Slk pasar uang slk ch 11

  • View
    1.798

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

Text of Slk pasar uang slk ch 11

  • 1. PASAR UANG

2. PENGERTIAN Dalam Sistem Keuangan, Financial marketsmeliputi: Pasar Uang (Money market) danPasar modal (Capital market) Money market adalah: suatu kelompok pasardi mana instrumen kredit jangka pendek, yangumumnya berkualitas tinggi diperjualbelikan.Jangka wakto jatuh tempo 1 tahun. 3. Perbedaan Pasar uang dengan pasarmodal: Pasar uang menyediakan sarana pengalokasian danpinjaman dana jangka pendek, shingga merupakanpasar likuditas primer. Transaksi pasar uang dilakukan menggunakan saranatelekomunikasi, sehingga disebut pasar abstrak karenatidak dilakukan di tempat tertentu. Pasar modal: Berkaitan dengan suarat-surat berhargayang berjangka panjang. Dana yang diperjual belikanbersifat permanen atau semi permanen. Pasar modal memiliki tempat transaksi tertentudisebut: BURSA EFEK. 4. Perbedaan Pasar modal terorganisir (organized marke)karena memiliki tempat transaksi khusu,pelaksanaan diatur dan diawasi otoritas pasarmodal yaitu Bapepam (Badan Pengawas PasarModal). 5. Persamaan Pasar Uang dan PasarModal: Keduanya merupakan sarana bagi investordalam melakukan investasi, sebagai saranamobilisasi dana bagi pihsk yang membutuhkandana. Pasar uang dan pasar modal merupakansarana investasi dan mobilisasi dana. 6. FUNGSI PASAR UANG Sarana alternatif bagi lembaga-lembaga keuangan,perusahaan non keuangan, dan peserta lainnya dalammemenuhi kebutuhan dana jangka pendek danpenempatan dana atas kelebihan likuiditasnya. Sebagai sarana pengendali moneter oleh p[enguasamoneter dalam melaksanakan operasi pasar terbuka. Pelaksana operasi pasar terbuka oleh BI menggunakanSBI dan Surat Berharga Pasar Uang (SPBU). SBI sebagai instrumen dalam melakukan operasi pasarterbuka digunakan untuk tujuan kontraksi moneter. SBPU berfungsi sebagai instrumen ekspansi moneter. 7. PESERTA PASAR UANG Lembaga Keuangan Perusahaan besar Lembaga Pemerintah Individu-individu. 8. KARAKTERISTIK PASAR UANG Menyediakan fasilitas atau jaringan transaksi jualbeli aset fianansial. Mempertemukan pihak yang memiliki surplusdana dengan pihak yang memiliki defisit . Transaksi dalam pasar uang sebagian besarbersifat jangka pendek: memenuhi kebutuhanjangka pendek perusahaan, lembaga keuangan,pemerintah, mulai dari overnight sampai denganjangka waktu jatuh tempo 1 tahun. 9. KARAKTERISTIK Pada waktu yang sama pasar uang menyediakanoutlet investasi bagi pihak surplus dana jangkapendek yang ingin memperoleh pendapatan atasdana yang belum dipakai. Jadi mekanisme dalam pasar uang dirancanguntuk mempertemukan kepentingan keduakelompok tersebut. Keberadaan pasar uang memungkinkanterjadinya transaksi pinjam meminjam. 10. KEBUTUHAN ADANYA PASAR UANG Menentukan siapa debitur (borrower) dankreditur (lender) dalam pasar uang agak sulitkarena perusahaan atau lembaga yang samasering beroperasi di kedua sisi pasar uangsebagai debitur dan kreditur. 11. TUJUAN PASAR UANG BAGI INVESTOR Invesrtor di pasar uang terutama mencarikeamanan dan likuditas di samping peluanguntuk memperoleh pendapatan bunga. Hal tersebut karena dana yang diinvestasikan dipasar uang adalah kelebihan dana sementaradan biasanya dibutuhkan dalam waktu singkatuntuk membayar pajak, gaji, dividen dansebagainya. Dengan demikian investor pasar uangsangat sensitif terhadap resiko. 12. JENIS-JENIS RISIKO INVESTASI DIPASAR KEUANGAN1. Risiko pasar (Interest-rite risk). Semua surat berharga termasuk instrumen pasar uang memiliki risiko yang disebut market risk atau interest rate risk, yaitu risiko yang berkaitan dengan turunnya harga surat berharga (dan tingkat bunga naik) mengakibatkan investor mengalami capital loss.2. Risiko Investment, yaitu turunnya harga sekuritas menyebabkan timbulnya risiko yang harus direinvest dalam aset pendapatan yang lebih rendah. 13. JENIS3. Risiko Gagal bayar (Default risk atau credit risk), yaitu terjadi akibat tidak mampunya peminjam (debitor) memenuhi kewajibannya sesuai dengan yang diperjanjikan.4. Risiko Inflasi (resiko daya beli= purchasing power risk), yaitu pemberi pinjaman menghadapi kemungkinan naiknya harga-harga barang dan jasa-jasa yang akan menurunkan dayabeli atas pendapatan yang diterimanya.5. Risiko Valuta (Currency or Exchange rate risk), yaitu kerugian yang terjadi akibat adanya perubahan yang tidak menguntungkan terhadap kurs mata uang asing.6. Risiko Politik. 14. INSTRUMEN PASAR UANG Diperdagangkan di pasar internasional:1. Treasury Bills (T-Bills)2. Comercial Paper (CP)3. Negotiable Certificate of Deposits (CDs)4. Bankers Acceptance (BA)5. Bill of Exchange6. Pepurchase Agrement (Repos)7. Fed funds (di AS). 15. Instrumen yang diperdagangkan dalampasar di Indonesia:1. Sertifikat BI (SBI).2. Surat berharga pasar uang (SBPU).3. Sertifikat Deposito4. Comercial paper5. Call money6. Repurchase Agreement7. Bankers Acceptance8. Promissory Notes 16. Treasury Bills atau T-Bills Instrumen utang yang diterbitkan pemerintahatau Bank sentral atas tujuan tertentu yang akandibayarkan kepada pemegang pada tanggal yangtelah ditetapkan. T-Bills dapat disamakan dengan SBI di Indonesiayang pertama kali diterbitkan BI tahun 1970 T-Bills tidak memberikan bunga secara langsungtetapi dijual atas dasar diskonto, dengan jumlahdiskonto ditetapkan melalui pelalangan. 17. Contoh: Permintaan rata-rata dalam suatu pelelangan T-Bills untuk jangka waktu 182 hari adalahUS$94,13 per $100 nilai nominal. Jumlah haridalam setahun 360 hari. Maka discount rateadalah:(($100 - $94,13) / $100) x 360 / 182 = 12,34 %T-Bills ini dapat dijadikan sebagai sarana investasidi samping untuk cadangan likuiditas karena : a).Tidak berisiko, b). Memiliki pasar sekunder, c).Risiko terjadi kerugian sangat kecil. 18. Commercial Paper (CP): Yaitu promes yang tidak disertai dengan jaminan(unsecured promissory notes), diterbitkanperusahaan untuk memperoleh dana jangkapendek dan dijual kepada investor dalam pasaruang. CP merupakan promes di mana penerbit berjanjiakan membayar sejumlah tertentu uang pd saatjatuh tempo. Jangka waktu jatuh tempo CPberkisar mulai beberapa hari sampai 270 hari. 19. Kelebihan CP bagi penerbit (issuer)dan investor :1. Penerbit: Tingkat bunga CP < prime rate; yaitu tingkat bunga kredit yang dikenakan perbankan pada nasabah utamanya, sehingga biaya dana akan menjadi lebih murah. Tidak perlu menyediakan jaminan Penerbitnya relatif lebih mudah karena hanya melibatkan penerbit dan investor. Jangka waktu jatuh temponya lebih fleksibel, dapat diperpanjang atas persetujuan investor. 20. 2. Investor: CP menawarkan penghasilan > SertifikatDeposito, Deposito berjangka dan T-Bills. Dapat dijual kembali (Didiskontokan) tanpaperlu menunggu jatuh tempo. Tingkat keamanannya relatif tinggi karenapenerbit CP umumnya perusahaan denganrating yang tinggi. 21. 3. Kepentingan Investor dan Issuer: Bagi investor CP merupakan instrumen yang tidakdisertai dengan jaminan. Kemungkinan issuer melakukan rekayasa laporankeuangan untuk memperlihatkan keadaanlikuditas dan kemampuan perolehan labanya. Bagi perusahaan penerbit, CP merupakan sumberdana jangka pendek sehingga perusahaan kurangleluasa untuk dijadikan sebagai modal investasi. 22. Sertifikat Deposito (Negotiablecertificate of deposit = CD): Instrumen keuangan yang diterbitkan oleh suatubank atas unjuk dan dinyatakan dalam satujumlah, jangka waktu dan tingkat bunga tertentu. Perhitungan diskonto CD oleh bank-bank diIndonesia sesuai dengan ketentuan BI denganrumus true discount untuk menghitung nilaitunai (proceeds) instrumen pasar uang lain,dengan rumus:(Nilai nominal x 360) / (360 + (tingkat diskonto xjml hari diskonto)) 23. Contoh: Nilai nominal CD yg akan jatuh tempo 90 hari adalah sebesar Rp. 10 juta dengan tingkat diskonto 10 % p.a. Nilai tunai (proceeds) CD dapat dihitung menggunakan formula true discount: Proceeds = (Rp. 10.000.000 x 360) / ((360 + (0.10 x90)) = Rp. 9.756.097