Sistem Reproduksi

  • View
    19

  • Download
    6

Embed Size (px)

Text of Sistem Reproduksi

  • Sistem reproduksiSistem reproduksi mencakup gonad dan saluran reproduksi

  • Organ reproduksi primer atau gonadTerdiri dari sepasang testis pada pria dan sepasang ovarium ( indung telur ) pada wanita. gonad matang melaksanakan fungsi ganda yaitu menghasilkan gamet dan ovum,serta mengeluarkan hormon hormon seks yaitu testosteron,estrogen dan progesteron.

  • Hipersekresi androgen adrenalKelebihan sekresi androgen adrenal suatu kelainan yang menyebabkan maskulinisasi.kelebihan sekresi estrogen adrenal menyebabkan feminisasi.kelainan ini disebut sindrom adrenogenital.Gejala gejala yang timbul akibat sekresi androgen yang berlebihan tergantung pada jenis kelamin individu dan usia saat hiperaktivitas pertama kali timbul.

  • hipersutismeSuatu keadaan wanita yang mengalami pertumbuhan rambut dan tubuh seperti pria.Bayi perempuan yang lahir dengan sindrom adrenogenital memperlihatkan genetelia eksternal jenia laki laki karena sekresi androgen yang berlebihan terjadi cukup dini selama masa janin untuk memicu perkembangan genetalia mengikuti jalur laki laki.klitoris membesar seperti penis,sehingga sulit ditentukan jenis kelamin pada bayi yang disebut pseudohermaproditisme wanita.

  • Efek testostronEfek sebelum lahir : maskulinisasi saluran reproduksi dan genetalia eksterna.mendorong turunnya testis kedalam skrotum.Efek pada jaringan spesifik seksmendorong pertumbuhan dan pematangan sistem reproduksi pada pubertas.

  • lanjutanpenting untuk spermatogenesis.pemeliharaan saluran reproduksi selama masa dewasa.Efek lain yang berkaitan dengan reproduksi.memicu pola pertumbuhan rambut pria.menyebabkan suara menjadi berat karena vita suara menebal.

  • lanjutanmendorong pertumbuhan otot yang menyebabkan timbulnya konfigurasi tubuh pria.Efek yang tidak berkaitan dengan reproduksi;memiliki efek anabolik proteinmendorong pertumbuhan tulang pada pubertas dan kemudian menutup epifisis.mungkin memacu prilaku agresip

  • Fungsi komponen sistem reproduksi pria Testis : - menghasilkan sperma - mengeluarkan testosteronEpididimis dan duktus deferens:- berfungsi sebagai tempat keluar sperma dari testis. - sebagai tempat pematangan motilitas dan fertilitas sperma.- memekatkan dan menyimpan sperma

  • Vesikula seminalis- menghasilkan fruktosa untuk memberi makan sperma yang dikeluarkan.- mengeluarkan prostaglandin yang merangsang motilitas saluran reproduksi pria dan wanita untuk membantu menyalurkan sperma.- menghasilkan sebagian besar cairan semen.- menyediakan prekursor untuk pembekuan semen .

  • Lanjutan Kelenjar prostat.- mengeluarkan cairan basa yang menetralkan sekresi vagina yang asam.- memicu pembekuan semen untuk menjaga sperma tetap berada dalam vagina pada saat venis dikeluarkan.Kelenjar bulbouretra.- mengeluarkan mukus untuk pelumasan .

  • Komponen prilaku seksual priaEreksi yaitu pengerasan penis yang dalam keadaan normal lemas sehingga penis dapat masuk ke vagina.dilaksanakan oleh pembengkakan jaringan erektil penis oleh darah akibat vasodilatasi arteriol penis yang diinduksi oleh sistem parasimpatis dan penekanan vena secara mekanis.

  • lanjutanEjakulasi : 1. fase emisi : pengosongan sperma dan sekresi kelenjar seks tambahan ( semen ) kedalam uretra.dilaksanakan oleh kontraksi otot polos di dinding duktus dan kelenjar seks tambahan yang diinduksi oleh sistem simpatis .2. fase ekspulsi : penyemrotan dengan kuat semen dari penis .dilaksanakan oleh kontraksi otot rangka didasar penis yang diinduksi oleh neuron motorik.

  • Reproduksi wanitaEfek estrogen .efek pada jaringan spesifik seks .- esensial untuk pematangan dan pelepasan telur.- merangsang pertumbuhan dan memelihara keseluruhan saluran reproduksi wanita.- merangsang proliferasi sel granulasa yang menyebabkan pematangan polikel.- menipiskan mukus serviks untuk memudahkan penetrasi sperma.- meningkatkan transportasi sperma ke oviduktus dengan merangsang kontraksi uterus dan oviduktus ke atas.

  • lanjutanMerangsang pertumbuhan endometrium dan miometrium.Menginduksi pembentukan reseptor progesteron di endometrium dan selama gestasi ,reseptor oksitosin di endometrium.

  • Efek produksi lainMeningkatkan perkembangan karakteristik seks sekunder.Kontrol sekresi GnRH dan gonadotropin.Kadar rendah menghambat sekresi.Kadar tinggi memicu lonjakan RhMerangsang perkembangan duktus dipayudara selama hamil.Menghambat efek stimulasi sekresi susu oleh proklaktin selama hamil.

  • Efek non reproduksiMeningkatkan penimbunan lemak.Menutup lempeng epifisis.Menurunkan kolestrol darahMemiliki efek vaskuler .

  • progesteronMempersiapkan lingkungan yang sesuai untuk perkembangan mudigah/ janin Meningkatkan pembentukan sumbatan mukus yang kental di kanalis servikalis.Menghambat sekresi GnRH dan gonadotropin hipotalamus.Merangsang perkembangan alveolus dipayudara selama hamil.

  • lanjutanMenghambat efek stimulasi sekresi susu oleh prolaktin selama hamil,Menghambat kontraksi uterus selama hamil.

  • Alat reproduksi pria

  • Alat reproduksi wanita

  • Alat reproduksi wanita

  • Alat reproduksi pria