28
SISTEM INTEGUMEN dr. Nukman Syafrul Panigoro

Sistem Integumen

Embed Size (px)

DESCRIPTION

NNNNNN

Citation preview

Page 1: Sistem Integumen

SISTEM INTEGUMEN

dr. Nukman Syafrul Panigoro

Page 2: Sistem Integumen

FUNGSI

Sistem integumen terdiri dari kulit dan struktur yg berkaitan, folikel rambut, kuku, kelenjar keringat dan kelenjar sebasea (minyak).

Fungsi sistem integumen meliputi:• Proteksi• Regulasi suhu• Sensasi• Ekskresi• Produksi vitamin D

Page 3: Sistem Integumen

Fungsi Proteksi

Sistem integumen mempunyai 3 jenis barrier:(1) fisik,(2) kimia, (3) imunologis.

• Barrier fisik – Dibentuk oleh membran epitel yg bersambungan. Permukaan terluar kulit

adalah epidermis yg ditutupi dng sel2 keratin mati (stratum corneum).• Barrier kimia

– Dibentuk melalui produksi asam (pH rendah) yg disekresikan o/ kelenjar minyak (sebasea). pH rendah menghambat pertumbuhan banyak bakteri.

• Barrier imunologi– Dibentuk o/ sel2 imun dalam kulit. Fungsi sel2 ini dlm imunitas dan menyingkirkan bakteri dan virus melalui fagositosis.

Page 4: Sistem Integumen

Fungsi Pengatur Suhu

Regulasi• Sistem saraf meregulasi suhu tubuh (melalui kulit)

dgn mengontrol keringat dan aliran darah dermis.– Stimulasi kel. keringat (sudorifera) berakibat pada meningkatnya keringat yang mendinginkan tubuh.– Dilatasi pembuluh darah dermis membantu mendinginkan tubuh, sedangkan konstriksinya bantu mengurangi kehilangan panas dari tubuh.

Page 5: Sistem Integumen

Fungsi Sensasi

• Kulit mengandung banyak reseptor (bag. dari sistem saraf) yg b’fungsi dlm persepsi stimulus eksterna spt nyeri (ujung saraf), tekanan (badan Meissner, badan Pacinian, & pleksus akar rambut) dan suhu.

Page 6: Sistem Integumen

Fungsi Ekskresi

• Ekskresi ad/ sekumpulan zat sisa (spt keringat & urin) yg dikeluarkan dari tubuh.

• Sejumlah sisa metabolit, elektrolit & air hilang mel. keringat (kel. keringat/sudorifera).

Page 7: Sistem Integumen

Fungsi Produksi Vitamin D

• Dng bantuan sinar matahari, Sterol (b’hub. dng cholesterol) dikonversi mjd vitamin D3 (cholecalciferol). Vitamin D3 b’peran penting dlm absorpsi Calcium di usus & regulasi Phosphate.

Page 8: Sistem Integumen
Page 9: Sistem Integumen

Struktur Kulit• Kulit tdd 2 lapisan,

(1) lap. Luar: epidermis(2) dibawahnya: dermis.

• Lap. dibawah kulit (subkutan) disebut hipodermis. The hipodermis mengandung sbg besar jaringan adiposa yg b’fungsi dlm:(1) m.hubungkan Kulit dng struktur dibawahnya,(2) menyediakan bantalan pelindung, (3) menyediakan sumber energ cadangan (adipose).

Page 10: Sistem Integumen

Epidermis

Epidermis ad/ lap. terluar kulit dan dibagi mjd bbrp lapisan menurut bentuk karakteristik

selnya.

Page 11: Sistem Integumen

Sel-sel Epidermis

KeratinositMelanosit

Sel Langerhan’sSel Merkel.

Page 12: Sistem Integumen

Sel-sel Epidermis

• Keratinosit Struktur sel epidermis ad/ keratinosit.

Dihasilkan dlm lap. plg bawah epidermis (stratum basale), keratinosit melindungi dari abrasi & kehilangan air.

• Sel2 lain yg ditemukan dlm kulit:- melanosit= sel2 pigmen, - sel Langerhan’s= sel pelawan penyakit - sel Merkel= berperan sbg peraba (sensoris).

Page 13: Sistem Integumen

Lapisan Epidermis

Lapisan epidermis dari dalam luar sbb:(1) stratum basale,(2) stratum spinosum,(3) stratum granulosum,(4) stratum lucidum, dan(5) stratum corneum.

Page 14: Sistem Integumen

DERMIS

Dermis ad/ lapisan jaringan ikat yg terletak dibawah epidermis & superfisial thdp lapisan subkutan at. hipodermis.

Page 15: Sistem Integumen

WARNA KULIT

2 pigmen kulit primer yg menambah warna kulit ad/:

(1) Melanin,(2) Carotene.Ditambah dng: (1) Aliran darah dermis, dan(2) Jumlah O2 yg terikat pd Hemoglobin dari

eritrosit juga memepengaruhi warna kulit.

Page 16: Sistem Integumen

Melanin

Pigmen primer kulit ad/ melanin.• Melanin dihasilkan o/ (sel2) melanosit.

Melanosit disebarkan ke seluruh kulit, tetapi berbagai area yg berbintik-bintik dan area berpigmen spt puting & areola mammae mempunyai jml melanin lebih banyak

• Distribusi & jml melanosit umumnya sama u/ semua ras• Warna kulit berubah2 kebanyakan o.k. aktivitas

melanosit itu. Fungsi melanosit dlm produksi & distribusi melanin ke keratinosit

Page 17: Sistem Integumen

Karoten

Karoten ad/ pigmen lain yg ditemukan dlm kulit. Karoten tdk diproduksi dlm kulit tetapi diperoleh dari makanan. Karoten ad/ pigmen kulit kuning-merah yg berlebihan dlm tanaman spt wortel, kentang dan sayur2an tertentu. Akumulasi karoten yg dimakan sebagian besar dlm stratum korneum dan jaringan lemak hipodermis yg menjadikan jaringan ini tampak agak kekuningan.

Page 18: Sistem Integumen

Aliran Darah & Hemoglobin

• Aliran darah dlm dermis dan jml O2 yg terikat pd Hb mempengaruhi warna kulit. Kulit yg mempunyai jml melanin sedikit, normalnya terlihat pink o.k. aliran darah kaya O2 dlm dermis. Karena melanin epidermal menutupi aliran darah dermal, peningkatan jml melanin mengurangi pengaruh darah pd pewarnaan kulit.

• Orang yg sianosis kulitnya, membran mukosa & bantalan kuku tampak kebiruan o.k. kurangnya Hb yg teroksigenasi dlm darah.

• Kulit dpt terlihat pucat o.k. kurangnya aliran darah dlm dermis.

Page 19: Sistem Integumen

STRUKTUR TAMBAHAN KULIT

Struktur tambahan kulit meliputi1. Folikel rambut,2. Kuku,3. Kelenjar keringat (sudorifera), dan4. Kelenjar sebasea (minyak).Struktur2 ini berasal dari epidermis dan tumbuh kedalam dermis (atau hipodermis).

Page 20: Sistem Integumen

RAMBUT

Page 21: Sistem Integumen

Kuku

Kuku terletak pd permukaan dorsal dari bagian jari distal. Kuku berfungsi dlm:(1)memberi perlindungan fisik pd ujung jari &(2)menambah kecekatan tangan, khususnya u/ menggaruk kulit & memindahkan benda2 kecil.

Page 22: Sistem Integumen

Kuku

Page 23: Sistem Integumen

Struktur Kuku

Seperti rambut, kuku tdd sel2 keratin keras yg berasal dari epidermis. Kuku tdd 3 bag:

(1) corpus/badan,(2) tepi bebas, dan(3) radix/akar.

Page 24: Sistem Integumen
Page 25: Sistem Integumen

Kelenjar Keringat (sudorifera)

Kel. Keringat ditemukan berhub. dng kulit pd seluruh tubuh kecuali puting susu & genitalia eksterna. Ada 2 jenis kel. keringat:(1) ekrin (at. merokrin)(2) apokrin.

Page 26: Sistem Integumen

Kelenjar Sebasea (minyak)

Kelenjar sebasea didapatkan pd seluruh kulit kecuali telapak tangan & telapak kaki.

Page 27: Sistem Integumen

Inervasi Kulit

• Kulit merupakan organ sensoris terbesar dari tubuh. Diantara reseptor2nya ada reseptor u/ sentuhan, suhu, nyeri, tekanan dalam, dll. Reseptor tsb ketika timbul dng stimulus yg tepat m’hasilkan impuls saraf yg dikirim ke & diinterpretasi o/ Sistem Saraf Pusat (SSP)

• 2 reseptor yg sering dilihat pd sediaan preparat kulit ad/ badan Meissner & badan Pacinian.

Page 28: Sistem Integumen

Terima Kasih