggi I$""

;+; adalah lipoprotein yang paling banyak mengandung kolesterol. ;+; merupakan komponen

utama kolesterol serum yang menyebabkan peningkatan risiko aterosklerosis, :+; berperan

memobilisasi kolesterol dari ateroma yang sudah ada dan memindahkannya ke hati untuk 

diekskresikan ke empedu , oleh karena itu kadar :+; yang tinggi mempunyai efek protektif dan

dengan cara inilah kolesterol dapat di turunkan, namun penurunan kadar :+; merupakan faktor 

yang meningkatkan terjadinya aterosklerosis dan stroke.22

 

*emeriksaan lain yang dapat di lakukan adalah dengan menggunakan teknik pencitraan

diantaranya yaitu 26,!!

!.  4T scan

ntuk mendeteksi perdarahan intra kranium, tapi kurang peka untuk mendeteksi stroke non

hemoragik ringan, terutama pada tahap paling awal. 4T scan  dapat memberi hasil tidak 

memperlihatkan adanya kerusakan hingga separuh dari semua kasus stroke non hemoragik.2"

2. 5/ 'magnetic resonance imaging (

;ebih sensitif dibandingkan dg 4T scan dalam mendeteksi stroke non hemoragik rigan, bahkan

 pada stadium dini, meskipun tidak pada setiap kasus. 0lat ini kurang peka dibandingkan dengan

4T scan dalam mendeteksi perdarahan intrakranium ringan.2"

Page 16: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 16/23

. 5ltrasonogra%i dan 50 'magnetic resonance angiography(

*emindaian arteri karotis dilakukan dengan ultrasonografi 'menggunakan gelombang suara

untuk menciptakan citra(, 50 digunakan untuk mencari kemungkinan penyempitan arteri atau

 bekuan di arteri utama, 50 khususnya bermanfaat untuk mengidentifikasi aneurisma

intrakranium dan malformasi pembuluh darah otak.2"

6.   Angiogra%i otak 

5erupakan penyuntikan suatu bahan yang tampak dalam citra sinar-J ke dalam arteri-arteri otak.

*emotretan dengan sinar-J kemudian dapat memperlihatkan pembuluh-pembuluh darah di leher 

dan kepala.2"

I.  Penatalaksanaan

  Kaktu merupakan hal terpenting dalam penatalaksanaan stroke non hemoragik yang di

 perlukan pengobatan sedini mungkin, karena jeda terapi dari stroke hanya -3 jam.

*enatalaksanaan yang cepat, tepat dan cermat memegang peranan besar dalam menentukan hasil

akhir pengobatan.9

!. *rinsip penatalaksanaan stroke non hemoragik 

a. 5emulihkan iskemik akut yang sedang berlangsung '-3 jam pertama( menggunakan

trombolisis dengan rt-*0 'recombinan tissue-plasminogen activator (. /ni hanya boleh di berikan

dengan waktu onset B jam dan hasil 4T scan normal, tetapi obat ini sangat mahal dan hanya

dapat di lakukan di rumah sakit yang fasilitasnya lengkap.

 b. 5encegah perburukan neurologis dengan jeda waktu sampai 62 jam yang diantaranya yaitu

!( dema yang progresif dan pembengkakan akibat infark. )erapi dengan manitol dan hindari

cairan hipotonik.

2(  7kstensi teritori infark, terapinya dengan heparin yang dapat mencegah trombosis yang

 progresif dan optimalisasi volume dan tekanan darah yang dapat menyerupai kegagalan perfusi.

( 8onversi hemoragis, msalah ini dapat di lihat dari 4T scan, tiga faktor utama adalah usia

lanjut, ukuran infark yang besar, dan hipertensi akut, ini tak boleh di beri antikoagulan selama

4-62 jam pertama, bila ada hipertensi beri obat antihipertensi.

c. 5encegah stroke berulang dini dalam " hari sejak onset gejala stroke terapi dengan

Page 17: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 17/23

heparin.

2. *rotokol penatalaksanaan stroke non hemoragik akut

a. *ertimbangan rt-*0 intravena ",9 mg?kg11 'dosis maksimum 9" mg( !"% di berikan

 bolus intravena sisanya diberikan per drip dalam wakti ! jam jika onset di pastikan B jam dan

hasil 4T scan tidak memperlihatkan infrak yang luas.

 b. *emantauan irama jantung untuk pasien dengan aritmia jantung atau iskemia miokard, bila

terdapat fibrilasi atrium respons cepat maka dapat diberikan digoksin ",!2$-",$ mg intravena

atau verapamil $-!" mg intravena atau amiodaron 2"" mg drips dalam !2 jam.

c. )ekanan darah tidak boleh cepat-cepat diturunkan sebab dapat memperluas infrak dan

 perburukan neurologis. *edoman penatalaksanaan hipertensi bila terdapat salah satu hal berikut

!( :ipertensi diobati jika terdapat kegawat daruratan hipertensi neurologis seperti, iskemia

miokard akut, edema paru kardiogenik, hipertensi maligna 'retinopati(, nefropati hipertensif,

diseksi aorta.

2( :ipertensi diobati jika tekanan darah sangat tinggi pada tiga kali pengukuran selang !$

menit dimana sistolik A22" mm:g, diastolik A!2" mm:g, tekanan arteri rata-rata A!4" mm:g.

( *asien adalah kandidat trombolisis intravena dengan rt-*0 dimana tekanan darah sistolik 

A!#" mm:g dan diastolik A!!" mm:g.

+engan obat-obat antihipertensi labetalol, 0>, nifedipin. =ifedifin sublingual harus dipantau

ketat setiap !$ menit karena penurunan darahnya sangat drastis. *engobatan lain jika tekanan

darah masih sulit di turunkan maka harus diberikan nitroprusid intravena, $" mg?2$" ml

dekstrosa $% dalam air '2"" mg?ml( dengan kecepatan ml?jam '!" mg?menit( dan dititrasi

sampai tekanan darah yang di inginkan. 0lternatif lain dapat diberikan nitrogliserin drip !"-2"

mg?menit, bila di jumpai tekanan darah yang rendah pada stroke maka harus di naikkan dengan

dopamin atau debutamin drips.

d. *ertimbangkan observasi di unit rawat intensif pada pasien dengan tanda klinis atau

radiologis adanya infrak yang masif, kesadaran menurun, gangguan pernafasan atau stroke dalam

evolusi.

e. *ertimbangkan konsul ke bedah saraf untuk infrak yang luas.

f. *ertimbangkan sken resonasi magnetik pada pasien dengan stroke vetebrobasiler atau

sirkulasi posterior atau infrak yang tidak nyata pada 4T scan.

g. *ertimbangkan pemberian heparin intravena di mulai dosis #"" unit?jam, 2".""" unit dalam

Page 18: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 18/23

$"" ml salin normal dengan kecepatan 2" ml?jam, sampai masa tromboplastin parsial mendekati

!,$ kontrol pada kondisi

!( 8emungkinan besar stroke kardioemboli

2( )/0 atau infrak karena stenosis arteri karotis

( Stroke dalam evolusi

4( +iseksi arteri

$( )rombosis sinus dura

:eparin merupakan kontraindikasi relatif pada infrak yang luas. *asien stroke non hemoragik 

dengan infrak miokard baru, fibrilasi atrium, penyakit katup jantung atau trombus intrakardiak 

harus diberikan antikoagulan oral 'warfarin( sampai minimal satu tahun.

*erawatan umum untuk mempertahankan kenyamanan dan jalan nafas yang adekuat sangatlah

 penting. *astikan pasien bisa menelan dengan aman dan jaga pasien agar tetap mendapat hidrasi

dan nutrisi. 5enelan harus di nilai 'perhatikan saat pasien mencoba untuk minum, dan jika

terdapat kesulitan cairan harus di berikan melalui selang lambung atau intravena. 1eberapa obat

telah terbukti bermanfaat untuk pengobatan penyakit serebrovaskular, obat-obatan ini dapat

dikelompokkan atas tiga kelompok yaitu obat antikoagulansia, penghambat trombosit dan

trombolitika  26

!.  Antikoagulansia adalah Fat yang dapat mencegah pembekuan darah dan di gunakan pada

keadaan dimana terdapat kecenderungan darah untuk membeku. &bat yang termasuk golongan

ini yaitu heparin dan kumarin.2#

2. *enghambat trombosit adalah obat yang dapat menghambat agregasi trombosit sehingga

menyebabkan terhambatnya pembentukan trombus yang terutama sering ditemukan pada sistem

arteri. &bat yang termasuk golongan ini adalah aspirin, dipiridamol, tiklopidin, idobufen,

epoprostenol, clopidogrel.2#

. Trombolitika  juga disebut  %imbrinolitika berkhasiat melarutkan trombus diberikan jam

setelah infark otak, jika lebih dari itu dapat menyebabkan perdarahan otak, obat yang termasuk 

golongan ini adalah streptokinase, alteplase, urokinase, dan reteplase.2#

*engobatan juga di tujukan untuk pencegahan dan pengobatan komplikasi yang muncul sesuai

kebutuhan. Sebagian besar pasien stroke perlu melakukan pengontrolan perkembangn kesehatan

di rumah sakit kembali, di samping melakukan pemulihan dan rehabilitasi sendiri di rumah

dengan bantuan anggota keluarga dan ahli terapi. *enelitian yang dilakukan Sri 0ndriani '2""#(

Page 19: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 19/23

terhadap 2#! pasien stroke di umah Sakit :aji 5edan di dapatkan 3"% berobat jalan, 2,#%

meninggal dan sisanya pulang atas permintaan sendiri. 2#,$

J.  Ko$likasi

8ebanyakan morbiditas dan mortilitas stroke berkaitan dengan komplikasi non neurologis yang

dapat di minimalkan dengan perawatan umum, komplikasi-komplikasi tersebut yaitu 9

!. +emam, yang dapat mengeksaserbasi cedera otak iskemik dan harus di obati secara agresif 

dengan antipiretik atau kompres dingin. *enyebab demam biasanya adalah pneumonia aspirasi,

kultur darah dan urin kemudian beri antibiotik intravena sesuai hasil kultur.

2. 8ekurangan nutrisi, bila pasien sadar dan tidak memiliki risiko aspirasi maka dapat

dilakukan pemberian makanan secara oral, tetapi jika pasien tidak sadar atau memiliki risiko

aspirasi beri makanan secara enteral melalui pipa nasoduodenal ukuran kecil dalam 24 jam

 pertama setelah onset stroke.

.  /ipovolemia, dapat di koreksi dengan kristaloid isotonis. >airan hipotonis 'dekstrosa $%

dalam air, larutan =a>l ",4$ %( dapat memperberat edema serebri dan harus di hindari.

4.  /iperglikemi dan hipoglikemi, ini dapat lakukan terapi setiap 3 jam selama -$ hari sejak 

onset stoke

a. B $" mg?dl dekstrosa 4"% $" ml bolus intravena

 b. $"-!"" mg?dl dekstrosa $ % dalam =a>l ",9 %, $"" ml dalam 3 jam

c. !""-2"" mg?dl pengobatan '-(, =a>l ",9 % atau inger laktat

d. 2""-2$" mg?dl insulin 4 unit intravena

e. 2$"-"" mg?dl insulin # unit intravena

f. ""-$" mg?dl insulin !2 unit intravena

g. $"-4"" mg?dl insulin !3 unit intravena

h. A 4"" mg?dl insulin 2" unit intravena

$.  Atelektasis paru, dapat di cegah dengan fisioterapi dada setiap 4 jam

3.  &ekubitus, dicegah dengan perubahan posisi tubuh setiap 2 jam, kontraktur dilakukan

latihan gerakan sendi anggota badan secara pasif 4 kali sehari, pemendekan tendo achiles  di

lakukan splin tumit untuk mempertahankan pergelangan kaki dalam posisi dorso%leksi.

6. +efisit sensorik, kognitif, memori, bahasa, emosi serta visuospasial   harus di lakukan

neurorestorasi dini.

Page 20: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 20/23

#. )rombosis vena dalam, di cegah dengan pemberian heparin $""" unit atau fraksiparin ",

cc setiap !2 jam selama $-!" hari.

9. /nfeksi vesika, pembentukan batu, gangguan  s%ingter   vesika biasanya di karenakan

 pemasangan kateter urin menetap, latihan vesika harus segera di lakukan sedini mungkin bila

 pasien sudah sadar.

K.  Pen+egaan

  *encegahan primer dapat dilakukan dengan menghindari rokok, stres mental, alkohol,

kegemukan, konsumsi garam berlebih, obat-obat golongan amfetamin, kokain dan sejenisnya.

5engurangi kolesterol dan lemak dalam makanan. 5enggendaliakan hipertensi, diabetes

melitus, penyakit jantung, penyakit vaskular aterosklerotik lainya. *erbanyak konsumsi giFi

seimbang dan olahraga teratur.9

  *encegahan skunder dengan cara memodifikasi gaya hidup yang berisiko seperti hipertensi

dengan diet dan obat antihipertensi, diabetes melitus dengan diet dan obat hipoglikemik oral atau

insulin, penyakit jantung dengan antikoagulan oral, dislipidemia dengan diet rendah lemak dan

obat antidislipidemia, berhenti merokok, hindari kegemukan dan kurang gerak.9

-.  Prognosis

  *rognosis stroke dipengaruhi oleh sifat dan tingkat keparahan defisit neurologis yang

dihasilkan. usia pasien, penyebab stroke, gangguan medis yang terjadi bersamaan juga

mempengaruhi prognosis. Secara keseluruhan, kurang dari #"% pasien dengan stroke bertahan

selama paling sedikit ! bulan, dan didapatkan tingkat kelangsungan hidup dalam !" tahun sekitar 

$%. pasien yang selamat dari periode akut, sekitar satu setengah samapai dua pertiga kembali

fungsi independen, sementara sekitar !$% memerlukan perawatan institusional. +i /ndonesia,

diperkirakan setiap tahun terjadi $"".""" penduduk terkena serangan stroke, dan sekitar 2$%

atau !2$.""" orang meninggal dan sisanya mengalami cacat ringan atau berat. Sebanyak 2#,$%

 penderita stroke meninggal dunia, sisanya menderita kelumpuhan sebagian maupun total. :anya

!$% saja yang dapat sembuh total dari serangan stroke dan kecacatan.29,",!,2

Page 21: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 21/23

DAFTA# PUSTAKA

!. /rdawati.  2erbedaan 2engaruh 8atihan erak Terhadap 9ekuatan (tot 2ada 2asienStroke 1on-/emoragik /emiparese 9anan &ibandingkan &engan /emiparese 9ir i. 5edia

5edika /ndonesia. Surakarta, 2""#.

". ambe 0S. Sekilas Tentang &e%inisi, 2enyebab, 7%ek, &an aktor 3isiko.  +epartemen

 =eurologi 78-S. 5edan .2""9. '22 7ebruari 2"!$(

#. Situmorang 5:. 9arakteristik 2enderita Stroke 3awat Inap :ang ;eninggal di 3S5 &r.

 2irngadi ;edan.785 S. 5edan. "<<=.

4. tami +=.  aktor-aktor :ang ;empengaruhi Ter>adinya Stroke 2ada 2enderita

 /ipertensi &i ilayah 9er>a 2uskesmas Seputih 0anyak 8ampung Tengah Tahun 2""9. *S/8-

=/50;. 1andar ;ampung, 2""9.

$. Sinaga S0.  9arakteristik 2enderita Stroke 3awat Inap &i 3umah Sakit /a>i ;edan

Tahun "<<"-"<<?. 785 S. 5edan. 2""#.

3. 1adan *enelitian dan *engembangan 8esehatan +epartemen 8esehatan epublik 

/ndonesia. 3iset kesehatan dasar"<<@ .akarta.2""#.

6. :udak, allo.  ;odi%ied 1ational Institute o% /ealth Stroke Scale %or 5se in Stroke

4linical Trials. S +igital ;ibrary. 2""3.

#. S+ 0bdul 5oloek. 3ekam ;edik 3S5& Abdul ;oeloek "<!<. ;ampung, 2"!".

9. 5ansjoer 0, Suprohaita, Kardhani K/, Setiowulan K. 9apita Selekta 9edokteran 95I 

 ilid ". 5edia 0esculapius. akarta. 2""" !6-#.

!". Kidjaja 0>. 5>i &iagnostik 2emeriksaan 9adar &-dimer 2lasma 2ada &iagnosis Stroke

 Iskemik. =+/*. Semarang. 2"!". ' 22 februari 2"!$(

!!. *rice S0 L Kilson ;5.  2ato%isiologi. 9onsep 9linis 2roses-2roses 2enyakit >ilid ".

>. akarta. 2""3 !!!"-!9.

!2. Sabiston. 0uku A>ar 0edah 0agian ". >. akarta. !994.hal$69-#".

!. 5ardjono 5 L Sidharta *. 1eurologi 9linis &asar . *enerbit +ian akyat. akarta. 2"!"

29"-9!.

!4. =oeryanto 5.  ;asalah-masalah &alam Stroke Akut, Temu 3egional 1eurologi,

5niversitas &iponegoro. Semarang, 2""2.dalam Standard *elayanan 5inimal )atalaksana Stroke

Page 22: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 22/23

 =on :emoragik 7ase 0kut +an *fevensi Skunder.2"!!. http??standar-pelayanan-minimal-

tatalaksana.html '22 februari 2"!$(.

!$. ismanto. ambaran aktor-aktor 3isiko 2enderita Stroke &i Instalasi 3awat alan

 3sud 2ro%. &r. ;argono Soekar>o 2urwokerto Tahun "<<?.785

=+/*.Semarang.2""3.http??www.fkm.undip.ac.id?data?indeM.phpNactionC4LidMC64$. '22

februari 2"!$(.

!3. 5adiyono 1 L Suherman S8.  2encegahan Stroke B Serangan antung 2ada 5sia

 ;uda. 1alai *enerbit 78/. akarta. 2"".hal-!!.

!6. itarwan 8. 2engaruh Suhu Tubuh Terhadap (utcome 2enderita Stroke :ang &irawat &i

 3sup /. Adam ;alik ;edan.78 S.medan.2"".

!#. tami /5.ambaran aktor - aktor 3isiko :ang Terdapat 2ada 2enderita Stroke &i

 3sud 9abupaten 9udus.78 =+/*.Semarang.2""2. http??eprints.undip.ac.id?4"2!?!?2"42.pdf 

'22 februari 2"!$(

!9. Sudoyo 0K.  Ilmu 2enyakit &alam 95I . *usat *enerbitan +epartemen /lmu *enyakit

+alam 78/. akarta. 2""3.

2". 7eigin @.  2anduan bergambar tentang pencegahan dan pemulihan stroke. *) 1huana

/lmu *opuler. akarta. 2"!! 29-".

2!. *rice S0 L Kilson ;5.  2ato%isiologi , 9onsep 9linis 2roses-2roses 2enyakit >ilid !.

>. akarta. 2""3 $#"-#!.

22. 8ristofer +. ambaran 2ro%il 8ipid 2ada 2enderita Stroke &i 3umah Sakit 5mum 2usat 

 /a>i Adam ;alik ;edan Tahun "<<=.78 S.medan.2"!".

2. 0ndaka +.  1ormalkah 0ody ;ass Index 0;I) AndaC.2""#.

http??www.andaka.com?normalkah-body-mass-indeM-bmi-anda.php.'! januari 2"!2(

"6. ;amsudin .  Algoritma Stroke a>ah ;ada 2enyusunan &an +alidasi 5ntuk 

 ;embedakan Stroke 2erdarahan Intraserebral &engan Stroke Iskemik Akut Atau Stroke In%ark .

785. <ogyakarta. !993.

2$. SwartF 5:,  0uku A>ar &iagnostic isik, >, akarta,2""2 $9-9#.

23. anuar .  9arakteristik 2enderita Stroke 1on /emorage :ang &i 3awat Inap &i 3S5 

 /erna ;edan Tahun "<<.785 S.5edan.2""2.

26. ubenstein +, Kaine + L 1radley .  9edokteran 9linis 7disi 9e ? ,*enerbit rlangga.

akarta. 2""$ 9#-99.

Page 23: Stroke Referat

7/21/2019 Stroke Referat

http://slidepdf.com/reader/full/stroke-referat 23/23

"D. ambe 0S. (bat (bat 2enyakit Serebrovaskular.  78 S. 5edan. 2""2.

http??repository.usu.ac.id?handle?!24$36#9?4$#. '22 7ebruari 2"!$(.

29. iraldo, elias. Stoke ischemic.2"!". http??www.merck.com?mmpe?sec!3?

ch2!!?ch2!!b.html. '22 januari 2"!$(

". oldstein ;1. Stroke Ischemic.2"!". 22 januari 2"!$(

!. <ayasan Stroke /ndonesia. Stroke 1on /emoragik . akarta. 2"!!.

http??www.yastroki.or.id?read.phpNidC2$" '22 januari 2"!$(

2. 0rtikel 8edokt2ran. Stroke 1on /emoragik .2"!!. '2$ desember 2"!$(

. =otoatmodjo, Soekidjo, ;etodologi 2enelitian 9esehatan ineka >ipta, akarta, 2""$.

4. 0rikunto, S, 2rosedur 2enelitian Suatu 2endekatan 2raktek , ineka >ipta, akarta, 2""3.

#E. *ujarini ;0.  &islipidemia pada 2enderita Stroke dengan &emensia di 3S &r. Sard>ito

 og>akarta. <ogyakarta. 2""6

3. Soebroto ;.  /ubungan Antara 9adar 8&8 9olesterol 2ada 2enderita Stroke di 3umah

Sakit &r. ;oewardi Surakarta. S5. Surakarta. 2"!"

#@. +armawan 0.  /iperglikemia dan Aterosklerosis Arteri 9arotis Interna pada 2enderita

 2asca Stroke Iskemik . =+/*. Semarang. 2"!".

http??isjd.pdii.lipi.go.id?admin?jurnal?4$!!!!6O"!23-!632.pdf

'22 februari 2"!$(