SILSILAH - ?· khusus untuk topik silsilah hadits,hadits dha'if dan maudhu' sala bisa mencapai sepuluh…

  • Published on
    27-Jun-2019

  • View
    219

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

  • SILSILAH

    HADITSDHA'IF

    DAN

    MAUDHU'Jilid 2

    TUIIAIilI1AD IIAI||IR|lDDIII AL.ATBAIII

    I

    aY-

    oFiIGAI{atsa

    GEMA INSANI PRESSpeflerbit buku ond^lon

    lakarta 1997

  • Pcrpustakaan Nasional : Katalog Dalam Tcrbitan (K)T)

    AL-ALBANI, Muhammad NashiruddinSilsilah hadhs Dha'ifdur Maudhu'/ pcnulis, Muhammad Nashirr.rddin rl Albanr ;

    pcncri.mrh, A.M. Basalamah ; pn)umiflg, Subh.n. , Crt. l. -- Ja_karta:Gcma lnsani Prcss, 1997

    xxxiv,450 hlm. ;21 cm.

    Judul asli : Silsilatul-Aheadiits adh-Dhaifah w.l-Mrudhu'.hwa Atsaruhrs Saryi' fi l-UmmahISBN 979 561'288-3 (no. j i l . lcngkap)rsBN 979-56r 43r-2 0n.2)L Hadits dha'if 2. Hadits Maudhu' L Judul. IL tsasalamah, A.M.

    IIL Subhan.

    x97.l3t 3

    . . t l . . . r . , : , , ' r

    ?f*aa-\:tcrr6I-I,i-:-!r,j;Jrl'-iL

    Judul AsliSilsilatul-Ahaadiits adh-Dhaif ah wal-Maudhu'ahwa Atsaruhas-Salyi' fil-UmmahPenul$Muhammad Nashiruddin al-AlbaniNo. Hadits: 501-1000 (Jilid 2)PenerbitMaktabah al-Ma'aariI, Riyidh, PO. Box. 3281Cet. IV, Th. 1408 H - 1988 M

    PenerjemahA.M. BasalamahPen\'llnlinBSubhanPerwajahan isi & penata letakS. Riyento, ArifinKhath ArabAbu Fathimah Azzahra'Ilustrasi & desarn sampulEdo AbdullahPenerbit

    GEMA INSANI PRESSJl. lq[bata Utar. ]I No 84 ]akrta t2740Tclp. (021) 798439i .7984392-79i38593

    Fu. (021) 7984388

    Angtota IKATI

    Cetakon Pertanq, Syawol 1417 H - Matet 1997 M.

  • PENGANTAR PENERBIT

    AIHAMDULILI-{H, sete lah menerbitkan buku Silsilah HadirsDha' i f dan Maudhu' j i l id I , kami pun dapat merampungkanpenerjemahan dan penerbital buku tersebut ji l id II.

    Sebagaimana diketahui bahwa Hadits mcrupakan rujukan yangkcdua dari umat Islam setelah Al-Qur'an. Dalam posisi dan fungsinyasebagai salah satu rujukan utama umat Islam, maka keshahihan dankemurniannya menjadi tuntutan. Bagaimana menentukan statuskeshahihan suatu hadits, bukan merupakan hal yang mudah. Olehkarena itu, bukan saja orang awam tetapi juga sejumlah muballigh,/muballighah bahkan ulama pun kadangkala terjebak pada peng'gunaan hadits dha'ifdan maudhu'. )ika hal yang disebutlan teral

  • PENDAHULUAN

    SEGAI-A puji bagi Allah. Kami me muji-Nya, memohon per-tolongan dan meminta ampunal kepada-Nya. Kami berlindung ke-pada-Nya dari scgala kejahatan diri kami dan dari keburukan amajan-amalan kami. Barangsiapa dibcri-Nya petunjuk, maka tidaklah sekali-kali ia al

  • selama mereka tidak menerapkan hukum yang adil dan terbiasa me-ngumbar janji yang tidak pernah ditepati.

    Barangkali dengan sedikit penjelasan ini saja para pembaca yangbudiman dapat memalami bahwa tidak mungkin kami mencetakkitab jilid kedua ini di Lebanon, pada penerbitan ya.rrg dikelola al-Ustadz Zuhair Syawisy. Sebab, telah terjadi perang saudara dan mun-culnya berbagai fitnah di kalangan masyarakat kbanon varg ber-kepanjangan --hingga saat ini (1408 H/I988 M). Fattor itulah yangmenvebabkan kami secara terpaksa menerbitkannya di negara lain.Tetapi itu pun masih memerlukan waktu panjang tidak kurang daridua tahun lamalya karela masalah teknis.

    Tidakiah perlu jika saya ungkapkan seluruhnya di sini. Yang pasti,hanya Allah'lah 1'ang tr{aha Mengctahui dan Dialah vang dimohonuntuk memperbaiki keadaan umat Islan. Dan ncnjadikan kaumrnuslim berakhlak mulia scperti alchlak para nabi, para shalihin, danpara shiddiqin dan untuk mengembalikan kemuliaan kepada kaummuslim dengan menjadikan rnereka kembali kepada pengakua-n keIslaman mcreka yang bersih murni, terbebas dari segala infiltrasi dariluar.

    Perlu juga para pembaca ketahui bahwa hingga kini di hadapa_nsaya telah terkumpul kurang lcbih lima ribu had.its serupa ini. Kalausaia dapat dengan mudah diwujudkan dalam bentuk kitab, makakhusus untuk topik silsilah hadits,hadits dha'if dan maudhu' salabisa mencapai sepuluh jilid, belum lagi karya tulis saya yang lain.Meskipun demikian, apa yang dikehendaki A.llah irulah yang akanteiadi, dan apa yang tidak dikehendaki-Nya, pasti tidak akan terjadi.Dalam hal ini Allah berfirman di dalam Al-Qur'an."... Bagi tiap-tiap masa ada kitab (yang terrentu)." (ar-Ra,d: 38)"... Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiapsesuatu. " (ath-Thalaq: 3)

    Saya hanya berharap, mudah-mudahan usaha saya menerbitkanbuku tentang silsilah hadits-hadits dha'if dan palsu ini ,-rermasuksilsilah hadits hadits sahih-- dapat menjadi andil dalam rangka me-murnikan ke mbali ajaran Islam.

    Sebenarnya usaha untuk memurnikan kembali ajaran Islam

    )

  • merupakan kcgiatan rutin saya) yakni berupa kuiiah bersambung atau

    lazim disebut "kajian rutin" yang saya sampaikan di al Ma'liad asv-Svar'i di Aman, pada tahun 1393 H. Ketika rtu topik utama kaiian

    berkisar rncngcnai et-tlltbfilalt fi et-tqrbbah.Adapun topik at+ashfiyalt (pemurniar) yang sa.va angkat dalarn

    kcsempatan tersebut meliputi tiga hal kajian:

    l. Pemurnian akrdah islamiyah; dalam hal ini bcrkenaan dengankemusyrikan, atau pengotoran terhadap sifat-sifbt uluhiynh,termasuk dalam hal penta'wilannya, dengan mengutarakanhadits-hadits sahih yang berkaitan dengan akidah.

    2. Pemurnian dalam dunia fikih Islam dari adarya iitihad-ijtihadsalah yang bertentangan dengan AJ-Qur'an dan hadits sahih,lalu saya kemukakan contoh-contohnya.

    3. Pemurnian kitab-kitab tafsir dan fikih dengan menghilangkanhadits-hadits palsu dan dha'ifyang ada di dalamnya, juga mem-bersihkannya dari kisah-kisah israiliyat yang sangat munlar itu.Persoalan yang ketiga inilah yang saya jadikan fokus garapandalam penulisan saya kali ini. Hal ini sebagaimana telah saya laku-kan terhadap Dla'if Aba Daud dan Dha'if ol-Jami' ash-Shaghtr(keduanya telah diterbitkan), juga "Dha'ifat Targhib wat'Tarhib"--yang insya Allah dalam waktu dekat akan segera diterbitkan.

    Sementara itu, sisi lain dari kewajiban ini ialah at-tnrbiyah(pendidikan). Yang saya makudkan dengan pendidikan di sini adalarrmempersiapkan generasi yang tumbuh dari ajaran Islam yang telahdimurnikan kembali. Generasi yang terbebas dari segala bcntuk

    "polusi" dan kekeruhan karena tercampur dengan kotoran, baikkotoran ideologi atau pemikiran pemikiran yang sering menyesattan.Dengan demikian, akarr muncullah saru bentuk generasi islami yangjernih, bersih, dan murni sesuai dengan ruh Islam.

    Tidak diragukan lagi bahwa untuk mewujudkan harapan sePertiitu benar-benar diperlukan kekuatan besar dan pengorbanan yang

    luar biasa beratnya. Tidak hanya terbatas pada langkah lalgkah yang

    telah saya sebutkan, tetapi lebih dari itu, cita-cita ini membutuhkanpula kerja sama antarunsur terkait dari sekian banyak orang Islamyang bekerja dengan penuh keikhlasan, yang memang berkeinginan

  • untuk mewujudkan lingkungan atau masyarakat islami yang mulia.Tentunya, manusia manusia yang dibutuhkan dalam kaitan ini adalahme reka yang ahli di bidang masing-rnasing.

    Olch sebab itu, jika kita merasa puas dan rela dengan keadaanyang ada selama ini, merasa bangga dengan banyaknya jumlah umat,hanya berharap pada datangnya keutamaan Allah, menunggu datang-nya al-Mahdi dan turunnya Nabi Isa, hanya menggembar-gemborkandustur kita yang islami, serta hanya bersandar pada rasa optimistisakan dapat mewujudkan satu bentuk masyarakat Islam, apa yang kitaharapkan mustahil akan dapat terwujud. Bahkan merupakan satukesesatan, sebab sikap seperti itu bertentangan dengan sunnarullahal-kaunil'ah dan syar'iyah. Perhatikanlah firman Allah ini:"... Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum se-hingga mereka mengubah keadaanyang ada pada diri mereka sendiri.... " (ar-Ra'd: ll)

    Da.lam sebuah hadits Rasulullah saw. yang diriwayatJcan oleh AbuDaud dalam sahihnya dari Ibnu Umar r.a. disebutkan:

    9 , rv,"

    '.

    d- rv,2. i , , , ' , :e"+ GLt-,DJ

    "Jika kalian memperjualbelikan uang muka (persekot), dan kalianmenjadi penggembala-penggembala, serta rela hanya dengan profesipertanian hingga meninggalkan jihad di jalan Allah, maka Allah akanmenimpakan atas kalilan kehinaan dan tidak aktn dicabutnya se-hingga knlian kembali ke agama kalian."

    Karena itulah salah seorang da'i Islam dewasa ini mengatakan:"Dirikanlah wilayah Islam dalam hati kalian, maka kelak akan ter-wujud di bumi kalian."

    Sungguh amat indah pernvataan itu, dan yang lebih indah danpernvataan tersebut adalah firman Allah ini:

  • " Dan katokanlah: 'Bekerlalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serla

    orang-orang mukmin aknn melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan

    dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang gaib dan

    lang \/ata, Ialu diberitakan-Nya kepada kamu apa \ang telah kamu

    kerjakan. " (at-Taubah: 105)

    Di samping itu, buku mengenai silsilah hadits-hadits dha'ifdanmaudhu' ini sangat rrembantu kita dalam usaha memurnikan akidah

    dan pe mikiran kita. Bila dcrnikian, maka sangat me mungkinkan sekali

    bahwa kita tidak akan menerima dan me mbangun sosok pribadi mus-

    lim vang dilandasi oleh hadits-hadits palsu darr dha'ifl Dengan begirukita tidak akan menerima dan mengamalkan kecua-li hadits-hadits yangsahih.

    Apabila setiap amalan yang kita lakukan dilandaskan pada petun'juk dan bimbingan Rasulullah saw yang tertuang dalam riwavat danhadits-hadits sahih. maka seketika itu akan jernihlah jiw'a kita. Lubukhati dan benak kita pun akan bersinar. Kita akan terbcbas dari segalabentuk penvakit yang tersembunyi yang pernah membuat krta menderita. Penyakit yang diakibatkan olch hadits-hadits palsu dan dha'ifyang meracuni peribadatan atau bahkan akidah serta pemikiran danamalan dalam kehidupan kita.

    Selain itu, kita harus selalu waspada dan menjaga pendidikanjiwa kita --dan siapa saja vang mcnjadi tanggung jawab kita denganmcmbiasakan dan menerapkan dalam kehidupan ini pcndidikal danakhlak islamiyah vang benar, yaitu akhlak Rasulullah saw. yang mulia.

    |anganlah memberi pel