45
 TEXTBOOK READING OBAT-OBATAN KARDIOVASKULAR PATHOPHYSIOLOGY OF THE HEART (BAB 17)  OLEH: Ade Rahmayani Ritonga 110 208 100 PEMBIMBING: dr. Harie Cipta DIBAWAKAN DALAM RANGKA TUGAS KEPANITERAAN KLINIK PADA BAGIAN KARDIOLOGI DAN VASKULAR FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA MAKASSAR 2014 

Slide Jurnal

Embed Size (px)

Citation preview

GAGAL GINJAL PADA PASIEN LUKA BAKAR : SEBUAH TINJAUAN

TEXTBOOK READINGOBAT-OBATAN KARDIOVASKULARPATHOPHYSIOLOGY OF THE HEART (BAB 17)

OLEH:Ade Rahmayani Ritonga110 208 100PEMBIMBING:dr. Harie Cipta

DIBAWAKAN DALAM RANGKA TUGAS KEPANITERAAN KLINIKPADA BAGIAN KARDIOLOGI DAN VASKULAR FAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS MUSLIM INDONESIAMAKASSAR2014

OBAT-OBATAN INOTROPIC DAN VASOPRESSORS

Obat-obatan inotropik digunakan untuk meningkatkan kontraksi dari ventrikel saat fungsi sistolik dari myokard melemah. Beberapa agen farmakologi pada kategori ini seperti cardiac glycosides, sympathomimetic amines, dan phosphodiesterase-3 inhibitors. Walaupun agen-egen ini bekerja dengan mekanisme yang berbeda, tetapi mereka semua bekerja untuk meningkatkan kontraksi jantung dengan cara meningkatkan konsentrasi kalsium intraseluler, sehingga menambah interaksi actin dan myosin.

I. Cardiac Glicosid (Digitalis)

Cardiac glycosides juga disebut dengan digitalis, karena obat-obatan pada golongan ini berasal dari ekstrak tanaman foxglove, Digitalis purpurea. Obat yang paling banyak digunakan dari golongan ini adalah digoxin.

Mekanisme KerjaAda dua efek kerja yang diharapkan dari digoxin, yaitu (1) untuk memperbaiki kontraktilitas dari kegagalan jantung (efek mekanik) dan (2) untuk memperpanjang masa penyembuhan dari atrioventricular (AV) node pada pasien dengan supraventricular aritmia (efek elektrik).Gambar 17.2 Mekanisme kerja dari digitalis (inotropik effect). A. Digitalis menghambat sarcolemmal Na+K+-ATPase, menyebabkan intraseluler [Na+] meningkat. B. Peningkatan sitosol [Na+] mengurangi transmembran Na+ gradien, dengan demikian, Na+Ca+ mengurangi pergerakan Ca+ keluar dari sel. C. peningkatan [Ca++] disimpan dalam retikulum sarkoplasma, sehingga dengan potensial aksi berikutnya, Ca++ dengan jumlah lebih dari normal dilepaskan ke elemen kontraktil di sitoplasma, sehinga mengintensifkan kekuatan kontraksi.

Penggunaan Klinik

Sebagai agen inotropik untuk mengobati kerusakan jantung yang disebabkan oleh penurunan kontraktilitas ventrikel Sebagai agen anti aritmia dalam pengobatan pada fibrilasi atrium, flutter atrium, dan paroksismal takikardia supraventricular (PSVT).Farmakokinetik dan ToksisitasSerangkaian dosis loading diperlukan untuk meningkatkan konsentrasi obat ke dalam jangkauan terapi. Jika dosis loading tidak diberikan, konsentrasi stabil dapat dicapai sekitar 7 hari. Pemeliharaan dosis tergantung pada kemampuan pasien untuk mengekskresikan obat (yaitu, fungsi ginjal).

Toksisitas digitalis sering terjadi pada gastrointestinal (misalnya, mual, muntah, anoreksia).Meskipun kemungkinan kecil efek dapat terjadi, namun aritmia yang mengancam jiwa dapat terjadi. II. Amino SimpatomimetikAmina simpatomimetik adalah obat inotropik yang mengikat jantung pada 1-reseptor. Dopamin intravena dan dobutamin yang biasanya digunakan dalam pengobatan gagal jantung akut. Norepinefrin, epinefrin, dan isoproterenol biasanya diresepkan dalam keadaan khususDopaminObat ini biasanya digunakan dalam pengobatan gagal jantung yang berhubungan dengan hipotensi dan kurangnya perfusi ginjal.Dosis rendah, 10 /kg/menit : menyebabkan vasokonstriksi dan meningkatkan resistensi sistemik.Efek samping yang paling penting adalah meningkatnya denyut jantung dan takiaritmia.DobutaminMeningkatkan kontraktilitas jantung berdasarkan efek dari 1-Berguna dalam pengobatan gagal jantung yang tidak disertai dengan hipotensi.Berguna untuk terapi jangka pendek (